Tag: gula

  • 4 Bahan yang Dapat Mengusir Kecoa dari Rumah Tanpa Perlu Dikejar


    Jakarta

    Salah satu serangga yang kehadirannya ditakuti adalah kecoa. Serangga kecil berwarna coklat ini bisa bergerak sangat gesit dan bisa terbang saat merasa dalam bahaya. Beberapa orang takut terhadap kecoa karena ketika didekati, terkadang mereka justru jalan menuju orang tersebut, bukannya menjauh.

    Biasanya dalam keadaan panik, orang-orang akan kabur atau melempar benda ke kecoa hingga hewan tersebut mati. Ada yang mengatakan cara ini harus dihindari karena kecoa yang mati dapat menyebarkan bakteri.

    Lantas, bagaimana cara mengusir kecoa dari rumah?


    Dilansir Homes & Gardens, berikut cara dan bahan yang dapat digunakan untuk mengusir kecoa tanpa perlu bersinggungan langsung.

    Cara Mengusir Kecoa di Rumah

    1. Perasan Lemon

    Lemon dapat mencegah kecoa datang karena di dalam buah tersebut terdapat zat anti-patogen yang dapat mencegah tumbuhnya bakteri sehingga kecoa tidak akan tertarik ke daerah tersebut.

    Cara membuat perangkapnya cukup dengan mencampurkan 2-3 sendok makan perasan lemon ke dalam air. Kemudian, gunakan air tersebut untuk mengepel lain. Jangan lupa untuk selalu memastikan ruangan bersih dan tidak ada sampah di dalam rumah, terutama pada malam hari. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

    2. Gula dan Boraks

    Boraks merupakan senyawa kimia yang cukup berbahaya, bahkan untuk manusia sekalipun. Bahan kimia ini bisa untuk mengusir kecoa. Apabila serangga tersebut memakan boraks, bahan ini dapat menyebabkan bagian eksoskeleton kecoa mengering, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat di mana banyak kecoa bersarang. Namun, kamu perlu berhati-hati jangan sampai orang lain terutama anak-anak dekat-dekat dengan perangkap ini.

    3. Kopi Bubuk

    Selanjutnya ada kopi bubuk. Untuk mendapatkan bahan satu ini tidak akan susah. Kecoa merupakan salah satu hewan yang membenci aroma dari kopi bubur sehingga mereka tidak akan berani menjelajahi rumah apabila mencium aroma dari kopi bubuk.

    Cara memasang jebakannya letakkan wadah berisi kopi bubuk di atas wadah berisi air. Letakkan di lokasi yang sering dilalui kecoa.

    4. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

    Aroma berikutnya yang tak disukai kecoa adalah minyak daun mint atau peppermint oil. Dengan menyiapkan 15 tetes peppermint oil dengan 295 ml, kemudian disemprotkan ke tempat yang sering dilalui kecoa, bisa mengusir serangga pengganggu tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Merica Bubuk Bisa Bikin Tikus Auto Kabur dari Rumah, Begini Caranya



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang suka mengendap-endap di dalam rumah. Hewan pengerat ini cukup mengganggu karena suka mencuri makanan, buang kotoran sembarangan, dan merusak benda-benda di rumah.

    Ada berbagai cara untuk membasmi tikus di rumah, mulai dari perangkap lengket atau racun kimia. Lalu, penghuni juga bisa mencegah tikus masuk rumah menggunakan bau-bau yang menyengat.

    Dilansir dari detikFood, ada beberapa bahan dapur yang ampuh untuk mengusir tikus di rumah. Nah, salah satunya adalah membuat perangkap menggunakan merica bubuk.


    Lalu, bagaimana cara mengusir tikus di rumah? Simak caranya berikut ini.

    Cara Cegah Tikus Masuk Rumah

    1. Merica Bubuk

    Merica bubuk terkenal sebagai bahan yang bisa bikin mata perih kalau sampai terkena. Namun, untuk tikus, mereka justru tidak menyukai aromanya. Tak hanya merica, lada hitam bubuk juga tidak disukai tikus.

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, penghuni rumah bisa membuat perangkap dengan merica bubuk. Caranya dengan menabur merica bubuk di sudut-sudut rumah yang sering dilalui tikus. Namun, pastikan taburan merica bubuk nggak sampai bercecer agar rumah tidak kotor.

    2. Bubuk Kopi

    Selain itu, kopi juga bahan dapur yang efektif untuk mengusir tikus. Bukan asal kopi kemasan ya, tetapi kopi hitam tanpa campuran gula atau krimer.

    Cara mengusir tikus dengan kopi juga mudah. Penghuni rumah cukup menaburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan hal ini secara berulang sampai tikus benar-benar pergi.

    3. Teh Celup Bekas

    Setelah menyeduh teh, jangan langsung buang teh celupnya. Teh celup bekas bisa digunakan untuk mengusir tikus.

    Teh mengandung senyawa tanin yang menimbulkan aroma yang tidak disukai tikus. Cara mengusir tikus bisa dengan meletakkan teh celup bekas yang masih lembab di sudut ruangan. Penghuni rumah dapat menggunakan beberapa kantung teh sekaligus.

    4. Bawang Putih

    Terakhir, aroma bawang putih yang menyengat cukup mengganggu bagi tikus. Hewan ini enggan dekat-dekat ke tempat yang terdapat bawang putih.

    Itulah beberapa cara mencegah tikus masuk rumah dengan memanfaatkan bahan dapur dengan aroma menyengat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Alami Usir Semut Merah di Rumah, Ampuh dan Aman untuk Keluarga


    Jakarta

    Semut merah kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah. Serangga kecil ini dapat menggigit kulit sehingga menimbulkan rasa gatal. Bahkan, semut merah suka mengerumuni makanan yang ada di dapur atau meja makan.

    Sebenarnya, semut merah dapat dibasmi dengan cairan pembasmi serangga yang banyak dijual di pasaran. Namun, kandungan zat di dalamnya dianggap berbahaya jika dihirup terlalu banyak.

    Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara alami untuk membasmi semut merah di dalam rumah. Selain lebih aman, cara ini disebut lebih ampuh untuk mengusir semut agar tidak bersarang lagi.


    Cara Ampuh Membasmi Semut Merah dengan Bahan Alami

    Mengusir semut merah ternyata bisa dilakukan dengan cara alami. Dikutip dari Homes and Gardens dan Healthline, Selasa (24/6/2025), berikut langkah-langkah membasmi semut merah dengan bahan alami:

    1. Air Panas

    Langkah yang pertama adalah dengan menggunakan air panas, yakni dengan menuangkan air panas ke sekitar sarang semut merah. Cara ini dinilai efektif hingga 60 persen untuk membasmi semut.

    Meski begitu, jika sarang semut berada di taman atau tanah maka cara ini dinilai berbahaya karena dapat membunuh tumbuhan di sekitarnya.

    2. Sabun Cair dan Jeruk

    Kombinasi antara sabun cair dan jeruk dinilai efektif untuk membasmi semut merah. Kamu bisa mencampur sabun cair, jeruk, dan sedikit air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke area yang terdapat sarang semut.

    3. Tepung Maizena

    Selain digunakan sebagai bahan masakan, tepung maizena ternyata bisa digunakan untuk mengusir semut merah. Caranya juga gampang, cukup menaburkan tepung maizena di sekitar sarang atau jalur yang dilalui semut. Setelah itu, bersihkan sisa tepung maizena dan semut yang mati dengan sapu atau penyedot debut.

    4. Minyak Nimba

    Untuk cara yang lebih praktis, kamu bisa menggunakan minyak nimba atau neem oil. Minyak yang berasal dari biji pohon nimba (Azadirachta indica) dikenal sebagai insektisida alami yang efektif melawan berbagai hama, termasuk semut merah.

    Cara pakainya adalah dengan menuangkan minyak nimba ke dalam wadah. Setelah itu, tuang minyak tersebut ke sarang atau area yang dilalui semut merah.

    5. Baking Soda dan Gula

    Cara berikutnya adalah menggunakan campuran baking soda dan gula. Cara kerjanya adalah gula dapat menarik perhatian semut, sedangkan baking soda akan membunuh semut setelah mengkonsumsi gula.

    Letakkan campuran ini di sudut-sudut rumah atau sarang yang sering dilalui semut agar dapat mengusirnya secara efektif.

    6. Cuka Putih

    Kombinasi antara cuka putih dan air diklaim ampuh untuk mengusir semut di rumah. Campur air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke sarang atau jalur semut.

    Setelah semut berhasil dibasmi, kamu perlu membersihkan sisa cairan cuka di lantai atau dinding untuk menghilangkan aromanya.

    7. Lada Hitam

    Lada hitam bubuk dapat digunakan untuk mengusir semut. Sebab, serangga ini tidak suka dengan baunya sehingga lebih memilih untuk menghindar. Cukup dengan menaburkan lada hitam ke sarang atau jalur semut untuk mengusir mereka dari dalam rumah.

    8. Ampas Kopi

    Setelah menikmati secangkir kopi, ampasnya jangan langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan untuk mengusir semut merah. Cobalah untuk menaburkan ampas kopi ke alas atau wadah kecil, lalu letakkan di sarang atau jalur semut.

    Namun, sebaiknya rutin mengganti ampas kopi dengan yang baru karena khasiatnya akan menghilang setelah kering.

    Itulah delapan cara ampuh mengusir semut merah dengan mudah pakai bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gula Dicampur Soda Kue, Cara Ampuh Usir Semut Tanpa Kapur Barus!



    Jakarta

    Semut yang berkeliaran di rumah, apalagi di dapur atau sudut-sudut ruangan, sering kali bikin resah. Meski ukurannya kecil, koloni semut bisa jadi gangguan serius, terutama jika jenisnya bisa menggigit dan menyebabkan iritasi kulit.

    Biasanya, solusi instan yang digunakan banyak orang adalah kapur barus. Tapi, bagaimana kalau stok kapur barus di rumah habis? Jangan panik dulu. Ada cara alami dan murah yang bisa Anda coba!

    Gula & Soda Kue: Kombinasi Ampuh Basmi Semut

    Dilansir dari Apartment Therapy, kombinasi gula bubuk dan soda kue bisa menjadi alternatif pengusir semut yang efektif. Tapi kenapa dua bahan dapur ini bisa bekerja seperti racun bagi semut?


    Ahli Entomologi, David Price, menjelaskan bahwa semut sangat tertarik pada gula karena merupakan sumber energi dan air. Ketika gula dicampur dengan soda kue (natrium bikarbonat), akan terjadi reaksi kimia yang mematikan bagi semut.

    “Natrium bikarbonat akan bereaksi dengan asam dalam tubuh semut. Reaksi ini menyebabkan rangka luar semut mengering dan akhirnya semut mati,” jelas Price.

    Cara Membuat Campuran Gula & Soda Kue Pengusir Semut

    Untuk mencoba trik ini, berikut langkah-langkahnya:

    1. Campurkan gula bubuk dan soda kue dengan perbandingan 1:1.
    2. Ambil sekitar ¾ sendok makan dari masing-masing bahan.
    3. Aduk rata, lalu letakkan campuran di atas tutup toples atau wadah datar kecil.
    4. Tempatkan di area yang sering dilewati semut seperti dapur, pojok ruangan, atau dekat tempat sampah.

    Semut akan tertarik pada gula, lalu tanpa sadar juga memakan soda kue yang mematikan bagi mereka.

    Selain menggunakan bahan alami, mencegah lebih baik daripada mengobati. Agar rumah bebas semut, terutama di area dapur, penting untuk menjaga kebersihan meja dan lantai dari sisa makanan.

    Selain itu bersihkan jejak semut dengan cuka, karena cuka bisa menghapus feromon yang jadi penanda jalur semut. Terakhir tutup rapat makanan dan jangan biarkan gula atau makanan manis terbuka di meja.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghindari Sarang Semut di Rumah dengan Bahan Seadanya



    Jakarta

    Ada gula ada semut. Ungkapan tersebut benar karena semut biasanya berkoloni bila mengendus sesuatu yang manis.

    Namun, tak jarang semut juga sering muncul di rumah tanpa ada pemanis. Gerombolan semut juga sering bermunculan bila ada sisa-sisa makanan, bangkai binatang seperti cicak atau kecoa.

    Hal ini tentu bikin penghuni rumah risih. Apalagi bila koloni semut sudah membuat sarang di sudut-sudut rumah.


    Pemilik juga harus tahu di mana tempat-tempat yang rentan sarang semut. Ini informasi selengkapnya:

    Area Rentan Sarang Semut di Rumah

    Di antara banyaknya area di dalam rumah, ada tiga tempat yang rentan dijadikan sarang bagi semut. Area tersebut adalah dapur, kamar mandi, dan kamar tidur.

    Melansir Rentokil, semut menyukai area dapur karena mudah menemukan sumber makanan dan air. Sisa-sisa makanan yang berserakan di meja dapur atau kotak sampah sangat menarik bagi semut.

    Begitu pula dengan kamar tidur. Serpihan makanan yang kita makan di dalam kamar tidur juga bisa mengundang semut untuk membangun sarangnya.

    Selain area yang dekat dengan sumber makanan, semut juga mencari tempat yang lembap. Nah, karena itu, kamar mandi juga menarik bagi semut karena merupakan area yang lembap dan dekat dengan sumber air.

    Cara Menghilangkan Sarang Semut di Rumah

    Ada beberapa cara efektif untuk menghilangkan sarang semut di rumah tanpa harus membunuh mereka secara membabi buta. Melansir Daily Express, Minggu (26/11/2023), berikut lima cara menghilangkan sarang semut di rumah.

    1. Siram Sarang Semut dengan Air Mendidih

    Air mendidih adalah cara tradisional yang sangat efektif untuk mengatasi sarang semut. Cukup tuangkan air mendidih ke sarang semut, lalu menutup semua pintu masuknya. Meskipun mungkin perlu beberapa percobaan, metode ini murah, aman, dan efektif.

    2. Gunakan Cuka Putih

    Cuka putih bukan hanya bahan dapur biasa, tetapi juga senjata ampuh melawan semut. Tuangkan cuka putih langsung ke sarang semut dan mereka akan mati seketika. Metode ini aman digunakan untuk membasmi sarang semut di area taman tanpa merusak pertumbuhan tanaman.

    3. Semprot Sarang Semut dengan Sabun Cuci dan Minyak

    Campuran sabun cuci dan minyak bisa menjadi solusi licin yang tingkat keberhasilannya tinggi dalam membunuh semut. Campurkan kedua bahan tersebut, lalu semprotkan pada sarang semut dengan memfokuskan pada pintu masuk untuk hasil optimal.

    4. Pancing Semut dengan Asam Borat dan Gula

    Asam borat yang dicampur dengan gula bisa menciptakan pasta yang menarik semut keluar dari sarang. Semut akan membawa campuran ini kembali ke sarang dan bisa membunuh ratu semut dan anggota sarang lainnya.

    5. Tanaman Penolak Serangga

    Tanaman tertentu, seperti lavender dan mint, mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh sebagian besar serangga. Meskipun bukan solusi instan untuk sarang semut, menanam tanaman ini bisa mencegah semut membangun sarang di rumah yang tidak diinginkan di masa depan.

    Demikianlah cara menghilangkan sarang semut di rumah. Dengan mengikuti salah satu dari lima cara ini, kamu bisa menghilangkan sarang semut di rumah tanpa merugikan lingkungan sekitar. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Semut Sering Mampir ke Dapur


    Jakarta

    Kehadiran semut di rumah mungkin tidak mengancam bahaya. Namun jika serangga kecil itu sudah berkumpul dalam jumlah banyak, tentu kamu harus waspada karena makanan atau minuman bisa digerayangi semut.

    Ada sejumlah penyebab semut dapat muncul di rumah, terutama di area dapur. Bahkan, ada sejumlah kebiasaan buruk yang sering dilakukan sehingga semut sering muncul di dapur.

    Ingin tahu apa saja kebiasaan buruk yang membuat semut sering mampir ke dapur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kebiasaan Buruk yang Dapat Mengundang Semut ke Dapur

    Ada sejumlah kebiasaan buruk yang dilakukan penghuni rumah sehingga mengundang semut datang ke rumah. Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut penyebabnya:

    1. Ada Sisa Makanan

    Penyebab utamanya karena ada sisa makanan dan minuman yang jatuh di dapur. Jika tidak segera dibersihkan maka kelompok semut bisa datang ke dapur karena telah menemukan sumber makanan.

    “Adanya sisa remah-remah makanan, tumpahan gula, atau makanan yang tidak tertutup, terutama di meja dapur atau lantai dapat dengan cepat menarik semut,” kata ahli entomologi Daniel Perry.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan dapur secara optimal agar tidak ada sisa-sisa makanan atau tumpahan minuman di meja atau lantai dapur. Disarankan untuk membersihkan dapur setiap selesai memasak.

    Makanan dan minuman yang dibiarkan terbuka di atas meja bisa memicu semut untuk datang ke dapur. Tak hanya itu, serangga lain seperti lalat juga tertarik dengan makanan yang dibiarkan terbuka di meja.

    Salah satu solusinya adalah dengan menutup makanan di meja dapur dengan tudung saji. Selain itu, Perry menyarankan untuk memindahkan makanan dari piring ke dalam wadah. Lalu, pastikan wadah ditutup dengan rapat agar tidak digerayangi semut.

    3. Tidak Membuang Sampah

    Sampah di dapur yang dibiarkan menumpuk juga dapat mengundang semut. Sebab, serangga ini memiliki indra penciuman yang tajam. Bahkan sisa makanan berukuran kecil pun dapat diketahui meski berada di tempat sampah.

    Perry mengimbau untuk membuang sampah di dapur secara rutin maksimal dua hari sekali. Jika sudah penuh maka sebaiknya segera buang ke tempat sampah utama. Selain mencegah semut mampir ke dapur, cara ini juga mencegah aroma busuk yang dapat menyebar ke seluruh ruangan.

    4. Ada Sisa Air di Dapur

    Tidak hanya tertarik pada sisa makanan, semut juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Jika ada kebocoran pipa atau tumpahan air di dapur, maka semut bisa datang karena mereka telah menemukan sumber air.

    “Kelembapan berlebih dari kebocoran atau adanya permukaan basah juga merupakan penyebab umum semut datang ke dapur,” ujar Perry.

    Sebagai bentuk pencegahan, coba cek pipa di bawah wastafel secara berkala. Jika ada kerusakan maka segera diperbaiki. Selain itu, jaga kondisi wastafel tetap kering setelah mencuci piring.

    5. Mengabaikan 1-2 Semut yang Ada di Dapur

    Sering melihat ada 1-2 semut di dapur? Sebaiknya jangan dianggap remeh. Soalnya, semut akan kembali ke sarang untuk memanggil kawan-kawannya karena telah menemukan sumber makanan di dapur.

    “Jika Anda melihat ada seekor semut di rumah, maka waspadalah. Mereka bisa saja telah menemukan makanan, lalu kembali ke sarangnya dan membawa lebih banyak semut lagi,” ungkap Perry.

    Sebaiknya jangan menunggu semut muncul dalam jumlah banyak baru kemudian dibasmi. Perry menyarankan untuk memblokir jalan masuk menuju dapur dengan menggunakan kapur khusus serangga.

    Kamu juga bisa menggunakan sejumlah bahan alami lainnya, seperti cuka putih, air sabun, minyak esensial, atau ampas kopi untuk mengusir semut dari dapur.

    Demikian lima kebiasaan buruk yang menyebabkan semut datang ke dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Semut di Rumah? Begini Cara Usirnya Pakai Bahan Dapur


    Jakarta

    Semut adalah serangga yang sering terlihat di dalam rumah. Serangga ini kerap terlihat berkeliaran beramai-ramai bahkan sampai membentuk barisan.

    Meski ukurannya kecil dan tidak berbahaya, penghuni rumah biasanya merasa risih dengan kehadiran semut. Sebab, serangga itu suka mengerumuni makanan sehingga bikin penghuni nggak selera makan. Apalagi tubuh mereka membawa bakteri yang bisa mencemari makanan.

    Tak heran kalau penghuni berusaha berbagai cara untuk mengusir semut. Nah, penghuni sebenarnya bisa memanfaatkan bahan alami yang ditemukan di dapur buat usir semut, lho.


    Cara Usir Semut Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan dapur yang bisa dipakai buat usir semut, dikutip dari The Spruce dan Better Homes & Gardens.

    1. Ampas Kopi

    Ampas atau bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tak disukai semut. Setelah minum kopi, coba taburkan ampasnya ke sekitar area yang banyak semut.

    2. Bubuk Lada atau Cabai

    Bubuk lada dan cabai mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu semut. Taburkan bubuk lada atau bubuk cabai ke titik yang sering jadi akses semut masuk rumah. Cara lain, penghuni bisa menyemprotkan larutan bubuk tersebut ke koloni semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis punya kandungan trans-cinnamaldehyde. Kandungan tersebut memberi aroma kuat yang tak disukai semut. Penghuni bisa meletakkan kayu manis utuh atau yang berupa bubuk di tempat semut suka berkumpul.

    4. Tepung Maizena

    Selain itu, tepung maizena bisa menghilangkan semut di rumah. Taburkan tepung maizena pada kerumunan semut, lalu tambahkan air. Tepung tersebut akan mengental sehingga membuat semut-semut terperangkap. Kemudian, penghuni bisa membersihkan perangkap tepung beserta semut tersebut.

    5. Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang dapat mengusir semut. Penghuni dapat menebar cengkeh utuh atau menyemprotkan larutannya ke kerumunan semut.

    6. Soda Kue dan Gula Bubuk

    Kombinasi soda kue dan gula bubuk bisa dipakai buat mengusir semut. Taburkan campuran tersebut ke kawanan semut. Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk tapi mati setelah mengonsumsi soda kue yang mengandung asam.

    7. Cuka

    Terakhir, penghuni bisa mengusir semut dengan cara menyemprotkan larutan cuka. Sebab, semut tidak suka bau cuka dan larutan tersebut dapat menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut.

    Itulah beberapa cara mengusir semut pakai bahan dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur Sederhana yang Bikin Tikus Ogah Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Salah satu hewan yang sering kali muncul di dalam rumah adalah tikus. Hama ini kerap muncul di kamar mandi, dapur, dan loteng rumah.

    Tikus bisa menggerogoti sisa-sisa makanan yang ada di dapur dan meja makan. Tak hanya itu, hewan pengerat ini juga bisa membuang kotoran sembarangan yang bisa memicu bau tak sedap.

    Untuk mencegah tikus datang ke rumah ternyata bisa menggunakan bahan dapur sederhana. Ingin tahu apa saja bahan dapur tersebut? Simak dalam artikel ini.


    Bahan Dapur yang Ampuh Cegah Tikus Masuk Rumah

    Ada sejumlah bahan dapur yang bisa mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Dikutip dari situs The Spruce, berikut daftar bahan dapurnya:

    1. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: ji jiali/Unsplash

    Bawang putih umumnya digunakan sebagai salah satu bumbu masak. Selain menciptakan rasa sedap pada makanan, ternyata bawang putih juga ampuh mencegah tikus masuk ke rumah.

    Sebab, bawang putih memiliki bau yang menyengat bagi tikus. Agar efektif mengusir hama tersebut, letakkan beberapa siung bawang putih di dekat pintu masuk. Bisa juga menaburkan bubuk bawang putih di sekitar jalur tikus yang sering dilalui.

    2. Kayu Manis

    Hindari Efek Samping Konsumsi Kayu Manis, Ikuti Saran Ahlikayu manis. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Kayu manis memiliki aroma yang harum dan menciptakan rasa lezat pada makanan. Meski begitu, aroma dari kayu manis ternyata tidak disukai oleh kawanan tikus karena baunya dianggap sangat tajam.

    Untuk cara pakainya, taburkan bubuk kayu manis di sekitar pintu masuk atau celah. Bisa juga menaburkan kayu manis di area yang sering dilalui hama tersebut.

    3. Cuka Putih

    white vinegar on wood table topcuka putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Cuka putih merupakan salah satu bahan dapur yang disebut efektif untuk mencegah tikus masuk rumah. Aromanya yang tajam dan memiliki sifat asam membuat tikus memilih untuk menghindarinya.

    Cukup masukkan bola-bola kapas ke dalam wadah berisi cuka putih, lalu letakkan di area yang sering dilalui tikus. Jangan lupa untuk mengganti bola kapas setiap 4-5 hari sekali agar aroma cuka putih tetap keluar.

    4. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Bubuk kopi bisa menjadi pilihan alternatif untuk mencegah tikus datang lagi. Caranya juga gampang, cukup tuang bubuk kopi ke dalam beberapa wadah, lalu letakkan di sudut-sudut rumah.

    Disarankan untuk menggunakan bubuk kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer. Sebab, bubuk kopi tersebut justru bisa mengundang semut untuk datang.

    5. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Merica bubuk. Foto: iStock

    Satu lagi bahan dapur yang dapat digunakan, yakni merica bubuk. Aroma pedas dari merica ternyata dapat mengusir tikus karena tidak tahan dengan baunya.

    Cara pakainya cukup dengan menaburkan merica bubuk ke area yang sering dilalui tikus. Agar tidak mengotori rumah, sebaiknya tuang merica bubuk ke dalam wadah kecil.

    Itulah lima bahan dapur sederhana yang dapat mencegah tikus masuk ke rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Atasi Bau Tak Sedap di Kulkas Bisa Pakai Garam dan Kopi, Ini Caranya


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik di rumah yang harus terus menyala selama 24 jam. Seiring penggunaan, kulkas bisa menjadi kotor karena terdapat sisa makanan, minuman, atau bumbu dapur yang jatuh ke rak kulkas.

    Apabila kotoran dan noda tidak segera dibersihkan, maka bisa muncul bakteri dan jamur yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kulkas yang kotor bisa menimbulkan bau tidak sedap, seperti bau amis atau bau busuk makanan.

    Cara mengatasi kulkas yang bau ternyata bisa menggunakan dua bahan sederhana, yakni garam dan kopi. Bagaimana langkah-langkahnya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Atasi Bau di Kulkas Pakai Garam dan Kopi

    Dilansir situs Homes and Gardens, bubuk kopi dapat menyerap dan menetralkan bau. Selain itu, aroma kopi yang menyengat dapat menutupi bau tidak sedap di dalam ruangan, termasuk juga di dalam kulkas.

    Sementara itu, garam bersifat higroskopis yang secara alami dapat menyerap kelembapan. Dengan mencampur garam dan kopi tidak hanya menghilangkan bau busuk, tapi juga menyerap kelembapan berlebih di dalam kulkas.

    Untuk cara penggunaan garam dan kopi juga sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Tuang Kopi ke Aluminium Foil

    Langkah pertama yakni dengan menuangkan 2-3 sendok makan bubuk kopi ke atas selembar aluminium foil. Kalau tidak ada aluminium foil, bisa menggunakan wadah kecil.

    Pastikan bubuk kopi yang digunakan tidak ada campuran gula agar aroma yang keluar 100% murni kopi.

    2. Tambahkan Garam

    Setelah itu, tambahkan garam dapur secukupnya ke dalam bubuk kopi, lalu aduk hingga merata.

    3. Bungkus Aluminium Foil

    Setelah itu, bungkus aluminium foil hingga rapat. Jika memakai wadah, bisa ditutup dengan plastik dan ikat dengan karet.

    Kemudian buat beberapa lubang kecil pada aluminium foil agar aroma kopi bisa keluar dan mengharumkan kulkas. Lakukan hal yang sama pada wadah yang ditutupi plastik.

    4. Masukkan ke Dalam Kulkas dan Tunggu

    Langkah terakhir, masukkan aluminium foil berisi garam dan kopi ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Biarkan aroma kopi mengharumkan seluruh isi kulkas dan menyerap kelembapan.

    Perlu diingat, jika kondisi kulkas sudah sangat kotor maka garam dan kopi tidak efektif mengatasi bau. Pastikan rak kulkas dibersihkan terlebih dahulu dengan sabun agar kotoran dan noda yang menempel bisa hilang. Setelah itu, baru letakkan bubuk kopi dan garam untuk menyerap bau.

    Demikian cara mengatasi bau tak sedap di kulkas dengan garam dan kopi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Turun 12 Kg Tanpa Diet Ekstrem, Intip Menu Clean Eating Ala Prilly Latuconsina


    Jakarta

    Aktris Prilly Latuconsina membuat pangling banyak orang dengan penampilannya yang semakin langsing. Berkat diet clean eating yang dijalaninya, Prilly berhasil menurunkan berat badan hingga 12 kg.

    Sebagai informasi, clean eating merupakan pola makan ‘bersih’ yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan tidak banyak diproses. Makanan proses yang mengandung tambahan bahan kimia dan pengawet dihindari dan mengutamakan makanan yang segar atau pengolahan yang tidak berlebihan.

    Kunci utama untuk menjalani pola clean eating, kata Prilly, adalah mengurangi asupan gula.


    “Jangan makan yang manis-manis dan makan sembarangan sih. Sebenernya cuma cut sugar,” terang Prilly pada detikcom saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2024).

    Meskipun menerapkan pola makan clean eating, Prilly mengaku tetap bisa mengkonsumsi makanan favoritnya. Salah satunya donat gluten free, agar bisa tetap sehat.

    Prilly menekankan diet atau menurunkan berat badan tidak harus selalu menyiksa. Asalkan, porsi asupannya tetap dijaga.

    “Makan yang disuka itu nggak apa-apa, tapi porsinya lebih sedikit gitu. Supaya, kalau di awal-awal juga nggak menyiksa,” tutur dia.

    Prilly pun membagikan pola diet dan makanan yang dikonsumsi selama menurunkan berat badan. Untuk pagi hari, ia biasanya minum kopi hitam.

    Untuk makan siang, Prilly selalu mengkonsumsi sayur dan protein. Sebagai pelengkap, ia juga makan buah-buahan yang rendah kalori salah satunya buah lontar.

    Sorenya, wanita 27 tahun juga mengkonsumsi makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh seperti quinoa. Untuk minum, Prilly menyarankan untuk banyak minum air putih.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto