Tag: gas

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Septic Tank dan Bio Septic Tank


    Jakarta

    Setiap rumah harus punya sistem pengolahan limbah yang baik, salah satunya dengan septic tank. Selain untuk menjaga kesehatan penghuni rumah, hal ini juga penting agar lingkungan tidak tercemar zat berbahaya.

    Biasanya pengolahan limbah menggunakan septic tank dan bio septic tank di rumah. Meski fungsinya sama, ada sejumlah perbedaan penting antara septic tank dan bio-septic tank.

    Mengutip dari Re-leaf, Jumat (9/8/2024), kedua tangki ini ada yang terbuat dari beton, plastik, baja, atau fiberglass. Tangki-tangki ini dirancang bertujuan untuk menghalangi air limbah berbahaya masuk ke lingkungan.


    Salah satu perbedaan terbesar antara septic tank dan bio septic tank adalah variasi bio merupakan pilihan ramah lingkungan. Selain itu, bio septic tank juga bisa membantu mendaur ulang air dan memproduksi biogas.

    Misalnya, Re-leaf memproduksi tangki septik bio yang tahan lama dan membantu daur ulang limbah.

    Dengan bertambahnya populasi dunia saat ini, produksi limbah juga meningkat dengan sangat cepat. Bahkan, saat ini polutan beracun, plastik, limbah medis, dan elemen berbahaya lainnya mungkin terdapat dalam air limbah yang dihasilkan di banyak rumah tangga.

    Dalam kasus seperti ini, penting untuk melakukan pengolahan limbah yang lebih baik demi menjaga ekosistem kita.

    Septic Tank

    domestic wastewater treatmentdomestic wastewater treatment Foto: Ilustrasi septic tank (Pixinoo/iStockphoto)

    1. Cara Kerja Septic Tank

    Septic tank punya jalan masuk dan keluar untuk air limbah. Saat limbah masuk ke tangki, limbah tersebut ditampung beberapa saat sampai limbah padat dan limbah cair terpisah satu sama lain.

    Lapisan bawah tangki terdiri dari lumpur atau limbah padat, sedangkan minyak mengapung ke atas dan membentuk lapisan atas tangki. Sisa air limbah terletak di antara kedua lapisan ini.

    Tangki septik dibangun secara strategis dengan desain berbentuk T. Desain ini memastikan bahwa minyak dan lumpur tetap berada di dalam tangki sehingga hanya air yang keluar melalui pipa keluar. Air tanpa lumpur dan lemak ini lebih aman masuk ke dalam tanah atau saluran pembuangan.

    Tapi, ada kelemahan dari tangki ini. Lumpur yang mengendap di dasar tangki perlu dibersihkan dari waktu ke waktu. Selain itu, tidak ada fasilitas untuk mendaur ulang air di dalam tangki.

    2. Kelebihan Septic Tank

    Salah satu keuntungan terbesar dari septic tank adalah air limbah berbahaya dapat dicegah memasuki lingkungan dan mencemari ekosistem kita. Hal ini memungkinkan air limbah dengan partikel keluar dari tangki dan masuk ke saluran pembuangan.

    3. Kekurangan Septic Tank

    Meskipun septic tank diperlukan untuk pengolahan air limbah, ada juga beberapa kelemahannya. Pertama, tangki septik tradisional membutuhkan perawatan rutin yang mahal. Selain itu, pembersihan manual merupakan masalah sosial serius yang tidak menguntungkan.

    Tidak ada cara untuk mendaur ulang air limbah yang menyebabkan pemborosan air. Pada saat yang sama, tangki-tangki ini mengeluarkan bau menyengat yang membuat pembersihan menjadi lebih sulit.

    4. Perawatan

    Tangki tradisional memerlukan perawatan secara berkala. Hal ini memerlukan inspeksi dan pemeriksaan kebocoran secara rutin.

    Jika kamu ingin mencegah penyumbatan, kamu perlu memasang filter limbah yang memerlukan biaya tambahan. Ada masalah besar terkait biaya perawatan yang dibebankan pada tangki tradisional.

    Bio-Septic Tank

    1. Cara Kerja Bio Septic Tank

    Bio septic tank adalah sistem pengolahan limbah ramah lingkungan. Tangki ini menggunakan bakteri dan pencernaan anaerobik dalam tangki bebas oksigen untuk mengolah air limbah.

    Selain itu, tangki jenis ini menghasilkan produk sampingan yang berguna seperti biogas dan air daur ulang. Ini membantu meningkatkan efisiensi biaya dari sistem pengolahan limbah ini.

    Tahapan pengolahan septic dan bio septic serupa dengan beberapa variasi. Saat air limbah masuk ke bio tank, limbah padat dan cair dipisahkan di ruang tangki yang berbeda.

    Hal ini karena limbah padat turun ke lapisan bawah tangki dan diuraikan dengan bantuan bakteri alami di dalam tangki. Bakteri ini mencerna limbah padat, menyisakan air yang mengalir ke ruangan lain.

    Air limbah yang tersisa didaur ulang dengan bantuan reaksi bakteri aerobik yang menghasilkan produk sampingan seperti air olahan, karbon dioksida, dan gas metana. Reaksi ini memastikan eliminasi oksigen yang menyebabkan tidak adanya bau busuk. Air daur ulang di dalam ruangan dapat dengan mudah digunakan untuk berkebun, sedangkan biogas bisa digunakan untuk memasak.

    2. Kelebihan dan Kekurangan Bio Septic Tank

    Meskipun memasang bio tank mungkin terlihat merepotkan di awal, hal ini akan menghasilkan efisiensi biaya dan menjaga lingkungan. Tangki-tangki ini membantu kamu menggunakan kembali air dua kali.

    Sekaligus memberi kamu gas yang berguna untuk menghasilkan energi. Semua faktor ini meningkatkan efektivitas biaya sistem pembuangan limbah kamu.

    Kamu bisa memasang bio septic tank untuk meningkatkan sistem pengolahan limbah kamu menjadi sistem yang berkelanjutan dan sekaligus menghemat uang.

    3. Perawatan Bio Septic Tank

    Tidak perlu pemompaan mekanis atau pembersihan manual untuk merawat bio tank. Bio tank juga dilengkapi dengan ruang inspeksi yang ramah perawatan, sehingga memudahkan perawatan tangki untuk jangka waktu yang lebih lama.

    Tangki-tangki ini dirancang dengan bahan yang kokoh, memastikan usia pakai yang lebih lama dan mengurangi kerusakan lingkungan.

    Tabel Perbandingan
    Septic Tank Bio-septic Tank

    Perbandingan Septic Tank Bio-Septic Tank
    Efektivitas Biaya Tidak Ya
    Menghilangkan Lumpur Manual Ya Tidak
    Ramah Lingkungan Tidak Ya
    Bau Menyengat Ya Tidak

    Dari poin poin di atas, bisa dikatakan bahwa bio septic tank lebih baik daripada septic tank untuk pengolahan limbah. Ini adalah cara yang lebih hemat biaya dan ramah lingkungan dalam menangani limbah dengan menghasilkan produk sampingan yang bermanfaat.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Ciri-ciri Septic Tank Penuh, Sudah Waktunya Disedot


    Jakarta

    Septic tank perlu disedot harus disedot secara berkala agar tidak penuh, bahkan sampai luber. Septic tank yang penuh juga bisa menimbulkan penyumbatan pada saluran air.

    Selain menyedot septic tank setiap 2-3 tahun, kamu juga perlu tahu ciri-ciri septic tank penuh, lho. Siapa sangka, mungkin septic tank sudah penuh sebelum jadwal penyedotan.

    Lantas, apa ciri-ciri septic tank penuh? Yuk, cek ciri-cirinya berikut ini, dikutip dari Forbes Home, Jumat (9/8/2024).


    domestic wastewater treatmentdomestic wastewater treatment Foto: Ilustrasi septic tank (Pixinoo/iStockphoto)

    Ciri-ciri Septik Tank Penuh

    1. Saluran Air Lambat

    Septic tank dan tempat resapannya adalah ujung saluran sistem pembuangan rumah. Jika tangki tersebut terisi penuh dan tidak dapat beroperasi secara efisien, hal ini bisa membuat air di rumah mengalir dengan lambat.

    Misalnya, toilet bisa jadi tidak segera kosong setelah digunakan dan sulit untuk menyiram kotoran. Masalah septic tank ini bisa jadi merupakan tanda adanya penyumbatan pada pipa, namun bisa juga menjadi tanda bahwa tangki sudah penuh dan perlu untuk dikuras.

    2. Bau Tak Sedap

    Septic tank berfungsi sebagai saluran pembungan akhir yang menampung limbah dari toilet. Tentu saja septic tank biasanya memiliki bau yang tidak sedap, terutama jika tangki penuh.

    Saat angka sudah tidak bisa menampung cairan dan gas, bau tidak sedap tersebut akan bisa tercium di halaman atau tempat dimana septic tank tersebut dikubur.

    3. Rumput Tebal dan Rimbun

    Jika kamu memiliki halaman rumah yang cukup luas, rumput yang tebal dan rimbun bisa saja menjadi tanda adanya kebocoran pada septic tank kamu. Cairan yang keluar dari septic tank bisa menjadi pupuk cair bagi rumput dan tanaman di halaman.

    Jika tangki penuh dan cairan tersebut merembes keluar, rumput dan tanaman akan bisa tumbuh subur. Oleh karena itu, rumput yang rimbun dan banyaknya tanaman liar lainnya dapat menjadi tanda adanya kebocoran pada septic tank.

    4. Genangan Air di Halaman

    Ketika tangki penuh, air bisa tumpah ke halaman. Jika halaman tidak memiliki sistem drainase yang baik, ini bisa menyebabkan genangan air.

    Meskipun air bisa tampak jernih saat keluar dari tanah, ini sebenarnya limbah septik.

    5. Banyak Lalat dan Hama

    Jika aktivitas serangga seperti lalat atau hama meningkat, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada septic tank. Lalat biasanya bertelur di bahan organik basah, yang bisa ada di sekitar tangki septik yang sudah penuh.

    Hama lain juga bisa bertelur di genangan air yang disebabkan oleh tangki septik yang tersumbat itu.

    6. Suara Gemericik di Dalam Pipa

    Dalam kondisi ideal, limbah akan mengalir ke saluran pembuangan hampir tanpa suara. Namun ketika tangki tersumbat, udara bisa terperangkap di depan limbah yang mengalir melalui pipa.

    Hal ini bisa terdengar seperti suara degukan atau gemericik di dalam pipa, yang menandakan adanya masalah pada septic tank atau toilet.

    7. Saluran Air Berbalik Lagi

    Salah satu indikator terburuk dari septic tank yang penuh adalah saluran pembuangan yang mengalir kembali dalam rumah, seperti saat sedang menyiram kotoran. Hal ini bisa terjadi karena berbagai sebab, salah satunya adalah septic tank yang tersumbat atau penuh, dan biasanya terjadi di lantai bawah rumah.

    Karena tangki septik tidak bisa mengalirkan air, limbah yang dibuang dari lantai di atasnya mengikuti jalur yang hambatannya paling kecil, bisa berupa pancuran, wastafel, toilet, atau bahkan saluran pembuangan lantai.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Kesalahan Ini Bisa Bikin Septic Tank Bermasalah


    Jakarta

    Septic tank adalah komponen penting untuk mengelola limbah di rumah. Tangki ini berfungsi untuk menampung air limbah dan mengurai kotorannya.

    Namun, masih banyak yang abai dengan perawatan dan penggunaan septic tank yang benar. Padahal, kalau septic tank tidak diperhatikan penggunaannya, bisa muncul berbagai masalah yang merepotkan di rumah.

    Nah, jangan sampai menambah PR ya. Berikut ini beberapa kesalahan yang perlu dihindari agar tidak timbul masalah pada septic tank.


    Kesalahan Menggunakan Septic Tank

    1. Tidak Rutin Sedot Septic Tank

    Sewage Tank truck. Sewer pumping machine. Septic truck. Pipe in the drainage pit. Pumping out sewage from a septic tank. Septic tank serviceKesalahan yang Bikin Septic Tank Bermasalah Foto: Getty Images/Sergey Dolgikh

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho mengatakan septic tank perlu disedot secara berkala menggunakan truk vakum dengan jangka waktu yang disarankan, yakni setiap tiga tahun sekali. Penyedotan untuk mengurangi tumpukan padatan atau lumpur septic tank, sehingga air luber ke luar ataupun kotoran terbawa ke area resapan.

    “Nggak mesti menunggu penuh dulu karena kalau menunggu penuh, posisinya justru malah kita nggak sadar bahwa tangki septiknya sudah mencemari. Karena air akan tetap keluar kecuali kalau misalnya ada gangguan sebelumnya atau kemudian meluber,” ujar Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    “Tidak semuanya tangki septik ada tanda-tandanya seperti itu. Jadi itu kenapa kita memperkenalkan ada namanya layanan lumpur tinja terjadwal supaya penyedotannya itu nggak mesti menunggu kalau ada masalah,” sambungnya.

    2. Membuang Bahan Pembunuh Bakteri ke WC

    Hindari membuang bahan-bahan pembersih yang bersifat keras, sehingga dapat membunuh bakteri anaerob yang hidup di tangki septik seperti cairan pembersih lantai kamar mandi. Pasalnya, adanya bakteri sangat penting untuk proses penguraian kotoran di septic tank.

    “Pakai jenis cuci tangan di atas toilet atau pakai sabun untuk skala kecil itu nggak ada masalah sebenarnya. Tapi kalau kita pakai bahan bangunan yang tipenya keras, yang asam keras itu bisa membunuh bakteri. Itu juga tidak boleh dibuang ke dalam lubang tangki septik,” jelasnya.

    3. Membuang Barang ke WC

    Man suffers from diarrhea holds toilet paper roll in front of toilet bowl.Kesalahan yang Bikin Septic Tank Bermasalah Foto: Getty Images/vchal

    Jangan membuang barang ataupun sampah seperti plastik atau kertas ke dalam WC karena dapat mengakibatkan penyumbatan pada saluran pipa, sehingga sulit menyiram WC. Dengan demikian, bisa menimbulkan kebingungan antara pipa tersumbat atau septic tank penuh.

    “Kalau WC-nya lubang pipa tersumbat, kita nggak tahu apakah ini tandanya sudah penuh atau tidak tangki septiknya, sehingga mau tidak mau kita harus ngeceknya (dengan) kita buka manhole, kita masukan tongkat, kita cucuk ke dalam seberapa besar nanti kelihatan ketinggian dari lumpur itu,” papar Endro.

    4. Memasukkan Barang Terbakar ke Septic Tank

    Jangan pernah memasukkan barang yang terbakar ke dalam septic tank karena ada gas metana di dalam tangki yang rawan terbakar. Terdapat kasus terjadinya ledakan pada septic tank ketika petugas hendak memeriksa isi tangki setelah penyedotan. Endro menyebut cara yang lebih tepat untuk memeriksa isi tangki adalah dengan memasukan tongkat ke dalamnya.

    “Pemicunya (ledakan ada) tiga. Kalo tadi kita lihat kejadian, bahan mudah terbakarnya apa? Gas metana. Terus ada oksigen di udara karena terbuka dari manhole. Yang ketiga, dia membakar, pemicunya kan membakar koran terus dilempar ke dalam (septic tank). Ada yang membakar, kalau sudah terbakar, ada oksigen akan makin kencang,” pungkasnya.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari supaya tidak memicu masalah pada septic tank. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Pasang Septic Tank dengan Benar, Pengolahan Limbah Lancar



    Jakarta

    Setiap rumah memerlukan septic tank untuk mengelola limbah. Namun, pemasangan septic tank tidak boleh asal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sistem sanitasi air berjalan lancar.

    Bukan cuma itu, kalau kamu pasang septic tank dengan benar, maka rumah akan terhindar dari berbagai masalah. Sebab, ada saja kejadian septic tank meluap, bahkan meledak.

    Perlu diingat, langkah awal memasang tangki adalah memilih produk yang berkualitas dan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, apa lagi ya?


    Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pemasangan septic tank dilakukan dengan benar agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

    The partially removed plastic cover of a septic tank with the safety cover visible.The partially removed plastic cover of a septic tank with the safety cover visible. Foto: Ilustrasi septic tank (iStockphoto)

    Tips Pasang Septic Tank

    1. Ukuran Septic Tank

    Koordinator Nasional Sanitasi Urban dari USAID IUWASH Tangguh, Immanuel Ginting menjelaskan semakin banyak penghuni rumah, maka ukuran septic tank seharusnya semakin besar.

    “Makin banyak orang di rumah, maka volumenya akan semakin besar. Tapi rata-rata kalau untuk satu rumah itu biasanya antara 2 meter kubik sampai 3 meter kubik paling besar,” ujar Ginting kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Namun, hal ini juga tergantung pada sistem pembuangan air limbah. Apabila sistemnya tercampur yang menerima pembuangan limbah dari WC maka septic tank bisa berukuran kurang sekitar 1,7-2 meter kubik untuk 5-10 penghuni rumah.

    Sementara sistem tercampur yang menerima air limbah dari saluran pembuangan di seluruh rumah dengan ukuran serupa hanya bisa menampung kebutuhan 4 penghuni rumah.

    2. Septic Tank Kedap Air

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho menekankan pentingnya tangki septik yang kedap air. Septic tank yang kedap air akan menghalau masuknya air dari tanah ke dalam tangki yang akan membuatnya cepat penuh.

    “Jadi kalau misalnya muka air tanahnya naik, dan dia muka air, istilahnya muka air tanahnya tinggi, dia pasti pada saat sudah di sedot pun, dia akan ada lagi karena air tanahnya mengisi ke dalam tangis septik,” jelas Endro.

    3. Lubang Kontrol Lebih Tinggi

    Kemudian, untuk mencegah masuknya air hujan Endro menyebut lubang kontrol septic tank atau manhole harus sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah.

    “Jadi limpasan dari air hujan, bukan esok kan, air hujan yang masuk melalui bisa lubang ataupun dari atas. Jadi kesannya harusnya muka manhole-nya atau lubang tanki septiknya posisinya harus lebih tinggi sedikit dari tanah sekitar. Dan dia posisinya tidak mudah air dari luar masuk ke dalam,” katanya.

    4. Resapan Air Terpisah

    Seringkali di masyarakat masih menggunakan septic tank yang bagian bawahnya dibuat menjadi resapan, sehingga tidak kedap air dan memiliki kontak langsung dengan tanah. Hal ini kurang tepat karena tangki berisiko terisi air ketika muka tanah naik.

    “Sebenarnya itu resapannya posisinya tidak di situ (bawah tangki). Jadi di dalam tangki septik SNI pun ada yang namanya lubang untuk resapan air. Nah, kita membuatnya itu biasanya ada satu tangki, jadi ada dua bagian (untuk memisahkan resapan air),” papar Endro.

    5. Ada Pipa Hawa

    Pipa hawa adalah komponen septic tank yang tidak boleh ketinggalan karena berfungsi sebagai ventilasi untuk mengeluarkan gas metana yang dihasilkan di dalam septic tank. Tanpa pipa hawa, maka gas metana berisiko untuk keluar melalui sela-sela pipa di kamar mandi.

    “Tangki septik itu kan harus ada lubang hawa, harus ada lubang udara ke atas. Seringkali karena lubang udara nggak ada, akhirnya gas metana terakumulasi di bawah di tangki septik,” ungkapnya.

    6. Pemilihan Lahan

    Pemilihan lahan juga perlu diperhatikan agar tidak berdekatan dengan benda keras atau pohon dengan akar keras di dekat septic tank. Sebab, benda atau akar keras dapat mengenai septic tank, sehingga tekanannya membuat tangki retak atau pecah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat, Ini 5 Tips Memasang Kompor Tanam Listrik yang Aman


    Jakarta

    Saat ini dapur modern banyak yang menggunakan kompor tanam, di mana tampilannya seperti kaca pipih berwarna hitam. Tinggi hampir sama dengan meja sehingga tidak terlihat. Lantas, bagaimana cara memasang kompor tanam?

    Berbeda dengan kompor konvensional yang cukup diletakkan dan disambungkan dengan gas, kompor tanam harus dimasukkan ke dalam meja. Biasanya kompor tanam juga memakai listrik, bukan gas, tetapi ada pula yang memakai gas.

    Melansir dari Mytag, Rabu (14/8/2024), berikut beberapa tips saat memasang kompor tanam di rumah.


    1. Ukur ‘Lubang’ Tempat Kompor Ditanam

    Sebelum dipasang kamu tentu harus menyiapkan untuk meletakkan kompor tersebut. Ukuran kompor tanam biasanya berbeda-beda, maka pastikan kamu mengetahui ukurannya atau kamu bisa mencari kompor tanam yang sesuai dengan ‘lubang’ yang sudah disiapkan di rumah.

    Selain itu, kurangi sekitar 2,5 cm pada setiap sisinya untuk agar bagian bawah kompor tertutup dan tidak ada air atau bekas makanan yang masuk ke bawah kompor.

    2. Pasang Perekat

    Cara satu ini sebaiknya dilakukan oleh ahli karena klip pegas atau perekat yang menahan kompor setelah dipasang harus dipasang sempurna. Untuk meja granit dan kompor listrik, biasanya juga menggunakan pita perekat dua sisi di bagian bawah kompor.

    3. Pastikan Sambungan Listrik di Rumah Mati Saat Dipasang

    Jika kompor tanam memakai listrik, kamu harus memadamkan listrik di rumah agar tidak berbahaya. Selain mematikan sambungan listrik di rumah, sebelumnya kamu juga harus memastikan tegangan listrik di rumah cukup untuk menggunakan kompor tanam listrik.

    4. Buat Meja Kompor Tinggi

    Meja kompor yang tinggi dapat mencegah anak-anak menjangkau kompor tanam. Sebab, kompor tanam biasanya cara menyalakannya jauh lebih mudah yakni hanya perlu dipencet.

    5. Siapkan Alat Masak Khusus

    Seperti yang diketahui untuk kompor tanam yang datar tanpa ada penyangga di atasnya, kamu tidak bisa meletakkan alat masak yang bentuknya melengkung. Jadi kamu harus mencari peralatan masak baru yang sesuai dengan kompor listrik.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Shower Bau Telur Busuk? Bisa Jadi Pertanda…


    Jakarta

    Pernahkah kamu mandi dengan shower tapi airnya berbau seperti telur busuk? Mungkin kamu akan merasa terganggu dan tidak bisa menikmati mandi dengan tenang.

    Masalah air memang kerap terjadi, apalagi karena air identik dengan kelembapan. Namun, jangan dibiarkan ya. Segera atasi sampai ke akar masalahnya.

    Lantas, apa yang menyebabkan air shower bau telur busuk? Berikut ini penjelasannya yang dikutip dari Bell Bros, Selasa (27/8/2024).


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Tentunya tidak ada unsur telur dalam masalah air ini, melainkan terdapat bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini secara umum tidak berbahaya, tetapi menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Untuk mengatasi masalah ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Biasanya sumber masalah air yang berbau telur busuk disebabkan oleh dua hal berikut ini.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk di Kamar Mandi


    Jakarta

    Terkadang ada saja masalah perairan di rumah, salah satunya air shower yang bau telur busuk. Meski tidak berbahaya, bau ini bisa mengganggu kenyamanan di kamar mandi.

    Nah, ternyata bau busuk itu sebenarnya aroma gas hidrogen sulfida. Gas ini dihasilkan oleh bakteri pemakan sulfat yang biasa ditemui di sumber air atau sistem perpipaan.

    Lalu, bagaimana cara mengatasi air shower bau telur busuk? Yuk, ikuti langkah-langkah berikut ini yang dikutip dari Pentair Water Solutions, Selasa (27/8/2024).


    Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk

    1. Cek Aroma Air Dingin dan Panas

    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi sumber bau. Kalau kamu memasang water heater, coba cek aroma saat menyalakan air suhu panas dan suhu dingin secara terpisah.

    Kalau hanya air panasnya yang berbau, kemungkinan besar ada masalah pada pemanas air Anda.

    2. Cek Water Softener

    Apakah shower kamu terhubung dengan water softener atau pelembut air? Itu juga bisa menjadi penyebab bau telur telur busuk. Uji aroma air dengan water softener dan tanpa pelembut air untuk melihat apa ada perbedaan.

    Jika aroma berbeda, maka kemungkinan bau telur busuk bersumber dari water softener.

    3. Biarkan Air Mengalir Beberapa Menit

    Biarkan air mengalir selama beberapa menit. Jika bau busuk itu hilang, kemungkinan bakteri pereduksi sulfur itu bersumber dari sumur atau sistem perpipaan. Mungkin kamu perlu memanggil tukang ledeng atau teknisi sumur untuk membersihkan pipa.

    4. Ganti Anoda Magnesium Water Heater

    Kalau kamu sudah mengidentifikasi masalahnya ada pada water heater, maka langkah selanjutnya adalah mengganti anoda magnesium. Anoda ini biasanya terhubung ke colokan di bagian atas tangki. Namun, perlu diingat bahwa hal ini dapat memperpendek umur pemanas, jadi pertimbangkan untuk menggantinya dengan anoda aluminium.

    5. Bersihkan Tangki Water Heater

    Selain itu, kamu juga bisa membersihkan water heater. Untuk melakukannya, gunakan larutan pemutih klorin untuk membilas tangki, karena ini dapat membunuh bakteri sulfur.

    6. Naikan Suhu Water Heater

    Selanjutnya, kamu dapat menaikan suhu tangki water heater untuk membunuh bakteri tersebut selama beberapa jam. Lalu, bilas tangki setelah selesai. Perlu diingat, cara ini hanya solusi sementara saja.

    7. Pasang Filter Air

    Apabila masalahnya ada pada sumber air itu sendiri, maka solusi terbaik adalah memasang filter air atau water softener.

    Alat ini akan membantu mengurangi bakteri pemakan sulfur dan lama-lama menghilangkan bau telur busuk pada air. Kamu juga bisa mempertimbangkan klorinasi yang membantu mengurangi tingkat bakteri.

    Itulah beberapa cara mengatasi air shower bau busuk. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih Kepala Shower Terbaik yang Sesuai Kebutuhan Kamu


    Jakarta

    Ada berbagai jenis kepala shower yang bisa kamu pilih. Kalau mau pengalaman mandi yang lebih nyaman, sebaiknya pilih kepala shower yang sesuai kebutuhan kamu.

    Saking banyaknya, mungkin kamu bingung mau pilih kepala shower. Tapi tenang saja, kamu bisa menentukan berdasarkan ketentuan berikut ini.

    Yuk, simak cara memilih kepala shower yang terbaik buat kamu, dikutip dari Woolf Plumbing & Gas, Rabu (28/8/2024).


    Cara Pilih Kepala Shower Terbaik

    1. Tekanan Air

    Salah satu faktor terpenting saat memilih kepala shower adalah mempertimbangkan tekanan air. Pilihlah kepala shower yang cocok dengan kondisi tekanan air di rumah.

    Jika tekanan air cenderung rendah, pilih kepala shower dengan lubang-lubang yang cenderung besar. Kamu juga bisa beli shower dengan teknologi penguat tekanan.

    Sementara, kalau tekanan air di rumah kencang, belilah kepala shower yang didesain dengan semprotan yang fokus.

    2. Pola Semprotan

    Biar kamu bisa lebih menikmati sesi mandi, pilih kepala shower dengan pola semprotan yang kamu suka. Setiap orang punya preferensi yang berbeda.

    Misalkan ada semprotan dengan pola yang lembut ataupun lebih kuat. Beberapa kepala shower pun dilengkapi pola semprotan yang dapat disesuaikan.

    3. Efisiensi Air

    Mandi menggunakan shower terkadang bisa boros air. Alhasil tagihan air menjadi mahal. Kalau kamu mau lebih hemat, pilih kepala shower dengan teknologi yang memungkinkan efisiensi air.

    4. Material

    Tentunya yang tidak kalah penting, pilih material yang yang tahan lama dan cocok dengan estetika kamar mandi. Pertimbangkan harga dan daya tahan kepala shower yang cocok dengan kebutuhanmu.

    Kepala shower biasanya terbuat dari plastik, logam, chrome, dan kuningan. Bahan plastik memang terjangkau, tapi kurang tahan lama dibandingkan bahan lainnya.

    Jadi kamu bisa coba pertimbangkan material chrome atau kuningan yang lebih estetik dan tahan lama. Kepala shower stainless steel mungkin menjadi pilihan terbaik kalau kamu mau yang tahan korosi.

    5. Perawatan

    Terakhir, pertimbangkan biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk merawat kepala shower. Sebab, jenis shower tertentu mungkin perlu perawatan yang lebih rutin dan rumit daripada jenis lainnya.

    Itulah beberapa tips memilih kepala shower terbaik buat kamu. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pintu Rumah yang Tertutup Bisa Cegah Api Menyebar, Mitos atau Fakta?



    Jakarta

    Kebakaran adalah salah satu musibah yang harus diwaspadai karena api bisa muncul di rumah kapan saja. Api yang muncul bisa menyebar dengan cepat, bahkan pada beberapa kejadian penghuninya baru mengetahui setelah api membesar. Ternyata dengan menutup pintu kamar dan ruangan lain pada malam hari, saat terjadi kebakaran dapat mencegah api menyebar. Lho, bagaimana bisa?

    Mengutip dari Parade, Rabu (4/9/2024), menurut The Fire Safety Research Institute (FSRI) mengatakan menutup pintu pada malam hari dapat menyelamatkan nyawa penghuni rumah jika terjadi kebakaran.

    FSRI telah melakukan penelitian ekstensif untuk menganalisis pengaruh pintu dan jendela terhadap penyebaran api sejak tahun 2008. Salah satu alat yang mereka gunakan adalah kamera thermal imaging. Kamera ini bisa menandai suhu ruangan saat terjadi kebakaran.


    Ternyata kamar dengan pintu tertutup memiliki suhu sekitar 100 derajat. Namun jika pintunya terbuka, suhu ruangan melonjak hingga 1000 derajat. Hal ini menunjukkan bahwa penghuni rumah yang berada di dalam ruangan dengan pintu tertutup saat terjadi kebakaran memiliki peluang untuk selamat jika terjadi kebakaran. Salah satu caranya dengan melarikan diri melalui jendela atau memadamkan api tanpa membuat api menyebar.

    Terpisah, melansir dari Family Handyman, penyebab api cepat menyebar saat terjadi kebakaran bukan hanya karena barang-barang pada ruangan tersebut mudah terbakar, melainkan karena adanya oksigen.

    Dengan menutup pintu pada malam hari atau pada saat tidak digunakan, dapat mencegah oksigen menyebar ke seluruh rumah. Pintu yang tertutup juga mempertahankan jumlah oksigen dalam ruangan. Saat pintu kamar terbuka, oksigen akan menyebar dan menyebabkan tingkat oksigen dalam ruangan menipis.

    Terakhir, pintu yang tertutup saat terjadi kebakaran dapat mencegah penyebaran asap. Banyak korban kebakaran tidak terselamatkan bukan karena luka bakar, melainkan sesak napas akibat asap yang ditimbulkan dari api yang membesar.

    Perlu diingat, dengan menutup pintu bukan berarti 100% api tidak akan menyebar. Pintu yang tertutup hanya akan menghambat beberapa waktu. Maka dari itu, kamu harus tetap waspada dan menyiapkan pemadam kebakaran atau APAR di dekat tempat tidur.

    Sebelum tidur pasti semua alat elektronik tidak ada yang tersambung ke stop kontak, cek gas di rumah apakah aman atau tidak, dan jauhkan benda terbakar dari sumber panas atau api.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kompor Kaca vs Kompor Gas Konvensional, Mana yang Lebih Cocok buat Kamu?


    Jakarta

    Memilih kompor, nggak boleh sembarangan karena harus pertimbangkan karakteristik yang cocok buat kamu. Terdapat dua jenis kompor yang populer digunakan, yaitu kompor kaca dan kompor gas konvensional dengan keunggulan dan kekurangan masing-masing.

    Sering kali konsumen bingung untuk menentukan antara keduanya. Lantas, mana yang sebenarnya lebih baik?

    Simak perbedaan kompor kaca dan kompor gas konvensional berikut seperti yang dikutip dari keterangan NIKO, Minggu (22/9/2024).


    Perbedaan Kompor Kaca dan Kompor Gas Konvensional

    1. Estetika

    Kompor Kaca Foto: Getty Images/RYosha

    Kompor kaca dikenal memiliki desain yang modern dan estetis. Dengan permukaan kaca yang mengkilap, kompor ini menambah kesan elegan pada dapur, terutama yang memiliki konsep minimalis atau kontemporer.

    Sementara itu, kompor gas konvensional umumnya memiliki desain yang lebih sederhana dan fungsional. Namun, kesederhanaan ini justru sering kali lebih cocok untuk dapur yang mengutamakan fungsi daripada penampilan.

    2. Desain

    Salah satu keunggulan utama kompor kaca adalah perawatannya yang mudah. Permukaan kaca yang rata dan tanpa celah membuat sisa-sisa makanan atau tumpahan dapat dibersihkan dengan mudah menggunakan kain basah.

    Berbeda dengan kompor gas konvensional yang memiliki banyak sudut dan celah pada bagian burner dan grid, sehingga memerlukan usaha lebih dalam membersihkannya.

    Kompor Gas Konvensional Foto: Getty Images/Adipra

    3. Material

    Kompor kaca biasanya terbuat dari kaca tempered yang tahan terhadap panas tinggi. Beberapa model bahkan dilengkapi dengan fitur keamanan, seperti pemutus gas otomatis jika api padam, yang menambah kenyamanan penggunaan. Namun, meskipun tahan panas, kompor kaca tetap memiliki risiko pecah jika terkena benturan keras.

    Sedangkan kompor gas konvensional yang biasanya terbuat dari material logam, lebih tahan lama dan kuat terhadap benturan, menjadikannya pilihan yang lebih aman untuk penggunaan berat atau intensif.

    4. Harga

    Soal harga, kompor gas konvensional cenderung lebih ekonomis dan terjangkau bagi sebagian besar konsumen. Hal ini membuat kompor gas konvensional pilihan yang populer di kalangan masyarakat.

    Sebaliknya, kompor kaca, dengan segala kelebihan estetika dan fitur keamanannya, umumnya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi.

    Dalam menentukan jenis kompor, konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi masing-masing. Jika mencari kompor yang mudah dibersihkan dan menambah estetika dapur, kompor kaca bisa menjadi pilihan yang tepat.

    Namun, bagi mereka yang mengutamakan kekuatan, ketahanan, dan harga yang lebih terjangkau, kompor gas konvensional mungkin lebih sesuai.

    Salah satu merek kompor kaca lokal, NIKO menawarkan kompor yang andal, tahan lama, serta memberi pelayanan after sale. Sejak 2022, NIKO menarik perhatian publik dan para ahli di industri dengan kompor berkualitas dan fungsionalitas.

    “Kompor NIKO hadir dengan berbagai pilihan mulai dari 1-3 tungku, di atas meja atau di tanam, pengapian mekanis maupun otomatis, bahan kaca maupun stainless,” ujar Direktur Marketing NIKO Tjandra Lianto dalam keterangan tertulis, Minggu (22/9/2024).

    “Semua pilihan hadir dengan spesifikasi dan harga yang sangat sesuai dengan masyarakat Indonesia,” sambungnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com