Tag: gajah

  • 7 Jenis Tanaman yang Cocok Mempercantik Taman Depan Rumah


    Jakarta

    Tanaman adalah elemen penting yang harus ada di halaman rumah. Biasanya tanaman yang ditanam di sana adalah tanaman hias karena untuk tanaman berkayu butuh waktu untuk rimbun dan berisiko akarnya merusak lantai rumah. Lantas, tanaman hias apa yang cocok untuk ditanam di halaman rumah?

    Melansir dari berbagai sumber, Rabu (31/7/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di luar rumah.

    1. Pakis

    A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

    Tanaman satu ini jarang yang mengira bisa menjadi tanaman hias karena salah satu jenis yang biasa ditemukan berada di selokan. Tanaman paku yang bisa ditanam di pekarangan rumah berbentuk lebih panjang, mengkilat, dan warnanya hijau tua. Pakis satu ini harus berada di wilayah yang memiliki kelembapan tinggi dan mendapat cahaya matahari.


    2. Sirih Gading

    Sirih gadingSirih gading Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini pun bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa. Daunnya sangat tajam dan dapat merobek kulit, sehingga kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

    3. Bougenville

    Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

    Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

    Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

    4. Peace Lily

    Peace Lily.Peace Lily. Foto: Yana Iskayeva/Getty Images

    Menurut Gardeners World, tanaman peace lily atau biasa disebut juga dengan Spathiphyllum wallisii adalah tanaman rumah yang populer dengan perawatan yang mudah. Bentuk tanaman peace lily memiliki lengan daun hijau mengkilap dan bunga putih di tengahnya yang disebut spathes.

    Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan memang hidup di lingkungan yang hangat dan lembab. Peace lily cocok diletakkan di kamar mandi yang terang. Selain cantik, tanaman ini juga dipercaya bisa membawa hoki dan mampu menyerap zat kimia beracun di dalam ruangan, seperti senyawa kimia pada cat dinding dan peralatan rumah tangga.

    5. Paku Tanduk Rusa

    Platycerium, staghorn fernPlatycerium, staghorn fern Foto: Getty Images/iStockphoto/chaiyon021

    Melansir dari The Spruce, paku tanduk rusa merupakan tumbuhan epifit, yakni tumbuhan yang harus tumbuh dengan tumbuhan lain sebagai penyangga, tetapi tidak bersifat parasit. Tanaman ini juga termasuk jenis pakis.

    Pakis ini memiliki dua bentuk daun yang berbeda. Pertama, daun kecil dan pipih (dikenal sebagai daun pelindung) yang menutupi dan melindungi struktur bola akar serta menyerap air dan nutrisi. Kemudian daun tanduk bercabang berwarna hijau yang muncul dari pangkalnya dan dapat mencapai hingga 91 cm. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di lingkungan yang hangat, sangat lembab, sinar matahari terang.

    6. Hydrangea

    Hydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensiaHydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensia Foto: Getty Images/iStockphoto/Rott70

    Seperti namanya, tanaman ini sangat haus air sehingga jika kamu ingin menanamnya di pekarangan rumah perlu sering-sering menyiramnya. Hydrangea tidak bisa tumbuh di daerah yang terlalu panas atau terlalu dingin. Dia hanya cocok di suhu yang sedang dengan air serta nutrisi yang cukup. Apabila nanti kamu sudah menanam tanaman ini di depan rumah, perlu berhati-hati ketika hendak memotongnya.

    7. Daun Kuping Gajah

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Bukan telinga gajah sungguhan, daun ini memiliki bentuk yang lebar seperti kuping gajah. Ukurannya yang besar, tanaman ini bisa merimbunkan area taman dan cocok untuk iklim tropis di sini.

    Syarat perawatan daun kuping gajah adalah harus berada di luar ruangan agar terkena sinar matahari. Kamu perlu sering menyiramnya dan memastikan tanahnya tetap lembap. Selain itu, beri pupuk tinggi nitrogen.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Deretan Tanaman Irit Air, Punya Tempat Penyimpanan Khusus


    Jakarta

    Tanaman merupakan salah satu benda wajib yang perlu ada di rumah. Manfaatnya sangat banyak, seperti memasok oksigen, membantu penghuni rumah lebih rileks, memperbaiki kualitas udara, hingga mempercantik rumah.

