Tag: gaya hidup sehat

  • Punya Body Goals di Usia 40-an, Melanie Putria Pantang Makan Ini


    Jakarta

    Artis cantik Melanie Putria menjadi panutan banyak orang karena memiliki body goals di usianya yang sudah menginjak 41 tahun. Hal tersebut tak lepas dari gaya hidup sehat yang selama ini telah dijalaninya.

    Selain rutin berolahraga, Melanie Putria rupanya juga memiliki beberapa aturan terkait pola makan yang sedang ia jalani. Beberapa jenis makanan yang ia hindari seperti gorengan dan mi instan.

    “Kalau pantangan makan aku sudah nggak makan gorengan lagi, aku nggak makan jeroan, aku nggak menyentuh santan, kadang-kadang masih makanan manis,” ucap Melanie Putria ketika ditemui detikcom, Selasa (6/2/2024).


    Artis yang menggeluti olahraga lari ini menuturkan terkadang ia masih mengonsumsi makanan manis untuk kebutuhan sebelum berlari. Melanie Putria menuturkan asupan gula sebagai sumber karbohidrat digunakan sebagai tambahan ‘bahan bakar’ ketika mengikuti kompetisi lari.

    “Kalau sekarang aku makan seimbang saja. Nasi putih masih, karena nasi putih itu kan gula juga dibutuhkan oleh pelari, sumber karbohidrat,” kata pemenang Putri Indonesia 2002 itu.

    Ia mengimbau masyarakat bisa lebih selektif memilih makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jenis makanan yang masuk dapat menentukan bagaimana nantinya kesehatan tubuh di masa yang akan datang. Melanie Putria menyarankan konsumsi makanan junk food atau mi instan sebaiknya dikurangi oleh masyarakat.

    Pada saat ini, Melanie Putria juga sudah secara sepenuhnya meninggalkan junk food dan mi instan.

    “Saya biasanya kalau makan sih makanan normal aja, makanan rumahan. Karbohidrat, protein, dan lemak baik. Misalnya contoh nasi putih, ayam panggang, steam, atau yang nggak terlalu banyak digoreng, terus sayuran, serat. Nah, itu saja sih yang menurut saya. Pastikan nggak processed food, makanan solid, nggak ribet, dan seimbang,” pungkasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Viral Transformasi Wanita Turun 50 Kg Meski Jarang Olahraga, Begini Dietnya


    Jakarta

    Transformasi luar biasa seorang wanita asal Malaysia berhasil menarik perhatian netizen. Berkat tekad dan usahanya, ia mampu menurunkan berat badan hingga 50 kilogram dalam waktu dua tahun, perubahan yang membuat banyak orang terinspirasi.

    Sebelumnya, Adila memiliki berat badan 95 kilogram. Meski prosesnya cukup lama karena ia jarang berolahraga, ia tetap konsisten menjaga pola hidup sehat.

    Dalam komentarnya kepada netizen, Adila mengungkapkan tips yang ia terapkan yaitu dengan menjaga pola hidup dan pola makan sehat.


    “Kurangkan makan berminyak, banyak makan rebus atau bakar, banyak juga makan buah dan sayur,” tulis Adila di akun TikTok pribadinya.

    Adila juga menambahkan rincian kebiasaan makannya yang membantunya mencapai hasil maksimal. Menurutnya, konsistensi dan disiplin adalah kunci utama.

    “Hal pertama, jangan menyerah. Harus kuat melawan nafsu makan. Kalau lapar, makan sayur, salad, atau buah yang banyak. Saat makan siang, boleh makan nasi tapi jangan terlalu banyak, cukup separuh saja. Makan hanya dua kali sehari,” tulis Adila.

    Ia juga menyarankan untuk menghindari makan di malam hari dan menggantinya dengan pilihan sehat.

    “Malam jangan makan. Kalau lapar, makan buah saja, jangan minum minuman manis atau makanan yang mengandung gula. Saat makan siang, nasi cukup seperempat porsi, dalam piring lebihkan sayur dan lauk. Malam hari minum air detox,” tambah Adila.

    Metode Adila berfokus pada pengurangan konsumsi gula dan porsi karbohidrat sambil meningkatkan asupan serat dari sayur dan buah.

    Perjuangannya tidaklah mudah, terutama dalam melawan keinginan makan berlebih. Namun, konsistensinya membuahkan hasil yang menginspirasi. Saat ini, Adila memiliki berat badan 48 kilogram dengan tinggi 138 cm.

    Wajahnya yang baby face membuat banyak orang mengagumi transformasinya, bahkan menyebutnya terlihat seperti anak kecil.

    “Tiba2 jd anak kecil😭 ko bsa,” tulis akun @Citradewi.

    “Heh jadi kek bocil,” tulis @heinze162.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Meghan Trainor Sukses Pangkas 27 Kg, Begini Caranya Dapatkan BB Ideal


    Jakarta

    Penyanyi Meghan Trainor sempat kesulitan dengan berat badannya. Saat hamil anak pertamanya, Riley, bobot Meghan Trainor sempat menyentuh 90 kg.

    “Berat badanku sekitar 90 kg saat lahiran Caesar,” tutur Meghan Trainor kepada Entertainment Tonight Canada.

    Setelah melahirkan, dia mulai fokus untuk menjaga kesehatan dan mengubah kebiasaannya. Selama beberapa tahun terakhir, Meghan Trainor berhasil turun 27 kg dengan diet dan olahraga.


    Pelantun ‘Me Too’ itu juga mengatakan agar mendapatkan berat badan ideal, dia berolahraga setiap hari dan menantang dirinya sendiri. Katanya, “jika saya bisa selamat dari operasi caesar, saya pasti bisa melakukan apa saja.”

    Di awal perjalanan dietnya, Meghan Trainor berfokus untuk turun setidaknya satu pon sepekan demi sepekan. Selama proses penurunan berat badan, dia juga rutin gym dan angkat beban.

    “Saya merasa sangat senang ketika berolahraga,” ucapnya.

    Saat masih melajang, Meghan Trainor banyak mengonsumsi junkfood seperti pizza, pasta dan burger. Namun setelah bertemu dengan sang suami, Daryl Sabara, pola makannya berubah total, terutama pascamelahirkan.

    Sebelumnya, Meghan sempat mengungkapkan pada People bahwa ia ingin memiliki tubuh yang lebih bugar sebelum tur konsernya. Ia mulai berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cerita Wanita Sukses Turun 29 Kg Berkat Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah Sehari


    Jakarta

    Seorang wanita berusia 22 tahun di Dallas, Texas, Amerika Serikat, bernama Alexandra Iseghobi menceritakan keberhasilannya dalam menurunkan berat badan sebanyak 29 kg dengan melakukan diet rendah karbohidrat dan rutin berolahraga.

    Pada awalnya, ia mengaku bahwa dirinya sudah mencoba berkali-kali untuk menurunkan berat badannya dengan menggunakan berbagai teknik, namun tidak kunjung berhasil. Ia mengaku bahwa konsistensi merupakan masalah utama yang dirinya hadapi dalam menurunkan berat badan.

    “Saya tidak pernah bisa melewati penurunan berat badan 2,2 kg sampai dengan 4,5 kg tanpa berhenti,” kata Alexandra, dikutip dari Women’s Health, pada Senin (16/12/2024).


    Wanita itu memulai proses menurunkan berat badannya saat ia melihat angka berat badannya yang lebih dari 90 kg. Ia merasa sedih dan marah sebab membiarkan kesehatannya terpuruk sehingga berniat menyadarkan dirinya untuk memulai perjalanan hidup sehat.

    Meskipun dirinya belum mengetahui dengan pasti tentang nutrisi dalam memulai proses menurunkan berat badan, namun dirinya memutuskan untuk membuang makanan cepat saji yang ia miliki, lalu pergi ke toko untuk membeli banyak sayuran.

    Pada akhirnya, ia memutuskan untuk menjalani diet rendah karbohidrat, dan banyak mengonsumsi sayuran dan protein. Alexandra mengaku bahwa dengan mengontrol asupan karbohidrat telah berhasil bagi dirinya dalam jangka panjang sebab tidak membatasi.

