Tag: gigitan

  • 9 Cara Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga yang sangat mudah dijumpai di Indonesia, hal ini karena nyamuk sangat senang berada di tempat yang hangat. Salah satu faktornya adalah karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa, yang tidak lain membuat negara kita beriklim tropis.

    Kamu harus membasmi nyamuk sampai ke akarnya kalau ingin efek jangka panjang, seperti membasmi sumbernya yaitu genangan air. Mau musim panas atau musim hujan, kalau lingkungan di sekitarmu mendukung perkembangbiakan nyamuk, maka sama saja.

    Keberadaan nyamuk sangat mengganggu kegiatan penghuni rumah siang dan malam. Selain menimbulkan bentol dan gatal, suara bising nyamuk terbang pasti mengganggu tidurmu, ‘kan? Di samping itu, gigitan nyamuk juga dapat menjadi media penyebaran penyakit berbahaya, di antaranya adalah demam berdarah, demam kuning, dan malaria.


    Obat nyamuk bakar dan semprotan nyamuk adalah pilihan banyak orang untuk membasmi nyamuk. Namun, kamu tahu nggak kalau ada cara alami mengusir nyamuk tanpa obat-obatan? Begini ulasannya.

    1. Kamper

    Kamper atau yang biasa disebut kapur barus pasti tidak asing di telingamu. Kamper sudah lama terkenal sebagai obat tradisional pengusir nyamuk di rumah. Aromanya yang tajam sangat ampuh menangkal nyamuk. Beli kamper tablet lalu taruh di mangkuk berisi air. Pastikan posisinya sulit untuk dijangkau anak-anak dan hewan karena sangat berbahaya jika terkonsumsi. Ganti kamper setiap beberapa hari sekali.

    2. Bubuk Kopi

    Dilansir dari Livspace, Sabtu (16/3/2024) selain menghasilkan nitrogen untuk tanaman di sekitarnya, bubuk kopi juga bisa mengusir nyamuk. Trik yang satu ini sangat mudah untuk dilakukan. Kalau masalah di rumahmu adalah genangan air, solusinya adalah bubuk kopi.

    Seperti yang kita tahu, nyamuk menyukai genangan air, jadi kamu cukup menaburkan bubuk kopi ke genangannya. Telur nyamuk akan muncul ke permukaan dan mati karena kekurangan oksigen. Tidak hanya nyamuk, bubuk kopi juga bisa mengusir serangga lainnya.

    3. Taruh Irisan Lemon dan Cengkeh di Sekitar Rumah

    Aroma yang dihasilkan oleh lemon dan cengkeh sudah terbukti dapat mengusir nyamuk di rumah. Belah lemon jadi dua dan isikan cengkeh pada masing-masing bagian. Taruh di beberapa piring dan letakkan perpaduan ini di sekitar rumahmu yang banyak nyamuknya.

    4. Aplikasikan Semprotan Bawang Putih

    Bawang putih mengandung belerang yang tidak disukai nyamuk. Cukup hancurkan beberapa siung bawang putih dan rebus dalam air untuk membuat campuran. Lalu, pakai botol semprot untuk menyemprotkan larutan tadi di sekitar garasi, kamar, dan tempat lainnya.

    Larutan bawang putih dapat langsung mematikan nyamuk. Kamu tidak perlu khawatir dengan baunya, karena tidak akan bertahan lama. Kamu juga bisa mengkonsumsi bawang kalau merasa keberatan melakukan cara yang satu ini.

    5. Minyak Esensial

    Bahan selanjutnya yang ampuh mengusir nyamuk adalah minyak esensial, seperti minyak lavender. Semprotkan minyak lavender ke seluruh ruangan di rumahmu, kamu juga bisa semprotkan di pakaianmu untuk mengusir nyamuk.

    Bahkan, kamu juga bisa oleskan di tubuhmu untuk mencegah gigitan nyamuk. Beberapa tetes minyak lavender juga bisa meredakan gigitan nyamuk.

    6. Burung

    Salah satu pengendali perkembangbiakan nyamuk adalah burung, karena memang burung suka memakan nyamuk. Kamu hanya perlu menaruh satu atau dua tempat makan burung di balkon atau teras. Hal ini akan mengundang burung datang ke rumahmu, yang mana mereka akan memakan nyamuk yang ada di rumahmu.

    7. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Kemangi memiliki daun beracun bagi serangga, jentik nyamuk yang memakannya akan mati. Kamu bisa tanam satu atau dua kemangi di pintu masuk rumahmu. Kamu juga bisa membuat semprotan pengusir nyamuk dengan beberapa helai daun kemangi.

    Serai juga sering dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk secara alami. Tanaman ini memiliki kandungan senyawa citronella yang bisa menyembunyikan bau asam laktat dan karbon dioksida yang dipakai nyamuk untuk mencari mangsanya.

    8. Cuka Apel

    Cuka apel yang dicampurkan dengan witch hazel adalah kombinasi pengusir nyamuk yang ampuh. Campurkan cuka apel dan witch hazel dengan takaran yang sama ke dalam mangkuk kecil. Lalu, agar tidak terlalu menyengat bisa ditambah beberapa tetes minyak esensial. Kalau bisa pilihlah yang bersifat anti-nyamuk, seperti serai atau kayu putih. Isi botol semprot dengan campuran tadi sampai setengahnya. Kocok dahulu sebelum disemprotkan.

    9. Hilangkan Genangan Air

    Hal utama untuk mengusir nyamuk adalah dengan membasmi tempat berkembangbiaknya yang tidak lain adalah genangan air. Air yang tenang adalah tempat kesukaan nyamuk untuk bertelur,jadi kamu bisa memutus siklusnya dari sini. Bersihkan genangan air yang ada di sekitar rumahmu, seperti pot tua di balkon tanpa drainase memadai biasanya menampung air hujan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

    Itulah 9 cara yang ampuh untuk mengusir nyamuk dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain Buat Masak, Bawang Putih Bisa Usir Hama Ini di Rumah Lho!


    Jakarta

    Bawang putih dikenal sebagai bahan andalan untuk memasak berbagai hidangan. Namun, ternyata bahan dapur ini bisa digunakan untuk mengusir hama di rumah, lho!

    Dengan aroma khasnya, bawang putih bisa membuat hama tidak betah berlama-lama di dalam rumah. Segera atasi hama pakai bawang putih sebelum hama semakin mengganggu penghuni rumah.

    Lantas, bagaimana cara mengusir hama pakai bawang putih? Yuk, simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari berbagai sumber, Senin (8/7/2024).


    Cara Mengusir Hama di Rumah Pakai Bawang Putih

    1. Ulat Bulu

    Mengutip dari Cleanipedia, bawang putih bisa dijadikan campuran untuk membuat cairan ajaib pengusir ulat bulu. Campurkan sabun cuci piring, air, dan bawang putih.

    Rendam bahan-bahan tersebut di dalam air sabun dan endapkan. Semprotkan campuran air tersebut ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi.

    Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    2. Cicak

    Berdasarkan catatan detikJabar, cicak diketahui tidak menyukai bau bawang putih, merah, atau bombai. Aneka bawang yang memiliki aroma tajam tersebut dapat ditaruh di sejumlah area rumah.

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya, detikers perlu membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    3. Nyamuk

    Dikutip dari Architectural Digest India, terungkap kalau bau yang menyengat dari bawang putih bisa mencegah gigitan nyamuk dan membuat area bebas nyamuk.

    Caranya dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    4. Tikus

    Dari catatan detikFood, kita bisa tahu kalau aroma bawang putih yang menyengat juga bisa diandalkan untuk mengusir tikus. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih.

    Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    Itulah cara mengusir berbagai hama di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini Titik-titik yang Rawan Jadi Tempat Ular Masuk Rumah


    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar kabar atau bahkan menemukan ular masuk rumah? Kejadian ini memang kerap terjadi, ular menyelinap ke dalam rumah melalui titik-sejumlah titik di sekitar rumah.

    Biasanya, ular masuk rumah untuk mencari tempat berlindung yang lembab dan gelap. Meski begitu, wajar kalau penghuni rumah panik atau merasa ketakutan ketika behadapan dengan ular di rumah.

