Tag: hewan peliharaan

  • 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Mengundang Nyamuk Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah hewan kecil yang sering ditemukan di rumah. Mereka kerap mengganggu manusia dengan suara yang bising dan menghisap darah hingga membuat kulit gatal.

    Kehadiran nyamuk di rumah bukan tanpa sebab. Alasan utama mereka memang mencari makan. Selain itu, ada lho kebiasaan-kebiasaan pemilik rumah yang ternyata bisa menarik nyamuk datang dan bersarang di rumah.

    Penyebab Nyamuk Masuk di Rumah

    Inilah beberapa alasan nyamuk menyerbu dan bersarang di rumah, dilansir Recon Pest Services.


    1. Banyak Tumpukan Barang di Rumah

    Pasti banyak di antara kita yang menyimpan banyak barang di rumah, baik yang masih dipakai atau pun tidak. Alasannya barang-barang tersebut kemungkinan bisa dipakai pada saat-saat tertentu jadi kita menilai benda tersebut masih dibutuhkan.

    Ternyata kebiasaan seperti ini justru memberikan peluang bagi nyamuk untuk bersarang di rumah. Nyamuk menyukai tempat berlindung yang hangat, gelap, dan lembap. Tumpukan barang di rumah menjadi tempat yang nyaman karena biasanya jarang diganggu oleh manusia. Jadi sebaiknya buang barang-barang yang tidak begitu penting dan bersihkan barang-barang tersebut secara rutin.

    Hewan sekecil nyamuk pasti bisa dengan mudah masuk ke rumah melalui celah-celah. Nyamuk bisa masuk ke rumah melalui pintu, jendela, lubang air, hingga atap. Sebaiknya setiap celah terutama ventilasi bisa dipasang jaring-jaring yang tidak bisa dilalui nyamuk, tetapi angin masih bisa masuk.

    3. Membiarkan Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak dan bertelur. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got dapat menarik nyamuk untuk mendekat. Sementara, di dalam rumah ada tanaman pot, tempat minum hewan peliharaan, dan genangan air lainnya juga menjadi tempat potensial digunakan oleh nyamuk untuk bertelur.

    Untuk mencegahnya pastikan setiap sudut rumah kering dan tidak lembap, terutama bagian halaman. Setelah hujan usahakan membuang air yang menggenang ke tanah atau ke selokan.

    4. Membiarkan Nyamuk Berkeliaran

    Seperti yang disebut sebelumnya alasan utama nyamuk datang adalah untuk mencari makan dengan menghisap darah. Selain manusia, nyamuk juga sering mengincar hewan ternak.

    Sebenarnya pemilik rumah bisa mencegah agar dirinya tidak digigit nyamuk. Namun, beberapa di antara kita malas untuk membeli barang pembasmi nyamuk seperti obat oles, obat semprot ruangan, hingga tanaman yang baunya tidak disukai nyamuk. Persiapan tersebut dibutuhkan agar nyamuk tidak tertarik datang dan mengganggu aktivitas dan waktu tidur.

    5. Malas Membersihkan Halaman

    Pekarangan rumah merupakan area yang cocok sebagai sarang nyamuk. Sebab, di sana banyak tanaman, lembap, dan cukup gelap. Selain itu, terkadang banyak genangan di beberapa sudut.

    Apabila halaman jarang dibersihkan, tempat tersebut menjadi sarang yang cocok untuk nyamuk berkembang biak. Tanda halaman harus segera dibersihkan adalah terlihat banyak rumput sudah tumbuh cukup tinggi, banyak genangan, sampah daun berceceran, hingga tercium bau tak sedap.

    Itulah 5 kebiasaan yang tanpa sadar bisa mengundang nyamuk ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Tikus Masuk dari Lubang Ventilasi



    Jakarta

    Tikus kerap ditemukan di rumah. Hewan yang satu ini bisa masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara, salah satunya ventilasi.

    Keberadaan tikus di rumah tentunya membuat penghuni di dalamnya tidak nyaman. Sebab, hewan pengerat ini merupakan vektor atau hewan pembawa penyakit, belum lagi suka mencuri makanan, serta merusak barang-barang.

    Ventilasi merupakan salah satu jalur yang kerap dilalui tikus untuk masuk ke dalam rumah. Walau demikian, penghuni rumah bisa lho mencegah tikus masuk lewat ventilasi.


    Dalam catatan detikcom, dilansir dari Merlin Environmental, penghuni rumah bisa menutup ventilasi dengan memasang lembaran kawat kasa halus sebagai penutup.

    Selain lewat ventilasi, tikus juga bisa masuk rumah melalui celah atau lubang kecil di dekat ventilasi, rangka pintu, serta jendela. Nah, bagian tersebut juga bisa ditutup dengan mengisi celah dengan mortar.

    Penghuni rumah juga sebaiknya menutup pintu dan jendela apabila tidak ada orang di dekat area tersebut, terlebih pada malam hari. Sebab, keadaan malam yang gelap bisa membuat tikus bergerak lebih leluasa karena tidak terlihat.

    Untuk memastikan tikus tidak masuk ke dalam rumah, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Berikut ini informasinya.

    Pasang Perangkap dan Racun Tikus

    Gunakan perangkap dan racun tikus untuk mengusir tikus di tempatnya berada. Namun, pastikan anak-anak dan hewan peliharaan tidak dapat menjangkau perangkap ini.

    Selain itu, bisa juga dengan menggunakan perangkap tikus. Melalui perangkap ini, penghuni rumah bisa menangkap tikus tanpa melukainya dan bisa segera memindahkannya ke lokasi lain.

    Pangkas Pohon dan Semak-semak di Dekat Rumah

    Pastikan untuk rajin memangkas batang pohon dan semak-semak yang dekat dan menempel ke rumah. Langkah ini membuat tikus tidak punya akses mendekat ke loteng maupun atap rumah.

    Selain itu, pastikan juga tempat sampah di sekitar rumah jauh dari dinding sehingga tidak menjadi tempat bagi tikus untuk melompat.

    Singkirkan Sumber Makanan

    Singkirkan semua akses ke makanan yang dapat menarik perhatian tikus. Simpan semua makanan dalam wadah kedap udara atau simpan makanan di kulkas agar tidak tercium baunya. Hindari membiarkan makanan seperti roti di dapur yang mudah dijangkau.

    Hubungi Pengendali Hama

    Langkah terakhir yang bisa dilakukan yaitu menghubungi pengendali hama. Pengendali hama mampu menemukan semua titik masuk tikus dan membantu memblokir aksesnya.

    Itulah cara mencegah tikus masuk rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Jenis Serangga Kecil yang Sering Muncul di Kamar Tidur


    Jakarta

    Rumah adalah tempat tinggal bagi manusia, tetapi serangga juga kerap ditemukan di sini. Meski berukuran kecil, kehadiran serangga cukup mengganggu penghuni.

    Serangga bisa muncul di berbagai tempat di dalam rumah, tak terkecuali kamar tidur. Berbagai serangga kerap menyelinap masuk kamar tidur karena menemukan lingkungan yang cocok buat ditinggali.

    Lantas, makhluk kecil apa saja yang sering muncul di kamar tidur? Simak ulasannya berikut ini.


    Serangga yang Sering Ada di Kamar Tidur

    Inilah deretan serangga kecil yang bisa ditemukan di kamar tidur.

    1. Kutu Kasur

    Dikutip dari Pointe Pest Control, serangga yang identik dengan kamar tidur adalah kutu kasur. Serangga ini biasanya berada di kasur atau dipan tempat tidur. Mereka juga dapat tinggal di wallpaper, koper, gorden, karpet, dan sofa.

    Ruang yang berantakan adalah surga bagi kutu kasur karena mereka perlu tempat bersembunyi buat bertahan hidup. Kutu kasur membutuhkan darah manusia untuk bertelur. Namun, mereka dapat hidup setahun tanpa makanan.

    2. Laba-laba

    Laba-laba kerap terlihat di kamar tidur. Serangga ini tidak terlalu mengganggu, tetapi suka membuat sarang atau bersembunyi di sudut-sudut ruangan. Titik masuk laba-laba biasanya melalui celah dan retakan di sekitar jendela.

    Arakhnida ini mencari kehangatan dan makanan di kamar tidur. Mereka biasanya bersembunyi di dekat jendela, sudut ruangan, atau bawah furniture.

    3. Kecoak

    Terkadang kecoak dapat masuk kamar tidur dan mengganggu ketenangan penghuni. Tak heran, kecoak adalah serangga pembawa penyakit yang sangat kotor.

    Serangga ini senang tinggal di tempat yang lembap dan berantakan. Mereka pun berkembang biak dengan cepat.

    4. Semut

    Dilansir dari M&M Pest Control, semut tak hanya mencari makanan di dapur, tetapi juga di kamar tidur. Semut tertarik masuk kamar tidur kalau ada makanan atau tumpahan makanan. Sebab, sebagian penghuni rumah terkadang makan di dalam kamar, bahkan di atas tempat tidur.

    5. Kutu

    Jika serangga kecil di atas tempat tidur, kemungkinan itu adalah kutu. Serangga ini berakhir di kamar tidur karena terbawa hewan peliharaan yang masuk kamar.

    Kutu adalah serangga kecil tak bersayap yang menghisap darah hewan. Mereka juga bisa menghisap darah manusia sampai meninggalkan sensasi gatal dan bekas merah pada kulit.

    6. Nyamuk

    Berdasarkan Aptive Pest Control, nyamuk merupakan serangga bersayap yang suka menghisap darah manusia. Hal ini membuat kulit manusia bentol-bentol dan gatal pada kulit.

    Serangga ini suka masuk kamar tidur lewat jendela atau pintu yang terbuka. Mereka tertarik dengan karbon dioksida dari pernapasan manusia dan suhu hangat di kamar.

    Itulah serangga kecil yang suka berada di kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Tikus Bisa Masuk Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Tikus terkadang bisa masuk dan bersarang di dalam rumah. Kehadiran tikus sangat merugikan penghuni rumah sehingga perlu diwaspadai.

    Hewan pengerat ini suka mencuri makanan, merusak barang, dan buang kotoran sembarangan. Tikus juga hewan yang sangat kotor dan dapat membawa penyakit yang mengancam penghuni rumah.

    Oleh karena itu, penghuni perlu menjaga agar tikus tidak masuk ke dalam rumah. Simak apa saja yang menarik tikus buat masuk rumah beserta cara mencegahnya berikut ini, dikutip dari The Pest Master, Senin (28/7/2025).


    Penyebab Tikus Masuk Rumah

    Biasanya tikus menyerang rumah untuk mencari makanan, air, dan tempat berlindung. Nah, rumah dapat menyediakan tiga hal itu sehingga tikus tertarik untuk datang.

    1. Sumber Makanan

    Mereka menyukai rumah yang terdapat sumber makanan yang bisa mereka jangkau. Misalnya ada makanan yang dibiarkan terbuka, wadah yang tidak tertutup rapat, makanan hewan peliharaan, dan sisa buah dan sayuran yang jatuh di pekarangan.

    2. Sumber Air

    Selain itu, tikus juga mencari sumber air yang mudah diakses di rumah. Hewan tersebut tertarik dengan rumah yang memiliki keran yang menetes, mangkuk air hewan peliharaan, atau tempat mandi burung.

    3. Tempat Berlindung

    Hama ini senang tinggal di tempat yang aman dan tenang karena cocok buat mereka bersarang dan berkembang biak. Loteng yang berantakan, rongga dinding, dan tumpukan kotak menyediakan tempat perlindungan bagi tikus.

    Cara Cegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, penghuni dapat melakukan tips ini.

    1. Tutup Akses Masuk

    Periksa rumah untuk mencari bukaan yang bisa menjadi akses masuk tikus. Tutup lubang dan celah pada bangunan rumah agar tidak dilalui tikus. Pastikan untuk menggunakan penutup yang tidak dapat digerogoti tikus.

    2. Simpan Makanan dan Sampah dengan Benar

    Amankan rumah dari tikus dengan menyimpan makanan dan sampah dengan benar. Caranya dengan menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat dan pastikan tempat sampah memiliki tutup yang rapat. Lalu, segera bersihkan sisa atau tumpahan makanan agar tidak dimakan tikus.

