Tag: hair dryer

  • 12 Cara Hemat Listrik Biar Tagihan Nggak Membengkak


    Jakarta

    Tagihan listrik menjadi salah satu pengeluaran yang harus diemban pemilik rumah setiap bulannya. Jika penggunaan listrik boros, maka tagihan bisa makin melonjak. Tentu kamu nggak mau pusing karena tagihan listrik yang melonjak tinggi bukan?

    Nah, oleh karena itu kamu perlu melakukan upaya menghemat listrik. Lalu, seperti apa ya cara menghemat penggunaan listrik di rumah?

    Dalam Modul Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kemdikbud oleh Haris Danial dan Ismiyati Ano, menghemat listrik berarti sikap yang tidak membuang listrik secara percuma, dan mematikan sebagian listrik yang tidak terpakai. Perilaku itu terlihat sepele, namun membawa dampak besar untuk lingkungan kita.


    Mengutip dari detikJabar, Selasa (2/9/2024), berikut ini cara untuk menghemat penggunaan listrik di rumah.

    Tips Hemat Listrik di Rumah

    1. Menyambung Daya Listrik PLN Sesuai Kebutuhan

    Melansir dari anjuran Kementerian ESDM, rumah tangga kecil rata-rata membutuhkan daya listrik yang sedikit. Maka, cukup dengan menyambung listrik berdaya 450 VA atau 900 VA. Sedangkan untuk rumah tangga sedang cukup menyambung 900 – 1.300 VA.

    2. Menyesuaikan Perabot Elektronik Sesuai Kebutuhan

    Kamu bisa lebih efisien memakai listrik dengan menyesuaikan barang elektronik sesuai kebutuhan, seperti memilih kulkas dengan ukuran yang sesuai. Jika rumah tangga kecil maka cukup pilih kulkas satu pintu dengan ukuran kecil, namun jika untuk industri usaha barulah menggunakan pendingin dengan kapasitas yang lebih besar.

    Bisa juga dengan mengatur jumlah kepemilikan perabotan, seperti untuk rumah tangga kecil tak perlu menggunakan pendingin ruangan atau AC pada setiap ruangan. Kemudian untuk ruangan yang memiliki cukup ventilasi tak perlu menggunakan AC.

    3. Mengatur Suhu Sesuai Kebutuhan

    Selain itu, pantau juga suhu barang-barang elektronik seperti kulkas dan AC. Tak perlu dengan suhu yang maksimal, pastikan dengan suhu yang cukup. Contohnya seperti mengatur serta sesuaikan suhu AC berdasar luas ruangan, pertahankan suhu pendingin sekitar 25°C.

    Berdasar anjuran dari dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur melalui lamannya, masyarakat juga bisa mengatur daya pencahayaan maksimum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai berikut:

    • Untuk ruangan kerja gunakan penerangan 12 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 350 lux.
    • Untuk tempat parkir, lobi, dan koridor gunakan penerangan 4 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 100 lux.
    • Untuk ruang arsip gunakan penerangan 6 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 150 lux.

    4. Gunakan Elektronik Hemat Energi

    Kamu bisa mulai menggunakan setrika yang memiliki pengatur panas otomatis. Gunakan lampu LED sebagai penerangan, sebab lebih terang sehingga mampu menghemat hingga 90% listrik di rumah.

    Untuk komputer, tentunya sekarang nyaris semua pengguna monitor sudah menggunakan LCD atau LED karena lebih hemat listrik daripada menggunakan monitor tabung. Kemudian bisa juga menggunakan saklar otomatis, pengatur waktu (timer), atau sensor cahaya (photocell) untuk lampu taman dan teras.

    5. Nyalakan Barang Elektronik Hanya Saat Diperlukan

    Kamu bisa lebih hemat listrik dengan mulai membiasakan matikan barang elektronik yang tidak digunakan. Contohnya seperti jangan nyalakan televisi saat tidak ingin menonton televisi, nyalakan televisi ketika ingin menonton. Jadi, jangan dibiasakan TV menyala ketika tertidur, ya!

    Kemudian matikan lampu saat pagi dan siang hari, hingga matahari mulai terbenam barulah nyalakan kembali lampu. Kemudian, mulai kurangi ;ampu pada setiap armateur (kotak lampu) dari tiga menjadi dua atau satu lampu saja.

    6. Hindari Penggunaan Listrik Bersamaan

    Sebaiknya menghindari penggunaan benda elektronik secara bersamaan. Misalnya kamu terburu-buru akan pergi, kemudian ingin menggunakan hair dryer. Maka sebelum mulai memasang hair dryer matikan televisi dan AC. Nyalakan listrik seperlunya saja, selebihnya dimatikan.

    7. Beli Tangki Penampungan Air

    Selain listrik, penggunaan air pun kita harus berhemat. Sebaiknya mulai gunakan tangki air untuk menghemat penggunaan pompa air listrik. Buatlah tandon air dan gunakan mesin pompa air jika benar-benar membutuhkan.

    8. Cabut Aliran Listrik

    Pastikan mencabut aliran listrik barang-barang elektronik yang sudah penuh dayanya, seperti handphone, kabel komputer, printer, dispenser, jika tidak dibutuhkan lagi maka cabut dari stop kontak (plug) setelah selesai digunakan atau setelah jam kerja berakhir.

    Kabel listrik peralatan elektronik yang masih menancap, meski sedang tidak digunakan juga akan tetap membuat aliran listrik mengalir. Hal itu juga akan membuat tagihan listrik semakin melonjak. Contoh lainnya, jangan biarkan kabel televisi tersambung ke saklar apabila ingin bepergian berhari-hari dari rumah.

    9. Mengganti Keran yang Bocor

    Terkadang kita tahu ada keran yang bocor pada salah satu titik, namun kita biarkan karena tidak sempat mengganti atau bahkan malas. Keran yang bocor meskipun hanya mengeluarkan setetes demi tetes air juga merupakan bentuk pemborosan.

    Air juga termasuk sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Untuk itu gunakan air secukupnya. Apabila kita sering menyalakan pompa air, maka biaya listrik pun akan tinggi. Segera ganti keran jika memang bocor.

    10. Mempersingkat Penggunaan Listrik

    Persingkat penggunaan listrik sebisa mungkin, contohnya ketika ingin memasak nasi dengan rice cooker kamu sudah menggunakan air panas, cara ini dapat mempersingkat waktu memasak sehingga pemakaian listrik dapat dihemat.

    11. Membuat Rumah dengan Ventilasi Udara

    Cara menghemat listrik adalah dengan membuat rumah yang memiliki cukup ventilasi. Hal ini akan membuat aliran udara dari luar bisa masuk ke dalam rumah. Selain itu, membuat sirkulasi udara di dalam rumah juga bisa mengurangi penggunaan pendingin ruangan atau kipas angin. Lebih utamakan untuk membuka jendela agar ada sirkulasi udara daripada menggunakan pendingin ruangan di pagi dan siang hari.

    12. Manfaatkan Ventilasi Rumah

    Fungsi dari ventilasi tak hanya untuk sirkulasi udara, namun kamu juga bisa memanfaatkan cahaya alami (matahari) pada siang hari dengan membuka tirai jendela secukupnya agar tingkat cahaya memadai untuk melakukan kegiatan. Mulailah untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan kerja.

    Itulah cara menghemat listrik di rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Banjir Rendam Barang Elektronik, Buruan Selamatkan Pakai Beras!



    Jakarta

    Musim hujan telah melanda Indonesia. Sebagian wilayah bahkan sudah mengalami banjir. Air yang menggenang masuk rumah berpotensi bisa merusak barang elektronik.

    Banjir adalah mimpi buruk, tapi semakin diperparah jika sudah menimbulkan kerusakan terhadap barang-barang elektronik berharga seperti ponsel, laptop, televisi dan lainnya. Jika tak segera ditangani, barang elektronik kesayangan akan rusak dan tak lagi bisa dipakai.

    Namun tenang, ada cara cepat yang bisa menyelamatkan barang elektronik yang terlanjur jadi korban banjir. Bahannya cukup sederhana, yaitu beras!


    Ya, beras dipercaya salah satu cara yang cukup ampuh untuk menyelamatkan barang elektronik yang terkena air. Sifat beras dipercaya bisa menyerap air dan kelembapan dengan cepat.

    Begini cara menyelamatkan barang elektronik yang terkena air dengan beras:

    1. Jangan Dinyalakan

    Hal pertama yang harus kamu lakukan saat barang elektronik terkena air adalah tidak menyalakannya atau putuskan semua sambungan listrik ke barang tersebut. Jangan coba menghidupkannya dulu, karena aliran listrik yang ada pada perangkat yang terkena air akan menimbulkan korsleting dan berujung pada rusaknya komponen pada barang tersebut.

    2. Buka penutup

    Buka penutup perangkat. Hal ini ditujukan agar kamu bisa mengetahui sejauh mana air masuk ke dalam komponen perangkat. Selain itu, dengan dibukanya penutup perangkat, proses pengeringan bisa lebih cepat. Bila perangkat kamu terdapat baterai seperti ponsel, lepaskan juga baterai dari perangkat tersebut.

    3. Rendam perangkat dengan beras

    Ambil beras secukupnya ke dalam wadah dan masukan barang elektronik ke dalam wadah tersebut. Pastikan seluruh bagian perangkat tersebut tertutup beras dan biarkan hingga 24 jam.. Apabila setelah itu masih bermasalah, segera masukan kembali ke dalam beras untuk 24 jam berikutnya. Ingat, jangan dulu menyalakan perangkat hingga benar-benar kering.

    4. Gunakan Silica Gel

    Silica Gel terkenal sebagai zat penyerap lembab yang baik. Kamu dapat mencoba menggunakan benda ini dengan cara yang sama seperti menggunakan beras.

    5. Jangan pakai hair dryer atau jemur ponsel di bawah sinar matahari langsung

    Cara ini mungkin terlihat instan dan menjanjikan dalam proses pengeringan. Namun perlu kamu ketahui, suhu yang tinggi dapat merusak sebagian komponen dari perangkat kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Hilangkan Sisa Stiker dari Permukaan Kaca


    Jakarta

    Saat membeli gelas baru atau benda yang terbuat dari kaca lainnya kerap ditemukan label yang menempel di permukaannya. Label tersebut harus dihilangkan terlebih dahulu ketika ingin menggunakan benda tersebut.

    Meski stiker label sudah dicopot, terkadang masih menyisakan lem yang menempel. Hal ini terkadang mengganggu penggunanya karena tangan terasa lengket saat menyentuh permukaannya.

    Namun tak perlu khawatir! Sebab, ada cara untuk menghilangkan residu stiker dengan mudah. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Baking Soda dan Air Panas

    baking sodabaking soda Foto: Getty Images/skhoward

    Salah satu cara yang mudah untuk menghilangkan sisa stiker yaitu menggunakan baking soda dan air panas atau air mendidih. Caranya yaitu isi wadah dengan air panas dan biarkan gelas terendam dan biarkan hingga air menjadi dingin.

    Selanjutnya angkat gelas dan taburkan baking soda pada residu stiker. Gunakan lap lembap dan gosok dengan lembut pada area residu stiker. Lalu cuci gelas dengan air panas yang sudah dicampur sabun, bilas, dan keringkan dengan lap bersih.

    2. Hair Dryer

    Hair care products, dryer and brush on white marble tableIlustrasi hair dryer. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Cara lainnya adalah dengan menggunakan hair dryer. Pengguna hanya perlu menggunakan panas dari hair dryer untuk melembutkan lem stiker agar mudah dihilangkan dengan kartu kredit lama atau permukaan lainnya.

    Caranya, pasang hair dryer pada panas medium-tinggi dan berikan jarak beberapa inci dari residu stiker dan biarkan selama 1-2 menit. Gosok dan ulangi langkah tersebut hingga residu stiker hilang.

    Agar tangan tidak kepanasan, pengguna bisa memakai sarung tangan anti-panas atau perlindungan lainnya saat menangani kaca panas.

    3. Pakai Minyak Sayur

    Cooking meal in a pot. Bottle of Extra virgin oil pouring in to pot for cooking meal. Healthy food concept.Ilustrasi minyak sayur. Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Minyak akan mengencerkan beberapa jenis lem. Basahkan residu dengan minyak sayur, mentega, margarin, atau selai kacang. Tutup residu dengan plastik pembungkus dan biarkan minyak bekerja setidaknya selama 30 menit.

    Lepaskan plastik pembungkus dan gunakan pengikis plastik atau tepi kartu kredit lama untuk menghilangkan lem. Bersihkan kaca dengan air sabun panas, bilas, dan keringkan dengan handuk mikrofiber bebas serabut.

    Itulah beberapa cara menghilangkan residu stiker pada permukaan kaca. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ponsel-Laptop Terendam Banjir? Buruan Selamatkan Pakai Beras!



    Jakarta

    Beberapa titik di Tangerang dan Bandung dilanda banjir beberapa hari ini. Sebagian lokasi banjir bahkan terjadi di perumahan.

    Banjir yang menggenangi rumah tentu sangat menjengkelkan. Apalagi jika air banjir merusak barang elektronik berharga seperti ponsel, laptop, televisi dan lainnya.

    Jika kondisi ini terjadi segera ditangani, sebab kalau tidak akan rusak dan tak lagi bisa dipakai. Namun tenang, ada cara cepat yang bisa menyelamatkan barang elektronik yang terlanjur jadi korban banjir. Bahannya cukup sederhana, yaitu beras!


    Sifat beras dipercaya bisa menyerap air dan kelembapan dengan cepat. Begini cara menyelamatkan barang elektronik yang terkena air dengan beras:

    1. Jangan Dinyalakan

    Hal pertama yang harus kamu lakukan saat barang elektronik terkena air adalah tidak menyalakannya atau putuskan semua sambungan listrik ke barang tersebut. Jangan coba menghidupkannya dulu, karena aliran listrik yang ada pada perangkat yang terkena air akan menimbulkan korsleting dan berujung pada rusaknya komponen pada barang tersebut.

    2. Buka penutup

    Buka penutup perangkat. Hal ini ditujukan agar kamu bisa mengetahui sejauh mana air masuk ke dalam komponen perangkat. Selain itu, dengan dibukanya penutup perangkat, proses pengeringan bisa lebih cepat. Bila perangkat kamu terdapat baterai seperti ponsel, lepaskan juga baterai dari perangkat tersebut.

    3. Rendam perangkat dengan beras

    Ambil beras secukupnya ke dalam wadah dan masukan barang elektronik ke dalam wadah tersebut. Pastikan seluruh bagian perangkat tersebut tertutup beras dan biarkan hingga 24 jam.. Apabila setelah itu masih bermasalah, segera masukan kembali ke dalam beras untuk 24 jam berikutnya. Ingat, jangan dulu menyalakan perangkat hingga benar-benar kering.

    4. Gunakan Silica Gel

    Silica Gel terkenal sebagai zat penyerap lembab yang baik. Kamu dapat mencoba menggunakan benda ini dengan cara yang sama seperti menggunakan beras.

    5. Jangan pakai hair dryer atau jemur ponsel di bawah sinar matahari langsung

    Cara ini mungkin terlihat instan dan menjanjikan dalam proses pengeringan. Namun perlu kamu ketahui, suhu yang tinggi dapat merusak sebagian komponen dari perangkat kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghilangkan Bekas Stiker dari Permukaan Kaca


    Jakarta

    Bekas lem di permukaan kaca tentu sangat mengganggu karena terlihat kotor. Karena itu, bekas lem harus segera dibersihkan hingga bersih tanpa jejak.

    Tentunya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Dengan cara ini, bekas lem bisa dibersihkan tiap saat.

    Cara Menghilangkan Bekas Stiker dari Permukaan Kaca

    Mengutip laman Spruce, berikut sejumlah cara menghilangkan bekas lem dari permukaan kaca:


    1. Alkohol Gosok

    Alkohol gosok dapat digunakan untuk menghilangkan bekas stiker. Bahan ini bertindak sebagai pelarut lem.

    Caranya, basahi bola kapas dengan alkohol gosok. Lalu, tempelkan pada bekas stiker di kaca. Biarkan selama 10 menit dan bersihkan. Jika masih ada sisa, maka ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    2. Soda Kue dan Air Panas

    Cara membersihkan lem stiker dengan dua bahan ini yaitu dengan merendam wadah kaca dengan air panas dan soda kue. Biarkan sampai airnya dingin.

    Selanjutnya, angkat kaca dan taburi sisa-sisa yang lengket dengan soda kue. Gosok bagian yang lengket dengan kain microfiber lembap.

    Kemudian, cuci gelas dengan air sabun panas dan bilas sampai bersih. Keringkan dengan kain microfiber bebas serabut.

    3. Gunakan Hair Dryer

    Panas dari hair dryer akan melunakkan perekat. Kamu bisa mengikisnya dengan spatula plastik. Atur pengering rambut pada suhu sedang sampai tinggi dan tahan beberapa inci dari bekas lem selama 1-2 menit. Kikis dan ulangi cara ini sampai bekas lem hilang.

    4. Cuka Putih

    Cuka putih ampuh menghilangkan sisa-sisa lem seperti selotip dari kaca. Caranya, gosokkan cuka lem dan gosok dengan kain.

    5. Minyak Sayur

    Minyak akan mengencerkan beberapa jenis lem. Basahi bekas lem di kaca dengan minyak sayur, tutup dengan plastik pembungkus dan biarkan selama 30 menit.
    Lepaskan plastik pembungkus dan kikis bekas lem yang menempel. Bersihkan kaca dengan dengan air sabun panas, lalu bilas, dan keringkan dengan handuk microfiber bebas serabut.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang Ini Jangan Ditaruh di Kamar Mandi, Bisa Rusak-Terpapar Bakteri!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang kerap ditemukan aneka macam barang. Benda-benda tersebut bahkan selalu digunakan setiap hari, seperti sikat gigi dan sabun cuci muka.

    Sebenarnya, tidak masalah jika menaruh barang di kamar mandi, seperti tempat sabun, shampoo, atau pasta gigi. Namun, tidak semua barang ternyata bisa ditaruh di ruangan tersebut.

    Jika kebiasaan menaruh sejumlah barang ini di kamar mandi, dampaknya bisa rusak seiring waktu. Bahkan, kotoran dan bakteri bisa menggerogoti barang tersebut dan akhirnya membahayakan kesehatan.


    Penasaran, apa saja barang yang sebaiknya tidak ditaruh di kamar mandi? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Barang Ini Sebaiknya Jangan Ditaruh di Kamar Mandi

    Menurut berbagai pakar, ada sejumlah barang yang sebaiknya jangan ditaruh di kamar mandi. Dikutip dari situs Bob Vila, berikut daftar barangnya:

    1. Sikat Gigi

    Banyak orang yang terbiasa menaruh sikat gigi di kamar mandi. Sayangnya, kebiasaan ini justru dapat membahayakan kesehatan karena bakteri dan kotoran bisa menempel di sikat gigi.

    “Kamar mandi adalah tempat yang lembap dan sering dilalui orang, dan setiap kali toilet disiram, partikel mikroskopis dapat beterbangan di udara dan menempel di permukaan di sekitarnya,” kata pakar interior rumah tangga Lori Bailey.

    Daripada meletakkan sikat gigi di kamar mandi, Bailey menyarankan untuk menyimpannya di rak atau kantong khusus sikat gigi. Selain melindungi sikat gigi tetap bersih, cara ini membuat kamar mandi tidak terlihat berantakan.

    2. Perhiasan

    Menyimpan perhiasan di kamar mandi merupakan kebiasaan yang salah. Soalnya, perhiasan seperti cincin dan kalung berisiko jatuh ke wastafel atau kloset, lalu bisa terbuang lewat saluran air.

    Lalu, beberapa perhiasan seperti batu permata juga bisa rusak karena terpapar air. Suhu yang lembap di kamar mandi juga dapat merusak perhiasan kamu yang harganya jutaan rupiah.

    “Solusinya adalah menyimpan perhiasan di lemari atau memasukkannya ke kota perhiasan agar tetap aman,” ujar Bailey.

    3. Alat Penata Rambut

    Alat penata rambut seperti hair dryer dan hair straightener (catokan) jangan ditaruh di kamar mandi. Sebab, benda ini bisa cepat rusak jika karena terkena cipratan air. Jika kamu mencoloknya ke stop kontak maka bisa tersengat arus listrik atau menimbulkan korsleting.

    Bailey menyebut tidak masalah menggunakan hairdryer di kamar mandi, asalkan langsung dicabut dari stop kontak dan disimpan di tempat yang kering setelah digunakan.

    “Saya selalu menyarankan untuk mencabut kabel dari stop kontak setelah alat penata rambut selesai digunakan dan menyimpannya dengan benar,” jelasnya.

    4. Makeup

    Barang lain yang sebaiknya jangan ditaruh di kamar mandi adalah alat makeup. Kondisi kamar mandi yang lembap dapat merusak alat makeup seiring waktu.

    “Kamar mandi adalah lingkungan yang punya kelembapan tinggi sehingga dapat merusak makeup, mengurangi masa penggunaan, dan menyebabkan pertumbuhan bakteri, terutama pada krim dan bedak,” papar Bailey.

    5. Obat-obatan

    Beberapa orang terkadang menyimpan obat-obatan di kamar mandi karena mudah diambil. Namun, Bailey menyebut suhu yang lembap di kamar mandi justru dapat memengaruhi kualitas obat.

    “Kamar mandi jauh dari kata ideal untuk menyimpan obat-obatan. Banyak obat yang sudah tidak efektif menyembuhkan penyakit jika disimpan di tempat yang lembap seperti kamar mandi,” pungkasnya.

    Demikian lima barang yang sebaiknya jangan ditaruh di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Jitu Bersihkan Noda Cat Dinding yang Menempel pada Logam-Kayu


    Jakarta

    Saat mengecat dinding, pasti ada beberapa noda yang berserakan dan menempel di benda lain. Masalahnya, cat yang sudah menempel tersebut biasanya tidak bisa hilang jika hanya dibersihkan dengan air.

    Apabila digosok atau ditarik, justru dapat menimbulkan masalah baru, yakni permukaan benda rusak atau muncul goresan. Lantas, bagaimana cara membersihkannya?

    Dilansir This Old House, cara membersihkan cat yang menempel sembarangan berbeda-beda tergantung pada jenis material bendanya, misalnya logam, kain, atau beton. Berikut tips membersihkan cat dinding yang menempel sembarangan berdasarkan material tempatnya menempel.


    Cara Bersihkan Noda Cat Dinding

    1. Logam

    Material logam biasanya dipakai pada jendela, pintu, lemari, meja, hingga tangga. Untuk menghilangkan cat kering bisa dengan tiga proses, yakni penggunaan bahan kimia, pengamplasan, dan panas. Pengamplasan adalah solusi yang cepat dan mudah, tetapi apabila logam tersebut rapuh, bisa menggunakan bahan kimia seperti thinner untuk noda cat minyak dan cat kering.

    Cara menggunakannya pakai sedikit bahan kimia tersebut, lalu diamkan selama 5 menit, bersihkan dengan kain atau gosok sebentar permukaannya. Untuk metode penghilangan noda cat dengan panas harus dilakukan oleh ahli karena memiliki alat khusus.

    2. Karpet

    Saat mengecat dinding, seharusnya material berbahan kain disimpan jauh-jauh karena cat dapat dengan cepat mengering. Apabila sudah terlanjur menempel, siram karpet menggunakan air panas yang telah dicampur sabun cuci piring.

    Pastikan larutan tersebut terserap dan tunggu beberapa menit. Cek secara berkala hingga noda cat tersebut lunak dan mudah untuk dilepas.

    Jika cara tersebut tidak berhasil, coba ambil steamer genggam yang wujudnya seperti hair dryer. Arahkan alat itu ke noda cat tersebut sembari dikikis.

    3. Kayu

    Kayu sama seperti logam, cara membersihkan cat bisa memakai 3 cara yakni, bahan kimia, panas, atau pengamplasan. Jika memilih bahan kimia, oleskan bahan kimia tersebut dan diamkan selama beberapa menit. Kikis perlahan dengan pisau dempul atau pengikis cat.

    Kalau ingin mengampelas cat dari permukaan yang luas, gosok dengan hati-hati agar permukaan kayu tidak rusak atau tergores.

    Untuk cara dipanaskan bisa memakai heat gun. Namun, sebaiknya dilakukan oleh orang yang berpengalaman karena kayu mudah terbakar. Khawatirnya bukan membersihkan cat, melainkan merusak barang tersebut.

    4. Kaca

    Material kaca paling mudah dibersihkan karena bisa minim goresan juga. Caranya bisa dengan menggunakan silet atau benda tajam dengan sudut 45 derajat. Saat mengikisnya harus hati-hati, jangan terlalu menekan atau terlalu cepat menggosoknya. Sebelum digosok, bisa oleskan area noda dengan campuran air hangat dan cuka, lalu gosok dengan spons non-abrasif.

    5. Beton

    Cara membersihkan noda cat di beton bisa menggunakan sikat berbulu kaku. Sebelum itu, beton bisa diberikan cairan pembersih kimia dan tunggu beberapa menit sebelum disikat.

    6. Plastik

    Saat membersihkan noda cat dari plastik sebaiknya hindari penggunaan bahan kimia karena bisa membuatnya meleleh. Lebih baik gunakan pengikis plastik atau pisau dempul untuk mengikis cat secara perlahan. Sebelum itu, tuang minyak sayur, alkohol, atau aseton untuk mempermudah pengikisannya.

    Itulah beberapa cara untuk menghilangkan noda cat pada beberapa material, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kaca Jendela Kotor gegara Bekas Stiker? Begini Cara Menghilangkannya


    Jakarta

    Sisa lem bekas stiker bisa bikin jendela rumah tampak kotor. Hal ini tentunya bisa sedikit merusak tampilan rumah.

    Tak di kaca jendela, sisa lem bekas stiker terkadang juga ditemukan di permukaan kaca. Contohnya seperti di gelas atau toples kaca yang baru dibeli.

    Tapi jangan khawatir karena noda tersebut bisa dihilangkan. Gimana caranya? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pakai Hair Dryer

    Sisa bekas stiker bisa dihilangkan dengan menggunakan hair dryer. Panas dari hair dryer bisa melunakkan perekat yang menempel pada kaca.

    Caranya, nyalakan hair dryer dengan suhu sedang sampai tinggi dan arahkan ke bekas stiker selama 1-2 menit. Bersihkan noda dan ulangi sampai noda benar-benar hilang.

    Cuka

    Selanjutnya cuka. Caranya dengan menghangatkan cuka lalu celupkan spons atau lap ke cuka dan letakkan di bekas stiker.

    Diamkan selama 5 menit. Ketika lem sudah agak renggang, gosok hingga hilang.

    Alkohol Gosok

    Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan alkohol gosok. Cairan ini berfungsi untuk melarutkan sisa stiker yang sulit dibersihkan dari permukaan kaca.

    Caranya dengan membasahi bola kapas dengan cairan alkohol gosok, lalu oleskan ke bekas lem stiker di permukaan kaca. Kemudian diamkan selama 10 menit dan bersihkan dengan kain microfiber kering. Jika masih ada sisa bekas stiker, ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    Pakai Minyak Sayur

    Cara selanjutnya yaitu menggunakan minyak, seperti minyak sayur, margarin, butter, atau selai kacang. Tutupi sisa stiker dengan minyak dan tutup dengan plastic wrap, biarkan selama 30 menit.

    Setelah itu, buka plastik dan bersihkan sisa stiker. Agar lebih bersih, gunakan air sabun panas untuk membersihkan kaca dan keringkan dengan lap.

    Itulah beberapa cara membersihkan sisa lem stiker pada kaca jendela maupun permukaan kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com