Tag: gelas

  • Soda Kue Bisa Atasi Masalah Saluran Air Tersumbat, Begini Caranya


    Jakarta

    Saluran air di wastafel, kamar mandi, atau kitchen sink bisa saja tersumbat. Kondisi ini terjadi karena ada sisa makanan, rambut, atau minyak yang menyumbat saluran pembuangan sehingga air tidak bisa keluar dengan lancar.

    Untuk mengatasi saluran air tersumbat, kamu bisa menggunakan cairan pembersih berbahan kimia. Namun, cairan ini terkadang bisa merusak material pipa karena mengandung bahan kimia keras.

    Sebagai solusinya, kamu bisa menggunakan bahan alami yang ada di dapur, salah satunya soda kue. Sebab, kandungan zat di soda kue dinilai efektif untuk mengatasi masalah di saluran air.


    Namun tidak cukup dengan soda kue saja, ada sejumlah bahan lain yang digunakan untuk mengatasi saluran air tersumbat. Biar nggak penasaran, simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Atasi Saluran Air Tersumbat dengan Soda Kue

    Dilansir situs The Spruce, kamu dapat mengatasi saluran air tersumbat dengan soda kue. Sebab, suda kue dapat melarutkan endapan mineral dan bahan organik seperti lemak, rambut, dan sisa makanan.

    Agar tidak salah, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan Bahan

    Selain soda kue, kamu juga perlu menyiapkan sejumlah bahan lainnya seperti air panas, sabun cuci piring, dan cuka putih. Siapkan juga alat seperti corong minyak agar lebih mudah menuangkan soda kue ke dalam saluran air.

    2. Tuang Sabun Cuci Piring

    Tuang sabun cuci piring secukupnya ke dalam saluran air. Sebaiknya gunakan sabun cuci piring yang bersifat anti lemak agar efektif mengatasi saluran air yang mampet.

    3. Tuang Air Panas

    Tuang air panas secara perlahan ke dalam saluran air yang sebelumnya sudah diisi sabun cuci piring. Kombinasi air panas dan sabun dapat membantu melarutkan sumbatan di saluran air.

    4. Masukkan Soda Kue

    Langkah selanjutnya adalah memasukkan sekitar 1/2 botol soda kue ke dalam saluran air. Kamu dapat menggunakan corong minyak untuk menuangkan soda kue jika saluran air terlalu kecil.

    5. Tuang Cuka Putih

    Setelah itu, tuang cuka putih ke dalam saluran air secara perlahan. Jangan kaget jika mendengar suara mendesis dari dalam saluran air. Hal itu wajar terjadi karena saat kedua bahan dicampur akan saling bereaksi satu sama lain.

    6. Siram dengan Air Panas Kembali

    Apabila suara mendesis dari dalam saluran air mulai hilang, itu tandanya reaksi antara cuka putih dan soda kue sudah selesai.

    Kini, detikers perlu menuangkan kembali 2 gelas air panas ke dalam saluran air secara perlahan. Jika air dapat mengalir dengan lancar, itu tandanya saluran air sudah tidak tersumbat lagi.

    Kapan Harus Membersihkan Saluran Air di Rumah?

    Dianjurkan untuk membersihkan saluran air setiap seminggu sekali dengan air mendidih yang dicampur dengan sabun cuci piring. Kalau saluran air sudah mulai tersumbat, ikuti langkah-langkah di atas agar air kembali mengalir dengan lancar.

    Apabila saluran air masih mampet walau sudah menggunakan soda kue, cobalah tambahkan sekitar 1/2 cangkir garam ke dalam saluran air. Diamkan selama semalaman agar garam dan soda kue dapat bereaksi.

    Setelah itu, siram saluran air dengan dua gelas air panas secara perlahan. Kemudian cek kembali saluran air apakah masih tersumbat atau sudah lancar. Kalau metode ini masih belum berhasil, segera panggil teknisi untuk mengatasi masalah saluran air yang mampet.

    Itulah cara mengatasi saluran air tersumbat dengan menggunakan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Terluka, Begini Cara Aman Bersihkan Pecahan Kaca di Rumah


    Jakarta

    Benda yang terbuat dari kaca, seperti gelas, lampu maupun piring, rentan pecah. Ketika pecah, tentu penghuni rumah harus membersihkannya dengan hati-hati agar tidak terluka.

    Pecahan kaca terkadang sulit dibersihkan karena ukurannya yang kecil dan berserakan ke mana-mana. Hal ini bisa membuat penghuni rumah semakin kesulitan untuk membersihkannya.

    Namun jangan khawatir karena masih ada cara untuk membersihkan pecahan kaca dengan aman. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Bersihkan Ruangan dan Persiapkan Diri

    Sesegera mungkin ajak keluarga untuk meninggalkan area tempat adanya pecahan kaca. Pakai sepatu, pelindung mata, dan sarung tangan tebal sebelum memulai proses pembersihan kaca.

    2. Gunakan Cahaya yang Terang

    Untuk membantu penghuni rumah melihat setiap kilauan kaca, gunakan senter LED atau senter pada ponsel sehingga dapat mengarahkannya ke permukaan. Kaca akan berkilau dalam cahaya sehingga memudahkan penghuni rumah menemukan pecahan kaca yang berserakan.

    3. Ambil Pecahan Kaca yang Besar

    Gunakan sarung tangan untuk mengambil pecahan kaca yang besar. Jika tidak memiliki sarung tangan, gunakan penjepit untuk mengambil pecahan kaca.

    Jangan pernah menggunakan tangan kosong, hal ini dapat membahayakan diri. Kemudian, masukkan pecahan kaca ke dalam kantong kertas tebal atau kantong plastik tiga lapis untuk dibuang.

    Gunakan beberapa lapis kertas koran untuk membungkus kaca, hal ini mencegah luka yang tidak disengaja di tempat sampah.

    4. Sapu atau Bersihkan Kaca dengan Vacuum Cleaner

    Apabila pecahan kaca berserakan di karpet, gunakan sikat gosok berbulu kaku untuk mengangkat pecahan kaca ke permukaan kain sebelum disapu atau disedot pakai vacuum cleaner.

    Gunakan sapu berbulu kaku dan pengki untuk menyapu pecahan kaca sebanyak mungkin. Gunakan sapuan pendek dan efisien untuk mencegah pecahan-pecahan kecil berhamburan.

    5. Lakukan Pembersihan Akhir

    Pecahan kaca dapat menempel pada bulu sapu dan pengki. Bawalah pecahan kaca ke luar dan bilas dengan selang taman di atas ember. Buang airnya ke saluran pembuangan air.

    Itulah cara aman untuk membersihkan pecahan kaca di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Jendela Kotor Tanpa Ribet, Hanya Modal Cuka Putih


    Jakarta

    Jendela rumah wajib dibersihkan secara rutin agar tetap terlihat kinclong. Untuk membersihkan jendela biasanya menggunakan cairan pembersih khusus yang dijual di pasaran.

    Nah, ada cara lain untuk membersihkan jendela kotor di rumah, yakni menggunakan bahan alami dari cuka putih. Tak hanya dipakai untuk bahan dapur, ternyata cuka putih diklaim efektif mengangkat kotoran di jendela.

    Untuk bisa menggunakan cuka putih sebagai cairan pembersih jendela, kamu perlu mencampurnya dengan sejumlah bahan lain. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Jendela Pakai Cuka Putih

    Dilansir situs Bob Vila, cuka putih dapat digunakan untuk membersihkan jendela karena mengandung asam asetat. Senyawa organik ini dapat membunuh bakteri dan mengangkat kotoran yang menempel, terutama di jendela.

    Agar efektif untuk mengangkat kotoran, disarankan untuk mencampur cuka putih dan sabun cuci piring. Soalnya, sabun ini mengandung natrium lauril sulfat yang ampuh untuk menghilangkan minyak.

    Karena cuka putih memiliki aroma yang menyengat dan kurang sedap, kamu bisa menambahkan sedikit minyak esensial. Untuk aromanya bisa dipilih sesuai keinginan, seperti tea tree, lavender, peppermint, jeruk, serai, atau eukaliptus.

    Selain mengeluarkan wangi yang menenangkan, minyak esensial juga memiliki sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamur. Kandungan tersebut dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur dan lumut.

    Simak langkah-langkah di bawah ini untuk membuat cairan pembersih jendela alami:

    1. Tuang 1/4 cangkir cuka putih ke dalam wadah
    2. Masukkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring cair, lalu aduk hingga tercampur rata dengan cuka
    3. Tuang 2 gelas air hangat ke dalam wadah, lalu aduk kembali sampai merata
    4. Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    5. Kocok botol semprot dengan kuat agar semua bahan tercampur rata
    6. Tambah 10-15 tetes minyak esensial sesuai aroma yang diinginkan
    7. Setelah itu, kocok lagi botol semprot agar minyak esensial tercampur rata.

    Apabila tidak ada cuka putih di rumah, kamu bisa menggantinya dengan air jeruk. Soalnya, asam sitrat pada jeruk dinilai efektif untuk melarutkan kotoran pada permukaan kaca seperti jendela.

    Kandungan asam sitrat dari lemon juga dinilai sedikit lebih kuat daripada asam asetat pada cuka. Meski begitu, keduanya tetap efektif untuk mengangkat kotoran.

    Tips Membersihkan Jendela Agar Kinclong Lagi

    Agar jendela terlihat kinclong lagi, simak tips sederhana dalam membersihkan jendela berikut ini:

    1. Bersihkan debu yang menempel di jendela dengan menggunakan kain microfiber atau tisu kering.
    2. Pastikan kamu membersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar larutan pembersih lebih cepat kering.
    3. Bersihkan jendela interior dan eksterior rumah sebanyak dua kali setahun agar mencegah penumpukan debu dan kotoran.

    Itulah langkah-langkah membersihkan jendela dengan menggunakan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampas Kopi Jangan Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Pipa Cepat Mampet


    Jakarta

    Setelah menyeruput secangkir kopi, biasanya ampas kopi akan menumpuk di dasar gelas. Beberapa orang memilih membuang ampas kopi langsung ke wastafel agar lebih cepat dan praktis.

    Padahal, membuang ampas kopi langsung ke wastafel bisa menimbulkan dampak buruk bagi saluran air. Sayangnya, banyak orang belum sadar dan masih terbiasa melakukan hal tersebut.

    Pakar kebersihan mengungkap dampak yang terjadi jika membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Apa saja dampaknya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Membuang Ampas Kopi ke Wastafel

    Pakar kebersihan di Roto-Rooter Plumbing & Water Cleanup Paul Abrams menganjurkan agar tidak membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Jika kebiasaan ini terus dilakukan maka dapat menyumbat saluran air.

    “Jika terlalu banyak, ampas kopi dapat menyumbat pipa pembuangan dan menyebabkan penyumbatan di wastafel Anda,” kata Abrams dikutip dari Better Homes & Gardens.

    Abrams mengatakan ampas kompi memiliki tekstur yang menggumpal. Apabila ampas kopi yang dibuang ke wastafel dalam jumlah banyak, maka ampas kopi akan saling menumpuk di saluran air yang berbentuk ‘U’ di bawah wastafel.

    Jika ampas kopi yang menumpuk sudah banyak dan bercampur kotoran di dalam pipa air, maka bisa membentuk endapan yang tebal. Seiring waktu, endapan tersebut dapat mengganggu aliran air sehingga menyebabkan penyumbatan.

    “Tekanan air yang sangat besar dibutuhkan untuk mendorong gumpalan bubuk kopi keluar dari saluran air, dan sayangnya bubuk tidak bisa larut dalam air,” ujarnya.

    Abrams menyebut tidak masalah jika sesekali membuang ampas kopi ke wastafel. Masalah justru akan muncul jika hal tersebut dijadikan suatu kebiasaan.

    “Jika kamu berulang kali menuangkan ampas kopi dalam jumlah kecil ke saluran air setiap hari, maka ampas kopi bisa menumpuk dan bercampur dengan sisa makanan, lemak, kerak sabun, dan minyak,” ungkap Abrams.

    Cara Alternatif Membuang Ampas Kopi di Rumah

    Daripada harus membuangnya ke wastafel, Abrams menyarankan agar ampas kopi bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, yaitu:

    1. Kompos Tanaman

    Ampas kopi mengandung nitrogen yang tinggi sehingga dapat menyuburkan tanaman. Namun, ampas kopi akan bermanfaat bagi tanaman jika digunakan dalam jumlah yang tepat.

