Tag: gatal

  • Hawa Dapur Lembap, Ini Biang Kerok dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan penting di rumah untuk memasak dan menyimpan makanan. Hal ini membuat kamu perlu menjaga kondisi dapur tetap bersih dan nyaman digunakan.

    Nah, terkadang udara atau hawa di dapur bisa terasa lembap. Hawa tersebut bisa bikin penghuni rumah kurang nyaman berlama-lama masak dapur. Belum lagi makanan bisa cepat basi dan perabotan rusak dengan hawa seperti itu.

    Lantas, kenapa dapur bisa lembap dan panas ya? Yuk, simak penjelasannya dan cara mengatasinya berikut ini.


    Penyebab Dapur Lembap

    Inilah beberapa alasan hawa dapur kamu lembap dan panas beserta cara mengatasinya, dikutip dari Europe Enchanting.

    1. Ventilasi Udara

    Dapur yang cepat lembap dan panas bisa disebabkan oleh ventilasi yang tidak cukup. Akibatnya, jamur akan tumbuh dengan subur karena udara yang terperangkap di dalam dapur. Belum lagi, kondisi ini bisa memicu alergi seperti reaksi gatal-gatal pada kulit, dan napas jadi sesak.

    Sebaiknya kamu memanfaatkan ventilasi udara yang alami di dapur. Misalnya jendela yang bisa dibuka tutup atau celah lubang. Selain itu, kamu dapat memasang kipas angin dan AC untuk memperlancar sirkulasi udara.

    2. Curah Hujan

    Curah hujan yang tinggi di daerah rumah kamu bisa membuat dapur menjadi lembap dan berjamur. Sebab, udara menjadi lebih dingin dan kandungan air di udara lebih tinggi.

    Kamu perlu menjaga dapur tetap kering, salah satu caranya adalah menggunakan cat tahan air pada dinding luar rumah. Lakukan juga waterproofing pada atap rumah. Cara ini akan mencegah air rembes masuk ke dalam rumah.

    3. Lantai

    Ternyata lantai rumah bisa jadi penyebab dapur lembap, lho. Lapisan adukan pada lantai yang tidak kedap air, memungkinkan air tanah naik dan merembes ke lantai

    Untuk mengatasinya, kamu dapat membongkar lantai sampai ke dasar fondasinya. Tuangkan pasir tebal ke dasar fondasi dan lapisi dengan plastik. Lakukan ini kalau kondisi lantai sudah sangat buruk.

    4. Kamar Mandi

    Kalau letak dapur berada dekat dengan kamar mandi, kemungkinan itu penyebab dapur menjadi lembap. Pasalnya, kamar mandi jarang kering dan minim ventilasi udara, sehingga memperburuk kelembapan di rumah.

    Cara praktis untuk mengatasinya adalah memasang exhaust fan. Exhaust fan adalah kipas angin untuk mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar rumah. Lalu, kamu bisa menaruh kapur barus atau kamper buat mengurangi kelembapan di kamar mandi.

    Itulah beberapa alasan mengapa dapur terasa lembap. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Area di Rumah yang Bisa Jadi Sarang Nyamuk, Cek Sekarang!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga pengganggu yang sering muncul di rumah. Biasanya nyamuk muncul pada malam hari untuk mengganggu penghuni rumah. Mereka menghisap darah manusia melalui kulit lalu meninggalkan rasa gatal disertai bentol pada kulit.

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management (APJIPMI), Boyke Arie Pahlevi, nyamuk yang paling sering muncul di rumah adalah Aedes Aegypti (penyebab demam berdarah), Culex (nyamuk malam yang sering terdengar berdengung), dan Anopheles (penyebab malaria yang umumnya di daerah tertentu). Selain itu, menurutnya, nyamuk juga lebih banyak muncul pada musim hujan.

    “Nyamuk lebih banyak muncul di musim hujan karena banyak genangan air yang jadi tempat ideal buat mereka bertelur dan berkembang biak,” kata Boyke saat dihubungi detikcom, pada Jumat (18/04/2025).


    Boyke juga mengatakan bahwa terdapat area di rumah yang berpotensi menjadi tempat atau sarang pertumbuhan jentik nyamuk. Di antaranya adalah ember atau wadah yang menampung air, pot tanaman terutama yang ada tatakan air, tempurung kelapa serta botol atau barang bekas yang bisa menampung air hujan, saluran air yang tersumbat, hingga kolam ikan yang tidak terawat.

