Tag: gosok

  • 3 Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas Agar Kinclong Lagi


    Jakarta

    Kulkas wajib dibersihkan secara berkala agar tidak mengeluarkan aroma tak sedap. Namun, jangan hanya membersihkan interior kulkas saja, tetapi bagian luarnya juga perlu diperhatikan.

    Terkadang, bagian luar kulkas sering luput dari perhatian pemiliknya. Padahal, kalau tidak dibersihkan maka eksterior kulkas bisa berdebu, baret, bahkan berjamur.

    Meski tidak berdampak pada makanan dan minuman yang disimpan di dalam kulkas, tetapi lemari es yang kotor dapat mengganggu pemandangan. Lantas, bagaimana cara membersihkan bagian kulkas? Simak tipsnya dalam artikel ini.


    Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas

    Coba kamu perhatikan bagian gagang dan atap lemari es, apakah terlihat kotor dan berdebu? Jika iya, maka sudah saatnya untuk dibersihkan. Dilansir situs Better Homes & Gardens, Kamis (29/5/2025), berikut tips membersihkan bagian luar kulkas:

    1. Cairan Pembersih Serbaguna

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan cairan pembersih serbaguna. Kamu bisa membelinya di minimarket maupun toko online dengan harga terjangkau.

    Untuk cara pakainya, semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu bersihkan pada area eksterior kulkas yang kotor seperti gagang dan pintu kulkas. Setelah itu, lap dengan kain kering dan pastikan tidak ada lagi kotoran yang menempel.

    Apabila kamu memiliki kulkas baja antikarat di rumah, cara membersihkannya sedikit berbeda. Pertama, bersihkan dulu permukaan kulkas dengan kain microfiber basah, lalu keringkan dengan kain.

    Jika ada noda yang sulit hilang, cobalah digosok menggunakan alkohol. Cara pakainya, tetes 2-3 kali alkohol ke kain microfiber kering, lalu gosok secara perlahan di area yang terdapat noda. Setelah itu, keringkan lagi dengan kain agar tidak ada sisa alkohol yang menempel.

    2. Kemoceng

    Untuk membersihkan bagian atas kulkas, disarankan menggunakan kemoceng yang terbuat dari bulu ayam. Pastikan kamu menggunakan masker agar partikel debu tidak terhirup dan masuk ke dalam tubuh.

    Bersihkan debu secara perlahan sampai bersih. Jika masih ada sisa kotoran yang sulit hilang, bersihkan dengan cairan pembersih dan kain microfiber.

    3. Sabun Cuci Piring

    Bagian karet pintu kulkas juga perlu dibersihkan secara rutin. Soalnya, bagian ini bisa kotor dan berjamur seiring waktu jika tidak dirawat. Selain itu, karet yang sudah kotor bikin pintu kulkas tidak bisa tertutup rapat.

    Untuk cara membersihkannya bisa pakai sabun cuci piring dan air hangat. Lalu, gosok bagian karet pintu kulkas menggunakan spons secara menyeluruh. Setelah bersih dan tak ada noda, keringkan dengan kain microfiber kering.

    Itulah tiga cara membersihkan bagian luar kulkas agar kinclong lagi. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Penyebab dan Cara Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset, Mudah!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu bagian di kamar mandi yang cepat kotor. Bahkan apabila tidak segera dibersihkan, kotoran yang ada bisa menjadi kerak di lubang kloset.

    Kerak ini tidak bisa langsung hilang dengan disiram air saja. Diperlukan bahan tambahan untuk bisa menghilangkan kerak di lubang kloset.

    Nah, sebelum membahas cara menghilangkan kerak pada lubang kloset, sebaiknya ketahui dulu penyebab lubang kloset bisa berkerak. Berikut ini informasinya.


    Penyebab Lubang Kloset Berkerak

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini penyebab adanya kerak di lubang kloset.

    Jamur

    Kelembapan dan kurangnya ventilasi di kamar mandi menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi jamur dan lumut. Hal ini menyebabkan noda gelap dan tidak enak dipandang di lubang toilet.

    Mineral

    Air sadah yang kaya mineral seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan endapan membandel yang menempel di mangkuk toilet sehingga menciptakan lingkaran dan goresan yang tidak sedap dipandang.

