Tag: gelas

  • 5 Cara Atasi Saluran Air Mampet di Rumah yang Bikin Pusing!



    Jakarta

    Saluran air mampet bisa menjadi masalah yang bikin pusing pemilik rumah. Bagaimana tidak, jika saluran air yang berfungsi mengalirkan air kotor mampet, bisa menggenangi rumah. Belum lagi air kotor juga mengandung penyakit.

    Sebenarnya saluran air mampet disebabkan berbagai hal, mulai dari dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi saluran air mampet di rumah. Melansir Forbes, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar saluran air kembali lancar.


    Cara Atasi Saluran Air Mampet

    1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

    Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

    Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

    Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

    Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
    Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

    2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

    Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

    Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

    Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

    Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

    Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

    3. Gunakan Alat Penyedot

    Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

    Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

    Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

    Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

    Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

    Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

    Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

    4. Ular untuk Saluran Air Mampet

    Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

    Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

    Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

    5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

    Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

    Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Efektif Bersihkan Alas Setrika yang Lengket dan Berkerak


    Jakarta

    Setrika adalah alat untuk menghilangkan bekas lipatan pada pakaian. Dengan menyeterika, tampilan pakaian akan kembali rapi dan layak dikenakan.

    Cara kerja setrika adalah dengan mengantarkan panas ke permukaan pakaian. Bagian alas setrika yang terbuat dari logam dapat menghasilkan panas saat terhubung ke listrik. Panas tersebut yang dapat menghilangkan lipatan yang sering kita sebut dengan area yang lecek.

    Saat menggunakan setrika, kamu harus mengatur panasnya dan jangan terlalu lama mendiamkan benda tersebut. Panas yang berlebih justru membuat kain pakaian dapat meleleh dan menempel pada alat setrika. Ketika ada bahan pakaian yang meleleh, nantinya bahan tersebut akan menempel di permukaan setrika dan tidak bisa dibersihkan hanya dengan diusap.


    Jika kamu menemukan kasus seperti itu, jangan coba-coba mencongkel dengan benda tajam saat setrika masih terhubung ke listrik atau masih panas. Dilansir Cleanipedia, berikut cara efektif bersihkan kerak pada alas setrika.

    Tips Bersihkan Kerak pada Alas Setrika

    1. Matikan Setrika

    Pastikan pada saat kamu ingin membersihkan kerak, setrika dalam keadaan dingin dan tidak terhubung dengan listrik. Hal ini untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terkena aliran listrik pendek, listrik terjatuh, atau tangan licin hingga mengenai bagian yang panas.

    2. Campurkan Cuka dengan Air

    Kemudian, campurkan setengah gelas cuka putih dan setengah gelas air dingin. Fungsi cuka di sini adalah untuk menghilangkan noda kerak pada alas setrika. Di dalam kandungan cuka terdapat asam asetat yang berfungsi mengangkat kotoran, noda, dan bakteri yang menempel pada suatu benda.

    3. Bersihkan Kerak Kapur Menggunakan Kapas

    Setelah itu ambil kapas atau kain mikrofiber. Semprotkan atau teteskan campuran air dan cuka ke alas setrika yang berkerak. usap permukaannya hingga kerak hilang. Jika noda susah hilang, tekan sedikit permukaannya dan tambahkan cairan cuka dan air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bikin Sumur Resapan Air di Rumah, Bisa Cegah Banjir!



    Jakarta

    Sumur resapan air mungkin bisa menjadi salah satu upaya untuk mencegah banjir. Tak hanya itu, sumur resapan air juga bisa berfungsi sebagai tempat penampungan air saat musim kemarau.

    Berbentuk lubang, sumur resapan air menjadi media untuk menampung air hujan atau air larian di permukaan tanah. Sumur resapan air sangat bermanfaat untuk mengelola air hujan.

    Air hujan yang turun bisa menjadi tabungan air melalui sumur ini. Dengan begitu air yang mengalir akibat hujan bisa tertampung. Lalu, bagaimana cara membuat sumur resapan air di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Membuat Sumur Resapan Air

    1. Tentukan Letak Sumur

    Asep mengatakan sumur resapan air idealnya berada di dataran paling rendah di halaman rumah. Maka, carilah letak yang rendah supaya air hujan mengalir ke arah sumur resapan air.

