Tag Archives: gagal

Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Transaksi dan Penyebab di Baliknya

Jakarta

Aplikasi DANA eror atau tidak bisa melakukan transaksi? Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari koneksi internet hingga gangguan dalam aplikasi itu sendiri.

DANA sendiri adalah salah satu aplikasi dompet digital yang digunakan untuk berbagai transaksi, seperti transfer, pembayaran tagihan, hingga membeli produk secara online. Simak penyebab dan hal-hal yang harus dilakukan ketika DANA eror.

Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Transaksi

Penyebab transaksi gagal di DANA bisa disebabkan karena saldo yang tidak mencukupi atau kesalahan teknis.

Dilansir laman resmi DANA, cara mengatasi DANA yang tidak bisa transaksi yaitu dengan cek saldo. Pastikan saldo DANA mencukupi untuk melakukan transaksi.


Jika saldo cukup, namun transaksi tetap tidak bisa. coba lakukan transaksi beberapa saat kemudian. Bisanya, kendala ini disebabkan karena masalah teknis yang bersifat sementara. Hal ini bisa teratasi dengan sendirinya.

Cara Mengatasi DANA Tidak Bisa Dibuka

Penyebabnya bisa karena ada gangguan di aplikasi itu sendiri. Berikut adalah langkah yang perlu dilakukan jika aplikasi DANA eror:

1. Restart HP

Coba restart perangkat kamu. Lalu, coba buka kembali DANA.

2. Update Aplikasi

Biasanya, DANA yang tidak bisa dibuka karena belum update dalam versi terbaru. Caranya bisa buka DANA di App Store atau Google Play Store, klik tombol pembaruan.

3. Instal Ulang Aplikasi DANA

Jika masih gagal, cobalah untuk menghapus aplikasi DANA. Kemudian, download atau instal kembali DANA.

4. Hapus Data dan Cache HP

Aplikasi tidak bisa dibuka di beberapa kasus, karena cache HP yang penuh. Oleh sebab itu, cobalah untuk menghapus cache dan data aplikasi.

  • Buka pengaturan perangkat
  • Cari aplikasi DANA
  • Pilih “Hapus Cache”
  • Klik “Hapus Data”.

Cara Mengatasi Top Up di DANA Gagal

Penyebab top up di DANA gagal bisa jadi karena salah memakai metode pembayaran yang digunakan atau masalah input angka. Berikut cara untuk mengatasi gagal top up di DANA:

1. Periksa Metode Pembayaran

Pilih dan pastikan metode pembayaran sesuai, seperti menggunakan kartu kredit atau transfer bank.
Periksa juga batasan waktunya.
Periksa adakah masalah dari bank penyedia pembayaran yang kamu digunakan.

2. Input Ulang Nomor

Pastikan nomor virtual account atau nomor rekening sesuai saat melakukan top up.

3. Coba Metode Pembayaran yang Lain

Jika metode sebelumnya tatap gagal, cobalah metode pembayaran yang tersedia di DANA yang lain.

Ciri-ciri Akun DANA Dibekukan

Bagi pengguna yang tidak bisa melakukan transaksi DANA, selain eror bisa jadi akun DANAnya dibekukan.

Berdasarkan informasi dari akun X resmi @danawallet (07/11/2024), ciri-ciri akun DANA yang dibekukan adalah akun tidak bisa login dan tidak bisa melakukan transaksi.

Sementara, penyebab akun DANA yang dibekukan dapat terjadi karena Kakak salah PIN akun DANA dan adanya pelaporan terkait indikasi penipuan.

Cara mengatasi masalah pada aplikasi DANA, bisa disesuaikan dengan jenis masalah dan penyebabnya. Pastikan juga koneksi internet stabil, data yang dimasukkan sesuai, dan mengikuti arahan sesuai dengan ketentuan yang ada di DANA. Semoga berhasil.

Simak juga video: Cerita Dharma Pongrekun Dibuat Pusing Cari Dana Bayar Saksi

[Gambas:Video 20detik]

(khq/fds)



Sumber : finance.detik.com

21 Pinjol Punya Risiko Gagal Bayar Tinggi, Asosiasi Fintech Buka Suara


Kabupaten Bandung Barat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum lama ini mengumumkan ada 21 penyelenggara Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending memiliki kredit bermasalah atau TWP90 di atas 5% hingga November 2024.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S. Djafar menjelaskan, kredit bermasalah pinjaman produktif sangat banyak dipengaruhi dengan kondisi ekonomi nasional. Pihaknya juga masih mencari cara untuk menggenjot sektor pinjaman produktif karena masih ada satu tantangan yakni disinyalir ada sindikat tertentu yang mencoba melakukan penipuan.