    Tentu saja, ular memang termasuk hewan yang berbahaya, apalagi kalau beracun. Lebih dari itu, gigitan ular beracun bisa mengakibatkan kematian.


    Jika kamu tergigit oleh ular berbisa, maka bisa tersebut dapat menyerang saraf sehingga menyebabkan penderita merasa kelemahan otot tubuh, kekakuan, hingga kejang. Apabila menyerang saraf pernapasan, gigitan ular dapat menyebabkan penderita sulit bernapas bahkan dapat menyebabkan kematian.

    Oleh karena itu, penting sekali mencegah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ular. Yuk, cek 5 titik yang digunakan ular masuk ke rumah yang dikutip dari Family Handyman, Selasa (30/7/2024).

    Titik yang Digunakan Ular Masuk Rumah

    1. Celah di Sekitar Pintu

    Ular bisa masuk kamar melalui celah di bawah pintu. Meskipun sangat kecil dan sempit, ular dapat masuk apalagi jika di dalam rumah kamu terdapat makanannya seperti tikus atau curut.

    Untuk mencegah ular masuk ke celah bawah pintu, kamu dapat memasang door seal untuk menutup celah bawah pintu. Jika celah kecil saja bisa masuk apalagi jika kamu memiliki celah pintu yang besar.

    2. Celah Antara Bata dan Dinding

    Salah satu titik pertama yang bisa kamu perhatikan adalah celah antara bata dan dinding. Ular dapat menyelinap masuk ke dalam di antara batu bata dan dinding bagian luar rumah. Jika ada celah antara pelapis dinding dan pelapis batu, kamu harus segera menambalnya agar ular tak dapat masuk ke dalam rumah.

    3. Bersembunyi di Dalam Tanaman Besar

    Ular dapat hidup dan bersembunyi di dalam pot atau wadah tanaman besar. Jika kamu memiliki tanaman pot besar, kamu bisa menanam tanaman yang tidak disukai ular. Selain itu, kamu juga harus waspada terhadap berbagai jenis ular beracun yang mungkin bersembunyi di halaman rumput.

    4. Loteng dan Plafon

    Ternyata ular mampu memanjat ke loteng atau plafon dengan melata melalui pohon besar di sekitar rumah kamu. Ular bersembunyi di loteng atau plafon karena terpikat dengan bau tikus yang merupakan makanan ular.

    5. Saluran Toilet

    Siapa sangka, ternyata ular dapat muncul di toilet atau kloset. Mereka biasanya masuk melalui saluran pipa, dan biasanya keluar di mangkuk toilet. Mereka tertarik masuk ke toilet karena untuk menghangatkan dirinya pada malam hari.

    Itulah 5 titik yang digunakan ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ular Auto Pergi Kalau Ada 5 Tanaman Ini di Sekitar Rumah


    Jakarta

    Kemunculan ular bisa ditemukan di sekitar rumah, baik di dalam atau pekarangan. Sebagai langkah pencegahan ular masuk rumah, ternyata kamu bisa memanfaatkan tanaman, lho.

    Selain untuk mempercantik halaman rumah, sejumlah tanaman punya karakteristik yang bisa bikin ular nggak betah mendekati rumah. Hal ini penting untuk mencegah ular berada di lingkungan rumah.

    Sebab, ular dapat mengancam keselamatan penghuni rumah. Apalagi kalau ular berbisa, bila sampai tergigit dapat mengakibatkan kemerahan, pembengkakan dan kerusakan jaringan di area gigitan.


    Lantas, tanaman apa saja yang ampuh untuk mengusir ular? Yuk, cek daftarnya berikut ini dikutip dari Pets, Selasa (30/7/2024).

    Tanaman Buat Usir Ular

    1. Serai

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Pohon Serai atau Sereh Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Menanam serai bisa membantu mengusir ular. Tanaman ini sejenis dengan vetiver, daun serai juga menghasilkan resin yang merupakan bau menyengat.

    Ular malas mendekat ke tanaman serai akibat bau ini. Dengan indra penciuman yang tajam ular sangat mengandalkan hidup untuk mendeteksi sekeliling ular sudah mencium bau serai dari jauh sehingga mereka tak akan melintasi daerah yang terdapat tanaman ini.

    2. Marigolds

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldBunga Marigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Akar bunga cantik dari marigolds dapat menghasilkan bau menyengat sehingga tak akan didekati ular. Tak cuma untuk mengusir ular, akarnya yang melingkar sebenarnya menjadi tempat favorit tikus bersarang, tapi karena bau menyengat itu tikus pun enggan berada lama di dekatnya.

    3. Lidah Mertua

    Sansevieria trifasciata Prain , Mother in law tongue , Viper's bowstring hemp . Can be used indoor or in shade area . can plant in bedroom to make fresh air .Ilustrasi Tanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Natalia SERDYUK

    Selain bagus untuk menyerap polusi Fungsi utamanya menyerap polusi di perkotaan karena bisa ditanam di pot di teras rumah. Tapi pisau daun dan ujungnya yang tajam mampu mengusir ular karena takut melata di dekatnya. Lidah mertua efektif mengusir ular dari rumah.

    4. Bawang

    Shallot onions growing in earthIlustrasi Tanaman Bawang Foto: Getty Images/tirc83

    Bawang mampu menjadi pengusir ular karena menghasilkan bau menyengat dan perih. Ular pada dasarnya malas mendekati kebun bawang karena bau menyengat yang tercium dari jarak jauh.

    5. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera alias Lidah Buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Tanaman yang ditakuti ular terakhir adalah tanaman lidah buaya. Lidah buaya memiliki beberapa sifat yang dapat membuat ular merasa tidak nyaman atau bahkan menghindarinya.

    Salah satunya, lidah buaya memiliki getah yang kaya akan senyawa kimia, termasuk senyawa aloin.

    Senyawa-senyawa ini memiliki rasa pahit dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Ular mungkin merasa terganggu atau tidak nyaman jika terkena getah lidah buaya.

    Demikian 5 tanaman untuk mengusir ular. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Cegah Kutu Busuk Bersarang di Kasur atau Sofa di Rumah


    Jakarta

    Selain debu, ada masalah lain yang mengintai jika kasur jarang dibersihkan yakni kutu busuk. Serangga satu ini suka bersembunyi di tempat-tempat yang jarang terkena sinar matahari. Area yang disukainya seperti pinggiran kasur hingga dalam kasur.

    Kutu busuk cukup mengganggu karena menimbulkan gatal di kulit setelah terkena gigitan mereka. Namun, setelah digigit, kutu busuk tidak menimbulkan penyakit lain sehingga tidak begitu berbahaya. Sebab, kutu satu ini memang mengincar hewan berdarah panas. Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.


    Melansir dari Apartment Therapy, Rabu (4/9/2024), berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

    1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

    Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

    2. Semprotan Alkohol

    Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

    3. Penutup Bagasi

    Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

    4. Minyak Atsiri

    Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

    5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

    Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cocok buat di Taman Rumah, 6 Tanaman Ini Ampuh Hilangkan Stres


    Jakarta

    Saat berada di rumah, kamu pasti ingin melepas stres. Caranya bisa dengan melakukan kegiatan yang kamu sukai, istirahat, atau olahraga. Di luar itu, ternyata bisa lho mengurangi stres dengan bantuan tanaman hias.

    Sebagai makhluk hidup, tanaman bukan hanya untuk memperindah tampilan rumah, melainkan ada manfaat lain yang secara tak kasat mata bermanfaat bagi manusia yakni dari kandungan di dalamnya dan aromanya.

    Maka dari itu, beberapa tanaman hias ini banyak ditanam di rumah, bahkan beberapa ada yang diletakkan di dalam rumah. Kira-kira apa saja? Melansir dari Home Beautiful, berikut beberapa di antaranya.


    1. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Pasti kamu sudah tidak asing dengan tanaman satu ini. Mint kerap ditemukan di makanan atau minuman. Bahkan banyak makanan instan dibuat dari tanaman ini.

    Ternyata tanaman mint yang belum diolah, masih dalam bentuk tanaman menurut sebuah studi oleh Wheeling Jesuit University bisa membantu mengurangi tingkat stres. Aroma yang tercium dari tanaman ini menyegarkan dan dapat meningkatkan kesadaran.

