Tag: gaharu konstruksindo utama

  • Mau Bikin Dapur Aestetik Lengkap dengan Kitchen Set? Segini Kisaran Biayanya



    Jakarta

    Dapur adalah salah satu bagian penting di rumah. Sekecil apa pun rumah, pasti ada bagian yang difungsikan sebagai dapur. Entah itu hanya berbentuk meja biasa atau yang benar-benar berbentuk dapur lengkap dengan kitchen set dan kitchen island.

    Apabila kamu membeli rumah dari pengembang, dapur pasti sudah disiapkan sama seperti kamar mandi dan kamar tidur.

    Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki bentuk dapur yang didesain dari pengembang hanya terdiri dari meja dapur untuk meletakkan kompor, sink atau tempat cuci piring, dan keran air.


    “Beli rumah di developer, biasanya dapur itu sangat minimalis. Dicor, ada mejanya ada sink, tempat nyuci,” kata Panggah saat dihubungi detikProperti pada Rabu (14/8/2024).

    Untuk ‘aksesoris’ lainnya seperti rak penyimpanan biasanya dibuat oleh masing-masing pemilik rumah. Rak penyimpanan ini biasa berbentuk kabinet atau lemari dengan banyak bukaan. Jenis rak ini disebut dengan kitchen set.

    Panggah mengatakan bagian ini memang yang cukup mahal. Namun, harga kitchen set ini tergantung dengan bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.

    “Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” ungkap Panggah.

    Terpisah, Project Manager dari Gradasi Design & Build, Wahyu menyebut kisaran biaya dekorasi dapur lengkap dengan kitchen set sekitar Rp 25 juta untuk ukuran 3-4 meter.

    “Untuk dapur biasa start Rp 25 juta, sudah bisa. Cabinet bawah dan cabinet atas, dengan catatan sudah ada top table dan backsplashnya. Sudah termasuk kitchen setnya, ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom,” sebutnya.

    Ada pun bahan bahan kitchen set yang biasa disarankan karena bagus dan harganya terjangkau adalah PVC board anti rayap.

    Sementara itu, untuk biaya jasa dekorasi dapur ukuran besar bisa lebih mahal lagi. Sebagai contoh dapur dengan luas sekitar 25 meter persegi harganya bisa lebih dari Rp 30 juta. Ada pula harga jasa dekor yang dihitung per meter, di Gradasi Design & Build sendiri mulai dari Rp 1,95 juta.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Kisaran Harga Kitchen Set per Meter dan Hitungan Pemasangannya


    Jakarta

    Ketika merencanakan dapur impian, kita mungkin bertanya-tanya berapa harga kitchen set per meternya? Harganya bisa bervariasi tergantung pada material, desain, hingga merek yang dipilih.

    Pilihlah kitchen set yang sesuai dengan kebutuhan, gaya interior rumah, hingga budget yang dimiliki. Oleh sebab itu, pelajari kisaran harganya untuk membuat anggaran yang lebih tepat.

    Harga Kitchen Set per Meter

    Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki, mengatakan bahwa harga kitchen set tergantung dengan bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.


    “Kitchen set tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” kata Panggah kepada detikProperti
    (14/8/2024) lalu.

    Dikutip dari salah satu laman konstruksi bangunan dan properti, berikut adalah kisaran harga kitchen set per meter berdasarkan jenis bahan dan finishingnya 2024:

    • PVC (HPL luar): Rp 3.700.000
    • PVC (HPL luar dan dalam): Rp 3.900.000
    • PVC (Duco): Rp 4.100.000
    • Kayu Jati (HPL): Rp 2.500.000
    • Kayu Jati (Duco): Rp 2.200.000
    • Kayu Jati (Natural Wood ): Rp 1.500.000
    • Blockmin (HPL luar): Rp 1.800.000
    • Blockmin (HPL luar dan dalam): Rp 2.200.000
    • Blockmin (Duco): Rp 2.600.000
    • Multiplek (HPL luar): Rp 2.100.000
    • Multiplek (HPL luar dan dalam) : Rp 2.300.000
    • Multiplek (Duco): Rp 2.900.000
    • Aluminium (ACP 3 ml): Rp 3.000.000
    • Aluminium (ACP 4 ml): Rp 3.400.000
    • Aluminium (ACP lapis HPL): Rp 3.300.000
    • Aluminium (ACP serat kayu):Rp 3.400.000

    Simulasi Perhitungan Biaya Pasang Kitchen Set

    Untuk memasang kitchen set, kita perlu mengukur ruangan. Kemudian memilih material yang diinginkan hingga kitchen set bisa dipasang.

