Tag: hama rumah

  • 7 Bahan yang Bisa Usir Cicak dari Rumah



    Jakarta

    Cicak memang bukanlah hewan pengganggu yang berada di rumah. Tapi, terkadang kehadiran cicak juga suka mengjengkelkan.

    Kotoran dan telur cicak yang berserakan kerap mengganggu pemandangan dan kebersihan di rumah. Belum lagi bangkai cicak yang sudah mati juga menimbulkan bau dan bakteri.

    Cicak pun kerap tiba-tiba jatuh dari tembok atau langit-langit dan mengenai makanan atau minuman.


    Sehingga, ada orang yang tak suka dengan keberadaan binatang melata ini. Lalu bagaimana cara mengusir cicak agak tak banyak berkeliaran di rumah.

    Sebetulnya, mengusir cicak bisa dilakukan lewat cara yang mudah, bahkan hanya dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Ini cara mengusir cicak di rumah

    Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Buruan Cek! Ini Lokasi Persembunyian Tikus di Rumah



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang keberadaannya sangat mengganggu di rumah. Selain merusak bagian-bagian rumah, tikus juga membawa penyakit.

    Tikus pada dasarnya merupakan hewan kotor karena suka berada di tempat sampah dan got. Oleh karena itu jika ada tikus di rumah maka ada bagian di rumah tersebut yang kotor.

    Tikus juga suka bersembunyi. Ada beberapa tempat yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus seperti di atap dan di dapur.


    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan secara umum ada 2 spesies tikus yang umum ditemukan, yaitu tikus got yang bersarang di dalam tanah dan tikus atap yang bersarang di atap rumah.

    Ia menuturkan, tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap, hangat, dan tersembunyi. Contohnya seperti dapur.

    “Di dalam rumah, biasanya tikus bersembunyi di dapur seperti peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom.

    Agar dapur tidak menjadi tempat persembunyian tikus, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dapur rumah. Apalagi, jika di dapur kamu ada tempat sampah. Sebisa mungkin sampah tidak didiamkan semalaman di dalam rumah.

    “Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk (ke dalam rumah),”paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Berbagai hewan kerap terkadang bisa masuk rumah, seperti kaki seribu (millipede) dan kelabang (centipede). Banyak orang merasa terganggu dengan dua hewan kecil itu.

    Pada dasarnya kaki seribu dan kelabang tidak berbahaya karena jarang menggigit manusia. Namun kalau tergigit, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang.

    Nah, biar rumah kamu nggak ada kaki seribu dan kelabang, ketahui dulu penyebab munculnya di sini. Yuk, simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Binatang kaki seribu dan kelabang tertarik dengan tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hama tersebut di rumah, kemungkinan hunianmu memiliki kondisi demikian.

    Keberadaan hama itu juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Bisa jadi terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, serta rayap yang merupakan sumber makanan mereka.

    Kamu bisa mencegah kaki seribu dan kelabang masuk rumah dengan menjaga rumah tetap kering. Misalkan memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap. Lalu, pastikan juga menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding agar hama tersebut tidak dapat masuk ke rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau rumah kamu terlanjur diserbu kaki seribu dan kelabang, berikut beberapa cara membasminya.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka pada dasarnya terdiri dari air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kaki seribu dan kelabang, semprotkan cuka langsung ke serangga tersebut agar efektif. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Essential oil seperti tea tree dan peppermint juga punya aroma menyengat yang dihindari hama rumah. Untuk mengusir kaki seribu dan kelabang, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka.

    4. Taburkan Garam

    Kaki seribu dan kelabang suka kawasan lembap dan bisa berkembang biak di sana. Jika ada area tertentu di rumah dengan kelembapan tinggi maka perlu waspada akan datangnya hama tersebut.

    Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan. Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kaki seribu dan kelabang saat terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Penting diperhatikan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Fakta-fakta Kucing: Hewan yang Pilih Pengasuhnya-Sulit Dilatih’:

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Penyebab Laba-laba Bikin Sarang di Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba biasanya muncul di pojok langit-langit rumah. Jika ini terjadi tentu kamu harus membersihkannya.

    Jika kamu tidak ingin sarang laba-laba terus muncul di rumah, maka perlu diketahui apa penyebab laba-laba bisa masuk dan membuat sarang di rumah. Dengan demikian kamu dapat mencegah hal ini terjadi.

    Melansir bob vila, ini beberapa penyebab laba-laba bisa bersarang di rumah kamu.


    Akses Masuk yang Mudah

    Laba-laba dapat masuk dengan mudah ke dalam rumah melalui retakan, lubang, celah pintu, jendela, dan lantai rumah kamu. Cara terbaik untuk mencegahnya masuk dengan menghilangkan atau menutup celah atau retakan yang memungkinkan laba-laba masuk.

    Perhatikan akses kabel yang tersambung ke dalam rumah, bisa jadi hal ini merupakan akses mudah untuk laba-laba masuk ke dalam rumah.

    Ruangan yang Kotor dan Jarang Dibersihkan

    Laba-laba suka bersembunyi di tempat yang gelap, berdebu, dan kotor. Membersihkan rumah secara teratur akan mengusir laba-laba yang sudah membuat sarang di rumah kamu dan mencegahnya untuk kembali.

    Bersihkan debu di sudut yang tinggi dan rendah yang memungkinkan laba-laba untuk bersarang. Semakin bersih rumah, semakin kecil kemungkinan kamu akan melihat laba-laba di rumah.

    Adanya Persediaan Makanan Laba-laba

    Laba-laba memakan serangga, sehingga apabila di rumah kamu banyak serangga, hal ini membuat laba-laba makin senang dan nyaman untuk bersarang.

    Periksa rumah untuk mencari sumber air, tempat bersembunyi serangga atau wadah makanan hewan peliharaan yang terbuka. Jika sudah membersihkan dan membuang persediaan makanannya, kamu juga dapat menyingkirkan laba-laba dari rumah.

    Kondisi Cuaca di Lingkungan

    Laba-laba menyukai tempat gelap dan nyaman. Jika cuaca di luar rumah dingin, laba-laba kemungkinan akan masuk ke dalam rumah untuk menghangatkan diri dan merasa nyaman, begitupun sebaliknya. Beberapa laba-laba juga lebih menyukai tempat yang lembap dan ada juga yang menyukai tempat kering.

    Membawa Masuk Tanpa Sengaja

    Laba-laba memang pandai bersembunyi dan biasanya mereka menumpang pada furniture, sayuran dan hewan peliharaan kamu. Perlu untuk memeriksa dan membersihkan diri setelah dari luar rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati! Ini 6 Tanda Perabotan Kayu di Rumah Digerogoti Rayap



    Jakarta

    Rayap merupakan hewan kecil yang sangat gemar menggerogoti furniture atau material bangunan dari kayu. Bahkan sering kali rayap sudah menggerogoti perabotan tanpa diketahui pemiliknya.

    Jika kondisi ini dibiarkan, rayap bisa membuat furniture atau material dari kayu ini patah lalu menimpa penghuni rumah. Oleh karena itu, keberadaan rayap ini tidak diinginkan.

    Sebenarnya tidak semua kayu dapat menjadi sasaran rayap karena saat ini furniture dan material kayu sudah dilindungi dengan cat khusus yang tahan dari lembap, jamur, hingga rayap.


    Untuk mengetahui apakah ada rayap di rumah, dilansir Business Insider India, berikut beberapa tandanya.

    Tanda Ada Rayap di Perabotan Kayu

    1. Banyak Lubang di Permukaan Kayu

    Bekas gigitan rayap pada kayu terlihat pada permukaan yakni berbentuk lubang-lubang kecil. Biasanya lubang tersebut lebih dari satu. Untuk mengetahui lokasinya, di sekitar lubang ada kotoran seperti pasir berserakan yang jumlahnya cukup banyak. Itu bukan sisa dari kayu yang digigit, melainkan kotoran dari rayap tersebut.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Rayap menyukai tempat yang lembap. Hal ini berlaku pula pada kayu yang lembap karena mereka lebih mudah untuk bergerak di dalam kayu. Ciri-ciri kayu yang lembap adalah muncul noda warna yang tidak biasa, seperti hitam, hijau, putih, dan warna lainnya yang sebelumnya tidak ada di sana. Warna tersebut merupakan jamur yang sudah berkembang.

    3. Terdengar Suara Ketukan di Kayu

    Meskipun tubuhnya kecil, rayap saat menggerogoti pintu kayu menimbulkan suara lho karena mereka bergerombol. Suara yang timbul seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Muncul Butir Serpihan di Dekat Kayu

    Seperti yang disebut sebelumnya, untuk mengetahui ada rayap, kamu bisa menemukan serpihan seperti pasir di dekat kayu yang mereka incar. Serpihan ini adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Ditemukan Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Rayap sering membuat jalur yang sering disebut sebagai mud tubes. Warnanya coklat muda seperti kacang mentah, teksturnya seperti pasir yang menggumpal, menempel di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah.

    Mud tubes ini ada yang panjang dan ada pula yang kecil-kecil seperti kacang. Fungsinya sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi akan meninggalkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Apabila pintu digerogoti rayap saat dibuka atau ditutup akan jadi lebih sulit dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak lagi sesuai seperti di awal.

    Cara Mengatasi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar kayu di rumah dapat bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, berikut cara mengatasinya.

    1. Pakai Kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus bisa untuk mencegah rayap datang. Kamper atau kapur baru adalah zat berbentuk padat yang memiliki aroma yang kuat, kamu bisa membelinya di market terdekat.

    Cara menggunakannya pun mudah cukup dengan meletakkan di dekat kayu atau di area yang pernah ditemukan rayap. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    2. Cairan Garam dan Sabun

    Cara kedua bisa dengan campuran garam dan sabun. Dua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun. Apabila terkena rayap dapat mengganggu sistem pencernaannya. Caranya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    Itulah tanda adanya rayap pada perabotan kayu di rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kalajengking Masuk Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan kalajengking di dalam rumah? Arachnida satu ini memang bikin ngeri karena dapat menyengat manusia.

    Bagian tubuh yang tersengat bisa membengkak, memerah, bahkan terkadang sampai menimbulkan mati rasa atau otot kejang. Oleh karena itu, kamu harus segera membasmi kalajengking saat menemukannya di rumah.

    Namun, kenapa kalajengking masuk ke rumah ya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    Penyebab Kalajengking Masuk Rumah

    Inilah alasan kalajengking masuk rumah seperti yang dikutip dari Anver Pest Control.

    1. Mencari Tempat Berlindung

    Kalajengking mencari tempat yang aman untuk bersembunyi dari predator dan menghindari udara yang dingin. Rumah kamu punya banyak tempat persembunyian bagi kalajengking.

    2. Mencari Makanan

    Serangga dan makhluk kecil lainnya adalah makanan kalajengking. Jika rumah kamu ada masalah hama atau terdapat serangga, itu dapat menarik kalajengking ke rumah.

    3. Mencari Air

    Selama hari-hari musim panas, kalajengking mungkin akan masuk ke dalam rumah untuk mencari air. Kamar mandi, dapur, dan area lain yang lembap bisa menjadi tempat yang menarik bagi kalajengking.

    Cara Cegah Kalajengking Masuk Rumah

    Supaya rumah kamu aman dari kalajengking, berikut langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan, dikutip dari insectek.

    1. Tutup Rapat Jendela, Pintu, dan Celah

    Kalajengking bisa masuk ke rumah lewat bukaan dan celah-celah di rumah. Kamu bisa mencegahnya masuk dengan menutup retakan atau celah pintu, jendela, fondasi, dan dinding.

    2. Pangkas Pohon dan Semak-semak

    Kalajengking suka bersembunyi di semak-semak dan pohon. Jika tumbuhan ini menempel atau dekat bangunan rumah, kalajengking bisa merayap ke dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan tidak ada semak-semak atau pohon terlalu dekat rumah.

    3. Buang Tumpukan Kayu dan Puing Pekarangan

    Kalajengking bisa bersembunyi pada tumpukan barang seperti kayu atau puing.Semakin lama suatu tempat tidak tersentuh, semakin besar potensi adanya kalajengking yang bersembunyi di sana. Jadi sebaiknya bersihkan pekarangan dari tumpukan barang.

    4. Perbaiki Kebocoran dan Bersihkan Genangan Air

    Kamu bisa perbaiki kebocoran dan bersihkan genangan air di rumah untuk mencegah kalajengking masuk. Sebab, kalajengking biasanya mencari air.

    Rumah yang mengalami kebocoran dan ada genangan air jadi kondisi yang ideal buat menarik kalajengking. Selain itu, serangga lain yang jadi mangsa kalajengking juga tertarik dengan sumber air.

    Itulah alasan ada kalajengking masuk rumah dan cara mencegahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Lalat Bertelur



    Jakarta

    Lalat merupakan hama yang bisa muncul di rumah. Hewan ini dianggap hama karena bisa mengganggu kesehatan orang. Apalagi hewan ini mudah bertelur.

    Lalat bisa bertelur di berbagai tempat di area rumah. Hal itu yang membuat populasi lalat bisa tumbuh dengan cepat di sekitar rumah.

    Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan. Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh diluar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bisa Jadi Sarang Tikus Usai Banjir, Cegah dengan 4 Cara Ini!


    Jakarta

    Rumah setelah terendam banjir tak hanya kotor dan lembap, tetapi juga rawan dimasuki tikus. Luapan air membuat tikus keluar dari tempat persembunyian dan mencari tempat yang lebih aman.

    Penghuni rumah harus waspada tikus bersembunyi di garasi, dapur, ataupun lantai atas. Lalu, hewan pengerat ini bisa memanjat rumah dan bersarang di lantai atas atau loteng.

    Dilansir dari Viking Pest Control, tanda-tanda ada tikus di antaranya terdapat kotoran tikus berwarna hitam di sekitar rumah, terutama dekat tempat penyimpanan makanan. Lalu, ada air kencing tikus berwarna kuning berceceran. Kemudian, bekas gigitan pada furniture atau pakaian bisa jadi tanda ada tikus di rumah.


    Lantas, bagaimana mengatasi tikus yang suka masuk rumah saat hujan? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Atasi Tikus Masuk Rumah Usai Banjir

    Inilah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk membasmi tikus setelah banjir seperti yang dikutip dari Better Pest Control.

    1. Perbaiki Kerusakan Bangunan

    Setelah banjir surut, penghuni rumah perlu memeriksa kerusakan atau bukaan di sekitar rumah. Segera perbaikan kerusakan seperti retak atau lubang agar tidak ada celah buat tikus masuk rumah.

    2. Bersihkan Rumah

    Tikus tertarik pada sampah, sisa makanan, dan piring kotor. Oleh karena itu, kamu harus memastikan rumah bersih secara menyeluruh setelah banjir.

    3. Usir Tikus Pakai Bahan Alami

    Kamu bisa mencegah tikus masuk rumah menggunakan bahan alami. Bahan ini mengeluarkan aroma yang dibenci tikus, sehingga tidak betah di dalam rumah. Berikut bahan-bahan yang bisa kamu gunakan.

    • Minyak Pepermin: Taruh kapas yang sudah dibasahi minyak di sekitar titik masuk, lemari, ventilasi udara, dan jendela.
    • Cabai rawit, cengkeh, dan daun mint: Simpan cabai rawit, cengkeh, dan daun mint dalam kantong kain kasa. Letakkan kantong ini di tempat yang rawan dilewati atau ditempati tikus.
    • Kamper: Taruh kamper di lemari, laci, dan dekat furniture lainnya untuk mengusir tikus.

    4. Rapikan Pekarangan

    Tikus bisa bersembunyi di rerumputan, gulma, dan pohon di pekarangan rumah. Hewan pengerat ini juga bisa bersembunyi di furnitur yang tidak terpakai, gudang, ruang penyimpanan, dan bagian luar rumah lainnya.

    Oleh karena itu, rapikan pekarangan dengan memotong rumput. Pangkas cabang-cabang pohon yang bisa jadi akses tikus melompat ke halaman rumahmu. Lalu, tutup bukaan yang bisa jadi celah tikus masuk.

    Singkirkan barang-barang yang tidak terpakai dan tidak terpakai lagi tempat hama dapat bersembunyi.

    Itulah beberapa cara mengatasi tikus masuk rumah sehabis banjir.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Kecoak di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat kecoak berkeliaran di dalam rumah? Serangga satu ini memang kerap ditemukan masuk rumah.

    Bukan tanpa sebab, kehadiran kecoak menggambarkan kondisi rumah kamu. Tentunya, kecoak bakal masuk rumah yang cocok buat mereka bersarang.

    Peningkatan jumlah kecoak secara tiba-tiba dapat terjadi setelah hujan deras atau pipa pembuangan yang terbuka. Kecoa dapat hidup di celah-celah rumah tanpa makanan selama sebulan, sehingga mereka tetap bisa berkembang biak dan menimbulkan serangan secara mendadak.


    Lantas, kenapa ada banyak kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ada Banyak Kecoak di Rumah

    Inilah beberapa alasan terdapat banyak kecoak di rumah kamu.

    1. Ada Makanan Kecoak

    Dilansir dari Cockroach Facts, indra penciuman kecoak sangat peka untuk mendeteksi makanan mereka. Kecoa akan memakan apa saja yang organik, termasuk kertas, lem, kotoran hewan peliharaan, dan sampah.

    Serangga ini juga bisa memakan bulu hewan peliharaan dan kotoran yang menempel di tempat sampah. Oleh karena itu, kamu perlu rajin membersihkan rumah secara menyeluruh untuk mencegah kecoak.

    2. Rumah Lembap

    Kecoak biasanya rentan dehidrasi dan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Hal ini yang menyebabkan kecoak hidup di tempat lembap, sehingga sering ditemukan di bawah wastafel atau di kamar mandi.

    Beberapa tetes air dari pipa bocor, kran yang menetes, atau keset kamar mandi yang basah bisa menarik kecoak untuk berkembang biak di sana.

    3. Akses Pipa Pembuangan Terbuka

    Dilansir dari Cockroach Savvy, sistem pembuangan limbah biasanya menjadi sarang kecoak. Kamu dapat mencegah kecoak masuk rumah dengan menutup akses pembuangan, seperti menggunakan kasa.

    Cara Usir Kecoak

    Jika menemukan kecoak di rumah, kamu bisa mengusirnya menggunakan bahan-bahan di rumah. Berikut cara mengusir kecoak seperti yang dikutip dari Homes & Gardens.

    1. Gula dan Boraks

    Campurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1. Lalu sebarkan di tempat-tempat yang ada kecoaknya. Boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoak, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    2. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

    Semprotan minyak daun mint atau peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah. Campurkan 15 tetes minyak peppermint dengan 295 ml air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoak.

    3. Sabun Cuci

    Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campurkan 4 sendok makan sabun dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang terdapat kecoak.

    4. Kopi Bubuk

    Kopi bubuk juga dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

    Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil, lalu taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian, tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoak.

    Wangi kopi akan mengantarkan kecoak ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Lalu, kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

    5. Perasan Lemon

    Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut. Lemon mengandung anti-patogen yang dapat membuat kecoa menjauh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Membasmi Semut yang Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Semut bisa menjadi hama yang mengganggu di rumah. Keberadaan semut bisa merusak stok makanan, mengganggu kenyamanan, dan gigitannya menyakitkan.

    Tak jarang koloni semut ditemukan bersarang rumah. Koloninya berbaris rapi saat menemukan sumber makanan dan menyebar luas ke seluruh area rumah untuk menemukan makanan lain.

    Jika menemukan sarang semut di rumah, sejumlah bahan dapat digunakan untuk memusnahkannya. Simak di bawah ini.


    Cara Membasmi Sarang Semut di Rumah

    Sejumlah bahan yang mudah ditemukan dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan sarang semut di rumah. Mengutip HGTV, Healthline, dan BBC Gardeners World Magazine, berikut bahan-bahan dan caranya:

    1. Siram dengan Air Panas

    Lubang semut mungkin tampak kecil dari atas, tetapi koloni semut di bawahnya sangatlah banyak. Nah, cara ampuh ini dapat dicoba untuk memberantasnya.

    Cukup rebus air hingga mendidih dan siram langsung ke sarang semut. Segera semut-semut di dalamnya akan musnah.

    2. Taburkan Lada atau Cabai Bubuk

    Lada dan cabai bubuk termasuk pengusir semut alami. Aroma menyengat yang dikeluarkan bisa mengganggu semut sehingga mereka akan pergi. Cukup taburkan merica dan cabai bubuk ke sarang semut dan sekitarnya.

    3. Semprotkan Larutan Cuka Putih

    Kawanan semut meninggalkan feromon untuk memberi tahu semut lain mengenai lokasi sumber makanan. Sekadar menyapu semut tidak akan menghentikan semut lainnya muncul. Karena itu, penting untuk menghilangkan bau feromon yang tertinggal.

    Selain terkenal sebagai pembersih rumah, cuka putih efektif untuk membasmi sarang semut. Caranya, campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1. Semprotkan ke area koloni semut berada dan lap dengan kain atau tisu untuk menghancurkan jejak feromonnya.

    4. Taburkan Bubuk Kulit Jeruk

    Jangan buang kulit jeruk karena bermanfaat untuk mengusir semut. Kulit jeruk perlu dikeringkan terlebih dahulu dan haluskan hingga menjadi bubuk menggunakan food processor atau penggiling. Taburkan kulit jeruk yang sudah dihaluskan ke sarang semut di area rumah.

    5. Semprotkan Larutan Minyak Esensial

    Kalau punya minyak esensial seperti minyak peppermint, minyak tea tree, minyak citrus, atau minyak beraroma kuat lainnya di rumah, bisa digunakan untuk menghilangkan sarang semut.

    Campurkan 60 ml air dengan 7 tetes minyak citrus atau 15 tetes minyak tea tree atau minyak peppermint. Kocok hingga tercampur dan semprotkan ke lubang semut.

    Semprotkan juga larutan minyak esensial ini ke sepanjang papan pinggir, ambang jendela, atau tempat lain yang menjadi tempat semut masuk ke rumah.

    Bisa juga teteskan beberapa tetes minyak esensial langsung pada bola kapas dan masukkan ke dalam lemari atau area dapur untuk mengusir semut yang bersarang.

    6. Taburkan Ampas Kopi

    Ampas kopi yang baru diseduh ternyata bisa digunakan untuk membasmi semut yang bersarang. Taburkan ampasnya ke lubang semut atau area berkumpul semut lainnya. Aromanya yang kuat akan membuat semut terganggu.

    Ampas kopi yang sudah kering tidak lagi bermanfaat, jadi pastikan menggantinya secara berkala.

    7. Siram Air Secara Teratur

    Jika menemukan sarang semut di luar rumah seperti di pekarangan, kemungkinan besar tidak akan membahayakan penghuni. Jadi tidak apa-apa untuk membiarkannya.

    Namun bila semut bersarang di pot dan membuat tanamannya mati, maka bisa pertimbangkan untuk menyiram pot secara teratur. Hindari membanjiri pot sepenuhnya karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

    Sejumlah cara di atas mungkin tidak akan bertahan lama dan tidak cukup dilakukan sekali. Ulangi langkah-langkahnya jika masih terdeteksi semut di tempat yang sama.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com