    Selain itu, pastikan sumur resapan memiliki jarak aman sesuai standar terhadap bangunan lain seperti fondasi rumah dan septic tank.

    2. Hitung Curah Hujan

    Untuk menentukan dimensi lubang resapan air, tergantung pada ukuran atap dan curah hujan suatu kawasan. Asep membagikan tips mudah menghitung curah hujan menggunakan gelas.

    “Simpan gelas di halaman rumah dari mulai hujan sampai berhenti hujan. Misalkan muncul (ketinggian) 5 cm, berarti intensitas curah hujan itu 5 cm di situ dalam sekali hujan,” katanya.

    Angka tersebut dikonversikan ke satuan meter, lalu dikalikan dengan luas atap rumah untuk menentukan volume lubang sumur resapan.

    3. Gali Lubang

    Selanjutnya, gali lubang dengan dimensi yang sesuai dengan volume tersebut. Dimensi ini bisa disesuaikan dengan ukuran lahan yang dimiliki. Kedalaman sumur bisa 1-2 meter sesuai kebutuhan dan bentuk lubang dapat berupa persegi panjang.

    4. Buat Dinding

    Kemudian, bangun tembok mengitari sumur untuk mengamankan bentuk sumur. Tembok ini terbuat dari bata dan memiliki kedalaman 50 cm. Sementara sisa dinding sumur dibiarkan tanpa tembok untuk memaksimalkan resapan air ke arah samping.

    5. Isi Lubang Sumur

    “Untuk mengamankan kondisi sumur di paling bawah dikasih 20-30 cm kerikil. Di atasnya lagi dikasih 20-30 cm ijuk. Fungsinya untuk menahan kotoran atau lumpur yang masuk,”

    Kalau air hujan yang masuk ke dalam sumur berasal dari atap yang disambungkan ke paralon, maka tidak perlu mengkhawatirkan kotoran dan lumpur memenuhi sumur.

    5. Pastikan Aliran Air

    Pastikan air hujan akan mengalir ke sumur resapan dengan membuat sumur di dataran rendah. Jika halaman rumah datar, air bisa dialirkan dengan membuat parit kecil yang mengarah ke lubang dinding sumur resapan.

    Selain itu, air hujan yang jatuh ke atap juga bisa dialirkan ke sumur dengan membuat talang air dan paralon.

    6. Tutup Permukaan

    Apabila permukaan sumur resapan akan difungsikan, misalkan parkiran motor atau tempat jemuran, maka permukaan sumur dicor seperti membuat septic tank. Maka, pengecoran juga menggunakan tulang besi dan manhole.

    Itulah cara membuat sumur resapan air untuk mengantisipasi masalah di kemudian hari. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda Cat di Lantai Bikin Geregetan? Begini Cara Ngilanginnya!



    Jakarta

    Ketika mengecat dinding rumah, ada saja tetesan cat yang jatuh dan mengenai lantai. Terkadang, noda cat di lantai sangat sulit untuk dibersihkan apalagi jika sudah telanjur kering.

    Namun, tak perlu khawatir, melansir dari Today’s Homeowner, Kamis (13/3/2025) terdapat cara-cara untuk menghilangkan noda cat pada lantai tergantung material lantai.

    Lantai Keramik

    Menghilangkan noda cat dari lantai keramik cukup mudah. Campurkan 1 gelas air dengan 1 gelas cuka ke dalam panci lalu larutkan hingga mendidih. Celupkan kain pada larutan air cuka yang panas lalu oleskan pada noda cat. Tunggu hingga noda cat melunak dan setelah lunak baru gosok dengan sikat atau bantalan nilon.