“Terus terang saja saat ini banyak juga sindikat-sindikat yang memang mau mencoba, mau menjebol, terutama di sektor produktif. Dengan kredit yang fiktif dan sebagainya. Ini kita melalukan diskusi bagaimana penguatan-penguatan di kredit risiko. Ini yang kita lakukan,” kata Entjik dalam acara media gathering di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (22/1/2025).


Di samping itu, di antara 21 penyelenggara tersebut ada beberapa yang fokus pada pendanaan produktif dan belum dapat memenuhi ketentuan ekuitas minimum Rp 7,5 miliar yang tenggatnya sudah lewat pada Juni 2024 lalu. Hal ini sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 10 tahun 2022.

“Makanya kami dari asosiasi dari industri, diskusi dengan OJK bahwa ya memang alam ini yang menyeleksi. Ada seleksi alam. Siapa yang tidak kuat maka dia akan tergeser,” imbuhnya.

Menurutnya, angka tersebut bukan berarti menunjukkan bahwa industri P2P Lending dengan TWP90 di atas 5% tengah terpuruk. Hal ini terlihat dari angka outstanding pembiayaan industri pada November 2024 yang bertumbuh menjadi Rp 75,6 triliun. Lalu TWP90 secara keseluruhan masih aman di level 2,5%.

“Kalau kita analisa secara umum, kita nggak bisa juga lihat bahwa ini ada 21 (perusahaan) di atas 5% buruk gitu, nggak, karena dari 21 ini sebenarnya juga portfolio-nya ini nggak besar, dari 30% itu juga nggak besar, cuma memang tersebar di 21 perusahaan. 21 perusahaan ini tidak terlalu berpengaruh signifikan. Kan secara total masih bagus, TWP90 masih bagus. Jangan melihat ada 21, wah ini bahaya, tapi jumlahnya kan kecil, tidak mempengaruhi industri secara keseluruhan,” ujar Entjik.

(shc/ara)



Sumber : finance.detik.com

Modus Sesat Gagal Bayar Pinjol yang Heboh di Medsos, Jangan Ditiru!


Jakarta

Tren untuk tidak membayar utang fintech peer-to-peer lending (P2P) alias pinjaman online (pinjol) kembali menjamur di tengah masyarakat imbas ajakan dari sejumlah kelompok di media sosial.

Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan (AFPI) Entjik S Djafar mengatakan kelompok-kelompok ini selain mengajak masyarakat untuk tidak membayar utang pinjol, mereka juga kerap kali membagikan ‘tips’ atau cara-cara untuk menghindari pembayaran.

“Ada beberapa oknum yang mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembayaran. Bahkan mereka memberi saran, memberi petunjuk untuk menghindari pembayaran itu,” ucapnya kepada detikcom, Senin (16/6/2025).


Menurut Entjik banyaknya masyarakat yang mengikuti tren untuk tidak membayarkan utang pinjol mereka itu terlihat dari jumlah pengikut atau anggota kelompok di akun media sosial ‘Galbay’ dan saat pemberi pinjaman melakukan penagihan.

Padahal setiap utang ataupun kredit pinjaman wajib untuk dibayarkan kembali. Apalagi jika pinjaman tersebut disalurkan oleh lembaga keuangan yang legal, meski berupa peer-to-peer lending atau pinjol.

“Kami tetap melakukan penagihan. Karena apapun ceritanya, yang namanya kredit atau pinjaman itu wajib dibayar. Nggak bisa gratis kayak gitu. Ini kan bukan yayasan sosial, tetapi harus dibayar. OJK juga sudah melakukan edukasi dan literasi kepada masyarakat bahwa pinjaman itu wajib dibayar kembali,” paparnya.

Ia mengatakan sejumlah modus yang kerap disarankan untuk menghindari pembayaran utang pinjol ini mulai dari mengganti nomor telepon hingga memblokir kontak tenaga penagih alias debt collector.