    Jika terdapat salah satu dari area tersebut di rumah, sebaiknya cepat dibasmi agar tidak menambah pertumbuhan jentik nyamuk yang lebih banyak.

    “Caranya terapkan prinsip 3M yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang bekas. Gunakan larvasida pada tempat air yang tidak bisa dikuras. Rutin bersihkan dan buang air di wadah minimal seminggu sekali. Serta pastikan tidak ada air yang menggenang lebih dari 7 hari,” ujar Boyke.

    Mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain membasmi area sarang nyamuk di rumah, kamu juga bisa melakukan pencegahan agar mengurangi genangan air yang menjadi penyebab timbulnya sarang nyamuk. Boyke menyarankan 4 langkah pencegahan sebagai berikut.

    Rutin bersihkan tempat-tempat yang bisa jadi tempat air menggenang.

    • Pasang kasa nyamuk di jendela dan ventilasi.
    • Gunakan obat nyamuk (semprot, elektrik, atau oles).
    • Tanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender, serai wangi, atau daun mint.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Obat Nyamuk Alami yang Ampuh dan Gampang Dibuat


    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sering mengganggu manusia. Selain gigitannya yang bikin gatal kulit, serangga ini juga bisa memicu penyakit demam berdarah dengue (DBD) oleh nyamuk Aedes aegypti.

    Untuk mengusir nyamuk di rumah, kamu bisa menggunakan obat semprotan serangga yang dijual di pasaran. Namun, zat yang terkandung di dalamnya bisa berbahaya bagi tubuh jika terlalu banyak dihirup.

    Daripada menggunakan semprotan serangga, detikers bisa membuat racikan obat nyamuk alami di rumah. Penggunaan bahan alami dinilai lebih aman bagi tubuh sehingga tidak menimbulkan efek samping.


    Lantas, apa saja obat nyamuk alami yang ampuh? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Obat Nyamuk Alami yang Ampuh dan Mudah Dibuat

    Kamu bisa membuat obat nyamuk alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Bahkan cara buatnya juga gampang lho. Dilansir situs Martha Stewart dan Healthline, Kamis (5/6/2025), berikut obat-obatnya:

    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Obat nyamuk alami yang pertama adalah menggunakan lavender. Tanaman satu ini memang sudah dikenal ampuh mengusir nyamuk dan berbagai serangga lainnya karena wanginya yang mengganggu indra penciuman.

    Nah, kamu bisa membuat obat nyamuk alami dari lavender. Berikut langkah-langkahnya:

    – Tuang 20 tetes minyak esensial lavender ke dalam wadah
    – Tuang 2 ons air suling (distilled water) dan 2 ons cuka putih ke wadah yang sama
    – Lalu aduk secara perlahan
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    2. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Rosemary merupakan tanaman herbal yang bisa digunakan sebagai obat nyamuk alami. Untuk cara olahnya, simak di bawah ini:

    – Tuang 1/4 cuka apel dan 1/4 air ke dalam wadah
    – Tuang 40 tetes minyak esensial rosemary ke dalam wadah tersebut
    – Kemudian aduk sampai merata
    – Lalu tuang ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    3. Eucalyptus

    Obat alami nyamuk selanjutnya adalah eucalyptus. Kamu bisa pakai minyak eucalyptus yang diolah jadi obat semprot nyamuk. Berikut cara olahnya:

    – Tuang 40 tetes minyak eucalyptus ke dalam wadah
    – Masukkan 1/3 air dan serai yang telah dipotong kecil-kecil ke dalam wadah
    – Lalu aduk hingga rata
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    4. Peppermint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Kombinasi peppermint dan minyak kelapa ternyata juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk. Simak cara olahnya di bawah ini:

    – Campurkan 1/3 cangkir minyak kelapa dan 15 tetes minyak esensial peppermint ke dalam wadah
    – Lalu aduk hingga merata
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk

    Sebagai informasi, obat nyamuk alami dari peppermint juga bisa dioleskan ke kulit agar tidak digigit nyamuk.

    Berapa Lama Obat Nyamuk Alami bisa Bertahan?

    Obat nyamuk alami memang lebih baik daripada obat semprot serangga karena tidak mengandung zat berbahaya yang berisiko bagi tubuh. Namun, berapa lama obat alami ampuh untuk mengusir nyamuk?

    Pada dasarnya, penggunaan minyak esensial yang berbeda-beda akan memiliki tingkat keampuhan yang berbeda pula. Hal ini dapat dipengaruhi oleh jenis produk yang digunakan.

    “Jika aromanya mulai hilang, maka daya tolak (terhadap nyamuk) pun juga perlahan hilang,” kata Rita Stadler dari Earth Kind.

    Apabila kamu tinggal di area yang lembap atau terdapat banyak pohon, maka akan lebih banyak nyamuk yang masuk ke dalam rumah. Jadi, sebaiknya siapkan obat nyamuk alami dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya.

    Itulah empat obat nyamuk alami yang ampuh dan mudah dibuat. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Perabotan yang Jangan Dibeli dalam Kondisi Bekas, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Membeli barang bekas terutama barang rumah tangga, banyak sekali keuntungannya. Mulai dari mendapatkan barang yang masih bagus tetapi dengan harga yang murah, bisa lebih hemat dalam berbelanja, dan biasanya cukup banyak pilihannya.

    Sensasi saat membeli barang bekas juga tidak kalah seru ketika membeli barang baru. Pembeli tetap perlu jeli terhadap barang yang akan dibeli. Labelnya sebagai barang yang sudah dipakai, tentu ada kemungkinan terdapat kecacatan produk. Semakin banyak cacatnya, biasanya harga yang ditawarkan akan semakin murah. Jangan terlalu cepat tergiur dari harganya, pembeli perlu memikirkan keselamatan saat menggunakannya dan apakah memungkinkan untuk diperbaiki.

    Di luar itu, ada beberapa barang bekas yang memang tidak bisa dipakai lagi, baik kondisinya masih bagus atau rusak. Sebab, barang-barang tersebut memang hanya baik untuk dipakai sekali. Mau alasan apa pun, sebaiknya jangan mengincar barang-barang tersebut di toko barang bekas.


    Dilansir House Beautiful berikut daftar perabotan yang sebaiknya tidak dibeli di tempat barang bekas.

    1. Barang Elektronik

    Barang elektronik seperti TV, mesin cuci, kipas angin, AC, hingga oven biasanya dijual dengan harga yang mahal. Orang-orang yang sedang membeli banyak perabotan sekaligus membutuhkan suatu alternatif. Salah satunya dengan membeli barang bekas untuk menekan pengeluaran.

    Sebelum memutuskan membeli, ketahui dahulu risikonya. Barang elektronik yang berada di tempat bekas biasanya kondisinya tidak begitu bagus. Pembeli juga tidak tahu usia pemakaian barang tersebut pada saat itu. Barang elektronik yang telah lama tidak digunakan bisa menjadi tempat tinggal bagi serangga dan hama. Selain itu, kebanyakan toko barang bekas kondisinya berantakan dan banyak sekali debu. Sebelum memutuskan membeli, lebih baik pertimbangkan akan kebersihan dan kualitas pemakaiannya.

    Jangan sampai setelah membelinya, barang tersebut rusak dan perlu diperbaiki lagi dengan harga yang sama mahalnya dengan barang baru.

    2. Perabotan Bongkar Pasang

    Saat ini sudah banyak produk yang dijual dalam bentuk bisa dibongkar dan dipasang sendiri. Hal ini untuk menghemat ruang ketika pengiriman dan menghindari kerusakan ketika pengiriman. Contoh barang bongkar pasang adalah lemari dan rak.

    Barang seperti ini ternyata sebaiknya dibeli dalam keadaan baru, bukan bekas. Hal ini dikarenakan beberapa material bongkar pasang memiliki kualitas yang rendah sehingga mudah sekali rusak. Sebagai contoh lemari dari kayu yang dicampur dengan material lainnya, mudah sekali rusak apabila terkena air dan kelembapan. Selain itu, bisa pula ada beberapa bagian dari barang tersebut hilang sehingga ketahanannya tidak menjamin dapat dipakai lama.

