Tag: gatal

  • Kenapa Kamitetep Masih Sering Muncul di Rumah? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Ada beberapa serangga yang kerap muncul di rumah, salah satunya adalah kamitetep. Sebagai informasi, kamitetep atau Phereoeca uterella merupakan serangga sejenis ngengat yang memiliki bentuk seperti biji labu.

    Bentuknya yang unik membuat sejumlah orang mengira kamitetep adalah butiran pasir yang menggumpal di sudut rumah. Padahal kalau diperhatikan lebih detail, pada salah satu bagian ujungnya ada berwarna cokelat.

    Munculnya kamitetep membuat rumah jadi terkesan kotor. Selain itu, serangga kecil ini bisa menyebabkan gatal-gatal atau iritasi jika dipegang secara langsung.


    Kamitetep biasanya menempel pada tembok, sudut ruangan, atau kolong furnitur. Serangga ini bergerak secara perlahan sehingga kerap tidak disadari oleh penghuni rumah.

    Membasmi kamitetep bisa menggunakan sabun cuci piring yang dicampur dengan air. Selain itu, kamu juga bisa meletakkan kamper di lemari jika ditemukan ada kamitetep di pakaian.

    Jika kamitetep kembali muncul di rumah, berarti ada celah atau kebiasaan buruk yang membuat serangga tersebut datang lagi. Ketahui sejumlah penyebabnya dalam artikel ini.

    Penyebab Kamitetep Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Bugwiz, berikut sejumlah penyebab kamitetep muncul lagi di rumah:

    1. Jarang Membersihkan Rumah

    Alasan utama kamitetep bisa muncul lagi karena rumah jarang dibersihkan bahkan sampai berbulan-bulan. Ruangan atau area yang kotor di rumah dapat dipenuhi oleh kepompong kamitetep.

    Serangga kecil ini umumnya ditemukan di kamar mandi, kamar tidur, garasi, dan dapur. Kamitetep dapat menempel di dinding, loteng, kayu, batu-bata, dan plesteran.

    2. Lingkungan yang Memadai

    Kamitetep mencari tempat untuk hidup dan berkembang biak yang lembap, panas, tertutup, dan minim gangguan. Apabila terdapat ruangan di rumah yang punya kondisi seperti itu, maka tak heran kamitetep akan muncul kembali meski sebelumnya sudah dibasmi.

    3. Terdapat Sumber Makanan

    Agar bisa bertahan hidup tentu kamitetep membutuhkan makanan. Para ahli entomologi mengatakan kamitetep kebanyakan dapat hidup berdampingan dengan manusia.

    Temuan lainnya mengungkapkan kamitetep senang hidup di dekat laba-laba. Soalnya, mereka akan memakan sisa yang dibuang laba-laba dan sutra dari jaringnya. Selain itu, kamitetep juga dapat memakan serangga mati.

    Rumah yang jarang dibersihkan dapat memunculkan laba-laba dan juga serangga lainnya, sehingga jadi tempat yang nyaman untuk kamitetep berkembang biak karena menemukan sumber makanan yang banyak.

    4. Ada Celah Masuk Rumah

    Kamitetep sebenarnya berasal dari luar rumah, tapi kamitetep betina dewasa yang sudah kawin akan masuk rumah untuk bertelur. Mereka bisa masuk karena menemukan celah kecil di rumah.

    Selain itu, kamitetep juga bisa masuk ke rumah karena ikut terbawa. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika pakaian atau benda yang dibawa ternyata ada kamitetep. Alhasil, serangga kecil itu bisa tinggal dan berkembang biak di rumah.

    Cara Membasmi Kamitetep

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu bisa membasmi kamitetep cukup dengan menggunakan sabun cuci piring. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Siapkan wadah besar dan isi sekitar 3-4 liter air
    • Campur 2 sendok makan sabun cici piring ke dalam wadah
    • Aduk secara perlahan agar cairan tersebut tidak mengandung banyak busa
    • Tusuk kepompong kamitetep agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil
    • Lalu semprotkan atau tuang cairan sabun cuci piring tersebut ke kamitetep.

    Demikian penjelasan mengapa kamitetep bisa muncul lagi di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Badan Nggak Gatal, Ini 5 Cara Cegah Kutu Busuk Ada di Kasur


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di kasur. Serangga ini bisa menyebabkan gatal dan meninggalkan bekas pada tubuh. Tak heran keberadannya ingin dibasmi penghuni rumah.