Selain itu menurutnya ada juga modus dengan memancing emosi debt collector sehingga mereka melakukan penagihan yang tidak sesuai dengan ketetapan OJK. Dengan begitu para peminjam ini dapat menjadi ‘korban keganasan’ penagih utang.

“Salah satunya mengajak masyarakat untuk tidak bayar dengan melakukan ganti nomer, memblokir nomor telepon para tenaga penagih, menolak untuk ditelepon, memancing emosional para penagih untuk melakukan kata-kata kasar dan lain-lain,” jelasnya.

Di luar itu, menurutnya masih ada sejumlah saran modus lain untuk menghindari kewajiban pembayaran utang pinjol di berbagai akun media sosial. “Coba lihat, banyak di Facebook galbay-galbay itu dengan apa namanya, Instagram, YouTube, dan TikTok,” sambungnya.

Berdasarkan penelusuran detikcom, di platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, TikTok, hingga X memang terdapat cukup banyak akun-akun menawarkan jasa gagal bayar hingga memberikan ‘tips’ modus cara menghindari pembayaran.

Sebagai contoh ada akun @******linpinjol yang menyarankan para peminjam untuk menghapus semua aplikasi pinjol di handphone, kemudian mengaktifkan fitur memblokir semua panggilan dari debt collector, melalukan ‘klarifikasi ke seluruh kontak bahwa datanya disalah gunakan, hingga kunci privasi semua sosial media dan jangan pernah membalas chat apa pun dari pinjol.

Kemudian ada juga modus serupa yang disampaikan oleh akun @*******galbay sebagai berikut:

1. Aktifkan fitur otomatis blokir panggilan tidak dikenal.

2. Setting aplikasi Whatsapp agar tidak semua orang bisa mengundang masuk grup, dan bisukan telepon dari nomor asing.

3. Uninstall semua aplikasi pinjol.

4. Ubah nama media sosial, private dan hapus semua nomor handphone yang ada di media sosial.

5. Jangan baca baca chat dari debt collector pinjol apalagi sampai dibalas.

6. Jalani hidup seperti biasa.

Simak juga Video: Utang Pinjol Warga +62 Tembus Angka Rp 80 T!

(igo/fdl)



Sumber : finance.detik.com

Pinjol Diam-diam Jerat Orang Tua, Gagal Bayar Ratusan Miliar!


Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total outstanding pinjaman di fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) perseorangan mencapai Rp 75,44 triliun per Maret 2025 ini. Besaran utang individu ini turun sekitar Rp 96,5 miliar jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Namun dalam Statistik Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) OJK Periode Maret 2025 besaran outstanding pinjaman online perorangan ini jauh lebih besar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 56,68 triliun pada Maret 2024.

Jika dilihat berdasarkan usia, total utang pinjol hingga akhir triwulan tahun ini masih didominasi oleh peminjam berusia 19-34 tahun atau mereka dari kalangan milenial dan generasi Z (gen Z) sebanyak Rp 37,87 triliun dengan jumlah rekening penerima 14.001.344 entitas.


Kemudian disusul oleh peminjam berusia 35-54 tahun dengan outstanding Rp 33,92 triliun dengan jumlah rekening penerima 8.685.044 entitas. Kemudian untuk debitur usia di atas 54 tahun memiliki total utang Rp 3,43 triliun dengan jumlah rekening penerima 805.344 entitas.

Namun jika dilihat dari kenaikan total utang pinjol tertinggi, terlihat peminjam di atas usia 54 tahun tahun ini naik sangat tinggi dari sebelumnya Rp 1,14 triliun per Maret 2024. Artinya besaran utang mereka yang berada di usia tua ini tumbuh 299,36% alias naik hampir tiga kali lipat.

Kemudian untuk tingkat kredit macet lebih dari 90 hari (TWP90) pada periode Maret 2015 secara keseluruhan berada di kisaran 2,19%. Sementara untuk outstanding kredit macet alias tunggakan perseorangan yang belum dibayar sebesar Rp 1,65 triliun.

Dari total outstanding yang macet tersebut, peminjam yang gagal bayar (galbay) juga masih didominasi oleh mereka yang berusia 19-34 tahun dengan jumlah Rp 794,41 miliar (2,09% dari total pinjaman).

Kemudian disusul oleh peminjam berusia 35-54 dengan total galbay mencapai Rp 725,26 miliar atau 2,13%. Selanjutnya untuk peminjam berusia 54 tahun ke atas atau mereka dari kalangan baby boomers masih menunggak utang pinjol Rp 129,29 miliar atau 3,76%.