    3. Kasur

    Banyak kasur dibuang karena kondisinya yang tidak lagi layak seperti pernya muncul, besi kerangka timbul, atau bentuknya yang sudah tidak nyaman digunakan. Selain itu, ada pula kasur yang dibuang karena sudah terendam banjir. Biasanya tanda-tandanya adalah terdapat berkas air di permukaannya.

    Oleh karena itu, membeli kasur di tempat bekas tidak disarankan karena kondisinya yang tidak bersih lagi untuk digunakan. Memakai kasur yang kotor justru dapat menimbulkan masalah baru bagi kesehatan seperti gatal, infeksi pernapasan, hingga alergi. Kasur bekas yang telah dibersihkan juga tidak akan menjamin aman digunakan.

    4. Sofa dan Kursi Berlapis Kain

    Barang lainnya yang sebaiknya tidak dipakai apabila kondisinya bekas adalah sofa dan kursi yang berlapis kain. Hal ini dikarenakan bahan yang lembut tersebut apabila tidak dijaga kebersihannya bisa menjadi sarang kutu busuk. Hama satu ini dapat menggigit manusia dan membuat gatal.

    5. Karpet

    Sama seperti pertimbangan saat membeli sofa dan kasur, karpet juga bisa menjadi sarang hama, kutu, dan noda yang sulit dibersihkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 3 Cara Bersihkan Karpet dengan Mudah dan Tepat


    Jakarta

    Memasang karpet di ruang tamu dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan, tak hanya untuk pemilik rumah tapi juga bagi tamu yang datang. Warna dan pola karpet yang bagus juga membuat ruang tamu jadi terlihat lebih estetis.

    Namun seiring penggunaan karpet bisa jadi kotor dan berdebu. Jika tidak segera dibersihkan karpet akan terlihat dekil, bahkan membuat penghuni merasa tidak nyaman seperti muncul gatal hingga bau tak sedap.

    Untuk mengatasi hal tersebut maka karpet harus dibersihkan secara rutin. Tak harus membawanya ke laundry karena kamu dapat membersihkan karpet sendiri di rumah dengan mudah.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan karpet ruang tamu dengan mudah dan benar? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Karpet dengan Tepat

    Ada sejumlah cara mudah dan tepat dalam membersihkan karpet di rumah. Dikutip dari The Spruce, Jumat (20/6/2025), berikut tips-tips membersihkan karpet dengan benar:

    1. Sedot Debu dengan Vacuum Cleaner

    Langkah yang pertama adalah dengan mengangkat seluruh kotoran dan debu di karpet memakai vacuum cleaner. Namun, jika detikers tidak punya alat tersebut masih bisa memakai sapu.

    Agar seluruh kotoran dapat terangkat maksimal, pindahkan barang-barang atau furniture yang ada di atas karpet. Lalu pilih daya hisap yang paling kuat agar semua debu dapat tersedot ke dalam vacuum cleaner.

    Saat menggunakan vacuum cleaner, pastikan kamu menyedot debu secara perlahan. Selain seluruh kotoran dapat terangkat, cara ini juga untuk menjaga bulu karpet agar tidak rusak.

    2. Bersihkan Noda Membandel

    Apabila ditemukan ada sisa-sisa noda di karpet, sebaiknya segera dibersihkan agar tidak menempel. Untuk membersihkan noda air dapat menggunakan tisu atau kain. Jika noda yang menempel adalah lumpur, kamu dapat membersihkannya dengan ujung kartu atau pisau tumpul.

    3. Membersihkan Karpet dengan Bahan Alami

    Jika seluruh noda dan debu telah terangkat, tahap selanjutnya adalah dengan membersihkan karpet pakai sejumlah bahan alami, yaitu:

    a. Cuka

    • Campurkan cuka dan air dingin dengan komposisi 1:3, lalu tuang ke botol semprot
    • Semprotkan cairan tersebut pada karpet hingga lembap
    • Tunggu selama 5 menit hingga cairan dapat meresap ke karpet
    • Untuk menghilangkan sisa kotoran, gosok karpet secara perlahan dengan kain microfiber
    • Setelah itu, keringkan karpet di bawah sinar matahari atau bisa pakai kipas angin.

