Tag: gerogoti

  • Waspada! Ngengat Kain Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari



    Jakarta

    Sering menemukan lubang-lubang kecil pada pakaian? Bisa jadi itu tanda pakaian digigit oleh ngengat. Walau ada serangga lain yang bisa jadi pelakunya, yakni kumbang karpet, tetapi ia lebih mudah dibasmi daripada ngengat.

    Namun, tidak semua ngengat dapat menggerogoti pakaian karena sebetulnya mereka makan tanaman. Jadi, yang menggerogoti pakaian hanyalah ngengat kain atau clothes moth.

    Dilansir dari situs NY Times, ngengat kain berukuran sekitar 1 cm dan memiliki warna kuning atau keabu-abuan. Ngengat kain akan mencari tempat yang gelap, hangat, dan lembap untuk bertelur, seperti pakaian kotor apalagi jika ada noda keringat dan noda makanan.


    Clothes moths (T. bisselliella )/ngengat kainClothes moths (T. bisselliella )/ngengat kain Foto: via Michigan State University

    Larva ngengat berukuran sangat kecil dan tertutup oleh lapisan perekat. Larva-larva ini yang akan memakan kain. Mereka juga sangat menyukai serat yang berasal dari hewan, seperti wol, bulu halus, dan kasmir. Salah satu mengetahui adanya larva ngengat kain yaitu terdapat jaring seperti ingus kering.

    Hal yang Harus Dilakukan Jika Ada Ngengat Kain di Lemari

    Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

    Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

    Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

    Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

    Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Dikutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

    Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Waspada! Ngengat Kain Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari



    Jakarta

    Sering menemukan lubang-lubang kecil pada pakaian? Bisa jadi itu tanda pakaian digigit oleh ngengat. Walau ada serangga lain yang bisa jadi pelakunya, yakni kumbang karpet, tetapi ia lebih mudah dibasmi daripada ngengat.

    Namun, tidak semua ngengat dapat menggerogoti pakaian karena sebetulnya mereka makan tanaman. Jadi, yang menggerogoti pakaian hanyalah ngengat kain atau clothes moth.

    Dilansir dari situs NY Times, ngengat kain berukuran sekitar 1 cm dan memiliki warna kuning atau keabu-abuan. Ngengat kain akan mencari tempat yang gelap, hangat, dan lembap untuk bertelur, seperti pakaian kotor apalagi jika ada noda keringat dan noda makanan.


    Clothes moths (T. bisselliella )/ngengat kainClothes moths (T. bisselliella )/ngengat kain Foto: via Michigan State University

    Larva ngengat berukuran sangat kecil dan tertutup oleh lapisan perekat. Larva-larva ini yang akan memakan kain. Mereka juga sangat menyukai serat yang berasal dari hewan, seperti wol, bulu halus, dan kasmir. Salah satu mengetahui adanya larva ngengat kain yaitu terdapat jaring seperti ingus kering.

    Hal yang Harus Dilakukan Jika Ada Ngengat Kain di Lemari

    Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

    Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

    Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

    Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

    Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Dikutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

    Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ngengat Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari, Ini Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Pernah menemukan lubang-lubang kecil di pakaian favorit yang disimpan di lemari? Jangan anggap sepele, bisa jadi pakaian itu telah digerogoti oleh ngengat kain. Ngengat kai itu hama kecil yang gemar merusak serat tekstil, terutama jenis bahan dari hewan seperti wol, bulu, dan kasmir.

    Apa Itu Ngengat Kain dan Mengapa Bisa Merusak Pakaian?

    Meski tidak semua ngengat merusak pakaian (sebagian besar justru memakan tanaman), jenis ngengat tekstil adalah pengecualian. Menurut laporan dari The New York Times, ngengat kain dewasa berukuran sekitar 1 cm dengan warna kuning keabu-abuan. Mereka bertelur di tempat gelap, lembap, dan hangat-seperti tumpukan pakaian kotor, terutama yang mengandung noda makanan dan keringat.

    Yang merusak pakaian sebenarnya adalah larva ngengat. Larva ini sangat kecil, dilindungi lapisan perekat, dan kerap meninggalkan jaring halus seperti ingus kering di sekitar area yang mereka tempati. Mereka sangat menyukai serat alami Seperti wol, kasmir dan bulu halus (angora, alpaka, dsb.).


    Tanda-Tanda Lemari Diserang Ngengat

    • Terdapat lubang kecil acak di pakaian
    • Jaring halus seperti sarang laba-laba
    • Bau apek di lemari atau pakaian
    • Pakaian terasa rapuh saat disentuh

    Tips Efektif Mengusir dan Mencegah Ngengat Kain

    Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

    Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

    Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

    Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

    Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Mengutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

    Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya hingga optimal. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Efektif Basmi Rayap yang Suka Gerogoti Lemari Kayu


    Jakarta

    Kayu masih menjadi material pilihan banyak orang terutama ketika membuat lemari. Hal ini dikarenakan lemari kayu memiliki tampilan yang kokoh, timeless, minimalis, dan masuk dalam segala interior apa pun.