Dengan begitu jika dilihat secara keseluruhan, jumlah kenaikan utang pinjol hingga Maret 2025 ini terjadi di kelompok usia 54 tahun ke atas. Mirisnya kelompok usia ini jugalah yang memiliki persentase galbay terbesar dibandingkan kelompok lainnya.

Simak Video: Kurangi Risiko Galbay, Score Credit Masuk ke Slip Gaji?

(igo/fdl)



Sumber : finance.detik.com

Ini Penyebab Token Listrik di Rumah Muncul Tanda ‘Periksa’ atau ‘Gagal’



Jakarta

Token listrik di rumah terus-terusan bunyi? Tandanya kamu harus segera mengisi tagihan listrik. Namun, bagaimana jika setelah mengisi token listrik PLN prabayar justru tertera keterangan ‘Periksa’ atau ‘Gagal’?

Tulisan ‘Periksa’ atau ‘Gagal’ yang muncul di kWh meteranmu itu menandakan pengisian token listrik di rumah gagal dalam sistem. Keterangan ‘Periksa’ berarti adanya gangguan pada instalasi di rumah kamu atau ada kebocoran listrik. Hal ini perlu dilaporkan langsung kepada petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

Sementara, keterangan ‘Gagal’ memberitahukan beberapa kendala, diantaranya kamu salah memasukkan angka token, salah memasukkan nomor meteran atau ID Pel saat membeli token, hingga kWh Meter sedang diperbaharui oleh sistem mereka.


Solusinya, coba masukkan kembali angka token dengan benar. Setelah itu coba masukkan nomor meteran yang terdiri dari 11 digit nomor. Jika nomor meteran salah, kamu perlu membeli nomor meteran yang baru. Apabila cara tersebut tetap tidak bisa, hubungi petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

Mengutip dari situs PLN, pada Jumat (29/3/2024), berikut cara melaporkan kendala pengisian token listrik yang muncul keterangan ‘Gagal’ dan ‘Periksa’ melalui aplikasi PLN Mobile.

  1. Unduh aplikasi PLN Mobile di Play Store untuk android dan App Store untuk iPhone.
  2. Buka aplikasi PLN Mobile.
  3. Kemudian klik menu Pengaduan di halaman depan aplikasi.
  4. Pilih jenis pengaduan yang ingin diajukan.
  5. Di kolom yang disediakan, masukkan ID pelanggan yang ingin diadukan. Anda juga dapat memasukkan ID pelanggan atau nomor meter lain.
  6. Jika pelanggan tidak mengetahui nomor ID pelanggan, tunjukkan lokasi rumah melalui map yang disediakan.
  7. Setelah menemukan, klik Konfirmasi.
  8. Isikan data lokasi yang sesuai, kemudian pilih tombol “Lanjutkan”.
  9. Lampirkan foto kendala (bila ada), dan tulis laporan. Bila sudah, pilih “Kirim Pengaduan”.
  10. Pelanggan akan menerima Nomor Laporan dengan format: Gxxxxx.
  11. Pilih “OK” sehingga laporan diteruskan ke pihak terkait. Sementara itu, tampilan di aplikasi PLN Mobile akan otomatis ke halaman Riwayat Pengaduan.
  12. Cek secara berkala status penanganan gangguan oleh petugas PLN secara real time di PLN Mobile tersebut.

Itulah penyebab munculnya tanda ‘Periksa’ atau ‘Gagal’ di meteran listrik beserta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Penyebab dan Solusi Jika Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’


Jakarta

Mengisi token listrik prabayar seharusnya menjadi proses yang mudah dan cepat. Namun, tidak jarang pengguna mengalami kendala saat memasukkan kode token.

Sudah isi saldo listrik, tapi malah gagal atau muncul keterangan ‘Periksa’ pada layar meteran listrik. Kenapa ya? Tapi tak perlu panik aliran listrik terancam terputus, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

Mulai dari memastikan kode token yang dimasukkan benar, hingga melaporkan kendala ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile.


6 Penyebab Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’

Keterangan ‘Gagal’ bisa disebabkan oleh kesalahan dalam memasukkan kode token, ketidaksesuaian nomor meteran atau ID Pelanggan, atau bahkan pembaruan sistem pada kWh meter.