    Sayangnya, masih banyak orang berfikir tanaman bukan barang wajib yang ada di rumah. Sebab, mereka merasa tidak bisa serius rajin untuk merawat tanaman. Hal ini yang harus diubah dari pola pikir kita. Tanaman memiliki beberapa jenis dan cara tumbuh yang berbeda-beda. Tidak semua tanaman harus disiram air sehari sekali dan tidak semua tanaman harus terpapar sinar matahari setiap saat.

    Ada banyak sekali tanaman yang memiliki mekanisme bertahan hidup yang tangguh dan tidak merepotkan. Tanaman tersebut pun cocok untuk bertahan di iklim tropis di Indonesia. Selain itu, tampilannya juga menarik untuk diletakkan di dalam rumah.


    Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Dilansir Better Homes and Garden, berikut di antaranya.

    1. Lidah Buaya

    tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

    Siapa yang tidak mengenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini sudah banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan bermanfaat dalam berbagai produk termasuk kecantikan. Tanamannya sendiri tanpa diolah juga tetap memiliki segudang kegunaan.

    Selain kaya manfaat, perawatan lidah buaya juga mudah. Tanaman ini irit air dan bisa diletakkan di luar ruangan. Jadi tanaman lidah buaya bisa mendapatkan air dari dalam tanah atau ketika hujan. Hal yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah ketika menanam lidah buaya adalah pastikan lokasinya tidak terlalu panas dan terkena banyak sinar matahari karena tanaman satu ini menyukai tempat yang sejuk.

    2. Sirih Gading

    Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

    Bagi yang butuh tanaman rambat untuk ditanam di pagar, tembok atau taman, tanaman satu bisa jadi pilihan. Tanaman ini termasuk yang irit air sehingga tidak perlu sering-sering disiram. Mereka dengan mudah tumbuh menjulur dan memiliki akar yang menempel kuat pada permukaan tempatnya menempel.

    Selain irit air, tanaman sirih gading juga tidak perlu selalu ditempatkan di area yang banyak terkena sinar matahari karena tanaman ini menyukai tempat sejuk. Hal yang harus diingat oleh pemilik rumah yang menanam sirih gading adalah tanaman satu ini tidak bisa dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

    3. Howarthia

    HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

    Howarthia merupakan tanaman yang berasal dari Afrika Selatan yang biasa tumbuh di dataran rendah, lereng bukit, dan cocok tumbuh di iklim tropis. Tanaman ini termasuk tanaman sekulen yakni tahan terhadap kekeringan. Setiap jaringan di tanaman ini berdaging dan dapat menyimpan air dengan baik. Ciri-ciri dari tanaman ini adalah daun-daunnya yang tumbuh merapat dan berbentuk tebal.

    Termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan berarti howarthia irit air dan mudah untuk dirawat tanpa perlu terlalu sering disiram.

    4. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Jenis tanaman lainnya yang irit air dan memiliki segudang manfaat adalah lidah mertua. Tanaman satu ini memiliki bentuk panjang ke atas seperti lidah. Permukaannya berwarna hijau, dengan pinggiran berwarna hijau. Lidah buaya ternyata termasuk tanaman yang irit air sehingga tidak perlu sering disiram.

    Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

    5. Pohon Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Pohon dolar merupakan tanaman yang wajib ada di rumah menurut feng shui. Selain itu, tanaman ini memiliki kelebihan yakni irit air, mudah dirawat, dan tampilannya yang menarik. Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku. Tanaman ini juga tidak harus diletakkan mengarah ke sinar matahari terlalu sering.

    6. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Sudah jadi rahasia umum jika tanaman kaktus merupakan tanaman yang memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

    7. Nolina

    Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

    Apabila menginginkan tanaman yang lebih besar dan terlihat seperti rimbun, tanaman yang mungkin cocok adalah Nolina. Tanaman satu ini banyak tumbuh di Meksiko. Ciri-ciri tanaman ini adalah memiliki batang bawah yang besar seperti kaki gajah. Sementara batang bagian atas ramping. Fungsi batang yang besar di bawah tersebut ternyata untuk menyimpan air. Oleh karena itu, Nolina disebut sebagai tanaman yang tahan terhadap kekeringan.

    Nolina cocok ditanam di dalam atau pun di luar ruangan. Ketika ditanam di dalam ruangan, tanaman ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman Berdaun Estetik Ini Bisa Bikin Ruang Tamu Naik Kelas



    Jakarta

    Tanaman dengan daun grafis atau tanaman yang keindahannya terletak pada bentuk, warna, dan corak daunnya yang unik, kini banyak dipilih untuk menjadi elemen dekorasi yang bisa mempercantik ruang tamu. Bukan karena bentuknya yang mencuri perhatian, tetapi juga karena karakter daunnya yang mampu menghadirkan kesan tropis dan artistik tanpa harus menambah banyak dekor tambahan.