    Sebagai contoh, berikut adalah simulasi perhitungan komponen kitchen set yang akan dipasang:

    Kabinet bawah
    Misalnya ukuran kabinet bawah punya panjang pada bagian kanan 3 meter (m) dan kiri 1,5 meter serta lebar 0,5 meter. Maka perhitungannya: 3 m + 1,5 m – 0,5 m = 4 m

    Kabinet atas
    Panjang sisi kanan 3 m, sisi kiri 1,5 m, lebar 0,3 m. Maka 3 m + 1,5 m – 0,3 m = 4,2 m

    Meja dapur
    Meja dapur berukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

    Backsplash
    Bagian ini bisa dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding: 3 m + 1,5 m = 4,5 m

    Cara Menghitung Harga Pemasangan Kitchen Set

    Setelah tahu ukuran kitchen set, kita bisa pilih material yang ingin digunakan. Sebagai contoh, kita akan memilih material HPL.

    Harga HPL di pasaran sekitar Rp 1,5 – 2 juta per meter. Jika harga HPL yang digunakan Rp 1.750.000 per meter, maka total biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.

    Kabinet bawah pakai HPL: 4 x Rp 1.750.000 = Rp 7.000.000
    Kabinet atas pakai HPL: 4,2 x Rp 1.750.000 = Rp 7.350.000
    Backsplash pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,5 x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000
    Meja dapur pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,8 x Rp 1.200.000 = Rp 5.760.000

    Jadi, total pasang kitchen set: Rp 7.000.000 + Rp 7.350.000 + Rp 5.400.000 + Rp 5.760.000 = Rp 25.510.000.

    Rincian harga di atas merupakan perkiraan biaya pemasangan kitchen set menggunakan HPL dengan meja dapur dan backsplash pakai granit.

    Project Manager dari Gradasi Design & Build, Wahyu, menyebut bahwa kisaran biaya dekorasi dapur lengkap dengan kitchen set adalah sekitar Rp 25 juta untuk ukuran 3-4 meter.

    “Untuk dapur biasa start Rp 25 juta, sudah bisa. Cabinet bawah dan cabinet atas, dengan catatan sudah ada top table dan backsplashnya. Sudah termasuk kitchen setnya, ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom,” ungkapnya ketika dihubungi terpisah oleh detikProperti.

    Sekarang, bahan kitchen set yang biasa disarankan adalah adalah PVC board anti rayap. Bahan ini dikenal bagus dan harganya terjangkau adalah PVC board anti rayap.

    Untuk biaya jasa dekorasi dapur ukuran besar, maka biayanya bisa lebih mahal lagi.

    Contoh dapur dengan luas sekitar 25 meter persegi biaya bisa lebih dari Rp 30 juta. Selain itu, ada juga harga jasa dekor yang dihitung per meter. Sebagai gambaran, di Gradasi Design & Build sendiri mulai dari Rp 1,95 juta.

    Perlu dicatat, harga kitchen set bisa saja berbeda, karena tergantung dari ukuran material yang digunakan, hingga wilayah tempat tinggal.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Model Kanopi Teras depan Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Saat ini, sejumlah rumah modern telah memasang kanopi di bagian depan rumahnya. Kanopi merupakan atap tambahan yang sering digunakan untuk melindungi bagian rumah yang terbuka, seperti carport atau taman belakang.

    Meski fungsi kanopi hanya melindungi bagian rumah agar tidak kepanasan atau kehujanan, tetapi jangan sampai salah pilih. Sebab, kanopi terdiri dari beberapa jenis.

    Model-model kanopi dibedakan tergantung dari bahan yang digunakan. Selain itu, ada sejumlah kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis kanopi.


    Lantas, apa saja model kanopi teras depan rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Model Kanopi Teras Depan Rumah

    Panggah Nuzhulrizky selaku Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, menjelaskan kepada detikProperti bahwa ada sejumlah model kanopi yang umum digunakan pada rumah-rumah di Indonesia.

    Simak beberapa model kanopi teras depan rumah beserta kelebihan dan kekurangannya di bawah ini:

    1. Kanopi Alderon

    Kanopi Alderon yang menggunakan material UPVC.Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom

    Model kanopi teras depan rumah yang pertama adalah kanopi alderon. Jenis material yang digunakan adalah UPVC atau unplasticized polyvinyl chloride dengan ciri khas memiliki tekstur bergelombang dan berongga.