    Selain gatal, kutu busuk juga bisa menyebabkan kasur bau dan cepat kotor. Serangga ini kerap bersembunyi di pinggiran dan dalam kasur, terutama yang jarang terkena sinar matahari.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah adanya kutu busuk di kasur atau perabotan lainnya. Dilansir dari dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Bersihkan Barang yang Berserakan

    Rumah yang berantakan menyediakan lebih banyak tempat bagi kutu busuk untuk bersembunyi. Dilansir dari United State Environmental Protection Agency, jika kutu busuk ada di kasur, gunakan penutup khusus kutu busuk (encasement) untuk mempersulit kutu busuk menjangkau penghuni rumah saat tidur. Biarkan encasement terpasang selama setahun. Pastikan produk yang dibeli telah teruji sehingga dapat bertahan selama setahun penuh tanpa robek.

    Rutin Cuci Seprai

    Rutin mencuci seprai bisa mengurangi jumlah kutu busuk. Dilansir dari Departemen Kesehatan New York, cuci seprai, sarung bantal, selimut, dan seprai lalu masukkan ke dalam pengering panas selama minimal 30 menit.

    Perlu diperhatikan juga bahwa kutu busuk dan telurnya bisa bersembunyi di keranjang cucian, jadi jangan lupa untuk membersihkannya juga.

    Bersihkan Pakai Vacuum Cleaner

    Cara lainnya yaitu membersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner atau penyedot debut. Bersihkan karpet, lantai, furnitur berlapis kain, rangka tempat tidur, kolong tempat tidur, di sekitar kaki tempat tidur, dan semua celah di ruangan dengan penyedot debu.

    Ganti kantong debu setelah setiap penggunaan agar kutu busuk tidak bisa kabur. Masukkan kantong debu bekas ke dalam kantong plastik tertutup rapat dan buang ke tempat sampah luar. Bisa juga masukkan sampah hasil vacuum cleaner dan masukkan ke dalam plastik sebelum dibuang.

    Tutup Celah Masuk Kutu Busuk

    Tutup semua retakan dan celah serta semua lubang tempat pipa atau kabel masuk ke dalam rumah. Untuk menutup celah maupun retakan bisa pakai caulk.

    Gunakan Jasa Profesional

    Selain cara-cara di atas, bisa juga menggunakan jasa profesional untuk mengatasi kutu busuk, apalagi jika serangga tersebut sudah ada di kasur.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah adanya kutu busuk di kasur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Bikin Gatal-gatal, Ini Penyebab dan Cara Basmi Kamitetep


    Jakarta

    Kamitetep adalah hewan yang berukuran kecil dengan bentuk yang unik. Badannya berwarna abu abu dengan kantong tipis dari tengah ke bawah dan kepalanya seperti cacing.

    Hewan dengan nama ilmiah Phereoeca uterella ini merupakan serangga sejenis ngengat. Penghuni biasanya tidak menyadari keberadaannya karena ukuran yang kecil dan jarang mengganggu manusia.

    Meskipun begitu, kamitetep bisa menggigit manusia. Dilansir detikHealth, Prof Edhi meragukan anggapan bahwa kamitetep mengandung racun yang memicu gatal-gatal. Menurutnya, gatal-gatal muncul karena kotoran yang membungkus serangga tersebut. Ciri-ciri kulit sudah digigit kamitetep menurut seorang mahasiswi Denpasar Dwi Kukuh Wandari yang pernah digigit, gejalanya mirip dengan digigit semut, yakni muncul bentol kemerahan dengan titik di tengahnya.


    Penyebab Kamitetep Muncul di Rumah

    Setiap hewan yang muncul di rumah pasti ada penyebabnya. Lantas, kamitetep sendiri kenapa bisa muncul di rumah? Dilansir Bugwiz ini alasannya.

    1. Rumah Jarang Dibersihkan

    Kamitetep senang hidup di tempat yang kotor. Hewan ini juga mudah ditemukan di tembok-tembok, kolong meja atau lemari, hingga dekat cucian kotor.

    2. Banyak Sumber Makanan

    Kamitetep merupakan hewan pemakan debu, sarang laba-laba, rambut, hingga serangga mati. Mereka senang tinggal di tempat yang banyak sumber makanan.

