Tag: gas

  • 9 Faktor Penyebab Pipa AC Beku, Segera Perbaiki Sebelum Rusak


    Jakarta

    Pipa AC beku mengindikasikan adanya bocor, kerusakan sistem, atau komponen yang mengakibatkan alat tidak berfungsi maksimal. Salah satu dampaknya adalah udara yang tetap terasa panas meski suhu AC telah diatur rendah agar sejuk.

    Jika dibiarkan, pipa AC beku bisa mengganggu seluruh sistem hingga terjadi kerusakan parah. Karena itu, jangan ragu menggunakan jasa profesional secepatnya bila menjumpai pipa AC beku.

    9 Penyebab Pipa AC Beku

    Penyebab pipa AC beku beragam salah satunya kurang freon, seperti dikutip dari situs The Bee Heat & AC. Berikut penjelasan lengkapnya


    1. Kadar Refrigeran Rendah

    Refrigeran adalah fluida yang berfungsi mentransfer panas dalam sistem pendinginan. Cairan yang dikenal sebagai freon ini mudah berubah menjadi gas dan sebaliknya. Zat tersebut menyerap panas saat menguap dan melepaskannya ketika mengembun.

    Kadar refrigeran rendah bisa dikarenakan adanya kebocoran atau kesalahan instalasi. Kerusakan yang belum tertangani, mengakibatkan refrigeran mudah menyebar ke bagian AC yang lain misal evaporator coil. Komponen utama sistem AC ini berfungsi menyerap panas dari dalam ruangan.

    Seiring dengan kondisi tersebut, tekanan sistem terus menurun yang mengakibatkan suhu makin dingin. Hasilnya, kumparan evaporator coil membeku akibat kehilangan kelembapan. Di sekitar pipa terbentuk es yang berisiko membahayakan sistem AC.

    2. Buruknya Aliran Udara

    Kondisi ini bisa terjadi akibat filter kotor, ventilasi tersumbat, atau terjadi kerusakan pada kipas blower. Akibatnya, evaporator coil AC tidak bisa bekerja maksimal menyerap panas dari udara sekitar untuk didinginkan.

    3. Kumparan Kotor

    Kotornya kumparan evaporator coil akibat, debu, sampah, atau materi lain mengakibatkan bagian ini tidak bisa bekerja maksimal. Kumparan seperti diisolasi sehingga tak bisa menyerap udara panas dan menjadi sangat dingin.

    Dampak lainnya adalah kapasitas pendinginan yang berkurang dan terbentuknya es pada sistem AC. Es ini berasal dari embun yang mencair atau membeku pada kumparan evaporator coil.

    4. Termostat Rusak

    Komponen termostat adalah sensor yang menjaga suhu ruangan sesuai pengaturan. Termostat bertugas menyampaikan sinyal pada sistem AC yang memungkinkan kipas dan kompresor untuk bekerja.

    Jika termostat tak berfungsi dengan baik, sistem AC bisa terus bekerja maksimal tanpa henti. Akibatnya evaporator coil menjadi sangat dingin hingga terbentuk es, yang berisiko merusak sistem pendingin ruangan.

    5. Ada Masalah pada Expansion Valve

    Katub yang terus terbuka mengakibatkan refrigeran masuk ke dalam evaporator coil. Akibatnya banyaknya refrigeran, kumparan (coil) menjadi sangat dingin hingga terbentuk es dan embun.

    6. Suhu Luar Ruangan

    Sistem AC memerlukan kisaran suhu tertentu agar bisa berfungsi dengan baik. Kondisi inilah yang kadang tak terpenuhi, sehingga AC outdoor tidak bisa menyerap panas dan mendinginkan udara.

    Kadang, AC bekerja terlalu keras sehingga refrigeran kembali ke dalam sistem dalam kondisi sangat dingin. Sedangkan panas yang keluar dari condensor coil tidak cukup banyak, sehingga terbentuk es.

    7. Kontrol Pencairan Es Rusak

    Sistem AC ada yang menggunakan kontrol pencairan es (defrost control) untuk membalikkan aliran refrigeran. Kontrol berfungsi mencegah pembentukan es pada kumparan bagian luar.

    Defrost control tidak berfungsi dengan baik berisiko mengakibatkan munculnya es pada kumparan. Jika tidak segera diperbaiki, tumpukan es bisa makin luas hingga saluran refrigeran.

    8. Saluran Bocor

    Sistem AC melakukan distribusi udara yang telah didinginkan melalui seluruh struktur saluran. Jika ada kerusakan, udara yang lebih hangat bisa masuk ke dalam saluran. Akibatnya, evaporator coil menjadi terlalu dingin hingga terbentuk es.

    9. Sistem Drainase Tersumbat

    AC membuat embun dengan menghilangkan kelembapan dari udara. Embun ini harus dikeluarkan dari unit indoor AC untuk mencegah kerusakan dan tumbuhnya jamur.