    2. Membasmi Hama

    Alih-alih dibuang, ampas kopi dapat digunakan untuk membasmi hama, terutama semut dan siput di halaman rumah. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar halaman untuk mengusir dan mencegahnya masuk ke rumah.

    3. Membersihkan Sejumlah Barang

    Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan sejumlah barang di rumah, seperti panci, wajan, dan kompor. Soalnya, ampas kopi memiliki sifat yang cukup abrasif.

    4. Menghilangkan Bau

    Nitrogen yang terkandung dalam ampas kopi juga dapat menghilangkan bau tak sedap, seperti di lemari pakaian dan kulkas. Caranya juga mudah, cukup tuang ampas kopi ke dalam cangkir dan simpan di ruangan yang mengeluarkan bau tak sedap.

    Demikian penjelasan soal ampas kopi apakah bisa dibuang ke wastafel atau tidak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kotoran di Kulkas Ampuh Dibersihkan Pakai Soda Kue, Ini Caranya


    Jakarta

    Kulkas berfungsi untuk mendinginkan makanan dan minuman agar tetap awet selama berhari-hari. Seiring waktu, kulkas akan kotor karena dipenuhi noda dari sisa makanan yang disimpan.

    Jika tidak dibersihkan, noda tersebut akan semakin menempel dan berkerak. Tak hanya terlihat kotor, tapi juga membuat isi kulkas mengeluarkan bau tidak sedap.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan kulkas secara berkala agar tidak ada noda dan kotoran yang menempel di rak kulkas. Untuk membersihkan kulkas bisa menggunakan cairan khusus yang dijual bebas.


    Selain itu, kamu juga bisa membersihkan isi kulkas menggunakan soda kue. Bahan yang satu ini dinilai ampuh untuk mengangkat kotoran dan noda yang membandel. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Noda dan Kotoran di Kulkas Pakai Soda Kue

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, kulkas yang penuh noda dan kotoran dapat dibersihkan pakai baking soda. Sebab, soda kue memiliki sifat abrasif yang dapat melarutkan kotoran secara efektif.

    Selain itu, soda kue dapat menyerap dan mengatasi bau tidak sedap. Jadi tidak hanya ampuh mengangkat noda, tapi juga bisa menyerap bau yang menyengat.

    Supaya lebih efektif mengangkat kotoran, dianjurkan untuk mencampur soda kue dengan air panas. Agar tidak salah, ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Kosongkan isi kulkas terlebih dulu dari makanan dan minuman
    2. Cabut kulkas dari stop kontak agar saat dibersihkan tidak boros listrik
    3. Masukkan 2 sendok makan soda kue ke dalam wadah
    4. Tuang 1 gelas air panas ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata
    5. Celupkan kain microfiber atau spons ke dalam wadah, lalu oleskan ke bagian dalam kulkas secara perlahan, terutama di area rak dan sisi samping yang penuh kotoran
    6. Setelah itu, lap bagian dalam kulkas dengan kain lembap untuk mengangkat kotoran
    7. Lap kembali bagian dalam kulkas dengan kain microfiber kering
    8. Terakhir, buka pintu kulkas secara lebar agar bagian dalam kulkas bisa cepat kering.

    Soda kue dinilai ampuh untuk mengatasi noda minyak dan bumbu dapur yang menempel di dalam lemari es. Apabila noda sulit dibersihkan, dianjurkan untuk mengoleskan soda kue dan diamkan selama 10 menit agar bereaksi.

    Kamu juga bisa mencampur soda kue dengan cuka putih agar lebih ampuh mengatasi noda. Jika tercium bau tidak sedap akibat cuka, taruh soda kue di dalam kulkas guna menyerap bau tersebut.

    Demikian cara ampuh mengatasi noda dan kotoran di kulkas dengan soda kue. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cukup Pakai Air, Begini Cara yang Benar Bersihkan Meja Kayu


    Jakarta

    Cara membersihkan meja kayu berbeda dengan material lainnya. Sebab, kayu merupakan material alami yang rentan dengan bahan-bahan kimia.

    Memang agak sulit melihat kotoran pada meja kayu karena warnanya yang gelap dan memiliki corak di seluruh permukaan. Harus benar-benar jeli untuk melihat kotoran pada meja kayu.

    Dilansir Martha Stewart meja kayu harus dibersihkan minimal seminggu sekali. Caranya dengan memastikan setiap sudutnya tidak berdebu, setiap sisinya aman, tidak ada yang rusak, tergores, atau kotor karena noda lengket.


    Dilansir The Kitchn, begini cara membersihkan meja kayu yang efektif.

    1. Bersihkan Pakai Kain Mikrofiber

    Cara paling mudah membersihkan meja kayu adalah dengan memakai kain bersih atau mikrofiber. Kain tersebut lebih baik dibuat lembap untuk mengangkat noda, debu, hingga remah-remah makanan yang menempel di meja.

    2. Bikin Larutan Pembersih dari Sabun Cuci Piring

    Apabila ingin lebih bersih lagi, siapkan air hangat dan masukkan dua tetes sabun cuci piring. Celupkan kain mikrofiber lembap dan peras hingga tidak ada air yang menetes atau busa. Usap perlahan dan pastikan tidak ada sabun atau busa yang tertinggal.

    Terakhir, jangan lupa keringkan menggunakan kain kering bersih karena meja kayu tidak bagus jika sering basah.

    3. Gunakan Cuka dan Minyak Zaitun

    Campuran cuka dan minyak bisa menjadi senjata ampuh menghilangkan noda bekas air akibat gelas basah. Masukkan kedua cairan tersebut dengan komposisi setara. Pakai kain lembut untuk mengusap area cincin, serat-serat kayu. Terakhir, keringkan dengan kain bersih dan lembut.

    Bahan-Bahan yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Furnitur Kayu

    Ketika membersihkan furnitur kayu hindari penggunaan produk yang abrasif, asam, atau mengandung bahan kimia keras, seperti cuka pekat dan alkohol. Selain itu, hindari perabotan kayu dari tempat lembap dan dekat dengan sumber air. Keberadaan air dapat menyebabkan kayu melengkung, memudarkan warnanya, dan bahkan menimbulkan noda.

    Itulah tips membersihkan meja kayu, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! 4 Cara Basmi Lalat Kecil di Kamar Mandi Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Kalau melihat serangga berupa lalat berukuran kecil di dinding atau sudut kamar mandi, bisa jadi itu lalat limbah. Serangga ini hidup di tempat yang lembap dan banyak material organik seperti di dapur dan kamar mandi.

    Dilansir dari Treehugger, Kamis (13/11/2025), lalat limbah sering muncul di wastafel yang jarang digunakan atau ada genangan air. Biasanya penghuni rumah bakal melihat lebih banyak lalat limbah saat kembali ke rumah dari liburan panjang.

    Serangga ini tidak berbahaya dan tidak menggigit. Akan tetapi, kemunculannya cukup mengganggu pemandangan penghuni rumah. Bayangkan saja kalau kamar mandi diserbu banyak lalat limbah, pasti suasananya kurang nyaman.


    Lalu, bagaimana cara membasmi lalat limbah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

    Cara Basmi Lalat Limbah

    Inilah beberapa tips untuk menghilangkan lalat limbah pakai bahan alami.

    1. Perangkap Cuka Putih

    Penghuni rumah bisa membuat perangkap untuk menangkap lalat limbah. Campurkan gula, air, dan cuka putih dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk. Lalu, tambahkan 5-10 tetes sabun cuci piring.

    Simpan perangkap itu di dekat lubang tempat lalat limbah bersarang semalaman. Lalat bakal tertarik untuk mendekati cairan itu dan berujung tenggelam.

    2. Tuang Cuka

    Campurkan ½ cangkir garam, ½ cangkir soda kue, dan 1 cangkir cuka. Lalu, tuangkan campuran tersebut ke lubang pembuangan dan biarkan semalaman. Setelah itu, bilas lubang pembuangan dengan air mendidih keesokan harinya.

    3. Perangkap Cuka Apel

    Selain itu, penghuni bisa bikin perangkap menggunakan cuka apel. Tuang ¼ cuka apel ke dalam gelas, lalu tutup dengan plastik.

    Tusuk-tusuk plastik untuk membuat lubang dan taruh perangkap itu dekat lubang pembuangan atau wastafel. Lalat limbah akan masuk ke dalam gelas itu dan terperangkap.