    Di sisi lain, ada satu kekurangan lemari kayu yang hingga saat ini masih jadi ancaman bagi pemakainya, yakni lemari kayu rawan rusak karena rayap.

    Rayap merupakan serangga yang hidup berkoloni. Dalam koloni tersebut, ada pembagian kasta yang jelas yaitu kasta pekerja, kasta prajurit, dan kasta reproduktif. Sekitar 90 persen anggota koloni rayap adalah kasta pekerja. Rayap tersebut bertugas untuk memelihara sarang, koloni dan anggotanya, mencari makan, grooming serta membersihkan kasta lain.


    Hewan kecil ini tidak hanya menggerogoti kayu, melainkan apa pun yang mengandung selulosa, seperti multipleks, conwood, gipsum, karpet, wall paper, buku, dan lainnya.

    Lantas, gimana cara mengatasi rayap agar tidak menggerogoti lemari kayu? Dilansir Southern Living, berikut caranya.

    1. Gunakan Asam Borat

    Mungkin beberapa detikers ada yang asing dengan nama asam borat, bahan yang disebut ampuh membasmi rayap menggerogoti lemari. Bahan ini pengaplikasiannya mudah, yakni cukup disemprotkan atau ditaburkan di area serangan rayap. Lalu, tunggu hingga larut dan oleskan ke permukaan kayu yang diganyang rayap.

    Ketika asam borat tertelan rayap, sistem pencernaan mereka akan terganggu. Tidak hanya pencernaan, eksoskeleton rayap dapat mengering sehingga perlahan-lahan mati saat bersentuhan langsung dengan asam satu ini.

    2. Manfaatkan Cuka Putih dan Air

    Cuka putih biasa dipakai untuk menghilangkan noda membandel yang menempel. Selain itu, bahan ini ampuh untuk mengusir rayap dari lemari kayu. Kandungan asam yang tinggi dapat merusak kerangka luar rayap yang rapuh sehingga tampak kering.

    Cara membuat cairannya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air dan beri sedikit beberapa tetes sari lemon.

    Ketika memakai cuka, pastikan cairan tersebut menyentuh tubuh hewan tersebut. Apabila hanya disebar di sekeliling sarang, kemungkinan untuk sayap lenyap, kecil. Saat membuat

    3. Semprotkan Air Sabun

    Apabila tidak memiliki cuka, coba pakai air yang sudah dicampurkan dengan sabun. Campuran dua bahan dapat menghambat jalan napas rayap yang biasa bernapas melalui kulit. Namun, pastikan campuran air dan sabun benar-benar dapat menghambar jalur napas tersebut. Takaran untuk campuran air dan sabun adalah 6 sendok makan sabun cair dan 8 gelas air.

    4. Trik Pancingan Kardus Basah

    Seperti yang disebut sebelumnya, rayap tidak hanya menyukai kayu, melainkan selulosa yang ada pada kardus. Untuk mengalihkan perhatiannya dari lemari kayu, coba pasang perangkap dari kardus bekas yang sedikit dibasahi. Pasanglah kardus tersebut di beberapa tempat untuk menarik mereka keluar.

    Setelah mendapati banyak rayap yang terperangkap, tuang cuka atau asam borat untuk membasminya.

    5. Jemur Lemari

    Apabila memungkinkan ketika menemukan ada tanda-tanda rayap menginvasi lemari kayu, segera bawa keluar perabotan untuk dijemur. Sinar Matahari dapat mengusir rayap untuk sementara, tetapi tidak membasmi seluruhnya.

    Perabotan tersebut cukup diletakkan di luar yang terpapar sinar matahari selama 3-5 hari. Ketika hujan, lemari wajib dimasukkan kembali.

    6. Beri Garam Dapur

    Bahan berikutnya yang bisa dipakai untuk mengusir rayap adalah garam dapur alias Sodium chloride. Caranya dengan mencampur garam dan air panas dengan rasio sama. Kemudian, masukkan ke dalam botol. Semprotkan cairan tersebut di lubang masuk sarang rayap.

    7. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang terbuat dari berbagai bahan alami, seperti jeruk, cengkeh, dan bawang putih beracun bagi rayap. Cara memasang perangkapnya adalah dengan mencelupkan kapas ke dalam campuran minyak dan air. Lalu, oleskan cairan tersebut ke seluruh lemari atau area sarang rayap. Lakukan berulang kali dengan tempo jeda beberapa hari secara rutin.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com