    Jika tidak ampuh, gunakan cairan penghilang noda cat. Namun, lakukan pengetesan pada bagian lantai yang tidak mencolok untuk memastikan cairan tidak merusak glasir dari lantai keramik. Apalagi jika lantai keramik berbahan marmer atau batuan yang rentan rusak.

    Lantai Kayu

    Cara untuk menghilangkan noda cat di lantai kayu adalah mengamplasnya. Mulailah dengan amplas asar, lalu setelah noda menghilang maka gunakan amplas yang lebih halus. Setelah itu, basahi kain lap dengan pengencer cat dan tepuk-tepuk area tersebut untuk menghilangkan noda cat yang tersisa.

    Pilihan lain menggunakan pengupas cat dengan mengoleskan satu lapisan tipis menggunakan kuas terhadap bagian yang terkena noda. Biarkan selama 30 menit sesuai petunjuk dan gunakan pengikis cat seperti sendok atau koin setelah noda lunak.

    Lantai Karpet

    Untuk lantai yang dilapisi karpet, tergantung bahan dasar cat, apakah air, akrilik/lateks, atau minyak. Untuk semua jenis cat bisa gunakan handuk basah dan ambil noda cat. Hindari menekan atau menggosok noda di karpet agar noda tidak semakin menempel.

    Untuk cat berbahan dasar air, campurkan larutan 1 gelas air dan 1 sendok teh deterjen pencuci piring. Oleskan noda dengan spons dan diamkan dua sampai tiga menit. Gunakan benda yang ujungnya keras seperti kartu kredit bekas, untuk mengikis cat dari karpet. Pilihan lainnya bisa oleskan cuka putih pada spons lalu basuh ke noda sampai hilang. Bilas area noda dengan campuran air hangat dan sabun cuci piring kemudian basuh dengan air biasa.

    Untuk cat lateks, campurkan larutan sabun dan air. Gunakan spons untuk membasuh noda dengan larutan tersebut. Usap dengan kuat dan hati-hati.

    Untuk cat minyak, gunakan kukusan untuk melunakkan cat. Sambil menguapkan air pada noda, gunakan benda halus dan tajam seperti jarum untuk memecah noda.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda cat di lantai. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Hilangkan Noda Bekas Teh dan Kopi pada Cangkir, Bikin Auto Kinclong



    Jakarta

    Gelas keramik memiliki banyak kelebihan daripada jenis gelas lainnya. Mulai dari tanah panas, bisa menampung lebih banyak, dan lebih tanah lama. Namun, gelas jenis ini juga memiliki kekurangan yakni apabila terlalu sering dipakai untuk menyeduh minuman berwarna, di bagian dalamnya akan meninggalkan noda sulit hilang.

    Noda tersebut biasanya berwarna abu-abu atau coklat, tergantung pada jenis minuman berwarna yang pernah dituang di dalamnya. Noda ini tidak dapat hilang hanya dengan mencucinya menggunakan sabun cuci piring.

    Melansir dari Express, jika gelas tersebut sering digunakan untuk menyeduh kopi dan teh, tentu akan ada noda membandel yang akan tertinggal di dalam gelas. Sebab, kopi dan teh mengandung zat pewarna alami bernama tannin atau asam tanat. Zat pewarna ini juga bisa menimbulkan noda kekuningan pada gigi bagi seseorang yang mengonsumsi terlalu sering.


    Untuk menghilangkan noda di cangkir karena kopi dan teh, dilansir The Spruce berikut cara membersihkannya.

    1. Taburkan Baking Soda

    Noda tersebut tidak akan hilang dengan sabun cuci piring, kamu perlu memakai bahan tambahan yakni baking soda. Taburkan seperempat gelas, lalu tambahkan seperempat sendok air panas. Aduk hingga teksturnya seperti bubur bayi menggunakan sendok atau garpu. Pastikan larutan tersebut tidak terlalu encer.

    Kemudian gosok permukaannya menggunakan spons. Bilas gelas dengan air mengalir dan noda warna akan hilang.