    2. Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: iStock/Photographer

    Tanaman satu ini juga memiliki kelebihan karena aromanya yang wangi. Ternyata aroma melati ini juga sempat diuji dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry. Mereka menemukan bahwa aroma melati bisa menjadi penyejuk dan meredakan rasa stres pada seseorang.

    3. Lidah Buaya

    Tanaman aloe vera atau lidah buayaTanaman aloe vera atau lidah buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Sudah jadi rahasia umum jika lidah buaya punya segudang manfaat. Mulai dari menjadi obat dari gigitan serangga, luka bakar matahari, hingga melembabkan kulit kamu. Lidah buaya juga dapat membersihkan udara dari karsinogen dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Udara bersih ini baik untuk pernapasan sehingga dapat mengurangi stres seseorang.

    4. Lavender

    lavender flowers on windowsilllavender flowers on windowsill Foto: iStock

    Lavender telah dikenal sebagai tanaman aromaterapi selama berabad-abad. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BioPsychoSocial Medicine, menemukan bahwa menghirup aroma lavender selama sepuluh menit memiliki efek yang signifikan pada sistem saraf wanita yang menderita gejala pramenstruasi. Ini terutama mengurangi perasaan depresi dan kebingungan.

    5. Kemangi

    kemangi dalam potkemangi dalam pot Foto: istimewa

    Tumbuhan dengan daun mungil ini kerap ditemui sebagai pelengkap masakan. Bahkan tidak jarang dimakan tanpa perlu diolah. Tanaman kemangi yang diletakkan di sekitar rumah ternyata bisa mengurangi stres karena mengandung senyawa yang disebut linalool. Senyama ini bisa mengurangi aktivitas gen tertentu yang menjadi overdrive selama situasi stres.

    6. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Lidah mertua atau snake plant merupakan salah satu tanaman yang dapat menyaring udara kotor termasuk polusi, menurut NASA. Mereka dapat memurnikan udara di siang hari, dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Dengan udara bersih penuh oksigen dapat membantu meredam stres pada tubuh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Bikin Nyamuk Pergi Jauh dari Rumah


    Jakarta

    Nyamuk termasuk hama yang kerap mendatangi rumah, khususnya selama musim hujan. Serangga ini akan mengisap darah manusia guna keperluan reproduksi mereka. Akibatnya, kulit yang digigit akan gatal dan mengalami bentol.

    Gigitan nyamuk juga berisiko menularkan penyakit meliputi malaria dan demam berdarah. Maka dari itu, penting melakukan tindakan pencegahan agar hama ini tidak membahayakan kesehatan.

    Ada sejumlah tanaman yang bantu menangkal nyamuk datang dan mengisap darah. Apa saja?


    Tanaman Penolak Nyamuk

    Dilansir The Spruce dan WebMD, berikut sederet tanaman penangkal nyamuk di rumah:

    1. Serai

    Serai mengandung sitral dan geranial, bahan aktif yang dikenal mampu mengusir nyamuk. Tanaman berumput ini juga mengeluarkan aroma menyegarkan yang tidak berbahaya bagi manusia tapi tidak disenangi nyamuk.

    Agar efektif menangkal nyamuk, beberapa helai atau cincangan kasar serai dapat disebarkan di dekatmu.

    2. Geranium

    Bunga geranium.Ilustrasi tanaman geranium Foto: iStock/ph2212

    Tanaman berbunga warna-warni ini mengandung zat kimia pencegah gigitan nyamuk seperti geraniol dan citronellol. Ekstrak geranium yang dioleskan pada kulit dapat melindungi dari nyamuk hingga delapan jam.

    3. Citronella

    Citronella menjadi pengusir nyamuk alami yang telah digunakan sejak lama. Tanaman ini memiliki aroma kuat dan kaya akan zat penangkal nyamuk seperti sitronelol, sitronelal, geraniol..

    Memiliki bau lemon yang kuat, citronella adalah pengusir nyamuk alami. Mengandung bahan kimia yang mengusir nyamuk, seperti sitronelol.

    4. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat tumbuh besar tapi bisa berukuran kecil jika ditanam dalam pot. Aroma eucalyptus yang khas dapat menangkal gigitan nyamuk.

    5. Mint

    Tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/stock_colors

    Berbagai varietas mint dapat dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Tanaman ini mudah dirawat dan tumbuh menjalar dengan cepat. Karena itu, berhati-hatilah jika menanamnya di halaman rumah dan sebaiknya ditanam dalam pot.

    6. Rosemary

    Aroma rosemary dapat mengusir nyamuk dan hama lain seperti ngengat. tanaman herba ini menyukai iklim hangat dan kering.

    7. Lavender

    Minyak ekstrak lavender bisa menghambat indra penciuman nyamuk. Pada akhirnya, serangga terbang itu menjauh. Meskipun minyak esensialnya lebih efektif, tanaman lavender yang ditanam di halaman bantu menangkal nyamuk.

    8. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Ilustrasi tanaman marigold Foto: Getty Images/schnuddel

    Tanaman berbunga cerah ini dapat mencegah nyamuk mendekat. Piretrum adalah zat dalam marigold yang bermanfaat mengusir serangga tersebut. Selain nyamuk, tanaman ini dapat mengusir kutu daun, thrips, dan hama lainnya.

    9. Catnip

    Catnip dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dapat mencegah gigitan nyamuk berkat kandungan nepetalactone-nya.

    Tanaman ini mudah mudah tumbuh dan cenderung menyebar ke seluruh pekarang. Jadi, sebaiknya ditanam dalam pot.

    10. Bawang Putih

    Bawang putih termasuk bahan alami untuk mengusir nyamuk berkat allicin yang terkandung di dalamnya. Senyawa yang memberikan bau tajam itu akan dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.

    Penting diketahui, zat penangkal nyamuk dalam sejumlah tanaman di atas tidak akan berhasil jika tidak dipergunakan dengan baik. Dalam artian, detikers dapat memanfaatkan tanaman dengan memangkasnya, menghancurkan daun, atau menggosokkan daunnya yang telah dihancurkan ke kulit agar terhindar dari gigitan nyamuk.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Cegah Rayap Muncul di Perabotan Kayu


    Jakarta

    Perabotan dari kayu masih menjadi pilihan yang digemari masyarakat. Alasannya adalah kokoh, tampilannya yang elegan dan tak lekang waktu, serta harganya yang masih masuk di kantong.

    Namun, ada satu yang menjadi risiko terbesar jika memakai perabotan kayu yakni bisa rusak karena rayap. Serangga satu ini jarang diketahui kemunculannya. Tiba-tiba kumpulan rayap sudah merusak perabotan kayu di rumah.

    Selain menyukai kayu, banyak penyebab lain yang memicu rayap muncul. Agar perabotan kamu tidak jadi sasaran, dilansir Better Homes & Gardens berikut penyebab dan cara mencegah rayap merusak perabotan kayu di rumah.


    1. Jangan Biarkan Area Lembap di Rumah

    Salah satu penyebab rayap muncul adalah mereka menemukan tempat yang lembap pada perabotan kayu. Lembap ini bisa disebabkan karena banyak hal, misalnya perabotan tersebut berada dekat dinding yang bocor atau rembes, kitchen set tersebut sering terkena panas dan cipratan air, atau memang kualitas udara di rumah yang terlalu lembap.

    Untuk mencegah rayap muncul, perbaiki sumber masalah tersebut. Jika masalahnya pada kualitas udara, kamu bisa membeli dehumidifier yang sudah terbukti dapat menyerap udara lembap.

    2. Kualitas Kayu yang Jelek

    Kayu memiliki beragam jenis. Ada yang berkualitas dan ada pula yang tidak. Hal tersebut bisa dilihat dari harga jual dan kekokohannya. Kayu yang diawetkan dengan tekanan dan produk kayu komposit buatan dirancang khusus untuk rumah guna mencegah rayap dan memperpanjang umur bangunan. Kayu merah, cedar kuning, jati, cemara juga menjadi kayu yang dihindari oleh rayap.

    Saat membeli perabotan kayu, kamu bisa menanyakan soal lapisan anti rayap. Lapisan ini akan melindungi kayu dari gigitan rayap sehingga pemakaiannya lebih tahan lama.

    3. Bersihkan Drainase/Selokan

    Meskipun perabotan berada di dalam rumah, tetapi drainase dan seloka juga bisa menyebabkan datangnya rayap. Selokan dan drainase yang tidak tersumbat tidak akan merusak perpipaan di rumah atau menyebabkan kebocoran.

    Apabila dua lokasi pembuangan ini tersumbat, air tidak akan terbuang, melainkan masuk ke dalam rumah. Saat udara di dalam rumah bertambah lembap, rayap semakin menyukainya.

    4. Lakukan Pengecekan Rutin

    Yang terakhir tentunya kamu harus melakukan pengecekan secara rutin. Bila kamu menemukan tanda-tanda kehidupan rayap di rumahmu, sebaiknya kamu harus segera membasminya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hadapi Kutu Busuk yang Besarang di Kasur dengan 5 Jurus Ini!



    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu masalah yang biasa muncul di kasur. Serangga ini suka bersembunyi di pinggiran dan dalam kasur, terutama yang jarang terkena sinar matahari.

    Sebenarnya gigitan kutu busuk tidak begitu berbahaya, namun bisa menimbulkan gatal di kulit dan meninggalkan bekas. Target kutu busuk adalah makhluk berdarah panas seperti manusia.

    Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.


    Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.

    Melansir dari Apartment Therapy, berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

    1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

    Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

    2. Semprotan Alkohol

    Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

    3. Penutup Bagasi

    Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

    4. Minyak Atsiri

    Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

    5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

    Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Pakai Garam, Begini Cara Ampuh Cegah Ular Berkeliaran di Sekitar Rumah


    Jakarta

    Ular adalah hewan berbisa yang bisanya mengandung racun yang dapat mempengaruhi sel dan jaringan pada makhluk yang terkena gigitan mereka. Banyak yang percaya bahwa untuk mengusir ular bisa menggunakan garam karena ular takut. Ternyata anggapan tersebut salah.

    Dilansir detikEdu, menurut laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular, bermula dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Siput dan keong memang kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak menunjukkan hasil yang sama pada ular.

    Kira-kira kenapa ya?


    Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air. Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi.

    Layaknya manusia, tubuh tidak boleh mengalami dehidrasi berat karena dapat mengganggu tekanan dan volume darah, mengganggu fungsi organ vital, dan paling parah bisa menyebabkan kematian.

    Hal-hal seperti ini tidak berfungsi efektif pada ular. Lantas, bagaimana cara yang ampuh untuk mengusir ular? Dilansir Pulse, berikut caranya.

    1. Jaga Rumah dan Lingkungan Sekitar Bersih

    Ular menyukai lingkungan di mana banyak tempat persembunyian bagi mereka. Misalnya tumpukan kayu, rumput, dan dedaunan. Jika rumah kalian memiliki halaman yang luas, sering-sering membersihkan rumput dan jangan biarkan tumbuh terlalu tinggi.

    2. Siapkan Predator Alami

    Mungkin memasang perangkap akan sulit menangkap ular, coba ganti dengan memelihara hewan predator yang ditakuti oleh ular seperti burung hantu.

    3. Gunakan Bawang Putih dan Bawang Bombai

    Daripada memakai garam, coba pakai bawang putih dan bawang bombai. Kedua bahan alami ini mengandung asam sulfonat yang dapat mengusir ular. Caranya dengan membuat cairan dari campuran kedua bawang dan air. Lalu cairan tersebut disemprot ke ular atau area yang menjadi tempat keluar masuk ular.

    4. Biji Kola

    Kola di sini bukanlah nama minuman bersoda melainkan sebuah tanaman bernama kola atau cola. Biji kola bisa mengusir ular. Caranya dengan menyebarkan potongan biji kola ke berbagai tempat di sekitar rumah dan di halaman.

    5. Tanam Tanaman Pengusir Ular

    Beberapa tanaman juga ampuh untuk mengusir ular seperti marigold, serai, dan lidah mertua. Aroma yang dikeluarkan tanaman ini dapat mengganggu penciuman mereka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak Video ‘Lansia 66 Tahun Ditelan Ular Piton 6 Meter’:

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com