Sementara tulisan ‘Periksa’ biasanya mengindikasikan adanya gangguan pada instalasi listrik rumah atau kemungkinan kebocoran listrik. Jika ini terjadi, sebaiknya segera melaporkannya ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Berikut 6 penyebab kendala isi token listrik:

1. Pengisian Kode Salah

Guna mengatasinya, coba masukkan kembali kode token dengan benar. Jika masih gagal, pastikan nomor meteran yang dimasukkan sudah sesuai, yang biasanya terdiri dari 11 digit.

Jika nomor meteran salah, kamu mungkin perlu membeli token baru dengan nomor yang benar. Jika masalah tetap berlanjut, hubungi petugas PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

2. Meteran Belum Update

Gagalnya pengisian token listrik bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah meteran yang sedang dalam proses pembaruan atau membutuhkan update. Sistem pada kWh meter diperbarui untuk menjaga performanya agar tetap optimal.

Jika pengisian token gagal karena alasan ini, pelanggan disarankan segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile agar petugas PLN dapat memberikan bantuan.

3. Ada Perbedaan Arus Listrik

Akun YouTube Elec Ben Channel, menjelaskan bahwa meteran dengan tulisan ‘Periksa’ dikarenakan meteran dengan tipe SPLN 2010 dual sensing. Sehingga, meteran bisa membaca perbedaan arus pada lain.

“Jika ada simbol tangan, artinya ada perbedaan arus. Jika muncul simbol panah, meteran memberitahu bahwa letak powernya terbalik dan letak grounding di rumah kamu salah. Itu wewenangnya PLN, haram hukumnya kita otak-atik sendiri,” ucapnya pada video yang ditonton lebih dari 117 ribu orang.

4. Letak Grounding Kabel Salah

Kesalahan dalam pemasangan grounding juga bisa menjadi penyebab token listrik gagal diisi. Grounding berfungsi sebagai saluran pembuangan arus listrik ke tanah jika terjadi kebocoran, sehingga melindungi peralatan listrik dari kerusakan. Jika pemasangan ground tidak dilakukan dengan benar, arus listrik bisa terganggu, yang menyebabkan tulisan ‘Periksa’ muncul pada meteran.

5. Kualitas Kabel Listrik Buruk

Selain itu, kualitas kabel listrik yang digunakan dalam instalasi rumah juga berpengaruh. Kabel yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dapat menghambat aliran listrik yang stabil dan mengganggu transfer data antara meteran listrik dan server token.

Hal ini bisa menyebabkan kegagalan pengisian token dan bahkan memunculkan tulisan ‘Periksa’ pada meteran listrik. Oleh karena itu, penggunaan kabel berkualitas standar sangat dianjurkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran suplai listrik.

6. Ada Kemungkinan Bocor Listrik

Kebocoran listrik juga menjadi penyebab umum gagalnya pengisian token. Kebocoran terjadi ketika arus listrik mengalir melalui jalur yang tidak semestinya, seperti akibat kabel terkelupas atau sambungan kabel yang longgar dan tidak tertutup isolasi dengan baik.

Selain menyebabkan kegagalan pengisian token, kebocoran listrik juga dapat menimbulkan risiko keselamatan. Oleh karena itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sangat penting untuk menghindari masalah ini.

Solusi Jika Isi Token Listrik Gagal atau Ada Tulisan ‘Periksa’

Mengutip dari situs resmi PLN, berikut adalah langkah-langkah untuk melaporkan kendala ‘Gagal’ atau ‘Periksa’ pada token listrik. Jika mengalami kendala yang tidak bisa diselesaikan mandiri, kamu sebaiknya melapor melalui aplikasi PLN Mobile dengan cara berikut:

  1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile melalui Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
  2. Pilih menu “Pengaduan” di halaman utama aplikasi.
  3. Pilih jenis pengaduan yang sesuai dengan masalah yang dialami.
  4. Masukkan ID Pelanggan atau nomor meter yang ingin dilaporkan. Jika tidak mengetahui ID Pelanggan, bisa menunjukkan lokasi rumah melalui peta yang disediakan.
  5. Klik “Konfirmasi”, isi data lokasi dengan benar, lalu tekan “Lanjutkan”.
  6. Lampirkan foto kendala (jika ada) dan tulis laporan, lalu klik “Kirim Pengaduan”.
  7. Terima Nomor Laporan dalam format Gxxxxx dan pilih “OK” untuk mengirimkan laporan ke PLN.
  8. Pantau status laporan secara real-time melalui aplikasi PLN Mobile.