    3. Lingkungan Memadai

    Kemudian, mereka juga membutuhkan lingkungan yang memudahkan untuk berkembang biak seperti tempat yang cukup lembap. Tempat yang panas juga mereka bisa hidup asalkan terlindungi dan minim gangguan.

    Cara Basmi Kamitetep

    1. Bersihkan Rumah

    Melihat dari faktor-faktor yang disukai oleh kamitetep, hewan satu ini bisa dibasmi atau diusir dengan sering membersihkan rumah. Jangan sampai ada sarang laba-laba di rumah apalagi tumpukan debu.

    2. Jaga Kelembapan Ruangan

    Lalu, usahakan rumah tidak terlalu lembap atau kering. Atur suhu agar tetap normal dengan begitu kamitetep tidak datang dan berkembang biak di rumah. Pastikan pula setiap ruangan memiliki sirkulasi yang baik.

    3. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Jika menemukan kamitetep, penghuni dapat membasminya menggunakan sabun cuci piring. Campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Pastikan cairan tersebut tidak sampai banyak busa.

    Tusuk kepompong hewan agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil. Lalu, semprotkan cairan yang baru dibuat pada kamitetep.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kamitetep yang masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Musim Hujan Bikin Banyak Nyamuk, Begini Cara Alami Mengusirnya


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, tantangannya bukan hanya banjir, melainkan bakal banyak muncul nyamuk di rumah. Apabila tidak ada pencegahan, setiap malam dipastikan kita susah tidur karena hewan kecil ini sering aktif di malam hari.

    Nyamuk dikenal lebih senang muncul saat musim hujan. Alasannya sederhana, menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam laman resminya hal ini dikarenakan musim hujan menghasilkan banyak genangan air yang cocok untuk mereka berkembangbiak.

    Kemudian, nyamuk akan mencari manusia untuk mendapatkan makanan dengan cara menghisap darah. Siklus ini sebenarnya tidak berbahaya paling kita hanya gatal-gatal, tetapi ada jenis nyamuk yang bisa mengancam nyawa apabila sudah menggigit, yakni nyamuk Aedes aegypti karena dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).


    Cara Mengusir Nyamuk

    Dilansir The Kitchen berikut beberapa bahan yang bisa mengusir nyamuk.

    1. Jangan Ada Genangan di Halaman

    Cara paling efektif untuk menghentikan perkembangbiakan nyamuk adalah membersihkan segala genangan air di halaman. Tidak hanya itu, bersihkan juga area yang lembap seperti rumput yang terlalu panjang dan sampah daun kering basah dari halaman. Tempat seperti itu disukai oleh nyamuk.

    2. Tanam Tanaman Pengusir Nyamuk

    Cara selanjutnya adalah memasang ‘pagar’ pencegah nyamuk mendekat dengan tanaman. Kita bisa mengecohkan nyamuk dengan menanam tanaman yang memiliki aroma yang tidak disukai oleh hewan tersebut, seperti marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, dan bawang putih.

    3. Pakai Lemon dan Cengkeh

    Perangkap selanjutnya adalah memakai bahan alami seperti potongan lemon yang tipis dan cengkeh. Kedua bahan alami ini memiliki aroma yang kuat dan cukup bertahan lama. Saat ingin meletakkan keduanya letakkan di tempat terbuka, terutama di area yang banyak nyamuk.

    4. Gunakan Cuka Apel

    Coba juga menggunakan cuka apel karena cairan ini memiliki yang menyengat. Caranya campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai. Lalu semprotkan ke sekeliling rumah.

    5. Air Bawang Putih

    Bawang putih memiliki beragam khasiat, salah satunya adalah bisa mengusir nyamuk. Caranya cincang bawang putih. Kemudian siram dengan satu sendok minyak mineral. Diamkan seharian hingga meresap sempurna.

    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan ke luar ruangan guna membuat penghalang agar nyamuk tidak masuk ke dalam.

    6. Minyak Atsiri

    Jika memiliki minyak esensial, pakai cairan tersebut untuk mengusir nyamuk. Tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    7. Kamper

    Tambahan, dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat. Bahkan ini juga ampuh mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lagi Jemur Baju di Depan Rumah, Ini 4 Alasannya!


    Jakarta

    Pakaian yang telah dicuci wajib dijemur agar cepat kering dan tidak lembap. Namun, masih banyak masyarakat yang memilih menjemur pakaian di depan rumah.

    Beberapa orang menganggap menjemur di depan rumah membuat pakaian cepat kering. Sebab, area tersebut yang paling banyak terpapar sinar matahari. Meski begitu, menjemur pakaian di depan rumah tidak dianjurkan karena membawa banyak kerugian.

    Ingin tahu alasan mengapa jangan menjemur pakaian di depan rumah? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Alasan Jangan Jemur Baju di Depan Rumah

    Dilansir situs The Spruce, berikut sejumlah alasan mengapa sebaiknya jangan menjemur pakaian di depan rumah:

    1. Bikin Baju Jadi Bau

    Alasan yang pertama adalah membuat baju yang telah dicuci menjadi bau. Sebab, pakaian langsung terpapar dengan udara luar yang tidak selalu bersih. Apalagi jika kamu tinggal di lingkungan yang kotor, maka pakaian bisa cepat bau saat dijemur.

    Baju juga bisa bau karena terpapar asap dari pembakaran sampah, asap kendaraan bermotor, atau debu dari material bangunan. Selain bikin tidak nyaman, menggunakan pakaian yang penuh debu dan kotor juga berbahaya bagi kesehatan.

    2. Rawan Terkena Serangga dan Kotoran

    Menjemur pakaian di depan rumah sangat rentan terhadap serbuan serangga seperti nyamuk, lalat, dan semut. Apabila ada semut yang masuk ke dalam pakaian tanpa disadari, maka kulit bisa mengalami gatal-gatal saat memakai baju tersebut.

    Selain itu, menjemur baju di depan rumah juga rentan terkena kotoran dari hewan, sehingga membuat baju jadi kotor dan bau. Mau tak mau pakaian yang awalnya bersih harus dicuci ulang.

    3. Kondisi Cuaca yang Tidak Menentu

    Belakangan ini kondisi cuaca di beberapa daerah sedang tidak menentu. Saat pagi hari cuaca tampak cerah, tapi ketika siang menjelang sore bisa terjadi hujan.

    Apabila kamu menjemur pakaian di depan rumah saat cuaca tidak menentu, bisa saja pakaian yang sudah kering akhirnya basah dan kotor lagi karena terkena air hujan.

    Perlu diingat, segera cuci kembali pakaian yang basah karena terkena hujan. Meski sebenarnya bisa dikeringkan, tapi air hujan yang kotor dan menempel di pakaian bisa membuat kulit gatal-gatal.

    4. Merusak Estetika Rumah

    Menjemur pakaian di depan rumah juga dapat merusak estetika hunian. Sebab, adanya tali jemuran dan pakaian yang digantung di halaman depan bisa memberikan kesan berantakan dan sumpek.

    Menjemur pakaian di depan rumah juga memberikan kesan tidak nyaman bagi tamu atau tetangga yang datang. Bahkan, baju yang digantung bisa menghalangi jalan masuk bagi orang saat bertamu ke rumah kamu.

    Maka dari itu, sebaiknya jemur pakaian yang telah dicuci di halaman belakang agar tidak terlihat oleh tamu atau tetangga yang datang. Selain itu, pakaian jadi lebih bersih dan tetap wangi karena tidak terkena debu atau kotoran yang terbang di udara.

    Itulah empat alasan mengapa jangan menjemur pakaian di depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Bikin Rumah Bebas Nyamuk, Nggak Khawatir Digigit Lagi


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk cukup mengganggu penghuni rumah. Serangga itu suka hinggap di kulit manusia dan mengisap darah.

    Gigitan nyamuk menimbulkan sensasi gatal pada kulit. Belum lagi, nyamuk dapat menularkan penyakit serius melalui gigitannya.

    Oleh karena itu, penghuni sebaiknya melindungi rumah agar bebas nyamuk. Caranya dengan membuat lingkungan yang sulit ditinggali nyamuk.


    Lantas, bagaimana cara membuat rumah bebas nyamuk? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bikin Rumah Bebas Nyamuk

    Inilah beberapa cara untuk mengusir nyamuk dari rumah, dikutip dari Better Health Channel, Sabtu (6/9/2025).

    1. Pasang Jaring Anti Nyamuk

    Penghuni dapat mencegah serangan nyamuk dengan menutup akses masuknya ke rumah. Pasang jaring atau layar berlubang pada jendela, pintu, dan lubang ventilasi agar tak bisa dilalui nyamuk.