    Tren tanaman berdaun besar dan bercorak ini terus meningkat karena tampilannya yang elegan dan mampu memperkaya visual ruang. Dilansir dari Elle Decor, berikut 10 inspirasi tanaman hias grafis yang bisa digunakan untuk mempercantik ruang tamu.

    Monstera Deliciosa


    Monstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden roomMonstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden room Foto: Getty Images/iStockphoto/Kseniia Soloveva

    Tanaman monstera adalah tanaman yang kerap menjadi ikon interior modern. Daunnya yang berlubang dan beralur, mampu menciptakan efek grafis natural yang kuat. Tanaman ini menyukai cahaya terang secara tidak langsung dan dapat tumbuh dengan baik di dalam pot.

    Namun, tanaman ini perlu perawatan yang rutin. Diperlukan penyiraman atau penyemprotan tanaman yang lebih sering dibandingkan tanaman yang lain, karena monstera bisa tumbuh baik di kelembapan yang tinggi.

    Anthurium Crystallinum (Kuping Gajah)

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Tanaman ini memiliki daun dengan tekstur beludru dengan urat putih kekuningan yang kontras. Tampilannya cukup artistik, seperti sebuah ilustrasi botani yang hidup. Cocok ditempatkan di sudut ruangan sebagai elemen utama alami yang dapat menarik perhatian. Tanaman ini bisa ditanam di pot dan tidak membutuhkan terlalu banyak air, hanya saja pot harus memiliki drainase yang baik.

    Philo Gloriosum

    Philodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpotPhilodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpot Foto: Getty Images/Jobrestful

    Dengan daun yang berbentuk hati dan berurat tebal, tanaman ini sangatlah cantik. Tanaman ini tumbuh merambat secara horizontal, sehingga cocok ditanam di pot yang melebar. Meskipun cocok disimpan di dalam ruangan, tanaman ini ternyata juga rentan terhadap hama. Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang khusus seperti menyemprotnya dengan minyak hortikultura.

    Aspidistra

    A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

    Dikenal sangat kuat dan minim perawatan, tanaman ini memiliki daun hijau yang besar dan kokoh sehingga bisa memberikan kesan rapi jika dipajang di dalam ruangan. Tanaman ini bisa menjadi pilihan yang ideal untuk ruang tamu dengan pencahayaan yang rendah.

    Ketapang Biola (Pohon Ara Daun Biola)

    Ilustrasi fiddle leaf fig treeIlustrasi fiddle leaf fig tree Foto: Getty Images/iStockphoto/Nelly Senko

    Tanaman ini juga cukup populer berkat daun lebarnya yang berbentuk seperti biola. Siluet dari corak daunnya, mampu menghadirkan nuansa modern dan elegan. Sangat cocok ditanam di pot besar sebagai hiasan tanaman di lantai.

    Peace Lily (Bunga Bakung Perdamaian)

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Tak hanya indah karena daunnya yang lebar dan hijau pekat, tanaman ini juga indah karena dilengkapi dengan bunga putih ikonik yang terlihat minimalis. Peace lily juga terkenal mampu hidup dalam cahaya rendah, sehingga cukup fleksibel untuk ditempatkan di ruang tamu.

    Alocasia Odora (Kuping Gajah Raksasa)

    Alocasia OdoraAlocasia Odora Foto: The Spruce / Michelle Becker

    Tanaman dengan daun besar menyerupai telinga gajah ini mampu menjadikan ruangan lebih dramatis secara visual. Karena tampilannya yang raksasa dan hijau segar, tanaman ini cocok untuk ruangan dengan gaya interior modern. Kuping gajah raksasa menyukai kelembapan dan butuh cahaya terang secara tidak langsung. Namun, saat ukurannya semakin membesar, perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar ataupun dipindah untuk di tanam di luar rumah dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang.

    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Bentuk daunnya yang tegak dan lurus, memberi kesan grafis yang kuat dan modern. Selain tampil unik, snake plant juga sangat toleran terhadap cahaya rendah dan perawatannya minim.

    Calathea (Tanaman Meranti)

    Calathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior houseCalathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior house Foto: Getty Images/CoinUp

    Tanaman ini memiliki banyak jenis, dengan corak daunnya yang juga berbeda-beda setiap motifnya. Namun, kebanyakan motif daun dari tanaman ini adalah garis-garis perak yang membuatnya terlihat seperti karya seni. Tanaman ini sedikit rewel dengan setiap pagi harus terkena cahaya matahari. Oleh karena itu, jika ingin memelihara tanaman ini, perlu untuk menyimpannya di bagian ruang yang terpapar sinar matahari. Tanaman ini mampu memberi kesan mewah dan lembut pada ruangan.

    Caladium Bicolor (Tanaman Keladi)

    Caladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden tableCaladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden table Foto: Getty Images/iStockphoto/sKrisda

    Caladium memiliki warna dan pola paling mencolok, mulai dari merah muda, putih, hingga hijau gradasi. Daunnya tipis berbentuk hati, cocok untuk disimpan di ruangan untuk menambah estetika. Tanaman ini membutuhkan ruangan dengan suhu udara yang lembap.

    Itulah 10 Inspirasi tanaman hias dengan daun grafik yang bisa untuk mempercantik ruang tamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Peristiwa Pasukan Gajah di Balik Surat Al-Fiil, Bagaimana Kisahnya?



    Jakarta

    Surat Al-Fiil terdiri dari lima ayat, berada di urutan ke-105 dalam susunan mushaf Al-Qur’an, dan termasuk kelompok surat Makkiyah. Kata ‘Al-Fiil’ yang artinya “gajah” diambil dari ayat pertama surat ini, dan dinamakan demikian pula karena menceritakan riwayat pasukan bergajah. Bagaimana kisahnya?

    M. Quraish Shihab melalui Tafsir Al-Mishbah Jilid 15 menjelaskan tema utama Surat Al-Fiil mengenai uraian atas kegagalan upaya perluasan wilayah oleh Abrahah al-Asyram al-Habasyi bersama pasukan bergajahnya yang dikerahkan dari Yaman menuju Makkah untuk menghancurkan Kakbah.

    Tafsir Tahlili Kementerian Agama (Kemenag) Jilid 10 turut menyebut isi kandungan Surat Al-Fiil terkait kisah pasukan bergajah yang diazab oleh Allah SWT dengan mengirimkan sejenis burung yang menyerang mereka hingga binasa.


    Seperti apa riwayat tentang pasukan bergajah ini? Simak berikut ini!

    Kisah Abrahah dan Pasukan Gajah yang Ingin Hancurkan Kakbah

    Masih dari Tafsir Tahlili Kemenag Jilid 10, peristiwa ini diketahui terjadi pada tahun 570 M, bertepatan dengan tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ada yang mengatakan, kejadian ini berlangsung tak lebih dari dua bulan sebelum lahirnya beliau SAW.

    Para ahli tafsir dan sejarawan Arab mengemukakan bahwa peristiwa itu bermula ketika terjadi pembunuhan besar-besaran ata orang Nasrani oleh Zu Nuwaz, raja Himyar terakhir yang beragama Yahudi.

    Mendengarnya, raja Abisinia segera mengirim pasukan besar setelah dihubungi untuk minta bantuan. Bala tentara itu dipimpin oleh dua orang pangeran, Aryat dan Abrahah sebagai wakil raja, dan pasukan ini dikirim untuk menaklukkan Yaman.

    Tapi tak lama, percekcokan mencuat sampai memuncaknya pertarungan antara Aryat dan Abrahah. Pertengkaran berakhir dengan terbunuhnya Aryat. Dengan begitu, Yaman berada di bawah pengawasan Abrahah sebagai wakil raja dan gubernurnya.

    Kemudian Abrahah mendirikan sebuah katedral besar Sa’an. Dan konon dibangun dengan barang-barang mewah, pualam dibawa dari peninggalan istana Ratu Saba’, ornamen salib dari emas dan perak, serta mimbar dari gading dan kayu hitam.

    Tujuannya didirikan dengan megah dan hebat itu dengan maksud mengambil hati raja atas tindakannya itu. Sekaligus ia ingin agar perhatian masyarakat Arab yang setiap tahun berziarah ke Kakbah di Makkah, berganti menjadi ke gereja besar Sa’an itu.

    Lantaran harapannya tak pernah terwujud dengan berbagai cara, maka ia tak punya jalan lain selain harus menghancurkan Kakbah.

    Didorong oleh ambisi dan fanatisme agama, Abrahah mengerahkan dan memimpin sebuah pasukan besar disertai pasukan gajah-yang kala itu orang Arab masih asing sekali-menuju Makkah. Ia ingin sekali menyerang Kakbah, dan bahkan Abrahah berada paling depan dan di atas seekor gajah besar.

    Singkatnya, setelah Abrahah dan bala tentaranya masuk wilayah Hijaz dan sudah hampir dekat dengan Makkah, ia lalu mengirim pasukan berkuda sebagai kurir. Dalam perjalanan itu, mereka merampas harta kaum Quraisy, di antaranya 200 ekor unta milik Abdul Muthalib bin Hasyim, kakek Nabi SAW. Melihat banyaknya gerombolan Abrahah, Quraisy tak mungkin mampu melawan.

    Lalu Abrahah mengirim seorang Himyar pengikutnya untuk mendatangi Abdul Muthalib, yang kala itu merupakan pembesar di Makkah. Utusan Abrahah itu meruntuhkan Kakbah, sehingga pihak Makkah tak perlu mengadakan perlawanan.

    Mendengar itu, konon Abdul Muthalib mendatangi markas pasukan itu, diantar oleh utusan Abrahah, dengan diikuti anak-anaknya dan beberapa tokoh pemuka Makkah lain.

    Sesampainya Abdul Muthalib, Abrahah yang melihat figurnya bertubuh tegap besar dan tampan, lalu ia turun dari singgasananya untuk menyambut dengan hormat, dan duduk bersama-sama dengan tamunya itu.

    Menjawab pertanyaan Abrahah melalui penerjemahnya apa yang diperlukan Abdul Muthalib dengan kedatangannya itu, konon dijawab bahwa ia mau meminta 200 ekor yang dirampas pasukannya dikembalikan.

    Yang sebelumnya Abrahah hormat dan kagum kepada Abdul Muthalib saat melihatnya, ia menjadi tidak lagi setelah mengetahui kedatangannya yang hanya membicarakan 200 ekor unta miliknya yang dirampas anak buahnya. Bukan perihal rumah suci yang mendasari agamanya dan agama nenek moyangnya. Adapun Kedatangannya akan menghancurkan Kakbah tidak disinggung sama sekali.

    Akan tetapi, Abdul Muthalib menjawab bahwa ia pemilik unta, bukan pemilik Kakbah. Rumah suci itu milik Allah SWT, dan Dialah yang akan melindunginya. Abdul Muthalib dan beberapa pemuka Makkah lalu menawarkan sepertiga kekayaan Tihamah untuk Abrahah asal tidak mengganggu Kakbah.

    Tetapi tawaran itu ditolak. Kemudian Abdul Muthalib kembali ke Malkah setelah 200 untanya dikembalikan, dan yakin bahwa mereka tidak perlu mengadakan perlawanan, karena mereka percaya bahwa Kakbah sudah ada yang menjaganya.

    Kembalinya Abdul Muthalib di Makkah, lalu ia memerintahkan suku Quraisy keluar dari kota Makkah agar tidak menjadi korban pasukan Abrahah. Setelah keluar, kemudian mereka mereka berdoa untuk memohon perlindungan kota Makkah.

    Setelah semuanya keluar dan kota Makkah menjadi sunyi, datanglah Abrahah bersama pasukannya yang siap menghancurkan Kakbah. Setelah meruntuhkan Kakbah, ia berencana untuk kembali ke Yaman. Namun rencananya gagal.

    Harapannya sia-sia lantaran pada saat itu bala tentaranya secara tiba-tiba dihujani batu yang dibawa oleh sekelompok burung besar. Kawanan burung itu menyebarkan virus wabah sangat berbahaya dan mematikan berupa bisul dan letupan-letupan kulit, yang diduga sejenis campak ganas.

    Mereka sebelumnya tak pernah mengalami kejadian seperti itu, dan mengira wabah itu terbawa oleh angin laut. Sesudahya, tak sedikit dari pasukan Abrahah yang binasa. Dan Abrahah sendiri pun mati dalam perjalanan pulang ke Yaman.

    Riwayat lain menceritakan bahwa Abrahah ketakutan melihat wabah yang mengganas yang menyebabkan banyak anggota pasukannya mati. Kemudian ia bersegera pulang ke Yaman, tetapi nyatanya badan ia sendiri telah terkena penyakit itu. Dan tidak selang lama ia pun binaa seperti pasukannya yang lain.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com