Untuk mengatasinya, kamu juga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau call center PLN di 123. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa segera mendapatkan solusi untuk kendala yang terjadi pada token listrik di rumah. Semoga bermanfaat!

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

Maling Auto Gagal! 7 Cara Jitu Amankan Pintu Rumah


Jakarta

Rumah semestinya menjadi tempat yang aman bagi penghuninya. Nah, salah satu ciri rumah yang aman adalah pintunya tidak dapat diterobos oleh maling.

Pintu depan adalah akses utama ke rumah, jadi jangan beri kesempatan buat maling masuk. Sebaiknya kamu meningkatkan keamanan pintu depan rumah biar anti maling.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan keamanan pintu depan rumah? Simak caranya berikut ini.


Cara Amankan Pintu Agar Anti Maling

Inilah cara meningkatkan keamanan pintu supaya aman dari maling, dikutip dari Homes and Gardens.

1. Pasang Bel Pintu Video

Kamu bisa pasang bel pintu dengan video untuk memantau aktivitas di depan rumah. Lalu, videonya bisa disimpan untuk dilihat nantinya.

2. Kuatkan Pelat Penahan Pintu

Maling bisa mendobrak pintu buat masuk rumah. Pastikan pelat penahan pintu kamu kuat dengan memasang sekrup yang lebih panjang.

3. Pasang Smart Lock

Smart lock adalah teknologi yang bisa meningkatkan keamanan pintu rumah. Kamu dapat mengendalikan akses rumah dari jarak jauh untuk memberikan perlindungan ekstra. Lalu, ada smart lock yang juga punya sistem alarm, lho.

4. Pilih Bahan Pintu yang kuat

Kamu perlu memilih pintu berbahan kuat agar aman dari maling. Pintu solid atau pintu logam punya ketahanan yang cukup kuat buat menahan maling yang mau mendobrak masuk rumah. Sebagai alternatif, kamu dapat mengganti bahan pintu depan dengan bahan yang lebih kokoh.

5. Pasang Sistem Keamanan

Pertimbangkan buat memasang sistem keamanan di rumah, seperti sensor jendela dan sensor gerakan untuk mengamankan rumah. Alternatif yang lebih mudah adalah memasang lonceng pada pintu, sehingga suaranya bisa bikin maling panik dan kabur ketika mencoba buka pintu.

6. Slot Kunci

Kalau nggak mau ganti pintu, kamu bisa menambah slot pintu yang kuat di bagian atas dan bawah pintu. Pilihan efektif lainnya adalah rantai pintu karena mengharuskan pintu dibuka dari dalam.

7. Pasang Lampu Sensor Gerak

Lampu keamanan yang otomatis menyala ketika ada gerakan di dekat pintu depan akan menyulitkan pencuri untuk mendekat tanpa terdeteksi. Saat memasang lampu luar ruangan, pastikan pencahayaannya terang dan mencakup semua akses masuk rumah.

Itulah beberapa cara untuk mengamankan pintu depan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Sering Gagal Rawat Tanaman? Mungkin Saatnya Beralih ke Tanaman Palsu


Jakarta

Banyak orang suka memajang atau memelihara tanaman di dalam rumah agar terasa asri dan sehat. Sayangnya, terkadang tanaman tidak terurus dengan baik, hingga akhirnya kering dan mati.

Selain itu, ada saja kondisi yang bikin penghuni rumah nggak cocok pelihara tanaman. Misalnya penghuni punya riwayat alergi atau hewan peliharaan.

Namun, penghuni rumah masih bisa memajang tanaman palsu, kok! Tanaman palsu dapat memberi kesan asri tanpa perlu repot-repot dirawat.


Lantas, apa saja pertanda lebih baik pajang tanaman palsu ketimbang yang asli ya? Simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes and Gardens.

7 Pertanda Lebih Baik Pajang Tanaman Palsu di Rumah

Inilah beberapa ciri-ciri hunian yang sebaiknya memajang tanaman palsu daripada yang asli.