    b. Garam dan Baking Soda

    • Campurkan baking soda dengan garam dengan komposisi 1:1 ke dalam wadah
    • Taburkan campuran tersebut ke karpet secara merata
    • Lalu semprot karpet dengan air hingga lembap
    • Kamu bisa menggosok karpet pakai sikat halus atau kain microfiber untuk mengangkat sisa kotoran
    • Setelah itu, keringkan karpet di bawah sinar matahari atau pakai kipas angin.

    c. Uap

    • Campurkan baking soda dengan garam dengan komposisi 1:1 ke dalam wadah
    • Taburkan campuran tersebut ke karpet secara merata
    • Kemudian pakai setrika uap dan pastikan karpet lembap
    • Lalu, gunakan handuk atau kain microfiber untuk menyerap sisa-sisa kotoran yang menempel
    • Setelah itu, keringkan karpet di bawah sinar matahari atau pakai kipas angin.

    Demikian tiga cara membersihkan karpet dengan mudah dan tepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Tempat Favorit Nyamuk di Rumah, Segera Basmi!


    Jakarta

    Nyamuk adalah hama yang kerap terlihat berterbangan di dalam rumah. Serangga ini cukup mengganggu penghuni karena bisa menghisap darah sampai menimbulkan sensasi gatal pada kulit.

    Selain membuat gatal, nyamuk juga dapat membawa penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD). Oleh karena itu, penghuni sebaiknya memastikan rumah bebas nyamuk.

    Nyamuk ini dapat bersembunyi di berbagai tempat di dalam rumah. Penghuni bisa coba periksa tempat-tempat yang disukai nyamuk, lalu membasminya dengan semprotan anti serangga.


    Lantas, di mana tempat favorit nyamuk untuk bersembunyi? Simak penjelasannya berikut ini.

    Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah

    Inilah beberapa lokasi yang paling disukai nyamuk, dirangkum dari beberapa sumber.

    1. Bagian Bawah Sudut Dinding

    Dilansir dari Best Life, berdasarkan penelitian dari jurnal PNAS Nexus menemukan menyemprot insektisida pada bagian bawah dinding dapat membasmi nyamuk. Hal ini dikarenakan adanya panas, sementara nyamuk lebih suka tinggal di tempat yang lebih dingin.

    2. Kamar Mandi

    Kamar mandi adalah tempat yang disukai nyamuk buat bersembunyi. Nyamuk tertarik dengan tempat yang ada sumber air, salah satunya kamar mandi.

    3. Dapur

    Tak hanya kamar mandi, dapur juga ruang yang ada sumber air yang disukai nyamuk. Dapur adalah tempat yang banyak genangan, terutama wastafel.

    4. Dekat Tanaman

    Tanaman hias di dalam ruangan menjadi tempat persembunyian yang menarik bagi nyamuk. Apalagi kalau tanaman terlalu banyak air dan berada di dekat jendela yang terbuka.

    Penghuni sebaiknya selalu cek bagian bawah pot apakah ada genangan air atau tidak. Lalu, periksa juga kondisi tanah terlalu berair atau tidak.

    5. Genangan Air

    Dikutip dari USA Today, seperti diketahui, nyamuk sangat menyukai genangan air. Sebab, itulah tempat nyamuk berkembang biak.

    Nah, genangan air ini bisa muncul di tanah atau lantai yang cekung. Nyamuk juga bisa memanfaatkan sisa air di bawah pot, air yang menggenang di benda yang tahan air, dan ember di rumah.

    Kalau nggak mau rumah jadi sarang nyamuk, penghuni perlu memastikan tidak ada air yang tersisa di ember atau wadah yang letaknya di luar ruangan atau ruang terbuka.

    6. Tumpukan Barang

    Kemungkinan besar setiap rumah punya area atau sudut rumah untuk menyimpan barang tak terpakai. Tempat tersebut juga jarang dibersihkan dan barang menumpuk. Ternyata area seperti ini penuh dengan barang adalah tempat yang disukai oleh nyamuk, lho.

    Itulah beberapa titik yang perlu penghuni rumah waspadai karena bisa jadi tempat persembunyian nyamuk. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Alami Usir Semut Merah di Rumah, Ampuh dan Aman untuk Keluarga


    Jakarta

    Semut merah kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah. Serangga kecil ini dapat menggigit kulit sehingga menimbulkan rasa gatal. Bahkan, semut merah suka mengerumuni makanan yang ada di dapur atau meja makan.

