Tag: garasi

  • 3 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Membuat Garasi Mobil Listrik


    Jakarta

    Penggunaan mobil listrik semakin meningkat seiring ketersediaannya yang diperbanyak dan dorongan dari pemerintah yang meminta masyarakat beralih ke mobil ramah lingkungan ini.

    Tetapi pengadaannya memang belum diiringi dengan ketersediaannya tempat pengisian daya di berbagai tempat.

    Sementara tanpa pengisian daya listrik yang cukup, mobil listrik hanya bisa beroperasi beberapa kilometer. Mau tidak mau pemilik mobil listrik perlu memiliki tempat pengisian daya sendiri di rumahnya.


    Letak pengisian daya untuk mobil listrik ini biasanya berasa di garasi mobil. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk mengubah garasi rumah yang cocok untuk penempatan mobil listrik? Melansir dari Garageliving.com, pada Selasa (30/1) berikut beberapa hal yang bisa dipersiapkan.

    1. Ketahui Level Daya Listrik yang Ingin Dipasang

    Hal terpenting di dalam garasi mobil listrik adalah alat pengisian dayanya. Ternyata sistem pengisian daya ini memiliki beberapa level. Semakin besar angkanya maka kecepatannya semakin tinggi.

    Misalnya pemasangan pengisian daya mobil listrik level 2. Maka perlu memiliki sirkuit 240v khusus dan stopkontak NEMA 6-50 di garasi.

    Sebagai catatan pemakaian sirkuit ini hanya digunakan untuk mengaliri listrik di garasi tersebut. Pengaliran listrik ke berbagai alat elektronik di rumah membuat pengisian daya mobil listrik lambat.

    2. Serahkan Teknisi Listrik

    Setelah menentukan daya listrik yang perlu dipasang. Saatnya meminta bantuan dari tenaga ahli.

    Teknisi ini nantinya akan menentukan beberapa hal terkait pengisian daya mobil listrik di garasi.

    – Menentukan penempatan alat pengisian daya dan cara parkir mobil listrik di garasi.

    – Memperhitungkan daya semua rangkaian yang sesuai dengan besar daya listrik rumah dan yang dibutuhkan oleh mobil listrik.

    Pemilik rumah perlu juga menanyakan apakah ada perizinan terkait pemasangan pengisian daya di garasi rumah. Tanyakan lebih detail terkait pengajian perizinan, biaya, dan lama waktu mendapatkan izin tersebut.

    3. Desain Garasi

    Luas garasi ideal untuk mobil listrik adalah 5 meter untuk panjang, 4 meter untuk lebar (dilebihkan 1 meter untuk penempatan alat), dan 3 meter untuk tinggi.

    Bahan alas garasi juga perlu dipertimbangkan. Beberapa bahan yang cocok untuk digunakan di garasi mobil listrik diantaranya paving block, plester semen, atau batu alam.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Carport dan Garasi yang Harus Kamu Tahu


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Kanopi Carport Melengkung.Ilustrasi Carport Foto: carports-canopies.com

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah.


    Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari.

    Selain itu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.

    Garasi

    Dinamakan Kedai Built Up, Helmy sang pemilik mempunyai 25 unit lebih mobil bergaya tersebut dari berbagai merek dan tipe di garasinya.Ilustrasi Garasi Foto: Ruly Kurniawan

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya.

    Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah.

    Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah! Ini Perbedaan Carport dan Garasi


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah. Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari. Selainitu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.


    Garasi

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya. Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah. Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Ukuran Ideal Garasi Berdasarkan Jumlah Mobil



    Jakarta

    Garasi adalah salah satu ruangan yang penting di rumah. Garasi dirancang untuk menyediakan tempat penyimpanan dan perlindungan untuk mobil dan juga barang-barang lainnya. Jika kamu berencana untuk melakukan renovasi atau membangun garasi, beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan adalah fungsi, lokasi, serta ukuran dan bentuknya.

    Lokasi garasi yang ideal adalah di dekat dapur, ruang lumpur, dan ruang utilitas karena garasi merupakan bagian dari area servis rumah. Jika kamu mendesain tata letak garasi dengan benar, garasi bisa menjadi ruangan yang lebih fungsional. Lantas bagaimana dengan ukuran dan bentuknya?

    Kamu harus menentukan ukuran garasi berdasarkan jumlah kendaraan dan ruang tambahan yang dibutuhkan untuk penyimpanan, termasuk juga ruang bengkel jika diperlukan. Bagi kamu yang masih kesulitan merancang ukuran dan bentuk garasi, di bawah ini adalah panduan ukuran garasi sesuai jumlah mobil, dilansir dari laman Design Evolutions.


    Ukuran Garasi Sesuai Jumlah Mobil

    Untuk mendapatkan pengukuran ruang kosong, kurangi 18 cm dari lebar dan kedalaman.

    Ukuran Garasi Mobil Tunggal

    Gunakan pintu berukuran 2,5 meter sampai 2,7 meter dengan garasi satu ruang ukuran apa pun.

    · Ukuran kecil – 3,6 meter x 6 meter (22,3 meter persegi)

    · Ukuran sedang – 4,3 meter x 6,7 meter (28,7 meter persegi)

    · Ukuran besar – 4,9 meter x 7,3 meter (35,8 meter persegi)

    Garasi dua mobil

    · Ukuran kecil – 6,1 meter x 6,1 meter (37,1 meter persegi)

    Dengan dua pintu berukuran 2,4 meter atau satu pintu selebar 4,9 meter saja.

    · Ukuran sedang – 6,7 meter x 6,7 meter (45,1 meter persegi)

    Dengan dua pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter, atau satu pintu berukuran 4,9 meter atau 5,5 meter.

    · Ukuran besar – 7,3 meter x 7,3 meter (53,8 meter persegi)

    Dengan dua pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter, atau satu pintu berukuran 4,9 meter atau 5,5 meter.

    Garasi tiga mobil

    · Ukuran kecil – 9,1 meter x 6,1 meter (55,7 meter persegi)

    Dengan tiga pintu berukuran 2,4 meter saja.

    · Ukuran sedang – 9,8 meter x 6,7 meter (65,5 meter persegi)

    Dengan tiga pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter/ atau satu pintu berukuran 4,9 meter dan 2,4 meter/ atau satu pintu berukuran 5, 5 meter dan 2,7 meter.

    · Besar – 10,3 meter x 7,3 meter (75,9 meter persegi)

    Dengan tiga pintu tunggal berukuran 2,4 meter atau 2,7 meter/ atau satu pintu berukuran 4,9 meter dan 2,4 meter/ atau satu pintu berukuran 5,5 meter dan 2,7 meter.

    Itulah panduan ukuran garasi minimum yang disarankan untuk satu, dua, dan tiga mobil. Selebihnua, kamu bisa menyesuaikan lebar atau kedalaman agar sesuai dengan situasi desain khusus yang kamu inginkan. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Noda Oli dari Lantai Beton Garasi


    Jakarta

    Garasi kendaraan, adalah salah satu bagian rumah yang paling sering ditelantarkan dan tidak dijaga kebersihannya, terutama pada bagian lantainya.

    Sering kali lantai garasi di rumah diabaikan dan ditelantarkan begitu saja, biasanya alasan mereka menelantarkannya adalah karena lantai garasi memang dibuat untuk sering dikotori, baik itu oleh debu dan tanah yang dibawa oleh kendaraan dari luar, atau minyak dan grease (gemuk) yang menetes dari kendaraan.

    Namun, ada hal yang perlu kamu ketahui. Walaupun garasi dibuat sebagai tempat kotor, kamu juga wajib untuk menjaga kebersihannya.


    Selain agar tidak menjadi sarang penyakit, membersihkan lantai garasi juga ditujukan untuk membantu mengurangi potensi kecelakaan ketika kamu sedang beraktivitas di dalam garasi tersebut.

    Pasalnya, lantai garasi yang kotor dan berminyak bisa berpotensi membuat kamu tergelincir. Hal tersebut tentunya sangat berbahaya, apalagi garasi juga biasanya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan alat dan beda metal yang keras. Oleh karena itu, kamu harus rajin untuk membersihkan lantai garasi di rumah kamu.

    Cara membersihkan lantai garasi juga berbeda dengan cara membersihkan lantai di dalam rumah kamu, apalagi kalau lantai garasi kamu menggunakan lantai beton. Bila kamu penasaran, ayo kita simak bersama caranya di bawah ini.

    Cara Membersihkan Lantai Beton Garasi

    Dikutip dari rd.com, cara membersihkan lantai beton garasi yang kotor oleh minyak dan gemuk tentunya berbeda dengan membersihkan lantai di dalam rumah kamu.

    Alat dan bahan

    – Penyedot debu atau sapu

    – Cuka putih atau pembersih noda karat

    – Pembersih gemuk atau minyak (degreaser)

    – Cairan pembersih

    – Sikat kasar

    – Ember dan air bersih

    Tambahan alat (bila memiliki): Pressure washer

    Langkah:

    1. Bersihkan debu dan tanah pada lantai garasi dengan sapu atau penyedot debu.

    2. Setelah bersih, cek bila ada noda karat atau noda minyak pada lantai garasi kamu. Bila ada noda karat, gosok noda tersebut menggunakan cuka putih atau produk pembersih noda karat.

    3. Untuk noda minyak atau gemuk, gunakan degreaser sesuai dengan tata cara penggunaan pada kemasan produk tersebut, lalu biarkan selama 20 menit.

    4. Setelah 20 menit, sikat lalu bilas noda tersebut dengan air bersih.

    5. Setelah semua noda pada garasi bersih, selanjutnya sikat seluruh lantai garasi menggunakan cairan pembersih.

    6. Setelah bersih, bilas seluruh lantai dengan air bersih, lalu keringkan.

    Tambahan: Bila kamu memiliki alat pressure washer, kamu bisa coba menggunakannya untuk membersihkan lantai beton garasi kamu. Karena beton memiliki banyak pori-pori, terkada,g noda minyak dan tanah masuk ke dalam pori-pori beton tersebut.

    Itu dia cara untuk membersihkan lantai beton di garasi rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Membersihkan Garasi dan Carport di Rumah


    Jakarta

    Garasi dan carport adalah area terluar di rumah yang biasa digunakan untuk memarkirkan kendaraan. Letaknya yang berada di luar rumah, mudah sekali kotor dan berdebu. Ditambah roda mobil setelah dari luar juga bisa meninggalkan membekas di lantai garasi. Maka dari itu, garasi dan carport perlu sering dibersihkan.

    Layaknya membersihkan bagian dalam rumah, membersihkan lantai garasi juga sebaiknya dilakukan sesering mungkin. Dengan begitu, debu, oli, atau noda yang menempel di lantai jadi akan lebih mudah dibersihkan.

    Mengutip dari The Spruce, Sabtu (1/6/2024), berikut langkah membersihkan garasi dan carport.


    1. Keluarkan Kendaraan

    Saat hendak membersihkan suatu ruangan, lebih mudah jika tidak ada benda yang menghalangi. Kamu bisa memindahkan kendaraan ke luar rumah dahulu. Lalu menyapu semua lantainya. Jangan lupa gunakan alas kaki agar noda, debu, atau benda padat tidak mengenai kaki.

    2. Bersihkan Debu yang Menempel

    Selain kendaraan, di garasi dan carport pasti ada beberapa benda yang disimpan di sana. Benda-benda tersebut juga perlu dikeluarkan dan dibersihkan dari debu. Rak-rak yang terpasang di dinding atau lemari juga dibersihkan. Sebab, tempat yang lembap bisa jadi rumah bagi tikus, laba-laba, dan hewan lainnya.

    3. Siapkan Larutan Pembersih

    Setelah debu dibersihkan, kamu bisa mulai mengepel lantainya. Caranya dengan mencampurkan larutan pembersih lantai ke dalam air hangat. Masukkan pel di dalam ember campuran larutan pembersih. Diamkan selama 10 menit sebelum digunakan.

    4. Siram Air Larutan Pembersih

    Untuk area carport yang berlumut dan susah dibersihkan dengan alat pel. Kamu bisa menyiram larutan pembersih ke seluruh permukaannya. Lalu sikat seluruh permukaannya. Setelah lumut dan noda hitam hilang, bilas menggunakan air bersih.

    5. Tunggu Hingga Kering

    Setelah kering, kendaraan dan benda-benda di garasi bisa dimasukkan kembali. Saat sudah kering, kamu bisa melepas alas kaki saat melewatinya.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Bagus Mana, Garasi atau Carport? Ini Perbedaan dan Fungsinya



    Jakarta

    Rumah tak lengkap tanpa ada carport atau garasi sebagai ruang untuk memarkirkan kendaraan kita, baik itu mobil atau motor. Pada umumnya, ada dua jenis ruang atau lahan yang dipakai untuk hal itu, yaitu garasi atau carport.

    Apa perbedaan keduanya?

    Keberadaan garasi atau carport ini dinilai sangat penting agar kendaraan pribadi kita aman dan tidak diparkirkan di pinggir jalan yang dapat mengganggu orang lain.


    Namun, hingga saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang menyamakan istilah carport dengan garasi, bahkan tidak sedikit juga masyarakat Indonesia yang bahkan belum mengenal istilah tersebut. Padahal, istilah garasi dan carport ini memiliki cukup banyak perbedaan loh.

    Pengertian Garasi dan Carport

    Dikutip dari astra-daihatsu.id, pengertian carport adalah suatu tempat untuk menyimpan atau memarkir mobil yang dibuat semi terbuka. Biasanya carport dibuat terpisah dari bangunan rumah, baik itu di samping rumah atau di depan teras depan rumah, tujuannya adalah untuk memudahkan akses keluar masuk mobil tersebut.

    Bentuk dari carport ini biasanya berupa sebuah lahan yang ditutupi dengan kanopi untuk melindungi kendaraan dari panas sinar matahari atau air hujan.

    Sementara pengertian garasi adalah sebuah bangunan tertutup yang dibuat sebagai tempat penyimpanan kendaraan dan barang-barang yang memerlukan tempat penyimpanan yang aman dan terlindungi dari cuaca.

    Bangunan garasi sendiri biasanya dibuat menyatu dengan rumah yang dihubungkan dengan sebuah pintu.

    Perbedaan Garasi dan Carport

    1. Bangunan

    Garasi memiliki struktur bangunan yang tertutup dan terhubung dengan bangunan rumah utama. Sedangkan Carport memiliki struktur semi terbuka yang dibuat seperti lahan dengan tutup kanopi yang didukung dengan tiang-tiang besi.

    2. Penutup Atap

    Seperti pengertiannya, garasi memiliki atap penuh karena bentuk dari garasi adalah sebuah bangunan tertutup yang utuh. Sedangkan carport sendiri biasanya banyak yang menggunakan atap kanopi dengan struktur terbuka saja.

    3. Keamanan

    Karena bagunan garasi dibuat tertutup dan utuh, bangunan garasi dinilai jauh lebih aman, baik itu dari cuaca maupun tindakan kejahatan. Sebaliknya, carport yang memiliki struktur semi terbuka memiliki keamanan yang lebih terbatas dibandingkan dengan garasi

    4. Biaya

    Pada umumnya, garasi memiliki biaya yang lebih mahal dibandingkan carport. Hal ini dikarenakan untuk membangun garasi, kamu membutuhkan bahan material yang sama dengan membangun sebuah rumah.

    Namun, pembangunan garasi ini tentunya memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan carport.

    5. Fungsi

    Bangunan garasi yang tertutup dan utuh ini memiliki fungsi lebih banyak daripada carport. Biasanya bangunan garasi juga bisa digunakan sebagai gudang penyimpanan alat-alat ‘kotor’.

    Akan tetapi, fungsi dari carport juga tidak kalah menarik. Walaupun carport tidak bisa digunakan sebagai gudang tertutup untuk barang berharga. Carport ini bisa digunakan sebagai ruang tambahan, tempat berkumpul keluarga dan teman di luar rumah.

    Nah itu dia sedikit ringkasan mengenai perbedaan garasi dan carport. Semoga setelah membaca ini kamu jadi bisa mempertimbangkan mana yang lebih tepat untuk rumah kamu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Membangun Garasi atau Carport? Pertimbangan dan Biayanya


    Jakarta

    Belakangan ini rumah di Indonesia rasanya jadi kurang lengkap bila tidak ada garasi atau carportnya. Bagaimana tidak, sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini sudah memiliki kendaraan pribadi, baik itu sepeda listrik, motor, hingga mobil.

    Tidak hanya itu, kegunaan dari garasi atau carport ini tidak semata sebagai tempat menyimpan kendaraan agar aman dari cuaca dan tindak kejahatan saja. Garasi atau carport juga bisa dijadikan sebagai tempat gudang penyimpanan barang, hingga tempat berkumpul bersama teman dan keluarga.

    Dengan manfaatnya yang sebanyak ini, kini banyak masyarakat Indonesia yang mulai berinvestasi untuk menambahkan garasi atau carport di rumahnya.


    Nah, bagi kamu yang tertarik untuk membangun garasi atau carport di rumah, kamu harus simak ringkasan di bawah ini terlebih dahulu.

    Seberapa Penting Garasi dan Carport?

    Menurut arsitek, Denny Setiawan, ketika kamu ingin membangun sebuah garasi atau carport di rumah, kamu harus pastikan seberapa banyak luas lahan kosong yang kamu miliki. Bila lahan kosong yang kamu miliki tidak cukup luas, sebaiknya kamu cukup membangun carport saja.

    “Tergantung kebutuhan dan kondisi lahan, jadi apabila kondisi lahannya memungkinkan memang disarankan ada garasi, jadi mobil bisa teduh dari panas matahari. Tapi jika tanahnya tidak cukup besar, carport adalah pilihan yang paling logis bagi mereka yang mempunyai mobil atau kendaraan yang harus disimpan di rumah,” kata Denny kepada detikcom, Selasa (11/6/2024).

    Lebih lanjut, Denny juga menghimbau kepada masyarakat atau pelaku penjual properti agar tidak memaksakan untuk membuat garasi bila kondisi lahan rumah tersebut tidak mencukupi.

    Menurutnya, ruang hidup yang lebih luas justru akan membuat rumah jadi terlihat lebih indah.

    “Kalau bicara nilai jual, tentunya rumah yang ada garasi di dalamnya akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Tapi saya bilang jangan sampai kamu memaksakan untuk membangun garasi kalau tanahnya tidak cukup,” tutur Denny.

    “Jadi buat saya daripada dibuat garasi, mending buat bikin ruang hidup yang lebih luas. Itu lebih bermanfaat untuk membuat rumah jadi lebih indah,” sambungnya.

    Biaya Membangun Garasi atau Carport

    Menurut penjelasan Denny, pembuatan garasi pastinya jauh lebih mahal dibandingkan dengan carport. Hal ini dikarenakan struktur yang digunakan untuk membangun garasi itu sama dengan struktur sebuah bangunan rumah. Sedangkan carport sendiri diabangun dengan struktur semi permanen.

    “Biaya bangun tentunya pasti lebih besar garasi, karena kita harus bikin dinding, lalu kemudian ada atapnya. Kalau carport bisa pakai struktur yang sifatnya semi permanen, pakai struktur baja, kemudian atapnya pakai kaca atau polikarbonat,” jawab Denny.

    Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

    Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per meter perseginya. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

    “Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

    “Tentunya ini dipengaruhi oleh lokasi daerah juga, biaya membangun di Jakarta mungkin bisa berbeda dengan biaya membangun di daerah lainnya,” tambahnya.

    Di sisi lain, ia memperkirakan bahwa biaya untuk membangun sebuah carport terhitung jauh lebih murah, hingga setengah harga dari membangun sebuah garasi dengan ukuran yang sama. Tentunya harga ini juga akan ditentukan oleh kualitas bahan yang dipakainya.

    “Untuk biaya carport sendiri tergantung dengan material yang dipakai, tapi seharusnya bisa cuman setengah harga dari bangun garasi saja, karena biasanya kan carport itu tanpa dinding atapnya pun biasanya temporer seperti kaca, atau polikarbonat. Itu sudah bisa jadi carport yang baik,” ujarnya.

    Itu dia segenap ringkasan perbedaan harga bangun antara garasi dan carport. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Memilih Bahan Lantai Garasi yang Tepat


    Jakarta

    Memiliki garasi atau carport kini sudah menjadi kebutuhan penting yang harus ada di sebuah rumah, apalagi bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas pasti memiliki kendaraan pribadi seperti sepeda listrik, motor, hingga mobil.

    Cara membangun garasi sendiri kurang lebih sama dengan cara membangun bangunan rumah pada umumnya, karena garasi juga memiliki struktur yang sama, dari mulai dinding, atap, hingga lantainya.

    Tapi jangan salah, walaupun struktur garasi sama dengan struktur rumah pada umumnya, dalam proses membangun sebuah garasi ada satu hal yang perlu kamu perhatikan, yaitu bahan lantai yang digunakan.


    Karena lantai garasi akan digunakan untuk aktivitas berat seperti menahan beban dan gesekan dari kendaraan, lantai garasi ini akan memerlukan lantai khusus untuk membantu pekerjaan tersebut.

    Nah, bagi kamu yang belum tahu lantai seperti apa yang harus kamu pakai untuk garasi di rumah, kamu bisa simak tips untuk memilih lantai garasi yang tepat di bawah ini.

    Daftar Tipe Lantai Terbaik Untuk Garasi di Rumah

    Menurut arsitek, Denny Setiawan, dalam arsitektur modern saat ini, ruangan garasi rumah sudah bukan lagi dianggap sebagai tempat yang kotor. Maka dari itu, pilihan lantai yang tersedia untuk garasi juga cukup banyak. Namun, Denny menyarankan agar bahan lantai yang digunakan itu harus bertekstur dan tahan gores.

    “Arsitektur modern yang saat ini tidak lagi menilai garasi sebagai tempat yang kotor. Karena masyarakat tentunya menggunakan garasi sebagai tempat mobil-mobil terbaik mereka. Jad biasanya semakin baik mobilnya semakin bersih juga garasinya. Itu satu hal, tapi kalau kita bicara bagaimana lantai garasi yang baik itu terus terang memang banyak pilihan. Satu hal yang pasti yaitu bahan lantai itu harus scratch proof,” tutur Denny kepada detikcom, Selasa (11/6/2024).

    “Jadi kalau misal kita pakai granit tiles atau keramik, sudah banyak di pasaran keramik-keramik yang scratch proof terhadap gesekan ban mobil. Karena gesekan ban mobil itu bisa sangat mudah sekali menggores granit atau penutup lantai yang dipakai di dalam garasi, jadi harus yang durable atau tahan gores,” tambahnya.

    Bila kamu masih penasaran, berikut ini ada beberapa saran bahan lantai garasi yang sudah diurutkan berdasarkan harga yang paling murah.

    1. Lantai Batu Alam (Batu Andesit)

    Menurut Denny, bahan lantai yang terbaik untuk digunakan di garasi adalah batu alam atau batu andesit. Alasannya adalah karena batu andesit memiliki sifat permukaan yang kesat dan bertekstur, sehingga batu andesit sangat cocok dijadikan sebagai lantai garasi.

    “Beberapa pilihan yang bisa dipakai misalnya, yang paling murah itu batu alam atau andesit. Itu bisa dipakai untuk lantai garasi, selain karena kesat, kalau tergores juga tidak akan terlalu kelihatan karena dia juga bertekstur,” kata Denny.

    Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa tekstur permukaan dari bahan lantai yang dipakai untuk garasi itu sangat penting. Hal arena banyak orang yang memang sengaja membuat garasi mereka sedikit miring, sehingga lantai yang bertekstur ini akan membantu gaya gesek ban mobil supaya tidak mudah tergelincir.

    “Bertekstur ini juga penting karena biasanya orang itu kalau bikin garasi agak miring sedikit, jadi tekstur ini memberikan gesekan terhadap ban,” jelasnya.

    2. Lantai Granit Bertekstur

    Jenis bahan lantai yang kedua adalah lantai granit atau keramik granit (granit tiles). Lebih jelasnya, Denny menyarankan untuk menggunakan bahan lantai granit yang memiliki permukaan bertekstur.

    “Yang kedua adalah granit tiles. Granit tiles ini pilihannya banyak sekali, dari mulai yang bertekstur hingga yang di polish. Cuma untuk garasi, tentu harus pakai material yang bertekstur,” kata Denny.

    3. Lantai Granit Bakar

    Bila kamu ingin menggunakan lantai paling mewah, lantai granit bakar ini sangat cocok bagi kamu.

    “Yang paling mahal ada namanya granit bakar, karena granit bakar punya lebar yang cukup besar. Banyak garasi yang pakai granit bakar 1 kali 2 meter,” ujarnya.

    Bolehkah Menggunakan Beton Cor Saja Untuk Lantai Garasi?

    Menurut penjelasan Denny, penggunaan beton cor sebetulnya tidak akan menjadi masalah yang begitu besar. Namun, perlu kamu ketahui bahwa seiring berjalannya waktu beton ini akan melalui proses yang disebut dengan muai susut, dimana beton tersebut lama kelamaan akan retak dan rusak.

    “Kalau lantai beton gak masalah, tapi seiring waktu ada proses muai susut yang bakal membuat beberapa retakan pada coran beton itu,” jawab Denny.

    Itu dia beberapa tips cara memilih bahan lantai yang cocok untuk garasi di rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghitung Ukuran Garasi yang Benar


    Jakarta

    Membangun rumah rasanya jadi tidak lengkap bila tidak ada garasinya. Pasalnya, walaupun kita tidak memiliki kendaraan pribadi, garasi ini juga bisa dijadikan sebagai tempat parkir bilamana ada teman atau saudara yang berkunjung.

    Namun, merencanakan pembangunan garasi untuk rumah ini tidaklah mudah. Tentunya, kita tidak mau bila garasi yang kita buat ini ternyata tidak cukup untuk menyimpan mobil. Apalagi bagi kamu yang belum memiliki mobil pribadi, kita jadi tidak tahu kan ukuran garasi yang cocok untuk mobil kita nantinya itu seberapa besar?

    Nah, bagi kamu yang masih bingung bagaimana cara untuk menentukan ukuran garasi yang tepat, kamu simak tipsnya di bawah ini.


    Bagaimana Cara untuk Menentukan Ukuran Garasi yang Tepat?

    Menurut arsitek, Denny Setiawan, sebelum kamu memepertimbangkan untuk membangun sebuah garasi di rumah, kamu harus pastikan seberapa banyak luas lahan kosong yang kamu miliki terlebih dahulu. Bila lahan kosong yang kamu miliki tidak cukup luas, sebaiknya kamu cukup membangun carport saja.

    “Tergantung kebutuhan dan kondisi lahan, jadi apabila kondisi lahannya memungkinkan memang disarankan ada garasi, jadi mobil bisa teduh dari panas matahari. Tapi jika tanahnya tidak cukup besar, carport adalah pilihan yang paling logis bagi mereka yang mempunyai mobil atau kendaraan yang harus disimpan di rumah,” kata Denny kepada detikcom, Selasa (11/6/2024).

    Lebih lanjut, Denny mengatakan bahwa membuat rumah dengan ruangan hidup yang luas justru akan lebih menarik dibandingkan dengan rumah sempit dengan garasi.

    “Kalau bicara nilai jual, tentunya rumah yang ada garasi di dalamnya akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Tapi saya bilang jangan sampai kamu memaksakan untuk membangun garasi kalau tanahnya tidak cukup,” tutur Denny.

    “Jadi buat saya daripada dibuat garasi, mending buat bikin ruang hidup yang lebih luas. Itu lebih bermanfaat untuk membuat rumah jadi lebih indah,” sambungnya.

    Standar Ukuran Garasi dan Harga Bangunnya

    Menurut penjelasan Denny, bila kamu kebingungan untuk menentukan ukuran garasi yang tepat, kamu bisa coba untuk membangunnya dengan ukuran standar saja. Ia mengatakan bahwa ukuran garasi untuk sebuah mobil itu biasanya dibangun dengan standar ukuran 3 x 6 meter, dan untuk kelipatan selanjutnya cukup dikalikan dengan jumlah mobil saja.

    “Ukuran standar garasi adalah 3m x 6m untuk 1 mobil. Bila 2 mobil bisa dikalikan 2,” terang Denny.

    “Untuk rumus nya sendiri nggak ada, menurut standar yang kami pakai, ukurannya hanya ini,” tambahnya.

    Lebih detail, Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

    Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per meter perseginya. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

    “Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

    “Tentunya ini dipengaruhi oleh lokasi daerah juga, biaya membangun di Jakarta mungkin bisa berbeda dengan biaya membangun di daerah lainnya,” tambahnya.

    Dengan data tersebut, bisa kita simulasikan bahwa ukuran garasi untuk sebuah mobil itu membutuhkan lahan seluas 18 meter persegi dengan konfigurasi 3 x 6 meter, harga yang diperlukan untuk membuat sebuah garasi 1 mobil yaitu sebesar Rp 126 juta.

    Itu dia tips untuk menentukan ukuran garasi yang tepat. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com