Tag: gosok noda

  • Mudah! Begini Tips Hilangkan Noda Oli di Dinding dan Lantai Garasi


    Jakarta

    Oli adalah salah satu cairan yang cukup sulit dibersihkan karena cairan ini bisa menempel di permukaan. Salah satu tempat di rumah yang biasa kotor karena oli adalah garasi dan carport rumah. Oli ini berasal dari kendaraan yang keluar masuk rumah.

    Biasanya oli yang menetes dari kendaraan akan menempel pada lantai dan dinding yang permukaan keras. Jika kamu mendapati noda oli di sana, kamu tidak bisa hanya menyiram dengan air atau menggosoknya karena tidak akan bersih sempurna.

    Melansir dari Better Homes and Gardens, Jumat (11/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan noda oli dari lantai dan dinding garasi.


    1. Pasir Halus

    Oli yang sifatnya cair perlu diserap dengan pasir agar nodanya tidak melebar dan menempel di dinding atau lantai. Kamu tidak perlu membeli banyak pasir di tukang bangunan, pasir kucing juga bisa untuk menyerap noda tersebut.

    Taburkan pasir hingga menutup seluruh noda tumpahan oli. Tunggu 10 – 15 menit agar serbuk pasir atau tanah bisa menyerap sebanyak mungkin noda minyak.

    2. Aseton dan Baking Soda

    Untuk bekas oli yang sudah mengering, kamu bisa menggunakan aseton dan baking soda. Nantinya, saat hendak membersihkan keduanya perlu dicampur. Aseton merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menghapus kuteks, cairan ini juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Sifat aseton juga dapat melarutkan minyak akan membantu menghilangkan noda oli secara cepat.

    Cara mencampurkan aseton dan baking soda perbandingan 1:1. Misalnya, 5 sendok baking soda dan 5 sendok aseton, dicampur hingga menyerupai adonan pancake atau adonan roti.

    3.Sabun Pencuci Piring

    Percaya nggak percaya, sabun cuci piring bisa lho membersihkan noda bekas oli. Tapi, bahan ini ampuh jika noda sudah tersisa sedikit.

    Langkah Membersihkan Noda Oli di Dinding dan Keramik Garasi

    1. Bersihkan debu dan tanah pada lantai garasi dengan sapu atau penyedot debu.

    2. Setelah bersih, cek bila ada noda karat atau noda minyak pada lantai garasi kamu. Bila ada noda karat, gosok noda tersebut menggunakan cuka putih atau produk pembersih noda karat.

    3. Untuk noda minyak atau gemuk, gunakan campurkan campuran aseton dan baking soda. Biarkan noda oli nya meresap dengan campuran ini selama 24 jam hingga kering. Kemudian, gunakan alat pengikis seperti scraper atau pisau kecil untuk mengerik/ mengikis campuran tersebut. .

    4. Bersihkan bekas kikisan dengan air bersih.

    5. Setelah semua noda pada garasi bersih, selanjutnya sikat seluruh lantai garasi menggunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring tadi.

    6. Setelah bersih, bilas seluruh lantai dengan air bersih, lalu keringkan.

    Itulah cara membersihkan noda oli di dinding dan lantai garasi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Putih Gampang Kotor, Ini Cara Rawatnya Biar Selalu Bersih Bersinar



    Jakarta

    Interior rumah yang serba putih memberi kesan ruangan yang bersih, terang, indah. Namun, mempunyai rumah serba putih ternyata nggak mudah, lho.

    Pasalnya, benda-benda berwarna putih memang terkenal mudah kotor. Oleh karena itu, kamu perlu lebih rajin merawat dan menjaga kebersihan di rumah.

    Lalu, gimana cara merawat rumah serba putih biar tetap terlihat bersih bersinar? Yuk, simak caranya berikut ini.


    Cara Rawat Rumah Serba Putih

    Inilah cara merawat setiap sudut rumah yang serba putih seperti yang dikutip dari Houzz.

    1. Dinding

    Menyedot debu pada dinding setiap beberapa minggu sekali akan membantu mencegah penumpukkan debu. Debu dapat membuat dinding putih tampak kusam, maka harus selalu dibersihkan.

    Jika menemukan noda, cobalah untuk mengelapnya dengan kain lembut yang lembap terlebih dahulu. Kalau belum berhasil, buat pasta dari soda kue dan air, lalu oleskan ke noda dan bersihkan.

    Selain itu, kamu bisa mengecat ulang bagian yang terkena noda. Sediakan wadah cat dinding yang diberi label dan ditaruh di tempat yang mudah dijangkau. Tuang sedikit ke dalam gelas plastik dan gosok noda yang berubah warna dengan kuas kecil.

    2. Sofa

    Kamu dapat menjaga sofa tetap putih bersih dengan memilih sofa dengan sarung yang dapat dilepas pasang. Dengan begitu, kamu bisa mudah mencuci sofa.

    Kemudian, sering-sering menyedot debu pada furniture kain secara teratur. Langkah ini akan membantu mencegah debu dan kotoran menumpuk. Apabila terdapat noda, bersihkan dengan pembersih jok yang dirancang untuk jenis kain yang kamu miliki.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan pembersih uap untuk membersihkan jok sofa putih dengan benar. Menyewa atau membeli mesin dapat jauh lebih hemat biaya daripada membersihkan furniture besar secara profesional.

    3. Tempat Tidur

    Jika memilih menggunakan seprai putih, periksa labelnya untuk memastikan tidak ada perawatan khusus yang diperlukan. Cuci seprai putih dengan air panas dan detergen biasa.

    Tambahkan pemutih sesuai kebutuhan agar seprai terlihat kinclong seperti baru. Jangan cuci seprai putih dengan barang berwarna apapun kecuali kamu yakin warnanya tidak akan luntur.

    Sementara itu, selimut pada dasarnya lembut dan tidak boleh dicuci dengan mesin. Namun, sebagian besar dapat dicuci dengan aman dengan tangan di bak mandi dan dikeringkan dengan tali.

    4. Lantai

    Hindari mengenakan sepatu di dalam rumah. Sediakan rak sepatu dekat pintu dan taruh keset di dalam dan luar pintu masuk rumah.

    Jangan lupa untuk rajin membersihkan lantai dengan penyedot debu ataupun sapu. Lalu, pel lantai dengan dengan kain pel agak lembap dan sedikit cairan pembersih. Untuk membersihkan noda, gunakan pembersih yang dirancang untuk jenis lantai rumahmu.

    5. Kamar Mandi

    Cara terbaik mencegah penumpukan kerak sabun dan noda di kamar mandi adalah dengan sering membersihkannya dengan gerakan yang mudah dan ringan.

    Kalau ada noda yang susah dibersihkan, kamu bisa menggunakan berbagai produk pembersih. Akan tetapi, hindari pembersih abrasif dan sabut gosok yang dapat merusak permukaan di kamar mandi.

    6. Ubin dan Nat

    Bersihkan ubin dan nat putih secara teratur dengan air sabun yang lembut, lalu bilas. Sering membersihkan permukaan ubin dan nat adalah cara terbaik untuk menghindari perubahan warna.

    Untuk membersihkan nat putih yang kotor dan berubah warna, gosok dengan sikat gigi yang dicelupkan ke dalam campuran pemutih klorin dan air.

    Itulah beberapa cara merawat rumah yang serba putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Kotor gegara Coretan Krayon? Coba Bersihkan Pakai 6 Bahan Ini


    Jakarta

    Orang tua pasti pernah mendapati dinding rumahnya kotor akibat coretan krayon. Biasanya hal ini terjadi pada keluarga yang memiliki anak kecil usia 10 bulan hingga 4 tahun yang tengah aktif belajar warna, menggambar, dan mencoret-coret.

    Anak-anak tersebut pasti sudah diingatkan untuk mencoret di kertas gambar atau media yang mudah dihapus. Namun, anak-anak kerap penasaran dengan sekitarnya. Melihat dinding yang polos seperti kertas, mereka merasa bisa mencoret di sana.

    Apabila kalian mengalami hal seperti ini, tenang, biarkan anak-anak mencoret-coret sepuasnya. Sebab, krayon sebenarnya bisa dihilangkan, bahkan tanpa harus membeli cat baru untuk menutupi nodanya. Pastikan dahulu, krayon yang dibeli memang mudah dihapus. Biasanya di kemasannya terdapat label “washable” atau “erasable”.


    Dilansir The Spruce, berikut beberapa bahan yang bisa digunakan untuk menghapus krayon di dinding.

    Cara Menghilangkan Noda Krayon Di Dinding

    1. Spons Melamin atau Magic Spons

    Saat ini ada produk bernama spons melamin atau sering juga disebut dengan magic spons. Benda satu ini benar-benar seperti namanya bisa menghilangkan noda-noda membandel seperti sulap. Bahan yang dipakai oleh spons ini memiliki bahan abrasif mikroskopis yang membuatnya berfungsi seperti amplas yang sangat halus saat basah sehingga bisa menghapus noda krayon.

    Spons satu ini cocok untuk membersihkan noda krayon pada dinding dengan finishing glossy atau satin. Cat dengan finishing matte bisa gampang rusak oleh pembersih ini.

    Cara memakainya adalah dengan membasahi spons dengan air lalu gosokkan dengan lembut pada noda. Saat nodanya hilang, jangan gosok lagi dinding tersebut karena dapat merusak dinding.

    2. Cuka Putih

    Cuka putih memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah bisa menghilangkan noda krayon di dinding. Sebab, cara kerjanya di dalam cuka putih mengandung asam yang dapat mengurai lilin dan pigmen pada krayon. Saat membersihkannya, kamu juga tidak perlu menggosok terlalu keras.

    Cara memakainya dengan memasukkan cuka putih ke dalam air, lalu bersihkan noda krayon memakai sikat gigi bersih. Apabila tidak ada sikat gigi, bisa juga gunakan kain mikrofiber.

    3. Odol

    Bahan selanjutnya yang bisa untuk membersihkan noda krayon pada dinding adalah odol. Dalam odol terdapat bahan abrasif yang bisa membersihkan noda. Namun, perhatikan jenis odolnya. Pastikan memakai jenis odol putih biasa, tidak berwarna, tidak mengandung gel gar tidak mengotori dinding.

    Cara membersihkannya cukup dengan memakai sedikit odol ke jarimu, lalu gosokkan ke noda. Ambil sikat gigi lalu gosok noda tersebut hingga menghilang. Bersihkan sisa odol dengan kain lembab, lalu biarkan dinding mengering.

    4. Pengering Rambut

    Selain bahan yang abrasif, ternyata panas dari pengering rambut juga bisa membersihkan noda krayon pada dinding. Sebab, panas tersebut dapat melelehkan lilin pada krayon. Pastikan suhu pengering rambut yang digunakan rendah agar tidak merusak dinding. Setelah lilin mulai meleleh, bersihkan dengan tisu kertas. Lakukan ini dengan cepat agar nodanya tidak menetes dan melebar ke mana-mana.

    5. Soda Kue

    Selain cuka putih, soda kue juga ampuh membersihkan noda krayon pada dinding. Tambahkan beberapa sendok makan soda kue ke dalam mangkuk kecil, lalu tambahkan air secukupnya untuk membuat campuran kental dan konsistensinya seperti odol. Lalu, ambil lap basah untuk menggosok dinding yang terkena noda krayon secara lembut. Setelah krayon hilang, bersihkan area tersebut dengan lap basah dan biarkan mengering.

    6. Kaos dan Setrika

    Cara ini hampir mirip dengan pengering rambut. Panas dapat melelehkan lilin pada krayon. Namun, panas tersebut tidak boleh terkena langsung pada dinding, nanti cat dapat mengelupas. Oleh karena itu, harus memakai kaos atau kain yang tidak begitu tipis sebagai bantalan. Letakkan kain tersebut di atas noda krayon, gunakan serika dengan api sedang di atas noda untuk melelehkan dan mengangkatnya dari dinding ke kain.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Baju Kena Darah Kurban? Ini Cara Bersihkannya Tanpa Merusak Kain


    Jakarta

    Jelang perayaan Idul Adha, kemungkinan besar pakaian bisa terkena noda darah saat proses penyembelihan hewan kurban seperti sapi dan kambing. Sebaiknya, hindari pakaian berwarna cerah dan bahan pakaian yang sulit dibersihkan.

    Noda darah merupakan bercak yang terkadang sulit dibersihkan jika menempel pada pakaian, terutama yang kondisinya sudah mengering. Sebab, noda darah adalah noda organik yang berisi penuh protein. Makromolekul ini bersifat dapat saling mengikat saat dipanaskan.

    Oleh karena itu, cara pencuciannya tidak bisa direndam dengan air panas atau hangat, cara ini justru membuat nodanya semakin sulit dibersihkan. Lantas, bagaimana cara yang benar untuk membersihkan noda darah?


    Cara Membersihkan Darah yang Belum Kering

    Dilansir Good Housekeeping, berikut cara membersihkan noda darah pada pakaian.

    1. Rendam di Air Dingin

    Seperti yang disebut sebelumnya, pakaian yang terkena darah sebaiknya tidak direndam di air panas atau hangat karena akan semakin sulit dibersihkan. Sebagai gantinya rendam darah di air dingin.

    2. Gosok dengan Sabun Batangan

    Setelah itu, gosok noda darah dengan sabun batangan. Kemudian gosok menggunakan tangan, ulangi hingga warnanya hilang. Setiap membilas, tuang air dingin atau air biasa agar noda cepat hilang.

    Ada juga yang menyarankan menggunakan hidrogen peroksida. Namun, bahan ini lebih keras dan dapat mempengaruhi kualitas dari kain pakaian sehingga lebih baik dibersihkan dengan sabun terlebih dahulu.

    3. Cuci Bersih

    Setelah noda darah hilang, beri detergen cair yang mengandung enzim. Cuci pakaian dengan sikat atau mesin cuci. Kali ini air yang digunakan adalah air hangat yang dicampur dengan pemutih. Namun, sebelum itu, cek dahulu apakah pakaian tersebut aman jika memakai pemutih. Jika tidak aman, cukup gunakan detergen cair lalu langsung cuci hingga pakaian bersih.

    Cara Membersihkan Darah yang Sudah Kering

    Tips membersihkan noda darah yang sudah kering sebenarnya sama dengan noda darah yang masih basah, tetapi ada tahapan perendaman yang jauh lebih lama. Untuk lebih jelasnya, berikut langkah-langkahnya.

    1. Rendam di Air Dingin

    Pakaian yang terdapat noda darah kering sebaiknya direndam di dalam air dingin yang telah ditambahkan detergen cair. Biarkan pakaian direndam dalam beberapa jam atau bahkan semalaman. Lamanya perendaman tergantung pada banyak noda yang menempel.

    2. Gosok dengan Sabun Batangan

    Setelah itu, gosok noda darah dengan sabun batangan. Kemudian gosok menggunakan tangan, ulangi hingga warnanya hilang. Setiap membilas, tuang air dingin atau air biasa agar noda cepat hilang.

    3. Rendam Lagi jika Noda Darah Tak Hilang

    Apabila noda darah yang kering susah dibersihkan, pakaian tersebut perlu direndam lebih dari satu kali. Sama seperti proses sebelumnya, rendam pakaian dalam air dingin yang telah dicampurkan dengan detergen cair.

    4. Cuci Bersih

    Setelah noda darah hilang, beri detergen cair yang mengandung enzim. Cuci pakaian dengan sikat atau mesin cuci. Kali ini air yang digunakan adalah air hangat yang dicampur dengan pemutih. Namun, sebelum itu, cek dahulu apakah pakaian tersebut aman memakai pemutih. Jika tidak aman, cukup gunakan detergen cair lalu langsung cuci bersih pakaian.

    Bahan-bahan yang Kurang Cocok untuk Bersihkan Noda Darah

    Menurut ahli, bahan-bahan yang sering dipakai untuk pembersih noda seperti cuka, odol, dan garam ternyata kurang efektif untuk menghilangkan noda darah pada pakaian. Namun, jika ingin mencoba menggunakan baking soda. Bahan satu ini masih memungkinkan untuk mengangkat bekas noda yang membandel. Caranya dengan mengoleskan cairan tersebut ke noda dan biarkan selama 30 menit sebelum dicuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Noda Cat Membandel di Kaca dan Lantai


    Jakarta

    Mengecat dinding rumah merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara hati-hati. Soalnya, proses pengecatan yang tidak benar bisa membuat cat menempel di dinding dan lantai sehingga menjadi noda.

    Maka dari itu, penting untuk menggunakan alas dari plastik atau kertas bekas saat mengecat dinding rumah. Jangan sampai noda cat bikin kaca dan keramik lantai jadi jelek.

    Namun, jika ditemukan noda cat yang menempel maka detikers perlu segera membersihkannya. Kalau telat, noda tersebut bisa menempel dan jadi sulit untuk dibersihkan.


    Jika cat sudah mengering dan susah dibersihkan, jangan khawatir. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan noda cat di kaca jendela dan lantai rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mudah Hilangkan Noda Cat di Kaca dan Lantai

    Ada berbagai cara untuk menghilangkan noda cat di kaca dan lantai. Dilansir situs Better Homes & Gardens dan Cleanpedia, Jumat (13/6/2025), berikut tipsnya:

    Bersihkan Noda Cat di Kaca

    Kamu bisa membersihkan noda cat di kaca dengan sejumlah bahan yang mudah ditemukan di rumah, yaitu:

    1. Cuka

    Selain digunakan sebagai bumbu masak, cuka bisa dipakai untuk menghilangkan noda cat di kaca. Caranya adalah dengan menuangkan cuka ke kain lap yang telah dibasahi dengan air, lalu gosok ke noda yang terdapat di kaca.

    Jika sudah, bersihkan kaca dengan sabun cuci piring dan air. Jika noda sudah hilang, kamu bisa keringkan dengan kain lap microfiber.

    2. Aseton

    Kamu bisa menggunakan aseton, yakni cairan yang biasa digunakan untuk menghapus kuteks. Kandungan aseton diklaim ampuh untuk menghilangkan noda cat di kaca.

    Cara pakainya adalah dengan mengoleskan aseton ke noda cat di kaca, lalu diamkan selama 10-15 menit agar bereaksi. Setelah itu, bersihkan cairan aseton dengan air bersih dan kain lap.

    3. Tiner

    Cara lain untuk membersihkan noda cat di kaca adalah menggunakan tiner. Kamu bisa mencelupkan kain bekas ke tiner, lalu bersihkan noda cat di kaca dengan cara digosok secara perlahan. Apabila noda cat sudah benar-benar hilang, bilas dengan air bersih dan keringkan pakai kain lap.

    Bersihkan Noda Cat di Lantai

    Jika ingin menghilangkan noda cat di lantai keramik, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Air Panas dan Sabun Cuci Piring

    Cara ini disebut paling mudah dan ampuh membersihkan noda cat di keramik. Cukup dengan mencelupkan kain bersih ke dalam larutan yang berisi sabun cuci piring dan air, lalu gosok noda cat dengan lembut.

    2. Cuka dan Soda Kue

    Cuka dan soda kue bisa jadi opsi alternatif untuk membersihkan noda cat di keramik. Cara pakainya dengan mencampur cuka putih dan air hangat ke dalam botol semprot dengan perbandingan 50:50, setelah itu kocok hingga merata.

    Kemudian, semprot cairan ke keramik yang terdapat noda cat dan diamkan selama 10-15 menit, lalu taburkan baking soda di atas noda cat. Setelah itu, gunakan sikat halus untuk menggosok noda dengan lembut sampai seluruh noda terangkat.

    Apabila semua noda sudah terangkat, bilas lantai dengan air bersih dan keringkan pakai handuk atau kain pel.

    Demikian cara mudah bersihkan noda cat yang menempel di kaca dan lantai keramik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Kotor? Begini Cara Membersihkan Tanpa Merusak Cat



    Jakarta

    Dinding yang kotor tentu bisa membuat rumah tampak tak elok. Penghuni rumah juga mungkin berpikir dua kali untuk membersihkannya karena bisa membuat cat rusak.

    Namun, ada cara untuk membersihkan dinding yang kotor tanpa merusak catnya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    Cara Membersihkan Dinding Tanpa Merusak Cat

    • Bersihkan debu dengan kemoceng maupun penyedot debu.
    • Buat sabun pembersih dengan mencampurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam ember yang berisi air hangat.
    • Celupkan lap bersih ke cairan tersebut dan bersihkan dinding dengan lembut dengan gerakan memutar.
    • Peras lap di atas ember kosong, biarkan air bersih tetap bersih. Ulangi dengan mencelupkan kembali kain ke dalam ember sabun dan terus gosok perlahan dengan gerakan memutar yang konsisten. Bersihkan seluruh dinding dengan cara ini, pastikan untuk melakukannya secara menyeluruh dan memberikan tekanan yang merata selama proses pembersihan.
    • Setelah selesai, keringkan dinding sepenuhnya dengan lap bersih, pastikan untuk menghindari noda air atau area basah yang tidak dirawat.

    Kalau masih ada noda membandel di dinding, bisa juga dibersihkan dengan baking soda atau soda kue. Berikut ini caranya.

    • Campurkan 1/2 cangkir soda kue dengan 1/4 cangkir air hingga membentuk pasta yang lengket.
    • Celupkan ujung kain bersih ke dalam pasta dan gosok noda membandel. Pastikan untuk melakukannya dengan lembut, karena metode ini lebih abrasif daripada sabun cuci piring.
    • Berhati-hatilah agar cat tidak ikut terkelupas bersama noda. Jika noda masih membandel, coba metode ini lagi, tetapi oleskan pasta langsung ke dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibersihkan.

    Itulah beberapa cara membersihkan dinding tanpa merusak cat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com