Tag: harga jual rumah

  • Ini 7 Cara Menentukan Harga Jual Rumah dengan Mudah


    Jakarta

    Menentukan harga rumah tidak bisa sembarangan. Sebab, harga jual rumah yang terlalu mahal membuat pencari rumah sungkan membeli, sementara harga yang terlalu rendah akan merugikan pemilik rumah.

    Lantas, bagaimana cara menentukan harga jual rumah? Simak penjelasan berikut yang dilansir dari Lamudi, Selasa (16/4/2024).

    1. Menentukan Harga Tanah dan Bangunan

    Langkah pertama menentukan harga jual rumah adalah menghitung nilai tanah dan bangunan. Harga tanah dapat dihitung dengan rumus Harga Tanah per meter persegi x Total Luas Tanah. Sementara harga bangunan dihitung dengan mengakumulasi biaya pembangunan rumah dan harga luas bangunan.


    2. Menghitung NJOP Tanah dan Bangunan

    Selain itu, kamu bisa menentukan harga jual rumah dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), yakni harga rata-rata jual beli rumah yang biasa dijadikan acuan untuk menghitung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Rumus menghitung NJOP adalah (Luas Bangunan x NJOP per meter bangunan) + (Luas Tanah x NJOP per meter tanah).

    Kamu juga dapat memperoleh NJOP dengan mengunjungi kantor pajak atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) secara langsung atau daring.

    3. Menambahkan Biaya Renovasi

    Apabila kamu melakukan renovasi sebelum menjual rumah, kamu bisa menambahkan biaya renovasi pada harga jual. Dengan begitu kamu tidak akan kehilangan uang yang dikeluarkan untuk renovasi.

    4. Survei Harga Rumah Sekitar

    Selanjutnya, penting sekali membandingkan harga di kawasan sekitar rumah. Lakukan survei untuk mendapatkan gambaran akan harga rumah pasaran.

    Kamu bisa memeriksa NJOP di kawasan tersebut dan mengevaluasi harga rumah yang memiliki spesifikasi serupa. Selain itu, mengamati tren harga selama beberapa bulan terakhir juga bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan harga jual rumah.

    5. Perhitungkan Kondisi Rumah

    Tentukan harga jual dengan mempertimbangkan kondisi rumah. Tentunya, rumah dalam kondisi baik tentu lebih menarik bagi calon pembeli, sehingga bersedia membayar lebih.

    Namun, terkadang rumah masih membutuhkan perawatan atau renovasi setelah pembelian, sehingga kondisi rumah perlu diperhitungkan. Harga jual rumah dapat dihitung berdasarkan persentase kelayakan, misalkan 80 persen dari NJOP untuk rumah yang membutuhkan perawatan minimal.

    6. Perhatikan Lokasi dan Lingkungan Rumah

    Lokasi rumah merupakan faktor penting yang memengaruhi harga jual. Selain itu, keamanan lingkungan, aksesibilitas ke pusat perkantoran dan pendidikan, serta keberadaan fasilitas umum dapat juga menjadi pertimbangan. Rumah dengan lokasi yang strategis dan lingkungan yang bagus menjadikan harga jual rumah semakin mahal.

    7. Periksa Situs atau Agen Properti

    Kamu bisa mendapatkan gambaran lebih mendalam tentang harga rumah di pasaran dengan menghubungi agen properti atau membuka situs jual beli rumah yang terpercaya. Agen properti dapat memberikan kisaran harga yang akurat berdasarkan pengalaman dan pengetahuan

    Demikian cara menentukan harga jual rumah dengan mudah. Semoga membantu!

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Bingung, Ini 4 Langkah Tentukan Harga Jual Rumah biar Cuan


    Jakarta

    Pemilik rumah mungkin bingung menentukan harga ketika hendak menjual propertinya. Harga jual rumah memang perlu melalui pertimbangan yang matang agar bisa menguntungkan pemiliknya.

    Jika harga terlalu tinggi, dikhawatirkan rumah susah dijual. Namun, harga jual yang terlalu murah bakal merugikan pemilik rumah.

    Menurut Pengamat Properti yang juga Direktur Global Asset Management, Steve Sudijanto biasanya penjual rumah mendapatkan keuntungan 30-40 persen dari total harga beli rumah.


    “Biasanya margin keuntungan 30-40%, itu rumusnya. Umpamanya kita beli tanah Rp 500 juta, ongkos bangun RP 500 juta. Jadi totalnya Rp 1 miliar. Itu kita harus jual Rp 1,4 miliar atau Rp 1,3 miliar, kisarannya. Makanya membutuhkan kejelian saat melakukan survei,” kata Steve kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Lalu, bagaimana cara tentukan harga jual rumah yang tepat? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Tentukan Harga Jual Rumah

    Inilah beberapa tips untuk menentukan harga jual rumah agar menguntungkan.

    1. Harga Rumah di Pasaran

    Pertama, pemilik perlu meriset harga pasar ketika hendak menentukan harga jual rumahnya. Pertimbangkan permintaan dan kebutuhan harga rumah yang ada saat ini.

    2. Rencanakan Anggaran

    Selain itu, hitung biaya-biaya yang sudah dikeluarkan, seperti pajak dan biaya notaris. Apalagi kalau pemilik merenovasi rumah sebelum menjual, biaya perbaikan itu perlu diperhitungkan.

    “Menentukan rumah itu ada dua, pertama biaya yang sudah kita keluarkan. Kita tanya NJOP-nya, tetangga pernah jual berapa? Itu namanya survei pasar. Kedua, sudah mengeluarkan biaya apa saja, biaya notaris, biaya KPR (kredit pemilikan rumah). Itu ditambahkan semua ke rencana harga jual,” jelasnya.

    3. Konsultasi ke Broker

    Pemilik juga bisa konsultasi ke broker soal harga jual rumah. Broker merupakan penghubung antara penjual dan pembeli. Mereka mengetahui harga pasaran rumah di suatu wilayah. Broker bisa mencocokkan harga jual rumah terbaru yang lokasinya masih berdekatan dan luasnya sama.

    4. Pertimbangkan Harga Beli Rumah

    Jika sudah tahu anggaran awal membeli rumah, pemilik dapat membandingkannya dengan harga rumah di pasaran saat ini. Contohnya harga jual rumah di suatu wilayah lebih tinggi dibandingkan harga beli, maka pemilik bisa menambahkan margin 30-40 persen keuntungan pada harga jual.

    Jika harga pasaran lebih rendah atau berbeda 10-20 persen dari harga beli rumah, pemilik perlu memasang harga yang rendah. Namun, Steve menyarankan rumah tersebut disewakan saja kalau sedang tidak membutuhkan uang cepat.

    “Kalau cocok seharga itu. Tapi kalau nggak cocok, itu butuh pertimbangan. Mau jual rugi atau nanti,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com