    Sebenarnya, semut merah dapat dibasmi dengan cairan pembasmi serangga yang banyak dijual di pasaran. Namun, kandungan zat di dalamnya dianggap berbahaya jika dihirup terlalu banyak.

    Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara alami untuk membasmi semut merah di dalam rumah. Selain lebih aman, cara ini disebut lebih ampuh untuk mengusir semut agar tidak bersarang lagi.


    Cara Ampuh Membasmi Semut Merah dengan Bahan Alami

    Mengusir semut merah ternyata bisa dilakukan dengan cara alami. Dikutip dari Homes and Gardens dan Healthline, Selasa (24/6/2025), berikut langkah-langkah membasmi semut merah dengan bahan alami:

    1. Air Panas

    Langkah yang pertama adalah dengan menggunakan air panas, yakni dengan menuangkan air panas ke sekitar sarang semut merah. Cara ini dinilai efektif hingga 60 persen untuk membasmi semut.

    Meski begitu, jika sarang semut berada di taman atau tanah maka cara ini dinilai berbahaya karena dapat membunuh tumbuhan di sekitarnya.

    2. Sabun Cair dan Jeruk

    Kombinasi antara sabun cair dan jeruk dinilai efektif untuk membasmi semut merah. Kamu bisa mencampur sabun cair, jeruk, dan sedikit air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke area yang terdapat sarang semut.

    3. Tepung Maizena

    Selain digunakan sebagai bahan masakan, tepung maizena ternyata bisa digunakan untuk mengusir semut merah. Caranya juga gampang, cukup menaburkan tepung maizena di sekitar sarang atau jalur yang dilalui semut. Setelah itu, bersihkan sisa tepung maizena dan semut yang mati dengan sapu atau penyedot debut.

    4. Minyak Nimba

    Untuk cara yang lebih praktis, kamu bisa menggunakan minyak nimba atau neem oil. Minyak yang berasal dari biji pohon nimba (Azadirachta indica) dikenal sebagai insektisida alami yang efektif melawan berbagai hama, termasuk semut merah.

    Cara pakainya adalah dengan menuangkan minyak nimba ke dalam wadah. Setelah itu, tuang minyak tersebut ke sarang atau area yang dilalui semut merah.

    5. Baking Soda dan Gula

    Cara berikutnya adalah menggunakan campuran baking soda dan gula. Cara kerjanya adalah gula dapat menarik perhatian semut, sedangkan baking soda akan membunuh semut setelah mengkonsumsi gula.

    Letakkan campuran ini di sudut-sudut rumah atau sarang yang sering dilalui semut agar dapat mengusirnya secara efektif.

    6. Cuka Putih

    Kombinasi antara cuka putih dan air diklaim ampuh untuk mengusir semut di rumah. Campur air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke sarang atau jalur semut.

    Setelah semut berhasil dibasmi, kamu perlu membersihkan sisa cairan cuka di lantai atau dinding untuk menghilangkan aromanya.

    7. Lada Hitam

    Lada hitam bubuk dapat digunakan untuk mengusir semut. Sebab, serangga ini tidak suka dengan baunya sehingga lebih memilih untuk menghindar. Cukup dengan menaburkan lada hitam ke sarang atau jalur semut untuk mengusir mereka dari dalam rumah.

    8. Ampas Kopi

    Setelah menikmati secangkir kopi, ampasnya jangan langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan untuk mengusir semut merah. Cobalah untuk menaburkan ampas kopi ke alas atau wadah kecil, lalu letakkan di sarang atau jalur semut.

    Namun, sebaiknya rutin mengganti ampas kopi dengan yang baru karena khasiatnya akan menghilang setelah kering.

    Itulah delapan cara ampuh mengusir semut merah dengan mudah pakai bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamitetep Bikin Gatal Suka Hidup dekat Pakaian, Ini Cara Cegahnya Menurut Ahli



    Jakarta

    Salah satu serangga yang kerap ditemukan di rumah, tetapi mungkin tidak banyak yang mengetahui namanya adalah kamitetep. Hewan ini bisa menyebabkan gatal bila terkena kulit manusia.