    2. Pakai Spons Melamin

    Cara paling instan adalah memakai spons melamin atau juga dikenal sebagai spons ajaib. Barang ini bukan hanya dapat menghilangkan noda bekas kopi dan teh, melainkan noda-noda membandel lainnya di berbagai jenis bahan.

    Spons ini tidak membutuhkan sabun atau bahan lainnya untuk membersihkan. Cukup basahi permukaannya, kemudian gosok bagian yang kotor. Setelah beberapa gosokan, akan terlihat perbedaannya.

    3. Tuang Cuka Putih

    Bahan ketiga yang bisa digunakan adalah cuka putih. Tuang cuka putih sebanyak gelar tersebut. Tunggu hingga 30 menit. Setelah itu gosok dengan sikat hingga noda memudar. Jangan lupa pakai sarung tangan agar tangan tidak terkena langsung dengan cairan cuka. Setelah itu bilas dengan air mengalir.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Hilangkan Sisa Stiker dari Permukaan Kaca


    Jakarta

    Saat membeli gelas baru atau benda yang terbuat dari kaca lainnya kerap ditemukan label yang menempel di permukaannya. Label tersebut harus dihilangkan terlebih dahulu ketika ingin menggunakan benda tersebut.

    Meski stiker label sudah dicopot, terkadang masih menyisakan lem yang menempel. Hal ini terkadang mengganggu penggunanya karena tangan terasa lengket saat menyentuh permukaannya.

    Namun tak perlu khawatir! Sebab, ada cara untuk menghilangkan residu stiker dengan mudah. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Baking Soda dan Air Panas

    baking sodabaking soda Foto: Getty Images/skhoward

    Salah satu cara yang mudah untuk menghilangkan sisa stiker yaitu menggunakan baking soda dan air panas atau air mendidih. Caranya yaitu isi wadah dengan air panas dan biarkan gelas terendam dan biarkan hingga air menjadi dingin.

    Selanjutnya angkat gelas dan taburkan baking soda pada residu stiker. Gunakan lap lembap dan gosok dengan lembut pada area residu stiker. Lalu cuci gelas dengan air panas yang sudah dicampur sabun, bilas, dan keringkan dengan lap bersih.

    2. Hair Dryer

    Hair care products, dryer and brush on white marble tableIlustrasi hair dryer. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Cara lainnya adalah dengan menggunakan hair dryer. Pengguna hanya perlu menggunakan panas dari hair dryer untuk melembutkan lem stiker agar mudah dihilangkan dengan kartu kredit lama atau permukaan lainnya.

    Caranya, pasang hair dryer pada panas medium-tinggi dan berikan jarak beberapa inci dari residu stiker dan biarkan selama 1-2 menit. Gosok dan ulangi langkah tersebut hingga residu stiker hilang.

    Agar tangan tidak kepanasan, pengguna bisa memakai sarung tangan anti-panas atau perlindungan lainnya saat menangani kaca panas.

    3. Pakai Minyak Sayur

    Cooking meal in a pot. Bottle of Extra virgin oil pouring in to pot for cooking meal. Healthy food concept.Ilustrasi minyak sayur. Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Minyak akan mengencerkan beberapa jenis lem. Basahkan residu dengan minyak sayur, mentega, margarin, atau selai kacang. Tutup residu dengan plastik pembungkus dan biarkan minyak bekerja setidaknya selama 30 menit.

    Lepaskan plastik pembungkus dan gunakan pengikis plastik atau tepi kartu kredit lama untuk menghilangkan lem. Bersihkan kaca dengan air sabun panas, bilas, dan keringkan dengan handuk mikrofiber bebas serabut.

    Itulah beberapa cara menghilangkan residu stiker pada permukaan kaca. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Cukur Kumis di Kamar Mandi Sebelum Baca Ini!



    Jakarta

    Mencukur kumis dan janggut merupakan rutinitas yang dilakukan seorang pria. Biasanya, kegiatan ini dilakukan di wastafel dan kamar mandi. Jika itu jadi kebiasaan wajib baca artikel ini.

    Mencukur kumis dan janggut di kamar mandi atau wastafel tidak apa dilakukan asal melakukan langkah lanjutan. Sebab jika tidak saluran air bisa tersumbat sisa-sisa bulu dan rambut yang terbuang.

    Berikut tips agar mencukur kumis dan janggut tak menimbulkan masalah seperti dikutip dari modernbathroom.


    1. Gunakan mangkuk

    Jangan langsung membilas pisau cukur yang kamu pakai dengan air mengalir. Gunakan mangkuk berisi air dan cuci pisau cukur itu di dalam mangkuk tersebut. Bila tak ada mangkuk, kamu bisa menggunakan gelas. Mangkuk bisa memisahkan buih busa dan bulu-bulu sisa cukuran. Setelah itu, baru buang dengan menggunakan air mengalir secara perlahan. Tapi jangan lupa untuk menarik penutup saluran air agar tidak menggenang.

    2. Alirkan air panas

    Selalu alirkan air panas setelah mencukur. Air panas bisa membantu menyiram pipa lebih baik dibandingkan dengan air dengan suhu biasa.

    3. Pakai baking soda dan cuka

    Bersihkan saluran pembuangan dengan soda kue atau baking soda dan cuka. Lakukan ini setiap satu atau dua bulan sekali, atau setiap pipa saluran air tersumbat. Ini adalah cara alami yang bisa dilakukan sendiri tanpa harus memanggil tukang ledeng.

    Caranya: Tuangkan setengah cangkir baking soda ke saluran pembuangan, diikuti dengan secangkir cuka putih, lalu tunggu 10 menit. Kemudian alirkan air panas untuk menyiram campuran di saluran pembuangan. Pelarut alami ini dapat membantu menghilangkan penumpukan di dalam pipa.

    4. Cukur saat wastafel kering

    Saat mencukur, mulailah dengan wastafel kering. Dengan begini, kamu bisa membuat rambut atau cukuran langsung ke tempat sampah sebelum rambut tersebut masuk ek saluran air. Membuang sisa rambut itu akan lebih mudah saat dalam keadaan kering. Atau, lapisi wastafel dengan handuk atau tisu, agar mudah dibuang ke tempat sampah.

    Bila kamu rutin mencukur, coba tips mencukur tersebut agar wastafel tidak tersumbat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Aman dan Ampuh Bersihkan Noda Kopi yang Menempel pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Noda kopi merupakan salah satu noda yang sulit dibersihkan. Noda tersebut bisa menempel di berbagai bahan dan material, mulai dari kain, keramik, hingga kayu.

    Noda di kain dan keramik biasanya lebih mudah dibersihkan seperti memakai campuran sabun colek dengan cuka dan untuk keramik bisa dengan air biasa. Namun, bagaimana dengan membersihkan di bahan kayu?

    Noda kopi yang tercetak di bahan kayu biasanya disebabkan karena tumpahan atau cairan kopi yang menempel di bawah gelas. Bahan kayu tidak bisa terlalu digosok karena bisa merusak permukaannya sehingga harus memakai bahan pembersih yang lebih aman.


    Dilansir dari Real Homes, berikut beberapa bahan yang ampuh membersihkan noda kopi di kayu.

    1. Cuka

    Sama seperti membersihkan noda kopi di kain, ternyata cuka juga ampuh menghilangkan noda bekas kopi di material kayu. Caranya dengan mencampurkan cuka ke dalam air. Lalu ambil kain bersih, usap kain yang telah dibasahi dengan campuran air dan cuka ke noda kopi di kayu.

    2. Pasta Gigi dan Baking Soda

    Bahan lainnya yang ampuh membersihkan noda kopi adalah campuran pasta gigi (non gel) dengan baking soda. Setelah itu ambil kain bersih untuk membersihkan noda tersebut. dengan kain lap.

    Sisa campuran pasta gigi dan baking soda bisa dibersihkan dengan kain tanpa air. Setelah dibersihkan, lapisi permukaan kayu dengan coating kayu yang baru agar lebih tahan lama.

    3. Mayones Asli

    Ternyata mayones yang biasa menjadi perasa tambahan pada makanan bisa membersihkan noda bekas kopi di kayu. Namun, jenis mayones yang bisa menghilangkan noda adalah yang asli bukan yang sudah dicampur dengan perasa lain. Cara menemukan mayones adalah dengan mengecek bahan dasarnya, yakni mengandung telur, minyak, lemon, dan cuka. Lemak dan asam pada mayones akan bekerja sama untuk mengeluarkan air sekaligus memberi tambahan nutrisi pada kayu.

    4. Minyak Sayur dan Garam

    Bahan alami lainnya yang bisa menghilangkan noda adalah minyak sayur dan garam. Garam bisa menyerap kelembapan pada meja kayu, dan minyak zaitun akan memberi nutrisi pada kayu.

    Caranya yaitu dengan mencampurkan minyak zaitun dan garam dalam mangkuk hingga menjadi pasta. Lalu gosokkan ke area noda kopi dan biarkan selama 30 menit, lalu bersihkan dengan kain lap.

    5. Krim Cukur

    Krim cukur yang bisa membersihkan noda bekas kopi adalah yang mengandung bahan aktif seperti surfaktan dan bahan pembersih seperti yang terdapat pada sabun rumah tangga lainnya.

    Cara membersihkannya yaitu dengan menggosok noda kopi dengan krim cukur, lalu bilas dengan air. Bila noda kopi masih ada, kamu bisa mengulanginya hingga noda kopi benar-benar hilang.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda kopi pada furniture kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Bersihkan Kamar Mandi biar Nggak Jadi Sarang Kuman


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan paling kotor di rumah. Ruangan ini tempat penghuni membersihkan diri dan buang kotoran.

    Nggak heran kalau kamar mandi menjadi tempat yang cocok buat kuman bersarang. Kabar baiknya, membersihkan kamar mandi secara mendalam nggak sulit, kok!

    Lalu, bagaimana cara merawat kamar mandi agar bebas kuman? Yuk, simak langkah-langkah membersihkan kamar mandi berikut ini.


    Cara Bersihkan Kamar Mandi

    Inilah sederet hal yang bisa dilakukan untuk membersihkan kamar mandi dikutip dari Real Simple.

    1. Bersihkan Kerak Pancuran Air

    Pancuran air atau shower bisa jadi sarang bakteri yang bisa menyebabkan penyakit pernapasan. Untuk membersihkannya, tuang cuka putih ke dalam kantong plastik dan masukkan pancuran air sampai terendam.

    Ikat kantong plastik dan biarkan semalaman. Saat pagi tiba, lepas plastik dan nyalakan pancuran air untuk membilas.

    2. Bersihkan Tirai dan Pintu Kamar Mandi

    Kuman dari pancuran air dan tubuh penghuni rumah bisa menempel pada tirai dan pintu kamar mandi. Pastikan untuk membersihkan dua area tersebut, tapi jangan lupa untuk membaca panduannya.

    Cuci tirai kamar mandi menggunakan detergen. Sementara itu, pintu kaca tempat shower dibersihkan menggunakan pasta terbuat dari tetesan cuka putih suling dan satu gelas soda kue.

    Aplikasikan pasta pada pintu dan biarkan selama satu jam. Lalu, bersihkan kaca dengan kain mikrofiber dan bilas dengan air. Terakhir, keringkan pintu menggunakan kain mikrofiber kering.

    3. Bersihkan Nat Ubin

    Nat ubin berpori, sehingga kotoran dan bakteri mudah terperangkap. Celupkan sikat nat atau sikat gigi bekas ke dalam pemutih dan gosok bagian yang berubah warna, lalu bilas hingga bersih. Pastikan untuk ada ventilasi pada ruangan saat mengerjakan ini.

    4. Bersihkan Meja Kamar Mandi, Dinding, dan Langit-langit

    Sabun dan kotoran dari tubuh penghuni rumah bisa tertinggal pada permukaan di kamar mandi, seperti meja, dinding, dan langit-langit.

    Bersihkan permukaan kamar mandi dengan menyemprotkan pembersih serbaguna. Biarkan selama 20 menit, lalu lap semua permukaan menggunakan kain mikrofiber bersih.

    5. Bersihkan WC

    Tuangkan satu gelas soda kue ke pada WC dan diamkan selama beberapa menit. Selanjutnya, sikat dan siram WC.

    Jangan lupa untuk menutup WC duduk setiap akan disiram atau flush. Lalu, gunakan kipas ventilasi untuk menyedot bakteri sebelum mengendap di kamar mandi.

    6. Bersihkan Wastafel

    Saluran pembuangan wastafel merupakan salah satu bagian paling kotor di dalam kamar mandi. Untuk itu, bersihkan wastafel dengan menuangkan cuka putih atau soda kue ke dalam saluran pembuangan. Lalu, siram menggunakan air panas.

    Bagian keran dapat dengan mudah dibersihkan memakai tisu basah desinfektan sekali pakai. Tak berhenti sampai situ, gunakan benang gigi untuk membersihkan ruang sempit dan kotor tempat pangkal keran dan keran air bertemu pada wastafel.

    Jangan lupa sekalian bersihkan cermin kamar mandi menggunakan pembersih kaca.

    7. Disinfeksi Gagang dan Gagang Pintu

    Gagang di pintu atau kabinet sering disentuh oleh para penghuni rumah. Oleh sebab itu, pastikan untuk membersihkannya setidaknya seminggu sekali menggunakan tisu basah desinfektan.

    Itulah cara membersihkan kamar mandi agar bebas kuman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghilangkan Bekas Stiker dari Permukaan Kaca


    Jakarta

    Bekas lem di permukaan kaca tentu sangat mengganggu karena terlihat kotor. Karena itu, bekas lem harus segera dibersihkan hingga bersih tanpa jejak.

    Tentunya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Dengan cara ini, bekas lem bisa dibersihkan tiap saat.

    Cara Menghilangkan Bekas Stiker dari Permukaan Kaca

    Mengutip laman Spruce, berikut sejumlah cara menghilangkan bekas lem dari permukaan kaca:


    1. Alkohol Gosok

    Alkohol gosok dapat digunakan untuk menghilangkan bekas stiker. Bahan ini bertindak sebagai pelarut lem.

    Caranya, basahi bola kapas dengan alkohol gosok. Lalu, tempelkan pada bekas stiker di kaca. Biarkan selama 10 menit dan bersihkan. Jika masih ada sisa, maka ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    2. Soda Kue dan Air Panas

    Cara membersihkan lem stiker dengan dua bahan ini yaitu dengan merendam wadah kaca dengan air panas dan soda kue. Biarkan sampai airnya dingin.

    Selanjutnya, angkat kaca dan taburi sisa-sisa yang lengket dengan soda kue. Gosok bagian yang lengket dengan kain microfiber lembap.

    Kemudian, cuci gelas dengan air sabun panas dan bilas sampai bersih. Keringkan dengan kain microfiber bebas serabut.

    3. Gunakan Hair Dryer

    Panas dari hair dryer akan melunakkan perekat. Kamu bisa mengikisnya dengan spatula plastik. Atur pengering rambut pada suhu sedang sampai tinggi dan tahan beberapa inci dari bekas lem selama 1-2 menit. Kikis dan ulangi cara ini sampai bekas lem hilang.

    4. Cuka Putih

    Cuka putih ampuh menghilangkan sisa-sisa lem seperti selotip dari kaca. Caranya, gosokkan cuka lem dan gosok dengan kain.

    5. Minyak Sayur

    Minyak akan mengencerkan beberapa jenis lem. Basahi bekas lem di kaca dengan minyak sayur, tutup dengan plastik pembungkus dan biarkan selama 30 menit.
    Lepaskan plastik pembungkus dan kikis bekas lem yang menempel. Bersihkan kaca dengan dengan air sabun panas, lalu bilas, dan keringkan dengan handuk microfiber bebas serabut.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com