Tag: hewan peliharaan

  • Wajib Tahu! 5 Penyebab Laba-laba Bersarang di Rumah Kamu


    Jakarta

    Saat melihat dinding dan langit-langit rumah, tidak jarang kamu menemukan banyak sarang laba-laba di pojok langit-langit rumah. Tentunya hal ini membuat kamu menjadi resah karena harus membersihkannya.

    Setelah kamu membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah, solusi terbaik yang harus kamu tahu adalah dengan mengetahui apa penyebab laba-laba bisa masuk dan membuat sarang di rumah. Dengan demikian kamu dapat mencegah hal ini terjadi.

    Melansir bob vila, Rabu (30/10/2024), berikut beberapa penyebab laba-laba masuk dan membuat sarang di rumah kamu.


    Akses Masuk yang Mudah

    Laba-laba dapat masuk dengan mudah ke dalam rumah melalui retakan, lubang, celah pintu, jendela, dan lantai rumah kamu. Cara terbaik untuk mencegahnya masuk dengan menghilangkan atau menutup celah atau retakan yang memungkinkan laba-laba masuk.

    Perhatikan akses kabel yang tersambung ke dalam rumah, bisa jadi hal ini merupakan akses mudah untuk laba-laba masuk ke dalam rumah.

    Ruangan yang Kotor dan Jarang Dibersihkan

    Laba-laba suka bersembunyi di tempat yang gelap, berdebu, dan kotor. Membersihkan rumah secara teratur akan mengusir laba-laba yang sudah membuat sarang di rumah kamu dan mencegahnya untuk kembali.

    Bersihkan debu di sudut yang tinggi dan rendah yang memungkinkan laba-laba untuk bersarang. Semakin bersih rumah, semakin kecil kemungkinan kamu akan melihat laba-laba di rumah.

    Adanya Persediaan Makanan Laba-laba

    Laba-laba memakan serangga, sehingga apabila di rumah kamu banyak serangga, hal ini membuat laba-laba makin senang dan nyaman untuk bersarang.

    Periksa rumah untuk mencari sumber air, tempat bersembunyi serangga atau wadah makanan hewan peliharaan yang terbuka. Jika sudah membersihkan dan membuang persediaan makanannya, kamu juga dapat menyingkirkan laba-laba dari rumah.

    Kondisi Cuaca di Lingkungan

    Laba-laba menyukai tempat gelap dan nyaman. Jika cuaca di luar rumah dingin, laba-laba kemungkinan akan masuk ke dalam rumah untuk menghangatkan diri dan merasa nyaman, begitupun sebaliknya. Beberapa laba-laba juga lebih menyukai tempat yang lembap dan ada juga yang menyukai tempat kering.

    Membawa Masuk Tanpa Sengaja

    Laba-laba memang pandai bersembunyi dan biasanya mereka menumpang pada furniture, sayuran dan hewan peliharaan kamu. Perlu untuk memeriksa dan membersihkan diri setelah dari luar rumah.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tempat yang Disukai Lalat untuk Bertelur


    Jakarta

    Lalat menjadi salah satu serangga yang sering berkeliaran di rumah. Lalat dikenal kotor, mengganggu, dan tidak baik untuk kesehatan. Lalat tidak memiliki sarang, tetapi lalat bisa bertelur di tumpukan area sekitar rumah.

    Lalat bereproduksi dengan sangat cepat, sehingga bukan hal aneh jika populasinya tumbuh dengan cepat setelah melihat lalat berada di rumah. Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan.

    Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh di luar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh bisa menjadi tempat berkembang biak lalat.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    Itulah beberapa area yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat di rumah. Hati-hati ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Bisa Mengusir Laba-laba dari Rumah, Ampuh!


    Jakarta

    Sarang laba-laba yang berada di sudut-sudut rumah membuat ruangan terlihat kurang menarik dan sangat kotor. Tak heran banyak orang yang berusaha untuk mengusir laba-laba dari rumah.

    Mengusir laba-laba memiliki banyak cara, salah satunya adalah dengan menyimpan tanaman yang tidak disukai oleh laba-laba. Tanaman ini paling efektif ditanam di lokasi ‘kritis’ seperti di dekat pintu, jendela, dan pintu masuk lainnya.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa pilihan tanaman yang efektif untuk mengusir laba-laba di rumah.


    Daun Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/La_vanda

    Tanaman pertama yang menjadi pilihan untuk mengusir laba-laba di rumah, adalah tanaman peppermint. Peppermint merupakan tanaman mint yang paling tahan dingin dan memiliki aroma yang paling kuat.

    Hal ini menjadi paling cocok untuk mengusir laba-laba. Tanaman ini memiliki ukuran 30-45 cm dan lebar 45-60 cm.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Di sebagian besar iklim, rosemary hanya akan bertahan hidup sebagai tanaman tahunan, hal ini apabila dibiarkan melewati musim dingin di dalam ruangan. Namun, jika tanaman ini mendapatkan cukup cahaya sehingga tanaman ini bisa memiliki umur yang panjang.

    Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Jika kamu menggunakan lavender, terutama untuk mengusir laba-laba pilih lavender Inggris karena memiliki aroma yang paling kuat dari semua jenis lavender.

    Lavender adalah tanaman tahunan, tetapi harus disimpan di dalam ruangan. Namun harus hati-hati, karena bunga lavender dapat beracun bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

    Lemon Balm

    lemon balm (melissa) herb in flowerpot with name taglemon balm Foto: iStock

    Lemon balm membutuhkan banyak sinar matahari agar tumbuh subur di dalam ruangan. Namun perlu diperhatikan karena pemupukan dapat mengurangi kekuatan aromanya untuk mengusir laba-laba.

    Sage

    Ilustrasi daun sageIlustrasi daun sage Foto: Getty Images/hsvrs

    Semua jenis sage harum, tetapi jika ingin menanamnya karena aromanya sage Cleveland adalah pilihan yang paling aromatik. Jika kamu menanamnya, jangan beri pupuk karena akan melemahkan aromanya.

    Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldBunga Marigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Aroma kuat marigold menjadikan bunga yang berwarna cerah ini sebagai pengusir serangga dan laba-laba yang ampuh. Marigold Meksiko memiliki aroma yang paling kuat dan merupakan yang tertinggi dari semua varietas marigold.

    Perhatikan bahwa aromanya ada di seluruh dedaunan, sementara bunganya hampir tidak memiliki aroma. Hal ini menjadi bagian tanaman yang bertindak sebagai pengusir, walaupun saat bunga sedang mekar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 5 Hal Ini Bisa Menarik Lalat ke Rumah


    Jakarta

    Adanya lalat di rumah membuat penghuni resah. Penghuni rumah pasti mencari cara agar bisa mengusir serangga tersebut.

    Walaupun sudah berusaha untuk mengusir, namun lalat kerap kembali lagi. Kenapa ya?

    Bisa saja di rumah kamu justru ada berbagai hal yang menarik lalat untuk datang lagi datang lagi. Apa saja hal-hal yang bisa menarik lalat ke rumah?


    Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

    Sampah

    Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

    Makanan Basi

    Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

    Buah dan Sayur Busuk

    Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

    Cairan Manis atau Fermentasi

    Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

    Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Pasang TV di Rumah


    Jakarta

    Memiliki televisi (TV) di rumah bisa menjadi salah satu hiburan karena banyak tontonan menarik. Sebelum memasangnya di rumah, ada hal-hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu.

    Jangan sampai kamu salah pasang yang berujung tidak nyaman saat menonton TV. Misalnya, kamu memasang TV terlalu tinggi sehingga membuatmu tidak nyaman dan cepat lelah. Posisi TV yang pas yaitu sejajar dengan mata atau sedikit lebih rendah.

    Selain itu masih ada beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Perhatikan Aspek Keamanan

    Dikutip dari Tiger Mount, sebaiknya TV tidak diletakkan di tempat dengan suhu panas. Sebab, bisa merusak TV dalam waktu lama.

    Selain itu, pastikan TV yang dipasang aman dan tidak akan terjatuh, apalagi kalau kamu punya anak kecil atau hewan peliharaan di rumah.

    2. Tentukan Jarak Antara TV dengan Sofa

    Dilansir dari CNET, saat ingin memasang TV di rumah, pastikan jaraknya pas dari tempat duduk atau tempat menonton TV. Jika tidak ingin jarak TV terlalu dekat dengan sofa, kamu bisa memilih TV dengan ukuran yang lebih besar.

    3. Jangan Pasang TV Terlalu Tinggi

    Memasang TV terlalu tinggi bisa membuat leher sakit. Maka dari itu, sebaiknya TV dipasang sejajar dengan mata atau sedikit lebih rendah.

    4. Jangan Pasang TV Indoor di Luar Ruangan

    Sesuai namanya, TV indoor diperuntukkan di dalam ruangan. Jangan sekali-kali kamu pasang TV tersebut di luar ruangan karena rentan rusak. Sebab, ada TV yang memang dirancang bisa diletakkan di luar ruangan.

    Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memasang TV di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 4 Tanaman Hias Ini Beracun Bagi Hewan Peliharaan dan Anak-anak


    Jakarta

    Keberadaan tanaman hias bisa membuat rumah menjadi lebih asri dan segar. Namun, kamu perlu hati-hati karena ada tanaman hias yang justru beracun bagi hewan peliharaan dan anak-anak.

    Sebelum membeli tanaman hias, sebaiknya kamu mempelajarinya terlebih dahulu. Hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

    “Ya, beberapa tanaman memang beracun-sering kali hanya dalam jumlah yang sangat banyak-bagi hewan peliharaan dan/atau manusia, tetapi itu tidak berarti tanaman itu tidak boleh dipelihara,” kata head of Plant Education and Community di The Sill, Paris Lalicata, dikutip dari Real Simple, Senin (3/2/2025).


    Kamu bisa tetap menikmati keindahan tanaman tersebut sembari menjaga anak-anak dan hewan peliharaan tetap aman dengan beberapa tindakan sederhana. Misalnya kamu bisa meletakkan tanaman di tempat yang tinggi dan jauh dari jangkauan. Selain itu, kamu juga bisa membuat area khusus tanaman yang tidak boleh dimasuki oleh anak-anak maupun hewan peliharaan.

    Lebih lanjut, ada beberapa tanaman yang bisa menjadi beracun bagi hewan peliharaan maupun anak-anak. Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.

    1. Palem Sagu

    beautiful green tropical palm tree in a potbeautiful green tropical palm tree in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Palem sagu atau sikas sagu (Cycas revoluta) beracun bagi hewan dan manusia, terutama bagian bijinya. Tanaman itu memiliki komponen beracun yang bernama sitosin yang apabila dimakan bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, atau gejala yang lebih parah.

    Apabila hewan peliharaan atau anak-anak memakan bagian apapun dari tanaman tersebut, segera periksakan ke dokter.

    2. Kaktus Pensil

    Ilustrasi kaktusIlustrasi kaktus pensil. Foto: Getty Images/Jobrestful

    Tanaman yang satu ini sangat mudah ditemukan dan kerap digunakan sebagai tanaman hias. Maka dari itu kamu harus hati-hati.

    “Getahnya yang berwarna putih susu beracun bagi manusia dan hewan serta dapat menyebabkan iritasi parah pada kulit. Jika getahnya masuk ke mata, dapat menyebabkan iritasi dan bahkan kebutaan,” tutur profesional dari Plants With Krystal, Krystal Duran.

    3. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Tanaman ini sangat digemari bagi pemula karena perawatannya yang mudah. Tetap saja, saat merawatnya kamu perlu kehati-hatian karena mengandung kalsium oksalat yang bisa menimbulkan iritasi jika daunnya dimakan.

    “Kalsium oksalat disebut raphid, yang bekerja seperti jarum kecil. Jika tanaman tertelan, mulut akan teriritasi dan bengkak akibat raphid-sering kali ini tidak berakibat fatal,” ujar profesional dari The Houseplant Guru, Lisa Eldred Steinkopf.

    Selain itu, apabila getahnya mengenai kulit juga bisa menyebabkan iritasi kulit.

    4. Tanaman Ivy

    Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantIvy Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

    Ivy sangat cocok untuk dijadikan tanaman rambat. Namun penempatannya harus diperhatikan, jangan sampai sering bergesekan dengan penghuni rumah atau pastikan sulit dijangkau hewan peliharan dan anak-anak.

    “Getah tanaman ivy mengandung falcarinol yang dapat menyebabkan dermatitis kontak. Gunakan sarung tangan saat menangani tanaman ivy, terutama saat memangkas tanaman atau menangani tanaman merambat yang rusak,” ungkap steinkopf.

    Itulah deretan tanaman yang beracun bagi hewan dan anak-anak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah agar Nyaman dan Bebas Gangguan


    Jakarta

    Tikus sering menjadi tamu tak diundang yang meresahkan di rumah. Selain merusak barang-barang, hewan pengerat ini juga bisa membawa penyakit berbahaya.

    Kehadiran tikus di dalam rumah biasanya disebabkan oleh ketersediaan makanan, tempat berlindung, atau celah-celah kecil yang memungkinkan mereka masuk. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara-cara efektif dalam mencegah tikus masuk ke rumah.

    Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, kamu perlu menutup semua celah di mana tikus bisa masuk, menyimpan semua makanan, hingga menghilangkan tempat lembab. Mengutip laman Lodi-UK, Pest World, Mice Mob Exterminator dan Plunketts, begini penjelasannya:


    1. Tutup Semua Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

    Tikus bisa masuk melalui lubang-lubang kecil. Jadi, penting untuk menutup semua lubang atau celah yang dapat digunakan tikus untuk masuk.

    Kamu bisa menggunakan batu bata di depan pipa yang tidak terpakai atau memasukkan kawat wol ke dalam celah. Akan lebih sulit bagi tikus mengunyah bahan logam daripada kayu biasa atau drywall. Jangan lupa untuk memeriksa jendela dan pintu dan pasikan tertutup rapat.

    2. Simpan Semua Makanan

    Menyimpan makanan kering seperti pasta, gula, dan tepung dalam kantong plastik bisa mengundang tikus. Simpan makanan kering dalam wadah plastik, logam, atau kaca tertutup rapat. Jika memungkinkan, letakkan wadah tersebut di dalam rak agar tidak jatuh ke lantai.

    3. Pastikan Rumah Rapi

    Merapikan rumah bisa menjadi upaya untuk mencegah tikus masuk rumah. Membiarkan remah-remah sisa makanan di dapur atau makanan hewan peliharaan di lantai bisa menarik tikus.

    4. Kurangi Ruang Sempit

    Tikus Menyukai ruang sempit, sebab di sanalah mereka bisa bersarang. Jika memungkinkan, jauhkan furnitur dari dinding.

    Pastikan mangkuk makanan hewan peliharaan tidak dekat dengan dinding atau furniture. Sebab, hal itu bisa menarik perhatian tikus.

    5. Gunakan Minyak Esensial

    Tikus sangat sensitif terhadap bau. Jadi, menggunakan zat dengan bau kuat dapat menjadi cara untuk mencegah tikus masuk. Minyak esensial peppermint dan minyak esensial cengkeh misalnya, memiliki bau kuat yang bisa mengusir tikus dengan mengiritasi hidung mereka.

    6. Tanam Tanaman yang Mengeluarkan Bau Alami

    Ada beberapa tanaman yang bisa mengeluarkan bau secara alami. Kamu bisa menanam bunga marigold, bunga mawar, bunga lavender, bunga bakung, atau bawang, sebab tanaman ini mengeluarkan bau yang tidak disukai tikus.

    7. Rawat Tanaman Rumah

    Tikus bisa menggunakan tanaman di sekitar rumah sebagai tempat bersarang. Untuk itu, rawat tanaman di halaman rumah dengan baik agar mereka tidak bersembunyi di sana. Kalau kamu punya tanaman ivy atau wisteria di sisi rumah, tikus bisa memanjatnya untuk naik ke atap.

    8. Hilangkan Tempat Lembab

    Hilangkan semua tempat lembab, termasuk pipa bocor, sebab bisa menjadi tempat berkembang biaknya hama. Tikus tidak membutuhkan banyak air untuk bertahan hidup.

    Kebocoran pipa di sana sini dan sedikit kelembapan cocok untuk mereka. Tikus suka mencari air di tempat yang gelap dan sempit.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Penyebab Laba-laba Bikin Sarang di Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba biasanya muncul di pojok langit-langit rumah. Jika ini terjadi tentu kamu harus membersihkannya.

    Jika kamu tidak ingin sarang laba-laba terus muncul di rumah, maka perlu diketahui apa penyebab laba-laba bisa masuk dan membuat sarang di rumah. Dengan demikian kamu dapat mencegah hal ini terjadi.

    Melansir bob vila, ini beberapa penyebab laba-laba bisa bersarang di rumah kamu.


    Akses Masuk yang Mudah

    Laba-laba dapat masuk dengan mudah ke dalam rumah melalui retakan, lubang, celah pintu, jendela, dan lantai rumah kamu. Cara terbaik untuk mencegahnya masuk dengan menghilangkan atau menutup celah atau retakan yang memungkinkan laba-laba masuk.

    Perhatikan akses kabel yang tersambung ke dalam rumah, bisa jadi hal ini merupakan akses mudah untuk laba-laba masuk ke dalam rumah.

    Ruangan yang Kotor dan Jarang Dibersihkan

    Laba-laba suka bersembunyi di tempat yang gelap, berdebu, dan kotor. Membersihkan rumah secara teratur akan mengusir laba-laba yang sudah membuat sarang di rumah kamu dan mencegahnya untuk kembali.

    Bersihkan debu di sudut yang tinggi dan rendah yang memungkinkan laba-laba untuk bersarang. Semakin bersih rumah, semakin kecil kemungkinan kamu akan melihat laba-laba di rumah.

    Adanya Persediaan Makanan Laba-laba

    Laba-laba memakan serangga, sehingga apabila di rumah kamu banyak serangga, hal ini membuat laba-laba makin senang dan nyaman untuk bersarang.

    Periksa rumah untuk mencari sumber air, tempat bersembunyi serangga atau wadah makanan hewan peliharaan yang terbuka. Jika sudah membersihkan dan membuang persediaan makanannya, kamu juga dapat menyingkirkan laba-laba dari rumah.

    Kondisi Cuaca di Lingkungan

    Laba-laba menyukai tempat gelap dan nyaman. Jika cuaca di luar rumah dingin, laba-laba kemungkinan akan masuk ke dalam rumah untuk menghangatkan diri dan merasa nyaman, begitupun sebaliknya. Beberapa laba-laba juga lebih menyukai tempat yang lembap dan ada juga yang menyukai tempat kering.

    Membawa Masuk Tanpa Sengaja

    Laba-laba memang pandai bersembunyi dan biasanya mereka menumpang pada furniture, sayuran dan hewan peliharaan kamu. Perlu untuk memeriksa dan membersihkan diri setelah dari luar rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Amankan Perabotan di Rumah dari Cakaran Kucing dan Anjing


    Jakarta

    Memiliki hewan seperti anjing dan kucing di rumah dipercaya dapat mengurangi stres. Hewan-hewan berbulu yang aktif ini dapat mengalihkan perhatian kita dan membuat tubuh jauh lebih rileks.

    Di satu sisi, anabul bisa juga memicu stress jika kamu tidak siap barang-barang di rumah penuh goresan karena terkena cakaran. Kamu tidak bisa menghentikan mereka karena itu sudah naluri alamiah untuk berburu dan bertahan hidup.

    Mau tidak mau yang harus dilindungi adalah perabotan agar tidak cepat rusak atau membahayakan bagi anabul.


    Dilansir Washington Post, berikut beberapa cara mengamankan perabotan dari cakaran kuku anabul.

    1. Sediakan Tiang Cakaran atau Garukan

    Cara paling aman mengamankan perabotan adalah dengan memberikan benda yang aman dari goresan. Saat ini sudah banyak dijual tiang cakaran yang bisa menjadi tempat main anabul. Benda ini berupa tiang yang bagian bawah dan atasnya datar. Seluruh permukaan tiang cakaran sudah dilapisi dengan serat kait yang aman jika dicakar anabul. Bahan pelapisnya itu terbuat dari karpet, karton, atau sisal. Pastikan tiang cakaran ini diletakkan di dekat mereka sehingga anabul tidak akan mendekat ke perabotan di rumah.

    2. Alihkan Perhatiannya

    Seperti yang disebutkan sebelumnya mencakar benda di sekitarnya adalah sifat alamiah hewan sehingga kamu tidak dapat menghentikan kebiasaan tersebut. Namun, kamu bisa mengalihkan perhatiannya. Salah satunya dengan menyediakan benda yang tidak meninggalkan goresan. Bisa juga kamu memberikan banyak mainan dan mengajak mereka bermain sehingga anabul tidak tertarik untuk mendekati perabotan yang mudah tergores. Mainan kucing tersebut bisa berupa tongkat atau mainan bergerak agar mereka berlarian.

    3. Melapisi Perabotan

    Jika kamu tidak memiliki waktu untuk mengawasi atau bermain dengan anabul. Cara paling aman adalah dengan melapisi perabotan atau mengganti dengan bahan yang aman dari goresan.

    Selimut bisa digunakan untuk melindungi area rawan goresan. Pilihan lainnya adalah dengan membungkus beberapa perabotan dengan menggunakan bahan sisal di bawah kursi atau sofa untuk melindunginya.

    4. Gunakan Penutup Kuku Kucing

    Ada juga yang menyarankan untuk menggunakan penutup pada kuku hewan. Penutup ini juga disebut dengan soft paws. Bahan ini dapat bertahan sekitar satu bulan hingga enam minggu. Pemasangannya juga biasanya dilakukan oleh dokter hewan.

    Namun, pemakaian ini dikhawatirkan dapat mengganggu pergerakan anabul dan membuat mereka tidak nyaman. Jika kamu ingin benar-benar memakaikan kucing dan anjing dengan ini, konsultasikan dahulu dengan dokter hewan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Lalat Bertelur



    Jakarta

    Lalat merupakan hama yang bisa muncul di rumah. Hewan ini dianggap hama karena bisa mengganggu kesehatan orang. Apalagi hewan ini mudah bertelur.

    Lalat bisa bertelur di berbagai tempat di area rumah. Hal itu yang membuat populasi lalat bisa tumbuh dengan cepat di sekitar rumah.

    Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan. Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh diluar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com