Tag: hewan

  • Ini Penyebab Ada Tokek di Rumah dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Tokek… Tokek… Tokek…

    Suara itu kerap terdengar di rumah. Jika terdengar suara tersebut bisa dipastikan ada hewan tokek di sekitar rumahmu.

    Tokek rumah atau Gekko gecko merupakan kerabat dekat dari cecak. Keduanya merupakan hewan yang dapat memutuskan serta menumbuhkan ekornya (autotomi), namun ukuran tokek rumah lebih besar dibandingkan cecak.


    Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab adanya tokek di rumah dan cara mengusirnya, yuk ketahui dulu ciri-ciri tokek.

    Ciri-ciri Tokek Rumah

    Tokek rumah memiliki kulit punggung yang ditutupi oleh sisik-sisik granular dengan bintil-bintil agak besar dan menonjol. Pupil matanya tegak berbentuk jorong dengan tepian yang bergerigi.

    Jari-jari kaki depan dan belakang tumbuh sempurna, melebar di ujung, terkadang dengan selaput di antara pangkal jari serta terdapat cakar (kuku) pada ujung jari bagian bawah. Sisi bawah jari dihiasi dengan bantalan pelekat (disebut scansor) yang berguna untuk menempel pada substrat agar tidak jatuh, biasanya digunakan ketika memanjat pohon, dinding atau langit-langit rumah.

    Hewan yang aktif pada sore dan malam hari ini hidup pada ketinggian 0-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain distribusi vertikal yang luas, habitat satwa reptilia ini sangat beragam, yaitu meliputi hutan primer, hutan sekunder, perkebunan tanaman keras dan permukiman manusia.

    Penyebab Adanya Tokek di Rumah

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti, ditulis Rabu (12/3/2025).

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Cara Mengusir Tokek

    Meski keberadaannya tidak mengancam manusia, penghuni rumah tetap ingin mengusirnya karena suaranya yang terkadang mengganggu. Salah satu cara mengusirnya, kata Boyke, bisa dengan menjaga kebersihan rumah atau memperbaiki sanitasi.

    “Pengendalian tokek dilakulan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itulah penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Bisnis Tokek Moncer Kala Pandemi, Cuan Puluhan Juta Rupiah per Bulan’:

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Katak Sering Datang ke Rumah dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Saat musim hujan seperti sekarang ini kodok sering muncul di pekarangan rumah. Hewan amfibi ini memang tidak berbahaya, tapi sebagian orang mungkin takut terhadapnya.

    Ada Beberapa cara ampuh untuk mengusir kodok dari rumah. Tapi sebelum itu, perlu diketahui juga penyebab mengapa kodok datang ke halaman rumahmu. Berikut penjelasannya.

    Penyebab Katak Muncul di Halaman Rumah

    Mengutip dari KliknClean, katak bisa muncul di halaman atau kebun disebabkan suatu hal yang menarik perhatiannya. Bisa jadi rumah kamu mempunyai kolam atau dekat dengan kebun yang mungkin jadi sumber makanan. Berikut beberapa penyebab lainnya mengapa katak masuk ke halaman rumah.


    1. Keberadaan Air

    Katak tergolong sebagai hewan amfibi, mereka lebih suka tinggal di dekat sumber air. Sumber air di properti kamu seperti kolam renang ataupun kolam ikan dapat menarik perhatian katak.

    2. Serangga

    Penyebab munculnya katak dalam jumlah banyak adalah terdapat serangga di sekitar rumah. Misalnya, seperti lalat dan nyamuk yang menjadi sumber makanan utama mereka. Katak akan berkumpul di mana mereka mendapatkan banyak serangga untuk dimakan.

    3. Lampu Taman

    Mempunyai lampu di taman dapat membuat tampilan taman jadi semakin indah, tetapi ini juga menarik perhatian sejumlah serangga. Karena serangga berkumpul, katak pun akan datang untuk memangsa serangga tersebut.

    Dengan demikian, semakin banyak lampu yang kamu nyalakan di malam hari pada halaman atau taman kamu, semakin besar kemungkinan akan ada pesta berkumpulnya katak dan kodok.

    4. Terdapat Kolam atau Kebun

    Katak adalah makhluk menyukai tempat teduh untuk berlindung. Seperti kebun atau halaman rumah yang terdapat banyak rumput liar, dedaunan, atau rumput yang cukup tinggi.

    Memiliki kebun padat yang jarang dibersihkan dapat menarik perhatian serangga dan menjadi tempat tinggal baru bagi katak.

    Tips Usir Katak dari Halaman Rumah

    Mungkin sangat sulit untuk menyingkirkan katak atau kodok tanpa menggunakan bahan kimia. Namun, ada beberapa metode efektif untuk menghilangkan populasi yang lebih kecil. Metode ini bisa sangat ampuh diterapkan, tetapi membutuhkan kesabaran dan kerja keras. Bahan yang digunakan pun sangat murah dan jarang membahayakan katak.

    1. Ampas Kopi

    Kamu dapat memanfaatkan ampas kopi untuk mengusir katak. Caranya, kamu dapat menaburkan ampas kopi di area tanah kosong, contohnya kebun kamu.

    Tanah yang kaya nitrat dicampurkan dengan ampas kopi, akan menghasilkan rasa tidak nyaman pada katak yang menginjaknya.

    2. Cuka

    Kamu dapat membuat cairan anti katak. Caranya, kamu dapat mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama. Kemudian semprotkan pada area yang sering dijumpai katak. Kelemahan utama dari semprotan cuka adalah tingkat keasaman tinggi yang dapat membunuh tanaman yang disemprot.

    3. Air garam

    Katak adalah hewan yang peka terhadap air garam. Dengan menyemprotkan sedikit air garam di sekitar area yang disukai katak. Maka akan membuat kaki katak merasakan efek seperti tersengat.

    Demikian penyebab dan tips mengusir katak dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Membasmi Ulat Bulu di Rumah dan Mencegahnya Datang Kembali


    Jakarta

    Ulat bulu sering menjadi momok bagi banyak orang karena tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Hama ini biasanya muncul di musim tertentu dan menyerang berbagai jenis tumbuhan, baik di pekarangan rumah maupun di kebun.

    Jika dibiarkan, ulat bulu dapat berkembang biak dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan. Selain membasmi ulat bulu yang sudah ada, langkah pencegahan juga tidak kalah penting agar serangan hama ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

    Mengapa Ulat Bulu Bisa Masuk ke Dalam Rumah?

    Sebelum mencari cara membasminya, salah satu langkah pencegahan adalah kenali mengapa ulat bulu kerap datang ke area rumahmu. Mengutip dari pestpointers dan Empire Pest Control, ada beberapa alasan mengapa ulat bulu masuk ke dalam rumah:


    1. Keberadaan Tanaman di Sekitar Rumah

    Ulat bulu tidak aktif berpindah tempat secara sengaja, tetapi mereka mencari area yang hangat dan kaya akan sumber makanan. Jika area rumahmu memiliki banyak tanaman atau pohon di sekitar rumah, kupu-kupu atau ngengat mungkin menjadikannya tempat bertelur. Saat telur menetas, ulat bulu yang lahir akan mencari makan di sekitar area tersebut, bahkan bisa masuk ke dalam rumah.

    2. Banyaknya Ngengat di Dalam Rumah

    Selain kupu-kupu, ngengat juga sering bertelur di dalam rumah. Beberapa jenis ulat bulu yang berasal dari ngengat bahkan tidak membutuhkan makanan sama sekali, sehingga mereka bisa berkembang di dalam rumah tanpa bergantung pada tanaman. Kalau kamu sering menemukan ulat bulu di dalam rumah, kemungkinan besar ada banyak ngengat yang berkembang biak di sekitarmu.

    3. Sumber Makanan yang Melimpah

    Ulat bulu sangat tertarik pada dedaunan yang kaya akan nutrisi. Jika kamu memiliki taman dengan berbagai jenis tanaman, terutama yang berdaun lebar atau berbunga, ulat bulu mungkin datang untuk mencari makan.

    4. Lingkungan yang Lembap

    Ulat bulu tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembap. Area sekitar rumah yang memiliki tanah basah, genangan air, atau kebocoran air bisa menjadi tempat yang menarik bagi mereka. Memastikan lingkungan tetap kering dan tidak ada kelembapan berlebih dapat membantu mencegah kedatangan ulat bulu.

    5. Mencari Kehangatan dan Cahaya Buatan

    Saat suhu udara dingin, ulat bulu akan mencari tempat yang lebih hangat untuk berlindung. Mereka bisa masuk melalui celah di dinding, jendela, atau pintu. Selain itu, lampu rumahmu yang menyala di malam hari juga bisa menarik mereka, karena ulat sering tertarik pada cahaya.

    10 Cara Membasmi Ulat Bulu dan Mencegahnya Datang Kembali

    Setelah mengetahui penyebabnya, segera singkirkan. Jika menemukan kondisi banyaknya ulat bulu di sekitar rumahmu, rajin-rajinlah memantau kondisi tanaman dan melakukan perawatan rutin pada area taman. Berikut cara membasmi ulat bulu dan mencegahnya datang lagi:

    1. Periksa Tanaman Secara Berkala

    Perhatikan bagian batang, bunga, dan bagian bawah daun untuk melihat tanda-tanda kerusakan akibat gigitan atau kotoran ulat. Usahakan kurangi jumlah ngengat dan kupu-kupu di area rumah, sebagai langkah pencegahan yang efektif.

    Periksa pohon dan tanaman di sekitar rumah untuk menemukan sarang ulat bulu. Kamu bisa memangkas cabang yang terkena, membakar sarangnya, atau membiarkannya agar dimakan oleh predator alami seperti burung dan tawon.

    2. Menanam Tanaman Herbal Pengusir Ulat

    Beberapa jenis tanaman herbal dan bunga memiliki aroma kuat yang tidak disukai ulat bulu. Tanamlah tanaman yang punya aroma kuat, untuk membantu mengusir ulat secara alami salah satunya pohon jeruk purut.

    Selain berfungsi sebagai pengusir hama, biasanya tanaman dengan aroma kuat juga bisa mempercantik taman dan bermanfaat dalam berbagai keperluan dapur.

    3. Membuat Air Sabun

    Salah satu cara sederhana untuk menangkap ulat bulu adalah dengan membuat perangkap menggunakan air sabun. Caranya, siapkan wadah berisi air sabun dan letakkan di area yang sering didatangi ulat bulu.

    4. Mencegah Ngengat Masuk ke Rumah

    Karena sebagian besar ulat bulu berasal dari telur yang diletakkan oleh kupu-kupu atau ngengat, mengurangi keberadaan serangga ini di dalam rumah bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif.

    Ngengat cenderung bersarang di rumah yang berantakan dan memiliki banyak sumber makanan, seperti buah-buahan, biji-bijian, sereal, serta sisa makanan di dapur. Dengan rutin membersihkan rumah, terutama area penyimpanan makanan, Anda bisa mengurangi kemungkinan ngengat berkembang biak.

    5. Memasang Penghalang

    Menutup celah atau lubang yang memungkinkan kupu-kupu dan ngengat masuk ke dalam rumah bisa menjadi solusi jangka panjang. Gunakan kasa serangga pada jendela dan ventilasi untuk mencegah serangga bertelur di dalam rumah.

    6. Menyemprotkan Minyak Mimba (Neem Oil)

    Neem oil adalah minyak nabati dari pohon mimba yang dapat mengganggu sistem pernapasan hama seperti ulat bulu dan tungau. Semprotkan larutan neem oil pada tanaman yang terserang untuk mengurangi populasi ulat bulu tanpa membahayakan manusia atau hewan peliharaan.

    7. Menggunakan Semprotan Cabai

    Campuran cabai dan bawang putih bisa menjadi pestisida alami yang efektif. Caranya, haluskan ½ cangkir cabai habanero dan 6 siung bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring. Diamkan selama dua hari, lalu saring dan semprotkan pada ulat bulu yang ditemukan di tanaman.

    8. Gunakan Semprotan Minyak Sayur

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur lainnya dengan 1 sendok teh sabun cuci piring dan 2 gelas air hangat. Semprotkan larutan ini pada ulat bulu untuk membasmi mereka. Hindari penggunaan pada tanaman dengan daun berbulu seperti anggrek dan labu.

    9. Buat Larutan Cuka

    Campuran 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dapat digunakan sebagai semprotan alami untuk membunuh dan mengusir ulat bulu dari tanaman Anda.

    10. Pakai Cairan Sabun Cuci Piring

    Campurkan 1 sendok teh sabun cuci piring dalam 1 liter air hangat. Setelah dingin, semprotkan larutan ini ke seluruh permukaan daun tanaman, termasuk bagian bawahnya, untuk mencegah ulat bulu berkembang.

    Jika populasi ulat bulu di rumah atau kebun sudah terlalu banyak dan sulit dikendalikan, sebaiknya hubungi ahli hama profesional. Mereka memiliki metode yang lebih efektif untuk mengatasi serangan ulat bulu tanpa merusak ekosistem di sekitar rumahmu.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Bau Pesing


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang banyak dipelihara orang di rumah. Kalau kamu memelihara kucing, sebaiknya perhatikan kebersihan rumah karena hewan ini bisa pipis sembarangan.

    Tentu kamu nggak mau ada kotoran berceceran dan baunya menyebar di rumah. Hal ini bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang akan merasa tidak nyaman.

    Jika menemukan kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera diatasi ya. Berikut ini penyebab kucing kencing sembarangan dan cara membersihkannya agar tak terulang lagi.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan

    Dilansir dari The Vets, kucing pipis sembarangan bisa karena ada masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Apabila kucing di rumah tiba-tiba sering buang kotoran sembarangan di rumah, segera konsultasikan ke dokter hewan.

    Selain itu, perilaku pipis sembarangan juga bisa dipicu karena stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya. Biasanya ini dikarenakan kotak pasir kotor.

    3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing di rumah pipis sembarangan atau bau kotorannya menyebar ke seluruh rumah, coba tiga cara ini agar baunya cepat hilang.

    1. Segera Bersihkan

    Segera bersihkan pipis kucing agar baunya tidak menyebar ke seluruh ruangan. Di dalam kotoran kucing tersebut pasti mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

    Kamu bisa membersihkan pipis kucing dengan mengelap menggunakan tisu. Setelah itu masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

    Lalu, gunakan cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Namun, hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia.

    Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing buat pipis lagi di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Itulah cara membersihkan pipis kucing agar tidak kencing sembarangan lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Kotoran Cicak Najis? Begini Hukumnya dan Cara Membersihkannya



    Jakarta

    Cicak adalah salah satu hewan yang pasti ditemukan di rumah. Hewan ini sebenarnya tidak menyerang manusia, tetapi cicak sering buang kotoran sembarangan yang bahaya jika terkena makanan atau terpegang.

    Dalam agama Islam sendiri terdapat beberapa pandangan terkait hukum kotoran cicak najis atau tidak. Jika menilik dari buku ‘Shalat yang Sempurna’ karya R Maftuh Ahmad, disebutkan bahwa kotoran cicak termasuk dalam kategori najis sedang atau disebut pula dengan mutawassithah.

    Hal ini dikarenakan najis sedang itu merujuk pada kotoran berupa air kencing anak perempuan, air kencing orang dewasa, bangkai, hingga kotoran manusia hingga binatang.


    Serupa dengan itu, dalam buku ‘Fikih’ karya Kholidatuz Zuhriyah dan Machnunah Ani Zulfah, MPdI, dijelaskan bahwa kotoran cicak termasuk najis sehingga harus disucikan.

    Sementara itu, Buya Yahya melalui sebuah video sesi tanya dan jawab yang diunggah dalam saluran YouTube Al-Bahjah TV, menjelaskan bahwa penentuan najis atau tidaknya cicak tergantung pada keyakinan masing-masing dari Muslim.

    Apabila seorang muslim merasa ragu apakah kotoran tersebut membatalkan kesuciannya, maka bekaslnya harus memahami ilmu. Ia menyarankan untuk tidak berfikiran bahwa kotoran cicak tersebut najis.

    Ia memberikan contoh apabila ada kotoran cicak yang masuk ke dalam air, selama tidak mengubah warna dan bau, maka tidak najis.

    Pandangan serupa juga tertuang dalam penjelasan buku ‘125 Masalah Thaharah’ karya Muhammad Anis Sumaji yang mengatakan bahwa kotoran cicak yang masuk ke dalam air tidak dinilai najis apabila tidak mengubah warna dan bau dari air tersebut.

    Cara Menyucikan Najis dari Kotoran Cicak

    Cara membersihkan diri atau benda yang terkena kotoran cicak tidak sulit karena ini termasuk najis ringan.

    Dikutip dari buku ‘Kitab Fikih Sehari-hari: 365 Pertanyaan Seputar Fikih untuk Semua Permasalahan dalam Keseharian’ karya AR Shohibul Ulum, apabila najis tersebut masih terlihat wujudnya, mengeluarkan bau, mengubah warna dan rasa, maka perlu dihilangkan semuanya. Sampai kembali ke wujud normal. yang mengenai benda-benda memiliki wujud yang berwarna, berbau, dan memiliki rasa, maka perlu dibersihkan dengan air hingga hilang bau, rasa, hingga rasanya.

    Sedangkan, jika najis yang muncul tidak memiliki bau, warna, atau rasa, maka cara membersihkannya dengan menuangkan air sekali di area atau barang tersebut.

    Kedua cara membersihkan najis ini juga berlaku untuk menyucikan najis berupa air kencing bayi, darah, muntahan, kotoran binatang, hingga cairan dari dalam tubuh. Syekh Ahmad Zainuddin memberikan penjelasan bahwa:

    “Seandainya ada tanah yang terkena najis semisal air kencing lalu mengering, lalu air dituangkan di atasnya hingga menggenang, maka sucilah tanah tersebut walaupun tak terserap ke dalamnya, baik tanah itu keras maupun gembur” disebutkan dalam kitab Fathul Mu’in bi Syarhi Qurratil ‘Ain bin Muhimmatid Din.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Membasmi Tungau Kasur Tanpa Vacuum Cleaner



    Jakarta

    Tungau adalah salah satu serangga yang berukuran sangat kecil yang biasanya hidup dan berkembang biak di tempat tidur. Kasur yang terlihat bersih belum tentu bebas tungau yang bisa menimbulkan penyakit.

    Mengganti seprai secara rutin bisa membasmi tungau di tempat tidur. Tungau juga biasanya bisa dibasmi menggunakan vacuum cleaner yang menggunakan sinar UV.

    Namun, ada juga cara-cara lain yang bisa membasmi tungau tanpa vacuum cleaner. Apa saja?


    Sebelum membahasnya, penting untuk diketahui apa bahaya dari tungau dan bagaimana dampaknya untuk kesehatan.

    Meski ukurannya kecil, tungau bisa menggigit berbagai bagian tubuh manusia, seperti leher, wajah, tangan, perut, hingga kaki.

    Gigitan tungau bisa menimbulkan sejumlah gejala, di antaranya gatal pada area yang digigit, munculnya benjol kemerahan, serta iritasi kulit. Efek terburuknya, gigitan tungau bisa memicu gejala kesehatan, seperti scabies atau kudis, eksim, alergi kulit, asma, dan gangguan tidur.

    Cara Membersihkan Tungau di Kasur Tanpa Vacuum Cleaner

    1. Sesuaikan suhu ruangan

    Tungau menyukai tempat lembab. Inilah mengapa penting untuk mengatur suhu ruangan agar hewan kecil ini tidak semakin nyaman dan berkembangbiak. Pastikan kamar tidur memiliki aliran udara yang baik, kamu juga bisa menggunakan dehumidifier.

    2. Gunakan cara alami

    Kamu juga bisa memanfaatkan garam sebagai solusi untuk membasmi tungau. Caranya cukup dengan menyemprotkan larutan garam ke bagian yang kira-kira dihinggapi tungau lalu tunggu beberapa saat. Alternatif lainnya bisa dengan menggunakan minyak lavender.

    3. Cuci seprai dengan air panas

    Hal yang bisa dilakukan untuk membasmi tungau adalah dengan rutin mencuci perlengkapan tidur seperti sprei dan sarung bantal guling dengan air panas. Kamu juga bisa menambahkan deterjen anti-bakteri agar tungau benar-benar mati total dan mencegah perkembangbiakannya muncul.

    4. Jemur kasur

    Sinar matahari bisa membuat tungau mati. Ini juga cara lain yang bisa kamu lakukan tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner. Kamu bisa menjemur kasur di bawah paparan sinar matahari agar kelembaban kasur berkurang serta membunuh tungau. Sebelumnya, pastikan cuaca tidak terlalu panas sehingga tidak akan merusak kasur.

    5. Semprot disinfektan

    Cara terakhir membersihkan tungau di kasur tanpa vacuum cleaner adalah menggunakan cairan disinfektan di area kamar atau di area hewan ini bersarang. Kandungan zat kimia dalam cairan tersebut bisa efektif membunuh tungau serta mencegah serangga kecil ini muncul kembali.

    Demikianlah beberapa cara yang bisa kamu diterapkan untuk membersihkan tungau di kasur tanpa vacuum cleaner. Semoga informasinya bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Bahan Ini Bikin Kucing Liar Ogah Buang Kotoran di Halaman Rumah



    Jakarta

    Pernahkah rumah kamu kedatangan kucing liar yang mengganggu? Nggak cuma mencuri makanan, hewan satu ini suka bikin geram karena kerap meninggalkan kotoran di halaman rumah.

    Mungkin kamu sudah sering mengusir kucing, tetapi tidak membuahkan hasil. Kucing itu tetap saja datang ke pekarangan rumah kamu.

    Sebenarnya ada berbagai cara untuk menjaga rumah agar tidak dihampiri kucing. Nah, ternyata cangkang telur bisa digunakan buat bikin kucing ogah didekati kucing, lho.


    Dilansir dari House Digest, cangkang telur dapat mengusir kucing dari pekarangan rumah. Caranya gampang, kamu hanya perlu meremukkan cangkang telur menjadi potongan kecil.

    Eits, tapi jangan terlalu kecil ya. Kemudian, potongan cangkang telur itu kamu sebarkan di halaman rumah. Adapun jumlah pecahan cangkang telur dapat kamu sesuaikan dengan luas halaman rumah.

    Pecahan cangkang telur tersebut membuat pekarangan rumah terasa tajam ketika diinjak. Hal ini membuat kucing tidak dapat berjalan di atasnya.

    Sebab, kucing tidak menyukai permukaan tajam lantaran membuat mereka merasa tidak nyaman. Dengan begitu, cangkang telur dapat dengan mencegah kucing mendekati rumah kamu.

    Ada banyak permukaan yang tidak disukai kucing. Permukaan itu termasuk aluminium foil, permukaan lengket, dan permukaan kasar seperti cangkang telur. Pecahan cangkang telur dapat dapat menusuk bantalan kaki kucing.

    Selain itu, kucing lebih menyukai permukaan tanah yang lembut dan berbutir untuk menutupi kotorannya, seperti pasir. Pecahan cangkang telur yang telah disebar di atas tanah rumah ini membantu membuat kucing tidak bisa menggali tanah. Alhasil, kucing akan mencari tempat lain untuk buang kotoran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kucing Liar Suka Masuk Pekarangan Rumah?


    Jakarta

    Pernahkah kamu berpikir mengapa kucing liar terus berdatangan ke rumah meski sudah sering diusir? Hewan berbulu ini kalau dibiarkan masuk pekarangan bisa buang kotoran sembarangan.

    Berbagai cara sudah dilakukan tetapi rasanya percuma untuk mencegah kucing masuk rumah. Nah, mungkin saja ada sesuatu di rumah kamu yang menarik bagi kucing.

    Lantas, kira-kira apa yang bikin kucing suka masuk pekarangan rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    6 Alasan Kucing Masuk Pekarangan Rumah

    Inilah beberapa penyebab kucing masuk halaman rumah seperti yang dikutip dari Best Life.

    1. Makanan

    Makanan bisa jadi daya tarik nomor satu bagi kucing liar. Bahkan, kalau makanannya sudah tidak ada, kucing akan kembali lagi pekarangan karena ingat sempat ada sumber makanan di situ.

    “Ini mungkin termasuk sisa makanan di mangkuk hewan peliharaan jika Anda memberi mereka makan di luar, atau bisa juga tempat sampah, panggangan, dan sisa makanan piknik,” kata CEO Black Pest Prevention Nicole Carpenter.

    2. Mangsa

    Tak hanya makanan manusia, kucing juga tertarik dengan hewan dan serangga yang mereka mangsa. Misalkan ada burung ataupun tikus di rumah, tentu bakal jadi santapan menarik bagi kucing.

    3. Sumber Air

    Sumber air juga sama pentingnya dengan makanan bagi kucing liar. Rumah yang ada tempat mandi burung, air mancur, mangkung air hewan peliharaan, keran yang menetes, bahkan genangan air dapat menarik kucing ke halaman kamu.

    4. Tanaman Tertentu

    Menurut Carpenter, tanaman tertentu dapat membuat kucing mendekati rumah. Kucing biasanya tertarik pada tanaman yang kaya vitamin dan mineral. Tanaman yang disukai kucing antara lain peterseli, rumput gandum, rosemary, valerian, dan kamomil.

    5. Tempat Bersembunyi

    Kucing liar suka bersembunyi yang nyaman dan hangat untuk mereka berlindung. Mereka biasanya masuk ke gudang, sudut-sudut pekarangan, mesin mobil, dan semak-semak.

    6. Kucing Lain

    Jika kamu memelihara kucing di rumah, kucing liar mungkin tertarik untuk masuk halaman rumah. Hewan ini tertarik pada jejak bau yang ditinggalkan kucing lain. Mereka mungkin saja sedang mencari pasangan kawin.

    Itulah beberapa alasan kucing liar masuk pekarangan rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati! 4 Aroma Ini Bisa Mengundang Lalat Masuk ke Rumah



    Jakarta

    Datangnya lalat ke dalam rumah menandakan bahwa rumah tersebut kotor. Sebab lalat akan datang jika ada sesuatu yang menarik di dalam rumah tersebut, seperti sampat.

    Adanya lalat membuat rumah terasa kotor dan menjijikan, hal ini karena lalat dikenal sebagai serangga yang kotor.

    Mengetahui cara mengusir lalat dari rumah memang penting, namun memahami aroma apa saja yang menarik lalat datang ke rumah juga penting agar dapat mencegah lalat masuk dan membuat kamu merasa tidak nyaman.


    Dilansir dari Life of Kitty, berikut beberapa aroma yang dapat menarik lalat datang ke rumah sehingga membuat rumah terasa kotor.

    Buah yang Membusuk

    Apel yang terlalu matang atau busuk menjadi hal yang menarik bagi lalat, terutama lalat buah. Serangga ini tertarik pada aroma manis dan zat fermentasi yang dikeluarkan selama proses pembusukan buah.

    Penting untuk memperhatikan buah yang kamu simpan. Simpan buah di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung. Buang segera buah yang rusak atau busuk, bersihkan permukaan tempat buah disimpan secara teratur.

    Makanan Hewan

    Makanan hewan peliharaan seringkali mengeluarkan bau yang kuat dan mengundang lalat. Untuk mencegah serangga ini tertarik pada makanan hewan peliharaan, pastikan mengosongkan dan bersihkan mangkuk hewan peliharaan secara teratur.

    Jangan menyimpan makanan hewan peliharaan di dekat jendela atau pintu yang terbuka. Simpan makananan hewan dalam wadah kedap udara untuk mencegah bau menyebar.

    Cucian Basah

    Cucian basah apabila tidak dikeringkan dengan benar dapat mengeluarkan bau apek yang menarik. Untuk menghindari masalah ini, pastikan untuk menggantung cucian setelah dicuci serta segera mengeringkannya.

    Keringkan cucian kamu dengan cepat di udara terbuka atau mesin pengering pakaian, hindari membebani mesin cuci secara berlebihan sehingga cucian dapat dicuci dan diperas dengan benar. Jangan meninggalkan cucian basah tergeletak di kamar mandi.

    Sampah Rumah Tangga

    Sampah makanan, kemasan yang kotor, dan benda-benda lain yang dibuang ke tempat sampah dapat dengan cepat mengeluarkan bau tidak sedap yang menarik lalat.

    Untuk mencegah lalat berkembang biak di area tersebut, penting untuk mengelola sampah dengan benar. Ganti kantong sampah secara teratur dan bersihkan tempat sampah, selalu tutup tempat sampah untuk membatasi penyebaran bau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Hilangkan Bau Kucing di Rumah, Gampang!


    Jakarta

    Saat memelihara kucing berarti pemilik rumah sudah siap dengan bau dari hewan tersebut. Bau kucing ini mungkin untuk sebagian orang terutama pemilik rumah tidak mengganggu, tetapi bagaimana dengan tamu yang tidak terbiasa dengan itu?

    Bau kucing yang tercium di rumah biasanya berasal dari kotoran kucing. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung konsentrasi urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik. Campuran konsentrasi tersebut memicu bau yang kuat dan busuk.

    Bau ini tetap dapat tercium ke seantero rumah meskipun sudah tersedia pasir khusus. Hal ini biasanya dikarenakan pasir tersebut jarang diganti dan dibersihkan sehingga baunya tetap tercium. Selain dari kotoran kucing, bulu dan muntahan kucing juga bisa menjadi sumber bau busuk tercium.


    Oleh karena itu, agar rumah tetap segar dan bebas dari bau kucing, pemilik rumah harus tau cara menghilangkan bau tersebut. Dilansir The Spruce, berikut cara menghilangkan bau kucing dari rumah.

    1. Bersihkan Kotak Pasir

    Biasanya pemilik rumah yang telah menyediakan kotak pasir untuk anabul buang air atau buang kotoran. Dengan begitu, pemilik rumah lebih mudah membersihkan kotoran karena berada di satu tempat.

    Kotak pasir tersebut harus diganti secara rutin karena tidak mungkin pasir tersebut bersih dengan sendirinya. Biasanya jangka waktu membersihkannya tergantung pada jumlah anabul yang dimiliki dan berapa banyak pasir yang digunakan.

    Jika pemilik rumah tak sempat dan suka lupa, saat ini sudah ada kotak pasir modern yang bisa mengganti pasir kotor secara otomatis. Setiap pagi, pemilik rumah hanya perlu membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    2. Rawat Kucing dan Pastikan Selalu Bersih

    Hal yang paling penting untuk mencegah bau muncul adalah kamu harus rajin dan telaten mengurus kucing. Pastikan makanan yang mereka konsumsi aman untuk pencernaan, rawat bulu kucing agar tetap wangi dan tidak mudah rontok, dan bawa periksa kesehatan sesering mungkin, terutama ketika mereka susah makan dan mengalami gangguan pencernaan.

    3. Rajin Bersihkan Rumah

    Debu merupakan salah satu kotoran yang bisa jadi sumber bau di rumah. Apalagi jika ditambah dengan bulu-bulu kucing yang berjatuhan. Oleh karena itu, pastikan setiap hari membersihkan rumah terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    4. Bersihkan Pakai Cuka

    Jika sudah sering membersihkan tetapi baunya tidak kunjung hilang. Coba tambahkan cuka ke dalam air, kemudian semprotkan pada noda di kotak pasir, atau noda kotoran kucing di bagian rumah lain.

    Setelah disemprotkan diamkan selama 15-30 menit, dan basuh dengan kain bersih. Semprotkan berulang sampai noda benar-benar hilang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com