    2. Gunakan Obat Anti-Nyamuk

    Lalu, kamu bisa membasmi nyamuk memakai semprotan obat atau pengusir serangga di sekitar rumah. Ada berbagai macam produk anti-nyamuk tersedia di pasaran.

    Gunakan semprotan anti-nyamuk untuk membasmi serangga itu ketika tampak di dalam rumah. Manfaatkan juga alat pengusir nyamuk berbentuk vaporizer atau diffuser yang dapat dicolokkan ke stopkontak. Untuk area outdoor, penghuni bisa menyalakan obat nyamuk bakar.

    3. Bersihkan Halaman Rumah

    Penghuni bisa membasmi nyamuk langsung dari sumbernya, salah satunya di halaman rumah. Bersihkan halaman rumah agar tidak ada genangan air. Nyamuk dapat berkembang biak di genangan air yang sangat sedikit.

    Singkirkan benda yang dapat menampung air misalnya pot, wadah, dan ban. Kalau ada tangki air, pastikan untuk menutupnya dengan rapat.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah rumah diserang nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tungau di Kasur Bisa Bikin Kulit Gatal, Ini Cara Ampuh Membasminya!


    Jakarta

    Tungau merupakan salah satu jenis serangga yang sering mengganggu manusia. Sebab, gigitan dari tungau bisa menimbulkan rasa gatal, ruam, hingga bercak merah pada kulit.

    Hewan berukuran sangat kecil ini biasanya hidup dan berkembang biak di tempat tidur, terutama pada kasur dan seprai yang kotor dan bau. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk rutin mengganti seprai demi mencegah munculnya tungau.

    Jika kamu menemukan tungau di kasur, cara basminya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner yang memiliki sinar UV. Namun jika kamu tidak punya vacuum cleaner, ada sejumlah cara lain yang juga efektif membasmi tungau. Apa saja?


    Cara Basmi Tungau di Kasur Secara Efektif

    Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi tungau di kasur. Dilansir situs Web MD dan Healthline, berikut cara-caranya:

    1. Sesuaikan Suhu Ruangan

    Tungau merupakan hewan yang dapat berkembang biak di tempat lembap. Jika kamar tidur kamu sangat lembap, maka tak heran banyak ditemukan tungau di dalam kasur.

    Pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik di dalam kamar agar tingkat kelembapannya tidak terlalu tinggi. Bisa juga menggunakan dehumidifier untuk mengatasi lembap di dalam ruangan.

    2. Cuci Seprai dengan Air Panas

    Jika menemukan ada tungau di tempat tidur, segera cuci seprai, sarung bantal, dan sarung guling menggunakan air panas. Langkah ini dilakukan untuk membunuh tungau dan telurnya secara optimal sehingga tidak dapat berkembang biak.

    “Salah satu cara untuk membasmi tungau adalah dengan panas. Para profesional biasa melakukannya dengan menggunakan air panas,” kata pakar pengendali hama Nicole Carpenter.

    Selain dicuci dengan air panas, kamu juga dapat menambahkan detergen anti-bakteri agar tungau dan telurnya benar-benar mati.

    3. Jemur Kasur

    Selain mencuci seprai, sebaiknya kamu juga menjemur tempat tidur di bawah sinar matahari terik. Panas dari matahari dapat membantu membasmi tungau yang bersembunyi di sela-sela kasur. Cara ini juga membantu mengurangi kelembapan tinggi di tempat tidur.

    4. Pakai Cara Alami

    Cara mengatasi tungau yang berkembang biak di tempat tidur bisa menggunakan garam. Bahan dapur ini dinilai ampuh untuk membasmi tungau.

    Caranya cukup dengan mencampur garam dan air secukupnya ke dalam botol semprot, lalu semprotkan pada bagian tempat tidur yang terdapat tungau. Tunggu beberapa saat agar garam bereaksi terhadap tungau.

    Jika menemukan ada sisa tungau yang sudah mati, segera buang ke dalam tempat sampah. Setelah itu, semprotkan minyak esensial lavender atau peppermint untuk menciptakan aroma wangi di tempat tidur.

    5. Semprot Disinfektan

    Cara yang terakhir adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan di tempat tidur atau area yang sering ditemukan ada tungau. Kandungan zat kimia pada disinfektan dinilai ampuh untuk membunuh tungau serta mencegah serangga kecil ini datang kembali.

    Namun, jika masih ditemukan ada tungau berkeliaran di kamar tidur, sebaiknya segera hubungi jasa pengendali hama (pest control) agar bisa ditangani oleh ahlinya.

    “Tungau bukanlah sesuatu yang selalu dapat ditangani sendiri, mereka bisa saja bersembunyi di dinding, stop kontak, sambungan furnitur, dan dapar bertahan hingga berbulan-bulan tanpa makan,” pungkas Carpenter.

    Itulah lima cara membasmi tungau di kasur secara efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Ulat Bulu Suka Gerogotin Tanaman Hias, Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Pemilik rumah yang memelihara tanaman hias perlu waspada dengan ulat bulu. Hama ini bisa menggerogoti tanaman, bahkan sampai mematikannya.

    Selain itu, kehadiran ulat bulu di rumah dapat mengganggu penghuni rumah. Jika ulat bulu sampai terkena kulit, bakal muncul sensasi gatal.

    Oleh karena itu, pemilik perlu segera menangani ulat bulu yang masuk rumah. Simak cara basmi ulat bulu berikut ini.


    Cara Basmi Ulat Bulu

    Inilah cara membasmi ulat bulu untuk mengamankan tanaman hias, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Bersihkan Tong Sampah

    Penghuni rumah perlu rutin membersihkan tong sampah, setidaknya 2-3 seminggu. Sebab, sisa makanan dapat menarik ulat bulu untuk memasuki rumah. Apalagi kalau sampah tersebut ada sisa sayur dan kulit buah.

    2. Mengoleskan Oli

    Cegah ulat bulu masuk rumah dengan mengoleskan oli di pinggir pintu dan jendela. Ulat bulu tidak suka aroma dan kelengketan oli. Dengan begitu, ulat bulu bakal enggan mendekati rumah dan tidak sampai ke tanaman hias.

    3. Semprotkan Pestisida Alami

    Buatlah semprotan pestisida alami dengan cabe merah dan bawang putih. Rendam bahan tersebut dalam air sabun dan endapkan. Semprotkan cairan tersebut ke batang dan daun untuk mencegah ulat bulu hinggap di tanaman hias.

    4. Buang Ulat Bulu secara Manual

    Selain itu, penghuni rumah bisa membuang ulat bulu secara manual. Cara ini cukup ekstrem karena berisiko bikin kulit gatal kalau tersentuh ulat bulu. Pastikan untuk menggunakan alat seperti sarung tangan, penjepit, atau sendok plastik untuk mengambil ulat bulu ya.

    5. Tabur Bubuk Bacillus Thuringiensis

    Terakhir, pemilik bisa menggunakan bubuk Bacillus Thuringiensis (Bt) sebagai pestisida. Taburkan bubuk tersebut langsung pada tanaman untuk membasmi ulat bulu.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi ulat bulu agar tanaman hias tidak digerogotin. Semoga berhasil!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Kamitetep Bisa Bikin Badan Gatal! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Kamitetep merupakan jenis serangga yang bentuknya cukup unik yakni berbadan kecil dan menyerupai gumpalan debu. Mungkin sebagian orang baru pertama kali mendengar nama serangga ini, karena keberadaannya yang sering tidak disadari sehingga tidak ada yang menyangka mereka adalah makhluk hidup.

    Hewan satu ini merupakan hama yang harus diwaspadai karena kamitetep bisa menyebabkan gatal-gatal apabila kita mengenai tubuh manusia. Untuk menemukan kamitetep di rumah, serangga ini biasanya hinggap di ruangan yang lembap dan jarang dibersihkan.

    Keberadaannya yang sulit dideteksi juga dikarenakan ketika ada manusia, kamitetep biasanya hanya diam. Mereka menyembunyikan bagian tubuh inti di dalam ‘cangkang’ yang wujudnya seperti debu kotor. Ketika tidak ada yang melihat, mereka akan kembali bergerak dan pergerakannya cukup cepat.


    Apabila menemukan kamitetep di rumah, jangan khawatir, cara membasmi serangga ini tidak sulit. Dilansir Bugwiz, berikut caranya.

    1. Bersihkan Rumah

    Tidak ada cara yang lebih mudah dan ampuh untuk mengusir kamitetep dengan membersihkan rumah. Serangga satu ini sangat menyukai tempat kotor dan lembap, apabila kriteria tersebut bisa diatasi, kamitetep pasti tidak akan muncul di rumah. Cari tempat-tempat di rumah yang mungkin akan menarik perhatian kamitetep, seperti laundry room, dapur, sudut kamar, hingga di bawah tangga.

