Tag: ganti atap

  • Cara Menghindari Kerusakan Plafon karena Bocor



    Jakarta

    Hal yang paling dikhawatirkan saat musim hujan adalah rumah bocor. Rumah bocor bisa disebabkan karena genteng pecah atau plafon yang rusak.

    Tak semua orang mengecek apa penyebab kebocoran rumah, apakah karena plafon atau genteng. Mereka baru sadar atap dan plafon bocor ketika hujan sudah turun.

    Pada akhirya, si pemilik rumah harus merogoh kocek dalam untuk memperbaiki plafon yang rusak demi bocor tak terulang. Oleh karena itu, ada baiknya mencegah hal itu terjadi. Bagaimana caranya? Simak informasi ini selengkapnya


    Tips Memperbaiki Atap atau Plafon

    Untuk memperbaiki atap atau plafon yang bocor, diperlukan langkah yang tepat agar pekerjaan menjadi efektif. Dilansir dari Detik Properti, berikut adalah tips untuk memperbaiki plafon yang rusak:

    1. Identifikasi Kebocoran

    Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memperbaiki plafon yang rusak adalah mengidentifikasi masalah kebocoran. Cari tahu penyebab kebocoran untuk mengetahui lokasi yang harus diperbaiki. Selain karena air hujan, kebocoran plafon juga bisa diakibatkan oleh pipa atau AC yang mengalami kebocoran, sehingga air merembes ke dinding dan plafon.

    2. Segera Perbaiki Kebocoran

    Apabila masalahnya sudah diidentifikasi, segeralah memperbaiki kebocoran tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, kebocoran akan terus membesar dan berisiko merusak rumah secara keseluruhan.

    Tips Mencegah Plafon Bocor

    Jika atap rumah sudah rusak, biaya perbaikannya bisa sangat besar. Untuk menghindari pengeluaran besar, diperlukan tindakan pencegahan agar plafon tidak mudah bocor. Dilansir dari Detik Properti, berikut ini adalah tips untuk mencegah plafon rumah agar tidak bocor:

    1. Bersihkan Talang Air

    Salah satu cara untuk menghindari plafon bocor adalah dengan membersihkan talang air. Air hujan yang tergenang di atap akan membuat atap menjadi mudah bocor. Oleh karena itu, diperlukan talang air yang berfungsi mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah penampungan.

    Pastikan talang air tidak tersumbat oleh daun, ranting, atau kotoran lainnya agar air dapat mengalir dengan lancar dan mencegah plafon bocor.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Jika Anda menemukan atap yang sudah mulai rusak, segera ganti dengan yang baru agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan

    Area yang rawan bocor, seperti atap dan dinding, harus segera dilapisi dengan bahan kedap air. Gunakan semen anti-air dan cat waterproof pada dinding rumah untuk perlindungan ekstra.

    4. Pangkas Ranting Pohon yang Mengganggu

    Pohon besar dengan ranting yang menyentuh atap rumah dapat berbahaya. Saat hujan lebat atau badai, ranting besar berisiko patah atau tumbang, yang dapat merusak atap rumah. Untuk mencegah hal ini, pangkaslah ranting-ranting pohon yang lebat dan besar secara berkala.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Capek Atap Bocor Terus Setiap Hujan? Ini Solusinya


    Jakarta

    Akhir-akhir ini beberapa wilayah di Indonesia terus diguyur hujan deras dari siang ke malam. Hujan memang berkat bagi beberapa orang, tetapi bagi sebagian orang yang atap rumahnya bocor justru membuat mereka was-was.

    Kebocoran atap tidak boleh dianggap sepele karena apabila sudah parah bukan hanya plafon yang jebol, melainkan besi penyangga atap juga dapat cepat rapuh. Hal ini berbahaya bagi keselamatan penghuni rumah.

    Jangan tunggu sampai ambruk, berikut hal yang harus dilakukan jika sudah menemukan atap rumah bocor, dilansir Angi.


    1. Cek Lokasi yang Bocor

    Atap yang bocor biasanya terlihat jelas lokasinya dari lokasi tetesan air, noda jamur yang kehitaman, dan kerusakan pada plafon dan cat dinding. Cara memperbaikinya bukan dengan menambal bagian plafon, melainkan harus dari atap karena bocor akan tetap terjadi selama celah utama air masuk ke dalam rumah belum diatasi.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Jika tidak memiliki pengalaman memperbaiki atap apalagi berdiri lama di atap yang tinggi, sebaiknya bagian perbaikan atap yang rusak dilakukan oleh tenaga profesional dan berpengalaman. Sebelum itu, bisa mencari tahu dahulu biaya dan upah tukang yang dibutuhkan sehingga perbaikan bisa cepat dilakukan.

    3. Bersihkan Talang Air

    Talang air adalah jalur tempat air terbuang dari atap ke bawah. Talang air harus bersih dan tidak ada penghalang agar tidak ada genangan dan air tidak lari ke celah lain. Talang air ini bisa tersumbat karena sampah daun, sampah yang sulit terurai, atau kotoran. Oleh karena itu, diperlukan pengecekan dan pembersihan secara berkala pada talang air di rumah.

    4. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Setelah masalah utama sudah diatasi, jangan lupa lapisi atap dengan cat khusus antibocor. Cat ini juga bisa dilapisi pada dinding. Nama lain dari cat antibocor adalah cat waterproof.

    5. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang. Selain itu, pohon yang terlalu dekat dengan talang air juga dikhawatirkan menyumbat karena banyak daun kering yang berjatuhan.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com