    Ia menceritakan bahwa dirinya tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan sebab dirinya tidak mengurangi makanan yang ia sukai. Berikut merupakan menu makanan yang ia konsumsi dalam sehari:

    Sarapan: Semangkuk irisan buah

    Makan siang: 1/4 cangkir nasi, salmon panggang, dan 1 cangkir brokoli kukus

    Makan malam: Salad ayam atau sup ayam

    Camilan: Yoghurt Yunani dan segenggam kacang almond, atau wortel muda dengan saus ranch

    Tidak hanya dengan menerapkan diet sehat saja, ia juga aktif bergerak dengan cara berjalan kaki. Ia mengaku menetapkan target untuk berjalan kaki setidaknya 10.000 langkah sehari, dan hal tersebut membuat dirinya merasa sangat puas.

    Minggu berikutnya, ia memulai untuk berolahraga di pusat kebugaran di gedung apartemennya. Wanita itu menggunakan alat elips dan treadmill lima hari seminggu selama satu jam, selama sekitar enam bulan.

    “Saya tidak pernah melewatkan satu hari pun!” katanya.

    Kini, ia merasakan lebih menyukai latihan kekuatan, latihan inti, latihan fleksibilitas, dan yoga. Dirinya masih konsisten untuk berolahraga lima kali seminggu.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 4 Kebiasaan Simpel di Pagi Hari Bantu Turunkan BB, Cocok Buat yang Lagi Diet

    Jakarta

    Mendapatkan bentuk tubuh yang ramping dan ideal mungkin menjadi impian bagi sebagian orang. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk dengan melakukan beberapa kebiasaan kecil dalam sehari-hari.

    Faktanya, dengan melakukan perubahan kecil pada rutinitas di pagi hari dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan membantu untuk mempertahankannya. Dikutip dari Healthline, berikut merupakan kebiasaan simpel yang dapat dicoba di rumah:

    1. Sarapan Tinggi Protein

    Mengonsumsi sarapan tinggi protein dapat membantu untuk mengurangi keinginan makan dan membantu proses penurunan berat badan. Sebuah penelitian terhadap 20 gadis remaja, menemukan bahwa mengonsumsi sarapan berprotein tinggi dapat mengurangi keinginan makan setelah makan lebih efektif dibandingkan sarapan berprotein biasa.


    Tidak hanya itu, protein dapat membantu proses penurunan berat badan dengan mengurangi kadar ghrelin atau ‘hormon lapar’ yang bertanggung jawab untuk meningkatkan nafsu makan. Satu penelitian terhadap 15 pria, diketahui bahwa sarapan tinggi protein dapat menekan sekresi ghrelin lebih efektif dibandingkan sarapan tinggi karbohidrat.

    Rekomendasi menu makanan berprotein yang dapat dicoba seperti telur, yoghurt Yunani, keju cottage, kacang-kacangan, dan biji chia.

    2. Minum Banyak Air Putih

    Air putih dapat membantu untuk meningkatkan pengeluaran energi dalam tubuh, atau jumlah kalori yang dibakar tubuh, setidaknya selama 60 menit. Sebuah penelitian kecil melaporkan bahwa mengonsumsi 500 mililiter air dapat menyebabkan peningkatan 30 persen dalam laju metabolisme, rata-rata.

    Studi lainnya melaporkan bahwa wanita dengan kondisi kelebihan berat badan yang meningkatkan asupan air putih mereka menjadi lebih dari satu liter per hari, maka kehilangan tambahan 2 kg dalam satu tahun, tanpa membuat perubahan lain dalam pola makan atau rutinitas olahraga mereka.

    3. Berjemur di bawah Sinar Matahari

    Membuka tirai agar sinar matahari masuk atau menghabiskan beberapa menit ekstra di luar setiap pagi, dapat membantu untuk memulai proses penurunan berat badan. Penelitian kecil menemukan bahwa paparan cahaya bahkan dalam tingkat sedang pada waktu tertentu dalam sehari dapat memengaruhi berat badan.

    Selain itu, paparan sinar matahari juga merupakan cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memenuhi kebutuhan vitamin D dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan bahkan mencegah kenaikan berat badan.

    4. Latihan Mindfulness

    Latihan mindfulness adalah praktik yang melibatkan pemusatan perhatian sepenuhnya pada saat ini dan menyadarkan pikiran serta perasaan dalam tubuh. Praktik ini terbukti dapat meningkatkan penurunan berat badan dan mendorong kebiasaan makan sehat.

    Analisis terhadap 19 penelitian menemukan bahwa intervensi berbasis kesadaran dapat meningkatkan penurunan berat badan dan mengurangi perilaku makan terkait obesitas. Latihan mindfulness dapat dilakukan dengan cara meluangkan waktu lima menit setiap pagi untuk duduk dengan nyaman di tempat tenang dan terhubung dengan indra dalam tubuh.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah


    Jakarta

    Pria di Singapura bernama Raeza Ibrahim menceritakan pengalamannya setelah divonis dengan berbagai kondisi kesehatan parah. Ia didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Mengetahui itu, Raeza bertekad untuk menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 100 kg. Pada Maret 2024, ia mulai mendaftar di pusat kebugaran Singapura dibantu personal trainer atau PT, Haziq bin Elvis.

    Di hari pertama, ukuran tubuhnya dicatat. Setelah melihat banyak foto di pusat kebugaran, ia semakin termotivasi untuk mengubah hidupnya.


    Mulai Rutin Olahraga

    Bin Elvis memulai dengan menyuruh Raeza melakukan split squat sambil memegang dumbel seberat 2 kg di masing-masing tangan. Hampir setahun kemudian, ia melakukan beberapa set split squat dengan beban 26 kg.

    Rencana latihan Bin Elvis mengharuskan Ibrahim berjalan 10.000 langkah setiap hari, mengikuti diet 1.800 kalori per hari, lebih sedikit kalori daripada yang ia bakar dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Kami berusaha membuat Raeza kuat dengan gerakan dasar gabungan seperti split squat, incline chest press, pull up, dan berbagai gerakan dead lift” dan berusaha menargetkan kelompok otot yang lebih kecil seperti trisep dan bahu, kata bin Elvis yang dikutip dari South China Morning Post.

    Setelahnya, Raeza mulai berjalan kaki kemana-mana. Di kantor dan pusat perbelanjaan, ia mulai sering naik tangga. Ia juga mulai berlatih Muay Thai dan hiking di akhir pekan.

    Mengubah Pola Makan

    Ia juga mengubah pola makannya, mulai dari memasak sendiri dan makan secara teratur.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” jelas Raeza.

    Untuk sarapan, di jam 8 pagi Raeza biasa makan roti sourdough dengan telur atau buah. Sebelum makan siang, ia juga minum protein shake.

    Raeza biasa makan siang pukul 1 dengan salad dan protein. Ia juga mengkonsumsi semangkuk buah pada jam 5 sore untuk membuatnya kenyang sampai waktu makan malam.

    Malam harinya pukul 8, Raeza makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Tidur Lebih Awal

    Dia juga mulai tidur lebih awal pukul 11 malam, dengan waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Pria 38 tahun itu juga rutin minum empat hingga tujuh liter air setiap hari.

    “Jika Anda merasa lapar, kemungkinan besar Anda sebenarnya haus,” tutur Ibrahim.

    Menurutnya, hal yang tersulit dalam hidupnya untuk hidup lebih sehat adalah datang untuk sesi latihan.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk datang latihan. Haziq menghubungi saya secara teratur untuk mengetahui perasaan saya. Ketika saya harus makan di luar, dia akan membantu mencari menu restoran dan menyarankan pilihan yang paling sehat. Dia berusaha keras, dan saya merasa bertanggung jawab kepadanya,” terang Raeza.

    “Harus mengisi detail seperti kalori yang dikonsumsi, tidur, dan tingkat hidrasi pada aplikasi setiap hari membantu saya tetap pada jalur yang benar,” sambungnya.

    Namun, perubahan di hidupnya membuatnya puas. Ia merasa lebih bersemangat, percaya diri, dan lebih produktif dan tidak bekerja selama berjam-jam lagi.

    “Saya merasa bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Itu memungkinkan saya menjadi teman, saudara, dan pemimpin tim yang lebih baik, dan membuat saya disiplin dalam bidang lain dalam hidup saya,” tuturnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cerita Diet Pria Berbobot 100 Kg Sukses Pangkas BB, Ukuran Baju dari XL ke S

    Jakarta

    Seorang pria di Singapura menceritakan kondisi kesehatannya yang parah. Pada tahun 2023, Raeza Ibrahim divonis mengidap beberapa penyakit parah, seperti kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Saat itu, berat badan Raeza mencapai 100 kg, kondisi yang mengerikan dalam hidupnya.

    “Saya sadar bahwa saya kelebihan berat badan, tetapi tidak membayangkan seberapa parah kerusakannya,” tuturnya yang dikutip dari South China Morning Post.


    Raeza menceritakan sebelumnya ia mengeluhkan sakit punggung kronis selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan. Ia pun dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada pada tahun 2017.

    Pada tahun 2020, Raeza juga didiagnosis mengidap apnea tidur obstruktif. Kondisi ini dapat berakhir jika ia mulai mengubah gaya hidupnya.

    Dalam waktu enam bulan, kadar kolesterol, lemak hati, dan tekanan darahnya kembali normal. Masalah apnea tidur dan nyeri punggungnya juga mulai hilang..

    Pada bulan Agustus 2024, berat badannya turun 26 kg dan lemak tubuhnya berkurang dari 34,8 persen menjadi 14,5 persen.

    Hal itu juga berpengaruh pada ukuran pakaiannya yang turun dari XL menjadi S.

    Saat ini, ia berada dalam kondisi terbaik dalam hidupnya, secara fisik maupun mental.

    Proses Perubahan Gaya Hidup yang Drastis

    Pria 38 tahun itu awalnya sangat aktif secara fisik saat masa sekolah dan perguruan tinggi. Ia biasa bermain bulu tangkis, rugbi, dan kriket.

    Namun, di awal karier hukumnya yang menuntut, ia bekerja 10 hingga 14 jam sehari, lima atau enam hari seminggu. Berat badannya mulai bertambah.

    “Saya tidak cukup tidur, tidur pukul 3 pagi dan bergegas berangkat kerja pukul 8 pagi. Waktu makan saya tidak teratur. Saya makan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau. Saya bangun dengan perasaan lesu dan tidur dengan perasaan yang sama,” kata Raeza.

    Kenaikan berat badannya juga sangat berdampak buruk secara emosional. Ia merasa diburu-buru oleh waktu dalam melakukan aktivitas, tidak menyukai penampilanya, dan merasa kurang percaya diri.

    Selama bertahun-tahun, ia melakukan berbagai upaya untuk bisa kembali bugar. Tetapi, tidak ada yang berhasil.

    Pada tahun 2016, ia mengambil cuti panjang selama tiga bulan untuk mendaftar di Tiger Muay Thai, sebuah tempat kebugaran di Phuket, Thailand. Ia berhasil menurunkan berat badan 6 kg, tetapi berat badannya naik lagi saat ia kembali bekerja.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk bertindak. Merasa buruk tentang penampilan adalah satu hal, merasa bahwa hidup Anda mungkin berakhir sebelum waktunya karena kelalaian Anda sendiri adalah hal yang sama sekali berbeda,” tutur Raeza.

    Ia pun mendaftar di pusat kebugaran Singapura pada Maret 2024 yang dibimbing oleh pelatih. Raeza dilatih melakukan split, angkat beban, dan diharuskan berjalan 10.000 langkah setiap hari.

    Selain berolahraga, Raeza mulai mengubah pola makannya dengan masak sendiri dan makan secara teratur. Ia disarankan untuk mengikuti diet 1.800 kalori per hari, dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” terang Raeza.

    Untuk sarapan pada pukul 8 pagi, ia biasa mengkonsumsi roti sourdough dengan telur atau buah. Kemudian, pada 11 siang ia minum protein shake.

    Untuk makan pukul 1 siang, Raeza biasanya makan salad dengan protein. Sebagai camilan pukul 5 sore, ia biasa mengkonsumsi semangkuk buah yang membuatnya kenyang hingga waktu makan malam.

    Menu makan malamnya, Raeza biasa makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Setelah mengalami perubahan yang drastis, Raeza mengunggah menu sehatnya ke media sosial. Ia mulai menerima banyak pujian dan membuat banyak temannya termotivasi dengan perubahannya.

    “‘Suka’ dan pujian yang saya terima dari keluarga dan teman memotivasi saya untuk terus menjalankan diet baru saya,” terang Raeza.

    “Bisa memperlihatkan lengan yang kencang dengan sedikit perut six-pack itu menyenangkan,” sambungnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Perjalanan Diet Food Blogger Bekasi yang Sukses Pangkas 20 Kg, Tetap Makan Enak


    Jakarta

    Seorang food blogger di Bekasi Adhe Tora menceritakan pengalamannya berhasil menurunkan berat badan 20 kg. Awalnya dia bertekad menurunkan berat badan karena bobotnya sempat berada di angka 100 kg.

    “Gue sempat kena asam urat tinggi, bengkak tangan kanan dan di check sama adik di rumah hasilnya nggak normal,” kata Adhe Tora saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/1/2025).

    Di umurnya yang masih 30-an, Tora sudah mengalami sejumlah keluhan kesehatan. Bukan cuma asam urat tinggi, dia juga mengalami debar dan detak jantung tidak normal padahal tak beraktivitas berat.


    Perjalanan dietnya dimulai di November 2023. Di tiga bulan pertama, Tora menjalani diet intermitten fasting yang membuatnya berhasil turun 15 kg di tahap awal.

    Diet menurut Tora bukan berarti membatasi makanan tertentu, terlebih profesinya sebagai food blogger yang biasa mengonsumsi makanan tinggi kalori.

    “Gue nggak ada pantangan sama sekali. Makan secukupnya ya apalagi keseharian gue emang suka bikin konten kuliner jadi nggak jauh dari makanan tinggi gula, tepung,”

    “Tapi kalau lagi nggak konten, gue emang clean food. Makan tinggi protein misal 3-5 telur, 2-3 potong ayam, tahu, tempe, sayur dan buah,” jelas dia.

    Program penurunan berat badannya juga tak akan sukses jika tidak dibarengi aktivitas fisik. Tora rutin berolahraga di rumah dan menggunakan smartwatch untuk memantau pembakaran kalori tubuhnya.

    “Gue mau menerapkan fun diet yang bikin gue nggak males untuk olahraga yang berulang terus dan jadi lifestyle,” tutur Tora.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Wanita 24 Tahun Sukses Pangkas BB 30 Kg, Transformasinya Bikin Pangling

    Jakarta

    Seorang wanita di India sukses menurunkan berat badan hingga 30 kg hanya dalam waktu 6 bulan. Metode yang dijalani adalah defisit kalori dan olahraga teratur.

    Keberhasilan wanita bernama Sonia dalam menurunkan berat badan itu ia bagikan di media sosial Instagram pribadinya, @its.sonia086. Unggahan itu mencuri perhatian warganet dan telah ditonton sampai 3 juta kali.

    Menjalani Defisit Kalori

    Defisit kalori merupakan salah satu jenis diet yang dilakukan dengan mengurangi asupan kalori harian tubuh. Jika dilakukan dengan konsisten, defisit kalori dapat membantu menurunkan berat badan.


    Begitu juga yang dijalani Sonia selama dietnya. Ia mengurangi asupan kalorinya per hari. Setiap hari, wanita 24 tahun itu menyusun menu makannya dengan makanan tradisional India.

    Dalam salah satu videonya, Sonia biasanya minum dua gelas air sebelum makan. Ia juga memilih makan dengan piring kecil untuk membantu mengendalikan porsinya.

    Dikutip dari Food NDTV, menu makannya pun diatur agar tetap seimbang. Setengah dari porsinya diisi dengan salad dan sayuran hijau, seperempat bagian makanan kaya protein.

    Sementara seperempat sisanya diisi dengan makanan lemak sehat dan karbohidrat seperti roti atau nasi.

    Sonia juga sempat memamerkan salah satu menu makannya di akun Instagram miliknya. Dalam satu piring, terlihat ada setengah porsi tumis sayuran dan potongan buah, seperempat bagian berisi kacang-kacangan, seperempat ghee, dan seperempat bagian lainnya untuk roti.

    Rutinitas Harian Selama Diet

    Dalam unggahan lainnya, Sonia juga membagikan rutinitas harian yang mendukung penurunan berat badannya. Ia biasa bangun pukul 5 pagi, dilanjutkan dengan minum air putih dan lari.

    Setelah olahraga, ia akan makan dengan menu yang mengenyangkan dan seimbang. Tidak lupa juga minum air putih sebanyak 3-4 liter per harinya.

    Saat malam, Sonia akan melakukan latihan kardio di rumah. Meski diet, ia tetap bisa makan malam tentunya dengan menu yang seimbang.

    Makan malamnya terdiri dari sup, dada ayam, paneer (sejenis keju), telur, dan juga salad. Setelah makan, Sonia akan berjalan-jalan sebentar agar makanannya dapat terproses dengan baik.

    Menurut Sonia, untuk mencapai tujuan penurunan berat badan harus konsisten. Mulailah dengan mengubah gaya hidup, menghindari makanan seperti junk food, dan rutin berolahraga setiap hari.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Wanita di Belitung Pangkas BB 16 Kg dalam 3 Bulan, Begini Diet yang Dijalani


    Jakarta

    Melakukan diet yang benar dan konsisten, serta memilih program yang cocok untuk tubuh tentu akan sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Bahkan, mungkin tanpa disadari, berat badan sudah turun cukup banyak dalam waktu yang terbilang singkat.

    Hal ini yang dirasakan oleh Putri Perona (22) perempuan dari Provinsi Bangka Belitung. Dirinya tidak menyangka bahwa baju-baju yang sebelumnya terlihat ‘jelek’ saat dia kenakan, hingga membuatnya badmood, kini terlihat pas dan memunculkan rasa percaya diri.

    Hanya dalam kurun waktu tiga bulan, tepatnya pada 8 Desember 2024 hingga 6 Maret 2025, Putri telah memangkas berat badan sebanyak 16 kg.


    “Sebenarnya niat diet itu udah dari lama banget ada, tapi selalu disangkal sama rasa pesimis, ngerasa kalau nggak bakalan pernah bisa konsisten, soalnya aku ngerasa belum ada alasan dan motivasi yang kuat,” kata Putri saat dihubungi detikcom, Jumat (7/3/2025).

    Sama seperti kebanyakan orang, Putri juga sempat gagal dalam proses awal-awal dirinya melakukan diet. Banyak faktor menurutnya, salah satunya adalah tidak tahan untuk makan di waktu-waktu yang seharusnya tidak diperbolehkan.

    Putri sadar bahwa kondisi obesitas tersebut berdampak buruk pada kesehatannya, terutama pada wajah yang mulai muncul jerawat dan bruntusan. Beruntung, saat dirinya bermain media sosial, dia menemukan program diet Intermittent Fasting (IF).

    “Di awal diet cobaannya tuh bukan soal nahan lapar, tapi tentang respons orang-orang pas aku bilang aku diet dan bilang kalau jam makan aku nggak kayak dulu,” katanya.

    “Ada juga yang ngasih komentar, ‘Alah dikira diet gampang apa, kamu dapatin badan kaya kita aja belum tentu bisa (posisinya dia juga gendut, tapi lebih gendut aku) apalagi jadi kurus kaya orang-orang,” sambungnya.

    Putri awalnya memilih diet IF dengan metode 16/8, atau membagi waktu menjadi 16 jam puasa dan 8 jam jendela makan. Namun, karena berat badannya dirasa tak turun dengan signifikan, dirinya mengubahnya menjadi 20/4 atau 20 jam puasa dan 4 jam jendela makan.

    “Diet IF sebenernya bisa makan apa aja, tapi aku menghindari makanan berminyak, contohnya aku masak tempe tapi dipanggang, telur direbus, kalaupun ada masakan yang harus pake minyak, minyaknya dikit banget,” kata Putri.

    “Sama aku ngurangin banget minum manis, dulu minum es teh itu tiap hari bisa bergelas-gelas, sekarang cukup air putih aja, kalau lagi kepengen minuman berasa ya aku minum minuman dalam kemasan,” lanjut dia.

    Tidak hanya menjaga pola makan, Putri juga aktif bergerak untuk membantu dirinya mengurangi lemak. Dirinya memilih olahraga kardio, angkat beban, dan rutin berjalan kaki. Pasalnya, olahraga ini menurutnya efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

    Menurut Putri, program diet IF ini memang banyak digemari oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan dalam waktu yang terbilang singkat. Namun, memang tidak sedikit para pejuang diet yang melakukan kesalahan, sehingga programnya tidak berjalan dengan maksimal.

    “Biasanya kegoda sama nafsu makan, terus susah menyesuaikan sama kegiatan lainnya. Kalian boleh makan apapun, tapi ingat porsinya dan jangan terlalu sering. Kalau sudah masuk jam puasa IF, jangan makan apapun bahkan satu biji kacang,” katanya.

    “Soalnya di jam puasa itulah lemak kita terbakar. Banyakin minum juga dan pandai-pandai memilih jam jendela makannya biar gak lemas,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied