Tag: gergaji

  • Tips Membuat Rak Sepatu Sendiri di Rumah


    Jakarta

    Membuat rak sepatu sendiri adalah pilihan yang cerdas untuk mengatasi masalah penyimpanan dan organisasi sepatu di rumah. Berikut adalah panduan yang jelas dan mudah diikuti, mulai dari bahan yang diperlukan hingga langkah-langkah pembuatan yang terperinci.

    Tapi sebelum membahas lebih jauh tentang cara membuat rak sepatu sendiri di rumah, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu keuntungan membuat rak sepatu sendiri di rumah.

    Keuntungan Membuat Rak Sepatu Sendiri

    Kustomisasi

    Melansir storables.com, salah satu keuntungan utama dari membuat rak sepatu sendiri adalah kemampuan untuk menyesuaikan desain sesuai dengan kebutuhan dan selera pribadi. Kamu dapat menentukan ukuran, bentuk, dan warna rak agar sesuai dengan interior rumah.


    Hemat Biaya

    Membeli rak sepatu siap pakai sering kali bisa mahal. Dengan membuatnya sendiri, kamu dapat menghemat uang, terutama jika kamu menggunakan bahan yang sudah ada di rumah.

    Pengembangan Keterampilan

    Proyek DIY seperti ini juga menjadi kesempatan yang baik untuk mengembangkan keterampilan pertukangan dan kreativitas. Ini bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan, terutama jika melibatkan anggota keluarga.

    Cara Membuat Rak Sepatu Sendiri di Rumah

    Alat-Alat yang Diperlukan

    Gergaji

    Melansir getopenspaces.com, Gergaji digunakan untuk memotong papan kayu sesuai ukuran yang diinginkan. Kamu bisa menggunakan gergaji tangan atau gergaji listrik.

    Bor

    Alat ini sangat diperlukan jika kamu menggunakan baut untuk menyambungkan bagian-bagian rak. Bor juga berguna untuk membuat lubang pada kayu agar tidak pecah saat dipaku.

    Palu

    Untuk memukul paku agar masuk ke dalam kayu.

    Penggaris dan Pensil

    Digunakan untuk mengukur dan menandai papan kayu sebelum memotong.

    Kertas Amplas

    Untuk merapikan dan menghaluskan tepi-tepi papan kayu agar aman digunakan.

    Pita Ukur

    Untuk memastikan ukuran yang tepat saat memotong dan merakit, hal ini penting untuk keakuratan dalam memotong.

    Kuas atau Rol Cat

    Jika kamu ingin mengecat atau memberi lapisan pada rak untuk finishing.

    Sekrup dan Obeng

    Melansir craftycedar.com, alternatif untuk paku jika kamu ingin rak yang lebih kokoh, memilih sekrup yang tebal dan panjang sangat penting guna menyesuaikan kekokohan dengan proyek kamu.

    Proses Pembuatan

    Kamu harus memahami dengan baik langkah-langkah pembuatan rak sepatu, dari perencanaan hingga penyelesaian. Setiap langkah dijelaskan secara rinci, membuatnya mudah diikuti bahkan oleh pemula.

    Perencanaan Desain

    Memulai dengan menggambar sketsa dan merencanakan ukuran rak sesuai dengan ruang yang tersedia.

    Pengumpulan Bahan

    Menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan seperti papan kayu, paku, dan alat-alat yang sesuai.

    Pembuatan dan Perakitan

    Mengukur, memotong, dan merakit komponen rak dengan menggunakan alat yang tepat.

    Finishing

    Melakukan pengecatan atau pelapisan untuk memberikan tampilan yang menarik dan melindungi rak dari kerusakan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Jenis-jenis Rayap dan Cara Ampuh Cegah Masuk Rumah



    Jakarta

    Rayap merupakan salah satu hama berbentuk serangga yang ada di rumah. Jika rumah diserang rayap maka akan sangat merugikan sang pemilik rumah. Biasanya rayap akan menyerang struktur rumah berbahan kayu hingga mebel kayu yang tidak diproses dengan baik.

    Jenis-jenis Rayap

    Mengutip dari bhg.com, ada beberapa jenis rayap. Jenis rayap yang paling umum ada di perumahan adalah rayap bawah tanah, kayu kering, dan kayu lembab.

    1. Rayap Tanah

    Rayap tanah adalah tipe rayap yang sangat invasif. Tipe ini tersebar luas di bawah tanah, dan memiliki daya kerusakan pada kayu paling tinggi dibandingkan rayap kayu kering dan rayap kayu lembab. Hal ini dikarenakan rayap bawah tanah memiliki rahang bergigi gergaji.


    Rayap ini biasanya berwarna kuning muda atau cokelat dengan sayap transparan. Rayap jenis ini biasa hidup di tanah, tumpukan kompos, dan kayu pondasi rumah. Biasanya mereka membuat jalur dari tanah liat sebagai akses jalan mereka dari tanah ke kayu tujuan mereka.

    2. Rayap kayu Kering

    Rayap ini selalu bergantung pada jalur tanah liat yang mereka buat untuk bergerak. tidak seperti rayap tanah yang bisa membuat jalur di bawah tanah.

    Rayap ini memiliki sayap yang besar dan biasanya mereka berwarna kuning tua hingga cokelat muda. Rayap kayu biasa bersarang di bangunan kayu dan umumnya ditemukan di daerah yang hangat, seperti di pesisir.

    3. Rayap Kayu Lembap

    Tipe Rayap ini lebih sering menyebabkan kerusakan pada struktur kayu di luar ruangan dibandingkan dengan di dalam ruangan, karena mereka lebih menyukai kayu lembap

    Rayap ini biasanya berwarna coklat muda sampai coklat tua atau bahkan coklat kemerahan. Rayap ini biasa bersarang pada kayu lembab, seperti di tumpukan kayu bakar, tiang pagar, tiang listrik, dan kayu yang rusak karena air.

    Nah, setelah kamu tahu tipe-tipenya, kamu bisa ikuti cara berikut ini untuk mencegahnya masuk ke dalam rumahmu.

    Cara Cegah Rayap Masuk ke Rumah

    1. Jangan Biarkan Area Lembap di Rumah

    Area lembap di rumah bisa membuat rayap tertarik untuk bersarang disitu. Selain itu, tempat yang lembap bisa membuat kayu mudah untuk disukai oleh rayap.

    Cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan area lembab di sekitar rumah adalah dengan memperbaiki kebocoran pipa, meratakan halaman sehingga tidak ada genangan air, dan memberikan saluran pada air AC yang menetes.

    2. Ganti Tanah Dengan Pasir

    Cara ini dilakukan untuk mencegah sebanyak mungkin kontak kayu dengan tanah. Rayap tidak dapat membuat jalur lumpur melalui pasir.

    3. Bersihkan Drainase/Selokan

    Membersihkan selokan penting dilakukan untuk memastikan sistem drainase yang baik. Jika selokan tersumbat,air yang berlebih dapat mengalir ke tepian dan menumpuk di dasar rumah, membuat tanah menjadi basah dan kayu menjadi lunak, sehingga menarik rayap untuk memangsanya.

    4. Gunakan Kayu Anti Rayap

    Ketika kamu membangun rumah, sebaiknya kamu pastikan bahwa kayu yang kamu gunakan itu tahan terhadap serangan rayap.

    5. Tutup Jalur Drainase dengan Jaring Besi

    Jalur drainase yang terbuka bisa menjadi tempat rayap masuk ke dalam rumah

    6. Simpan Kayu Jauh dari Rumah

    Bila kamu suka menyimpan kayu bakar, alangkah baiknya bila kamu menyimpannya jauh dari rumahmu

    7. Lakukan Pengecekan Rutin

    Yang terakhir tentunya kamu harus melakukan pengecekan secara rutin. Bila kamu menemukan tanda-tanda kehidupan rayap di rumahmu, sebaiknya kamu harus segera membasminya.

    Itulah beberapa pengenalan dari tipe-tipe rayap dan cara mencegahnya masuk ke rumah. Semoga rumah kamu bebas dari rayap!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Rayap dan Cara Cegahnya Agar Tidak Masuk Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rayap sering mengganggu rumah. Rayap biasanya menggerogoti bahan-bahan kayu seperti furniture kayu, kitchen set, bahkan struktur rumah seperti rangka dan fondasi berbahan kayu.

    Tak jarang rayap juga kerap membuat ‘istana’ bila kehadirannya tak segera dibasmi atau dicegah. Alhasil, perabotan kayu hingga struktur rumah bisa rusak karena serangga kecil ini.

    Ada beberapa jenis rayap yang kerap hidup dan ditemui di lingkungan rumah.
    Mengutip dari bhg.com, ada beberapa jenis rayap. Jenis rayap yang paling umum ada di perumahan adalah rayap bawah tanah, kayu kering, dan kayu lembab.


    Jenis-jenis rayap

    1. Rayap Tanah

    Rayap tanah adalah tipe rayap yang sangat invasif. Tipe ini tersebar luas di bawah tanah, dan memiliki daya kerusakan pada kayu paling tinggi dibandingkan rayap kayu kering dan rayap kayu lembab. Hal ini dikarenakan rayap bawah tanah memiliki rahang bergigi gergaji.

    Rayap ini biasanya berwarna kuning muda atau cokelat dengan sayap transparan. Rayap jenis ini biasa hidup di tanah, tumpukan kompos, dan kayu pondasi rumah. Biasanya mereka membuat jalur dari tanah liat sebagai akses jalan mereka dari tanah ke kayu tujuan mereka.

    2. Rayap kayu Kering

    Rayap ini selalu bergantung pada jalur tanah liat yang mereka buat untuk bergerak. tidak seperti rayap tanah yang bisa membuat jalur di bawah tanah.

    Rayap ini memiliki sayap yang besar dan biasanya mereka berwarna kuning tua hingga cokelat muda. Rayap kayu biasa bersarang di bangunan kayu dan umumnya ditemukan di daerah yang hangat, seperti di pesisir.

    3. Rayap Kayu Lembap

    Tipe Rayap ini lebih sering menyebabkan kerusakan pada struktur kayu di luar ruangan dibandingkan dengan di dalam ruangan, karena mereka lebih menyukai kayu lembap

    Rayap ini biasanya berwarna coklat muda sampai coklat tua atau bahkan coklat kemerahan. Rayap ini biasa bersarang pada kayu lembab, seperti di tumpukan kayu bakar, tiang pagar, tiang listrik, dan kayu yang rusak karena air.

    Nah, setelah kamu tahu tipe-tipenya, kamu bisa ikuti cara berikut ini untuk mencegahnya masuk ke dalam rumahmu.

    Cara Cegah Rayap Masuk ke Rumah

    1. Jangan Biarkan Area Lembap di Rumah

    Area lembap di rumah bisa membuat rayap tertarik untuk bersarang disitu. Selain itu, tempat yang lembap bisa membuat kayu mudah untuk disukai oleh rayap.

    Cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan area lembab di sekitar rumah adalah dengan memperbaiki kebocoran pipa, meratakan halaman sehingga tidak ada genangan air, dan memberikan saluran pada air AC yang menetes.

    2. Ganti Tanah Dengan Pasir

    Cara ini dilakukan untuk mencegah sebanyak mungkin kontak kayu dengan tanah. Rayap tidak dapat membuat jalur lumpur melalui pasir.

    3. Bersihkan Drainase/Selokan

    Membersihkan selokan penting dilakukan untuk memastikan sistem drainase yang baik. Jika selokan tersumbat,air yang berlebih dapat mengalir ke tepian dan menumpuk di dasar rumah, membuat tanah menjadi basah dan kayu menjadi lunak, sehingga menarik rayap untuk memangsanya.

    4. Gunakan Kayu Anti Rayap

    Ketika kamu membangun rumah, sebaiknya kamu pastikan bahwa kayu yang kamu gunakan itu tahan terhadap serangan rayap.

    5. Tutup Jalur Drainase dengan Jaring Besi

    Jalur drainase yang terbuka bisa menjadi tempat rayap masuk ke dalam rumah

    6. Simpan Kayu Jauh dari Rumah

    Bila kamu suka menyimpan kayu bakar, alangkah baiknya bila kamu menyimpannya jauh dari rumahmu

    7. Lakukan Pengecekan Rutin
    Yang terakhir tentunya kamu harus melakukan pengecekan secara rutin. Bila kamu menemukan tanda-tanda kehidupan rayap di rumahmu, sebaiknya kamu harus segera membasminya.

    Itulah beberapa pengenalan dari tipe-tipe rayap dan cara mencegahnya masuk ke rumah. Semoga rumah kamu bebas dari rayap!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Wafatnya Nabi Zakaria AS yang Terbunuh di Dalam Pohon


    Jakarta

    Ada dua perbedaan versi yang menceritakan tentang kisah wafatnya Nabi Zakaria AS. Salah satunya ada yang mengatakan bahwa Nabi Zakaria AS terbunuh oleh kaumnya.

    Nabi Zakaria AS adalah ayah dari Nabi Yahya AS yang berasal dari Bani Israil. Al-Hafizh Abul Qasim Ibnu Asakir dalam kitabnya menyebutkan bahwa Nabi Zakaria AS bernama lengkap adalah Zakaria bin Berekhya. Ada juga yang mengatakan, Zakaria bin Dan.

    Pendapat lainnya menyebutkan, Zakaria bin Ladun bin Muslim bin Shaduq bin Hasyban bin Dawud bin Sulaiman bin Shadiqah bin Balathah bin Nahor bin Solom bin Bahfasyat bin Inamen bin Rahiam bin Sulaiman bin Dawud.


    Kisah Wafatnya Nabi Zakaria AS

    Dikutip dari Qashash Al-Anbiyaa’ (Kisah Para Nabi) karya Ibnu Katsir yang menukil pendapat dari Wahab bin Munabbih, ada berbagai versi keterangan mengenai bagaimana Nabi Zakaria AS meninggal. Beberapa di antaranya menyebut, Nabi Zakaria AS meninggal secara wajar tetapi ada pula yang menyebut karena dibunuh.

    Untuk pendapat pertama bersumber dari riwayat Abdul Mun’im bin Idris bin Sinan dari ayahnya yang meriwayatkan dari Wahab bin Munabbih dari Mukhtashar Tarikh Dimasyqa. Wahab menceritakan, saat itu Nabi Zakaria AS tengah melarikan diri dari penganiayaan yang dilakukan kaumnya.

    Dikutip dari buku Kisah Bapak & Anak dalam Al-Qur’an karya Adil Musthafa Abdul Halim, Nabi Zakaria AS melarikan diri ke sebuah kebun yang ditumbuhi pepohonan di Baitul Maqdis. Pepohonan yang ada di sana tersebut memanggilnya, “Wahai Nabi Allah, silakan datang ke dekatku.”

    Ketika Nabi Zakaria AS mendekat, pepohonan tersebut membuka dirinya dan memungkinkan Nabi Zakaria AS bersembunyi di dalamnya. Setelahnya, Nabi Zakaria AS dikisahkan masuk ke dalam sebuah pohon.

    Saksi mata, iblis, melihat ini dan mengambil sepotong kain dari pakaian Nabi Zakaria AS. Ia membawa kain tersebut keluar dari tumbuhan untuk membuktikan keberadaan Nabi Zakaria AS kepada kaum yang mencarinya.

    Hingga pada akhirnya, kaumnya tersebut mengetahui keberadaan Nabi Zakaria AS. Mereka pun memutuskan untuk menebang pohon tersebut dengan menggergajinya.

    “Setelah kaumnya mengetahui bahwa dia berada dalam pohon tersebut, mereka mengambil gergaji dan mulai menebang pohon itu,” demikian cerita dari Wahab.

    Hingga saat gergaji tersebut hampir mengenai Nabi Zakaria AS, Allah SWT memberikan wahyu untuknya, “Apabila eranganmu tidak berhenti, maka Aku akan membalikkan negerimu dan semua orang yang ada di atasnya.”

    Pada saat itulah, menurut riwayat dari Wahab, erangan Nabi Zakaria AS berhenti dan pohon pun terbelah menjadi dua bersamaan dengan Nabi Zakaria AS.

    Sementara itu, pendapat lainnya berasal dari Ishaq bin Bisyr yang meriwayatkan dari Idris bin Sinan, dari Wahab bin Munabbih. Wahab mengatakan,

    “Orang yang diselubungi oleh pohon tersebut adalah Yesaya, sementara Zakaria meninggal dunia secara wajar. Wallahu a’lam.”

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com