    Sistem drainase yang tersumbat menyebabkan air terus terkumpul dari evaporator coil. Air ini akhirnya membeku dan membentuk es pada pipa yang dapat mengakibatkan kerusakan AC.

    Cara Mengatasi Pipa AC Beku

    Jika mendapati pipa AC beku, segera matikan alat dan panggil jasa perbaikan profesional. Skill tersebut sangat diperlukan, apalagi bila pemilik AC tidak banyak tahu terkait perangkat elektronik tersebut.

    Setelah AC dimatikan, langkah perbaikan selanjutnya adalah:

    1. Memeriksa kadar refrigeran.
    2. Memperbaiki aliran udara.
    3. Membersihkan kumparan.
    4. Mengecek termostat.
    5. Inspeksi expansion valve.
    6. Mempertimbangkan suhu luar ruangan.
    7. Menguji kinerja sistem defrost control.
    8. Memperbaiki saluran (duct) bocor.
    9. Membersihkan drainase.

    Tentunya, pemilik bisa melakukan sendiri langkah perbaikan pipa AC beku jika memiliki kompetensi yang diperlukan. Sebagai langkah pencegahan, pemilik AC bisa rutin membersihkan perangkat untuk mencegah munculnya es.

    (row/row)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Catat! 8 Benda di Rumah Ini Mengandung Gas



    Jakarta

    Apakah kamu tahu benda apa saja di rumah yang mengandung gas? Walaupun bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari, keamanan penggunaannya perlu kamu perhatikan untuk menghindari terjadinya ledakan.

    Penempatan atau penggunaannya tidak boleh berdekatan dengan sumber api. Misalnya, posisi gas LPG dan kompor dibatasi dengan dinding agar tidak ada kontak langsung antara api dan tabung. Kemudian, membakar sampah di dekat kendaraan juga tidak boleh dilakukan.

    Dikutip dari Gramedia, Selasa (5/12/2023), gas merupakan zat yang memiliki bentuk volume berbeda-beda serta tidak dapat dilihat dan dipegang. Berikut beberapa ciri benda gas:


    Ciri Benda Gas

    1. Ruangan akan penuh terisi oleh gas

    2. Berada di mana saja

    3. Mendorong ke segala arah pada berbagai bentuk ruang

    4. Tampak ringan. Namun memiliki massa yang berat

    Contoh benda-benda mengandung gas yang ada di rumah:

    1. Gas LPG

    Gas LPG adalah salah satu kebutuhan penting dalam rumah. Gas LPG biasanya dikemas dengan jumlah massa yang berbeda-beda, mulai dari 3 – 12 kg, dan berbau menyengat. Jaga jarak penempatan gas LPG dengan kompor agar tidak ada kontak langsung dengan api dengan memisahkannya diantara dinding.

    2. Alat Pompa

    Alat pompa digunakan untuk memompa ban yang bocor. Alat ini bekerja dengan membuat udara atau gas yang diarahkan ke selang dan mengalir ke dalam ban. Gas ini akan membantu ban terisi penuh. Selain udara biasa, udara yang mengandung gas pada alat pompa ini berupa nitrogen. Udara yang dihasilkan pada alat pompa ini bisa menimbulkan ledakan jika udara biasa dan nitrogen digunakan bersamaan. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mencampur keduanya.

    3. Knalpot

    Kendaraan seperti motor atau mobil tentunya akan mengeluarkan gas melalui knalpot. Fungsi knalpot adalah untuk mengeluarkan karbon dari sisa pembakaran serta mengurangi kebisingan yang dihasilkan pada mesin. Pastikan untuk tidak menyalakan kendaraan di dalam ruangan.

    4. AC

    Udara dingin yang dihasilkan oleh AC tentunya akan membuat ruangan terasa lebih sejuk. Namun kandungan senyawa gas pada Freon yang bisa mengontrol suhu perlu diwaspadai. Untuk itu disarankan untuk membersihkan dan memeriksa AC secara berkala.

    5. Kulkas

    Seperti AC, kulkas juga membutuhkan Freon untuk menghasilkan udara dingin di dalamnya. Jika senyawa Freon tidak bekerja, kulkas akan rusak dan ini dapat membuat makanan di dalamnya menjadi busuk.

    6. Parfum

    Parfum merupakan cairan yang mengandung zat yang akan berubah menjadi gas ketika bertemu dengan suhu lingkungan. Oleh karena itu, hindari parfum berdekatan dengan alat yang mudah terbakar dan sumber api, seperti kompor, korek gas, kabel listrik dan rokok.

    7. Tabung Oksigen

    Tabung oksigen umum ditemukan di rumah sakit. Tabung ini berisikan cairan yang dapat berubah menjadi oksigen sehingga kandungan oksigen ini bisa berdampak menjadi gas. Perhatikan keran penutup tabung tersebut agar tidak menimbulkan ledakan saat pengisian oksigen.

    8. Uap Air

    Uap air adalah contoh benda gas yang terjadi karena penguapan benda cair seperti air. Uap pada air mendidih akan menghasilkan gas yang melebur ke udara.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Beli! Ini Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi


    Jakarta

    Kompor listrik dan kompor induksi kini menjadi pilihan terbaik untuk memasak karena praktis dan modern. Namun, masih banyak orang yang masih belum dapat membedakan kompor listrik dan induksi.

    Meski sekilas keduanya terlihat sama, ternyata prinsip dan cara kerja kompor listrik maupun induksi berbeda. Lalu, apa saja perbedaan kompor listrik dan induksi?

    Agar memudahkan kamu dalam memilih jenis kompor mana yang cocok dengan kebutuhan kamu, mari simak ulasan lengkapnya di bawah.


    Apa itu Kompor Listrik?

    Mengutip dari Hi Cook, Rabu (24/1/2024), kompor listrik bekerja dengan adanya arus listrik yang mengalir melalui kumparan logam di bawah permukaan kaca atau keramik plat (perantara). Selanjutnya, kumparan diubah menjadi panas karena hambatan listrik. Kumparan akan memindahkan energi panasnya melalui perantara menggunakan teknologi infra merah.

    Jadi, prinsip memasak dan cara kerja pada kompor listrik yaitu perpindahan panas radiasi antara kompor dan panci.

    Apa itu Kompor Induksi?

    Masih dikutip situs yang sama, berbeda dengan kompor listrik. Kompor induksi menggunakan elektromagnet sebagai pengganti kumparan logam pada kompor listrik. Arus listrik akan bergantian saat melewati cincin ke peralatan masak. Hasilnya adalah panci atau wajan mulai memanas.

    Kompor induksi memerlukan peralatan masak khusus agar kompor dapat bekerja. Biasanya panci yang digunakan pada kompor induksi berbentuk datar pada bagian bawah serta memiliki bahan lapisan magnet sebagai penghantar panas (konduktor). Jadi, wajan biasa tidak digunakan pada kompor induksi sebab diperlukan lapisan magnet pada dasar wajan agar dapat berfungsi.

    Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi

    Cara Kerja Pemanasan

    Perbedaan dari cara kerja pemanasan kedua jenis kompor terletak pada energi yang digunakan. Kompor induksi memakai energi elektromagnetik sehingga pemanasan terjadi secara langsung.

    Sementara itu, untuk bekerja kompor listrik perlu menghantarkan panas melalui sumber listrik. Jadi, cara kerja kompor listrik dan induksi dalam menghantarkan panas berbeda, meskipun sama-sama tidak menggunakan gas.

    Tingkat Efisiensi Energi

    Kompor induksi terhitung lebih efisien sebab pemanasan terjadi secara langsung. Reaksi elektromagnetik untuk menghantarkan panas ke makanan dalam wajan atau panci mencapai 80-90%.

    Sementara. kompor listrik punya efisiensi energi lebih rendah, yakni sekitar 70% saja. Hal ini karena metode pemanasannya secara tidak langsung.

    Segi Keamanan

    Untuk tingkat keamanan kompor induksi cenderung lebih aman karena tidak terasa panas saat disentuh. Selain itu, kompor induksi juga punya fitur otomatis yang bisa mengatur durasi masak, jadi aman bila kamu tinggalkan.

    Tetapi, kedua jenis kompor bisa kita simpulkan tergolong lebih aman dari kompor gas. Hal ini karena keduanya tidak mengandalkan api sebagai sumber panas dan resiko kebakaran juga menjadi lebih kecil.

    Suhu Maksimal

    Dari segi suhu, kompor listrik bisa menghasilkan suhu panas yang lebih tinggi daripada kompor induksi. Suhu maksimal kompor listrik dapat mencapai 393 derajat Celcius, sementara kompor induksi sekitar 351 derajat Celcius.

    Meski begitu, kompor induksi lebih unggul dalam hal menurunkan suhu dari panas ke dingin. Karena kompor listrik perlu waktu lebih lama sehingga perlu berhati-hati untuk tidak menyentuhnya setelah digunakan.

    Harga

    Harga kompor listrik memiliki harga yang cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan kompor induksi. Namun, kompor listrik akan lebih mahal pada biaya tagihan listrik. Sebab kompor listrik membutuhkan daya yang cukup besar untuk menyalakannya.

    Cara Perawatan

    Untuk perawatan sendiri, kompor induksi lebih mudah dibersihkan karena tak perlu menunggu dingin terlebih dahulu. Sementara kompor listrik kamu perlu mendiamkan dan menunggu kompor hingga dingin untuk membersihkannya.

    Demikian perbedaan dari kompor listrik dan induksi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Gas di Rumahmu Berbau dan Berbunyi Setelah Dipasang? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Gas kompor baru saja diganti tetapi tercium bau tidak sedap dan terdengar suara mendesis? Pasti kepikiran ada kebocoran gas atau masalah pada penutup selangnya.

    Anggapan penutupnya tidak rapat kemungkinan benar. Gas di dalamnya bisa lolos jika selang yang dipasang tidak terkunci dengan rapat sehingga terdengar suara seperti mendesis.

    Namun, apakah bau gas berhubungan dengan kebocoran gas? Melansir dari angi.com pada Sabtu (3/2/2024), berikut beberapa penyebab gas kompor mengeluarkan bau dan suara setelah diganti.


    1. Penghubung dan Regulatornya Longgar

    Penyebab utama tercium bau gas setelah mengganti dengan gas baru adalah adanya kelonggaran antara penghubung dan regulator gas. Maka dari itu, saat mencoba menyalakan api di kompor, api tidak langsung menyala dan tercium bau gas menyengat.

    Maka, setiap mengganti gas sendiri tanpa bantuan petugas, pastikan penghubung dan regulatornya telah terpasang di tempat yang tepat dan tidak longgar. Selain itu, cek apakah kondisi karet seal tambahan bagus. Apabila sudah rusak langsung ganti dengan karet seal tambahan yang baru.

    2. Kompor Kotor

    Kata siapa bau gas hanya berasal dari kesalahan teknis pemasangan? Kondisi dapur yang tidak bersih juga memicu bau gas karena kotoran yang menempel pada kompor bisa menghalangi aliran gas tersebut.

    Penting setiap selesai memasak membersihkan noda dan potongan kecil makanan yang tertinggal atau terjatuh saat mengaduk makanan.

    3. Gas Diletakkan di Tempat Minim Ventilasi

    Semua benda yang berpotensi terbakar, sebaiknya jangan diletakkan di ruang kedap udara. Bau dari gas tersebut dapat hilang apabila ada udara di sekelilingnya.

    Udara akan membawa bau itu keluar dan mengganti sirkulasi udara di sekitar dapur. Sehingga apabila tercium bau gas jangan menutup gas dengan apa pun.

    4. Kebocoran Gas

    Tanda gas mengalami kebocoran adalah baunya yang kuat dan lama kelamaan semakin tidak sedap. Selain itu suara mendesis juga terdengar agak keras daripada ketika selang tidak rapat.

    Cara menanganinya adalah lepas selang dari regulator. Bawa gas ke ruang terbuka agar gas tersebut keluar sendirinya. Lalu siapkan handuk basah apabila sudah terlihat api dari gas tersebut. Penanganan gas bocor yang lebih aman bisa menelpon pemadam kebakaran di nomor 113.

    Itulah beberapa penyebab gas yang dipasang berbau dan mengeluarkan suara. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kloset Bau Akibat Septic Tank Mampet? Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Septic tank atau tangki septik adalah tempat pembuangan kotoran manusia dari kamar mandi. Namun, sewaktu-waktu septic tank mampet bisa menimbulkan mampet dan kloset bau.

    Pastinya kondisi ini mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Kamu harus segera memperbaiki septic tank mampet untuk menghilangkan sumber masalah kloset bau.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi kloset bau akibat septic tank mampet? Yuk, cek caranya berikut ini yang dikutip dari My Decorative, Jumat (5/7/2024).


    Tips Mengatasi Kloset Bau Akibat Septic Tank Mampet

    1. Penutup Ventilasi Karbon Aktif Poli-Udara

    Penutup ventilasi karbon aktif poli-udara merupakan alat yang dipasang pada septic tank untuk mengatasi bau septic tank yang populer di perumahan.

    Alat ini cukup murah dan cara kerjanya adalah memiliki mineral karbon aktif yang dapat mengikat molekul gas yang berbau tidak sedap sehingga mencegah septic tank berbau. Namun, karbon aktif bisa rusak, jadi kamu harus mengganti penutup ventilasi ini dari waktu ke waktu.

    2. Filter Arang

    Tangki septik membutuhkan udara luar untuk menyimpan limbah dari pipa ledeng dengan baik. Namun, akses ke udara segar ini adalah tempat untuk penumpukan gas berbahaya seperti Hidrogen Sulfida.

    Gas ini memiliki bau seperti telur busuk. Untuk mencegah penumpukan gas ini, kamu harus memasang filter arang pada ventilasi udara. Sama dengan karbon aktif, filter arang bekerja mengikat molekul gas dan menghentikan bau agar tidak sampai ke rumah. Sekali lagi, ini bukan solusi permanen karena arang akan habis dan perlu diganti.

    3. Lakukan Perawatan Pipa Secara Rutin

    Septic tank yang mampet atau bermasalah bisa menimbulkan bau selokan di kloset kamar mandi, bahkan sampai ke ruangan lainnya di rumah. Namun, hal ini tak selalu septic tank yang penuh.

    Bisa jadi mengalami penyumbatan pada pipa. Jika penyebabnya adalah penyumbatan atau penyempitan pipa karena penumpukan material, gas mungkin menumpuk pada pipa alih-alih diangkut ke tangki.

    Dalam hal ini, gas dapat mengalir ke mana saja, yaitu ke saluran pembuangan kamu. Untungnya, cara mengatasi bau septic tank ini cukup mudah dengan melakukan perawatan pipa secara teratur.

    4. Periksa Bila Ada Kerusakan

    Jika masalah tetap ada meski filter pada penutup ventilasi udara, kamu mungkin memiliki masalah yang lebih serius. Mungkin ada kebocoran di suatu tempat dalam sistem septic tank.

    Sebelum menggali septic tank, cobalah memeriksa terlebih dahulu apakah ada tanda-tanda kerusakan ini. Terutama, kamu harus menemukan sumber bau.

    Selain itu, jika menemukan tanah di sekitar pipa atau tangki dan dalam kondisi lembap, ini merupakan indikasi septic tank mengalami masalah kebocoran serius. Pada titik ini, cara mengatasi bau septic tank adalah menghubungi teknisi profesional sehingga dapat melakukan pemeriksaan tepat dan menentukan apa masalahnya.

    Demikian cara mengatasi bau septic tank yang mampet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Septic Tank Perlu Dikuras agar Tidak Meledak? Pemilik Perlu Tahu!


    Jakarta

    Septic tank berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan rumah, sebagai bagian dari sistem pembuangan rumah. Septic tank berfungsi untuk menampung limbah domestik agar tidak mencemari lingkungan.

    Di tempat septic tank pula terjadi proses penguraian kotoran yang menghasilkan gas metana. Karena itu, septic tank berisiko meledak jika tidak rutin dikuras dan minim saluran udara berkualitas. Saluran udara menjamin gas metana bisa dikeluarkan dari septic tank, sementara pengurasan untuk menghindari sumbatan.

    Kapan Septic Tank Perlu Dikuras?

    Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank, Basuki mengatakan bahwa penyedotan septic tank dilakukan sesuai kebutuhan berdasarkan jenis septic tank yang digunakan. Ada dua jenis septic tank yang biasa ditemui di rumah, yaitu model konvensional dan biotank.


    1. Septic Tank Konvensional

    Septic tank konvensional dasarnya menggunakan tanah. Kotoran, tinja, atau limbah yang masuk septic tank diresapkan ke tanah. Pemiliknya tak perlu sering menguras septic karena tidak akan penuh, meski telah digunakan 10-20 tahun.

    “Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” katanya kepada detikProperti.

    2. Septic Tank Biotank

    Berbeda dengan septic tank konvensional, septic tank biotank membutuhkan perawatan lebih intens. Biotank adalah septic tank yang bentuknya seperti toren air.

    Di dalam septic tank biotank ada filtrasi yang berfungsi untuk mengurai kotoran. Septic tank jenis ini perlu dikuras minimal 1 sampai 2 tahun sekali, supaya tidak lekas penuh.

    “Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” papar Basuki.

    Dapat disimpulkan, saat yang tepat untuk menguras septic tank tergantung dari jenisnya. Septic tank biotank memerlukan pengurasan lebih sering dibandingkan yang konvensional.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Kejadian di Cengkareng, Ini 3 Cara Cegah Kebakaran Rumah


    Jakarta

    Kebakaran terjadi di perumahan padat di Cengkareng, Jakarta Barat. Sebanyak 3 rumah yang letaknya bersebelahan terdampak dari kejadian ini. Menurut Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Syarifudin penyebab kebakaran tersebut adalah korsleting listrik pada salah satu rumah yang tengah ditinggal penghuninya.

    Melansir dari detikNews, laporan kejadian diterima oleh damkar pada pukul 14.06 WIB. Sebanyak 6 unit mobil dikirimkan ke lokasi, kemudian ada tambahan mobil damkar lagi hingga total 17 unit dengan 85 personel berjibaku memadamkan api hingga pukul 16.27 WIB.

    “Pelapor posisi rumahnya berdekatan dengan rumah TKP kebakaran, mendengar suara teriakan dari orang rumah terjadi kebakaran yang apinya sudah membesar, kemudian langsung menghubungi pemadam kebakaran,” kata Syarifudin seperti yang dikutip pada Selasa (30/7/2024).


    Luas area rumah yang terbakar sekitar 288 meter persegi yang sebelumnya ditempati oleh 3 KK yang terdiri dari 13 jiwa. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 864 juta.

    “Jumlah Kerugian kurang lebih Rp 864 juta,” sebutnya.

    Menilik dari kejadian ini, pemicu kebakaran justru bermula dari kerusakan beberapa barang mudah terbakar di dalam rumah. Sebagai contoh kabel listrik, alat elektronik, kompor, gas, dan lainnya. Lantas, bagaimana cara mencegah kebakaran sehingga kejadian seperti itu tidak terulang kembali?

    Tips Mencegah Kebakaran di Rumah

    Pada 2023 lalu, CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, memberikan beberapa tips supaya rumah tidak mudah terbakar, sebagai berikut.

    1. Pilih Material yang Tidak Mudah Terbakar

    Material di sini adalah bahan bangunan di rumah. Jika kamu membeli rumah siap huni, pilih bangunan yang permanen yang materialnya tidak mudah terbakar. Dinding atau fondasi dari batu bata atau batako yang paling di sarankan.

    “Yang tahan api ya bahan-bahan rumahnya kayak temboknya, misalnya dari kayu itu kan gampang terbakar. Tapi kalau dari batu bata atau bata ringan kan bahan itu nggak mudah terbakar,” tuturnya kepada detikcom, Sabtu (12/8/2023) lalu.

    2. Pasang Instalasi Listrik dengan Bantuan Ahli

    Korsleting listrik yang sering menjadi penyebab kebakaran berasal dari kesalahan pada aliran listrik. Maka, saat hendak memasang instalasi listrik sebaiknya dilakukan oleh ahli. Hal ini untuk menghindari adanya korsleting di kemudian hari.

    “(Kalau penyebab kebakaran dari korsleting listrik) ya harus dipastikan instalasi listrik aman dan sesuai kapasitas daya listrik yang akan digunakan di rumah itu,” ujar Taufiq.

    Taufiq juga mengatakan untuk menggunakan kabel sesuai kapasitasnya. Jika daya yang dipakai cukup besar, semakin kompleks jaringan listriknya.

    “(Pastikan) kabel itu tidak melebihi kapasitasnya. Biasanya, kabelnya kecil, tapi dicolokin semua itu daya semua, buat kulkas, tv, rice cooker, itu sampai cabang-cabangnya banyak, sehingga kabel itu panas. Ketika panas itu lapisan penutupnya, karetnya itu bisa kebakar. Kalau kebakar, terus bahan-bahan di sekitarnya gampang kebakar, ya sudah rumah itu rawan kebakaran,” jelasnya.

    3. Siapkan Alat Pemadam Api

    Alat pemadam api ringan atau APAR biasa ditemukan di bangunan umum seperti mal, kantor, stasiun, hingga halte. Ternyata APAR juga dibutuhkan di dalam rumah. Alternatif lainnya kamu bisa stok kain bekas dan karung. Saat melihat api, kamu bisa membasahi keduanya lalu melempar ke sumber api.

    “Satu lagi, kalau bisa harus tersedia alat-alat pemadam api, APAR atau sedia karung, kain (yang mudah menyerap air untuk memadamkan api) yang sewaktu-waktu terjadi timbul api, dari listrik atau kompor (gas) itu bisa langsung diatasi,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tabung Gas Bocor Picu Rumah Meledak, Cegah Pakai Cara Ini!


    Jakarta

    Sebuah rumah di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar) mengalami ledakan tabung gas berukuran 12 kg belum lama ini. Diduga kejadian itu terjadi karena tabung gas bocor, sehingga mengakibatkan dua rumah hancur atau rusak berat serta 10 rumah terdampak.

    “Dua bangunan rumah hancur dan sekitar 10 rumah terdampak,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi dikutip dari detikNews, Minggu (4/8/2024).

    Ade Ary menjelaskan, dari 10 rumah yang terdampak, enam rusak. Ledakan tersebut menimbulkan kerugian materiil. Rumah tersebut mengalami kerusakan mulai dari kaca, lantai, plafon, pintu, jendela, hingga tembok.


    Ade Ary menjelaskan ledakan ini terjadi pada pukul 05.00 WIB pada Kamis (1/8). Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Metro Jaya pun ikut diturunkan dalam mengidentifikasi sumber ledakan. Dia menyebut, dari temuan Tim Jibom, diduga ada kebocoran pada tabung gas sehingga menimbulkan ledakan.

    “Hasil penyelidikan dari pihak Jibom Polda Metro Jaya, diduga ledakan tersebut akibat kebocoran dari tabung gas 12 kg,” ungkap Ade.

    Dia juga mengimbau masyarakat agar memeriksa mengecek keamanan dan kelayakan tabung gas yang digunakan secara berkala. Hal ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan pada saat penggunaan tabung gas.

    “Pemeriksaan secara berkala terhadap kelayakan tabung gas merupakan hal yang sangat penting demi keamanan semua pihak,” ujar Ade Ary.

    Kebocoran tabung gas bocor memang perlu menjadi perhatian karena dapat menimbulkan malapetaka bila tidak ditangani atau dicegah dengan baik. Simak penjelasannya berikut ini berdasarkan catatan detikcom.

    Penyebab Tabung Gas Bocor

    Kebocoran gas bisa saja terjadi salah satunya setelah memasang tabung gas baru karena regulator tidak terpasang dengan benar. Jadi setiap memasang tabung gas baru, selalu pastikan regulator rapat dan tidak bocor.

    Selain itu, tabung gas bocor juga dapat diakibatkan keadaan tabung yang tidak layak, sehingga perlu melakukan beberapa langkah mengatasi tabung gas bocor. Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan kalau tabung gas bocor.

    Cara Atasi Tabung Gas Bocor

    1. Kenali Tanda Kebocoran Tabung Gas

    Tanda awal kebocoran tabung gas biasanya diketahui dari bau yang tercium di dalam rumah, terutama area dapur di mana tabung disimpan.

    Apabila mencium aroma gas, tidak diperkenankan untuk melakukan kontak listrik seperti menyalakan ataupun mematikan kontak listrik, biarkan saja sebagaimana keadaannya saat itu. Selain itu, jangan coba-coba rendam tabung gas ke dalam air.

    2. Cabut Regulator Tabung Gas

    Jika yakin tabung gas bocor karena kerusakan pada tabung, maka penanganannya dengan segera mencabut regulator pada tabung ketika menemukan tanda kebocoran. Selain untuk menghentikan aliran gas ke kompor, juga untuk memungkinkan memindahkan tabung.

    3. Buat Sirkulasi Udara

    Selanjutnya, pastikan ada sirkulasi udara dengan membuka pintu dan ventilasi agar gas di dalam ruangan bisa keluar. Kemudian, pindahkan tabung ke tempat terbuka dan diamkan hingga gas habis dengan sendirinya.

    Gas yang keluar dari tabung akan bercampur dengan udara sekitar, sehingga menjadikannya netral dan aman. Lalu, amankan juga lingkungan sekitar agar tidak ada yang menyalakan api.

    4. Tabung Gas Terbakar

    Kalau sudah muncul api pada tabung gas, berarti tabung tidak akan meledak. Maka cara penanganannya adalah dengan menutup titik api menggunakan karung, seprai, handuk, atau kain yang dalam keadaan lembap. Kemudian, lepaskan regulator dan pindahkan tabung ke luar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis Pipa Ini Cocok buat Wastafel Dapur, Bisa Cegah Bau Tak Sedap


    Jakarta

    Menjaga kebersihan dan merawat rumah penting agar penghuni merasa nyaman dan rumah tidak cepat rusak. Termasuk saluran air atau pipa di rumah perlu diperhatikan, misalnya wastafel dapur.

    Pipa yang satu ini jangan sampai tidak dirawat karena bisa menimbulkan bau tidak sedap. Biasanya bau disebabkan saluran air yang mampet, sehingga kotoran mengendap dan tidak terbuang dengan baik.

    Oleh karena itu, pemilihan jenis pipa untuk wastafel dapur tidak boleh sembarangan. Salah satu jenis pipa yang disarankan adalah yang berbentuk pipa P Trap.


    Pipa P trap adalah saluran pembuangan air di bawah wastafel dapur. Bentuknya berbeda dengan lengkungan pipa biasa karena pipa P trap, lengkungannya hanya di bagian depan lalu kemudian lurus.

    Ternyata bentuknya ini banyak kegunaannya untuk saluran air di rumah. Dikutip dari Housing, Rabu (6/8/2024), berikut beberapa fungsi dan kelebihan pipa P trap pada wastafel dapur.

    Kelebihan Pipa P Trap

    1. Mencegah Gas Masuk ke Rumah

    Setiap lubang di rumah, terutama saluran pembuangan dapat menimbulkan gas yang tidak bagus untuk kesehatan. Mulai dari sakit kepala, pusing, dan masalah kesehatan lainnya.

    Dengan pipa P trap yang bentuknya lurus, melengkung, kemudian lurus lagi, dapat mengunci gas saluran pembuangan di dalam pipa.

    2. Mencegah Penyumbatan Pipa

    Biasanya saat mencuci bahan makanan atau alat masak dan makan, ada sisa makanan atau benda keras masuk ke saluran air. Dengan pipa P trap, kotoran tersebut dapat dibuang sehingga tidak menyebabkan penyumbatan pada pipa.

    3. Tidak Menimbulkan Bau Tidak Sedap

    Bau tidak sedap biasanya muncul karena ada pengendapan di dalam pipa atau kebocoran gas saluran pembuangan. Asal pemasangan pipa P trap benar dan tidak ada kebocoran, bau tidak sedap tidak akan pernah tercium dari wastafel dapur.

    Kekurangan Pipa P Trap

    Meskipun pipa P trap kegunaannya cukup bagus, tetapi apabila tidak dirawat atau pemasangannya tidak benar, bisa menyebabkan hal berikut.

    1. Penyumbatan

    Pipa P trap yang tersumbat biasanya karena ada kotoran atau benda asing yang menumpuk. Bisa dari rambut, sisa sabun, atau sisa makanan.

    Meskipun pipa P trap memiliki aliran untuk membuang benda padat, tetapi sebaiknya jangan langsung dibuang ke saluran. Jika pipa sudah tersumbat kamu bisa menggunakan penyedot atau membongkar pipa P trap untuk dibersihkan.

    2. Korosi

    Air bisa menyebabkan korosi pada logam apalagi yang sudah tercampur sabun dan minyak. Maka dari itu, hindari pipa P trap berbahan baja. Ganti dengan jenis bahan seperti PVC atau tembaga.

    PVC permukaannya keras walaupun dari plastik sehingga tidak akan berkarat. Sementara itu, tembaga juga tahan terhadap karat.

    3. Kebocoran

    Kebocoran pada pipa P trap bisa disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya pemasangan yang kurang tepat, korosi pada pipa sehingga ada bagian yang rusak, atau pipa longgar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Pipa P-Trap? Ini Cara Kerja, Fungsi, dan Perawatannya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat pipa untuk saluran pembuangan yang melengkung-lengkung di rumah? Walau terlihat seperti jaringan pipa yang rumit, lengkungan tersebut disebut P-trap atau yang sering disebut sebagai ‘leher angsa’ oleh para ahli tukang ledeng.

    P-trap berperan penting dalam sistem pembuangan air rumah. Apalagi untuk mencegah bau tidak sedap dari saluran pembuangan.

    Lantas, apa itu p-trap dan bagaimana cara kerja hingga perawatannya? Simak penjelasan berikut ini ya.


    Apa Itu P-Trap?

    Melansir situs Sierra Air Conditioning & Plumbing, Selasa (6/8/2024), p-trap merupakan bagian pipa PVC yang memiliki bentuk seperti huruf U terbalik yang biasanya terpasang di bawah wastafel atau saluran pembuangan lainnya di rumah. Bentuknya yang mirip dengan huruf P terbalik inilah yang memberi nama pada perangkap ini.

    P-trap memiliki dua ujung yang terhubung ke pipa pembuangan. Sesuai namanya, p-trap membentuk perangkap yang mencegah gas kloaka beracun naik kembali melalui saluran pembuangan ke dalam ruangan.

    Cara Kerja P-Trap

    P-trap terdiri dari tikungan berbentuk U yang menyaring air limbah saat memasuki sistem perpipaan. Perangkap ini terhubung ke wastafel, bak mandi, dan pancuran dengan tikungan berbentuk huruf J di salah satu ujungnya dan keluar ke sistem drainase.

    Melansir Oatey, tikungan pada p-trap mengumpulkan air dalam kurva, menciptakan segel air berukuran 1,5 inci hingga 2 inci di bendung, mencegah gas dan bau saluran pembuangan masuk ke dalam rumah.

    Bendung adalah tikungan atas p-trap tempat mengalirnya air yang kemudian masuk ke dalam tabung dinding. Dengan setiap penggunaan perlengkapan, air limbah baru mengalir melalui p-trap, menggantikan air lama dalam kurva dengan air segar.

    P-trap juga mengumpulkan kotoran agar tidak masuk ke dalam sistem drainase. Bentuknya yang menyerupai huruf U menangkap endapan dan mencegahnya masuk ke saluran pembuangan.

    Fungsi P-Trap

    Salah satu fungsi utama dari p-trap adalah untuk menjaga agar bau tidak sedap dari gas kloaka tetap terperangkap di dalam sistem pembuangan air sehingga tidak tercium di dalam ruangan.

    Saat air mengalir melalui saluran pembuangan, sejumlah air akan tetap terjebak di dalam lipatan U p-trap setelah keran ditutup. Air inilah yang menjadi penghalang bagi gas kloaka untuk naik kembali melalui saluran pembuangan.

    Cara Merawat P-Trap

    Meski terlihat sepele, p-trap membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang tepat. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah p-trap menjadi kering, terutama jika saluran pembuangan jarang digunakan.

    Hal ini bisa menyebabkan bau tidak sedap dari gas kloaka naik kembali ke dalam ruangan. Untuk mencegah hal ini, penting untuk menjaga agar air selalu mengalir melalui saluran pembuangan secara teratur.

    Demikianlah penjelasan lengkap mengenai p-trap. Dalam dunia perpipaan, p-trap memegang peran krusial dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam rumah.

    Dengan memahami peran dan fungsi p-trap, kamu bisa menjaga agar sistem pembuangan air rumah tetap berfungsi dengan baik dan terhindar dari masalah bau yang tidak sedap. Semoga informasinya bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com