Tag: gosok

  • Debu dan Jamur di Dinding Bisa Bikin Alergi, Ini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Dinding juga bisa berdebu, sama seperti perabotan rumah tangga lainnya. Dinding yang berdebu dan kotor bisa terjadi karena faktor cuaca dan kebiasaan dari penghuninya.

    Dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka biasanya akan cepat kotor dan kusam. Begitu pula dengan dinding yang jarang dibersihkan juga membuat debu menumpuk.

    Debu pada dinding dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Selain itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang membuat warna cat juga jadi cepat kusam.


    Nah, kamu bisa membersihkannya untuk menghilangkan debu dan mencegah tumbuhnya jamur. Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya.

    Apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bersihkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Itulah cara membersihkan dinding berdasarkan bahan dasarnya. Semoga bermanfaat detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Ampuh Membersihkan Lantai Kamar Mandi Biar Kinclong


    Jakarta

    Membersihkan kamar mandi perlu dilakukan karena ruangan tersebut salah satu yang paling sering digunakan di rumah. Membersihkan kamar mandi ada cara tersendiri lho supaya bisa lebih bersih.

    Sebelum mengetahui cara membersihkan lantai kamar mandi, kamu harus tahu dulu kalau kamar mandi perlu dibersihkan rutin. Setidaknya bersihkan kamar mandi 1-2 kali seminggu.

    Nah, berikut ini cara membersihkan lantai kamar mandi dilansir dari Better Homes and Gardens.


    Cara Membersihkan Lantai dan Nat Kamar Mandi

    Membersihkan lantai kamar mandi bisa dilakukan dengan membersihkan debu yang ada. Lalu, kamu bisa mengepelnya dan mengeringkannya.

    Untuk membersihkan nat, kamu bisa menggunakan campuran baking soda dengan air 2:1. Sementara itu, kalau kamu membersihkan noda atau warna yang memudar pada nat bisa menggunakan campuran baking soda dengan cuka 2:1.

    Meski demikian, cuka bisa merusak beberapa bahan lantai, seperti marmer, granit, hingga batu.

    Letakkan campuran tersebut pada nat dengan menggunakan sikat gigi tidak terpakai, lalu diamkan beberapa menit. Setelah itu, gosok nat dan bersihkan dengan air. Biarkan selama 24 jam dan gunakan sealer untuk menguncinya tetap bersih.

    Bolehkah Membersihkan Lantai Kamar Mandi Pakai Pemutih?

    Dilansir dari Homes and Gardens, sebaiknya kamu tidak menggunakan bleach atau pemutih saat membersihkan kamar mandi. Hal itu karena pemutih sangat keras untuk beberapa tipe lantai sehingga bisa merusak permukaan dan menurunkan masa pakainya.

    Selain itu, jika ada sisa pemutih di lantai bisa membuat kulit iritasi. Hal ini akan berbahaya jika hewan kaki peliharaan kamu menginjak residu pemutih dan memakannya, bisa membuat mereka sakit.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Mencuci Seprai yang Benar Biar Bersih dan Nyaman


    Jakarta

    Mencuci seprai perlu dilakukan secara rutin. Hal itu dilakukan supaya kamu bisa tidur dengan nyaman dan menjaga kebersihan alas tidur.

    Saat mencucinya pun tidak bisa sembarangan, perlu memperhatikan bahan seprai. Misalnya seperti bahan katun dan linen yang cenderung mudah dicuci. Namun, seprai bahan linen cenderung menyusut jika menggunakan mesin pengering panas.

    Sementara itu, seprai dari sutra dan satin perlu kehati-hatian. Kamu mencucinya dengan suhu yang rendah dan siklus putaran yang lebih lambat ditambah dengan detergen khusus.


    Maka dari itu, penting mengetahui cara mencuci seprai untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Dikutip dari Homes & Gardens, berikut ini cara mencuci seprai.

    Cara Mencuci Seprai

    1. Mencuci di Mesin Cuci

    Kamu bisa mencuci seprai di mesin cuci. Jangan masukkan terlalu banyak cucian di mesin cuci. Kalau bisa, cuci seprai sendiri, jangan dicampur dengan pakaian karena bisa memudarkan warna dan hindari mencuci bersamaan dengan pakaian yang memiliki ritsleting karena bisa merusak seprai.

    2. Periksa Ada Noda atau Tidak

    Sebelum dicuci, sebaiknya periksa seprai dulu apakah ada noda atau tidak. Jika ada noda, sebaiknya bersihkan noda terlebih dahulu. Kamu bisa mencampurkan baking soda dengan air untuk membentuk cairan kental atau pasta dan taruh di seprai yang ada nodanya.

    “Biarkan mengering sampai terkelupas. Sikat pasta kering dan masukkan seprai ke siklus pencucian biasa,” kata Pemilik Pure Freedom, Andrew Bramley, dikutip dari Homes & Gardens.

    3. Masukkan Detergen Secukupnya

    Detergen yang dimasukkan ke dalam mesin cuci tergantung dari banyaknya cucian yang dicuci. Sebaiknya, ikuti rekomendasi takaran pada kemasan detergen.

    Terlalu banyak detergen dapat menyebabkan penggunaan air berlebih dan penumpukan kotoran pada pipa bagian dalam mesin cuci yang bisa menyebabkan kerusakan. Kamu juga bisa tidak menggunakan pelembut pakaian karena dapat mengurangi daya serap alami dan melemahkan kain.

    4. Perhatikan Suhu dan Putaran Mesin Cuci

    Penting untuk memeriksa suhu yang disarankan pada label perawatan seprai karena beberapa kain akan menyusut jika dicuci dengan air panas. Sebab, mencuci dengan air panas dapat membunuh kuman hingga tungau. Sementara itu, seprai sutra harus dicuci dengan tangan atau dimasukkan ke dalam mesin cuci dengan pengaturan untuk mencuci wol atau bahan halus. Suhunya tidak lebih dari 30ºC.

    5. Keringkan Seprai

    Idealnya, seprai dikeringkan di bawah sinar matahari. Hal ini untuk menjaga kesegarannya.

    “Seprei idealnya berada di bawah sinar matahari dan angin sepoi-sepoi, tapi ingat jika seprai Anda diwarnai, balikkan bagian dalam ke luar untuk mengurangi risiko warna memudar di bawah sinar matahari,” kata Direktur Pelaksana Peters’ Cleaners Vicky Whiter.

    Bisakah Mencuci Seprai Pakai Air Panas?

    Biasanya, air yang suhunya hangat bisa membuat seprai dengan warna cerah lebih cepat pudar. Maka dari itu, sebaiknya cuci seprai dengan warna cerah dengan air dingin.

    Pencucian seprai dengan air panas juga bisa membuat seprai justru menciut dan mempersingkat masa pakainya. Jadi, jangan sering-sering cuci seprai pakai air panas ya detikers.

    Kapan Cuci Seprai Pakai Air Panas?

    Saat Orang Sakit

    Dilansir dari Real Simple, kamu bisa mencuci seprai dengan air panas ditambah dengan detergen apabila kasur tersebut ditempati oleh orang sakit. Mencuci seprai dengan air panas ditambah pemutih dengan klorin bisa membunuh bakteri dan virus, contohnya seperti salmonella dan rotavirus.

    Ada Serangan Kutu

    Air panas juga bisa membunuh kutu dengan efisien dan cepat. Jika kasur kamu ‘diserang’ kutu kasur, kamu bisa mencuci seprai dengan air panas dan keringkan dengan suhu yang paling panas.

    Ada Noda

    Beberapa noda bisa dibersihkan lebih mudah dengan menggunakan air panas. Misalnya, seprai kamu terkena noda kopi, kamu bisa membersihkan noda tersebut lebih dulu dengan air panas.

    Namun, tidak semua noda bisa dibersihkan dengan air panas, misalnya noda darah. Noda darah jika dicuci dengan air panas justru bisa membuatnya tidak bisa hilang. Maka dari itu, kalau mau membersihkan noda darah lebih baik pakai air dingin.

    Cara Membersihkan Noda pada Seprai

    Jika terdapat noda pada seprai, sebaiknya hilangkan noda dulu baru dicuci dengan mesin cuci. Dilansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkannya.

    1. Noda Darah

    Hindari mencuci seprai dengan air panas jika ada noda darah. Lebih baik rendam bagian yang ada noda darah pada air dingin. Selanjutnya, oleskan noda dengan hidrogen peroksida lalu bilas.

    2. Noda Kosmetik

    Oleskan campuran air dan detergen cair ke noda, lalu gosok perlahan. Ulangi hingga noda riasan hilang, lalu cuci seperti biasa.

    3. Noda Kopi

    Campurkan 1 liter air, 1/2 sendok teh detergen cair, dan 1 sendok makan cuka putih ke dalam ember atau mangkuk. Rendam bagian seprai yang terkena noda dan biarkan terendam selama 15 menit. Bilas dan ulangi jika perlu, lalu cuci seprai seperti biasa.

    Itulah cara mencuci seprai yang baik agar tetap bersih dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Area yang Bisa Dibersihkan Pakai Baking Soda


    Jakarta

    Baking soda merupakan salah satu bahan yang biasa dipakai untuk membuat kue. Ternyata bahan ini memiliki kegunaan lain yang tak kalah penting yakni bisa membersihkan noda di berbagai permukaan barang.

    Bagi kamu yang masih bingung, di dalam baking soda terdapat zat tepung yang berfungsi sebagai penyerap bau dan abrasif ringan yang dapat menghilangkan kotoran yang menempel dengan cepat tanpa merusak permukaan. Maka dari itu, baking soda bisa dipakai pada makanan dan benda keras.

    Lantas, benda apa saja yang bisa dibersihkan memakai baking soda?


    Dilansir dari situs BHG, berikut beberapa kegunaan baking soda.

    1. Membersihkan Shower

    Kalau kamu sadari, barang-barang di kamar mandi sering terlihat kotor dengan noda-noda berwarna putih. Noda tersebut merupakan bekas dari sabun. Noda ini biasanya tidak mudah hilang apabila dibersihkan dengan sabun. Bahan yang ampuh untuk membersihkan noda ini adalah baking soda. Caranya cukup mudah yakni dengan mencampurkan sedikit baking soda dengan satu tetes sabun cuci piring di atas kain microfiber. Remas hingga muncul busa kemudian gosok dinding shower.

    2. Mengatasi Pipa yang Mampet

    Pipa yang mampet bisa diatasi tanpa bantuan tukang. Kamu bisa menggunakan baking soda yang sudah dilarutkan ke dalam air panas. Lalu air tersebut dituang ke dalam saluran yang pipanya tersumbat. Diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air panas untuk menghilangkan bau apeknya.

    3. Mengepel Lantai

    Jika di lantai kamu banyak noda membandel yang tidak bisa dihilangkan dengan cairan pembersih biasa. Coba campurkan ½ cangkir baking soda ke dalam ember berisi air panas. Lalu gunakan seperti mengepel lantai biasa.

    4. Menghilangkan Panci Gosong

    Noda minyak memang susah untuk dibersihkan. Ternyata baking soda dapat menghilangkan noda minyak dalam sekali dibersihkan. Caranya masukkan cuka ke dalam microwave hingga panas lalu tabur baking soda dan cuka tadi di panci. Tunggu selama 30 menit lalu lap dengan spons basah kemudian bilas hingga bersih.

    5. Membersihkan Lantai Kamar Mandi

    Jika lantai kamu mulai berbau tidak enak atau terlalu licin, itu pertanda kamu harus segera membersihkan kamar mandi. Jika tidak ada larutan pembersih, kamu bisa memakai baking soda. Caranya dengan campuran sabun cuci dengan baking soda. Lalu gosok lantai dengan sikat basah. Bilas semua permukaan lantai dengan air hangat. Lap dinding dan lantai dengan kain microfiber kering. Bersihkan tirai shower dengan kain microfiber lembap yang ditaburi soda kue kemudian bilas dengan air panas.

    6. Menghilangkan Bau Sepatu

    Kamu pasti menyadari jika sepatu pun bisa berbau. Penyebabnya karena berkembangnya bakteri setelah lama digunakan. Untuk menghilangkan bau di sepatu kamu, taburkan baking soda ke dalam sepatu secara merata dan diamkan semalaman.

    7. Membersihkan Permukaan yang Dicat

    Permukaan yang dicat membutuhkan perlakuan khusus untuk dibersihkan agar tidak merusak catnya. Taburkan baking soda di atas spons lembab dan gosok perlahan di atas permukaan yang terdapat noda kotor setelah itu lap dengan kain kering. Cara ini ampuh buat noda minyak, sidik jari,dan tinta.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biang Kerok WC Berkerak dan 3 Bahan Ampuh buat Atasinya



    Jakarta

    WC menjadi salah satu tolak ukur dari kebersihan area kamar mandi. WC memang cepat kotor karena fungsinya sebagai tempat membuang kotoran.

    Munculnya kerak merupakan salah satu tanda WC di kamar mandi atau toilet sudah kotor. Kerak ini biasanya bandel, sulit dibersihkan jika hanya disiram air dari flush karena sudah menempel.

    Menurut Simply Spotless, kerak di dalam lubang WC disebabkan oleh jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan WC. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban WC yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.


    Kerak pada WC memiliki beberapa warna tergantung penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Apabila kamu menemui WC muncul kerak kuning, melansir dari Real Sample, Sabtu (25/4/2024) berikut cara menghilangkan kerak pada WC.

    1. Pakai Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang WC, kamu bisa menyiramkan cuka ke permukaan WC yang berkerak. Lalu sikat dan bilas. Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pakai Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di WC menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir Boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya. Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Mencegah WC Berkerak

    WC dipastikan tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan antibakteri yang bisa dibeli di warung terdekat. Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan antibakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Cairan Pembersih, Kamu Bisa Pel Lantai Pakai Bahan Dapur Ini


    Jakarta

    Lantai adalah salah satu bagian rumah yang harus sering dibersihkan karena cepat kotor. Selain menyapu, kamu perlu mengepel lantai untuk menghilangkan kotoran dan kuman di lantai dengan pembersih.

    Namun, kamu nggak harus pakai cairan pembersih khusus, lho. Ada bahan-bahan di dapur yang bisa menjadi alternatif pembersih lantai.

    Lalu, bahan dapur apa saja yang dapat digunakan buat pel lantai? Yuk, simak daftarnya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple dan Cleanipedia.


    5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

    1. Baking Soda

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda.

    Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

    2. Minyak Serai

    Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

    3. Cuka Putih

    White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner.White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner. Foto: Thinkstock

    Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

    4. Boraks

    Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

    5. Minyak Lavender

    Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai.

    Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

    Hal yang Perlu Diingat

    Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai.

    Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

    Itulah beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk bersihkan lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Dapur Lengket dan Berminyak Bikin Gengges, Ini Cara Atasinya



    Jakarta

    Rumah yang bersih biasanya tercermin dari kondisi lantainya. Namun, pernahkan kamu merasa kalau lantai dapur lebih cepat lengket dan berminyak?

    Bagi kamu yang pengin rumah bersih mungkin gemas karena bagian dapur cepat kotor. Tak heran karena bagian rumah ini sering digunakan untuk memasak.

    Lantai seperti ini mengganggu banget. Selain tidak nyaman diinjak, penghuni rumah bisa tidak sengaja tergelincir.


    Lantas, bagaimana cara efektif buat membersihkannya? Yuk, simak dulu penyebabnya berikut ini, dilansir dari Mr Handyman.

    Penyebab Lantai Dapur Lengket dan Berminyak

    1. Menggoreng dan Menumis Makanan

    Aktivitas memasak identik dengan menggoreng dan menumis makanan. Ternyata proses memasak seperti ini membuat partikel minyak menguap ke udara. Lama-lama partikel minyak akan jatuh dan menumpuk di berbagai permukaan dapur, termasuk lantai.

    2. Cipratan dan Tumpahan Minyak

    Sangat wajar kalau penghuni rumah tak sengaja menyiprat atau menumpahkan minyak di dapur. Hal ini tentu membuat lantai menjadi kotor, apalagi kalau sedang banyak aktivitas memasak.

    3. Kurang Ventilasi

    Sistem ventilasi yang kurang memadai membuat uap berminyak dari memasak terperangkap di dapur. Padahal, dengan ventilasi yang cukup, uap tersebut dapat dikeluarkan dari dapur, sehingga mengurangi tumpukan minyak.

    4. Tidak Rajin Bersihkan Dapur

    Tidak membersihkan lantai dapur secara rutin akan membuat lemak dan minyak lama-lama menumpuk. Lalu, metode yang kurang tepat juga membuat proses pembersihan kurang efektif, sehingga lantai selalu berminyak.

    Cara Bersihkan Lantai Dapur

    Inilah cara membersihkan lantai dapur yang lengket dan berminyak.

    1. Larutan Cuka Putih

    Larutkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan 1:1 di dalam baskom atau botol semprot. Lalu, aplikasikan cairan tersebut pada area berminyak.

    Kamu bisa menggunakan sikat untuk menggosok lantai dengan perlahan, terutama pada noda minyak membandel. Setelah itu, kamu bisa bilas lantai dengan air bersih dan keringkan.

    2. Pasta Soda Kue

    Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat bentuk pasta. Oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Selanjutnya, gosok permukaan tersebut dengan sikat atau spons secara perlahan. Barulah membilas dan mengeringkan lantai.

    3. Larutan Sabun Cuci Piring

    Campurkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring di dalam baskom. Kamu bisa menyikat atau mengelap noda minyak membandel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Larutan Jus Lemon

    Peras jus lemon segar dan campurkan dengan air hangat. Selanjutnya, aplikasikan larutan menggunakan kain pel atau spons. Gunakan kain pel atau spons untuk mengaplikasikan minyak pada pantai.

    Lalu, biarkan larutan bekerja untuk menghancurkan minyak. Barulah menyikat atau mengelap lantai dengan air bersih.

    Itulah cara membersihkan lantai dapur dari minyak yang lengket, kotor, dan licin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Coba 7 Tips Ini Agar Kamar Mandi Kamu Bebas Cacing


    Jakarta

    Cacing bisa saja muncul di dalam kamar mandi rumah kamu. Penyebabnya beragam, bisa karena kamar mandi yang kotor maupun lembap.

    Tempat yang kotor banyak dihinggapi sumber makanan yang dibutuhkan oleh cacing. Cacing juga bisa muncul karena kamar mandi yang lembap. Di sisi lain, cacing juga bisa masuk melalui pipa saluran air atau sisi keramik.

    Keberadaannya memang tidak berbahaya bagi manusia, namun ada beberapa orang yang merasa geli melihat bentuk tubuhnya yang menggeliat. Nah, kamu bisa melakukan beberapa hal ini agar cacing tidak muncul di kamar mandi rumah. Dilansir dari The Guardian, berikut cara mencegah cacing muncul di kamar mandi.


    1. Pastikan Kamar Mandi Selalu Bersih

    Penyebab utama cacing muncul di kamar mandi adalah kondisi kamar mandi yang kotor. Tidak ada cara lain selain kamu perlu rutin membersihkan kamar mandi bahkan hingga ke sudut-sudutnya dan area yang tinggi. Pastikan pula tidak ada bagian di kamar mandi yang lembap dan tergenang.

    2. Perbaiki Pipa dan Keramik yang Bocor

    Pipa bocor dapat menjadi akses cacing masuk ke rumah. Bahkan lantai yang retak juga bisa memberikan celah kepada cacing. Solusinya adalah menutup celah yang mempermudah cacing masuk ke dalam rumah.

    3. Tambah Ventilasi

    Kamar mandi tidak boleh terlalu lama lembap. Ruangan yang lembap memicu pertumbuhan bakteri dan organisme yang disukai oleh cacing. Dengan adanya ventilasi di kamar mandir berupa bolongan atau kipas dapat membantu mengurangi kelembapan dan bau di kamar mandi.

    4. Cuka dan Soda Kue

    Cara satu ini cukup efektif karena memakai bahan instan. Caranya cukup mudah yakni campurkan soda kue dan cuka. Setelah itu, tuangkan ke seluruh kamar mandi, gosok setiap sudut, dan bilas.

    5. Gunakan Larutan Garam

    Selain soda kue dan cuka, garam juga ampuh untuk mencegah cacing muncul di kamar mandi. Caranya sama dengan cuka dan soda kue yakni tinggal ditaburkan pada area cacing sering muncul. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu lalu siram.

    6. Lemon

    Air lemon bisa menjadi disinfektan alami yang dapat membantu menghilangkan bau dan mencegah cacing datang. Caranya dengan menuangkan secangkir jus lemon ke toilet dan diamkan semalaman. Setelah itu bilas.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cacing berada di dalam kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Dibilas, Begini Cara Bersihkan Bathtub yang Benar


    Jakarta

    Bathtub merupakan wadah untuk berendam di kamar mandi. Alat sanitari ini masih digandrungi oleh masyarakat terutama yang memiliki kamar mandi yang luas.

    Saat kamu memiliki bathtub hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah kebersihannya. Sebab, permukaannya yang lebar dan terbuka mudah sekali kotor oleh debu atau percikan air. Selain itu, setelah digunakan biasanya ada bekas sabun, kulit mati, atau kotoran yang menempel di permukaannya.

    Bathtub sebaiknya dibersihkan setiap selesai digunakan. Cara membersihkannya pun mudah dan tidak memakan waktu lama. Dilansir Real Simple, berikut cara membersihkan bathtub.


    1. Singkirkan Semua Barang di Bathtub

    Pastikan di dalam bathtub atau di pinggirannya tidak ada alat mandi agar pada saat membersihkannya lebih mudah.

    2. Tambahkan Air dan Sabun

    Penting untuk memakai air hangat sebelum menggosok bathtub. Lalu, tambahkan pula seperempat gelas cangkir sabun cuci piring ke seluruh permukaannya.

    3. Gosok Permukaan Bathtub

    Setelah itu, gosok permukaannya menggunakan sikat yang tidak terlalu tajam. Bagian dalam dan luar harus dibersihkan juga.

    4. Rendam Bathtub dengan Larutan Cuka

    Jika bathtub kotor, kamu bisa mencampurkan cuka putih dan sabun cuci piring dengan perbandingan sekitar seperempat gelas. Sebelum dituang ke dalam bathtub, panaskan larutan tersebut ke dalam microwave sekitar 30 detik, lalu aduk. Pastikan larutan merata ke seluruh permukaannya baik di dalam dan luas. Diamkan selama 30 menit. Setelah itu gosok kembali.

    5. Bilas Bathtub

    Saat membilas bathtub, kamu bisa menggunakan air dingin atau air biasa. Cara ini lebih cepat menghilangkan busa daripada air hangat.

    Cara Menjaga Bathtub Tetap Bersih

    1. Rajin Membilas Bathtub

    Bilas bathtub setiap selesai digunakan agar sabun tidak menempel di permukaan. Apabila menemukan noda air sadah, kamu bisa mengelap bak mandi dengan handuk setelah membilasnya. Selain itu, cara ini juga ampuh untuk mencegah timbulnya jamur dan lumut.

    2. Pastikan Ada Ventilasi di Kamar Mandi

    Penting untuk menyalakan kipas angin di kamar mandi saat mandi atau berendam di bak mandi.

    3. Bersihkan Saluran Air di Kamar Mandi

    Selain area bathtub saluran air juga perlu dibersihkan agar tidak mampet dan berbau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Keramik Kamar Mandi Menguning dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Lantai kamar mandi bisa saja menjadi kuning, berkerak, bernoda, maupun berjamur. Hal itu karena kamar mandi menjadi salah satu ruangan yang mengumpulkan banyak kotoran.

    Hal yang paling sering terjadi adalah keramik kamar mandi yang menguning. Kok bisa ya? Nah, berikut ini beberapa alasan keramik kamar mandi yang menguning.

    Penyebab Lantai Kamar Mandi Kuning

    Dilansir dari Certified Stone Professionals, lantai atau keramik di kamar mandi menjadi kuning disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:


    • Pemakaian produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
    • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mungkin mengandung polimer
    • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning. Misalnya, ubin berwarna putih
    • Air yang mengandung zat besi
    • Paparan air kotor berlebih yang juga meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
    • Asap rokok
    • Semprotan aerosol
    • Sisa-sia minyak atau produk perawatan tubuh yang menumpuk

    Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Kuning

    Dikutip dari laman Nobroker dan Cleanipedia, berikut adalah bahan-bahan dan langkah untuk membersihkan keramik kamar mandi yang kuning hingga berkerak:

    1. Bersihkan dengan Cuka

    Membersihkan ubin dinding dan lantai kamar mandi yang menguning bisa dengan cuka. Cuka mengandung asam yang bisa membantu menghilangkan jamur dan lumut tanpa merusak ubin.

    Caranya mudah, kamu hanya perlu campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama. Lalu lap atau gosok pada bagian keramik kamar mandi.

    2. Garam

    Garam bisa membersihkan kerak lantai kamar mandi. Garam merupakan desinfektan yang sangat baik dalam membunuh kuman dan efektif dalam membersihkan noda air.

    Caranya, kamu hanya perlu membasahi lantai kamar mandi lalu taburkan garam ke seluruh bagian. Tunggu selama satu atau dua jam, kemudian gosok dengan sikat atau spons.

    3. Pakai Baking Soda (Soda Kue)

    Soda kue juga bisa untuk membersihkan lantai kamar mandi yang menguning. Pasalnya, baking soda atau Sodium Bicarbonate bermanfaat untuk melawan noda.

    Kamu bisa langsung pakai baking soda, atau kombinasikan dengan bahan lain seperti cuka.

    Jika sudah dibuat jadi pasta, tinggal oleskan pada lantai kamar mandi lalu biarkan semalaman. Pastikan untuk menyebarkan baking soda pada lantai yang kering ya.

    4. Pakai Cairan Asam Klorida

    Asam klorida, atau dikenal juga sebagai asam muriatik, mampu menghilangkan noda lama dan membandel.

    Kamu hanya perlu basahkan lantai kamar mandi, kemudian oleskan larutan asam ke area yang kotor atau menguning.

    Gosok perlahan lalu lanjutkan ke area berikutnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, kuncinya adalah menjaga lantai kamar mandi tetap basah.

    5. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Noda kuning membandel di lantai kamar mandi juga bisa dibersihkan dengan pembersih kamar mandi.

    Kamu hanya perlu menambahkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

    6. Sikat dengan Perasaan Air Lemon

    Campuran jus lemon dan boraks bisa memperbaiki penampilan ubin dan keran di kamar mandi. Bahkan, limescale (kerak kapur/kerak air/noda semen) juga bisa dibersihkan.

    Kamu hanya perlu mengoleskannya ke area yang diinginkan. Selain itu, pemutih klorin juga bisa dipakai untuk menghilangkan perubahan warna keramik kamar mandi setelah menghilangkan kerak kapur.

    7. Menggunakan Kaporit

    Kaporit juga bisa dijadikan sebagai pembersih keramik kamar mandi yang menguning. Caranya, cukup siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuangkan kaporit di atas lantai dengan merata.

    Tunggu kaporit panas sekitar 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat WC. Lanjutkan dengan menyiramnya dengan air agar noda kuning mengelupas.

    Supaya keramik kamar mandi tidak cepat menguning, disarankan untuk rutin membersihkan keramik kamar mandi 1-2 kali dalam seminggu.

    Itu dia informasi mengenai tips dalam membersihkan keramik kamar mandi yang kotor dan menguning, beserta penyebabnya. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com