    4. Air Panas

    Bersihkan lubang pembuangan menggunakan sikat besi. Kemudian, siram lubang itu dengan banyak air mendidih. Penghuni bisa menyiram air mendidih sebanyak 1-2 kali sehari selama seminggu.

    Itulah cara alami untuk membasmi lalat limbah di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kaca Jendela Kotor gegara Bekas Stiker? Begini Cara Menghilangkannya


    Jakarta

    Sisa lem bekas stiker bisa bikin jendela rumah tampak kotor. Hal ini tentunya bisa sedikit merusak tampilan rumah.

    Tak di kaca jendela, sisa lem bekas stiker terkadang juga ditemukan di permukaan kaca. Contohnya seperti di gelas atau toples kaca yang baru dibeli.

    Tapi jangan khawatir karena noda tersebut bisa dihilangkan. Gimana caranya? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pakai Hair Dryer

    Sisa bekas stiker bisa dihilangkan dengan menggunakan hair dryer. Panas dari hair dryer bisa melunakkan perekat yang menempel pada kaca.

    Caranya, nyalakan hair dryer dengan suhu sedang sampai tinggi dan arahkan ke bekas stiker selama 1-2 menit. Bersihkan noda dan ulangi sampai noda benar-benar hilang.

    Cuka

    Selanjutnya cuka. Caranya dengan menghangatkan cuka lalu celupkan spons atau lap ke cuka dan letakkan di bekas stiker.

    Diamkan selama 5 menit. Ketika lem sudah agak renggang, gosok hingga hilang.

    Alkohol Gosok

    Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan alkohol gosok. Cairan ini berfungsi untuk melarutkan sisa stiker yang sulit dibersihkan dari permukaan kaca.

    Caranya dengan membasahi bola kapas dengan cairan alkohol gosok, lalu oleskan ke bekas lem stiker di permukaan kaca. Kemudian diamkan selama 10 menit dan bersihkan dengan kain microfiber kering. Jika masih ada sisa bekas stiker, ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    Pakai Minyak Sayur

    Cara selanjutnya yaitu menggunakan minyak, seperti minyak sayur, margarin, butter, atau selai kacang. Tutupi sisa stiker dengan minyak dan tutup dengan plastic wrap, biarkan selama 30 menit.

    Setelah itu, buka plastik dan bersihkan sisa stiker. Agar lebih bersih, gunakan air sabun panas untuk membersihkan kaca dan keringkan dengan lap.

    Itulah beberapa cara membersihkan sisa lem stiker pada kaca jendela maupun permukaan kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Lemari Dapur Bebas Debu dan Noda


    Jakarta

    Ketika membersihkan dapur, hal pertama yang langsung menjadi perhatian adalah area kompor. Sebab, ada banyak noda minyak dan sisa makanan yang menempel di kompor sehingga dapur terlihat sangat kotor.

    Meski begitu, bukan hanya kompor saja yang harus dibersihkan. Lemari dapur yang digunakan untuk menyimpan piring, gelas, hingga peralatan masak terkadang luput dari perhatian.

    Padahal, lemari dapur yang tidak dibersihkan akan menjadi sangat kotor karena banyak debu yang menempel. Terutama di bagian atas lemari dapur yang mungkin tak pernah dibersihkan selama bertahun-tahun.


    “Pelaku terbesarnya pastinya adalah pintu lemari dan bagian depan laci,” kata pakar kebersihan Jon Margalit, dilansir The Spruce, Minggu (22/11/2025).

    Agar lemari dapur kembali bersih dan bebas debu serta noda, simak cara membersihkannya yang tepat dalam artikel ini.

    Cara Mudah Bersihkan Lemari Dapur

    Margalit menyebut membersihkan lemari membutuhkan sentuhan yang lembut. Soalnya, lapisan cat lemari gampang tergores, sedangkan permukaan kayu rentan kusam.

    Tidak hanya debu, terkadang cipratan minyak, tetesan kuning telur, hingga tumpahan bumbu juga menyebabkan lemari dapur menjadi kotor.

    “Lemak adalah yang paling sulit dihilangkan,” ujarnya.

    Namun jangan khawatir, berikut cara membersihkan lemari dapur yang kotor dan penuh noda dengan tepat:

    1. Bersihkan debu di lemari dapur dengan kain microfiber kering atau tisue dapur
    2. Jika ditemukan ada noda minyak atau bumbu dapur, bersihkan pakai kain microfiber lembap secara perlahan. Jangan digosok terlalu keras karena dikhawatirkan merusak permukaan cat
    3. Kalau sudah hilang, lap lagi lemari dapur dengan kain microfiber kering
    4. Cek kembali lemari dapur apakah masih ada sisa-sisa noda dan debu atau tidak.

    Apabila noda sulit hilang maka bisa menggunakan 2-3 tetes sabun cuci piring. Hindari memakai soda kue atau cairan pemutih karena dapat merusak lapisan pelindung kayu lemari dapur.

    Selain membersihkan bagian luar dan dalam kabinet lemari, Margalit juga menyarankan untuk membersihkan bagian atas lemari dapur. Soalnya, area ini yang paling kotor oleh debu dan kotoran.

    “Bagian atas lemari adalah yang paling utama! Setiap kali kami membersihkan dapur secara menyeluruh, bagian atas lemari selalu kotor,” ungkap Margalit.

    Agar proses pembersihan lebih cepat, Margalit menganjurkan penggunaan mesin penyedot debut (vacuum cleaner) untuk mengatasi debu. Jika tidak punya vacuum cleaner bisa menggunakan kemoceng.

    Setelah debu terangkat, lap bagian atas lemari dengan kain microfiber lembap agar lebih bersih. Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring untuk menghilangkan noda yang membandel. Jika sudah, lap lagi dengan kain microfiber kering agar permukaan lemari dapur cepat mengering.

    Itulah cara mudah membersihkan lemari dapur yang kerap dipenuhi debu dan kotoran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 3 Minuman Ini Menyegarkan, Tapi Bisa Merusak Ginjal kalau Berlebihan


    Jakarta

    Cuaca panas ekstrem yang melanda beberapa wilayah Indonesia akhir-akhir ini membuat banyak orang jadi lebih sering mencari minuman segar. Suhu yang bisa menembus 35 derajat Celcius bikin tubuh cepat haus dan kehilangan cairan. Tak heran, minuman dingin seperti minuman bersoda, kopi susu kekinian, hingga jus buah kemasan jadi pilihan instan untuk menghilangkan dahaga.

    Namun, di balik sensasi segarnya, tidak semua minuman baik untuk dikonsumsi terlalu sering, apalagi saat cuaca panas. Di saat tubuh kekurangan cairan, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring sisa metabolisme dan menjaga keseimbangan elektrolit. Jika kondisi ini diperparah dengan asupan minuman tinggi gula, kafein, atau zat aditif, beban ginjal bisa meningkat dan dalam jangka panjang memicu gangguan fungsi.

    Beberapa jenis minuman bahkan diam-diam bisa mempercepat kerusakan ginjal bila diminum berlebihan. Yuk, kenali jenis-jenis minuman yang sebaiknya dibatasi agar ginjal tetap sehat, terutama di tengah cuaca panas seperti sekarang.


    1. Minuman Bersoda

    Segelas soda memang terasa menyegarkan, apalagi saat cuaca panas yang terjadi belakangan ini. Namun dibalik rasanya yang manis dan segar, soda termasuk salah satu minuman yang paling berisiko bagi ginjal. Kandungan gula dan asam fosfat yang tinggi di dalamnya dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan kadar asam urat yang bisa menjadi batu ginjal. Dua hal ini yang berperan besar dalam penurunan fungsi ginjal.

    Penelitian di Clinical Journal of the American Society of Nephrology tahun 2019 menemukan bahwa konsumsi rutin minuman tinggi gula meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Jenis minuman bersoda berwarna gelap juga mengandung asam fosfat yang dapat mengganggu keseimbangan mineral tubuh dan menyebabkan batu ginjal.

    Untuk alternatif yang lebih aman, coba pilih infused water dengan potongan lemon atau mentimun. Sensasi segarnya tetap ada, tanpa tambahan gula dan fosfat.

    2. Minuman Energi dan Minuman Berkafein

    Minuman energi sering dijadikan pilihan bagi yang sedang butuh dorongan tenaga instan. Tapi terlalu sering mengonsumsinya bisa membuat organ ginjal kelelahan. Kombinasi gula, kafein, dan zat aditif di dalamnya meningkatkan risiko dehidrasi dan gangguan elektrolit.

    Kafein sendiri bersifat diuretik, sehingga membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Jika cairan yang keluar tidak diganti dengan konsumsi cukup air putih, ginjal menjadi kekurangan cairan dan kesulitan membuang racun dengan optimal. Kondisi ini bisa memicu batu ginjal dalam jangka panjang.

    Kopi juga aman dikonsumsi asal dalam batas wajar. Dua gelas per hari masih dianggap normal, tetapi jika sudah lebih dari lima, efek kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani aliran darah menuju ginjal.

    3. Jus Buah Kemasan/Minuman Rasa Buah

    Jus buah memang menyehatkan, tapi tidak semua jus dibuat sama. Banyak produk kemasan yang ternyata mengandung lebih banyak gula daripada sari buah. Satu kemasan jus bisa mengandung hingga 30 gram gula tambahan, jumlah yang cukup untuk menaikkan kadar gula darah secara cepat dan membebani ginjal.

    Beberapa jenis jus seperti cranberry dan grapefruit juga tinggi oksalat, senyawa yang dapat memicu pembentukan batu ginjal. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Nutrients tahun 2020 mencatat bahwa asupan tinggi oksalat tanpa cukup cairan bisa menggandakan risiko mengidap batu ginjal.

    Pilih jus segar tanpa gula tambahan atau, lebih baik lagi, konsumsi buah utuh agar seratnya membantu menstabilkan kadar gula darah.

    Tips Menjaga Ginjal

    Menjaga ginjal tetap sehat sebenarnya tidak rumit. Kuncinya ada pada keseimbangan asupan cairan dan kebiasaan minum yang bijak. Berikut beberapa hal sederhana yang bisa diterapkan setiap hari:

    1. Utamakan air putih

    Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga ginjal bekerja optimal. Idealnya 6-8 gelas per hari, tapi kebutuhan ini bisa berbeda tergantung aktivitas dan kondisi tubuh. Saat cuaca panas atau banyak berkeringat, tubuh butuh lebih banyak cairan. Air membantu ginjal mengencerkan urine dan mencegah penumpukan mineral yang bisa membentuk batu ginjal.

    2. Batasi minuman manis dan tinggi kafein

    Minuman tinggi gula dan kafein memang memberi sensasi boost energi sesaat, tapi jika berlebihan, justru membuat ginjal bekerja lebih keras. Kelebihan gula bisa mempercepat resistensi insulin, sementara kafein yang terlalu tinggi dapat meningkatkan tekanan darah. Batasi konsumsi maksimal dua gelas kopi per hari, dan hindari menambahkan gula atau krimer berlebihan.

    3. Perhatikan warna urine

    Cara sederhana untuk menilai apakah tubuh cukup cairan adalah dengan memperhatikan warna urine. Jika berwarna bening atau kuning muda, artinya hidrasi cukup. Tapi kalau warnanya pekat dan berbau tajam, itu tanda tubuh kekurangan cairan.

    4. Pilih minuman alami untuk variasi

    Sesekali boleh menikmati teh herbal tanpa gula, air kelapa segar, atau infused water. Teh herbal mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh, sedangkan air kelapa membantu menggantikan elektrolit alami tanpa adanya bahan kimia.

    5. Hindari kebiasaan menahan haus

    Beberapa orang menunda minum karena sibuk atau malas ke toilet. Padahal, menahan haus membuat konsentrasi zat sisa hasil metabolisme tubuh dalam darah meningkat dan ginjal harus bekerja ekstra keras untuk membuangnya. Biasakan juga minum sedikit demi sedikit sepanjang hari, bukan sekaligus dalam jumlah banyak.

    6. Waspadai obat dan suplemen tertentu

    Beberapa suplemen atau obat herbal bisa meningkatkan beban ginjal jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter, terutama yang mengandung protein tinggi atau zat kimia sintetis. Selalu baca label dan konsultasikan dulu sebelum dikonsumsi secara rutin.

    Dengan langkah sederhana ini, ginjal bisa tetap bekerja optimal tanpa harus dibebani oleh kebiasaan minum yang salah.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com