    Kanopi jenis ini tengah digandrungi banyak orang karena dinilai cocok dipakai untuk rumah yang minimalis. Selain digunakan untuk teras depan rumah, kanopi alderon juga cocok untuk halaman belakang.

    Kelebihan Kanopi Alderon:

    • Kuat dan tahan lama.
    • Ramah lingkungan.
    • Kedap suara.

    Kekurangan Kanopi Alderon:

    • Harganya cukup mahal, sekitar Rp 800.000 per meter persegi.
    • Warna dan model tidak banyak variasi.

    2. Kanopi Kaca

    Kanopi model kacaFoto: iStock/U. J. Alexander

    Apabila punya budget lebih dan ingin menerapkan rumah yang estetik, kanopi kaca bisa jadi opsi yang terbaik untuk hunian detikers. Sesuai namanya, kanopi ini terbuat dari material kaca

    Biasanya, kanopi kaca dibuat dengan rangka baja ringan atau rangka besi sebagai pondasi atap kaca, kemudian dipasang dengan menyambung pada area luar rumah atau bangunan.

    Kelebihan Kanopi Kaca:

    • Ruangan terlihat lebih terang karena adanya cahaya matahari yang masuk.
    • Mudah diaplikasikan pada berbagai desain rumah minimalis.
    • Rumah jadi terlihat lebih elegan dan estetik.

    Kekurangan Kanopi Kaca:

    • Proses pemasangannya cukup rumit.
    • Punya ukuran lebih berat karena terbuat dari kaca.
    • Punya harga yang mahal, sekitar Rp 1.500.000 hingga Rp 1.800.000 per meter.

    3. Kanopi Polycarbonate

    Kanopi polycarbonate untuk teras depan rumah.Foto: Wikimedia Commons/Beeblebrox

    Model kanopi yang terakhir adalah kanopi polycarbonate. Atap tambahan ini terbuat dari material polimer spesial yang terlihat seperti plastik bening.

    Dari segi tampilannya, atap kanopi ini lebih cocok digunakan untuk melindungi bagian carport atau halaman belakang untuk menjemur pakaian.

    Kelebihan Kanopi Polycarbonate:

    • Dapat meredam radiasi panas matahari.
    • Pemasangannya lebih mudah.
    • Tahan lama dan fleksibel.

    Kekurangan Kanopi Polycarbonate:

    • Harganya sedikit mahal, sekitar Rp 700.000 per meter.
    • Sulit untuk dibersihkan.

    Itu dia tiga model kanopi teras depan rumah beserta kelebihan dan kekurangannya. Jadi, mau pilih kanopi yang jenis apa?

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Estimasi Biaya Bangun Dapur Minimalis Ukuran 3 X 6 Meter?


    Jakarta

    Perkiraan (estimasi) pembangunan dapur dan rumah ternyata hampir sama. Karena itu, detikers yang hendak membangun atau memperluas dapur harus punya pertimbangan yang matang agar kebutuhan dana tidak jebol dan berlebih.

    Dapur adalah area penting dalam rumah untuk masak, makan, atau lokasi penyimpanan kebutuhan domestik. Sayangnya luas dapur di rumah minimalis umumnya hanya muat meja untuk meletakkan kompor, tempat cuci piring, dan keran air. Sehingga tak jarang penghuni ingin membangun dapur yang lebih luas.

    Estimasi Biaya Bangun Dapur Minimalis 3 X 6 Meter

    Biaya pembangunan dapur dan rumah tidak jauh beda, seperti penjelasan profesional kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki. Budget bangun rumah di Jabodetabek saat ini sekitar Rp 4-5 juta per meter persegi.


    Belum lagi jika ingin menambahkan kitchen set, biayanya bisa lebih besar. Menurut Panggah, kabinet penyimpanan dengan banyak bukaan ini cukup mahal. Namun harganya memang tergantung bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.

    “Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” ujar Panggah.

    Sementara Wahyu selaku Project Manager Gradasi Design & Build mengatakan, perkiraan biaya bikin kitchen set lengkap berukuran 3-4 meter berkisar Rp 25 juta. Kitchen set sudah termasuk kabinet atas, bawah, top table, dan backsplash.

    Selain itu sudah tersedia ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom. Kitchen set ini bisa langsung digunakan sesuai kebutuhan konsumen untuk menyimpan berbagai peralatan dan kebutuhan rumah tangga.

    Estimasi biaya pembangunan dapur tentunya harus menyertakan jasa tukang bangunan. Tarif jasanya bervariasi tergantung wilayah tempat tinggal. Estimasinya kisaran Rp 100.000-200.000 per orang, bergantung kesepakatan dengan tukang bangunan.