    Serangga satu ini bentuknya cukup unik tidak seperti serangga pada umumnya. Beberapa orang mungkin akan mengira hewan ini sebagai butiran pasir yang menggumpal di sudut rumah. Padahal jika diperhatikan lebih saksama, pada salah satu ujungnya akan muncul hewan kecil seperti ulat berwarna coklat.

    Dilansir laman Ask Entomologists yang mengutip dari karya ilmiah Holarctic Lepidoptera berjudul Notes on the Plaster Bagworm, Phereoeca uterella, in Florida (Lepidoptera: Tineidae) karya JB Heppner, serangga satu ini biasa hidup di tempat kering, mudah beradaptasi di lingkungan baru, serta bisa hidup di daerah yang tidak begitu banyak makanan.


    Biasanya hewan ini banyak ditemukan di dekat pakaian manusia karena area tersebut cukup kering. Para ahli entomologi, ahli yang mempelajari seputar serangga, mengatakan spesies ini kebanyakan hidup berdampingan dengan manusia.

    Temuan lainnya mengungkapkan bahwa kamitetep ini senang hidup di dekat laba-laba. Mereka akan memakan sisa yang dibuang laba-laba dan sutra dari jaring laba-laba. Mereka juga memakan serangga mati. Dari sanalah mereka bisa masuk ke dalam rumah yang memang kebanyakan juga banyak ditemukan laba-laba.

    Dari karakteristik kamitetep tersebut, para ahli menyimpulkan salah satu cara untuk mencegah serangga ini masuk ke rumah adalah dengan menyingkirkan laba-laba.

    Selain itu, ada cara lainnya untuk menyingkirkan kamitetep dari rumah, berikut di antaranya yang bisa diikuti.

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Menurut Heppner, menjaga kebersihan rumah juga penting untuk mencegah kamitetep datang ke rumah dan agar laba-laba yang menjadi sumber makanannya tidak muncul. Bersihkan rumah secara menyuluruh hingga ke area yang jarang digunakan.

    2. Meletakkan Kamper di Lemari

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, menurut ahli entomology, kamitetep sering ditemukan di dekat pakaian seperti lemari, keranjang pakaian kotor atau di dekat gantungan baju. Dilansir Enesis, sebaiknya lemari juga dilengkapi dengan kamper atau kapur barus agar serangga tidak muncul.

    3. Tutup Ventilasi dengan Kawat Nyamuk

    Pastikan tidak banyak serangga yang masuk ke rumah. Semakin banyak serangga di rumah berarti memberikan peluang untuk kamitetep hidup di rumah tersebut. Tutup lubang ventilasi rumah dengan jaring-jaring kecil agar serangga terutama nyamuk tidak masuk ke rumah.

    4. Bersihkan Kaca

    Kamitetep sering ditemui tengah menempel di sudut rumah. Agar bagian rumah tidak menarik kamitetep, pastikan untuk menjaga kebersihannya, terutama pada bagian kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Gatal Usai Mandi? Bisa Jadi Gara-Gara Toren Air Berlumut


    Jakarta

    Toren atau disebut juga tandon air merupakan alat yang berfungsi sebagai wadah menyimpan air bersih. Toren air dapat ditemukan dengan mudah di banyak rumah penduduk.

    Penggunaan toren air dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh air bersih. Namun, sering kali ditemukan toren air yang berlumut sehingga yang keluar justru air kotor dan berwarna hijau.

    Kualitas air tersebut tentu tidak bisa digunakan untuk mandi dan mencuci. Jika air tetap digunakan maka bisa memicu penyakit seperti kulit gatal-gatal dan gangguan saluran pencernaan. Mau tak mau kamu harus membersihkan toren air dari sisa-sisa lumut yang menempel.


    Sebagai pemilik rumah, penting juga untuk mengetahui sejumlah penyebab toren air menjadi berlumut. Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.

    Penyebab Toren Air Berlumut

    Adanya lumut di dalam toren air bukan tanpa sebab. Dikutip dari catatan detikProperti, berikut sejumlah penyebab toren air berlumut:

    1. Sinar Matahari

    Toren air yang terpapar sinar matahari secara langsung bisa memicu lumut. Pada umumnya, banyak warga yang menempatkan toren air di bawah sinar matahari langsung, sehingga tak heran kalau ditumbuhi lumut seiring waktu.

