Tag: ganjal

  • Lantai Rumah Berdecit? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Hal sulit ketika memperbaiki lantai kayu berdecit adalah menentukan penyebabnya. Sebagian bunyi itu datang dan pergi seiring pergantian musim.

    Beberapa bunyi decitan tidak berbahaya, tetapi sebagian dapat menandakan masalah yang lebih besar yang tersembunyi di balik lantai kamu.

    Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki lantai yang berdecit.


    Semprot Pelumas Kering untuk Kayu

    Melansir Better Homes & Gardens, pada Rabu (23/10/2024), pelumas semprot cukup untuk menghentikan decit pada lantai. Biarpun tak semua pelumas semprot bisa berfungsi, pelumas kering juga aman untuk kayu dan efektif untuk menghentikan decit pada lantai.

    Uji pelumas sebelum kamu menyemprotkan pada area yang bermasalah. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah pelumas itu menodai atau mengubah warna kayu.

    Memperbaiki Lantai Berdecit dengan Shim atau Ganjalan

    Temukan Titik Suaranya

    Cek bagian bawah lantai dan temukan decitnya dengan cara mengukur dari bagian atas dan mengukur ulang dari bawah atau kamu bisa memanggil tenaga ahli.

    Ganjal Dengan Shim

    Sebagai informasi, Shim adalah sepotong bahan tipis yang umumnya runcing (seperti kayu, logam, atau batu) yang umumnya digunakan untuk mengisi ruang di antara benda-benda. Kamu bisa taruh Shim ke celah di antara lantai dasar dan kaso hingga terasa hambatannya. Kamu tidak diperkenankan mengganjal lebih jauh lagi.

    Karena hal ini bisa memperburuk masalah dan jika bisa kamu menggeser kedua ganjalan dari sisi lain balok, beri tanda ganjal di tepi balok dengan pensil, dan lepaskan.

    Oles Perekat dan Pasang Kembali Shim-nya

    Beri perekat konstruksi atau lem kayu pada ganjalan dan celah diantara lantai dasar dan balok, lalu geser dan ganjal kembali ke tempatnya dan diamkan hingga lem kering. Jika kamu ingin memotong kelebihan dari ganjalan, kamu bisa menggunakan pisau serbaguna.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Meninggalkan Kucing saat Mudik, Pastikan Anabul Aman dan Nyaman


    Jakarta

    Bagi pemilik kucing, perjalanan mudik seringkali menimbulkan dilema, apakah kucing ikut atau ditinggal di rumah. Jika memilih untuk meninggalkan kucing, tentu ada hal yang perlu diperhatikan.

    Kucing harus tetap merasa nyaman, aman, dan terjaga kebutuhannya selama ditinggal pulang kampung pemiliknya. Ketahui beberapa tips meninggalkan kucing saat mudik berikut ini.

    7 Tips Meninggalkan Kucing saat Mudik

    Beberapa tips meninggalkan kucing saat mudik di antaranya membersihkan rumah, menyembunyikan kabel listrik, hingga memberikan kucing hiburan. Mengutip laman Comforted Kitty, The Refined Feline, dan Apartment Therapy, begini penjelasannya.


    1. Bersihkan Rumah

    Penting untuk memastikan rumah menjadi tempat yang aman bagi kucing. Singkirkan tas belanja dan barang-barang lain yang tidak diperlukan.

    Beberapa benda rumah tangga yang bisa membahayakan kucing di antaranya:

    • Makanan seperti coklat, kismis, alpukat, dan bawang
    • Zat kimia sepert pengharum ruangan, pupuk rumput, dan insektisida
    • Obat-obatan dan suplemen
    • Uang receh
    • Benda tajam.

    2. Sembunyikan Kabel Listrik

    Kucing bisa mengunyah apa saja. Jadi, sebelum pergi cabut kabel elektronik dan peralatan yang tidak perlu dicolokkan. Gulung kabelnya dan simpan di tempat aman.

    3. Siapkan Makanan dan Air untuk Kucing

    Kalau kamu memberi kucing makanan kering, pastikan makanan yang disediakan lebih dari cukup. Simpan makanan di dua lokasi dan jauhkan dari air agar teksturnya tidak berubah.

    4. Berikan Kucing Hiburan

    Kucing adalah makhluk sosial yang butuh perhatian dan waktu bermain. Meninggalkan kucing dalam waktu lama bisa menimbulkan kecemasan dan perilaku merusak. Jadi, pastikan mereka bisa menemukan mainannya sehingga kucing bisa bermain tanpa perlu cemas.

    5. Pastikan Kucing Tidak Akan Terjebak di Ruangan Rumah

    Jika kucing bisa ke beberapa ruangan atau kamar di rumah, pemilik perlu memastikan pintu kamar tidak tertutup. Ganjal pintu untuk membuatnya terbuka, sehingga kucing tidak terjebak di dalam satu ruangan.

    6. Bersihkan Tempat Kotoran Kucing

    Tempat kotoran kucing berupa kotak pasir harus dibersihkan tepat sebelum pemilik pergi. Kalau kamu biasa membesihkan kotak pasir setiap kali digunakan atau memiliki banyak kucing, tambahkan lebih banyak kotak pasir. Cara lainnya adalah menggunakan tempat pembuangan otomatis.

    7. Pastikan Seseorang Bisa Masuk ke Dalam

    Saat meninggalkan rumah dalam waktu lama, pastikan ada orang yang bisa masuk ke dalam rumah jika diperlukan. Titipkan kunci rumah ke seseorang yang dipercaya untuk mengantisipasi adanya keadaan darurat.

    Kamu juga bisa meminta pengasuh atau seseorang untuk memeriksa kucing secara berkala. Meski kucing cukup mandiri, tapi mereka tetap bisa sakit atau terluka tiap saat.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com