Tag: guling

  • 5 Cara Ampuh Cegah Kutu Busuk Bersarang di Kasur atau Sofa di Rumah


    Jakarta

    Selain debu, ada masalah lain yang mengintai jika kasur jarang dibersihkan yakni kutu busuk. Serangga satu ini suka bersembunyi di tempat-tempat yang jarang terkena sinar matahari. Area yang disukainya seperti pinggiran kasur hingga dalam kasur.

    Kutu busuk cukup mengganggu karena menimbulkan gatal di kulit setelah terkena gigitan mereka. Namun, setelah digigit, kutu busuk tidak menimbulkan penyakit lain sehingga tidak begitu berbahaya. Sebab, kutu satu ini memang mengincar hewan berdarah panas. Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.


    Melansir dari Apartment Therapy, Rabu (4/9/2024), berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

    1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

    Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

    2. Semprotan Alkohol

    Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

    3. Penutup Bagasi

    Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

    4. Minyak Atsiri

    Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

    5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

    Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Manfaat Bantal dan Guling Perlu Dijemur di Bawah Sinar Matahari


    Jakarta

    Bantal dan guling adalah perlengkapan tidur yang harus terjaga kebersihannya. Sebab, kedua benda ini menempel langsung pada pakaian dan tubuh. Apabila pakaian tersebut kotor dan tubuh bau atau berkeringat, bantal dan guling juga bisa ikut kotor dan muncul bau.

    Salah satu cara untuk membersihkan bantal dan guling dari kuman adalah dengan menjemur di bawah sinar matahari. Cara ini telah dilakukan oleh banyak keluarga sejak zaman dahulu. Apalagi dahulu bahan yang dipakai untuk bantal dan guling berasal dari kapuk.

    Selain untuk melindungi bantal dan guling dari pertumbuhan jamur dan bakteri, menjemur keduanya juga memiliki banyak manfaat lain. Dilansir BTN Properti, berikut beberapa di antaranya.


    Manfaat Jemur Bantal & Guling

    1. Menjaga Kesehatan Kulit

    Seperti yang disebut sebelumnya, bantal dan guling bisa kotor dari keringat dan minyak tubuh yang menempel atau kotoran lain yang menempel di pakaian. Kotoran ini bisa memicu masalah kulit pada penggunanya seperti jerawat, alergi, hingga iritasi. Menjemur bantal dan guling secara rutin dapat mengeringkan keringat dan minyak untuk mengurangi risiko permasalahan pada kulit.

    2. Mencegah Tumbuhnya Jamur-Mikroorganisme

    Jamur, bakteri, atau mikroorganisme lainnya sangat menyukai lingkungan yang lembap dan kotor. Keringat membuat bantal dan guling lembap dan itu adalah area yang disukai oleh jamur dan bakteri. Jamur dan tungau dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti memicu alergi, asma, maupun iritasi kulit. Belum lagi, kulit mati yang menempel di bantal dan guling dapat menarik tungau berdatangan.

    Mikroorganisme jahat tersebut dapat diatasi dengan sering mengganti seprai dan menjemur bantal dan guling yang digunakan. Sebab, panas membuat bantal dan guling tidak lembap dan mematikan mikroorganisme yang tak suka hawa panas.

    3. Mengurangi Bau Tidak Sedap

    bau tak sedap biasanya ditimbulkan dari bakteri atau jamur yang tengah aktif. Dengan menjemur pakaian, jamur dan mikroorganisme tidak ada yang dapat hidup sehingga tidak ada bau yang muncul.

    4. Memperpanjang Umur Perlengkapan Tidur

    Dengan kondisi bantal dan guling selalu bersih dan aman dipakai, tentu membuat perlengkapan tersebut nyaman dipakai dan tidak mudah rusak. Menjemur bantal dan guling secara teratur dapat membantu mengurangi kelembaban yang dapat merusak bahan bantal-guling. Dengan merawat perlengkapan tidur dengan baik tentunya akan bertahan dalam jangka waktu yang lama, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk menggantinya.

    Tips Menjemur Bantal dan Guling Agar Tak Merusak Bahan

    1. Cek Petunjuk Perawatan

    Menjemur di bawah sinar matahari pasti meletakkan benda untuk menerima panas. Tidak semua bahan dapat tahan terhadap panas berlebih. Oleh karena itu, sebelum menjemur pastikan bahan bantal dan guling yang digunakan bisa untuk menerima panas tersebut.

    2. Hindari Paparan Langsung Matahari Terlalu Lama

    Cara paling aman, agar tidak merusak bahan bantal dan guling adalah menghindari paparan langsung sinar matahari. Sebab, ada beberapa bahan yang rentan terhadap sinar UV yang bisa menyebabkan perubahan warna dan mengubah ukuran asli perlengkapan tidur.

    3. Pilih Waktu yang Tepat

    Pilih waktu yang tepat saat menjemur perlengkapan tidur, misalnya saat matahari tidak terlalu terik. Matahari pagi atau sore cocok untuk menjemur perlengkapan tidur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang yang Harus Disingkarkan dari Kasur, Katanya Bisa Bawa Energi Negatif


    Jakarta

    Nggak semua barang bisa diletakkan di kasur. Seperti fungsinya, kasur merupakan tempat tidur untuk merentangkan badan dan beristirahat dengan nyaman. Terlalu banyak barang di atas kasur membuat ruang gerak terbatas.

    Meletakkan barang yang tidak begitu dibutuhkan harus dinilai dari skala prioritasnya. Barang seperti bantal, guling, dan selimut merupakan perlengkapan tidur yang dibutuhkan.

    Selain ketiga perlengkapan itu, apakah benda lain dinyatakan ‘haram’ untuk diletakkan di atas kasur? Dalam feng shui, praktik dari China dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam, terdapat beberapa benda yang disebut dapat mengganggu keseimbangan energi di dalam kamar tersebut.


    Oleh karena itu, beberapa benda yang tidak begitu dibutuhkan sebaiknya disingkirkan atas kasur. Cara ini membantu penghuni kamar dapat beristirahat tanpa distraksi.

    Dilansir Livingetc, pakar feng shui Dee Oujiri mengungkapkan deretan barang yang bisa membawa energi negatif jika diletakkan di atas kasur, berikut daftarnya.

    1. Barang Elektronik

    Barang apa yang biasanya kamu bawa ke kasur? Pasti alat elektronik seperti laptop, ponsel, hingga speaker. Biasanya orang sudah seharian berada di luar ketika sampai di kamar akan berbaring sembari membawa barang-barang pribadinya untuk mencari hiburan terutama di dunia maya.

    Namun, saat ingin tidur sebaiknya tubuh tidak lagi berhadapan dengan barang elektronik. Selain tidak sehat, dalam feng shui barang-barang ini membawa energi negatif yang bisa mengganggu kualitas tidur. Perangkat elektronik dinilai terlalu ‘berisik’ secara energi, sehingga ruang tidur kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat istirahat.

    “Sederhana saja, tidak sehat,” kata Dee Oujiri seperti yang dikutip detikcom, pada Rabu (3/9/2025).

    2. Foto dan Album Kenangan

    Sebenarnya cukup jarang orang membawa foto atau album kenangan ke atas kasur kecuali memang ingin melihatnya atau dalam masa sedih dan ingin mengingat orang atau momen pada foto tersebut. Dalam feng shui barang ini tidak disarankan dibawa hingga ke kasur karena dapat menarik energi negatif. Foto-foto yang memuat emosi mendalam bisa memengaruhi suasana hati dan membuat seseorang sulit lepas dari masa lalu.

    “Barang-barang yang penuh emosi dapat membuat seseorang terjaga,” ujar Oujiri.

    Foto-foto tersebut sebaiknya disimpan dalam album atau lemari tertutup untuk menjaga energi kamar tetap bersih dan netral. Tempat tidur hanya untuk tidur dan aktivitas yang membantu tubuh rileks.

    3. Buku

    Distraksi selanjutnya sebelum tidur adalah dengan membawa buku ke atas kasur. Bagi yang senang membaca buku, kegiatan ini sangat menyenangkan dan menenangkan apalagi dilakukan sebelum tidur. Dalam feng shui ketika ingin membaca buku sebaiknya dilakukan di ruang terpisah dari kasur. Menurut Oujiri, buku memiliki energi mental yang besar dan bisa membuat pikiran sulit tenang.

    “Bayangkan kepala Anda berputar dengan kata-kata yang melayang di mana-mana. Anda tidak akan bisa rileks,” jelasnya.

    Buku tetap bisa disimpan di kamar, asalkan letaknya jauh dari kepala tempat tidur, seperti di rak sudut atau lemari.

    Itulah 3 benda yang sebaiknya tidak digunakan di atas kasur. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Dikira Sama, Ini 4 Perbedaan Kasur Ukuran King dan Queen


    Jakarta

    Banyak orang yang dilema saat membeli tempat tidur. Sebab, mereka ingin membeli kasur yang empuk dan nyaman agar kualitas tidur tetap terjaga baik.

    Selain soal kenyamanan, hal yang harus diperhatikan saat membeli kasur adalah tentang ukurannya. Adapun dua jenis kasur yang banyak dibeli orang, yakni ukuran king dan queen.

    Banyak yang mengira kalau kasur king dan queen adalah sama karena sekilas punya ukuran yang hampir mirip. Padahal, keduanya memiliki sejumlah perbedaan dari segi ukuran hingga harga.


    Ingin tahu perbedaan antara kasur king dan queen? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Perbedaan Kasur King dan Queen

    Ada sejumlah perbedaan antara kasur ukuran king dan queen. Agar tidak salah saat membelinya, simak perbedaannya di bawah ini yang dilansir situs Sleep Foundation:

    1. Ukuran

    Perbedaan yang paling jelas terlihat adalah dari segi ukurannya. Meski sama-sama besar, tapi ukuran queen justru lebih kecil daripada king bed.

    Kasur ukuran king memiliki panjang 180 cm dan lebar 200 cm. Sementara queen bed punya ukuran sedikit lebih kecil, yakni 160 x 200 cm.

    2. Sesuaikan Kebutuhan

    Karena memiliki ukuran lebih lebar, kasur king size dapat menampung dua orang dewasa dan satu anak kecil. Tempat tidur ini cocok bagi keluarga yang memiliki anak kecil dengan usia di bawah 3 tahun.

    Sementara itu, kasur queen bed lebih cocok untuk pasangan yang baru menikah karena hanya muat untuk dua orang dewasa. Sebenarnya masih bisa menampung satu anak kecil, tapi dikhawatirkan akan terasa sempit.

    3. Tentukan Ukuran Kamar

    Selain membeli kasur sesuai kebutuhan, pastikan juga kamu telah mengukur kamar tidur di rumah. Jangan sampai sudah membeli kasur yang besar tapi ternyata tidak muat atau justru bikin sempit ruangan.

    Kasur ukuran king sangat cocok ditempatkan untuk kamar yang luas. Apabila kamar tidur di rumah minimalis dan ukurannya cukup kecil, maka queen bed bisa menjadi pilihan terbaik.

    4. Harga

    Mengenai harga, baik kasur ukuran king atau queen memiliki banderol yang berbeda-beda. Selain karena dibedakan oleh jenisnya, harga kasur juga tergantung dari mereknya.

    Di berbagai situs marketplace, harga kasur ukuran king dibanderol mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 25 juta. Sementara tempat tidur jenis queen bed punya harga mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 22 jutaan.

    Sejumlah merek kerap menawarkan beberapa promo menarik dan paket bundling. Jadi, harga kasur bisa jauh lebih murah sekaligus mendapatkan bantal, guling, dan seprai.

    Itulah perbedaan antara kasur ukuran king dan queen bed. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com