1. Tanaman Sulit Dipelihara

Ada tanaman yang kurang cocok dipelihara indoor karena memerlukan intensitas cahaya dan kelembapan tertentu yang hanya ada di luar ruangan. Namun, kalau sangat menyukai tanaman itu, pemilik rumah bisa beralih ke versi palsunya, lho.

2. Penghuni Jarang di Rumah

Jika penghuni jarang berada di rumah, sebaiknya memilih tanaman palsu. Penghuni rumah tetap bisa mendapatkan suasana rumah yang asri dari tanaman palsu tanpa perlu repot-repot merawatnya.

3. Ada Hewan Peliharaan

Beberapa tanaman indoor populer ternyata beracun bagi hewan peliharaan, lho. Daripada hewan peliharaan keracunan atau mengalami iritasi kulit, ada baiknya memilih tanaman palsu saja.

4. Penghuni Tidak Pandai Merawat Tanaman

Jangan bersedih kalau mendapati tanaman sering mati di rumah, pemilik bisa coba beralih ke tanaman palsu. Gunakan tanaman palsu untuk memberi kehijauan pada rumah selagi masih belajar merawat tanaman.

5. Penghuni Punya Riwayat Alergi

Sejumlah tanaman indoor dapat memicu alergi pada penghuni rumah. Jika punya riwayat alergi terhadap tanaman tertentu tapi masih ingin memeliharanya, gunakan tanaman palsu saja. Namun jangan lupa untuk rajin membersihkannya dari debu ya.

6. Penghuni Tidak Suka Kotor dan Serangga

Tanaman bisa mengundang serangga masuk rumah, lalu media tanam seperti tanah bisa mengotori rumah. Kalau penghuni rumah nggak suka kotor-kotoran dan serangga, tanaman palsu bakal lebih cocok buat dipelihara.

7. Masih Sewa Tempat Tinggal

Bagi yang masih menyewa tempat tinggal, mungkin memiliki tanaman asli bakal lebih merepotkan. Sebab, memindahkan tanaman dari satu tempat ke tempat lainnya akan menambah beban bawaan. Selain itu, tanaman asli bisa mengotori rumah sewaan milik orang lain.

Itulah beberapa pertanda sebaiknya penghuni memajang tanaman palsu daripada memelihara tanaman asli di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Sukses Pangkas BB 30 Kg, Pria DKI Ungkap Hal Sepele yang Bikin Diet Kerap Gagal


Jakarta

Proses diet atau menurunkan berat badan memang bukanlah perjalanan yang mudah. Selain strategi pola makan tepat, diet juga membutuhkan konsistensi agar tidak gagal.

Wangsit Firmantika (33), pria asal Jakarta Pusat mengatakan salah satu permasalahan yang kerap dihadapi oleh mereka yang ingin diet adalah hilangnya semangat di tengah jalan. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh hasil yang didapatkan dianggap tidak maksimal pada bulan-bulan pertama.

Wang, begitu dia biasa disapa, sebelumnya telah sukses menurunkan berat badannya dari 113 kg menjadi 83 kg dalam waktu 6 bulan. Wang mengaku tidak lagi mengonsumsi nasi putih, minuman atau makanan manis, mi instan, jeroan, dan junk food.


“Kok ini olahraga udah kenceng, makan sudah benar tapi kok nggak turun (berat badannya) gitu kan? Tapi saat kita mulai ngerasa stuck, kita mesti kembali mikir, udah yang penting sehat aja dulu sih,” ujar Wang saat dihubungi detikcom, Jumat (6/9/2024).

Wang menambahkan untuk mereka yang ingin mencoba diet agar tidak secara ketat menargetkan dalam satu minggu harus turun berapa berat badannya. Hal ini justru membuat seseorang yang diet merasa lebih terbebani.

“Aku pernah stuck di berat badan 85 kg mungkin sebulan (nggak turun-turun). Padahal aku udah makan bener, jalan 10.000 langkah, tapi stuck aja gitu nggak turun,” kata Wang.

“Tapi tiba-tiba pada bulan Agustus kemarin pertengahan tiba-tiba aku cek turun 10 kg. Kita nggak pernah tahu kan bagian mana yang dibakar, jadi intinya sabar (konsisten) aja sih,” sambungnya.

Makanan yang Biasa Dikonsumsi

Wang mengaku tidak lagi menyentuh nasi putih, jeroan, junk food, minuman atau makanan manis, dan mi instan selama enam bulan. Padahal, sebelumnya ini merupakan makanan dan minuman favoritnya.

Selama proses diet berlangsung, Wang memilih untuk mengonsumsi makanan yang tinggi protein.

“Dari ayam, aku pilihnya dada ayam sama paha ayam. Terus ikan salmon, jamur, sama sayur-sayuran sih,” kata Wang.

“Pagi itu aku makan ayam cincang sama jamur, aku gadoin. Siang aku makan ayam bakar sama sayur labu, aku snacking dikit lah buah strawberry satu genggam. Terus jam lima sore aku udah berhenti makan, aku juga menerapkan intermittent fasting,” tutupnya.

Wang juga mengingatkan agar proses diet ini dapat mendatangkan hasil yang maksimal, seseorang juga harus menghilangkan sedentary lifestyle atau gaya hidup malas-malasan.

Menurut Wang, proses penurunan berat badan harus disertai dengan olahraga. Bisa dimulai dengan angkat beban atau paling sederhana yakni jalan kaki minimal 10.000 langkah sehari.

(dpy/naf)

Sumber : health.detik.com

Source : unsplash.com / Online Marketing

Sederet Kebiasaan yang Bikin Diet Gagal, Salah Satunya Jarang Jalan Kaki

Jakarta

Diet memang bukan hal yang mudah untuk dijalani. Terkadang, diet yang sudah dimulai dengan susah payah bisa berujung gagal.

Ada banyak cara atau metode diet yang populer di masyarakat. Namun, jika tidak konsisten, hasilnya akan sulit untuk didapatkan. Salah satu penyebabnya adalah beberapa kebiasaan yang bikin diet gagal.

Berikut beberapa kegiatan yang tidak berhubungan dengan berat badan tetapi bisa membuat diet gagal:


1. Jarang terpapar sinar matahari

Penelitian menunjukkan terpapar sinar matahari langsung saat pagi dapat menurunkan risiko kenaikan berat badan, terlepas dari makanan yang dikonsumsi.

Para peneliti berteori bahwa sinar matahari pagi membantu menyinkronkan metabolisme, sehingga tubuh dapat membakar lemak lebih efisien.

2. Langsung minum kopi saat bangun tidur

Beberapa orang menjadikan kopi sebagai minuman pertama saat pagi. Padahal, yang dibutuhkan tubuh di pagi hari untuk membantu menurunkan berat badan adalah air putih.

Setelah itu, baru dianjurkan minum kopi. Dengan begitu, seseorang bisa merasa lebih kenyang dan tidak akan mengkonsumsi kalori yang berlebih saat sarapan.

3. Skip makan protein

Jika sedang berusaha menurunkan berat badan, mengkonsumsi protein di setiap waktu makan adalah suatu keharusan. Nutrisi sangat mengenyangkan, sehingga dapat menghindari ngemil di sela waktu makan.

Selain itu, protein juga terbukti dapat meningkatkan massa otot yang meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pembakaran kalori setelah makan hingga 35 persen.

4. Menghindari konsumsi susu

Kalsium pada susu berperan penting dalam mengatur cara tubuh memetabolisme makanan. Selain itu, diet yang kaya kalsium juga dapat membantu membakar lemak lebih banyak.

5. Jarang jalan kaki

Rata-rata manusia menghabiskan waktu 67 jam dalam seminggu untuk duduk. Sementara itu, manusia hanya menghabiskan tujuh jam dari setiap 24 jam untuk bergerak.

Ditambah dengan pekerjaan yang sangat tidak banyak bergerak, membakar 100 kalori lebih sedikit per hari dibandingkan 50 tahun yang lalu. Untuk membantu menurunkan berat badan, cobalah rutin untuk berjalan kaki.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal American Society of Nephrology, berjalan kaki selama dua menit setiap jam dapat mengimbangi efek dari terlalu banyak duduk.

6. Tidak tidur cukup awal

Menurut sebuah studi, tidur selama delapan setengah jam setiap malam dapat mengurangi keinginan untuk makan junk food hingga 62 persen. Bahkan cara ini dapat mengurangi nafsu makan secara keseluruhan hingga 14 persen.

Peneliti Mayo Clinic mencatat temuan serupa. Dalam studi tersebut, orang dewasa yang tidur 1 jam 20 menit lebih awal dapat mengontrol konsumsi kalori per harinya.

(sao/kna)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied