Tag: gardener

  • 4 Hal yang Bisa Memicu Datangnya Lalat ke Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering hinggap di makanan. Kehadirannya tak membawa keuntungan apa pun, justru mengganggu karena hewan ini bisa saja membawa bakteri atau kuman dari tempat hinggap sebelumnya.

    Serangga satu ini masuk ke rumah biasanya karena mendapat sinyal dari sesuatu yang mereka sukai. Misalnya mereka datang karena tau ada makanan di meja makan. Setelah itu, mereka perlu melunakkan makanan tersebut agar bisa dimakan dengan melepaskan cairan pencernaan. Maka dari itu, makanan yang sudah dihinggapi lalat sebaiknya tidak dimakan.

    Selain makanan, lalat juga bisa datang karena penyebab lain, dilansir Better Homes and Gardens berikut beberapa sinyal yang disukai lalat hingga datang ke rumah.


    1. Tempat Sampah di Dekat Jendela

    Tempat sampah adalah salah satu tempat yang disukai oleh lalat. Penempatan tempat sampah di dekat jendela yang keadaan terbuka sangat memudahkan mereka untuk masuk ke rumah. Selain jendela, lalat juga bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti pipa drainase.

    “Beberapa lalat seperti lalat drainase dapat masuk melalui retakan tipis di pipa drainase. Kemudian mereka dapat mulai bertelur. Sebaiknya gunakan pembersih drainase enzimatik beberapa kali setahun jika Anda sering dihinggapi lalat drainase,” kata Craig Wilson, pakar hortikultura, dan Direktur Gardener’s Dream Ltd, seperti yang dikutip pada Kamis (9/1/2025).

    2. Bau Busuk

    Alasan lalat senang berada di sekitar tempat sampah adalah untuk mencari makanan dari buah busuk atau terlalu matang yang ada di tempat sampah, bakteri atau makanan kecil pada air menggenang. Mereka memang senang mengkonsumsi makanan organik. Selain tempat sampah, mereka juga sering berburu makan pada di tempat kompos dan genangan air.

    3. Suhu Hangat

    Baik musim kemarau ataupun hujan, lalat bisa berkembang biak. Serangga ini cukup mencari tempat yang hangat bersuhu sekitar di atas 75°F atau setara dengan 24°C.

    Kebanyakan dari spesies lalat bisa bereproduksi sangat cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Selain itu, rata-rata proses pendewasaan telur tersebut hingga menjadi lalat adalah 7-10 hari. Jadi kalau di rumahmu ada 5 ekor lalat betina, lalat tersebut bisa berkembang hingga 2000 ekor dalam waktu kurang dari satu bulan.

    4. Ada Tumpahan Makanan atau Minuman

    Bukan hanya semut, lalat juga bisa datang ke rumah apabila mengetahui ada tumpahan makanan dan minuman. Maka dari itu, bekas tumpahan makanan dan minuman harus langsung dibersihkan atau justru jadi tempatnya berkembang biak.

    “Lalat buah berkembang biak pada bahan organik yang lembap dan membusuk, seperti buah atau tumpahan minuman. Jika ada tempat bagi serangga ini untuk berkembang biak, mereka akan terus kembali,” kata Nancy Troyano, Ahli Entomologi Bersertifikat dan Direktur Operasional Pendidikan dan Pelatihan untuk Pengendalian Hama Ehrlich.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Pohon yang Nggak Bikin Fondasi Rumah Rusak, Apa Saja?


    Jakarta

    Menanam pohon di halaman bisa membuat hunian terasa sejuk dan adem. Meski begitu, kamu harus merawatnya secara rutin dan mengetahui jenis pohon apa yang aman.

    Soalnya, ada beberapa pohon yang dapat merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat. Semakin pohon tumbuh besar, akarnya berisiko memperparah kerusakan fondasi hingga memicu kerusakan fatal pada struktur bangunan.

    Ingin tahu apa saja pohon-pohon yang aman ditanam di perkarangan karena tidak merusak fondasi rumah? Simak dalam artikel ini.


    Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

    Ada beberapa pohon yang aman jika ditanam di halaman karena tidak memicu kerusakan pada fondasi rumah. Dikutip dari Boulder Contractors dan Gardener’s World, Minggu (6/7/2025), berikut daftarnya:

    1. Pohon Bungur

    Pohon bungur bisa menjadi pilihan terbaik jika kamu ingin hunian yang sejuk dan asri. Pastikan kamu menanam di tempat yang cukup luas karena pohon ini dapat menjulang tinggi hingga 10 meter.

    Selain itu, pastikan pohon bungur ditanam di area yang terpapar sinar matahari. Pohon ini dapat tumbuh dengan cepat asalkan disiram secara rutin dan sesekali dipangkas.

    Daya tarik dari pohon bungur adalah bagian bunganya yang tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan. Wanginya yang semerbak bisa tercium hingga ke dalam rumah.

    2. Pohon Bugenvil

    Bugenvil dapat tumbuh dengan cepat jika diletakkan di bawah sinar matahari. Selain itu, tanaman ini dapat bertahan hidup di iklim tropis sehingga sangat cocok bagi kamu yang ingin menanamnya di halaman.

    Kamu bisa menanam bugenvil di dalam pot, tanah, maupun keranjang gantung. Perawatannya juga gampang karena bugenvil tak perlu disiram secara rutin. Kamu juga dapat memangkasnya sesekali saja agar mempertahankan bentuk dan bunganya.

    3. Pohon Tabebuya

    Pohon Tabebuya bisa menjadi opsi terbaik buat kamu yang ingin menanam pohon di rumah. Akarnya yang tak merusak fondasi rumah ditambah bunganya yang indah membuat banyak orang menanam pohon ini.

    Ketinggian pohon tabebuya bisa mencapai 10 meter. Untuk merawat pohon ini juga tidak sulit, hanya perlu disiram dan diberi pupuk secara rutin. Tabebuya juga cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

    4. Pohon Palem

    Di daftar berikutnya ada pohon palem yang memiliki struktur akar berserat, sehingga tidak merusak fondasi rumah. Pohon yang dapat tumbuh di iklim tropis ini memiliki daun tipis dan bisa tumbuh tinggi.

    Adapun beberapa jenis palem yang umum ditanam, di antaranya palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

    Perlu diingat, pohon palem tidak perlu disiram terlalu sering. Semakin basah tanahnya justru menjadi masalah bagi pohon ini. Jangan lupa untuk sesekali diberikan pupuk, membuang daun yang layu, dan memangkas tangkai tua yang berwarna cokelat.

    5. Pohon Ara

    Pohon ara atau disebut tin juga cocok ditanam di halaman karena tak merusak fondasi rumah. Pohon yang cocok di iklim panas dan kering ini bisa tumbuh hingga 3-4 meter. Pohon ini juga bisa berbuah yang warnanya merah atau ungu, tergantung dari varietasnya.

    6. Pohon Apel

    Ingin menanam pohon yang banyak buahnya? Cobalah menanam pohon apel di rumah. Pohon ini dapat tumbuh subur di area yang terpapar sinar matahari langsung dan terlindungi dari angin kencang.

    Memang pohon apel dapat tumbuh di atas tanah yang kering, tetapi juga perlu disiram sesekali agar tidak mati.

    7. Pohon Kersen

    Pohon kersen atau ceri kampung memiliki daun yang cukup lebat dan bisa tumbuh menjulang hingga 12 meter. Pohon ini tidak membutuhkan perawatan khusus, hanya saja harus sering dipangkas jika sudah terlalu tinggi karena dikhawatirkan merusak bagian atap rumah.

    Itulah tujuh pohon yang tidak membuat fondasi rumah rusak karena ditanam di halaman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cocok Ditanam Dekat Rumah, 7 Pohon Ini Nggak Rusak Fondasi


    Jakarta

    Pekarangan rumah yang hijau dan asri membuat suasana hunian semakin nyaman bagi penghuninya. Pemilik bisa menanam berbagai tanaman, bahkan pohon agar pekarangan tidak gersang.

    Namun, pemilik perlu selektif ketika hendak menanam pohon. Sebab, beberapa pohon tumbuh besar sehingga akarnya berpotensi merusak fondasi rumah.

    Apa saja pohon yang cocok ditanam dekat rumah? Simak ulasannya dalam artikel ini.


    Pohon yang Tidak Rusak Fondasi Rumah

    Inilah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, dikutip dari Boulder Contractors dan Gardener’s World.

    1. Pohon Palem

    Tropical Climate, Thailand, Beauty, Gardening, HorizontalPohon Palem Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Pemilik bisa mempertimbangkan pohon palem buat mengisi pekarangan rumah. Struktur akarnya berserat sehingga tidak merusak fondasi rumah. Pohon ini memiliki daun yang tipis dan dapat tumbuh tinggi.

    Cara merawatnya pun cukup mudah karena tidak perlu sering disiram. Tanah yang semakin basah justru menjadi masalah bagi pohon tersebut. Lalu, sesekali berikan pupuk, buang daun yang lalu, dan memangkas tangkai tua yang berwarna cokelat.

    2. Pohon Ara

    Pohon tin atau ara atau pohon Jaya Sri Maha BodhiPohon tin atau ara Foto: CNN

    Pohon ara atau tin aman ditanam di pekarangan karena tidak merusak fondasi rumah. Pohon ini bisa tumbuh hingga 3-4 meter. Pemilik juga bisa panen buah-buahan berwarna merah atau ungu dari tumbuhan ini.

    3. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Jika ingin pohon yang banyak buahnya, pohon apel bisa menjadi pilihan. Pohon apel dapat tumbuh dengan subur di tempat yang terpapar sinar matahari langsung dan terlindungi dari angin kencang. Tanaman ini juga bisa tumbuh di tanah yang kering, tetapi masih perlu sesekali disiram.

    4. Pohon Kersen

    Buah kersenBuah kersen Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pohon kersen atau ceri kampung juga cocok ditanam dekat rumah. Pohon ini bisa tumbuh hingga 12 meter dan memiliki daun yang cukup lebat. Tak perlu perawatan khusus, pohon kersen hanya perlu dipangkas kalau sudah terlalu tinggi agar tidak merusak atap rumah.

    5. Pohon Tabebuya

    Pohon Tabebuya GowaPohon Tabebuya Gowa Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

    Selain itu, pohon tabebuya bisa menjadi opsi karena akarnya tidak merusak fondasi rumah. Bunganya pun tampak indah sehingga cocok ditanam di pekarangan.

    Pohon tabebuya bisa tumbuh mencapai 10 meter. Cara merawatnya cukup dengan disiram dan diberi pupuk secara rutin.

    6. Pohon Bugenvil

    Tabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun LumajangTabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun Lumajang Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Pohon bugenvil cocok ditanam di halaman rumah. Tanaman ini bisa tumbuh dengan cepat di bawah sinar matahari. Pemilik bisa menanamnya di dalam pot, tanah, atau keranjang gantung.

    Pohon ini tidak perlu sering disiram. Namun, pemilik dapat memangkasnya sesekali untuk mempertahankan bentuknya.

    7. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Pohon bungur merupakan pilihan terbaik buat hunian sejuk, asri, dan cantik. Bunganya tumbuh majemuk dan wanginya semerbak.

    Pastikan untuk menanam pohon bungur di tempat yang cukup luas karena ketinggiannya bisa mencapai 10 meter. Sebaiknya tanam pohon di tempat yang terpapar sinar matahari. Lalu, siram pohon bungur secara rutin dan sekali-kali pangkas batangnya.

    Itulah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Pohon yang Aman Ditanam di Halaman, Tak Merusak Fondasi Rumah


    Jakarta

    Tak jarang pemilik rumah ingin menanam pohon untuk menghiasi pekarangannya. Rumah bakal terlihat lebih asri dan adem kalau ada pohon di halaman.

    Namun, pemilik tak boleh asal memilih jenis pohon. Beberapa pohon berisiko merusak fondasi rumah karena akarnya dapat mengenai fondasi bangunan.

    Lantas, jenis pohon apa yang aman ditanam di halaman rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Jenis Pohon yang Aman Ditanam di Halaman

    Inilah jenis-jenis pohon yang aman ditanam halaman karena akarnya tak merusak fondasi rumah, dilansir dari Boulder Contractors dan Gardener’s World.

    1. Pohon Palem

    Tropical Climate, Thailand, Beauty, Gardening, HorizontalPohon Palem Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Pohon palem cocok ditanam dekat rumah karena mempunyai akar berserat. Bentuk akar seperti itu tidak akan merusak fondasi rumah.

    Selain itu, tanaman ini cukup mudah dirawat karena tak perlu sering disiram, bahkan semakin basah justru jadi masalah bagi pohon tersebut. Kemudian, berikan pupuk, buang daun yang layu, dan memangkas tangkai tua yang berwarna cokelat.

    2. Pohon Ara

    Pohon tin atau ara atau pohon Jaya Sri Maha BodhiPohon tin atau ara Foto: CNN

    Pohon ara atau tin juga bisa jadi pilihan yang bagus buat ditanam di pekarangan. Pohon ini dapat tumbuh hingga 3-4 meter tanpa akan merusak fondasi rumah. Nilai plusnya lagi, pemilik nantinya bisa panen buah-buahan berwarna merah atau ungu, lho.

    3. Pohon Apel

    Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

    Selanjutnya, ada pohon apel yang menjadi opsi menarik apalagi kalau mau dapat banyak buah. Pohon ini bisa tumbuh di tempat yang terpapar sinar matahari langsung dan terlindungi dari angin kencang. Tanaman ini juga dapat bertahan di tanah yang kering, tetapi masih perlu sesekali disiram.

    4. Pohon Kersen

    Buah kersenBuah kersen Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

    Pemilik bisa coba tanam pohon kersen atau ceri kampung di dekat rumah. Pohon ini dapat tumbuh besar hingga 12 meter dan disertai daun yang cukup lebat. Cara rawat pohon kersen cukup dengan memangkasnya kalau sudah terlalu tinggi biar tidak merusak atap rumah.

    5. Pohon Tabebuya

    Pohon Tabebuya GowaPohon Tabebuya Gowa Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

    Lalu, pohon tabebuya juga jadi pilihan yang bagus karena akarnya tidak merusak fondasi rumah. Pohon ini bisa tumbuh mencapai 10 meter disertai bunga yang indah. Cara merawatnya hanya perlu disiram dan diberi pupuk secara rutin.

    6. Pohon Bugenvil

    Tabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun LumajangTabebuya dan bugenvil mekar bersaman di Alun-alun Lumajang Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Kemudian, ada pohon bugenvil cocok buat halaman rumah. Pemilik boleh menanamnya di dalam pot, tanah, atau keranjang gantung. Nantinya, pohon ini bakal tumbuh dengan cepat di bawah paparan sinar matahari.

    Pemilik tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Namun, pemilik dapat memangkasnya sesekali untuk mempertahankan bentuknya.

    7. Pohon Bungur

    Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

    Terakhir, ada pohon bungur yang tak hanya aman tetapi juga membuat hunian sejuk, asri, dan cantik. Namun, sebaiknya tanam pohon bungur di tempat yang cukup luas karena ketinggiannya bisa mencapai 10 meter.

    Lalu, tanam pohon bungur di tempat yang terpapar sinar matahari ya. Siram pohon ini secara rutin dan sekali-kali pangkas batangnya.

    Itulah sederet jenis pohon yang cocok ditanam di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com