Tag: gorden

  • 5 Kesalahan Umum Pasang Gorden di Rumah Beserta Solusinya


    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa bahwa penampilan gorden di rumah tidak sesuai harapan meskipun telah berusaha keras memilih desain yang tepat? Ternyata, ada beberapa kesalahan umum dalam memasang gorden yang bisa merusak estetika ruangan.

    Meskipun kesalahan-kesalahan kecil ini mungkin terlihat sepele, sentuhan terakhir di sekitar jendela bisa membuat perbedaan besar. Gorden yang terpasang dengan buruk bisa dengan mudah merusak tatanan desain terbaik.

    Melansir Real Simple, Jumat (12/1/2024), berikut ini lima kesalahan tersebut dan memberikan solusi agar kamu bisa memiliki tampilan gorden yang sempurna.


    1. Memasang Batang Gorden Terlalu Rendah

    Kesalahan umum pertama yang sering terjadi adalah memasang batang gorden terlalu rendah.

    “Aturan praktis yang baik adalah memasang batang gorden 4 hingga 6 inci di atas bagian atas bingkai jendela, yang akan memberikan kesan langit-langit yang lebih tinggi,” kata desainer interior Audrey Scheck dikutip dari Real Simple, Jumat (12/1/2024).

    Pemasangan batang gorden beberapa inci di atas bingkai jendela tersebut bisa memberikan ilusi langit-langit yang lebih tinggi sehingga membuat ruangan terlihat lebih luas.

    2. Panjang Gorden yang Tidak Tepat

    Kesalahan selanjutnya adalah memilih panjang gorden yang tidak sesuai. Shalini Ganguli, kepala kreatif sebuah studio desain interior, menekankan pentingnya memilih gorden dengan panjang yang mencapai lantai untuk sentuhan elegan.

    “Menggunakan gorden yang terlalu pendek bisa merusak estetika secara keseluruhan,” kata Ganguli.

    Solusi dari kesalahan ini adalah mengukur dengan cermat sebelum membeli gorden. Bagaimana jika kamu telanjur membeli gorden yang terlalu panjang? Tenang! Kamu bisa memotong gorden tersebut ke ukuran panjang yang sesuai.

    3. Lebar Gorden yang Kurang Tepat

    Seringkali, orang lupa untuk memeriksa lebar gorden. Audrey Scheck, desainer interior, menyarankan untuk memilih gorden setidaknya 2 hingga 2,5 kali lebar kaca.

    Lebar gorden yang sesuai memberikan tampilan yang lebih penuh. Perlu diingat bahwa setiap estetika gorden membutuhkan jumlah kain yang berbeda, jadi pertimbangkan dengan baik untuk mencapai tampilan yang diinginkan.

    4. Mengabaikan Fungsi dan Bentuk Gorden

    Penting untuk mempertimbangkan baik fungsi maupun estetika gorden. Pilihlah gorden yang sesuai dengan kebutuhanmu, apakah hanya untuk tampilan atau untuk fungsi meminimalisir paparan sinar matahari.

    Solusinya adalah mencari keseimbangan antara keinginan estetika dan kebutuhan fungsional, misalnya dengan menggabungkan gorden transparan dan penggelap untuk mendapatkan yang terbaik dari kedua fungsinya tersebut.

    5. Mencoba Melakukan Instalasi yang Rumit Sendiri

    Terakhir, jangan mencoba melakukan instalasi yang rumit sendiri, terutama jika rumahmu memiliki jendela yang tidak biasa. Desainer interior seperti Ganguli menyarankan untuk berkonsultasi dengan ahli untuk memastikan penutup jendela yang dipilih sesuai secara fungsional dan estetis. Keterlibatan desainer juga sangat dianjurkan untuk rumah-rumah tua dengan karakteristik yang unik.

    Demikian lima kesalahan tersebut dan memberikan solusi agar kamu bisa memiliki tampilan gorden yang sempurna. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, kamu bisa menciptakan tampilan gorden yang sempurna sesuai dengan selera dan kebutuhan. Jangan ragu untuk mendapatkan bantuan profesional agar setiap ruangan di rumah terasa lebih nyaman dan menawan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Gorden Vs Roller Blinds, Mana yang Lebih Baik?


    Jakarta

    Penggunaan gorden atau tirai bisa menjadi elemen penting dalam dekorasi interior. Gorden juga dapat digunakan untuk menjaga privasi penghuni rumah dari dunia luar.

    Tak hanya gorden. penggunaan roller blinds kini sering diterapkan di rumah. Roller blinds biasanya digunakan pada ruangan dengan luas terbatas atau minimalis.

    Tentunya penggunaan gorden dan roller blinds disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Nah, berikut ini merupakan beberapa hal yang bisa dipertimbangkan untuk penggunaan gorden maupun roller blinds.


    Apa Itu Gorden dan Roller blinds?

    Sebelum membahas lebih lanjut terkait gorden dan roller blinds, sebaiknya ketahui dulu pengertiannya.

    Gorden

    Gorden merupakan penutup ruangan yang terbuat dari berbagai bahan. Gorden juga memiliki panjang dan desain yang sangat bervariasi. Penggunaan gorden bisa menambah estetika rumah sekaligus menghadang cahaya apabila digunakan di kamar tidur.

    gorden anti tembus pandang.gorden. Foto: Getty Images/ Edwin Tan

    Dalam catatan detikcom, mengutip dari eJournal Unesa, awalnya fungsi gorden adalah untuk melindungi ruangan dari sinar matahari. Namun, kemudian fungsi gorden semakin berkembang, contohnya untuk memperindah tampilan pintu atau jendela pada suatu ruangan (elemen dekoratif interior).

    Gorden memiliki berbagai model dan jenis. Salah satu model gorden yang populer adalah model curtain. Bahan yang digunakan untuk membuat gorden pun bermacam-macam mulai dari bahan jadi hingga bahan yang sudah tidak terpakai atau perca.

    Roller Blinds

    Jenis-jenis GordenIlustrasi roller blinds. Foto: (Istimewa/IKEA)

    Roller blinds merupakan penutup ruangan yang kerapatannya bisa diatur karena memiliki bilah atau kisi. Dengan adanya bilah, roller blinds dapat memberikan fleksibilitas tambahan karena bilah dapat dibuka rata atau miring saat tirai diturunkan.

    Perbandingan Gorden dengan Roller Blinds

    Ukuran Ruangan

    Dikutip dari Architectural Digest India, gorden panjang cocok untuk digunakan pada ruangan yang luas, sedangkan roller blinds lebih cocok untuk ruang terbatas atau pada kamar mandi maupun dapur.

    Desain

    Gorden memiliki berbagai desain dan warna yang menarik. Maka dari itu, gorden bisa cocok di berbagai ruangan.

    Sementara itu, roller blinds memiliki desain yang terbatas dan cocok untuk dekorasi modern dan minimalis. Kelebihan utama roller blinds yaitu membuat ruangan tampak rapi. Roller blinds bisa terbuat dar bahan besi, kayu, kain, bahkan karung goni.

    Untuk diketahui, Senior Director of Design & Innovation di Budget blindss, Kelly Simpson mengatakan, roller blinds tidak mampu menahan ‘panas’. Maka dari itu, bagi kamu yang tinggal di tempat yang dingin juga bisa memperhatikan ha ini.

    “Jadi, jika kamu tinggal di area yang iklimnya lebih dingin, kamu bisa mempertimbangkan solusi penutup jendela yang berbeda, seperti gorden berlayer, maupun gorden panjang untuk membantu insulasi,” tuturnya, dikutip dari Homes & Gardens.

    Kontrol Cahaya dan Suara

    Untuk kontrol cahaya yang optimum, gunakan gorden dengan bahan yang cukup tebal agar cahaya tidak tembus ke dalam ruangan. Hal ini tentu bisa membuat tidur lebih nyenyak di malam hari.

    Sementara itu, roller blinds juga bisa menghalau cahaya yang masuk, namun tidak bisa maksimal karena bentuknya yang memiliki kisi atau bilah.

    Untuk meredam suara, gorden yang tebal dapat meredam suara lebih baik dibandingkan roller blinds. Hal ini cocok bagi kamu yang tinggal dekat dengan pinggir jalan.

    Perawatan

    Perawatan gorden dinilai lebih mudah karena hanya perlu dibersihkan di mesin cuci atau bisa juga di dry clean. Sementara roller blinds, perlu dibongkar agar dapat dicuci terpisah lalu dipasang kembali. Selain itu, perlu diperhatikan juga karena pada bagian bilah kerap berdebu, maka dari itu perlu dibersihkan secara rutin.

    Jadi lebih baik mana, gorden atau roller blinds? Tentunya hal tersebut kembali ke kebutuhan masing-masing, mulai dari cahaya yang masuk, tingkat privasi, hingga budget yang tersedia.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Pasang Gorden dan 3 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari!


    Jakarta

    Selain digunakan sebagai penutup jendela, gorden juga digunakan sebagai barang dekoratif di rumah. Gorden dapat mengubah nuansa sebuah ruangan sesuai dengan pola dan warnanya. Namun selain pola dan warnanya, cara memasang gorden juga harus diperhatikan.

    Sayangnya banyak orang yang masih melakukan kesalahan saat memasang gorden. Kesalahan ini akan membuat gorden tidak tampil maksimal, dan bahkan bisa merusak tampilan ruangan.

    Kira-kira apa saja sih kesalahannya? yuk simak cara memasang gorden dan 3 kesalahan yang harus dihindari, dilansir dari laman Apartment Therapy.


    Kesalahan Pasang Gorden

    1. Tiang Gorden Kurang Lebar

    Jangan memilih tiang gorden yang kurang lebar kalau kamu tidak mau ruangan terlihat sempit.
    Gunakan tiang gorden yang lebih lebar dari ukuran jendela sehingga gorden dapat menutupi jendela dengan baik. Selain itu, hal ini juga akan membuat jendela terkesan lebih lebar sehingga ruangan akan terlihat lebih luas. Sebagai panduan, kamu bisa memilih tiang gorden yang lebih lebar 20-30 cm dari lebar jendela.

    2. Gorden yang Terlalu Pendek

    Memilih gorden yang terlalu pendek hanya akan membuat tampilan jendela menjadi kurang baik. Selain itu, gorden yang terlalu pendek tidak bisa menutup jendela dengan baik. Jadi, pastikan untuk memilih gorden yang lebih panjang dari jendela, bisa sekitar 10-20 cm lebih panjang.

    3. Memasang Gorden Terlalu Rendah

    Kesalahan umum yang banyak dilakukan adalah memberikan memasang gorden terlalu rendah. Gorden yang terlalu rendah malah membuat ruangan terasa sempit dan terbatas sirkulasi udaranya. Oleh karena itu, sebaiknya posisikan bagian atas gorden sekitar 15-20 cm di atas jendela untuk menciptakan kesan ruangan yang lebih luas.

    Lantas bagaimana cara memasang gorden yang benar? Ini dia caranya!

    Cara Memasang Gorden yang Benar

    1. Tentukan ketinggian ideal gorden, biasanya sekitar 15-20 cm di atas bingkai jendela.
    2. Tentukan lebar tiang gorden, sekitar 20-30 cm lebih lebar dari jendela, dan buat tanda sekitar 10-15 cm di luar bingkai jendela.
    3. Pasang braket pertama ke dinding, pastikan untuk menggunakan jangkar dinding kering jika perlu.
    4. Pastikan braket kedua sejajar dengan yang pertama, lalu pasang dengan cara yang sama.
    5. Gantungkan gorden pada batang menggunakan cincin, klip, atau grommet.
    6. Tempatkan batang dan gorden di braket yang sudah dipasang.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tirai Jendela Disebut Gordyn, Gorden, Horden Atau Hordeng, Mana yang Benar?



    Jakarta

    Disebut apakah kain yang menutuoi jendela dan fungsinya menahan debu dan cahaya? Gorden, gordyn, horden atau hordeng?

    Ya, banyak macam pengucapan atau pengejaan gorden yang berkembang di masyarakat Indonesia. Tapi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang baku adalah gorden. Sementara horden, hordeng ataupun gordyn tidak baku.

    Dalam KBBI, gorden berarti kain penutup jendela.


    Lantas, mengapa banyak orang yang menyebutnya horden, hordeng ataupun gordyn?

    Usut punya usut, ternyata hal itu tak terlepas dari bahasa Belanda yang masih melekat dengan sebagian budaya Indonesia.

    Gorden, berasal dari bahasa Belanda yaitu gordijn. Nah, huruf G dalam bahasa Belanda dibaca (kh) sehingga pengucapannya menjadi khordeng, yang kemudian mengalami adaptasi menjadi horden atau hordeng, meski sebagian masih ada yang menulis dengan gordyn.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Membersihkan Gorden Vertical Blind di Rumah


    Jakarta

    Vertical blind adalah salah satu jenis gorden yang digantung secara vertikal. Biasanya gorden ini banyak digunakan di kantor-kantor. Namun, sekarang banyak juga rumah-rumah modern yang menggunakan vertical blind di beberapa tempat seperti di pintu kaca geser atau jendela yang besar.

    Bentuk gorden yang vertikal dan sederhana memberikan membuat tampilan ruangan menjadi lebih tinggi dan terkesan elegan. Bentuk dan bahan dari gorden vertical blind berbeda dari gorden pada umumnya sehingga cara membersihkannya pun juga berbeda.

    Bagi kamu yang memasang vertical blind di rumah, berikut adalah cara mudah membersihkan vertical blind, dilansir dari laman Expert Home Tips, Jumat (22/3/2024).


    7 Langkah Membersihkan Gorden Vertical Blind

    1. Bersihkan Debu Pada Gorden Vertical Blind

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah bersihkan gorden vertical blind ini dengan menggunakan kemoceng. Jangan lupa untuk membersihkan dengan teliti, bersihkan di setiap sela-sela gordennya.

    2. Lap Gorden Vertical Blind Menggunakan Kain Microfiber

    Setelah selesai membersihkan debu menggunakan kemoceng, kamu bisa menggunakan kain microfiber untuk mengelap gordennya supaya lebih bersih. Kain microfiber bisa mengangkat kotoran-kotoran kecil yang ada di gorden. Gunakan kain yang sedikit basah tapi jangan terlalu basah karena kain yang terlalu basah akan membuat kotoran di tirai menjadi menyebar.

    3. Gunakan Vacuum Cleaner

    Selanjutnya, vacuum cleaner akan membantu membersihkan gorden vertical blind ini dengan cepat. Gunakan sikat kecil yang biasa ada pada vacuum cleaner untuk membersihkan dengan lebih detail di setiap sisi gordennya. Sikat bisa menghilangkan kotoran yang menempel pada tirai, sementara penghisap debu memungkinkan kamu mengangkat kotoran berlebih

    4. Lepaskan Gorden Vertical Blind

    Lepas Gorden Vertical Blind untuk ke tahap pembersihan selanjutnya. Cara melepaskannya adalah dengan mengangkat setiap gordennya dari klip pegas. Pada proses ini kamu harus tekun karena kamu harus melepas gordennya satu persatu.

    5. Rendam Gorden Vertical Blind di Bak Mandi

    Rendam gorden vertical blind ini di dalam bak mandi menggunakan air panas dan detergen pakaian. Masukkan masing-masing gorden dengan hati-hati ke dalam bak mandi dan biarkan terendam selama sekitar satu jam. Kemudian, biarkan air mengalir sepenuhnya dan isi bak mandi dengan air dingin untuk membilas gordennya. Pastikan untuk membilasnya secara menyeluruh sebelum melanjutkan.

    6. Keringkan Gorden Vertical Blind

    Keringkan gorden ini di udara terbuka, dan jangan memasukkannya ke dalam mesin pengering! Biarkan gordennya hingga benar-benar kering sebelum menggantungnya kembali. Untuk mengeringkan dengan lebih cepat, kamu bisa menggunakan dehumidifier.

    7. Gantung Kembali Gorden Vertical Blind

    Pastikan gordennya sudah kering sebelum kamu gantung kembali. Kamu harus hati-hati memasangnya satu per satu gordennya.

    Itulah beberapa cara membersihkan gorden vertical blind di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cuci Gorden yang Kusam, Bikin Rumah Indah Saat Lebaran


    Jakarta

    Menjelang Lebaran, sebagian keluarga mulai mempersiapkan berbagai hal. Bukan hanya hati yang harus bersih untuk menyambut hari raya. Rumah pun sebaiknya bersih untuk menyambut kerabat yang datang bersilaturahmi.

    Salah satu furnitur rumah yang sebaiknya bersih adalah gorden. Bukan hanya untuk estetika semata, mengutip Mr. Timesaver, gorden yang kotor juga bisa menjadi sarang debu dan alergen. Tak hanya itu, gorden yang kotor meningkatkan risiko tumbuhnya jamur.

    Saat rumah kita dikunjungi oleh kerabat saat Lebaran, tentunya gorden perlu bersih untuk mencegah datangnya penyakit atau reaksi alergi.


    Oleh karena itu, menjelang Lebaran ini, penting untuk membersihkan gorden yang sudah mulai kusam. Mengutip The Spruce, gorden sebaiknya dibersihkan 3 sampai 6 bulan sekali. Berikut beberapa tips membersihkan gorden agar bersih kembali.

    Tips Mencuci Gorden

    Berikut tips mencuci gorden agar bersih kembali.

    1. Pisah Gorden dengan Cucian Lainnya

    Gorden sebaiknya dicuci terpisah dari cucian lainnya. Sebab, gorden memiliki risiko luntur.

    Jika detikers memiliki lebih dari 1 gorden dengan warna yang berbeda-beda, sebaiknya pisah juga gorden berwarna terang dari yang berwarna gelap.

    2. Bersihkan Gorden dengan Vacuum Cleaner

    Membersihkan gorden dengan vacuum cleaner tidak wajib, tapi hal ini dapat membantu mengurangi kotoran pada gorden sebelum dicuci. Saat membersihkan gorden menggunakan vacuum cleaner, sebaiknya gorden diletakkan di permukaan horizontal yang rata.

    3. Kenali Karakteristik Kain Gorden

    Proses perawatan dan pembersihan gorden berbeda-beda tergantung bahan kainnya. Misalnya, gorden dari bahan sintetis seperti nilon dan polyester boleh dicuci menggunakan mesin cuci, tetapi gorden berbahan sutra sebaiknya dicuci dengan tangan.

    4. Rendam Gorden dengan Deterjen

    Sebelum masuk ke mesin cuci, gorden sebaiknya direndam dulu di dalam air deterjen. Hal ini dilakukan untuk membersihkan kotoran dan debu yang menempel pada gorden. Gunakan larutan deterjen yang aman untuk gorden.

    Apakah sebaiknya menggunakan detergen bubuk atau cair untuk mencuci gorden? Mengutip Varvara Home, detergen cair cocok untuk tipe kain yang halus dan mode mesin cuci pelan. Akan tetapi, detergen cair tidak membersihkan noda bandel sebaik detergen bubuk.

    5. Proses Mencuci Gorden

    Jika gorden detikers terbuat dari bahan yang bisa dicuci menggunakan mesin, atur mode mesin cuci ke mode putaran yang tidak terlalu kencang.

    Sementara jika gorden hanya bisa dicuci dengan tangan, detikers bisa mengucek gorden secara lembut atau menggunakan sikat berbulu halus untuk menghilangkan noda.

    6. Keringkan Gorden dengan Benar

    Langkah terakhir adalah mengeringkan gorden dengan benar. Ketika memeras air dari gorden, jangan memelintir kainnya terlalu kuat agar tidak merusak tekstur gorden. Lalu, jemurlah gorden di tempat yang tidak terkena matahari langsung untuk menghindari warna yang memudar.

    Beberapa jenis kain gorden bisa disetrika, misalnya gorden dari kain katun atau sutra. Jika perlu, detikers bisa menyetrika gorden yang masih lembap. Gunakan alas kain agar setrika tidak langsung menyentuh kain gorden untuk menghindari gorden terkena noda bakar. Lalu, gantung gorden untuk menjemurnya agar kering sempurna.

    Itu dia tips membersihkan gorden yang kotor dan kusam agar bersih kembali. Semoga artikel ini membantu detikers yang sedang mempersiapkan rumah untuk menyambut Lebaran, ya!

    (fds/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 5 Hal Ini Kalau Rumah Kamu Nggak Mau Terlihat Kotor


    Jakarta

    Buat kamu yang sibuk sehingga tidak bisa punya banyak waktu untuk membersihkan rumah, bisa coba tips berikut ini. Sebab, ada beberapa hal di rumah yang justru bikin rumah kamu terlihat kotor.

    Adanya debu atau kotoran di rumah memang hal yang wajar terjadi. Namun, banyaknya debut juga bisa terjadi dari desain rumah yang dipilih.

    Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu hindari agar rumah tidak mudah terlihat kotor.


    Cat dengan Hasil Akhir Glossy

    Cat dinding dengan hasil akhir glossy memang cantik, namun hal itu bisa menarik kotoran. Sebab, cat glossy bisa lebih mudah menampakkan sidik jari, goresan, corengan.

    Lantai dan Kabinet Dapur Berwarna Gelap

    Lantai kayu berwarna gelap bisa menjadi pilihan jika rumah kamu memang memakai konsep yang ‘dark’. Namun, lantai kayu gelap bisa membuat rumah tampak kotor dan harus sering dibersihkan karena akan terlihat jelas jika ada kotoran, misalnya jika kamu memiliki rambut berwarna terang atau memakai sepatu di rumah.

    Tak hanya itu, kabinet di dapur yang berwarna gelap juga rentan membuat rumah tampak kotor. Hal itu karena sidik jari, minyak, dan debu lebih mudah terlihat kabinet warna gelap.

    “Pilih lemari dengan warna yang terang atau sedang untuk mencegah penumpukan debu yang terlihat dan pembersihan yang rumit,” kata Founder ADL Interiors Jacqueline Norrise, dikutip dari Real Simple, Minggu (7/7/2024).

    Kabinet Terbuka

    Memiliki kabinet terbuka memang stylish dan memudahkan dalam beraktivitas di dapur. Namun, hal itu juga bisa membuat debu menumpuk sehingga harus sering dibersihkan dan dirapikan.

    Gorden Berlapis-lapis

    Hindari pemakaian gorden dengan desain berlapis atau multi-layered karena cukup sulit untuk dibersihkan. Kamu bisa memilih gorden yang simple dan bisa dicuci di mesin cuci untuk memudahkan perawatan.

    Terlalu Banyak Dekorasi

    Dekorasi yang terlalu banyak kurang cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah. Norrise menyarankan untuk mengurangi dekorasi dan menggunakan hiasan yang berdampak saja.

    “Barang-barang dekoratif yang berlebihan akan menyebabkan seringnya dibersihkan dan selanjutnya berkontribusi terhadap kekacauan visual,” ujarnya.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari agar rumah kamu tidak terlihat kotor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengukur Gorden yang Benar biar Rumah Makin Keren


    Jakarta

    Mengukur gorden dengan benar adalah langkah penting untuk memastikan tampilan rumah yang rapi dan sesuai dengan desain interior kamu. Tidak hanya berfungsi sebagai pelindung privasi, gorden juga memiliki peran dekoratif yang besar dalam ruangan.

    Jika kamu berencana membeli gorden baru atau membuat gorden custom, panduan ini akan membantu kamu mengukur dengan tepat dan memastikan pemasangannya sesuai.

    Tentukan Lokasi Pemasangan Gorden

    Langkah pertama adalah memutuskan di mana gorden akan dipasang, ada dua opsi utama yaitu, gorden akan dipasang di dalam batas-batas bingkai jendela, memberikan tampilan yang lebih minimalis dan rapi.


    Ini cocok untuk jendela kecil atau ruangan yang mengutamakan kesederhanaan, dan pemasangan di luar bingkai biasanya memberikan ilusi jendela yang lebih besar dan lebih cocok untuk gorden yang lebih panjang dan dramatis.

    Cara Mengukur Lebar Gorden

    Untuk pemasangan dalam bingkai, kamu bisa menggunakan penggaris atau meteran untuk mengukur lebar jendela dari tepi kiri bingkai ke tepi kanan bingkai, jangan lupa untuk mengambil ukuran di tiga titik berbeda atas, tengah, dan bawah untuk memastikan akurasi.

    Untuk pemasangan luar bingkai, ukurlah lebar dari tepi kiri ke tepi kanan jendela, lalu tambahkan 10-20 cm di setiap sisi. Penambahan ini berfungsi untuk memastikan gorden dapat sepenuhnya menutupi jendela dan sedikit area dinding di sekitarnya, memberikan tampilan yang lebih elegan.

    Cara Mengukur Tinggi Gorden

    Melansir factorydirectblinds.com, disarankan untuk menggunakan alat ukur seperti leveler atau waterpas saat mengukur tirai yang dipasang di luar, karena alat ini membantu memastikan bahwa tirai terpasang dalam posisi yang benar-benar lurus. Untuk pemasangan dalam bingkai, ukurlah tinggi dari bagian atas bingkai ke bagian bawah, sesuai dengan panjang gorden yang diinginkan.

    Jika kamu ingin gorden menggantung hingga lantai, pastikan untuk mengukur hingga titik di mana kamu menginginkan gorden berakhir, dan untuk pemasangan luar bingkai, kamu harus mempertimbangkan di mana batang gorden akan dipasang.

    Sebagai aturan umum, batang biasanya dipasang sekitar 10-20 cm di atas bingkai jendela. Setelah menentukan posisi batang, ukur dari sana hingga titik di mana gorden akan berakhir, apakah itu tepat di bawah jendela, sepertiga ke lantai, atau hingga menyentuh lantai.

    Pertimbangkan Kelebihan Kain untuk Efek Lipat

    Jika kamu menginginkan gorden dengan efek lipatan atau tampilan yang lebih tebal, tambahkan lebar gorden. Umumnya, untuk tampilan yang berlipat-lipat, ukuran lebar gorden sebaiknya 2-3 kali lebar jendela, ini akan memberikan tampilan gorden yang lebih mewah dan penuh.

    Pilih Jenis Gorden yang Sesuai

    Jenis kain gorden akan memengaruhi cara kamu mengukur. Gorden tipis seperti sheer mungkin membutuhkan lebih banyak kain untuk memberikan privasi, sementara gorden blackout yang lebih tebal membutuhkan ukuran yang lebih pas agar fungsionalitas maksimalnya tetap terjaga.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang yang Disimpan ‘Kaum’ Minimalis



    Jakarta

    Gaya hidup minimalis selalu dikaitkan dengan merapikan dan menyumbangkan atau menyingkirkan barang yang tidak terpakai. Gaya hidup minimalis dapat menjadi salah satu cara untuk memiliki barang yang benar-benar dibutuhkan agar tidak membuat rumah berantakan.

    Barang-barang yang dimiliki oleh kaum minimalis di rumah mereka biasanya dirancang dengan teliti dan fungsional, namun tetap memiliki gaya serta tidak mudah ketinggalan zaman. Nah, berikut ini merupakan beberapa barang yang biasanya dimiliki oleh orang dengan gaya hidup minimalis.

    Gorden dari Bahan Linen

    Kain linen yang terkenal akan keringanannya dan tahan lama, bisa bertahan sampai bertahun-tahun jika perawatannya baik. Selain itu, dengan bertambahnya usia kain linen juga akan melunak, sehingga gorden linen dapat menjadi lebih hangat dan lembut.


    Penggunaan gorden linen biasanya terdapat di sepanjang lantai ruang tamu dan kamar tidur guna menambah privasi tanpa mengurangi pencahayaan yang hangat. Pertimbangkan juga untuk penggunaan gorden linen pada ruang dapur, agar lebih banyak cahaya alami yang masuk.

    “Gorden linen tipis selalu memberikan kehangatan pada desain kami dan mempercantik ruangan kami,” kata pendiri dan direktur kreatif studio Seva, Steph Schlegelmilch, yang dikutip dari Better Homes & Garden pada Senin (21/10/2024).

    Seprai Putih

    Desainnya yang minimalis, seprai putih sering kali menawarkan palet warna yang netral karena sifatnya yang awet dan serbaguna. Penggunaan satu set seprai putih yang lengkap guna menjadikan ruangan terasa kalem.

    Schlegelmilch juga menyarankan untuk terus menggunakan satu ataupun dua bantal untuk tampilan yang bersih serta elegan, jika terlalu banyak bantal tidak baik juga karena dapat terlihat berantakan.

    Tembikar

    Schlegelmilch menyatakan bahwa dia tidak pernah membuang keramik favoritnya saat membereskan rumah. Dia menikmati mencari tembikar yang memiliki makna dan menyampaikan cerita, sehingga bisa menjadi karya seni tersendiri.

    “Tembikar sangat serbaguna di rumah dan akan selalu menarik dengan atau tanpa bunga potong segar ,” kata Schlegelmilch.

    Pajanglah vas serta mangkuk keramik favorit kamu di rak rumah atau meja makan sebagai hiasan yang sederhana, kamu juga bisa mengisi vas dengan bunga segar atau kering, bisa juga mengosongkan vas guna memperlihatkan tampilan yang bersih berkilau.

    Pusaka/Barang yang Dimiliki Secara Turun Temurun

    Menurut Schlegelmilch, biarpun kamu merapikan barang untuk mendapatkan tampilan yang minimalis, kamu juga harus tetap menyimpan pusaka serta barang mudah pecah yang antik lainnya. Ini adalah barang rumah tangga yang memang diwariskan secara turun temurun.

    Menyimpan barang-barang antik dapat membuat tampilan yang rapi dan penuh makna di rumah kamu, yang tidak akan pernah pudar dengan berjalannya tren yang ada.

    “Barang-barang ini tidak hanya memiliki makna, tetapi juga memadukan barang lama dan baru terasa autentik bagi kita,” ujar Schlegelmilch.

    Lampu Hias

    Pertimbangkan dengan matang sebelum mengganti lampu hias kamu demi estetika minimalis. Hal itu karena desain minimalis umumnya memiliki elemen yang bersih dan sederhana.

    Desainer Interior dan Pendiri Sarah Tract Interiors, Sarah Tract selalu menyarankan untuk tetap menggunakan lampu hias sebagai elemen yang memperkuat tampilan ruangan. Kamu bisa mencoba menggantung beberapa lampu gantung di ruang makan atau dapur, atau memasang lampu hias di kamar mandi.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Berbagai Jenis Batang Gorden dengan Fungsi dan Estetikanya



    Jakarta

    Batang tirai ataupun gorden merupakan elemen penting dalam dekorasi interior, berfungsi tidak hanya sebagai penggantung tirai tetapi juga sebagai penambah estetika ruangan. Berikut adalah beberapa jenis batang tirai yang umum digunakan.

    Konvensional

    Melansir Dengarden, Rabu (6/11/2024), batang gorden konvensional terbuat dari tiang kayu atau logam dengan berbagai ukuran diameter. Pengecer menyediakan tiang kayu standar dengan panjang tertentu serta batang logam yang dapat disesuaikan.

    Kamu dapat memilih antara batang gorden tunggal atau ganda, yang memungkinkan kamu menggantung kain tipis di bawah gorden privasi. Batang konvensional yang siap pakai biasanya tersedia dalam satu set lengkap dengan braket dinding, finial, dan cincin yang serasi.


    Sementara itu, produsen khusus menawarkan batang gorden yang dibuat sesuai dengan spesifikasi klien. Batang gorden yang dipesan ini cenderung lebih mahal dibandingkan dengan yang dibeli secara langsung.

    Versi kustom ini memberikan kebebasan kepada pemilik rumah untuk merancang tampilan akhir dan konfigurasi sesuai keinginan mereka.

    Batang Melintang

    Batang melintang yang dimiliki nenek kamu bisa menjadi solusi modern untuk menutupi jendela besar. Batang yang serbaguna ini dapat dipasang di langit-langit atau dinding dan mampu menjangkau bentangan jendela yang luas dengan mudah.

    Desain klasiknya kini terlihat sangat stylish, terbuat dari kayu atau logam yang menyerupai tiang gorden.

    Umumnya, batang melintang digunakan bersama gorden berlipit jepit atau kain tipis yang dilengkapi dengan pin gorden. Batang ini terdiri dari rel logam dengan pembawa, di mana pengait gorden dimasukkan ke dalam lubang kecil di bagian bawah setiap pembawa.

    Batang melintang tersedia dalam model satu arah atau dua arah, dan dapat dibuka atau ditutup dengan menarik kabel atau menggunakan remote yang mengeluarkan bunyi klik.

    Kontinental

    Batang gorden kontinental adalah elemen yang sering diabaikan dalam dunia gorden. Batang yang dapat diperluas ini digunakan untuk menggantung gorden dan valances yang memiliki kantong batang.

    Terbuat dari logam berlapis enamel, desain datar batang kontinental sepenuhnya tersembunyi di balik tajuk gorden yang terlipat dan berkerut.

    Batang tirai kontinental tersedia dalam lebar antara 2-1/2 hingga 4 inci, sehingga dapat menampung berbagai kedalaman kantong tirai. Pilihlah gaya batang ini jika kamu mencari metode pemasangan tirai yang lebih ekonomis.

    Lengan Ayun

    Batang lengan ayun memiliki fungsi khusus yang tidak dapat dilakukan oleh jenis batang gorden lainnya. Batang ini mudah dikenali karena dipasang hanya di satu sisi jendela dan beroperasi dengan engsel, sehingga batang atau lengan dapat digeser ke braket yang terpasang di dinding.

    Tirai dapat bergerak maju mundur di atas bukaan jendela. Satu set batang gorden lengan ayun yang dilapisi kain tipis menciptakan penutup yang stylish untuk pintu bergaya Prancis.

    Pertimbangkan juga penggunaan batang lengan ayun untuk jendela di samping pintu dan jendela sempit.

    Ketegangan

    Batang penegang menawarkan cara yang cepat dan mudah untuk menggantung tirai. Dengan adanya pegas dan mekanisme puntir, batang ini tetap stabil pada posisinya, menciptakan tekanan antara ujung batang dan dinding.

    Batang penegang dapat disesuaikan panjangnya, sehingga cocok untuk sebagian besar bukaan jendela berukuran sedang.

    Karena tidak memerlukan sekrup atau perangkat pemasangan lainnya, penggunaan batang ini tidak akan merusak dinding atau rangka jendela. Ujung batang yang dilapisi karet dapat dipasang dengan pas di dalam rangka jendela atau pintu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com