    Solusi dari masalah ini adalah memasang pelindung toren agar tidak terpapar sinar matahari. Kamu juga bisa memilih tandon air berwarna gelap agar dapat menghalangi cahaya masuk ke dalam toren.

    2. Air Baku yang Kotor

    Jika air yang digunakan untuk mengisi toren punya kualitas buruk, maka lumut dapat tumbuh di dalamnya. Hal ini karena air mengandung jamur sehingga lumut dapat tumbuh lebih cepat.

    Bahkan, air bersih pun juga bisa menyebabkan tandon jadi berlumut karena ada beberapa partikel tanah yang ikut terbawa saat memompa air. Solusinya adalah dengan rutin menguras toren minimal 3-4 bulan sekali.

    3. Udara Lembap

    Udara lembap juga menjadi pemicu tumbuhnya lumut di dalam toren. Ditambah lagi jika posisi toren berada di bawah sinar matahari langsung, maka lumut dapat tumbuh dengan cepat.

    Demi mencegah tandon air berlumut di kemudian hari, sebaiknya dilakukan pengecekan secara berkala. Selain itu, pastikan toren air sudah ditutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang bisa masuk ke dalam.

    Demikian tiga penyebab toren air di rumah jadi berlumut. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Kenapa Tikus Wajib Diusir dari Rumah!


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Terkadang, hewan ini kerap bersarang di dalam rumah dan menimbulkan sejumlah masalah.

    Salah satu dampak paling terasa jika tikus bersarang di rumah adalah menggerogoti sisa makanan di atas meja. Padahal, makanan itu masih bisa dikonsumsi.

    Selain itu, masih ada lagi sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Tikus Bersarang di Rumah

    Tikus memang bukan hewan berbahaya seperti ular. Meski begitu, kehadiran tikus di rumah sangat mengganggu kenyamanan dan kebersihan. Berikut sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah:

    1. Kerusakan Listrik

    Dilansir situs ECPC Service, tikus memiliki kebiasaan menggigit kabel listrik. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa memicu korsleting listrik dan berpotensi menyebabkan rumah kebakaran.

    2. Merusak Perabotan

    Selain menggigit kabel, tikus juga kerap menggerogoti kayu. Jika kamu memiliki banyak perabotan kayu di rumah maka sebaiknya waspada karena bisa jadi furnitur kesayanganmu rusak gara-gara digigit tikus.

    3. Menyebarkan Kutu dan Tungau

    Tikus termasuk hewan kotor dan jorok karena hidup di saluran air, kamar mandi, dan tempat sampah. Jika tikus masuk dan bersarang di dalam rumah dikhawatirkan dapat menyebarkan kutu dan tungau. Para penghuni bisa mengalami gatal-gatal karena terkena serangga tersebut.

    4. Menyebarkan Penyakit

    Salah satu dampak paling bahaya dari kehadiran tikus di rumah adalah dapat menyebarkan penyakit. Dikutip dari WebMD, tikus dapat menyebarkan penyakit seperti leptospirosis (infeksi bakteri), koriomeningitis limfositik, dan tifus. Manusia dapat terpapar penyakit tersebut lewat kotoran, air liur, dan air seni tikus.

    5. Muncul Bau Tak Sedap

    Muncul sarang tikus di rumah juga dapat menimbulkan aroma tak sedap ke seluruh ruangan. Bau tersebut bisa berasal dari kotoran dan air seni tikus. Apalagi jika ditemukan ada tikus yang mati di loteng atau sudut rumah, tentu aroma bangkainya sungguh sangat menyengat dan mengganggu penghuni rumah.

    Cara Basmi Tikus di Rumah

    Jika mengetahui ada tikus yang bersarang di rumah, sebaiknya segera dibasmi agar tikus tidak terus berkembang biak. Berikut cara basminya:

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Cara yang pertama adalah dengan memasang perangkap tikus. Namun, kamu harus mencari tahu letak sarangnya di dalam rumah. Setelah itu, barulah pasang perangkap tikus yang efektif, seperti lem tikus. Agar terpancing, kamu bisa memasang umpan yang memiliki aroma menyengat.

    2. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus ke sarang atau area yang kerap dilaluinya. Namun, hati-hati dalam menggunakan cairan tersebut karena dapat membahayakan kesehatan. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan dan masker agar baunya tidak terhirup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com