    Detikers yang ingin membangun dapur tentunya wajib menyiapkan dana darurat. Nantinya dana ini untuk pembiayaan jika terjadi hal-hal di luar rencana. Menurut Panggah, estimasi biaya bangun dapur 3 x 6 m sebaiknya menyiapkan 10-15% dana untuk biaya tak terduga.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Teknik Ini Bisa Buktikan Ada Genangan Air di Kamar Mandi, Pernah Coba?



    Jakarta

    Saat survei rumah baru, banyak hal yang perlu diperhatikan termasuk kondisi saluran pembuangan air atau floor drain kamar mandi. Biasanya lubang saluran ini berada di area paling rendah di kamar mandi agar air bisa langsung terbuang ke satu titik. Lantas apa yang harus diperiksa dari kondisi saluran pembuangan air ini?

    Hal yang paling penting adalah memastikan memastikan air di kamar mandi semuanya terbuang ke lubang tersebut. Jangan sampai ada genangan air karena ini menandakan air tidak bisa bergerak ke saluran pembuangan tersebut.

    Untuk memeriksanya ada 2 cara, salah satunya dengan membuang air ke seluruh lantai kamar mandi, lalu tunggu beberapa saat. Perhatikan seluruh area di kamar mandi, termasuk yang paling jauh dari saluran pembuangan. Apabila tidak ada air yang menggenang berarti posisi saluran pembuangan telah tepat.


    Cara kedua, menurut Panggah Nuzhulrizky seorang Profesional Kontraktor di PT Gaharu Konstruksindo Utama, bisa memakai kelereng. Caranya dengan menyebarkan beberapa kelereng ke seluruh permukaan kamar mandi.

    Jika kelereng yang sudah disebar menuju satu arah yaitu pada floor drain maka bisa dikatakan pemasangan lantai kamar mandi kamu sudah benar. Uji yang dilakukan tadi menjamin air yang mengalir ketika kamu mandi akan masuk ke dalam saluran air, bukan malah menggenang di tengah ruangan.

    “Sebar kelereng di lantai kamar mandi. Nantinya kelereng akan menuju arah floor drain. Jika semua kelereng menuju titik yang sama, dapat disimpulkan bahwa aliran air sudah sesuai menuju titik yang dituju dan pemasangan keramik bisa dikatakan sudah benar.” Kata Panggah saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    Sama seperti teknik penyiraman dengan air, apabila kelereng yang disebar tidak menuju ke titik floor drain maka sudah dipastikan pemasangan keramik tidak sesuai dan perlu ada perbaikan. Untuk proses perbaikan sendiri dimulai dari pengecekan leveling keramik lalu jika ada bagian yang tidak sesuai maka dilakukan pembongkaran dan pemasangan kembali.

    “Pertama yang harus dilakukan adalah pengecekan leveling keramik menggunakan alat waterpass, leveling laser. Jika ada bagian yang tidak sesuai, area tersebut dapat dibongkar dan dipasang kembali dengan menyesuaikan kemiringan area yang sudah benar” jelas Panggah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hebel Vs Bata Merah, Mana yang Lebih Kokoh?



    Jakarta

    Material yang kokoh dan tahan lama tentu menjadi pilihan ketika membangun rumah. Setidaknya ada dua material yang sering dipilih untuk membangun rumah, yaitu hebel dan bata merah.

    Bata merah masih banyak dipilih orang dalam membangun rumah. Akan tetapi, banyak juga yang lebih memilih hebel atau bata ringan karena dinilai punya kelebihan daripada bata merah.

    Lantas, apa sih yang membedakan antara hebel dan bata merah? Lalu lebih kuat mana di antara kedua material tersebut? Biar nggak penasaran, simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Pengertian Hebel dan Bata Merah

    Hebel dan bata merah memiliki sejumlah perbedaan. Agar tidak bingung, simak masing-masing pengertiannya di bawah ini:

    1. Hebel

    Truk bermuatan hebel yang terguling di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur sudah dievakuasi. Lalu lintas yang sempat macet sudah kembali normal.Foto: Lamhot Aritonang

    Hebel merupakan salah satu jenis bahan material yang terbuat dari campuran beton, pasir, dan gypsum. Sebenarnya, hebel adalah sebuah merek yang memproduksi bata ringan, namun masyarakat lebih terbiasa menyebutnya hebel ketimbang bata ringan.

    Berat bata hebel jauh lebih ringan daripada bata merah dan beton. Maka dari itu, proses instalasinya juga lebih mudah ketimbang material tersebut.

    Selain itu, hebel juga memiliki sejumlah kelebihan lainnya, yakni punya kemampuan isolasi termal yang baik serta membantu mengurangi pendinginan dan pemanasan. Hebel juga tahan terhadap api dan dapat menghambat penyebaran api jika terjadi kebakaran.

    Hebel menggunakan pengikat seperti semen saat proses produksinya. Cara ini dilakukan agar pondasi lebih kuat, sehingga jauh lebih kokoh daripada bata merah yang hanya menggunakan tanah liat.

    Tak hanya itu, proses pembuatan bata ringan hebel juga sama seperti beton. Jadi, bahan ini memenuhi standar material untuk membuat bangunan tahan gempa.

    2. Bata Merah

    Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah.Foto: Rico Bagus

    Sementara itu, bata merah adalah salah satu jenis bahan material yang sudah banyak digunakan untuk membangun rumah. Bata merah terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama, setelah itu dibakar pada suhu tinggi.

    Salah satu kelebihan dari bata merah cenderung bersifat poros dan mampu menyerap air dengan mudah. Akan tetapi, jika tidak ditangani dengan benar maka kelembapan dapat muncul dan mempengaruhi kekuatan bangunan.

    Kekurangan dan Kelebihan Hebel serta Bata Merah

    Adapun sejumlah kelebihan dan kekurangan dari hebel dan bata merah. Dalam beberapa poin, hebel terlihat lebih unggul. Namun, ada beberapa hal yang membuat bata merah lebih meyakinkan daripada hebel.

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzul Rizki membagikan sejumlah kelebihan dan kekurangan dari hebel serta bata merah. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Hebel

    Kelebihan:

    • Lebih ringan
    • Tahan api
    • Punya isolasi termal yang baik
    • Materialnya lebih kuat dan kokoh
    • Harganya cenderung lebih murah jika dihitung per meter kubik.

    Kekurangan:

    • Ukurannya lebih besar daripada batu bata merah.

    2. Bata Merah

    Kelebihan:

    • Banyak tersedia di toko bangunan
    • Lebih mudah diangkut dan dibawa karena ukurannya lebih kecil.

    Kekurangan:

    • Mudah menyerap air, sehingga dinding cepat lembap yang dapat mengurangi kekuatan bangunan
    • Cukup berat
    • Harga cenderung lebih mahal kalau dihitung per meter persegi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Kisaran Biaya Bikin Kitchen Set Minimalis Sesuai Bahan


    Jakarta

    Untuk mempercantik tampilan dapur, banyak pemilik rumah yang memasang kitchen set. Namun, banyak yang belum tahu berapa kisaran biaya membuat kitchen set.

    Pada dasarnya, saat kamu membeli rumah dari pengembang sudah dibangun area dapur. Meski begitu, dapur hanya didesain sederhana yang terdiri dari kompor, sink atau tempat cuci piring, dan keran air.

    Agar dapur terlihat lebih estetis, banyak orang yang memasang ‘aksesoris’ seperti rak penyimpanan untuk menaruh alat masak dan peralatan makan. Nah, jenis rak itu yang disebut sebagai kitchen set.


    Jika detikers ingin membuat kitchen set, pastikan sudah mengetahui kisaran harganya. Sebab, harga kitchen set bisa berbeda tergantung dari ukuran, bahan yang dipilih, hingga jumlah kabinet yang dibutuhkan.

    Kisaran Biaya Bikin Kitchen Set Minimalis

    Dalam catatan detikProperti, Profesional Kontraktor Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki mengatakan, harga kitchen set dapat dipengaruhi oleh desain dan bahan yang dipilih. Adapun salah satu bahan yang umum dipakai adalah kayu HPL.

    “Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” kata Panggah saat dihubungi detikcom, Rabu (14/8/2024) lalu.

    Mengutip buku 46 Inspirasi Desain Kitchen Set oleh Yunus Aryanto, kitchen set terdiri dari lemari kabinet atas, lemari kabinet bawah, meja dapur, dan backsplash. Untuk material yang dipilih umumnya menggunakan bahan blackboard atau multiplek.

    Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Minggu (22/6/2025), harga material untuk kitchen set dapat berbeda-beda. Untuk material blackboard harganya mulai dari Rp 1,9 jutaan, sedangkan bahan multiplek sekitar Rp 2,3 jutaan.

    Selain mengetahui harganya, penting juga mengukur dapur agar kitchen set bisa terpasang dengan rapi dan sesuai. Sebagai contoh, berikut simulasi perhitungan komponen kitchen set:

    1. Kabinet Bawah

    • Panjang bagian kanan: 3 m
    • Panjang bagian kiri: 1,5 m
    • Lebar: 0,5 m
    • Jadi perhitungannya adalah 3 + 1,5 – 0,5 m = 4 m

    2. Kabinet Atas

    • Panjang sisi kanan: 3 m
    • Panjang sisi kiri: 1,5 m
    • Lebar: 0,3 m
    • Jadi perhitungannya adalah 3 + 1,5 – 0,3 m = 4,2 m

    3. Meja Dapur

    Untuk meja dapur berukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

    4. Backsplash

    Bagian ini dapat dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding, yakni 3 + 1,5 m = 4,5 m.

    Setelah mengetahui ukurannya, langkah berikutnya adalah menghitung estimasi biaya membuat kitchen set. Sebagai simulasi kita menggunakan material multiplek HPL.

    Harga multiplek HPL di pasaran sekitar Rp 2,5 jutaan per meter. Dengan menggunakan harga tersebut maka estimasi biaya yang dibutuhkan untuk membuat kitchen set minimalis adalah sebagai berikut:

    • Kabinet bawah multiplek HPL: 4 m x Rp 2.300.000 = Rp 9.200.000
    • Kabinet atas multiplek HPL: 4,2 m x Rp 2.300.000 = Rp 9.660.000
    • Backsplash pakai granit: 4,5 m x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000
    • Meja dapur pakai granit: 4 m x Rp 1.200.000 = Rp 4.800.000.
    • Jadi, total biaya memasang kitchen set: Rp 9.200.000 + Rp 9.660.000 + Rp 5.400.000 + Rp 4.800.000 = Rp 29.060.000.

    Sebagai catatan, perhitungan di atas hanya estimasi saja. Untuk mengetahui harga secara tepat bisa langsung menghubungi pihak desainer interior agar bisa dihitung luas, pemilihan material, dan biaya pasang kitchen set di rumah.

    Selain itu, harga pemasangan kitchen set dapat berbeda-beda tergantung dari material yang dipilih, ukuran, dan wilayah tempat tinggal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bangun Rumah Minimalis 2 Lantai Tipe 60, Kamu Tertarik?


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang kini memilih membangun rumah minimalis dua lantai. Salah satu alasannya karena hunian ini dinilai cocok untuk mereka yang sudah berkeluarga.

    Selain itu, rumah minimalis juga sedang tren di masyarakat karena terlihat sederhana, tapi tetap nyaman dan estetis. Dengan mengusung konsep minimalis, maka material yang dipilih juga bukan kelas atas sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya mahal.

    Kalau kamu tertarik untuk membangun rumah minimalis dua lantai, sebaiknya ketahui dulu estimasi biayanya. Dengan begitu, kamu dapat membangun hunian sesuai keinginan serta mencegah over budget dari yang telah diperhitungkan.


    Ingin tahu berapa estimasi biaya untuk membangun rumah minimalis dua lantai? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Minimalis 2 Lantai Tipe 60

    Membangun rumah minimalis dua lantai bisa menjadi pilihan terbaik bagi yang sudah berkeluarga. Dengan begitu, kamu masih memiliki ruang yang cukup untuk membuat tiga kamar tidur dan dua kamar mandi.

    Wildan selaku tim konstruksi Rebwild Construction mengatakan, biaya bangun rumah minimalis standar dua lantai sekitar Rp 4,8 juta hingga Rp 5 juta per m2. Namun, harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi pembangunan.

    “Kalau untuk bangun rumah 2 lantai itu sekarang Rp 5 jutaan, paling mentok Rp 4,8 juta per m2, itu yang paling murah,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

    Dengan banderol Rp 4,8 juta per m2 sudah termasuk seluruh bahan material yang digunakan, mulai dari pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat. Biaya tersebut juga sudah termasuk upah tukang borongan.

    Meski begitu, Wildan mengatakan harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari keinginan pemilik rumah. Misalnya, penggunaan bata ringan diganti menjadi bata merah untuk dinding.

    Selain itu, material yang digunakan adalah tipe standar. Apabila kamu ingin menggunakan material terbaik, maka biayanya bisa lebih bertambah.

    “Kalau materialnya sudah include semua, cuma nggak bisa pilih modelnya gitu. Jadi kayak plafon rumah sudah model flat, enggak yang drop ceiling, enggak yang pakai PVC. Keramiknya juga standar bukan yang asli punya jadi pakai yang KW 1,” ujarnya.

    Selain pemilihan material, Wildan mengatakan harga membangun rumah minimalis dua lantai juga bisa berbeda-beda tergantung tipenya. Membangun rumah dua lantai tipe 36 tentu biayanya berbeda dengan tipe 60.

    Tak hanya mempersiapkan biaya membangun rumah, penting juga untuk menyisihkan dana darurat. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizki mengimbau agar menyediakan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Sebagai contoh, kamu akan membangun rumah minimalis dua lantai tipe 60 dengan kisaran Rp 5 juta per m2. Maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

    • Biaya konstruksi: 120 m2 x Rp 5.000.000 per m2 = Rp 600.000.000
    • Biaya instalasi listrik: Rp 1.000.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 90.000.000.

    Kini, detikers tinggal hitung seluruh biaya konstruksi + biaya instalasi listrik + biaya tak terduga: Rp 600.000.000 + Rp 1.000.000 + Rp 90.000.000 = Rp 691.000.000.

    Jadi, detikers perlu menyiapkan dana sekitar Rp 691 juta untuk membangun rumah minimalis dua lantai tipe 60. Jika kamu ingin mengusung konsep hunian modern atau Japandi style, kemungkinan dana yang dibutuhkan jadi lebih besar.

    Perlu diingat juga, biaya perhitungan di atas merupakan estimasi. Jika kamu memilih material dengan kualitas terbaik, maka biayanya bisa membengkak.

    Demikian estimasi biaya bangun rumah minimalis dua lantai tipe 60. Apakah kamu tertarik?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana 2 Lantai Tipe 36


    Jakarta

    Membangun rumah dua lantai jadi salah satu opsi yang banyak dipilih masyarakat untuk tempat tinggal. Sebab, rumah ini memiliki ruang yang cukup besar sehingga tidak terasa sumpek.

    Namun, keterbatasan lahan di sejumlah kota membuat sebagian orang memilih membangun rumah sederhana dua lantai, salah satunya tipe 36. Tipe ini dinilai sudah cukup sebagai tempat tinggal bagi keluarga kecil yang tinggal di perkotaan.

    Jika detikers tertarik membangun rumah dua lantai tipe 36, sebaiknya ketahui dulu estimasi biayanya. Langkah ini dilakukan agar dapat membangun hunian sesuai dana serta mencegah terjadinya over budget.


    Ingin tahu berapa estimasi biaya bangun rumah sederhana dua lantai tipe 36? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana 2 Lantai Tipe 36

    Sebelum membangun rumah dua lantai tipe 36, pastikan detikers sudah menghitung biayanya terlebih dahulu. Saat membangun rumah biaya yang dikenakan adalah per meter persegi (m2).

    Wildan selaku tim konstruksi Rebwild Construction mengatakan, membangun rumah dua lantai dapat menelan dana sekitar Rp 4,8 juta hingga Rp 5 juta per m2. Namun, harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi pembangunan.

    Dengan biaya tersebut sudah termasuk seluruh material konstruksi dalam membangun rumah, mulai dari pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat. Biaya tersebut juga sudah termasuk upah tukang borongan.

    Akan tetapi, harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari keinginan pemilik rumah. Misalnya, penggunaan keramik lantai asli diganti menjadi kualitas KW 1 agar lebih terjangkau.

    “Kalau misalkan atapnya pakai yang genteng keramik tuh lebih mahal lagi, karena dia per pieces-nya sudah Rp 12 ribu, beda dengan atap spandek karena lembaran,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

    Selain itu, biaya tersebut hanya untuk membangun rumah dan pemasangan material standar. Untuk instalasi listrik, membuat taman, pagar rumah, atau pemasangan kanopi maka dikenakan biaya tambahan lagi. Besar kecilnya anggaran yang dibutuhkan juga tergantung dari material serta luasnya.

    Di sisi lain, kamu juga perlu mempersiapkan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhulrizki mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya lebih saat membangun rumah.

    Sebagai contoh, kamu akan membangun rumah sederhana dua lantai tipe 36 dengan kisaran Rp 4,8 juta per m2. Maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

    • Biaya konstruksi: 72 m2 x Rp 4.800.000 per m2 = Rp 345.600.000.
    • Biaya instalasi listrik: Rp 1.000.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 51.840.000

    Setelah itu, kamu perlu menjumlahkan biaya konstruksi + biaya instalasi listrik + biaya tak terduga 15% = Rp 398.440.000.

    Dengan begitu, kamu perlu menyiapkan dana sekitar Rp 398 jutaan untuk membangun hunian sederhana dua lantai tipe 36. Untuk menekan biaya, maka kamu bisa memilih material sederhana tapi punya kualitas yang baik.

    Kembali diingatkan, rincian biaya di atas hanya merupakan estimasi saja. Apabila kamu mengusung konsep hunian modern atau skandinavia, maka anggaran yang dibutuhkan bisa lebih banyak.

    Demikian estimasi biaya bangun rumah sederhana dua lantai tipe 36. Tertarik untuk membangunnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bangun Rumah Tipe 36, 45, dan 54 di Jabodetabek 2025


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang memilih membangun rumah minimalis dengan tipe kecil dan menengah, mulai dari tipe 36, 45, dan 54. Hunian ini dinilai sudah cukup sebagai tempat tinggal bagi keluarga beserta anak-anaknya.

    Di sisi lain, membangun rumah tipe kecil menjadi solusi terbaik di saat harga tanah semakin mahal. Selain itu, ketersediaan lahan yang terbatas juga membuat banyak orang memilih mendirikan rumah minimalis tipe kecil.

    Jika kamu tertarik membangun rumah tipe 36, 45, atau 54 di kawasan Jabodetabek, pastikan sudah tahu estimasi biayanya. Langkah ini dilakukan agar kamu bisa menyiapkan anggaran dan tidak over budget.


    Dalam catatan detikProperti, Wildan selaku tim konstruksi dari Rebwild Construction mengatakan, untuk membangun rumah standar satu lantai biayanya sekitar Rp 4,5 juta per m2. Harga tersebut untuk wilayah Jabodetabek dan mungkin terdapat perbedaan di daerah lain.

    “Kalau misalkan ikut harga arsitek tuh sekitar Rp 6 jutaan start-nya, cuma kalau di kami mulai dari Rp 4,5 jutaan,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (9/6/2025).

    Biaya tersebut sudah termasuk seluruh material konstruksi dalam membangun rumah, mulai dari pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat. Biaya tersebut juga sudah termasuk upah tukang borongan.

    Akan tetapi, harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari keinginan pemilik rumah. Misalnya, penggunaan keramik lantai asli diganti menjadi kualitas KW 1 agar lebih terjangkau.

    Selain itu, biaya tersebut tidak termasuk instalasi listrik, membuat taman, pagar rumah, atau pemasangan kanopi. Jika kamu ingin memasang pagar atau kanopi, siapkan dana lebih dan sesuaikan dengan material yang digunakan.

    Dalam membangun rumah, Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizki mengimbau agar mempersiapkan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Ingin tahu estimasi biaya bangun rumah tipe 36, 45, dan 54 di wilayah Jabodetabek 2025? Simak selengkapnya di bawah ini.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Tipe 36

    Rumah dengan tipe 36 dibangun dengan dimensi 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter. Pada umumnya, rumah tipe ini sangat cocok untuk keluarga kecil atau pasangan yang baru menikah.

    Berikut estimasi biaya yang dibutuhkan untuk bangun rumah tipe 36 di Jabodetabek:

    • Biaya konstruksi: 36 m2 x Rp 4.500.000 = Rp 162.000.000
    • Biaya instalasi listrik: Rp 500.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 24.300.000
    • Total: Rp 186.800.000.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Tipe 45

    Untuk rumah tipe 45 umumnya dibangun dengan dimensi 6 x 7,5 meter dan telah memasuki segmen middle-low. Berikut estimasi biaya pembangunan rumah tipe 45:

    • Biaya konstruksi: 45 m2 x Rp 4.500.000 = Rp 202.500.000
    • Biaya instalasi listrik: Rp 500.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 30.375.000
    • Total: Rp 233.375.000.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Tipe 54

    Jika memiliki budget lebih, kamu bisa memilih membangun rumah tipe 54. Hunian ini umumnya dibangun dengan dimensi 9 x 6 atau 13,5 x 4 meter dan sudah masuk ke segmen middle.

    Berikut estimasi biaya pembangunan rumah tipe 54 di wilayah Jabodetabek:

    • Biaya konstruksi: 54 m2 x Rp 4.500.000 = Rp 243.000.000
    • Biaya instalasi listrik: Rp 500.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 36.450.000
    • Total: Rp 279.950.000.

    Perlu diingat, biaya di atas hanya estimasi dan belum mencakup harga tanah. Selain itu, anggaran membangun rumah bisa membengkak jika kamu memilih material kualitas terbaik.

    Demikian estimasi biaya bangun rumah tipe 36, 45, dan 54 di wilayah Jabodetabek pada 2025. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com