Tag Archives: hadiah

10 Aplikasi Penghasil Uang di HP, Mudah Tanpa Modal

Jakarta

Untuk mengisi waktu luang agar menghasilkan uang, detikers bisa menggunakan aplikasi berikut.Cara kerjanya bermacam-macam, ada yang mengisi survei, bermain game, hingga kerja freelance beneran.

Simak 10 aplikasi penghasil uang berikut ini. Selain buat iseng-iseng menambah uang jajan, ada juga aplikasi yang bisa dipakai untuk mendukung pekerjaan utama.

Aplikasi Penghasil Uang

Berikut ini 10 aplikasi penghasil uang yang dirangkum dari situs MarketWatch dan Time:


1. Swagbucks

Swagbucks adalah aplikasi penghasil uang dengan cara mengikuti survei online. Selain itu, detikers bisa menghasilkan uang dari bermain game, menonton video, atau berbelanja online di lebih dari 7.000 ritel untuk mendapatkan hadiah.

Setiap survei memiliki nominal yang berbeda-beda. Jika konsisten, detikers bisa menghasilkan uang USD 50 hingga USD 250 per bulan. Keuntungan lain selain uang adalah mendapatkan kupon atau cashback.

2. FreeCash

Buat yang suka main game, FreeCash mungkin cocok buat detikers yang ingin mendapatkan uang tambahan. Selain dari main game, kamu juga bisa mengikuti survei, menonton video, dan lain-lain.

Cukup dengan mendaftarkan akun secara gratis, detikers bisa memilih penawaran yang disukai. Ketika tugas selesai, kamu akan menerima koin. Tiap $1.000 koin di aplikasi setara dengan $1 di dunia nyata.

Uang dapat dicairkan lewat PayPal, berbagai mata uang kripto, giftcard, atau item dalam game seperti Valorant dan League of Legends.

3. Survey Junkie

Dengan memasang Survey Junkie di HP, detikers dapat menghasilkan uang dengan dua cara. Yang pertama yaitu mengikuti survei. Atau detikers bisa berbagi data penelusuran internet hanya dengan memberi izin aplikasi mengakses riwayat penelusuran.

Memang detikers tidak bisa kaya dengan mengikuti program Survey Junkie. Akan tetapi hanya dengan berbagi data, kamu bisa mendapatkan hingga $13,5 dalam setahun tanpa effort. Dengan berbagi data, kamu juga bisa mengikuti survei eksklusif yang bisa menambah penghasilan.

Uang dapat dicairkan setiap bulan dengan syarat harus mencapai minimal pendapatan 500 poin atau setara USD 5 melalui PayPal atau Dwolla atau membeli gift card.

4. HeyPiggy

HeyPiggy adalah aplikasi penghasil uang yang bisa dipakai untuk para remaja karena syarat minimal usia untuk mengakses aplikasi ini adalah 14 tahun dan tentunya harus dengan izin orang tua.

Ini adalah aplikasi survei yang memungkinkan pengguna mendapatkan poin dengan membagikan pendapat mereka. Beberapa survei membayar sekitar USD 1, tapi ada yang menghasilkan hingga USD 10. Uang dapat dicairkan lewat PayPal setelah mencapai USD 5.

5. Rakuten

Rakuten menawarkan banyak cashback yang memungkinkan detikers mendapatkan hadiah saat menyelesaikan pembelian sehari-hari pada lebih dari 3.500 ritel besar, restoran, dan toko bahan makanan.

Setiap pembelian yang detikers lakukan akan memberi kamu cashback, biasanya sekitar 2% dan 10%. Setelah mencapai USD 5.01 di akun, detikers bisa menguangkannya lewat PayPal.

6. Ibotta

Selain Rakuten, ada juga aplikasi Ibotta yang menawarkan cashback saat berbelanja. Caranya bisa dengan mengirimkan struk belanja toko tertentu, memasang ekstensi browser, atau menautkan akun loyalitas pelanggan ke toko-toko tertentu.

Besar cashback yang diperoleh bergantung pada ritel tempat detikers berbelanja. Setelah mencapai penghasilan USD 20, kamu bisa menarik uangnya ke PayPal atau rekening bank.

7. Branded Surveys

Branded Surveys memiliki mitra firma riset pasar yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Fortune 500. Survei di sini kebanyakan mengenai opini konsumen tentang kesadaran merek, wawasan konsumen, riset pasar produk, dan survei mitra.

Setiap ada penawaran survei, detikers akan diberi tahu berapa banyak poin yang akan diperoleh. Setidaknya harus ada 500 poin atau setara dengan $5 untuk bisa menguangkannya.

8. MAGER

Aplikasi yang satu ini bikinan anak negeri. Dengan memasang aplikasi ini, detikers bisa menghasilkan uang sambil bersantai-santai di rumah. Aplikasi ini menawarkan penghasilan dengan cara bermain game.

9. CashPop

CashPop juga merupakan aplikasi penghasil uang yang populer di Indonesia. Beberapa penawaran dalam aplikasi ini, antara lain browsing, chatting, bermain game hingga menonton film.

Setiap penawaran akan memberikan imbalan berupa poin yang nantinya bisa ditukar dengan pulsa, kuota data, voucher, e-wallet, nonton bioskop, layanan streaming, dan makanan.

10. UpWork

Jika ingin mendapatkan uang lebih besar, maka gunakan UpWork. Aplikasi ini benar-benar untuk pekerja lepas dengan berbagai skill. Melalui aplikasi ini, pekerja lepas dan pemberi kerja bisa saling dipertemukan.

Cukup mendaftar dan membuat profil, Anda bisa mengajukan proyek dan menawar pekerjaan di hampir semua industri, pekerjaan, dan keahlian.

Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi Penghasil Uang

Tentu ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing aplikasi penghasil uang. Sebelum mendaftar, detikers coba pertimbangkan kelebihan dan kekurangan berikut ini:

1. Kelebihan

Aplikasi penghasil uang biasanya tidak memerlukan banyak usaha. Misalnya dengan menyelesaikan survei, bermain game, bahkan hanya mengizinkan aplikasi menelusuri data.

Aplikasi biasanya langsung memberikan poin sesuai yang dijanjikan. Uang nantinya bisa dicairkan dengan mudah melalui PayPal atau e-wallet yang bekerja sama.

Aplikasi penghasil uang juga tidak perlu dibuka setiap hari, sehingga detikers bisa mengatur jadwal sesuka hati tanpa tekanan. Selanjutnya uang dikirimkan pada pemilik akun di aplikasi tersebut.

2. Kekurangan

Hukum besarnya usaha akan berbanding lurus dengan hasil berlaku di sini. Tanpa usaha yang besar, maka pendapatannya terbatas. Maka, kebanyakan aplikasi cocok untuk mengisi waktu luang sehari-hari.

Kekurangan lainnya, aplikasi ini biasanya menerapkan saldo minimum pada tiap akun. Batasan saldo paling sedikit harus terlampaui, sehingga uang bisa ditarik pemilik akun.

Pengguna tetap harus berhati-hati saat aplikasi meminta izin akses. Pastikan hal tersebut aman dan tidak mengganggu privasi. Waspada juga ketika ada pop-up di aplikasi yang mungkin mengarahkan kamu ke pihak ketiga.

Nah, itulah tadi 10 aplikasi penghasil uang di HP yang bisa diakses dengan mudah. Detikers wajib tetap waspada, mengecek legalitas, dan tidak asal klik ketika coba-coba aplikasi tersebut.

(row/row)

Sumber : finance.detik.com

Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis hitung uang
ilustrasi sumber : unsplash.com / towfiqu barbhuiya

12 Aplikasi Ini Bisa Hasilkan Uang dengan Mudah, Apa Saja?

Jakarta

Seiring perkembangan teknologi, kini mencari uang bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya lewat aplikasi. Cara kerjanya juga bermacam-macam, mulai dari mengisi survei hingga menjadi pekerja lepas (freelance).

Nah, aplikasi penghasil uang ini cocok untuk detikers yang punya banyak waktu senggang. Daripada dihabiskan untuk rebahan saja, sebaiknya unduh beberapa aplikasi ini agar bisa mendapatkan uang yang cukup banyak.

Penasaran, apa saja aplikasi penghasil uang yang aman? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Aplikasi Penghasil Uang dengan Mudah

Ada beberapa aplikasi penghasil uang yang bisa kamu download di smartphone. Dilansir situs Nerd Wallet dan Market Watch, berikut daftar aplikasinya:

1. FreeCash

Aplikasi yang pertama ada FreeCash. Bagi yang gemar bermain game, aplikasi ini sangat cocok untukmu karena menawarkan berbagai permainan sekaligus bisa mendapatkan uang dengan cara mengisi survei, menonton video, dan lain sebagainya.

Cukup dengan mendaftarkan akun secara gratis, kamu bisa memilih penawaran sesuai yang diinginkan. Ketika tugas selesai, detikers akan menerima koin. Setiap $1.000 koin di aplikasi setara dengan US$1 di dunia nyata.

Uang dapat dicairkan lewat PayPal, berbagai mata uang kripto, giftcard, atau item dalam game seperti Valorant dan League of Legends.

2. Swagbucks

Swagbucks merupakan aplikasi penghasil uang dengan cara mengikuti survei online. Selain itu, detikers bisa menghasilkan uang dengan bermain game, menonton video, atau berbelanja online di lebih dari 7.000 ritel untuk mendapatkan hadiah.

Setiap survei memiliki nominal yang berbeda-beda. Jika konsisten, detikers bisa menghasilkan uang US$ 50 hingga US$ 250 per bulan. Keuntungan lain selain uang adalah mendapatkan kupon atau cashback.

3. Survey Junkie

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan uang lewat Survey Jankie, yakni mengikuti survei online atau berbagi data penelusuran di internet dengan memberikan izin apliasi mengakses riwayat penelusuran.

Namun, uang yang didapat dengan mengikuti survei di Survey Junkie tidak terlalu besar. Sementara jika berbagai data internet, kamu berkesempatan mengikuti survei eksklusif yang bisa menambah penghasilan.

Uang dapat dicairkan setiap bulan dengan syarat harus mencapai minimal pendapatan 500 poin atau setara US$ 5 melalui PayPal, Dwolla, atau membeli gift card.

4. Rakuten

Rakuten merupakan sebuah perusahaan e-commerce terbesar di Jepang. Selain membeli barang secara online, detikers juga bisa menghasilkan uang lewat aplikasi ini, lho.

Rakuten menawarkan banyak cashback yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan hadiah setelah menyelesaikan pembelian sehari-hari pada lebih dari 3.500 ritel besar, restoran, dan toko bahan makanan.

Setiap transaksi yang dilakukan akan mendapatkan cashback sekitar 2% dan 10%. Setelah mencapai US$ 5.01 di akun, detikers bisa menguangkannya lewat PayPal.

5. HeyPiggy

Aplikasi yang satu ini bisa digunakan oleh para remaja karena syarat minimal usianya adalah 14 tahun. Namun, penggunaan HeyPiggy tetap harus dengan izin dan pengawasan dari orang tua.

Lewat aplikasi ini, kamu bisa mengisi survei dan nantinya akan mendapatkan poin dengan cara membagikan pendapat di kolom komentar. Beberapa survei membayar sekitar US$ 1, tapi ada juga yang menghasilkan hingga US$ 10. Uang dapat dicairkan lewat PayPal setelah mencapai USD 5.

6. Branded Surveys

Branded Surveys memiliki mitra firma riset pasar yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Fortune 500. Survei di aplikasi ini umumnya mengenai opini konsumen tentang kesadaran merek, wawasan konsumen, riset pasar produk, hingga survei mitra.

Setiap ada penawaran survei, kamu akan diberi tahu berapa jumlah poin yang akan diperoleh. Setidaknya harus ada 500 poin atau setara dengan $5 untuk bisa menguangkannya.

7. Ibotta

Selain Rakuten, ada juga aplikasi e-commerce bernama Ibotta yang menawarkan cashback saat berbelanja. Caranya dengan mengirimkan struk belanja toko tertentu, memasang ekstensi browser, atau menautkan akun loyalitas pelanggan ke toko-toko tertentu.

Jumlah cashback yang diperoleh tergantung dari ritel tempat kamu berbelanja. Setelah mencapai penghasilan US$ 20, kamu bisa menarik uangnya ke PayPal atau rekening bank.

8. CashPop

CashPop merupakan salah satu aplikasi penghasil uang yang populer di Indonesia. Beberapa penawaran dalam aplikasi ini di antaranya browsing, chatting, bermain game, hingga menonton film.

Setiap penawaran yang masuk akan memberikan imbalan berupa poin yang nantinya bisa ditukar dengan pulsa, kuota data, voucher, e-wallet, nonton bioskop, layanan streaming, dan makanan.

9. UpWork

Aplikasi penghasil uang berikutnya adalah UpWork. Lewat aplikasi ini detikers bisa mendapatkan uang dalam jumlah lebih banyak. Kok bisa?

Jadi, UpWork merupakan aplikasi khusus pekerja lepas atau freelance dengan berbagai skill. Melalui aplikasi ini, pekerja lepas dan pemberi kerja bisa saling dipertemukan.

Cukup mendaftar dan membuat profil, kamu bisa mengajukan proyek dan menawar pekerjaan di hampir semua industri, pekerjaan, dan keahlian yang dipromosikan oleh klien.

10. Fiverr

Selain UpWork, kamu juga bisa mencari uang tambahan lewat aplikasi Fiverr. Aplikasi ini jadi salah satu yang paling populer di dunia untuk mencari pekerjaan lepas.

Lewat Fiverr, detikers bisa mencari pekerjaan sesuai skill dan keinginanmu, mulai dari penulis, penerjemah, desain grafis, hingga asisten virtual. Jika menemukan pekerjaan dan gaji yang cocok, kamu bisa mengajukan lamaran ke klien untuk melakukan penawaran kerja secara terbuka.

11. Upwork

Upwork merupakan salah satu aplikasi untuk freelance yang tak kalah populer. Bisa dibilang, Upwork merupakan pesaing dari Fiverr untuk mencari pekerjaan lepas di kancah internasional.

Salah satu kelebihan dari Upwork adalah memiliki fitur anti penipuan klien. Jadi, detikers tak perlu khawatir dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan di situs ini.

Untuk besaran upah yang diterima tergantung dari pekerjaan yang dipilih. Semakin besar tugas yang diberikan, maka gaji yang didapat biasanya lebih tinggi.

12. Freelancer

Satu lagi aplikasi penghasil uang yang didapat dengan cara freelance, yakni Freelancer. Aplikasi ini bisa kamu gunakan untuk mencari pekerjaan lepas baik di dalam maupun luar negeri.

Ada banyak pekerjaan lepas yang bisa kamu pilih lewat aplikasi Freelancer. Jika cocok, kamu bisa berkomunikasi dengan klien untuk membahas rincian pekerjaan dan tenggat waktunya.

Itu dia 12 aplikasi penghasil uang yang bisa diunduh di smartphone. Semoga dapat membantu detikers!

(ilf/fds)

Sumber : finance.detik.com

Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu

Perbedaan Sedekah, Hibah, dan Hadiah dalam Islam



Jakarta

Memberikan barang atau suatu hal dalam islam memiliki klasifikasi tergantung niat dan juga tujuan dari kegiatan tersebut. Berikut ini adalah penjelasan beberapa dari kegiatan memindahkan kepemilikan barang sekaligus perbedaan sedekah, hibah, dan hadiah.

Sebelumnya, kita perlu mengetahui makna dari masing-masing kondisi ini yaitu sedekah, hibah, dan hadiah.

Pengertian Sedekah

Sedekah adalah pemberian sukarela dari seorang muslim kepada yang berhak menerimanya tanpa batasan waktu dan jumlah, dengan niat ikhlas dan mengharap ridha Allah SWT serta pahala semata.


Menurut definisi dari Kemenag (Kementerian Agama), sedekah secara istilah berarti memberikan bantuan atau pertolongan berupa harta atau hal lainnya dengan harapan mendapatkan ridha Allah SWT, tanpa mengharap imbalan dari manusia. Sedekah tidak hanya berupa uang atau harta, tetapi juga dapat berupa segala sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

Lebih lanjut, dijelaskan oleh Kemenag bahwa sedekah memiliki status hukum sunnah dan memiliki manfaat yang besar, baik untuk diri sendiri maupun untuk meningkatkan kesejahteraan umum. Dalam Surah Yusuf ayat 88, Allah SWT menjelaskan sebagai berikut,

فَلَمَّا دَخَلُوا۟ عَلَيْهِ قَالُوا۟ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْعَزِيزُ مَسَّنَا وَأَهْلَنَا ٱلضُّرُّ وَجِئْنَا بِبِضَٰعَةٍ مُّزْجَىٰةٍ فَأَوْفِ لَنَا ٱلْكَيْلَ وَتَصَدَّقْ عَلَيْنَآ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ يَجْزِى ٱلْمُتَصَدِّقِينَ

Artinya: Maka ketika mereka masuk ke (tempat) Yusuf, mereka berkata: “Hai Al Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.”

Selanjutnya, dalam ayat Al-Qur’an yaitu Surah Al-Baqarah 263 juga menjelaskan terkait dengan sedekah. Sebagaimana yang dilansir dalam buku Dahsyatnya Sedekah oleh H. Akhmad Sangid, B.Ed., M.A., ayat tersebut berbunyi sebagai berikut,

قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَآ أَذًى ۗ وَٱللَّهُ غَنِىٌّ حَلِيمٌ

Artinya: “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.”

Pengertian Hibah

Menurut Sayyid Sabiq dalam bukunya Fiqih Sunnah, hibah memiliki pengertian secara bahasa berasal dari kata ‘hubub ar-rih’ yang berarti hembusan angin. Kata ini digunakan untuk merujuk pada pemberian dan kebajikan kepada orang lain, baik berupa harta maupun hal lainnya.

Jika dilihat melalui istilah syariat, hibah adalah perjanjian pemberian kepemilikan oleh seseorang atas hartanya kepada orang lain selama dia masih hidup, tanpa ada pertukaran yang dilakukan.

Abu Bakar Jabir Al-Jazairi dalam Kitab Minhajul Muslim menjelaskan bahwa hibah adalah sedekah yang dilakukan oleh orang dewasa dengan memberikan harta, barang, atau hal-hal lain yang diperbolehkan.

Hibah juga dapat berarti pemberian oleh orang yang memiliki akal sempurna dengan aset yang dimilikinya, seperti harta atau perabotan yang diperbolehkan.

Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi melalui Kitab Al-Fiqh ‘Ala Al-Madzahib Al-Arba’ah juga menjelaskan arti hibah sebagai pemberian kepada orang lain, meskipun bukan dalam bentuk harta.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa hibah adalah pemberian yang diberikan oleh seseorang selama dia masih hidup kepada orang lain tanpa mengharap imbalan apa pun, semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT.

Pengertian Hadiah

Dikutip dari Buku Ajar Fiqih Muamalah Kontemporer tulisan Taufiqur Rahman, dijelaskan bahwa kata hadiah memiliki akar kata hadi yang memiliki makna penunjuk jalan, karena ia tampil di depan dan menyampaikan dengan lemah lembut. Dari sini muncul kata hidayah yang berarti penyampaian sesuatu dengan lemah lembut untuk menunjukkan simpati.

Menurut KBBI, hadiah adalah pemberian berupa kenang-kenangan, penghargaan, atau penghormatan. Menurut Zakariya Al-Anshari, hadiah”adalah penyerahan hak kepemilikan harta benda tanpa meminta ganti rugi yang umumnya dikirimkan kepada penerima sebagai bentuk penghormatan.

Menurut Qal’aji, hadiah adalah pemberian sesuatu tanpa imbalan dengan tujuan menjalin hubungan dan menghormati.

Perbedaan Sedekah, Hibah, dan Hadiah

Secara singkat perihal perbedaan ini dijelaskan oleh Imam Syafi’i yang dikutip oleh buku tulisan Taufiqur Rahman, yaitu sebagai berikut,

Imam Syafi’i membagi pemberian seseorang kepada orang lain menjadi dua bagian: yang pertama terkait dengan kematian, yaitu wasiat, dan yang kedua dilakukan saat masih hidup. Pemberian saat masih hidup ini memiliki dua bentuk, yaitu hibah dan wakaf.

Hibah merupakan pemindahan kepemilikan yang murni, sedangkan sedekah sunnah dan hadiah juga termasuk dalam kategori ini. Perbedaan antara hadiah dan hibah adalah bahwa hadiah melibatkan pemindahan sesuatu yang dihadiahkan dari satu tempat ke tempat lain.

Oleh karena itu, istilah hadiah tidak dapat digunakan dalam konteks kepemilikan properti. Namun, untuk benda-benda bergerak seperti pakaian, hamba sahaya, dan sejenisnya, semua hadiah dan sedekah dianggap sebagai hibah, tetapi tidak sebaliknya.

Hibah di lain sisi dapat dikatakan sebagai perjanjian pemberian kepemilikan oleh seseorang atas harta atau asetnya kepada orang lain saat ia masih hidup. Hibah dilakukan tanpa ada pertukaran atau pembayaran yang diminta dari penerima. Hibah sering kali dilakukan sebagai bentuk penghormatan, penguatan silaturahmi, atau memuliakan penerima.

Terakhir, mengenai hadiah biasanya diberikan dan dapat berupa barang, uang, atau hal lain yang dianggap bernilai. Dalam konteks umum, sedekah dan hibah merupakan bentuk pemberian yang lebih luas, sementara hadiah memiliki makna yang lebih khusus dan terkait dengan penghargaan atau penghormatan tertentu.

Sekian pembahasan kali ini mengenai perbedaan sekedah, hibah, dan hadiah. Semoga tulisan kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin yaa Rabbalalamiin.

(rah/rah)



Sumber : www.detik.com

Hadits tentang Memberi Hadiah, Termasuk Bentuk Rasa Cinta dan Kasih


Jakarta

Memberi hadiah kepada orang lain merupakan tindakan yang disunnahkan dalam Islam. Dengan memberi hadiah, maka akan tumbuh benih-benih cinta kasih dan menghilangkan rasa dendam.

Mengutip Buku Ajar Fiqih Muamalah Kontemporer karya Taufiqur Rahman, dijelaskan bahwa kata hadiah memiliki akar kata hadi yang memiliki makna penunjuk jalan, karena ia tampil di depan dan menyampaikan dengan lemah lembut. Dari sini muncul kata hidayah yang berarti penyampaian sesuatu dengan lemah lembut untuk menunjukkan simpati.

Menurut istilah dalam madzhab Syafi’i, hadiah didefinisikan sebagai pemberian suatu benda tanpa adanya imbalan, yang disertai dengan memindahkan barang tersebut ke penerima hadiah sebagai bentuk penghormatan.


Hadiah biasanya diberikan dalam bentuk barang, uang, atau hal lain yang dianggap bernilai. Dalam konteks umum, hadiah bermakna lebih khusus karena pemberiannya dilakukan sebagai bentuk penghargaan atau penghormatan tertentu.

Berkaitan dengan hadiah, ada sejumlah hadits yang membahas tentang pemberian hadiah. Seperti apa? Simak bahasannya yang dinukil dari Buku Pintar Hadits Edisi Revisi oleh Syamsul Rijal.

Kumpulan Hadits tentang Memberi Hadiah

1. Hadits Saling Memberikan Hadiah Merupakan Bentuk Rasa Cinta

Saling memberi hadiah termasuk ke dalam bentuk rasa cinta kasih. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang berbunyi,

“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)

2. Hadits Larangan Mengungkit Hadiah yang Telah Diberikan

Dari Asma binti Abu Bakar RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Keluarkanlah derma atau bermurah hatilah kalian. Dan janganlah mengungkit-ungkit, sebab kelak kamu akan diungkit oleh Allah. Dan janganlah kalian memata-matai apa yang telah kalian berikan kepada orang lain, karena kelak kalian akan dimata-matai oleh Allah SWT.” (HR Bukhari dan Muslim)

3. Hadits Memberi Hadiah ketika Membayar Utang

Dari Abu Hurairah ia menceritakan ada seorang laki-laki datang menagih utang kepada Rasulullah. Saat itu, Rasulullah berutang kepadanya setengah wasaq kurma. Saat membayar utang tersebut, Rasulullah SAW bersabda,

“Yang setengah wasaq ini milikmu, dan setengah wasaq lagi hadiah dariku.” (HR Bazaar)

4. Hadits Larangan Mengambil Hadiah yang Sudah Diberikan

Ibnu Umar RA dan Ibnu Abbas RA menuturkan Rasulullah SAW bersabda,

“Tidak halal bagi seorang laki-laki Muslim apabila dia memberikan sesuatu kemudian mencabutnya kembali, kecuali pemberian seorang bapak kepada anaknya.” (HR Ahmad)

5. Hadits Pemberian Hadiah kepada Tetangga

“Wahai wanita-wanita muslimah, jangan sekali-kali seorang tetangga menganggap remeh memberikan hadiah kepada tetangganya walaupun hanya sepotong kaki kambing.” (HR Bukhari dan Muslim)

Itulah beberapa hadits yang membahas tentang pemberian hadiah. Semoga bermanfaat.

(aeb/lus)



Sumber : www.detik.com