    Lalu, cek juga tempat yang terdapat sarang laba-laba karena di sana merupakan tempat kamitetep mencari makanan. Ia biasa memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup.

    2. Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

    Rumah yang bersih tetap bisa terasa lembap. Cara mengatasinya adalah dengan meletakkan tanaman yang dapat menyerap kelembapan atau membeli dehumidifier, alat khusus untuk menyedot kelembapan pada ruangan.

    3. Pakai Sabun Cuci Piring

    Apabila menemukan serangga ini dan ingin langsung membasminya, coba pakai campuran 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Usahakan jangan sampai banyak busa. Lalu tusuk lapisan pelindung tubuhnya yang bentuknya seperti debu. Pastikan hewan ini tidak bergerak, lalu baru semprotkan cairan cuci piring tersebut.

    4. Gunakan Pestisida

    Bahan lain yang bisa dipakai adalah pertisida yang umumnya dipakai untuk membasmi hama. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

    5. Panggil Jasa Profesional

    Jika jumlah kamitetep yang ditemukan cukup banyak dan sudah mengganggu aktivitas di rumah, panggil jasa pembersih hama agar cepat diatasi.

    Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Sekadar Bumbu, Bawang Putih Ampuh buat Usir Tikus-Cicak


    Jakarta

    Bawang putih kerap digunakan sebagai bahan masakan andalan untuk menambah cita rasa dan wangi. Di luar itu, bawang putih juga memiliki keunggulan lain, yakni bisa menjadi senjata sakti pengusir hewan-hewan yang tak diinginkan di rumah.

    Hal ini dikarenakan bawang putih memiliki aroma yang khas dan kuat yang dapat mengganggu indra penciuman hewan yang hendak berburu makanan di rumah. Lantas, hewan apa saja yang takut dengan bau bawang putih dan bagaimana cara memasang perangkapnya? Berikut penjelasannya.

    Cara Mengusir Hama di Rumah Pakai Bawang Putih

    1. Tikus

    Siapa di sini rumahnya sering didatangi tikus. Terus mereka sering bikin berisik dan rusak barang-barang di rumah. Daripada pasang perangkat berbahan kimia, coba pakai bawang putih saja. Dilansir detikFood, aroma bawang putih yang menyengat juga bisa mengalihkan perhatian tikus. Cara memasang perangkapnya adalah dengan bungkus bawang putih di dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi. Sebagai catatan, kamu juga harus kasih akses jalan untuk tikus keluar dan tutup akses tersebut agar mereka tidak kembali lagi.


    2. Nyamuk

    Hewan kedua adalah nyamuk. Hewan yang kerap menghisap darah manusia ini bukan hanya membuat gatal-gatal, melainkan bisa mengganggu orang dengan suaranya dan bisa menularkan penyakit berbahaya seperti DBD. Dikutip dari Architectural Digest India, nyamuk ternyata tidak suka dengan bau bawang putih. Baunya terlalu menyengat sehingga mereka enggan mendekat.

    Cara pasang perangkapnya adalah dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    3. Ulat Bulu

    Bagi rumah yang dekat kebun, biasanya ulat bulu mudah sekali ditemukan. Hewan ini kerap berkamuflase sehingga berbahaya jika tersentuh karena bisa menyebabkan gatal-gatal. Mengutip dari Cleanipedia, bawang putih yang dicampurkan dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi cairan ajaib yang tidak disukai ulat bulu.

    Cara membuatnya dengan merendam bahan-bahan tersebut. Kemudian, cairan tersebut dimasukkan ke dalam botol semprotan. Cairan ini ampuh untuk mengusir ulat bulu di batang tanaman dan daun. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    4. Cicak

    Hewan yang pasti ada di rumah adalah cicak. Hewan ini sebenarnya tidak pernah menyerang, tetapi keberadaan cukup mengganggu dan sering buang kotoran sembarangan. Bawang putih ternyata ditakuti oleh cicak berdasarkan catatan detikJabar. Cicak diketahui tidak menyukai bau bawang putih, merah, atau bombai. Aneka bawang yang memiliki aroma tajam tersebut dapat ditaruh di sejumlah area rumah.

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya, detikers perlu membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    Itulah cara mengusir berbagai hama di rumah. Semoga bermanfaat!

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com