Tag: hama

  • 10 Cara Membasmi Ulat Bulu di Rumah dan Mencegahnya Datang Kembali


    Jakarta

    Ulat bulu sering menjadi momok bagi banyak orang karena tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Hama ini biasanya muncul di musim tertentu dan menyerang berbagai jenis tumbuhan, baik di pekarangan rumah maupun di kebun.

    Jika dibiarkan, ulat bulu dapat berkembang biak dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan. Selain membasmi ulat bulu yang sudah ada, langkah pencegahan juga tidak kalah penting agar serangan hama ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

    Mengapa Ulat Bulu Bisa Masuk ke Dalam Rumah?

    Sebelum mencari cara membasminya, salah satu langkah pencegahan adalah kenali mengapa ulat bulu kerap datang ke area rumahmu. Mengutip dari pestpointers dan Empire Pest Control, ada beberapa alasan mengapa ulat bulu masuk ke dalam rumah:


    1. Keberadaan Tanaman di Sekitar Rumah

    Ulat bulu tidak aktif berpindah tempat secara sengaja, tetapi mereka mencari area yang hangat dan kaya akan sumber makanan. Jika area rumahmu memiliki banyak tanaman atau pohon di sekitar rumah, kupu-kupu atau ngengat mungkin menjadikannya tempat bertelur. Saat telur menetas, ulat bulu yang lahir akan mencari makan di sekitar area tersebut, bahkan bisa masuk ke dalam rumah.

    2. Banyaknya Ngengat di Dalam Rumah

    Selain kupu-kupu, ngengat juga sering bertelur di dalam rumah. Beberapa jenis ulat bulu yang berasal dari ngengat bahkan tidak membutuhkan makanan sama sekali, sehingga mereka bisa berkembang di dalam rumah tanpa bergantung pada tanaman. Kalau kamu sering menemukan ulat bulu di dalam rumah, kemungkinan besar ada banyak ngengat yang berkembang biak di sekitarmu.

    3. Sumber Makanan yang Melimpah

    Ulat bulu sangat tertarik pada dedaunan yang kaya akan nutrisi. Jika kamu memiliki taman dengan berbagai jenis tanaman, terutama yang berdaun lebar atau berbunga, ulat bulu mungkin datang untuk mencari makan.

    4. Lingkungan yang Lembap

    Ulat bulu tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembap. Area sekitar rumah yang memiliki tanah basah, genangan air, atau kebocoran air bisa menjadi tempat yang menarik bagi mereka. Memastikan lingkungan tetap kering dan tidak ada kelembapan berlebih dapat membantu mencegah kedatangan ulat bulu.

    5. Mencari Kehangatan dan Cahaya Buatan

    Saat suhu udara dingin, ulat bulu akan mencari tempat yang lebih hangat untuk berlindung. Mereka bisa masuk melalui celah di dinding, jendela, atau pintu. Selain itu, lampu rumahmu yang menyala di malam hari juga bisa menarik mereka, karena ulat sering tertarik pada cahaya.

    10 Cara Membasmi Ulat Bulu dan Mencegahnya Datang Kembali

    Setelah mengetahui penyebabnya, segera singkirkan. Jika menemukan kondisi banyaknya ulat bulu di sekitar rumahmu, rajin-rajinlah memantau kondisi tanaman dan melakukan perawatan rutin pada area taman. Berikut cara membasmi ulat bulu dan mencegahnya datang lagi:

    1. Periksa Tanaman Secara Berkala

    Perhatikan bagian batang, bunga, dan bagian bawah daun untuk melihat tanda-tanda kerusakan akibat gigitan atau kotoran ulat. Usahakan kurangi jumlah ngengat dan kupu-kupu di area rumah, sebagai langkah pencegahan yang efektif.

    Periksa pohon dan tanaman di sekitar rumah untuk menemukan sarang ulat bulu. Kamu bisa memangkas cabang yang terkena, membakar sarangnya, atau membiarkannya agar dimakan oleh predator alami seperti burung dan tawon.

    2. Menanam Tanaman Herbal Pengusir Ulat

    Beberapa jenis tanaman herbal dan bunga memiliki aroma kuat yang tidak disukai ulat bulu. Tanamlah tanaman yang punya aroma kuat, untuk membantu mengusir ulat secara alami salah satunya pohon jeruk purut.

    Selain berfungsi sebagai pengusir hama, biasanya tanaman dengan aroma kuat juga bisa mempercantik taman dan bermanfaat dalam berbagai keperluan dapur.

    3. Membuat Air Sabun

    Salah satu cara sederhana untuk menangkap ulat bulu adalah dengan membuat perangkap menggunakan air sabun. Caranya, siapkan wadah berisi air sabun dan letakkan di area yang sering didatangi ulat bulu.

    4. Mencegah Ngengat Masuk ke Rumah

    Karena sebagian besar ulat bulu berasal dari telur yang diletakkan oleh kupu-kupu atau ngengat, mengurangi keberadaan serangga ini di dalam rumah bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif.

    Ngengat cenderung bersarang di rumah yang berantakan dan memiliki banyak sumber makanan, seperti buah-buahan, biji-bijian, sereal, serta sisa makanan di dapur. Dengan rutin membersihkan rumah, terutama area penyimpanan makanan, Anda bisa mengurangi kemungkinan ngengat berkembang biak.

    5. Memasang Penghalang

    Menutup celah atau lubang yang memungkinkan kupu-kupu dan ngengat masuk ke dalam rumah bisa menjadi solusi jangka panjang. Gunakan kasa serangga pada jendela dan ventilasi untuk mencegah serangga bertelur di dalam rumah.

    6. Menyemprotkan Minyak Mimba (Neem Oil)

    Neem oil adalah minyak nabati dari pohon mimba yang dapat mengganggu sistem pernapasan hama seperti ulat bulu dan tungau. Semprotkan larutan neem oil pada tanaman yang terserang untuk mengurangi populasi ulat bulu tanpa membahayakan manusia atau hewan peliharaan.

    7. Menggunakan Semprotan Cabai

    Campuran cabai dan bawang putih bisa menjadi pestisida alami yang efektif. Caranya, haluskan ½ cangkir cabai habanero dan 6 siung bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring. Diamkan selama dua hari, lalu saring dan semprotkan pada ulat bulu yang ditemukan di tanaman.

    8. Gunakan Semprotan Minyak Sayur

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur lainnya dengan 1 sendok teh sabun cuci piring dan 2 gelas air hangat. Semprotkan larutan ini pada ulat bulu untuk membasmi mereka. Hindari penggunaan pada tanaman dengan daun berbulu seperti anggrek dan labu.

    9. Buat Larutan Cuka

    Campuran 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dapat digunakan sebagai semprotan alami untuk membunuh dan mengusir ulat bulu dari tanaman Anda.

    10. Pakai Cairan Sabun Cuci Piring

    Campurkan 1 sendok teh sabun cuci piring dalam 1 liter air hangat. Setelah dingin, semprotkan larutan ini ke seluruh permukaan daun tanaman, termasuk bagian bawahnya, untuk mencegah ulat bulu berkembang.

    Jika populasi ulat bulu di rumah atau kebun sudah terlalu banyak dan sulit dikendalikan, sebaiknya hubungi ahli hama profesional. Mereka memiliki metode yang lebih efektif untuk mengatasi serangan ulat bulu tanpa merusak ekosistem di sekitar rumahmu.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Penyebab Kelabang Suka Masuk Rumah dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Kelabang adalah hewan melata berkaki banyak yang terkadang masuk rumah. Meski berukuran mungil, kelabang bisa bikin penghuni rumah merasa ngeri dan geli.

    Mungkin kamu langsung tergerak untuk membasmi kelabang saat menemukannya. Namun, terkadang kelabang datang lagi ke rumah.

    Lantas, mengapa artropoda ini muncul di rumah ya? Yuk, simak beberapa penyebab kelabang masuk rumah dan cara mengatasinya berikut ini.


    Penyebab Kelabang Masuk Rumah

    Inilah beberapa penyebab kelabang kerap masuk ke dalam rumah seperti yang dilansir dari Pests Hero.

    1. Rumah Lembap

    Kelabang memerlukan kelembapakan untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Tanah yang lembap di sekitar rumah dapat menjadi tempat yang bagus bagi kelabang untuk bertelur.

    Segala jenis kelembapan, genangan air, dan tetesan air dapat berasal dari berbagai tempat di sekitar rumah. Keran yang bocor, penyumbatan atau penumpukan air karena masalah talang dan semua yang menyebabkan kelembapan sangat perlu diperhatikan.

    Cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan memastikan kelembapan berkurang. Seperti memperbaiki kebocoran, menambal keretakan, dan mengurangi kelembapan dari udara di rumah.

    2. Banyak Serangga

    Kelabang juga membutuhkan tempat yang memiliki pasokan makanan mereka. Hewan satu ini biasanya memakan serangga, kutu, dan laba-laba.

    Area yang memiliki persediaan makanan melimpah akan menarik kelabang ke daerah tersebut. Untuk menghindari datangnya serangga di malam hari, pastikan tutup semua celah dan lampu dimatikan.

    Serangga akan tertarik pada lampu, yang menjadi makanan kelabang. Selain itu, serangga juga tertarik dengan sampah yang ditinggalkan di luar.

    Karena kelabang biasanya tidak sering terlihat, indikasi populasi serangga yang lebih tinggi dapat menjadi tanda kalau ada kelabang di sekitar rumah. Kamu bisa coba membasmi serangga untuk menyingkirkan kelabang dari rumah.

    3. Ada Benda Nganggur

    Kelabang masuk rumah karena membutuhkan tempat untuk menghabiskan hari yang jauh dari predator dan sinar matahari. Hal ini karena kelabang bersifat nokturnal, artinya kelabang aktif di malam hari.

    Tempat tinggal kelabang sangat bervariasi, seperti di antara tumpukan kayu atau dibawah peralatan yang telah ditinggalkan selama beberapa waktu. Kelabang bahkan dapat bersembunyi di rumput tinggi yang lembap dan tumpukan daun.

    Di dalam ruangan, kelabang akan tinggal di bawah rak, kotak, atau barang lainnya. Akan lebih baik jika kelabang dapat menemukan barang-barang di ruangan yang tidak terpakai di rumah.

    Cara termudah agar kelabang tidak memiliki tempat tinggal adalah dengan membuang benda-benda yang biasa digunakan untuk tinggal. Menjaga halaman tetap bersih akan mencegah serangga lain hidup di halaman rumah.

    Itulah beberapa penyebab kelabang masuk rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Rawat Taman Ini Bisa Mengundang Hama ke Rumah, Hindari!


    Jakarta

    Memiliki taman rumah bisa membuat suasana sejuk, asri, dan segar. Banyaknya tanaman di kebun rumah memang memanjakan mata, namun terkadang bisa mengundang hama.

    Keberadaan hama ini bisa merusak tanaman dengan cepat. Hama maupun hewan pengganggu tanaman bisa saja datang karena kelalaian dari pemilik rumah. Tentunya pemilik rumah nggak mau dong hal itu terjadi? Nah, ada beberapa kesalahan umum yang harus diperhatikan karena bisa mengundang hama ke taman rumah.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasi mengenai kesalahan yang dapat mengundang hama tanaman.


    1. Penyiraman Berlebihan

    Penyiraman tanaman secara berlebihan menjadi salah satu penyebab utama datangnya hama ke taman rumah. Hal itu menyebabkan kelembapan berlebihan yang menjadi tempat perkembangbiakan beberapa serangga, seperti nyamuk dan agas.

    Untuk mencegahnya, penghuni rumah bisa memasang jadwal penyiraman tanaman serta memasang timer pada selang.

    Selain itu, penghuni rumah juga sebaiknya menghilangkan genangan air karena bisa menjadi tempat perkembangbiakan serangga. Genangan air ini biasanya ada di tanah maupun bawah pot.

    2. Tidak Membuang Bahan yang Membusuk

    Hama tertarik pada bahan tanaman yang membusuk. Kebun menghasilkan sejumlah besar bahan yang membusuk, seperti daun yang mati, buah yang terlalu matang, maupun sampah organik lainnya. Hal tersebut memungkinkan hama untuk mencari tempat persembunyian serta berkembang biak.

    Langkah yang bisa dilakukan adalah bersihkan kebun dari apa pun yang jatuh. Buah yang membusuk dengan cepat menarik hama yang tidak diinginkan, jadi segera ambil. Masukkan bahan yang membusuk ke dalam tempat sampah kompos atau tempat sampah.

    3. Membunuh Predator Alami

    Menurut pakar pengendalian hama dan pengelolaan vegetasi di Teminix, Terry Keyzer, membunuh predator alami adalah kesalahan berkebun umum yang menarik hama,

    “Penting untuk tidak membunuh semua serangga. Dari semua spesies serangga yang biasa ditemukan di kebun, 99 persen bermanfaat,” katanya.

    Untuk melindungi predator alami spesies hama, sangat penting untuk tidak menyemprotkan insektisida di mana-mana, sebaliknya menggunakan pendekatan yang terarah untuk menghilangkan masalah hama.

    4. Mengabaikan Keanekaragaman Tanaman

    Mengabaikan keanekaragaman tanaman adalah kesalahan berkebun lain yang mengundang hama yang tidak diinginkan. Kebun tidak hanya menyediakan sumber makanan bagi hama, tetapi juga menyebabkan penipisan nutrisi tanah, yang dapat membuat tanaman lebih rentan terhadap serangan hama.

    Sebaiknya pahami tanaman pendamping dari tiap tanaman yang ada di kebun agar lebih beranekaragam.

    5. Tidak Menanam Tanaman Pengusir Serangga

    Menanam tanaman yang dapat mengusir serangga bisa menghindari kebun rusak karena hama serangga. Contohnya, penghuni rumah bisa menanam basil atau kemangi, serai, lavender, maupun daun mint untuk mengusir lalat maupun nyamuk.

    Itulah beberapa kesalahan yang bisa mengundang hama ke taman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hewan Ini Suka Muncul di Kamar Mandi, Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Hewan atau serangga seperti kecoak dan kelabang kerap kali muncul di kamar mandi. Meski kecil, kehadiran hewan ini cukup mengganggu penghuni rumah.

    Kamar mandi adalah tempat yang lembap dan mempunyai sejumlah lubang pembuangan. Nggak heran, kalau menjadi tempat berbagai serangga betah untuk bersarang di sini.

    Lantas, kenapa hewan tersebut muncul di kamar mandi? Bagaimana cara mangatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    6 Hewan yang Suka Muncul di Kamar Mandi

    Inilah deretan hewan yang kerap ditemukan di kamar mandi beserta cara mengatasinya, dilansir dari az Animals.

    1. Kecoak

    susu kecoaKecoak Foto: iStock

    Kecoak bisa terkadang ditemukan di bawah wastafel, di dalam kabinet, dan di belakang WC. Serangga cokelat ini tertarik dengan kamar mandi yang ada pipa bocor, kelembapan, dan masalah perpipaan.

    Supaya nggak ada kecoak lagi, tutup lubang, celah, dan lubang pembuangan di kamar mandi. Lalu, perbaiki keran-keran yang bocor. Taburkan campuran soda kue dan gula di sekitar area bermasalah.

    2. Nyamuk

    Aedes aegypti mosquito larvae are examined at the entomology department of the Health Ministry, in Guatemala City, Guatemala, July 22, 2024. REUTERS/Josue DecaveleNyamuk Foto: REUTERS/Josue Decavele

    Nyamuk suka muncul dari saluran pembuangan kamar mandi dan wastafel, tempat mereka dapat bertelur. Hama ini tertarik dengan kehangatan dan area lembap dekat keran.

    Basmi nyamuk dengan menyemprotkan campuran cuka, gula, dan detergen. Selain itu, hilangkan air yang menggenang di kamar mandi.

    3. Lalat Limbah

    Lalat LimbahLalat Limbah Foto: lucaspezeta/pexels

    Lalat limbah bisa ditemukan dekat saluran pembuangan, kamar mandi tak terpakai, pipa bocor, dan genangan air. Lalat kecil ini menyukai genangan air, terutama pada saluran pembuangan yang wastafel dan pancuran punya aliran air yang lambat.

    Serangga tersebut bisa diatasi dengan memperbaiki saluran air yang tersumbat dan pipa bocor, serta menyingkirkan genangan air. Lalu, siapkan perangkap berupa semangkuk berisi campuran cuka apel dan detergen pencuci piring di dekat area yang bermasalah.

    4. Laba-laba

    Cara Mengusir Laba-laba di Rumah Tanpa Membunuh dan Obat PembasmiLaba-laba Foto: Christian Cagni/Unsplash

    Laba-laba dapat muncul di berbagai area kamar mandi, termasuk celah kecil, jendela, lubang ventilasi, pojokan, hingga wastafel. Laba-laba juga bisa bersembunyi di handuk atau pakaian basah. Laba-laba bisa masuk kamar mandi karena mencari sumber air.

    Tutup retakan dan celah di kamar mandi kalau nggak mau ada laba-laba masuk. Angkat barang-barang di lantai dan semprotkan campuran cuka dan air di sekitar sudut-sudut.

    5. Kalajengking

    Kalajengking masuk rumah bikin resah warga Cianjur.Kalajengking Foto: Ikbal Selamet/detikJabar

    Kalajengking masuk kamar mandi melalui lubang pembuangan, terutama di wastafel. Kalajengking tertarik pada air dan menemukan jalan masuk ke kamar mandi melalui sistem perpipaan.

    Oleh karena itu, rawat saluran pembuangan kamar mandi dengan menyiram pemutih setiap minggu dan pasang perangkap lengket di sekitar area bermasalah.

    6. Kelabang

    KelabangKelabang Foto: Pixabay/Alexas_Fotos

    Kelabang biasanya ditemukan merayap di lantai, bersembunyi di celah-celah, atau berdiam di dekat saluran pembuangan kamar mandi. Mereka menyukai tempat yang hangat dan lembap, seperti tempat kebocoran dan air yang tergenang.

    Untuk mengatasi kemunculan kelabang, perbaiki kebocoran air, gunakan dehumidifier, dan nyalakan kipas ventilasi. Menuang cuka ke saluran pembuangan juga bisa mengatasi mencegah kelabang masuk kamar mandi.

    Itulah sejumlah hewan yang suka muncul di kamar mandi serta cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Lokasi di Rumah yang Jadi Sarang Serangga, Wajib Cek!



    Jakarta

    Meskipun segala sudut ruangan di rumah terasa bersih, tidak menutup kemungkinan hadirnya serangga. Sebab, serangga suka muncul di area yang sering tidak disadari penghuninya.

    Melansir dari situs Real Simple, setidaknya terdapat 6 area di rumah yang ternyata disukai serangga. Pastikan mengecek keenam area ini dan membersihkannya ya.

    Loteng

    Loteng merupakan tempat tersembunyi di atap rumah yang pasti jarang dicek oleh pemilik rumah. Padahal, loteng menjadi titik masuk bagi kecoa, tikus, dan hama yang lain karena terdapat celah-celah sebagai akses keluar masuk.


    Tempat Sampah

    Jika ada kaleng minuman yang dibuang ke tempat sampah dan tidak dibersihkan terlebih dahulu, cairan manis yang tertinggal dapat mengundang serangga. Oleh karena itu, sebelum membuang sampah seperti bekas makanan atau minuman, upayakan bilas atau cuci terlebih dahulu.

    Furnitur Kayu

    Pemilik rumah jarang menyadari jika furnitur kayu atau pintu dan jendela menjadi tempat yang bisa mengundang serangga apabila kayu tersebut lapuk. Tandanya adalah kayu-kayu tersebut lembap dan rusak. Untuk itu, ganti furnitur kayu yang sudah rusak untuk mencegah masuknya lebih banyak serangga.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi sangat menarik serangga karena kelembapannya. Residu dari pasta gigi bisa menjadi tempat berkembang biak bagi jamur dan menarik semut serta lalat. Solusinya adalah bersihkan tempat sikat gigi seminggu sekali dan biarkan sampai benar-benar kering.

    Tanaman

    Jika pemilik rumah hobi berkebun atau pecinta tanaman, tentu pasti mengetahui bahwa tanaman menjadi salah satu sarang hama dan serangga. Tetesan air dari pot tanaman merupakan surganya nyamuk. Maka, jika ada air yang menggenang di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara teratur.

    Wastafel

    Sama seperti tempat sikat gigi, wastafel menyimpan kelembapan yang berlebih. Terlebih lagi, lubang wastafel yang gelap, lembap, dan jarang dibersihkan. Oleh karena itu, disarankan membersihkan lubang wastafel menggunakan air mendidih dan cuka setiap satu bulan sekali.

    Untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah melalui area yang telah disebutkan, sebaiknya perlu dibiasakan perilaku membersihkan rumah, seperti menyingkirkan air yang tergenang, membuang sisa makanan, dan membersihkan saluran air yang tersumbat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah, Bisa Pakai Minyak Peppermint


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap muncul di dalam rumah. Selain dapat mengganggu penghuninya, kehadiran tikus juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya.

    Mengutip laman Triangle Pest, tikus sering kali muncul di atap rumah, dapur, hingga kamar mandi. Terkadang, tikus juga sering bersembunyi di sela-sela lemari atau saluran pipa air rumah.

    Kehadiran tikus di rumah biasanya karena ingin mencari makanan atau menemukan tempat yang aman untuk berkembang biak. Jika hal ini sudah terjadi, maka detikers harus segera mengusir dan membasmi sarangnya.


    Lantas, bagaimana cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah

    Kamu bisa mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara. Dikutip dari Pestline, berikut sejumlah caranya:

    1. Pakai Kamper

    Langkah yang pertama adalah menggunakan kamper. Kamu bisa membeli kamper yang dijual bebas di minimarket atau supermarket.

    Cara pakainya juga mudah, cukup tempatkan kamper di sudut-sudut rumah yang sering dilalui tikus atau diletakkan pada tempat yang punya ventilasi udara. Sebagai catatan, jauhi kamper dari anak-anak agar tidak memegang atau memakannya.

    2. Cari Tahu dari Mana Mereka Datang

    Apabila tikus sering muncul di dalam rumah, cobalah cari tahu dari mana mereka datang. Misalnya, tikus masuk dari celah di atap rumah yang bolong, maka segera tutup lubang tersebut agar tikus tidak bisa masuk lagi.

    Jangan anggap remeh jika ada lubang atau retakan di dalam rumah. Sekecil apapun lubang tersebut maka tikus dapat dengan mudah melewatinya.

    3. Pakai Minyak Peppermint

    Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan minyak peppermint. Cara ini disebut ampuh untuk mengusir tikus agar tidak datang lagi ke rumah.

    Untuk cara pakainya juga mudah, cukup oleskan minyak peppermint pada bola kapas, lalu letakkan di berbagai tempat di sekitar ruangan yang diketahui ada tikus. Sebagai catatan, pastikan minyak peppermint yang dibeli 100 persen murni karena tikus tidak menyukai aroma dari peppermint.

    4. Membersihkan Rumah Secara Rutin

    Tikus suka masuk ke rumah yang kotor dan penuh sisa makanan. Kondisi tersebut jadi tempat yang “nyaman” bagi tikus untuk bertahan hidup hingga berkembang biak.

    Apabila rumah kamu terdapat barang-barang kotor dan ditemukan sisa makanan, sudah saatnya untuk segera dibersihkan. Perlu diingat, kotoran dan air seni tikus juga bisa memicu penyakit berbahaya bagi manusia.

    5. Mengandalkan Kucing

    Selain menggemaskan, kucing juga bisa dijadikan sebagai “alat” untuk menangkap tikus di rumah. Sebab, tikus menganggap kucing adalah hewan predator yang dapat mengancam nyawanya.

    Meski begitu, cara ini terbilang kurang efektif karena tidak semua kucing memiliki naluri untuk menangkap tikus di rumah sehingga tak peduli kehadiran tikus.

    Selain itu, jika kamu tidak memiliki hewan berbulu ini di rumah sebaiknya jangan dipelihara hanya untuk menangkap tikus.

    6. Beli Perangkap Tikus

    Jika cara di atas masih belum efektif, cobalah untuk membeli perangkap tikus, salah satunya adalah lem tikus. Benda ini diklaim ampuh untuk menjebak tikus yang suka menyelinap masuk ke rumah.

    Cara kerja lem tikus adalah dengan menarik perhatian tikus agar mendekat ke perangkap, biasanya menggunakan umpan makanan agar tikus mau mendekat. Setelah tikus berjalan di atas permukaan lem, tikus akan terjebak dan tidak bisa ke mana-mana.

    Ketika tikus-tikus tersebut sudah terperangkap, kamu bisa melepasnya ke area yang jauh dari lingkungan perumahan atau diletakkan ke area yang banyak pohon dan semak belukar.

    Itu dia enam cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Penyebab Kamitetep Bisa Masuk Rumah, Ini Cara Basminya



    Jakarta

    Pernahkah melihat benda kecil dan pipih berbentuk seperti biji labu di sekitar rumah? Kemungkinan besar itu adalah kepompong kamitetep atau Phereoeca uterella, sebuah serangga sejenis ngengat.

    Kamitetep sering kali ditemukan pada tembok dan sudut ruangan dan kolong furniture, terutama kalau rumah jarang dibersihkan. Meski tidak berbahaya, serangga ini bisa membuat badan gatal-gatal atau iritasi kalau sampai tersentuh.

    Lantas, kenapakamitetep suka muncul di rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kamitetep Masuk Rumah

    Inilah sederet alasan kamitetep ada di dalam rumah, dilansir dari Bugwiz.

    1. Lingkungan Memadai

    Kamitetep mencari tempat hidup dan berkembang biak yang cocok untuk mereka. Serangga ini menyukai lingkungan yang lembap, panas, terlindungi, dan minim gangguan.

    Mereka juga tidak pilih-pilih soal tempat berlindung asalkan kebutuhan kelembaban mereka terpenuhi. Oleh karena itu, kamitetep berkembang biak dengan subur dan bisa menyebarkan telurnya di rumah.

    2. Banyak Sumber Makanan

    Kamitetep akan betah tinggal di rumah yang banyak sumber makanan bagi mereka. Serangga ini pun nggak pilih-pilih makanan dan akan memakan bahan organik apa pun.

    Rumah yang jarang dibersihkan tentu menyediakan banyak makanan buat kamitetep. Mereka suka makan sarang laba-laba, debu, kain, serangga mati, rambut, dan lainnya.

    3. Jarang Bersihkan Rumah

    Jika rumah jarang dibersihkan sampai berbulan-bulan, bisa ada banyak kamitetep di rumah. Ruangan atau area yang kotor atau diabaikan akan dipenuhi kepompong kamitetep.

    Serangga biasa ditemukan di garasi, kamar tidur, dan dapur. Mereka menempel pada dinding, loteng, kayu, batu bata, dan plesteran.

    4. Ada Celah Masuk Rumah

    Serangga itu sebenarnya berasal dari luar rumah. Kamitetep betina dewasa yang telah kawin menemukan jalan masuk dan bertelur di rumah.

    Di sisi lain, mereka juga bisa tak sengaja terbawa masuk ke rumah. Misalnya penghuni rumah membawa benda baru seperti tanaman, karpet, dan furniture yang terdapat kamitetep ke dalam rumah.

    Cara Basmi Kamitetep

    Inilah cara membasmi kamitetep di rumah.

    1. Jaga Kelembapan Ruangan

    Kamitetep berkembang biak saat kelembapan tinggi, maka coba kurangi kelembapan di dalam ruangan. Pastikan ada sirkulasi udara dan tidak ada genangan air atau barang lembap.

    2. Bersihkan Rumah

    Kamitetep memakan berbagai bahan organik, seperti sarang laba-laba, kain, dan serangga mati. Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan kotoran di rumah.

    3. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Kamitetep bisa dibasmi pakai sabun cuci piring. Campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air, tapi jangan sampai banyak busa.

    Jangan langsung menyemprotkan cairan tersebut ke kamitetep. Tusuk kepompong hewan tersebut agar tidak bergerak dan buat lubang kecil agar cairan sabun cuci piring yang sudah dibuat bisa masuk ke dalam tubuhnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Bisa Tikus Muncul di Dalam Kamar Mandi? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci orang. Kehadirannya dapat mengganggu serta membawa penyakit. Tak jarang, tikus bisa muncul di berbagai sudut rumah, salah satunya di kamar mandi.

    Tikus yang tiba-tiba muncul di dalam rumah tentu sangat menyebalkan. Apalagi jika kamu sedang membersihkan badan di kamar mandi, sontak langsung terkejut dengan munculnya hewan tersebut.

    Mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana caranya tikus bisa muncul di kamar mandi? Padahal tidak ada celah terbuka dan pintu kamar mandi selalu ditutup. Biar nggak penasaran, simak jawabannya dalam artikel ini.


    Bagaimana Cara Tikus Bisa Muncul di Kamar Mandi?

    Tikus merupakan hewan kecil yang dapat melewati lubang atau celah di dalam rumah. Maka dari itu, ia bisa masuk ke kamar mandi tanpa sepengetahuan pemilik rumah.

    Dilansir situs Angi, tikus biasanya masuk ke kamar mandi lewat pipa saluran air. Tikus sendiri termasuk hewan yang handal berenang dan punya indra penciuman tajam, sehingga ia melakukan segala upaya untuk mendapat makanan, meski harus melalui pipa saluran air.

    Tikus dapat muncul dari dua lubang, yakni lubang air yang terletak di sudut kamar mandi atau lubang kloset. Terkadang, tikus juga mengeluarkan suara “Citt… cittt…” dari dalam lubang tersebut. Jika mendengar suara itu samar-samar, segera lakukan pengecekan untuk memastikan adanya tikus di dalam saluran air.

    Tips Menghadapi Tikus yang Muncul di Kamar Mandi

    Sebenarnya, jangan panik dan khawatir saat melihat ada tikus di kamar mandi. Sebab, tikus sendiri juga takut dengan kehadiran manusia.

    Pemilik Eco Elite Pest Control di Kent, Washington, Amerika Serikat, Brandon Bradshaw mengatakan jika ia menerima setidaknya dua panggilan dalam setahun untuk menangani tikus di dalam kamar mandi.

    Bradshaw mengatakan, jika kamu melihat ada tikus muncul dari dalam saluran air atau kloset, cobalah untuk tetap tenang dan bergerak cepat untuk mencegahnya kabur. Jika tikus berusaha naik, tutup lubang air dengan benda yang berat sehingga ia tidak bisa keluar.

    Sementara itu, jika tikus muncul dari dalam kloset duduk segera tutup dengan dudukan kloset, lalu letakkan benda yang cukup berat di atasnya. Sama seperti cara di atas, langkah ini dilakukan agar tikus tak bisa keluar dari kloset.

    Bradshaw menyarankan untuk tidak membasmi tikus secara sendiri, meskipun kamu memiliki peralatan untuk menyingkirkannya. Sebab, tikus dapat membawa penyakit berbahaya kepada manusia seperti Leptospirosis, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), dan Rat Bite Fever (RBF).

    Ia menyarankan untuk menyewa jasa pembasmi tikus profesional agar dapat mengatasi tikus dengan aman. Ketika tikus sudah ditangkap, kamu dapat membersihkan kloset dan seluruh kamar mandi untuk meminimalisir adanya sisa-sisa bulu tikus yang dapat menjadi sumber alergen dan bisa menyebabkan penyakit.

    Itulah penjelasan mengenai cara tikus bisa muncul di dalam kamar mandi rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Lengkap Basmi Curut di Rumah


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus yang terkadang terlihat di sekitar rumah. Biasanya curut muncul di halaman, dapur, atau tempat penyimpanan makanan.

    Keberadaan curut jangan dianggap sepele ya. Sebab, kotoran hewan ini bisa membawa penyakit, sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    Lantas, bagaimana cara agar rumah bebas curut agar tetap bersih dan nyaman. Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Basmi Curut dari Rumah

    Inilah cara mebasmi curut di rumah menurut laman Do My Own, Madsenpest, laman penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama berikut di antara cara mengusir curut dari rumah.

    1. Tutup Celah Masuk Curut

    Tutup dan perbaiki lubang dan celah di sekitar rumah. Curut bisa masuk dengan mudah ke rumah melalui celah-celah yang sangat kecil di dinding atau lantai.

    2. Bersihkan Halaman

    Bersihkan halaman dengan membuang genangan air dan menutup rapat tempat sampah. Langkah ini untuk mengendalikan aktivitas serangga yang disukai curut.

    3. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan Peliharaan

    Jangan meninggalkan makanan hewan peliharaan atau biji-bijian burung di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan peliharaan setelah selesai memberikan makan. Hal ini bisa memancing curut dan serangga yang menjadi makanannya.

    4. Gunakan Perangkap Tikus

    Curut tidak mudah terpikat ke dalam perangkat tertutup. Sebaiknya gunakan perangkap jepit tikus yang diberi potongan kecil daging atau ikan dan ditempatkan di area di mana ada curut.

    5. Gunakan Lem Tikus

    Selain itu, memanfaatkan lem tikus yang dijual di pasaran. Cara ini dinilai aman karena tidak mengandung racun atau bau.

    6. Gunakan Minyak Esensial

    Curut juga bisa diusir menggunakan minyak esensial seperti peppermint yang tidak disukai curut. Caranya bisa dengan menggunakan kapas pada minyak esensial dan oleskan ke beberapa area yang sering dilalui curut.

    7. Gunakan Bawang Putih

    Bahan alami seperti bawang putih juga bisa mengusir curut. Aroma ini bisa membuat curut menjauh dan mencegah mereka masuk rumah.

    Jika masalah curut masih berlanjut, sebaiknya minta bantuan kepada ahlinya. Panggil tim profesional untuk mengusir curut dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman Ini Diklaim Ampuh Mengusir Tikus dari Rumah


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hama yang sering muncul di dalam rumah. Selain dapat mengganggu penghuni, hadirnya tikus dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya.

    Mengutip laman Triangle Pest, tikus kerap muncul di atap rumah, dapur, hingga kamar mandi. Terkadang, tikus juga sering bersembunyi di sela-sela lemari atau saluran pipa air rumah. Biasanya, tikus yang muncul di dalam rumah bertujuan untuk mencari makan.

    Kehadiran tikus terkadang kerap tidak diketahui oleh pemilik rumah. Alhasil, tikus bisa bebas berkeliaran untuk mencari makan atau berkembang biak.


    Sebagai bentuk pencegahan, kamu bisa menggunakan sejumlah tanaman hias yang dapat mengusir tikus dari dalam rumah. Apa saja tanaman tersebut? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Tikus

    Menanam tanaman hias tak hanya mempercantik rumah saja, tetapi juga bantu mencegah serangan hama, salah satunya adalah tikus. Dilansir situs Country Living, Senin (16/6/2025), berikut sejumlah tanaman hias yang diklaim ampuh dapat mengusir tikus.

    1. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryFoto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary bisa digunakan untuk mengusir tikus dari dalam rumah. Tanaman herbal yang punya bentuk seperti pohon pinus ini ternyata tidak disukai oleh tikus karena punya aroma kuat.

    Rosemary bisa ditanam di depan teras rumah atau di halaman, tempat tikus sering bersembunyi dan berusaha masuk ke dalam rumah. Tanaman ini juga mudah dirawat sehingga cocok bagi pemula.

    “Rosemary dapat tumbuh subur di lokasi yang terkena sinar matahari langsung dan tanah yang memiliki drainase baik, tanaman ini dapat dipangkas agar terlihat lebih menarik,” kata Igor Podyablonskiy, seorang pakar tanaman dan bunga dari My Flowers.

    2. Mint

    Tanaman mintFoto: Getty Images/stock_colors

    Tanaman mint punya segudang manfaat untuk tubuh, mulai dari melancarkan pencernaan hingga menjaga kesehatan mulut. Selain itu, tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus di rumah.

    Sebab, aroma dari daun mint yang kuat ternyata tidak disukai oleh tikus. “Meskipun kita menyukai aroma segar daun mint, tapi ternyata aroma ini bisa mengusir tikus dari rumah,” ungkap Igor.

    Igor mengatakan, mint dapat tumbuh subur dalam berbagai kondisi, mulai dari sinar matahari penuh atau berada di tempat yang redup. Selain itu, mint juga dapat tumbuh dengan cepat sehingga bisa dirawat dengan mudah.

    “Tanaman mint bisa ditanam di halaman agar dapat tumbuh dengan maksimal, lalu daunnya bisa digunakan juga untuk dicampur ke dalam teh atau sebagai hiasan,” jelasnya.

    3. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender disebut ampuh untuk mengusir tikus dari dalam rumah. Tanaman ini punya aroma yang dapat menenangkan tubuh, tapi justru menjadi senjata ampuh untuk membasmi tikus.

    Kandungan minyak di dalam daun dan bunga lavender ternyata dapat mengganggu indra penciuman tikus. Alhasil, tikus yang berusaha masuk ke rumah akan kabur karena mencium aroma kuat dari lavender.

    Lavender dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari dan punya drainase yang baik. Tanaman ini cocok diletakkan di dalam rumah atau teras karena warna bunganya yang cantik.

    “Agar lavender dapat tumbuh optimal, pangkas setelah berbunga untuk mempertahankan bentuknya dan mendorong pertumbuhan lebih lanjut,” ujar Igor.

    4. Daffodil

    Tanaman hias daffodilFoto: Getty Images/iStockphoto/redhumv

    Bunga daffodil atau disebut juga bunga Narcissus bisa jadi opsi alternatif untuk mengusir tikus. Sebab, bunganya mengandung alkaloid yang beracun bagi hama dan serangga.

    Kamu bisa menanam daffodil dengan mudah di rumah. Caranya adalah dengan menanam bibit benih daffodil di tanah yang telah dikeringkan. Jika menanam di pot, sebaiknya dilapisi dengan kawat kasa tipis untuk mencegah tikus agar tidak menggalinya.

    Itulah empat tanaman hias yang diklaim ampuh mengusir tikus di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com