    3. Jaga Kebersihan

    Rumah yang bersih tidak terlalu menarik bagi tikus. Bersihkan dan rapikan rumah, terutama tempat yang berantakan seperti garasi supaya tidak jadi sarang tikus. Pastikan barang-barang tersimpan dengan rapi dan tidak menyentuh lantai.

    4. Rapikan Pekarangan

    Terakhir, rapikan pekarangan dengan memotong ranting pohon dan semak-semak. Sebab, tikus dapat memanjat pohon dan melompat ke atap. Lalu, semak-semak pun bisa menjadi tempat berlindung dan bersembunyi bagi tikus.

    Itulah informasi seputar tikus masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Semut Muncul Lagi di Rumah Meski Sudah Diusir


    Jakarta

    Semut merupakan salah satu serangga yang sering dijumpai di rumah. Hewan ini memang ukurannya kecil, tapi kalau sudah berkumpul dalam jumlah banyak tentu akan merepotkan.

    Sebab, semut dapat menggerogoti makanan yang ada di dapur atau meja makan. Padahal, makanan tersebut masih bisa dikonsumsi di lain waktu. Khusus semut merah, mereka termasuk jenis semut yang suka menggigit dan bisa menyebabkan bentol di kulit.

    Sebenarnya, semut bisa diusir dengan menggunakan obat semprot serangga. Meski begitu, kandungan zat dan baunya dapat membahayakan kesehatan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.


    Solusi lainnya adalah dengan menggunakan bahan alami, seperti cuka putih, garam, atau minyak peppermint. Meskipun sudah diusir, tapi terkadang semut bisa datang lagi ke rumah. Apa penyebabnya?

    Penyebab Semut Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Eco Care Pest Control, ada sejumlah faktor yang menyebabkan semut muncul lagi di rumah, yaitu:

    1. Mencari Sumber Makanan

    Faktor yang pertama karena semut ingin mencari sumber makanan. Apabila telah menemukan sumber makanan di rumah, semut tidak akan pergi sampat persediaan telah habis.

    Serangga kecil ini kerap menyerbu makanan manis, sisa makanan di lantai, atau makanan milik hewan peliharaan. Jadi, kalau ada sisa makanan di meja makan atau dapur yang tidak dibersihkan, maka tak heran semut akan datang kembali meski sebelumnya sudah diusir.

    2. Membuat Sarang Baru

    Selain itu, semut juga kerap masuk ke rumah karena ingin membangun sarang baru. Semut akan terlihat berlalu-lalang di dinding atau lantai rumah selama sarangnya masih ada dan tidak dibersihkan.

    Perlu diketahui, semut sangat menyukai kayu yang basah dan lapuk. Apabila hunian kamu sering mengalami kerusakan akibat air atau terdapat atap yang bocor, maka sangat rentan dijadikan sarang oleh semut.

    Cara Mengatasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu dapat mengatasi sarang semut di rumah dengan sejumlah bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Cuka Putih

    • Campur 1 sendok makan cuka putih ke dalam wadah berisi air
    • Tuang larutan cuka ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan ke sarang semut
    • Cairan cuka juga bisa disemprot ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melaluinya lagi.

    2. Garam

    • Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya
    • Bisa juga membuat semprotan garam dengan mencampur air dan garam, lalu dimasukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut.

    3. Peppermint

    • Campur minyak peppermint dan air
    • Tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan
    • Semprotkan cairan peppermint ke sarang semut di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Lalat merupakan serangga kecil yang dapat mengganggu manusia. Hewan ini memang tidak menggigit, tapi sering hinggap di makanan dan minuman yang kita konsumsi. Masalahnya, lalat dapat membawa kotoran yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

    Sebenarnya membasmi lalat terbilang cukup mudah, yakni bisa menggunakan obat semprotan nyamuk yang dijual bebas. Namun terkadang, lalat masih bisa datang lagi ke rumah meski sebelumnya sudah dibasmi.

    Ada sejumlah penyebab mengapa lalat bisa muncul lagi di rumah. Namun tenang, masalah lalat ini dapat dicegah dengan beberapa cara. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut sejumlah penyebab lalat kerap muncul di rumah:

    1. Ada yang Membusuk di Dalam Rumah

    Lalat merupakan serangga yang memakan bahan organik. Hewan ini kerap mencari makan di dapur, meja makan, tempat sampah, tumpukan kompos, dan air yang menggenang.

    Lalat juga suka hinggap di bangkai hewan. Kalau kamu mencium aroma tak sedap di dalam rumah dan setelah dicari tahu ternyata ada bangkai hewan, maka tak heran jika menemukan banyak lalat beterbangan.

    Serangga kecil ini juga suka hinggap di makanan yang sudah membusuk. Apabila kamu tidak segera membuang sisa makanan yang ada di dapur atau tempat sampah, maka dapat mengundang lalat untuk datang ke rumah.

    2. Suhu Hangat

    Lalat termasuk hewan yang dapat berkembang biak pada suhu hangat, yakni sekitar 24 derajat Celcius atau lebih. Suhu hangat ini dapat membantu larva lalat cepat matang dalam waktu 4-13 hari saja.

    3. Cepatnya Reproduksi

    Secara umum, banyak dari spesies lalat yang mampu bereproduksi dengan cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Lalu, rata-rata proses pertumbuhan telur hingga menjadi lalat dewasa hanya butuh waktu 7-10 hari saja. Bahkan lalat bisa semakin cepat tumbuh jika berkembang biak di suhu hangat.

    Jika kamu menemukan ada lima lalat betina di rumah, mungkin lalat tersebut dapat berkembang biak dan menghasilkan 2.000 ekor lalat dalam waktu kurang dari satu bulan. Wow!

    Cara Mencegah Lalat Berkembang Biak di Rumah

    Ketiga faktor di atas menjadi penyebab utama lalat kerap datang ke rumah. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya datang lagi. Berikut tipsnya:

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Cara yang paling ampuh adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Langkah ini sangat sederhana, yakni:

    • Buang sampah pada tempatnya
    • Segera cuci piring dan gelas setelah dipakai
    • Bersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh ke lantai, dapur, atau meja makan
    • Segera buang sampah dapur keluar rumah agar tidak menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

    Apabila kamu memiliki hewan peliharaan, segera buang sisa kotoran dan bersihkan tempat untuk BAB-nya agar tidak mengundang lalat. Kamu juga perlu membersihkan tempat makannya agar tetap kering.

    2. Simpan Makanan dengan Baik

    Lalat bisa masuk ke dalam rumah karena menemukan sumber makanan. Jika kamu meletakkan sisa makanan di atas meja, sebaiknya ditutup dengan tisu, piring, atau penutup lainnya agar tidak digerogoti lalat. Bila perlu kamu menyimpan sisa makanan dan minuman ke dalam kulkas.

    3. Tutup Akses Masuk Lalat

    Pada dasarnya lalat hidup di luar ruangan. Serangga ini masuk ke dalam rumah karena ingin mencari makan atau tempat untuk berkembang biak.

    Maka dari itu, cobalah tutup akses masuk lalat dengan cara menutup rapat pintu. Selain itu, kamu juga bisa memasang jaring anti serangga di jendela atau pintu rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Ampuh Hilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Perabotan hingga Pakaian


    Jakarta

    Memelihara hewan seperti kucing dan anjing di rumah bisa membuat penghuni merasa memiliki teman. Keberadaannya memang menyenangkan, namun terkadang bulu-bulunya menempel di perabotan rumah hingga pakaian.

    Tentunya hal ini tidak diinginkan bagi pemilik hewan dan juga penghuni rumah lainnya, ‘kan? Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan dari perabotan rumah dan pakaian.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Seprai hingga Handuk

    Dilansir dari Martha Stewart, untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari seprai maupun handuk bisa menggunakan sarung tangan karet. Caranya, basahkan sarung tangan karet dengan air dan usapkan ke atas seprai maupun selimut.

    “Bulu akan menempel di sarung tangan dan Anda bisa lebih mudah mengumpulkan bulu dan membuangnya,” kata Brian Sansoni dari American Cleaning Institute.

    Setelah itu cuci barang-barang tersebut. Sebelum dicuci, masukkan barang ke dalam pengering dan gunakan siklus pengering tanpa panas selama 10 menit untuk melonggarkan bulu hewan peliharaan yang seringkali tersangkut.

    “Masukkan juga lembaran pengering, karena penumpukan listrik statis dapat membuat bulu tetap menempel pada kain,” ujar Sansoni.

    Keluarkan pakaian dari pengering, kibaskan sisa bulu hewan peliharaan (sebaiknya di luar ruangan), lalu masukkan ke dalam mesin cuci untuk dibersihkan secara menyeluruh.

    Karpet

    Untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari karpet bisa dengan penyedot debu atau vacuum cleaner. Sebaiknya, bersihkan karpet dengan vacuum cleaner setiap minggu.

    “Setelah menyedot debu, Anda dapat menggulung [karpet] dengan lint roller atau sikat pembersih khusus bulu hewan peliharaan setiap satu atau dua hari, tergantung pada berapa banyak hewan peliharaan yang Anda miliki dan seberapa parah kerontokannya,” tutur direktur operasi franchise Two Maids, Kathy Cohoon.

    Permukaan Meja

    Bulu hewan peliharaan bisa terbang dan mendarat di berbagai permukaan, termasuk meja. Tentunya permukaan meja harus tetap dijaga kebersihannya karena terkadang dipakai untuk menaruh makanan.

    Cohoon menyarankan untuk membersihkan bulu hewan peliharaan menggunakan sapu atau penyedot debu. Bisa juga bersihkan dengan lap basah pada area yang masih terdapat bulu hewan peliharaan. Selanjutnya, bersihkan area dengan pembersih serbaguna atau larutan khusus material.

    “Jika hewan peliharaan berjalan di atas meja dapur, ingatlah untuk sering-sering mendisinfeksi area tersebut,” kata Cohoon.

    Pakaian

    Lint Roller

    Bulu hewan terkadang suka menempel pada pakaian. Untuk menghilangkannya, bisa pakai lint roller. Caranya dengan meletakkan pakaian pada permukaan yang halus dan rata lalu roll lint roller ke atas dan ke bawah sampai bulu hilang.

    Pakai Cuka

    Dilansir dari Homes & Gardens, Co-Founder dari Stripped Down Laundry, Joshua dan Ashlie Waterman, menggunakan cuka saat mencuci pakaian bisa membantu menghilangkan bulu hewan peliharaan. Caranya, tambahkan 1/2 cangkir cuka ke dalam tumpukan cucian di dalam mesin cuci untuk membantu mengendurkan serat pakaian, mengurangi pH cucian sehingga mengurangi daya melekat statis pada pakaian.

    Pakai Bola Pengering

    Jika tidak ingin mencuci pakai cuka, penghuni rumah bisa menggunakan bola pengering untuk menghilangkan bulu hewan pada pakaian.

    “Kami menyarankan untuk menambahkan lembaran pengering, atau lebih baik lagi menggunakan bola pengering, ke dalam mesin pengering untuk mengurangi listrik statis – bola pengering wol yang dibasahi sedikit dengan air sebelum ditambahkan adalah yang terbaik untuk ini. Dan merupakan salah satu yang terbaik. cara menghilangkan kerutan pada pakaian juga!” kata Joshua dan Ashlie Waterman.

    Tak hanya itu, Joshua dan Ashlie menyarankan untuk memasukkan pakaian ke dalam mesin pengering dengan siklus ‘dry air cycle’ selama 10 menit sebelum dicuci.

    “Siklus awal ini membantu mengendurkan dan menghilangkan bulu hewan peliharaan sehingga lebih mudah dihilangkan saat proses pencucian,” tuturnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bulu kucing dari perabotan hingga pakaian. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 4 Cara Mudah Usir Laba-laba dari Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba sering muncul di sudut rumah, baik di dinding, plafon, maupun sela-sela jendela. Walaupun tidak berbahaya, keberadaannya bikin rumah terlihat kotor dan tidak terurus.

    Membersihkan sarang laba-laba sebenarnya mudah. Namun, agar rumah benar-benar terbebas, sumbernya juga harus diusir supaya sarang tidak kembali lagi. Mengutip Mirror, berikut beberapa cara efektif untuk membasmi laba-laba dari rumah:

    1. Tutup Semua Celah

    Laba-laba sering masuk lewat celah kecil di dinding, pintu, atau jendela. Karena itu, penting untuk menutup semua celah yang berpotensi jadi jalan masuk.
    Menurut pakar pengendalian hama Jordan Foster dari Fantastic Service, pemilik rumah perlu memberi perhatian khusus pada dapur, loteng, dan kamar mandi karena area lembap jadi tempat favorit laba-laba. Ventilasi sebaiknya diberi jaring, dan perapian ditutup saat tidak digunakan.


    2. Gunakan Minyak Esensial Peppermint

    Selain menenangkan, minyak esensial peppermint ternyata juga ampuh mengusir laba-laba. Aroma menyengatnya tidak disukai laba-laba karena penciuman mereka bekerja lewat kaki.

    Caranya mudah: campurkan 20 tetes minyak peppermint dengan air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah dan celah tempat laba-laba bersembunyi. Namun, hati-hati jika punya hewan peliharaan, karena peppermint bisa beracun bagi mereka.

    3. Nyalakan Lilin Aromaterapi Serai

    Lilin beraroma serai, lemon, atau kayu manis juga bisa membantu. Selain aromanya tidak disukai laba-laba, asap dari lilin bisa membuatnya enggan mendekat. Letakkan lilin aromaterapi di dekat jendela atau sudut ruangan yang sering muncul sarang laba-laba.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih di dapur juga bisa jadi solusi. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan di area yang sering jadi tempat masuk laba-laba. Kandungan asam asetat pada cuka membuat laba-laba enggan mendekat. Cara ini aman digunakan meski di sekitar hewan peliharaan.

    Dengan trik sederhana ini, rumah bisa lebih bersih dan bebas dari sarang laba-laba yang mengganggu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jurus Jitu Usir Cicak biar Nggak Berkeliaran di Rumah


    Jakarta

    Cicak kerap kali terlihat merayap di tembok rumah. Reptil ini cukup mengganggu karena suka berkeliaran dan buang kotoran sembarangan.

    Jika merasa risih dengan kehadiran cicak, penghuni rumah bisa mengusirnya. Caranya dengan membuat lingkungan rumah tidak nyaman dihuni cicak.

    Lantas, bagaimana cara mengusir cicak? Simak tipsnya berikut ini.


    Tips Usir Cicak dari Rumah

    Inilah beberapa metode untuk membuat cicak enggan berada di dalam rumah, dikutip dari Livspace.

    1. Kapur Barus

    Kapur barus mengeluarkan aroma tajam yang dapat mengusir cicak. Penghuni dapat menaruh kapur di sekitar rumah seperti lemari, dapur, atau kolong wastafel. Namun, cara ini tidak cocok kalau ada anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.

    2. Bubuk Kopi

    Selain itu, cicak juga tidak menyukai aroma menyengat dari bubuk kopi. Campurkan bubuk kopi dengan air dan semprotkan ke area yang sering dilalui cicak. Bubuk kopi bisa juga langsung ditaburkan di sudut-sudut rumah.

    3. Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang merah dan bawang putih dapat dipakai buat mengusir cicak. Letakkan beberapa siung atau irisan bawang ke sudut-sudut rumah. Cara lain bisa dengan menyemprot air rendaman bawang ke dinding atau sudut-sudut ruangan.

    4. Turunkan Suhu Ruangan

    Cicak menyukai tempat yang hangat. Untuk itu, penghuni dapat membuat ruangan lebih dingin agar mereka tidak betah.

    5. Cangkang Telur

    Bau cangkang telur pun dianggap mengganggu bagi cicak. Jangan buang cangkang telur, tetapi bersihkan dan letakkan dekat jendela atau pintu. Jangan lupa untuk membuang cangkang telur itu keesokan harinya agar tidak muncul aroma tak sedap.

    6. Lada dan Cabai

    Buatlah larutan bubuk merica atau cabai sebagai semprotan anti cicak. Semprotkan cairan tersebut di area yang sering dilalui cicak.

    7. Semprotan Obat Nyamuk

    Semprotan obat nyamuk juga efektif buat mengusir cicak. Dengan membasmi nyamuk dan serangga, cicak akan kehilangan sumber makanan dan pergi dengan sendirinya.

    8. Jaring Jendela

    Cegah cicak masuk rumah dengan menutup jendela dengan memasang jaring. Cara ini memungkinkan cahaya tetap masuk tapi menghalangi serangga dan cicak ke dalam rumah.

    9. Air Dingin

    Jika tak ingin menggunakan metode berbau tajam, penghuni bisa memanfaatkan air dingin atau air es. Siram air tersebut ke cicak agar tubuh mereka kaku sehingga mudah disingkirkan.

    10. Bersihkan Rumah

    Langkah yang tak boleh ketinggalan buat mengusir cicak adalah rajin bersihkan rumah. Sebab, cicak biasanya datang karena ada serangga atau makanan. Pastikan rumah bersih dan makanan tersimpan rapat agar tidak dihampiri cicak.

    Itulah cara mengusir cicak agar tidak berkeliaran di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Usir Cicak dari Rumah, Cuma Modal Bahan Dapur


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering dijumpai di rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, namun sebagian orang merasa takut atau jijik pada reptil tersebut.

    Ada saja yang melakukan berbagai cara untuk mengusir cicak agar tidak ada di rumah. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan bubuk kopi.

    Tentunya itu bukan satu-satunya cara untuk mengusir cicak. Dilansir dari Livspace dan Times of India, berikut ini informasinya.


    1. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Dilansir dari Times of India, aroma bubuk kopi yang menyengat bisa membuat cicak enggan datang lagi ke area tersebut. Caranya cukup mudah, bisa dengan mencampur bubuk kopi dan air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Selanjutnya, semprot area yang sering dilalui cicak. Selain itu, bisa juga dengan menaruh bubuk kopi di setiap sudut rumah.

    2. Cangkang Telur

    hacks menggunakan cangkang telur dalam kesuburan tanamanCangkang telur. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Meski terdengar aneh, tapi ternyata cangkang telur efektif mengusir cicak dari rumah. Sebab, reptil tersebut mengira cangkang telur adalah predator sehingga lebih memilih ‘putar balik’.

    Penghuni rumah bisa menyebarkan cangkang telur bekas yang sudah dibersihkan di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah. Sebaiknya ganti cangkang telur setiap 3-4 hari sekali agar tetap terlihat masih segar, sehingga efektif untuk mencegah cicak datang lagi.

    3. Lada

    ladalada Foto: Istimewa

    Bahan dapur yang satu ini bisa digunakan untuk mengusir cicak secara efektif. Cukup campur bubuk merica dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke sudut-sudut rumah atau area yang sering dilalui cicak.

    4. Kapur Barus

    Aroma tajam kapur barus ampuh mengusir cicak. Letakkan kapur barus di lemari, dapur, atau kolong wastafel. Tapi hati-hati, jangan gunakan di rumah yang ada bayi atau hewan peliharaan ya, detikers.

    5. Turunkan Suhu Ruangan

    Cicak suka tempat hangat. Jadi, kamu bisa menyalakan AC dengan suhu rendah (sekitar 22 derajat Celsius) agar cicak enggan masuk ke dalam rumah.

    6. Pasang Jaring Jendela

    Untuk solusi jangka panjang, kamu bisa pasang jaring di jendela. Cahaya tetap masuk, tapi cicak dan serangga lain nggak bisa nyelonong seenaknya.

    7. Rutin Bersih-Bersih

    Cicak biasanya datang karena ada makanan atau serangga kecil. Jadi, pastikan rumah selalu bersih dan makanan tersimpan rapat. Jangan biarkan sisa makanan menumpuk di dapur.

    Itulah beberapa cara mengusir cicak dari rumah.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com