    Karat

    Sering kali disebabkan oleh komponen logam dalam sistem perpipaan toilet yang berkarat seiring waktu. Noda ini dapat membuat lubang toilet berwarna cokelat kemerahan.

    Tembaga

    Noda tembaga biasanya berwarna biru kehijauan dan dapat disebabkan oleh korosi pada pipa atau fitting tembaga dalam sistem perpipaan toilet.

    Cara Menghilangkan Kerak di Lubang Kloset

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara membersihkan kerak pada lubang kloset.

    Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Dilansir dari Real Simple, untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, bisa dengan menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, segera bilas.

    Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan pakai sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru siram kloset dengan flush.

    Perasan Lemon

    Dilansir dari The Spruce, perasan lemon bisa digunakan untuk menghilangkan noda tembaga. Berikut ini caranya.

    Peras air lemon ke dalam lubang toilet dan diamkan selama 30-60 menit. Selanjutnya sikat lubang kloset, terutama pada bagian yang berkerak. Setelah itu siram atau flush toilet.

    Agar toilet tidak mudah berkerak sebaiknya rutin dibersihkan. Bersihkan lubang toilet setidaknya sekali dalam seminggu atau dua minggu.

    Itulah cara penyebab dan cara membersihkan kerak di lubang toilet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Noda Kuning di Kamar Mandi Bisa Dibersihkan Pakai Soda Kue, Ini Caranya


    Jakarta

    Seiring penggunaan, kamar mandi akan kotor jika tidak dibersihkan secara berkala. Biasanya akan muncul noda kuning yang menempel di keramik dinding dan lantai.

    Noda kuning tersebut tidak hanya mengganggu penampilan kamar mandi, tapi juga licin saat diinjak. Risikonya sangat besar karena bisa membuat penghuni rumah terpeleset dan menyebabkan cedera.

    Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membersihkan noda kuning dengan cairan pembersih kamar mandi. Namun, beberapa orang enggan menggunakan cairan tersebut karena khawatir jika terkena kulit.


    Sebagai solusinya, noda kuning di kamar mandi bisa diatasi dengan bahan alami seperti soda kue. Bagaimana cara pakainya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Atasi Noda Kuning di Kamar Mandi Pakai Soda Kue

    Noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi umumnya disebabkan oleh kotoran, minyak dari tubuh, sisa sabun, dan endapan mineral. Semakin sering menggunakan kamar mandi maka akan lebih cepat noda kuning muncul.

    Dilansir situs Aqua Bliss, noda kuning juga bisa menyerang pancuran air (shower), bak mandi, dan perlengkapan alat mandi lainnya. Terkadang, noda kuning dapat muncul akibat kelembapan tinggi, endapan besi, bakteri, atau kondisi lingkungan yang kotor.

    Untuk mengatasi noda kuning yang menempel di kamar mandi bisa menggunakan soda kue. Agar lebih efektif membasmi noda membandel, disarankan mencampur soda kue dengan cuka putih.

    Agar tidak salah dalam penggunaannya, simak langkah-langkah yang tepat di bawah ini:

    1. Siapkan 2-3 sendok cuka putih, lalu tuang ke dalam wadah yang berisi air
    2. Aduk hingga air dan cuka putih tercampur rata
    3. Lalu masukkan cuka putih ke dalam botol semprot
    4. Semprotkan cairan cuka putih di area yang terdapat noda kuning
    5. Jika sudah, diamkan selama 10-15 menit agar cuka putih bereaksi
    6. Setelah itu, taburkan soda kue di atas permukaan dinding dan lantai yang terdapat noda kuning
    7. Gosok perlahan menggunakan spons. Agar lebih aman, disarankan menggunakan sarung tangan karet saat membersihkan kamar mandi
    8. Terakhir, bila permukaan dinding dan lantai dengan air hangat.

    Setelah mengikuti cara di atas, segera cek kembali permukaan dinding dan lantai setelah dibersihkan. Jika masih ada sisa-sisa noda kuning, lakukan pembersihan secara ekstra agar efektif mengangkat kotoran tersebut.

    Itulah cara mengatasi noda kuning di kamar mandi hanya menggunakan soda kue dan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Bahan Sederhana Ini Bisa Bikin Kamar Mandi Bersih dan Wangi Lagi!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan area yang paling kotor di rumah. Jika tidak dibersihkan selama beberapa hari saja terkadang muncul noda kuning yang menempel di dinding dan lantai kamar mandi.

    Untuk mengatasi kotoran di kamar mandi umumnya menggunakan cairan pembersih yang dijual di pasaran. Kandungan bahan kimianya dapat mengatasi kotoran dengan cepat.

    Selain itu, kamu juga bisa menggunakan sejumlah bahan alami untuk membasmi kotoran di kamar mandi, yaitu soda kue, garam, dan minyak. Ketiga bahan ini dinilai efektif membasmi kotoran dan noda membandel.


    Ingin tahu cara pakai soda kue, garam, dan minyak untuk membersihkan kamar mandi? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Manfaat Soda Kue, Garam, dan Minyak untuk Basmi Kotoran

    Kombinasi antara garam, soda kue, dan minyak ternyata disebut ampuh untuk mengangkat kotoran, terutama kerak noda yang sulit hilang jika hanya disikat menggunakan cairan pembersih.

    Dilansir situs Times of India, garam berfungsi sebagai abrasif alami, mengangkat sisa sabun, endapan mineral, dan noda yang menempel di lantai dan dinding. Meski punya sifat abrasif, tetapi garam tidak merusak permukaan keramik atau logam.

    Sementara itu, soda kue bersifat basa dan ampuh untuk membersihkan kerak membandel, seperti kerak dapur dan lemak. Soda kue juga membantu mengatasi bau tak sedap karena dapat menetralkan asam, sehingga bermanfaat untuk kamar mandi dan saluran pembuangan air.

    Sedangkan minyak, terutama minyak kelapa dan minyak zaitun, memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh kuman yang menempel di kamar mandi. Di sisi lain, penggunaan minyak juga dapat meninggalkan kilauan pada keramik lantai.

    Cara Pakai Garam, Soda Kue, dan Minyak untuk Pembersih Kamar Mandi

    Agar efektif mengangkat noda dan kotoran yang menempel di kamar mandi, kamu bisa membuat scrub atau lulur dari ketiga bahan tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Campurkan soda kue dan garam secukupnya ke dalam wadah atau mangkuk yang bersih dan kering
    2. Aduk soda kue dan garam sampai merata
    3. Tambahkan minyak kelapa atau minyak zaitun sedikit demi sedikit hingga terbentuk pasta
    4. Agar lebih beraroma wangi, bisa tambahkan minyak esensial aroma lemon atau peppermint
    5. Jika sudah berubah bentuk menjadi lulur, tuang ke dalam stoples kedap udara
    6. Simpan stoples di tempat yang sejuk dan kering.

    Lulur yang berfungsi sebagai pembersih kamar mandi ini dapat digunakan hingga dua minggu ke depan. Jika lebih dari itu, sebaiknya membuat yang baru agar efektif mengangkat kotoran dan noda membandel.

    Untuk cara pakai lulur pembersih kamar mandi bisa berbeda-beda, tergantung dari perabotan yang ingin dibersihkan. Pada bagian wastafel dan keran, celupkan spons ke dalam lulur secukupnya, lalu bersihkan permukaannya secara merata, dan terakhir bilas dengan air.

    Agar noda kuning di lantai bisa hilang, kamu bisa mengoleskan lulur pembersih ini ke area yang kotor secara menyeluruh. Setelah itu, gosok dengan sikat gigi secara perlahan, lalu bilas pakai air hangat agar seluruh noda terangkat.

    Untuk mengatasi kerak yang menempel di kamar mandi, oleskan lulur pembersih ke bagian noda yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, gosok perlahan dengan sikat dan bilas dengan air.

    Demikian cara bersihkan kamar mandi hanya dengan tiga bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Abu Hasil Bakar-Bakaran Jangan Langsung Dibuang, Bisa Dipakai Buat Ini


    Jakarta

    Saat kita selesai melakukan acara ‘bakar bakaran’ baik itu berupa barbeque, sate, seafood, atau bahkan hanya sekedar api unggun biasa, pasti selalu meninggalkan bekas abu yang jumlahnya tidak sedikit.

    Biasanya, masyarakat Indonesia akan langsung membuang atau mengubur abu hasil residu bakar-bakaran tersebut tanpa pikir panjang, karena abu hasil bakaran ini dianggap sebagai sampah.

    Namun, perlu kamu ketahui bahwa residu hasil bakaran ini sebenarnya memiliki cukup banyak manfaat loh. Di bawah ini ada beberapa cara untuk memanfaatkan abu hasil bakaran di rumah kamu.


    Rahasia Manfaat Abu Hasil Residu Bakar-Bakaran yang Jarang Diketahui

    Dikutip dari rd.com, Selasa (16/6/2024), abu hasil bakar-bakaran sering kali dianggap sebagai sampah, tetapi sebenarnya memiliki banyak manfaat yang jarang diketahui. Berikut adalah beberapa kegunaan abu yang bisa Anda coba:

    1. Membersihkan Pintu Kaca

    Menggunakan abu kayu untuk membersihkan pintu kaca mungkin terdengar aneh, tapi nyatanya memang terbukti efektif.

    Campurkan sedikit abu dengan air, lalu oleskan dengan kain lembab, spons, atau handuk kertas. Gosok campuran tersebut pada permukaan pintu kaca, bilas dengan handuk kertas atau spons basah, kemudian keringkan dengan kain bersih.

    Perlu kamu ketahui bahwa abu kayu adalah bahan utama dalam sabun tradisional.

    2. Pupuk Tanaman

    Abu kayu memiliki kandungan alkali tinggi serta sedikit kalsium dan kalium yang dapat merangsang bunga.

    Jika tanah di kebun rumah kamu cenderung mengandung asam, kamu bisa menaburkan abu di sekitar tanaman yang menyukai alkali seperti clematis, bunga bokor (hydrangea), syringa, dan mawar.

    Dengan catatan kamu juga harus menghindari penggunaan abu bakaran ini dari tanaman yang menyukai tanah asam seperti rengganis/kadudampit, blueberry, dan saliyah.

    Selain itu, kamu juga harus menghindari penggunaan abu dari kayu yang mudah terbakar yang mungkin mengandung bahan kimia berbahaya bagi tanaman. Gunakan abu secara bijak pada tumpukan kompos, karena abu dapat mengurangi manfaat pupuk kandang dan bahan nitrogen tinggi lainnya.

    3. Mengusir Serangga

    Abu hasil bakaran dapat mengusir larva ngengat, siput, dan bekicot. Caranya cukup dengan menaburkan abu di sekitar kebun kamu, dan taburkan juga sedikit abu di atas tanaman kebun untuk mengatasi serangan hama atau serangga bertubuh lunak.

    4. Membersihkan Pewter (Kerajinan Logam Timah)

    Abu hasil bakaran (termasuk abu rokok) dapat membuat kerajinan pewter kamu bisa mengkilap kembali.

    Caranya dengan mencampurkan kain saringan tahu yang sudah basah ke dalam abu, lalu gosokkan kepada barang pewter dengan perlahan. Setelah selesai digosok, bilas dengan air, dan barang kerajinan pewter akan mengkilap kembali.

    5. Menghilangkan Noda Air dan Bekas Panas dari Furnitur Kayu

    kamu bisa menggunakan abu rokok atau cerutu untuk menghilangkan noda berbentuk cincin putih yang diakibatkan oleh cairan pada furnitur kayu di rumah kamu.

    Caranya adalah dengan mencampurkan abu dengan beberapa tetes air untuk membuat pasta, lalu gosok perlahan pada noda untuk menghilangkannya. Setelah itu, poles dengan finishing furnitur favorit kamu.

    Itu dia beberapa manfaat dari abu hasil bakar-bakaran yang jarang diketahui. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menyimpan Alat-alat Kebersihan Beserta Lokasi yang Tepat di Rumah


    Jakarta

    Alat kebersihan adalah perlengkapan di rumah yang pasti dipakai setiap hari, maka harus ditempatkan di spot yang terjangkau. Dengan begitu kamu dengan mudah mengambil dan menempatkan kembali alat kebersihan.

    Selain mudah dijangkau, cara menyimpan atau meletakkan alat kebersihan harus tepat sehingga tidak mudah rusak, bau, dan .

    Melansir The Spruce, Sabtu (20/7/2024), berikut cara tepat menyimpan alat-alat kebersihan beserta lokasinya di rumah.


    1. Ruang Kosong di Dekat Pintu

    Area kosong di dekat pintu yang luas secara vertikal bisa untuk meletakkan Alat pel dan sapu. Sebenarnya banyak orang sudah menerapkan cara ini, tetapi semakin akhir-akhir ini orang lebih memilih meletakkan sapu di ruangan belakang karena jika di depan mengganggu estetika.

    Cara menyimpannya bisa digantung di permukaan pintu dengan pengait atau penjepit. Tambahkan kawat atau keranjang plastik untuk menaruh pengki, kemoceng, dan sikat gosok kecil. Kamu juga bisa menggantungkan handuk atau lap untuk mengelap dan botol semprotan. Selain itu, kamu juga bisa memakai gantungan yang banyak kantong. Ini bisa berguna untuk menyimpan botol-botol cairan pembersih, kain, dan sikat.

    2. Pakai Lemari yang Memanjang

    Dengan lemari tampilannya jauh lebih tertutup. Simpan alat-alat kebersihan di tempat penyimpanan gantung. Tempat penyimpanan yang didesain untuk sweater sangat cocok. Beri label pada setiap tempat pembersih kaca, kain, pembersih debu, pembersih kamar mandi, dll. Kamu bisa dengan mudah mengambil alat yang kamu butuhkan saat tiba waktunya untuk membersihkan.

    Gunakan pengait berbentuk S di atas gantungan lemari untuk menggantung kain pel dan sapu. Jangan lupakan ruang di dinding lemari. Mungkin saja ada ruang untuk menyelipkan beberapa keranjang gantung yang sempit, seperti yang digunakan untuk surat atau majalah, di antara batang lemari dan kusen pintu.

    3. Pasang Penyimpanan yang Mudah Diambil

    Pastikan alat kebersihan mudah diambil. Coba pasang sebuah rak yang bisa diputar di dalam lemari untuk memudahkan akses ke semua alat-alat kebersihan. Dengan cara ini, kamu bisa menggunakan setiap produk dan mengawasi kapan saatnya untuk mengganti persediaan.

    4. Gunakan Rak yang Memiliki Roda

    Jika di dalam kamar mandi sulit diambil, kamu bisa mencoba rak yang memiliki roda sehingga kamu bisa membawa ke depan dan belakang rumah. Lalu, untuk menyimpannya agar lebih tertutup bisa dipojok ruangan.

    5. Gunakan Keranjang dan Bak di dalam Rak

    Keranjang pembersih sangat berguna untuk menyimpan peralatan berdasarkan fungsinya. Selain pada saat digunakan mudah, pada saat mengganti alat kebersihan yang sudah habis juga mudah mengetahuinya. Kamu bisa memisahkan alat kebersihan untuk kamar mandi, dapur, dan ruang tamu, dan gunakan bak plastik transparan berlabel untuk melihat dengan cepat persediaan yang kamu miliki.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Tempat Sampah di Rumah Biar Nggak Bau Busuk


    Jakarta

    Keberadaan tempat sampah tentunya dibutuhkan di rumah. Meski digunakan untuk menampung sampah, ternyata tempat sampah juga perlu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau busuk.

    Tempat sampah tidak hanya bagian luarnya saja yang perlu dibersihkan, tetapi bagian dalamnya juga. Tempat sampah yang kotor tidak hanya menimbulkan bau busuk, tetapi menarik serangga bahkan tikus.

    Maka dari itu, perlu membersihkan tempat sampah pada bagian dalam dan luarnya. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara membersihkan tempat sampah.


    1. Tempat Sampah di Dapur

    simpan sampah makanan di freezerIlustrasi tempat sampah di dapur. Foto: iStock

    Sebelum membersihkan tempat sampah di dapur, pastikan sampah sudah dibuang terlebih dahulu. Apabila di bagian dalam tempat sampah ada kotoran yang menempel, kamu bisa membersihkannya dan menyemprotkan air ke dalamnya.

    “Kemudian oleskan larutan pembersih serbaguna baik did alam maupun di luar tempat sampah menggunakan kain atau sikat untuk menggosok permukaan secara menyeluruh dengan membersihkan perhatian ekstra pada residu yang lengket,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple, Sabtu (3/8/2024).

    Setelah kotoran hilang, kamu bisa menyemprotkan disinfektan dan diamkan beberapa saat sesuai dengan instruksi yang tertera di botol. Hal ini akan membuatnya ekstra bersih dan dapat menghilangkan sumber bau apapun.

    “Terakhir biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah yang bersih,” ujarnya.

    2. Tempat Sampah di Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Di kamar mandi, biasanya terdapat tempat sampah kecil untuk membuang tisu bekas pakai. Kamu bisa membersihkan tempat sampah di kamar mandi dengan lap basah dan pembersih serbaguna. Apabila ada kotoran yang membandal, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu dengan air hangat.

    Meskipun kecil, akan lebih baik kalau tempat sampah juga disemprotkan disinfektan apalagi kalau di rumah ada orang yang sakit. Setelah disemprotkan disinfektan, kamu bisa biarkan beberapa saat sesuai informasi yang tertera lalu lap menggunakan kain.

    3. Tempat Sampah di Luar Rumah

    Pilah sampah untuk daur ulang.Ilustrasi tempat sampah di luar rumah. Foto: Freepik

    Membersihkan tempat sampah di luar rumah perlu pekerjaan ekstra karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Gunakan larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang sangat ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    “Bilas tempat sampah secara menyeluruh dengan selang taman untuk menghilangkan semua larutan pembersih dan kotoran. Setelah membilas, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan, dan biarkan kering dengan sendirinya,” tutupnya.

    Itulah tips membersihkan tempat sampah di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Hilangkan Coretan di Dinding Rumah


    Jakarta

    Adanya coretan di dinding, baik dari krayon, spidol, maupun tinta bisa merusak estetika ruangan. Kejadian tersebut kerap terjadi apabila ada anak-anak di rumah.

    Namun kamu tidak perlu pusing kalau ada coretan di dinding. Sebab, ada berbagai cara untuk membersihkannya. Berikut ini adalah tipsnya.

    Cara Membersihkan Coretan di Dinding

    Pakai Pasta Gigi

    Kandungan abrasif ringan dalam pasta gigi dapat membantu mengikis noda tanpa merusak permukaan dinding. Cara menggunakannya pun cukup mudah. Pertama, oleskan sedikit pasta gigi langsung pada area yang terkena coretan.


    Kemudian, gosok secara lembut dengan kain atau spons basah hingga coretan mulai memudar. Setelah coretan hilang, bersihkan sisa pasta gigi dengan kain bersih yang telah dibasahi air.

    Baking Soda dan Air

    Baking soda, yang dikenal sebagai bahan pembersih alami, juga sangat efektif untuk menghilangkan coretan di dinding. Kamu hanya perlu mencampurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta.

    Oleskan pasta ini pada area yang tercoret, kemudian gosok dengan gerakan melingkar menggunakan kain atau spons. Setelah noda hilang, bersihkan sisa baking soda dengan kain lembab hingga bersih. Cara ini sangat cocok untuk coretan yang tidak terlalu dalam dan tidak membekas lama.

    Pakai Cuka Putih

    Cuka putih memiliki sifat asam yang efektif untuk memecah dan menghilangkan noda yang cukup membandel. Untuk menggunakannya, campurkan cuka putih dengan air dalam perbandingan yang sama.

    Celupkan kain atau spons ke dalam campuran tersebut, lalu gosokkan pada area yang terkena coretan. Proses ini mungkin membutuhkan beberapa kali aplikasi, tergantung pada seberapa kuat noda yang ingin dihilangkan. Setelah coretan hilang, bilas area tersebut dengan kain bersih yang lembab untuk menghilangkan sisa cuka.

    Selain dengan menggunakan cara-cara di atas, kamu juga bisa menggunakan beberapa tips berikut ini. Beberapa cara ini bisa membantu memudarkan coretan di dinding.

    Pertama, uji dulu bahan pembersih pada area kecil dan tersembunyi di dinding. Ini dilakukan untuk memastikan bahan yang digunakan tidak akan merusak cat atau permukaan dinding.

    Kedua, saat membersihkan dinding hindari menggosok terlalu keras karena ini dapat merusak cat atau membuat noda semakin menyebar. Cukup gosok secara lembut dan perlahan.

    Ketiga, kamu bisa coba menggunakan penghapus ajaib (magic eraser) yang banyak tersedia di pasaran. Produk ini sangat efektif untuk menghilangkan berbagai jenis noda tanpa memerlukan bahan tambahan. Basahkan dengan sedikit air pada penghapus ajaib dan gosok perlahan pada coretan dinding.

    Jika cara-cara tersebut masih belum mampu menghilangkan coretan, maka perlu dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan ulang adalah pilihan yang baik jika noda terlalu membandel dan tidak bisa diatasi dengan pembersihan biasa. Proses pengecatan dinding cukup sederhana, namun kualitas hasilnya memiliki beberapa faktor penentu.

    “Perhatikan ukuran permukaan dinding dan perbedaan jenis cat. Jika tidak menemukan jenis cat, pilih yang paling mendekati dengan warna dinding awal. Dan yang paling penting adalah keterampilan tukang bangunan yang melakukan pengecatan. Walau seperti sederhana, namun proses pengecatan dinding lumayan kompleks,” kata PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander Samosir dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (31/8/2024).

    Itulah beberapa cara untuk menghilangkan coretan pada dinding di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur Ini Bisa Gantikan Cairan Pembersih buat Pel Lantai


    Jakarta

    Salah satu ciri rumah bersih adalah lantai yang bebas dari berbagai kotoran. Selain menyapu, kamu harus mengepel lantai agar semakin bersih bahkan harum.

    Untuk mengepel lantai, kamu akan membutuhkan campuran air dengan cairan pembersih. Namun, ternyata ada beberapa bahan di dapur yang bisa dijadikan alternatif campuran dalam air pel, lho!

    Bahan-bahan ini bisa membuat lantai bersih dan harum secara alami. Dengan begitu, kamu tidak perlu membeli cairan pembersih khusus lantai.


    Berikut ini daftar bahan pembersih lantai yang bisa kamu temukan di dapur seperti yang dikutip dari Real Simple dan Cleanipedia, Senin (9/9/2024).

    5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

    1. Baking Soda

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda.

    Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

    2. Minyak Serai

    Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

    3. Cuka Putih

    White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner.White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner. Foto: Thinkstock

    Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

    4. Boraks

    Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

    5. Minyak Lavender

    Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai.

    Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

    Hal yang Perlu Diingat

    Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai.

    Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

    Itulah beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk bersihkan lantai. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Lumut di Kamar Mandi? Coba Pakai 3 Bahan Ini Auto Kinclong!


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang harus sering dibersihkan. Idealnya seminggu sekali, tetapi apabila penghuni di rumah cukup banyak alangkah baiknya bisa dibersihkan 2 hari sekali. Hal ini dikarenakan tempat yang lembap dan kotor mudah sekali ditumbuhi lumut.

    Lantai yang berlumut bisa berbahaya karena membuat permukaan lantai jadi lebih licin. Kamu bisa saja terpeleset dan jatuh di kamar mandi. Kondisi lantai yang licin juga tidak baik untuk lansia dan anak-anak.

    Maka dari itu, kamu harus sering membersihkan kamar mandi, mulai dari lantai, dinding keramik, hingga semua peralatan mandi agar lumut tidak cepat tumbuh di sana. Dilansir Better Homes and Garden, Senin (23/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi.


    Bahan buat Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

    1. Cuka Putih

    Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

    Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan boraks. Bahan berbahaya yang sering disalahgunakan untuk makanan. Bahan ini sebenarnya untuk pembersih, salah satunya membersihkan lumut di kamar mandi.

    Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com