Tag: goreng

  • Lokasi yang Pas buat Taruh APAR di Rumah


    Jakarta

    Alat pemadam kebakaran atau alat pemadam api ringan (APAR) bisa menjadi faktor penentu antara terjadinya kebakaran kecil di rumah dan kerugian total. Namun, alat ini hanya akan berfungsi dengan baik jika dapat diakses dengan mudah saat terjadi keadaan darurat.

    Berikut adalah beberapa lokasi penyimpanan yang tepat untuk alat pemadam kebakaran di rumah serta rekomendasi dari para ahli tentang cara menggunakan alat tersebut dengan efektif.

    Tempat Menyimpan Alat Pemadam Kebakaran

    Di Setiap Lantai Rumah

    Semakin banyak lantai yang dimiliki sebuah rumah, semakin sulit untuk melarikan diri dari kebakaran. Oleh karena itu, penting untuk memiliki setidaknya satu alat pemadam kebakaran di setiap lantai. Misalnya, kamu punya rumah 3 lantai, maka sebaiknya APAR ada di lantai 1, 2, dan 3.


    Meskipun alat ini tidak dapat sepenuhnya memadamkan api, APAR dapat memberikan akses cepat ke jalur evakuasi dan menyelamatkan nyawa.

    “Sangat disarankan untuk memiliki alat pemadam kebakaran di setiap lantai rumah,” ungkap seorang ahli wawasan rumah di Hippo Insurance, Courtney Klosterman, dalam kutipannya di Better Homes & Gardens pada Jumat (8/11/2024)

    Garasi

    Garasi merupakan area lain yang perlu diperhatikan dalam konteks kebakaran rumah. Biasanya, garasi menyimpan berbagai barang seperti kendaraan, cairan dan bahan kimia yang mudah terbakar, alat-alat, serta berbagai komponen rumah yang dapat terbakar. Pastikan alat tersebut ditempatkan di lokasi yang terlindungi dan tidak terpapar risiko dari benda tajam atau kendaraan.

    Dapur

    Tidak mengherankan bahwa sebagian besar kebakaran rumah berasal dari dapur. Selain itu, kebakaran yang dimulai di area ini dapat dengan cepat menyebar, mengingat banyaknya bahan mudah terbakar seperti kain linen dan minyak goreng yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki alat pemadam kebakaran yang mudah dijangkau di dapur kamu.

    Tempat yang Tidak Disarankan Menyimpan APAR

    Terlalu dekat dengan sumber panas

    Suhu tinggi dari kompor, perapian, tungku, atau benda sejenis dapat merusak berbagai komponen alat pemadam kebakaran.

    Di Tempat yang Mudah Dijangkau Anak-anak

    Jika ada anak-anak di rumah, alat pemadam kebakaran harus dijauhkan dari jangkauan mereka, tetapi tetap berada di lokasi yang mudah dijangkau oleh orang dewasa.

    Terkena Unsur-unsur Alam

    Paparan terhadap kondisi cuaca ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat membahayakan alat pemadam kebakaran.

    Tempat Tersembunyi

    Kami memahami bahwa alat pemadam kebakaran bukanlah perabotan rumah yang paling menarik. Namun, penting untuk memastikan alat tersebut mudah ditemukan karena setiap detik sangat berharga saat terjadi kebakaran.

    Itulah tempat-tempat yang cocok dan yang harus dihindari untuk menyimpan APAR di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan 9 Barang Ini di Atas Kulkas, Bahaya!


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik yang memiliki permukaan rata pada bagian atasnya sehingga tak jarang ada berbagai benda yang diletakkan di sana. Namun, jangan asal menaruh benda di atas kulkas ya detikers.

    Ada beberapa benda yang tidak dapat ditaruh di atas kulkas karena akan menimbulkan masalah, mulai dari potensi adanya kerusakan kulkas, merusak barang yang ditaruh di atasnya, hingga mengancam keselamatan.

    Mengutip dari situs Southern Living, berikut beberapa benda yang bahaya apabila ditaruh di atas kulkas


    Minyak Goreng

    Ahli sekaligus supervisor pembersihan rumah dari Fantastic Service, Petya Holevich menyebut bahwa minyak goreng tidak boleh ditaruh di atas kulkas karena minyak goreng sensitif terhadap panas dan cahaya. Selain itu, panas yang ditimbulkan dari permukaan atas kulkas dapat memengaruhi kualitas dan rasa minyak.

    Roti

    Roti yang ditaruh di atas kulkas akan lebih cepat basi karena suhu panas yang menyebabkan roti lebih cepat mengembun dan menumbuhkan jamur dalam kemasan roti. Supaya roti tetap aman, simpan roti di tempat yang sejuk dan kering serta jauhkan dari sinar matahari atau sumber panas.

    Keripik

    Keripik memiliki tekstur yang garing dan renyah, sehingga bila ditaruh di atas kulkas akan terkena suhu panas yang membuat tekstur keripik jadi cepat lunak dan alot. Selain itu, minyak yang ada di keripik juga perlahan bisa hilang dengan cepat karena suhu yang panas, membuat rasa dan aroma keripik jadi berubah.

    Benda Pembersih

    Manajer Operasional Two Maids, Kathy Cohoon, menyebut bahwa alat pembersih harus disimpan di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari panas, sehingga jangan menaruh benda pembersih di atas kulkas.

    Benda Berat

    Bagian atas kulkas biasanya terbuat dari logam atau plastik yang mudah tergores atau penyok sehingga hindari menaruh benda berat di atas kulkas. Selain itu, benda berat dapat memberi tekanan yang terlalu besar pada kulkas. Ditambah lagi, menaruh benda berat dapat membahayakan orang karena kemungkinan jatuh dan melukai orang tersebut.

    Microwave dan Panggangan Roti

    Menempatkan microwave atau pemanggang roti adalah hal yang tidak boleh dilakukan karena ventilasi panas dari kulkas dapat merusak alat tersebut.

    Wadah Plastik

    Walau wadah plastik pada umumnya bersifat tahan lama, tetapi dapat cepat rusak juga jika ditaruh di atas kulkas karena terpapar panas yang dapat menyebabkan lengkungan atau keretakan pada wadah plastik.

    Benda Mudah Terbakar

    Hindari menaruh benda mudah terbakar seperti lilin dan korek api karena panas dari kulkas dapat menimbulkan bahaya seperti kebakaran.

    Obat-obatan

    Obat-obatan biasanya wajib disimpan pada suhu yang stabil dan jika ditaruh di atas kulkas akan terkena panas yang berlebih sehingga dapat mengurangi keefektifan obat. Sebaiknya simpan obat di tempat kering seperti yang direkomendasikan pada kemasannya.

    Demikian daftar benda-benda yang bahaya jika ditaruh di atas kulkas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Barang Ini di Dekat Kompor, Bisa Terbakar!


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang menyimpan banyak benda. Terkadang, kita suka tidak menyadari meletakkan dan menyimpan benda di dapur secara acak, termasuk dekat kompor. Sebagai alat rumah tangga yang menyalurkan panas, kompor bisa menjadi barang yang berbahaya. Untuk itu, area sekitar kompor perlu diperhatikan agar tetap aman.

    Melansir dari situs Real Simple, pada Senin (14/04/2025), menyimpan atau meletakkan benda tertentu bisa menimbulkan masalah. Pertama, dapat merusak benda itu sendiri sehingga mengurangi keawetannya. Kedua, bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran. Oleh karena itu, berikut daftar benda-benda yang tidak boleh diletakkan dekat kompor

    Minyak Goreng

    Minyak goreng merupakan salah satu benda yang paling sering dekat kompor karena memudahkan ketika akan menggunakannya. Namun, minyak goreng ternyata sensitif terhadap suhu tinggi seperti kompor sehingga dapat menurunkan kualitasnya.


    Rempah-rempah

    Rempah-rempah juga tidak bisa disimpan atau diletakkan dekat kompor. Hal ini akan membuat rempah-rempah kehilangan rasa lebih cepat. Sebab, panas dari kompor dapat mengeringkan minyak esensial dalam rempah-rempah. Selain itu, ketika merebus air atau memasak sup di kompor, maka uapnya dapat meningkatkan kelembapan rempah-rempah sehingga jika bentuknya bubuk dapat cepat menggumpal.

    Tisu

    Tisu merupakan benda yang dapat disimpan di mana saja, tetapi hindari dekat dapur. Sebab, tisu sangat mudah terbakar maka jauhkan tisu dari kompor.

    Benda Elektronik

    Benda elektronik lain seperti HP, laptop, pemanggang roti, dan lainnya dapat meleleh akibat panas tinggi dari kompor. Sebaiknya, pindahkan benda elektronik tersebut dari kompor.

    Makanan Cepat Busuk

    Makanan cepat busuk seperti kentang, bawang, dan sayuran sebaiknya jangan letakkan dekat kompor. Sebab, makanan tersebut sebaiknya disimpan pada suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Jika diletakkan dekat dengan kompor, makanan bisa melunak atau membusuk lebih cepat.

    Produk Pembersih

    Produk pembersih rumah tangga seperti sabun cuci piring, cairan pembersih lantai, atau apapun bisa berpotensi mudah terbakar sebab memiliki bahan kimia yang berbahaya.

    Cuka

    Sama seperti minyak, cuka yang terpengaruh oleh suhu tinggi kompor dapat berubah rasanya. Maka sebaiknya hindari menyimpan cuka dekat kompor.

    Kertas atau Buku Resep

    Jika kamu punya buku resep atau mendekatkan kertas ke kompor maka sebaiknya jauhkan. Potensi kebakaran dapat timbul karena kertas mudah terbakar. Untuk buku resep, maka lapisi dengan sampul plastik untuk membantu meminimalkan noda.

    Sarung Tangan Oven

    Sarung tangan oven yang terbuat dari kain bisa berpotensi bahaya kebakaran jika dekat kompor. Oleh karena itu, hindari sarung tangan oven dekat dengan kompor.

    Benda Plastik

    Jika ada peralatan dapur yang terbuat dari plastik maka jauhkan dari kompor. Sebab, barang-barang ini berisiko melengkung, mengering, meleleh, bahkan terbakar jika terlalu dekat dengan api.

    Itu dia deretan benda yang tidak boleh dekat dengan kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Bersihkan Noda Minyak di Lantai Dapur, Bisa Pakai Cuka


    Jakarta

    Saat memasak di dapur, terkadang minyak goreng yang digunakan bisa meletup dan cipratannya tersebar ke lantai. Hal ini tentu bikin kesal karena lantai jadi lengket dan berminyak.

    Selain mengganggu kenyamanan, lantai berminyak juga bisa membahayakan penghuni rumah. Sebab, lantai yang licin bikin mudah tergelincir dan berisiko menyebabkan luka-luka.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda minyak di lantai dapur? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Bersihkan Noda Minyak di Lantai Dapur

    Ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan noda minyak di lantai dapur. Dikutip dari situs Mr. Handyman, Minggu (8/6/2025), berikut cara ampuh bersihkan noda minyak di lantai:

    1. Cuka Putih

    Cara yang pertama adalah menggunakan cuka putih. Kamu bisa mencampur cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu tuangkan ke dalam baskom atau botol semprot. Kocok-kocok terlebih dahulu sebelum digunakan untuk mengatasi lantai dapur yang berminyak.

    Setelah itu, gunakan sikat untuk menggosok lantai secara perlahan, terutama pada noda yang sulit hilang. Jika sudah, kamu bisa membilas lantai dapur dengan air bersih dan keringkan pakai kain pel.

    2. Sabun Cuci Piring

    Selain digunakan untuk mencuci peralatan makan, sabun cuci piring juga bisa dipakai untuk membersihkan noda minyak di lantai. Cara pakainya cukup dengan mencampur air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam baskom, lalu tuang ke area yang terdapat noda minyak.

    Setelah itu, sikat secara perlahan dan bilas dengan air bersih untuk mengangkat noda minyak. Langkah terakhir, keringkan lantai dapur dengan kain pel.

    3. Pasta Soda Kue

    Pasta soda kue bisa jadi opsi alternatif untuk membersihkan noda minyak di lantai. Caranya dengan mencampurkan soda kue dengan sedikit air agar membentuk pasta. Lalu, oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Jika sudah, gosok permukaan lantai dengan sikat atau spons secara perlahan. Kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan lantai.

    4. Larutan Jus Lemon

    Selain menyegarkan tubuh, jus lemon ternyata juga bisa digunakan untuk membasmi noda minyak membandel di lantai. Cara pakainya, peras jus lemon segar dan campur dengan air hangat ke dalam botol semprot, lalu kocok hingga merata.

    Kemudian, semprot cairan tersebut ke lantai yang penuh noda minyak. Diamkan sekitar lima menit agar noda dapat terangkat. Langkah terakhir, siram lantai dengan air dan keringkan pakai kain pel.

    Demikian empat cara ampuh bersihkan noda minyak di lantai dapur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Benda yang Sebaiknya Tidak Ditaruh di Atas Kulkas, Bisa Berbahaya!



    Jakarta

    Atas kulkas sering kali jadi ‘meja darurat’ di rumah. Mulai dari botol minyak, roti, hingga peralatan dapur kecil semuanya kerap numpuk di atas permukaan kulkas. Bahkan, ada yang sengaja melapisinya dengan taplak lengkap dengan kantong-kantong untuk menyimpan berbagai barang.

    Padahal, nggak semua benda aman ditaruh di atas kulkas, lho! Alih-alih praktis, kebiasaan ini justru bisa bikin kulkas cepat rusak, barang jadi cepat basi, bahkan bisa membahayakan keselamatan.

    Melansir dari Southern Living, berikut daftar benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas:


    1. Minyak Goreng

    Menurut Petya Holevich, supervisor pembersihan rumah dari Fantastic Service, minyak sangat sensitif terhadap panas dan cahaya. Suhu hangat dari atas kulkas bisa mengubah rasa dan kualitas minyak, bahkan bisa mempercepat tengik.

    2. Roti

    Roti memang sering jadi andalan sarapan, tapi kalau diletakkan di atas kulkas, teksturnya bisa cepat berubah. Panas dari kulkas bisa menimbulkan embun dalam kemasan, yang akhirnya mempercepat pertumbuhan jamur.

    3. Keripik

    Camilan favorit satu ini juga sebaiknya disimpan jauh dari kulkas. Suhu hangat membuat teksturnya cepat melempem dan minyak di dalamnya bisa rusak, bikin rasa keripik jadi hambar.

    4. Minuman Beralkohol

    Bryan Griffin, pendiri Patriot Maids Cleaning Services, mengungkap bahwa suhu panas dari kulkas dapat merusak cita rasa minuman beralkohol dan mengurangi daya simpan botolnya.

    5. Benda Pembersih

    Menurut Kathy Cohoon, manajer operasional Two Maids, bahan pembersih sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan berventilasi. Menaruhnya di atas kulkas bisa jadi kombinasi berbahaya karena panas bisa memicu reaksi kimia.

    6. Benda Berat

    Permukaan atas kulkas umumnya terbuat dari bahan logam atau plastik tipis. Menaruh benda berat seperti rice cooker, galon, atau tumpukan buku bisa menekan struktur kulkas dan berpotensi penyok. Selain itu, benda berat bisa jatuh dan membahayakan orang di sekitarnya.

    7. Microwave dan Pemanggang Roti

    Dua alat ini menghasilkan panas dan butuh ventilasi khusus. Menaruhnya di atas kulkas bisa mengganggu sirkulasi panas keduanya-risikonya? Bisa merusak dua perangkat sekaligus.

    8. Wadah Plastik Kosong

    Kelihatannya aman, tapi wadah plastik bisa berubah bentuk atau bahkan retak kalau terus-menerus terpapar suhu hangat dari kulkas. Apalagi jika wadah tersebut terbuat dari bahan murah.

    9. Benda Mudah Terbakar

    Lilin, korek api, atau bahan kimia sebaiknya dijauhkan dari permukaan kulkas. Panas dari mesin kulkas bisa memicu kebakaran jika benda-benda ini tidak sengaja terpancing nyala.

    10. Obat-Obatan

    Obat memerlukan suhu penyimpanan yang stabil. Menaruhnya di atas kulkas bisa membuat efektivitasnya menurun karena panas yang dihasilkan dari mesin kulkas merambat ke atas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Simpan 9 Benda Ini Dekat Kompor Kalau Nggak Mau Nyesel


    Jakarta

    Kompor merupakan benda yang wajib ada di dalam dapur. Selain kompor, ada berbagai macam barang yang disimpan di dapur, seperti alat masak dan bahan makanan.

    Benda-benda di dapur tidak boleh ditaruh sembarangan, apalagi sampai berdekatan dengan kompor. Pasalnya, kompor sebagai sumber api berisiko membakar benda di dekatnya.

    Nah, ada beberapa benda yang rawan terbakar atau rusak kalau berada dekat kompor. Simak benda apa saja yang tidak boleh diletakkan dekat kompor di sini.


    Benda yang Tak Boleh Berada di Dekat Kompor

    Inilah deretan benda yang sebaiknya ditempatkan jauh dari kompor, dikutip dari Real Simple.

    1. Tisu

    Tisu memiliki bahan yang mudah terbakar. Benda ini bisa saja ditaruh di berbagai tempat, tetapi sebaiknya hindari area kompor.

    2. Benda Elektronik

    Jauhkan benda elektronik seperti pemanggang roti, laptop, dan ponsel dari kompor. Benda-benda ini rawan meleleh akibat panas tinggi.

    3. Rempah-rempah

    Sebaiknya rempah-rempah tidak disimpan dekat kompor. Panas dari kompor bisa mengeringkan minyak esensial di dalam rempah-rempah. Lalu, uap dari merebus air atau sop membuat rempah-rempah bubuk lembap dan cepat menggumpal.

    4. Makanan Cepat Busuk

    Makanan yang cepat busuk seperti kentang, sayuran, dan bawang perlu dijauhkan dari kompor. Makanan seperti itu membutuhkan lingkungan dengan suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Kalau diletakkan dekat kompor, makanan tersebut akan cepat lunak dan membusuk.

    5. Produk Pembersih

    Kemudian, jangan simpan produk pembersih seperti sabun cuci piring dekat kompor. Produk tersebut mudah terbakar karena kandungan bahan kimia di dalamnya.

    6. Minyak Goreng

    Biasanya minyak goreng berada dekat kompor agar mudah diambil. Namun, sebenarnya minyak goreng sensitif terhadap suhu tinggi. Kualitas minyak bisa menurun kalau disimpan dekat kompor.

    7. Cuka

    Cita rasa cuka bisa berubah akibat suhu tinggi dari kompor. Sebaiknya hindari meletakkan cuka di area kompor.

    8. Benda Plastik

    Berbagai peralatan dapur ada yang terbuat dari plastik. Pastikan untuk menaruh peralatan tersebut jauh dari kompor agar tidak meleleh, melengkung, mengering, bahkan terbakar kalau terlalu dekat api.

    9. Kain

    Terakhir, jauhkan bahan-bahan kain seperti sarung tangan oven dari kompor. Bahan kain sangat rawan terbakar dekat kompor.

    Itulah sejumlah benda yang perlu dijauhkan dari area kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Sisa Makanan yang ‘Haram’ Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Wastafel atau bak cuci piring harus selalu dijaga kebersihannya. Area ini tempat kita mencuci tangan dan membilas atau mencuci barang. Jangan sampai ada kotoran atau sisa makanan yang menghambat jalannya air sehingga air menggenang di permukaan.

    Sisa makanan yang dapat menghambat jalannya air bukan hanya dari kotoran padat, melainkan benda cair juga bisa menghambat dari dalam pipa. Biasanya hambatan dari dalam pipa dikarenakan terdapat penumpukan sampah atau kerusakan pada permukaan pipa.

    Dilansir Mr. Rooter, berikut beberapa sisa makanan yang tidak boleh dibuang di wastafel atau bak cuci piring.


    1. Sisa Tulang

    Sehabis makan sop, ayam goreng, atau ikan biasanya terdapat sisa tulang yang harus dibuang. Tulang ini berbeda dengan nasi, telur atau sayur yang bisa membusuk dan berubah lembut. Tulang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah lunak.

    Benda yang keras apabila dibuang di tempat yang sempit seperti pipa wastafel dan bak cuci piring berisiko menyumbat saluran. Tempat yang tepat untuk membuang tulang adalah tempat sampah.

    2. Nasi, Mie, dan Pasta

    Setelah makan, biasanya ada sisa makanan yang sering lewat dibuang ke tempat sampah adalah sisa nasi, mie, dan pasta. Beberapa orang berpikir tidak masalah jika hanya 1-4 buah, tetapi sedikit apa pun nasi, mie, dan pasta yang terbuang ke pipa pembuangan wastafel tetap berisiko tersumbat.

    Sebab, ketiga macam sisa makanan tersebut dapat menyerap air dengan baik termasuk beberapa jenis cairan lain. Hal ini membuat sisa nasi, mie, dan pasta mudah lengket pada pipa pembuangan.

    3. Kopi Bubuk

    Pecinta kopi terutama yang bubuk, setelah menyesap habis, pasti terdapat sisa ampas kopi di permukaan cangkir tersebut. Sebaiknya ampas kopi tersebut dibuang di tempat sampah karena apabila dibuang ke saluran wastafel dan bak cuci piring dapat menyumbat jalan air.

    4. Air Panas

    Setelah merebus mie, masak air untuk kopi atau teh, sisa air panas jangan dibuang ke saluran pembuangan di wastafel. Air panas justru membuat saluran air meleleh dan penipisan dinding pipa.

    5. Minyak dan Lemak

    Selain air panas, sisa makanan berminyak dan berlemak juga penyebab paling fatal rusaknya pipa pembuangan di wastafel dan bak cuci piring. Minyak dan lemak susah hancur meskipun terus tersiram air. Selain itu, sisa makanan minyak dan lemak juga bisa menempel pada dinding pipa yang dapat mengeras dan menyumbat jalan air.

    Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

    6. Kulit Kentang dan Buah

    Sisa makanan padat lainnya yang harus dibuang di tempat sampah adalah kulit kentang dan buah. Kulit kentang dan buah sulit untuk terurai dan membusuk sehingga apabila terbuang ke dalam pipa saluran akan menyumbat saluran air.

    Itulah beberapa sisa makanan yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Buang 6 Sampah Ini ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Saluran pembuangan di rumah tidak boleh kotor agar tidak terjadi penyumbatan. Namun, terkadang ada saja kebiasaan penghuni rumah yang menganggap remeh sampah-sampah kecil dan asal membuangnya ke saluran.

    Sampah-sampah yang terkadang dibiarkan adalah sisa makanan. Penghuni rumah biasanya malas memisahkan sisa makanan dan langsung membuangnya ke dalam lubang bak cuci piring atau wastafel saat mencuci piring.

    Jangan menganggap sampah-sampah yang sudah masuk ke lubang pembuangan bisa hancur atau terbuang langsung ke selokan. Sebab, sisa makanan tersebut berpotensi tersangkut pada dinding saluran pembuangan dan menghalangi jalur pembuangan.


    Salah satu solusinya adalah melengkapi lubang wastafel dengan alat penyaring benda padat sehingga yang bisa terbuang hanya cairan saja. Namun, apabila cairan tersebut bercampur minyak atau bahan yang menggumpal, cairan tersebut juga tidak aman dibuang melalui wastafel.

    Untuk lebih jelasnya, dilansir Real Simple berikut beberapa sampah yang tidak boleh dibuang ke wastafel atau bak cuci piring.

    1. Bekas Tepung

    Tepung merupakan bahan masakan yang dapat menggumpal ketika ditambahkan air. Tekstur ini yang berbahaya apabila dibuang ke saluran pembuangan karena bisa saja menempel pada dinding pipa pembuangan dan tidak bisa larut meskipun berkali-kali terkena air.

    Apabila habis membuat adonan tepung untuk menggoreng kentang, ayam, atau pisang goreng, sebaiknya buang adonan tepung di tempat sampah, bukan ke saluran pembuangan langsung.

    2. Ampas Kopi

    Sama seperti adonan tepung, ampas kopi juga bisa berbahaya apabila dibuang langsung ke saluran pembuangan. Sebab, ampas tersebut tidak benar-benar larut dan hancur ketika ditambahkan air. Sebaiknya ampas kopi dibuang ke tempat sampah, bukan ke wastafel.

    3. Bekas Sayur

    Setelah makan, biasanya ada sisa sayur yang tidak dimakan dan berencana dibuang. Ingat, sampah bekas sayur, buah, atau bekas makanan yang padat jangan dibuang ke wastafel. Meskipun bahan tersebut organik, tidak ada yang bisa memastikan bekas sayur bisa cepat hancur jika dibuang ke dalam lubang.

    4. Minyak dan Lemak

    Seperti yang disebut sebelumnya cairan yang sudah tercampur dengan minyak sebaiknya tidak dibuang ke pembuangan wastafel. Sebab, membuang lemak, minyak, dan lemak padat ke saluran pembuangan dapat menyumbat pipa.

    “Zat-zat ini dapat mengeras dan menyumbat pipa yang mengakibatkan penyumbatan parah pada pipa dan sistem pembuangan limbah umum,” kata Shlomo Cherniak, pemilik Cherniak Home Services di Baltimore, seperti yang dikutip, pada Selasa (23/9/2025).

    5. Stiker

    Saat membeli buah, biasanya ada stiker yang menempel di kulitnya. Ingat ya, jangan membuat stiker ini di saluran pembuangan karena dapat menyebabkan penyumbatan.

    6. Kulit Telur

    Kulit telur merupakan sampah yang rapuh tapi tidak mudah hancur apalagi membusuk. Membuat kulit telur ke dalam saluran pembuangan justru bisa merusak pipa dan menyebabkan penyumbatan.

    Untuk membuang kulit telur sebaiknya dijadikan pupuk kompos atau bahan untuk mencegah tikus dan cicak masuk ke rumah.

    7. Bahan Pembersih Kimia

    Hati-hati ketika membuang cairan pembersih kimia atau mencuci botol semprotannya di wastafel atau bak cuci piring. Cairan tersebut dapat merusak pipa dan merusak lingkungan. Sebaiknya, bawa pembersih ke tempat pembuangan limbah berbahaya.

    “Banyak pembersih rumah tangga mengandung bahan kimia korosif yang dapat merusak pipa dan membahayakan sistem septik,” kata Leman.

    Itulah beberapa sampah yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Benda yang Harus Dijauhkan dari Kompor, Bisa Picu Kebakaran!


    Jakarta

    Ketika sedang memasak, keamanan adalah nomor satu. Jangan sampai ketika memasak muncul titik api yang dapat menyebabkan kebakaran atau ada barang yang rusak karena sering terpapar panas.

    Untuk mencegah hal tersebut, kita harus berhati-hati ketika berada di dekat sumber api, yakni kompor dan gas. Pastikan area tersebut aman dari barang-barang yang mudah terbakar atau tak tahan api. Dilansir Real Simple, berikut benda-benda yang sebaiknya tidak diletakkan di dekat kompor.

    Benda yang Tak Boleh Berada di Dekat Kompor

    1. Bahan Plastik

    Plastik merupakan material yang mudah meleleh ketika terkena api dan panas yang tinggi. Material plastik tidak bisa lepas dari barang-barang di dapur, sebagai contoh tempat minyak, centong, hingga piring yang berisi bahan makanan yang akan dimasak. Perabotan dari plastik sebaiknya diletakkan jauh dari kompor untuk mencegah risiko kebakaran.


    2. Kain

    Di dapur kotor pasti ada satu kain yang tergeletak di dekat kompor. Fungsinya untuk membersihkan cairan atau minyak yang berserakan saat memasak. Ketika meletakkan kain di dekat kompor sebaiknya lebih berhati-hati karena material ini mudah sekali terbakar.

    3. Tisu

    Tisu memiliki bahan yang mudah terbakar. Sebaiknya tisu diletakkan di daerah yang kering dan jauh dari kompor.

    4. Minyak Goreng

    Untuk mempermudah ketika memasak, minyak goreng biasanya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau, seperti di samping, atas, dan bawah kompor. Meletakkan minyak goreng terlalu dekat dengan kompor dapat menurunkan kualitas minyak.

    5. Rempah-rempah

    Rempah-rempah juga sebaiknya tidak diletakkan di dekat kompor karena panasnya dapat mengeringkan minyak esensial di dalamnya. Lalu, uap dari merebus air atau sop membuat rempah-rempah bubuk lembap dan cepat menggumpal.

    6. Benda Elektronik

    Siapa di sini suka memasak sembari mengakses perangkat elektronik seperti ponsel, radio, atau speaker. Hati-hati ya, benda-benda ini rawan meleleh akibat panas tinggi.

    7. Makanan Cepat Busuk

    Meskipun tidak memicu kebakaran, bahan masakan seperti kentang, sayuran, dan bawang tidak bisa diletakkan di dekat kompor. Hal ini dikarenakan sayur dan buah sebaiknya disimpan di suhu dingin atau suhu udara. Suhu di dekat kompor terlalu panas dan dapat memicu pembusukan pada sayur dan buah.

    8. Produk Pembersih

    Benda selanjutnya yang tidak boleh disimpan di dekat kompor adalah produk kebersihan, seperti cairan pembersih noda dan sabun cuci piring. Produk tersebut mudah terbakar karena kandungan bahan kimia di dalamnya.

    9. Cuka

    Cita rasa cuka bisa berubah akibat suhu tinggi dari kompor. Sebaiknya hindari meletakkan cuka di area kompor.

    Itulah sejumlah benda yang perlu dijauhkan dari area kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rahasia Diet Prilly Latuconsina Sukses Pangkas BB hingga 12 Kg


    Jakarta

    Penampilan baru Prilly Latuconsina membuat banyak orang melongo. Aktris berusia 27 tahun itu kini tampak jauh lebih langsing dibanding sebelumnya.

    Bahkan, Prilly mengaku berat badannya kini berada di angka 37 kg, turun 12 kg dari sebelumnya 49 kg. Bikin penasaran, seperti apa sih pola diet yang dijalani Prilly?

    Melalui akun TikToknya, Prilly membagikan pola diet dan makanan yang dia konsumsi untuk bisa menurunkan berat badan. Ternyata, pemeran Sisi di Ganteng Ganteng Serigala itu menerapkan pola makan clean eating, yakni memilih makanan utuh yang tidak banyak diproses serta minim penggunaan pengawet dan bahan kimia.


    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” ungkap Prilly dikutip detikcom dari TikTok @prillylatuconsina15, Sabtu (6/7/2024).

    Sebagai pelengkap, Prilly juga mengonsumsi buah yang rendah kalori. Salah satu buah yang dia sertakan ke dalam menu dietnya adalah buah lontar.

    “Aku makan buah lontar karena ini kalorinya juga nggak banyak dan buahnya juga nggak terlalu manis,” katanya.

    Lalu sorenya, Prilly mengonsumsi makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh, seperti quinoa.

    “Sorenya aku makan nasi goreng quinoa, terong bakar, dan tahu. Terus minumnya harus air putih ya,” tuturnya.

    “Untuk dessert, aku makan donat gluten free. Jadi ini donat sehat dan rasanya tetap enak banget, tetap bisa mengobati kangen lah kalau lagi kangen donat,” sambungnya.

    Meskipun begitu, Prilly mengaku sesekali masih mengonsumsi makanan manis. Apalagi saat dia sedang liburan.

    “Ada juga momen di mana aku masih makan makanan manis, karena aku suka banget. Apalagi kalau liburan, nggak mungkin deh aku diet diet. Terus kan aku juga punya La Joie Bakery ya, jadi nggak mungkin aku nggak makan roti atau kuenya,” ucapnya.

    Prilly mengatakan kuncinya adalah makan secukupnya dan berhenti makan sebelum kenyang.

    “Dan menjalaninya harus dengan happy, terus bertahap, itu kuncinya,” pungkasnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing