Tag: hewan

  • Sebelum Mudik, Tutup 4 Jalur Ini Agar Rumah Aman dari Tikus


    Jakarta

    Memasuki waktu mudik, banyak yang harus dipersiapkan agar rumah tetap aman dan bersih meski keadaannya tengah kosong dan tak berpenghuni. Salah satunya adalah menjaga rumah aman dari tikus.

    Hewan pengerat satu ini termasuk cerdas karena terkadang bisa mengelabui manusia. Bahkan setelah kita memasang perangkap, mereka bisa datang lagi dan lagi. Ternyata memasang perangkap tidak cukup, kita harus cek beberapa area di rumah yang bisa jadi adalah akses utama tikus masuk ke rumah. Kira-kira di mana saja tempatnya?

    Dilansir The Spruce, berikut 4 jalur masuk tikus ke rumah.


    1. Saluran Pembuangan dan Sistem Perpipaan

    Sebagai hewan pengerat, tikus biasa hidup di tempat yang kotor seperti got atau saluran pembuangan air. Mereka memiliki ingatan yang kuat sehingga bisa kembali ke tempat yang sama berulang kali. Oleh karena itu, cara mencegah tikus adalah dengan menutup akses agar mereka tidak datang kembali.

    Biasanya tikus masuk ke rumah dari got melalui saluran pipa atau jalan pipa pembuangan. Cara mencegah tikus masuk dan keluar dari pipa adalah membuat penutup pada ujung pipa. Pilih penutup yang memiliki lubang agar air tetap dapat keluar.

    2. Atap dan Ventilasi

    Salah satu tempat kesukaan tikus adalah bagian atap rumah. Tanda mereka berada di balik plafon adalah suara berisik ketika mereka berjalan di atas. Jika menemukan tikus berada di atap rumah akan lebih sulit untuk menangkapnya karena perlu membuka plafon atau genteng.

    Cara lebih aman adalah dengan memanggil tenaga profesional yang biasa membasmi tikus. Dikhawatirkan apabila dilakukan sendiri terjadi kecelakaan saat menghindari tikus yang melompat atau kejadian tak disangka lainnya.

    Kemudian, tutup pula ventilasi, lubang di dapur, ventilasi pada atap pelana, dan celah di atap yang berpotensi menjadi akses utama tikus masuk ke rumah.

    3. Lubang

    Selain dari pipa, ventilasi, atau lubang di antara atap, waspadai lubang lain di rumah. Tikus bisa masuk lewat akses di mana saja selama mereka mencium sumber makanan. Jika kamu ingin memasang pengaman atau penutup pada setiap lubang, pastikan bahannya yang tidak mudah rusak apabila digigit oleh tikus.

    4. Tumpukan Barang di Garasi dan Gudang

    Tikus menyukai tempat yang lembap seperti di gudang dan tumpukan barang yang sudah tidak dipakai. Meskipun tidak ada sumber makanan, tetapi tempat penuh debu, hangat, dan kumuh itu merupakan tempat tinggal yang nyaman bagi semut. Sebelum pergi mudik, sebaiknya bersihkan dahulu area gudang, tumpukan barang di dapur, kamar, dan area lainnya agar tidak ada peluang tikus bersarang di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Pakai Robot Vacuum



    Jakarta

    Teknologi kian berkembang membuat banyak inovasi yang berdampak pada kehidupan manusia. Di pekerjaan rumah contohnya, yang kini ramai bisa dikerjakan dengan bantuan robot yaitu robot pel atau robot vacuum.

    Robot vacuum kini banyak tersedia di pasaran baik yang harganya murah ataupun mahal. Namun, sebelum membeli robot vacuuum, ada baiknya tahu apa saja kekurangan dan kelebihannya. Dilansir dari Ruparupa, ini selengkapnya:

    Kelebihan Memakai Robot Vacuum


    1. Multifungsi

    Beberapa model robot pel otomatis biasanya juga berfungsi sebagai menghisap debu. Hal ini tentu akan memberikan keleluasaan kita dalam memenuhi kebutuhan pembersihan rumah tangga.

    2. Isi daya otomatis

    Robot pel otomatis juga biasanya memiliki fitur isi daya otomatis sehingga kamu tidak perlu khawatir baterainya habis.

    3. Egronomis dan Terjadwal

    Salah satu kelebihan utama robot pel otomatis adalah bentuknya yang minimalis, bundar, dan modern. Hal ini membuatnya tidak memerlukan banyak ruang di dalam rumah.

    Selain itu, robot pel otomatis juga memiliki fitur untuk menjadwalkan kegiatan membersihkan rumah. Dengan begitu, robot ini akan otomatis membersihkan rumah sesuai jadwal yang sudah kita tentukan.

    4. Menjangkau Area yang Sulit Dicapai

    Robot pel otomatis juga bisa mencapai area yang sulit dijangkau, seperti di bawah sofa atau tempat tidur, yang sulit dijangkau oleh mesin vakum biasa. Ini akan membantu mencegah akumulasi debu yang sulit dijangkau.

    5. Bisa Dipantau dengan Ponsel

    Kebanyakan robot pel otomatis juga bisa dioperasikan melalui ponsel. Hal ini tentu akan memudahkan kita saat ingin membersihkan rumah, tetapi berada di lokasi yang berbeda.

    Kekurangan Memakai Robot Pel Otomatis

    Di sisi lain, robot pel otomatis juga memiliki sejumlah kekurangan yang bisa menjadi pertimbanganmu saat ingin menggunakannya di rumah. Melansir Forbes,, berikut beberapa kekurangan memakai robot pel otomatis.

    1. Perlengkapan Rumah yang Anti Vacuum

    Sebelum menggunakan robot pel otomatis, kamu tetap perlu memastikan bahwa rumah bebas dari benda-benda kecil yang bisa terjebak di dalamnya, seperti kaus kaki atau mainan hewan peliharaan.

    2. Terjebak pada Perangkat

    Robot pel otomatis juga bisa terjebak atau kesulitan melewati perangkat dan furnitur tertentu sehingga memerlukan pengawasan ekstra untuk mencegahnya terjebak di bawah perabotan. Selain itu, robot pel otomatis juga bisa kesulitan menemukan jalan ke stasiun pengisian daya saat baterai hampir habis. Hal ini bisa menyebabkan robot terdampar di tengah rumah.

    4. Harus Sering Dikosongkan

    Karena ukuran bak penampungannya yang kecil, robot pel otomatis juga perlu dikosongkan secara rutin, terutama di rumah dengan hewan peliharaan yang banyak.

    5. Kebisingan

    Robot pel otomatis biasanya beroperasi lebih lama dan menghasilkan kebisingan selama proses pembersihan sehingga bisa mengganggu ketenangan rumah.

    6. Harga Relatif Mahal

    Investasi awal yang tinggi menjadi faktor utama. Karena teknologinya yang lebih canggih, robot pel otomatis biasanya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan mesin vakum biasa.

    Demikianlah untung-rugi memakai robot pel otomatis di rumah. Sebelum memutuskan untuk menginvestasikan uangmu, pertimbangkan dengan matang kebutuhan rumah tangga dan preferensi pribadi. Apakah fitur yang dimiliki robot pel otomatis sebanding dengan investasi yang dikeluarkan? Dengan pemahaman yang jelas mengenai untung-rugi, kamu bisa membuat keputusan yang bijak. Semoga informasinya bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Sebaiknya Tidak Menjemur Baju di Depan Rumah


    Jakarta

    Banyak orang yang memilih untuk menjemur pakaian di luar ruangan, dibandingkan menggunakan mesin cuci yang bisa mengeringkan pakaian. Beberapa di antaranya menjemur pakaian di depan rumah.

    Namun, cara ini sebenarnya memiliki beberapa kekurangan yang bisa dipertimbangkan. Apa saja alasan sebaiknya tidak menjemur pakaian di depan rumah?

    4 Alasan Sebaiknya Tidak Menjemur Baju di Depan Rumah

    Beberapa alasan sebaiknya tidak menjemur baju di depan rumah. Mengutip laman The Spruce, berikut penjelasannya.


    1. Rentan Terkena Polusi dan Bau Tak Sedap

    Saat dijemur depan rumah, pakaian bisa menyerap bau dari polusi kendaraan yang lewat. Sama halnya jika rumah berdekatan dengan peternakan hewan atau pabrik. Aroma khas dari kedua tempat tersebut bisa menempel di pakaian yang bersih.

    2. Adanya Serangga dan Hewan Lainnya

    Menjemur baju di depan rumah juga memungkinkan dihinggapi serangga hingga kotoran hewan seperti burung yang sulit dihilangkan. Jika hal ini terjadi, kamu perlu mencuci ulang baju yang sudah kering.

    Jadi, penting untuk berhati-hati saat menggantungkan pakaian di luar ruangan.
    Pakaian dengan benang yang menggantung seperti sweater rajut juga bisa menarik perhatian burung yang melihatnya.

    3. Kondisi Cuaca Buruk

    Pakaian akan mengandalkan cuaca yang cerah agar bisa kering secara efektif. Angin yang kencang juga bisa menerbangkan kotoran dan debu yang menempel di pakaian.

    Sementara, jika ada hujan deras, pakaian tidak akan kering. Apalagi jika hal tersebut terjadi saat tidak ada orang di rumah. Pakaian bisa benar-benar basah karena tak sempat diangkat.

    4. Merusak Estetika

    Tali jemuran bisa dianggap menurunkan nilai estetika rumah. Bahkan, di luar negeri beberapa asosiasi pemilik rumah melarang menjemur pakaian di depan rumah. Sebab, adanya jemuran tersebut dianggap menurunkan nilai properti.

    Meski demikian, dibandingkan dengan hanya mengandalkan pengering mesin cuci, menjemur pakaian di bawah sinar matahari, seperti di depan rumah memiliki beberapa kelebihan. Mulai dari mencerahkan pakaian putih, menjaga ukuran pakaian tanpa membuatnya menyusut, hingga menghemat listrik.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Lalat Kabur Jika Melihat Warna Kuning? Begini Kata Ahli



    Jakarta

    Banyak penelitian telah dilakukan untuk mencari tahu bagaimana cara mengusir lalat. Hewan kecil ini sulit untuk diusir apalagi ditangkap karena badannya yang kecil dan gerakkannya yang gesit.

    Salah satu penelitian menemukan bahwa lalat merespon terhadap warna. Ada beberapa warna yang menarik perhatian, ada pula yang mereka hindari.

    Dalam riset yang dilakukan oleh University of Florida yang tertuang pada Journal of Medical Entomology edisi terkini, mereka memantau perilaku lalat dari preferensi warna yang dipilih oleh lalat.


    Mereka menyiapkan alat elektroretinogram yang bisa mengukur reaksi mata lalat untuk mengetahui warna apa yang akan direspon oleh lalat. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa lalat lebih merespon warna biru dibandingkan kuning.

    Selain itu, sebuah riset yang dilakukan oleh Innocean Indonesia dan Dulux juga melakukan teknik respon warna. Mereka melakukan uji coba dengan menyiapkan dua jenis meja dengan piring berisi makanan di atasnya.

    Satu meja berwarna kuning dan lainnya tidak dicat. Hasilnya menunjukkan bahwa lalat lebih tertarik pada meja yang tidak berwarna kuning.

    Setelah eksperimen ini, Dulux membuat sebuah proyek bernama Project Yellow Canteen yakni mengubah kantin menjadi serba kuning agar tidak ada lalat yang berani terbang di dalamnya.

    Selain warna kuning dari cat, eksperimen serupa juga bisa dicoba dengan menggunakan lampu LED kuning. Lampu ini bisa dipakai di beberapa spot di rumah, terutama dapur dan ruang makan.

    Alasan eksperimen ini diperlukan adalah agar kita mengetahui cara mengusir lalat yang paling efektif. Seperti yang kita ketahui, lalat memang tidak menggigit manusia, tetapi serangga ini membawa banyak bakteri dan kuman di kakinya.

    Kotoran tersebut bisa saja berasal dari tempat sampah atau tempat kotor lainnya. Ketika mereka terbang dan hinggap di makanan, dapat terjadi kontaminasi. Apabila makanan dan minuman tersebut dikonsumsi khawatirnya dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti demam tifoid, kolera, dan diare.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan Rawat Taman Ini Bisa Mengundang Hama ke Rumah, Hindari!


    Jakarta

    Memiliki taman rumah bisa membuat suasana sejuk, asri, dan segar. Banyaknya tanaman di kebun rumah memang memanjakan mata, namun terkadang bisa mengundang hama.

    Keberadaan hama ini bisa merusak tanaman dengan cepat. Hama maupun hewan pengganggu tanaman bisa saja datang karena kelalaian dari pemilik rumah. Tentunya pemilik rumah nggak mau dong hal itu terjadi? Nah, ada beberapa kesalahan umum yang harus diperhatikan karena bisa mengundang hama ke taman rumah.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasi mengenai kesalahan yang dapat mengundang hama tanaman.


    1. Penyiraman Berlebihan

    Penyiraman tanaman secara berlebihan menjadi salah satu penyebab utama datangnya hama ke taman rumah. Hal itu menyebabkan kelembapan berlebihan yang menjadi tempat perkembangbiakan beberapa serangga, seperti nyamuk dan agas.

    Untuk mencegahnya, penghuni rumah bisa memasang jadwal penyiraman tanaman serta memasang timer pada selang.

    Selain itu, penghuni rumah juga sebaiknya menghilangkan genangan air karena bisa menjadi tempat perkembangbiakan serangga. Genangan air ini biasanya ada di tanah maupun bawah pot.

    2. Tidak Membuang Bahan yang Membusuk

    Hama tertarik pada bahan tanaman yang membusuk. Kebun menghasilkan sejumlah besar bahan yang membusuk, seperti daun yang mati, buah yang terlalu matang, maupun sampah organik lainnya. Hal tersebut memungkinkan hama untuk mencari tempat persembunyian serta berkembang biak.

    Langkah yang bisa dilakukan adalah bersihkan kebun dari apa pun yang jatuh. Buah yang membusuk dengan cepat menarik hama yang tidak diinginkan, jadi segera ambil. Masukkan bahan yang membusuk ke dalam tempat sampah kompos atau tempat sampah.

    3. Membunuh Predator Alami

    Menurut pakar pengendalian hama dan pengelolaan vegetasi di Teminix, Terry Keyzer, membunuh predator alami adalah kesalahan berkebun umum yang menarik hama,

    “Penting untuk tidak membunuh semua serangga. Dari semua spesies serangga yang biasa ditemukan di kebun, 99 persen bermanfaat,” katanya.

    Untuk melindungi predator alami spesies hama, sangat penting untuk tidak menyemprotkan insektisida di mana-mana, sebaliknya menggunakan pendekatan yang terarah untuk menghilangkan masalah hama.

    4. Mengabaikan Keanekaragaman Tanaman

    Mengabaikan keanekaragaman tanaman adalah kesalahan berkebun lain yang mengundang hama yang tidak diinginkan. Kebun tidak hanya menyediakan sumber makanan bagi hama, tetapi juga menyebabkan penipisan nutrisi tanah, yang dapat membuat tanaman lebih rentan terhadap serangan hama.

    Sebaiknya pahami tanaman pendamping dari tiap tanaman yang ada di kebun agar lebih beranekaragam.

    5. Tidak Menanam Tanaman Pengusir Serangga

    Menanam tanaman yang dapat mengusir serangga bisa menghindari kebun rusak karena hama serangga. Contohnya, penghuni rumah bisa menanam basil atau kemangi, serai, lavender, maupun daun mint untuk mengusir lalat maupun nyamuk.

    Itulah beberapa kesalahan yang bisa mengundang hama ke taman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Geger 23 Orang Masuk RS gegara Digigit Semut Api, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Dilaporkan sebanyak 23 orang warga Australia menjalani perawatan medis sejak Maret 2025 karena sengatan semut api. Di luar itu, pihak Program Pemberantasan Semut Api Nasional mencatat telah menerima 60 laporan terhadap sengatan serangga ini.

    Dilansir detikTravel, meskipun semut api bertubuh mungil, risiko dari gigitannya dapat menimbulkan pustula, alergi, dan yang paling parah adalah kematian.

    Serangga ini akan tiba-tiba menyengat berulang kali saat mereka merasa terancam. Sengatan tersebut akan menyebabkan bentol-bentol yang gatal, nyeri, dan bahkan reaksi alergi yang parah pada beberapa orang.


    Semut api banyak ditemukan di Amerika Serikat, Meksiko, Karibia, Tiongkok, Australia, negara-negara di Eropa, dan Indonesia.

    Penyebab semut api banyak ditemukan di Australia adalah karena hujan deras. Australia tengah mengalami badai tropis pada awal Maret yang menyebabkan serangga tersebut bergerak di atas tanah dan membentuk rakit untuk mengapung ke daerah baru.

    Lantas, bagaimana cara mengantisipasi keberadaan semut api agar tidak masuk ke rumah? Dilansir The Spruce berikut cara cegah dan basmi semut api.

    1. Kulit Jeruk atau Minyak Jeruk

    Mengusir semut api ternyata bisa memakai bahan alami yakni kulit jeruk atau minyak esensial dari jeruk. Semut memiliki penciuman yang tajam, ketika mencium bau jeruk mereka akan menjauh karena terlalu menyengat.

    Cara memasang perangkapnya dengan meletakkan kulit jeruk di area yang sering didatangi semut. Bisa juga membuat semprotan dari minyak esensial jeruk atau dari kulit jeruk yang dihaluskan. Semprotan larutan dari kulit jeruk tersebut ke ruangan yang banyak semut atau sarangnya yang berada di luar rumah.

    2. Insektisida

    Bahan kedua yang bisa dipakai adalah dengan menaburkan insektisida ke sarang semut api. Insektisida tidak dapat digunakan untuk mencegah atau mengusir semut api yang ditemukan di dalam ruangan.

    Saat menyebar insektisida, pastikan area tersebut aman dari anak-anak atau hewan lainnya yang tidak berbahaya.

    3. Boraks

    Bahan selanjutnya yang cukup untuk mengusir semut api adalah boraks. Namun, saat menyiapkan umpan ini harus lebih berhati-hati karena bahan ini beracun baik untuk hewan dan manusia. Saat menyiapkan umpan ini disarankan untuk menggunakan sarung tangan khusus dan jauh dari anak kecil.

    Boraks tersebut harus dicampur dengan cairan manis. Setelah boraks disebar, tunggu selama 24-48 jam untuk dapat memusnahkan semut api.

    4. Air Panas

    Jika tiba-tiba melihat semut api di rumah, daripada membasmi satu per satu lebih baik mengusirnya dengan air panas. Lalu, jika mengetahui lokasi sarangnya, kalian juga bisa menyiramnya dengan air panas. Namun, setelah menyiram sebaiknya kamu harus langsung menjauh karena semut yang berada di dalamnya akan keluar.

    5. Panggil Tenaga Ahli

    Apabila keberadaan semut api benar-benar mengancam, kamu bisa memanggil jasa pembasmi serangga untuk menangani masalah ini.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah semut api masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kutu Busuk di Kasur? Kenali Tanda-tandanya dan Segera Basmi!



    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu hama yang bisa ada di dalam rumah. Keberadaannya sangat mengganggu karena bisa menggigit kulit manusia.

    Biasanya kutu busuk berada di area gelap yang tidak terpapar sinar matahari. Selain itu parasit ini juga menyukai area sumber makanannya, salah satunya adalah kasur.

    Lalu bagaimana caranya kita bisa mengetahui rumah kita sudah dihuni kutu busuk? Berikut penjelasannya.


    Apa Itu Kutu Busuk?

    Melansir Rentokil, kutu busuk merupakan serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Ektoparasit atau parasit eksternal mengacu pada kecenderungan mereka hidup di luar tubuh inang.

    Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga aktif menggigit manusia pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari.

    Tanda-Tanda Kasur Dihuni oleh Kutu Busuk

    Kamu tidak perlu digigit terlebih dahulu untuk mengetahui kutu busuk sedang menyerang rumah, khususnya kasur tidur. Ada beberapa tanda keberadaan kutu busuk di kasur tidur kita. Apa saja? Berikut tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur dikutip dari Sleep Foundation.

    Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

    Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Carilah keberadaan kutu busuk di area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu. Kutu busuk biasanya menyukai area yang gelap. Maka, carilah keberadaan mereka ke sudut-sudut kasur. Gunakan senter bila diperlukan.

    Cangkang Kulit

    Kutu busuk juga kerap meninggalkan cangkang kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Jika kamu menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot, artinya kasurnya sedang dihuni oleh kutu busuk.

    Telur Kutu Busuk

    Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Meskipun ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri, cobalah cek area sudut-sudut kasurmu. Jangan sampai telur tersebut menetas dan menjadi kutu busuk.

    Adanya Bekas Kotoran dan Darah

    Bekas kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Hal ini menandakan adanya kutu busuk di kasurmu. Selain itu, noda darah berwarna merah dan berkarat juga merupakan tanda keberadaan kutu busuk di kasur.

    Kasur Berbau Apak

    Bau apak pada kasur bisa menjadi tanda keberadaan kutu busuk di kasurmu. Segeralah cek tanda-tanda lainnya jika kamu sudah mencium bau tak sedap tersebut di kasur.

    Bekas Gigitan di Kulit

    Jika kamu menemukan tanda merah kecil yang gatal di kulit, bisa jadi itu disebabkan oleh gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

    Cara Mencegah Kutu Busuk di Kasur

    Nah, agar kasurmu terhindar dari serangan kutu busuk, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Melansir Sleep Foundation, Senin (27/11/2023), berikut cara mencegah kutu busuk di kasur tidur.

    • Gunakan penutup kasur atau seprai untuk mencegah kutu busuk berkembang biak di kasur.
    • Sering-seringlah menyedot debu untuk menyingkirkan kutu busuk yang mungkin menyelinap ke dalam kasur.
    • Jaga rumahmu tetap rapi dan bersih agar kutu busuk tidak memiliki banyak tempat untuk bersembunyi.
    • Setelah bepergian, periksa koper untuk mencari kutu busuk dan segera cuci pakaian yang kamu kenakan.
    • Periksa dengan seksama setiap furnitur bekas apakah ada kutu busuk sebelum membelinya.

    Demikianlah tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur. Semoga informasinya bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Sering Terasa Berpasir? Bisa Jadi gegara Aktivitas Kutu Busuk!


    Jakarta

    Kasur merupakan benda penting di rumah yang harus selalu bersih. Kasur yang bersih mempengaruhi kenyamanan penggunanya ketika beristirahat.

    Namun, pernahkah kalian merasakan kasur terasa berpasir? Seperti ada butir-butir keras di kasur, padahal naik ke kasur dalam keadaan bersih, tidak datang dari luar rumah, dan rumah tidak berada di pinggiran pantai.

    Berasal dari mana pasir-pasir yang terasa di kasur tersebut?


    Dilansir Home Unstain, berikut beberapa sumber munculnya pasir-pasir di kasur.

    1. Faktor Lingkungan

    Ternyata pasir-pasir yang terasa di kasur tidak sepenuhnya benar-benar butiran pasir. Bisa jadi itu merupakan partikel debu yang mengeras dan kasar. Debu tersebut terbawa dari luar yang menempel pada pakaian atau tubuh penggunanya.

    Solusi untuk membersihkan debu tersebut adalah dengan membersihkan kasur sebelum naik ke atas dengan menyedot debu atau membuang debu dengan sapu lidi.

    2. Kutu Busuk

    Salah satu hewan yang biasa menempati kasur adalah kutu busuk. Hewan kecil ini bisa menghasilkan kotoran keras dan berpasir di tempat tidur selain menyebabkan alergi.

    Kutu busuk biasa bersembunyi di celah-celah kasur seperti rangka tempat tidur, kasur, seprai, dan kertas dinding, di antara tempat-tempat kecil dan gelap lainnya.

    3. Kulit Mati

    Kemudian, pasir-pasir yang terasa di kasur juga bisa berasal dari kulit mati penggunanya. Saat berkeringat, tubuh melepaskan mineral dan garam, yang menyebabkan kulit menjadi kasar. Selain itu, partikel-partikel ini dapat menumpuk di tempat tidur dan membuatnya bertekstur berpasir akibat pengelupasan sel kulit.

    4. Kotoran di Bawah Kaki

    Seperti yang disebut sebelumnya kotoran seperti pasir ini bisa berasal dari kaki atau pakaian penggunanya yang menempel dan jatuh di kasur. Untuk menghindari hal ini disarankan pengguna kasur memakai alas kaki selama di rumah agar tidak ada kotoran yang menempel di kaki.

    5. Debu dari AC atau Kipas Angin

    Partikel debu ada yang berasal dari pendingin ruangan atau kipas angin yang digunakan di rumah. Penyebaran debu ini bisa dihentikan apabila alat elektronik tersebut rajin dibersihkan. Namun, apabila kamu tidak peduli dengan alat tersebut, siap-siap debu-debu seperti pasir menempel di tempat tidur.

    6. Remah Makanan

    Alasan lainnya kasur terasa berpasir adalah remahan makanan yang tertinggal di kasur. Jika kasusnya seperti ini, penghuni rumah biasanya sudah menyadari penyebab kasur terasa seperti berpasir. Untuk menjaga kasur tetap bersih dan nyaman digunakan adalah hindari makan di atas kasur.

    Itulah penyebab kasur terasa seperti berpasir. Jangan lupa untuk membersihkan kasur sebelum digunakan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 14 Cara Ampuh Usir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Pakai Racun!



    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang bisa muncul di rumah. Kehadirannya sangat menjengkelkan. Sebab selain membawa penyakit yang berbahaya, tikus juga bisa menimbulkan kerusakan di rumah.

    Hampir semua orang tentu tidak ingin ada tikus di rumahnya. Berbagai metode mungkin bisa diterapkan untuk mengusir tikus, termasuk menggunakan jebakan ataupun racun tikus.

    Namun jika kedua cara itu tidak berhasil, cobalah 14 cara ini untuk mengusir tikus di rumah.


    1. Simpan Makanan di dalam Rumah dengan Rapi

    Tikus biasanya menggerogoti makanan yang tergeletak di atas meja. Sehingga, kamu perlu menyimpan semua makanan di tempat yang aman dan tak terjangkau oleh tikus.

    Kamu juga bisa menyimpan biji-bijian, makanan hewan peliharaan dan barang lainnya dalam wadah atau kaca logam. Jangan meninggalkan makanan hewan peliharaan dalam waktu yang lama.

    2. Gunakan Cuka Apel

    Tikus mempunyai indra penciuman yang kuat. Kamu bisa memanfaatkannya untuk mengusir hewan ini dengan bahan yang memiliki bau, misalnya dengan cuka apel. Caranya adalah sebagai berikut:

    Masukan campuran cuka apel dan air ke botol semprot Sempotkan cairan ke sekeliling rumah.

    3. Larutan Cabai

    Tak hanya cuka apel, untuk membuat bau yang tak disukai tikus, kamu bisa membuat semprotan cabai yang pedas. Caranya adalah sebagai berikut:

    Campur serpihan cabai, irisan paprika habaneros, sabun cuci piring dan air
    Semprotkan cairan di mana kamu sering melihat tikus.
    Namun perlu diperhatikan, meskipun campuran ini tak beracun untuk manusia tapi bisa mengiritasi mata, hidung dan mulut. Jadi, sebisa mungkin semprot di bagian yang jauh dari jangkauan orang atau hewan peliharaan. Cara ini juga tak menghilangkan populasi tikus besar.

    4. Pelihara Kucing

    Seperti yang sudah kita ketahui, kucing adalah musuh alami tikus. Memelihara kucing menjadi cara efektif untuk mengusir tikus. Kalau kamu berada di tempat yang tidak mengizinkan adanya hewan peliharaan, kamu bisa meminjam bak kotoran kucing di pintu masuk rumah. Tikus akan pergi setelah mencium bau urin kucing.

    5. Gunakan Minyak Esensial

    Beberapa minyak esensial dengan aroma kuat seperti peppermint dan cengkeh bisa mengusir tikus. Caranya yaitu dengan merendam bola kapas dalam minyak esensial dan letakkan di area yang sering didatangi tikus seperti lemari. Penggunaan minyak esensial ini bisa dibarengi dengan cara lainnya agar benar-benar ampuh usir tikus

    6. Singkirkan Sarang

    Pastikan tikus tidak menemukan tempat atau sarang yang nyaman seperti kain atau selimut di plastik penyimpanan barang. Selain itu, rapikan rumah dengan membuang segala karton kertas dan plastik yang sudah tak terpakai. Bersihkan rumah dari sampah.

    7. Pasang Perangkap

    Kamu bisa memasang perangkap dan menempatkannya di area yang sering didatangi tikus. Biasanya tikus akan keluar untuk mencari makan di malam hari. Makanan yang bisa memancing tikus di antaranya adalah selai kacang dan keju.

    Setelah ditangkap, pastikan melepaskan tikus setidaknya sekitar 1,6 km dari rumah dan sebisa mungkin di area yang tak berpenghuni. Jangan sentuh tikus secara langsung untuk menghindari penyakit yang mungkin hewan ini bawa.

    8. Semprotan Minyak Kayu Putih

    Minyak kayu putih memiliki aroma yang menyebalkan bagi tikus. Sehingga kamu bisa menggunakan larutan ini untuk mengusirnya.

    Gunakan larutan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Semprotkan ke tempat-tempat di mana tikus bersarang.

    9. Gunakan Bawang Bombay

    Bawang bombay bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus. Aromanya yang menyengat tidak disukai oleh hewan ini.

    Letakkan irisan bawang bombay di area yang biasanya menjadi sasaran tikus. Kamu dapat mengganti bawang bombay yang sudah membusuk dengan yang baru.

    10. Gunakan Lada Hitam

    Tak hanya bermanfaat di dapur, lada hitam memiliki kandungan kimia yang berbahaya untuk tikus. Kandungan kimia yang ada di lada hitam ini bisa membuat tikus iritasi dan tidak nyaman.

    Caranya yaitu, giling kasar lada hitam, kemudian sebarkan ke area sarang tikus. Selain lada hitam, kamu juga bisa menggunakan lada putih.

    11. Tutup Semua Lubang

    Mengutip Bobvila, tikus bisa masuk ke lubang-lubang kecil. Jadi, pastikan memeriksa dinding serta ventilasi rumah. Lubang atau retakan yang besar sebaiknya diperbaiki, sedangkan yang kecil bisa diisi dengan wol baja atau sabut gosok tembaga.

    12. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus berkhasiat untuk mengusir tikus karena mengandung racun yang bisa menyiksa hewan ini. Kamu dapat menyimpan kapur barus di loteng, dapur atau tempat lain di mana tikus bersarang.

    13. Bedak Bayi

    Bedak bayi bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus dari rumah. Bubuk halus dari bedak bayi dipercaya bisa mengganggu fungsi tubuh tikus jika dikonsumsi. Bedak bayi cukup ditaburkan di tempat tikus biasa lewat dan dilakukan berulang kali.

    14. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Caranya yaitu dengan menambahkan cairan pemutih dengan air, lalu semprotkan ke area yang menjadi tempat tikus. Selain mengusir tikus, cairan pemutih juga bisa dijadikan disinfektan untuk membersihkan area yang terkena kotoran atau darah tikus.

    Itulah 14 cara mengusir tikus dari rumah yang ampuh. Semoga informasi ini bermanfaat detikers

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tanaman yang Bikin Tikus Ogah Dekati Rumah



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang kerap masuk pekarangan dan rumah. Hewan ini bisa merusak tanaman di pekarangan maupun barang-barang di dalam rumah.

    Tak hanya merusak, tikus tergolong hewan kotor pembawa penyakit. Tikus juga kerap membuat kotoran sembarangan di dalam rumah.

    Kalau menemukan tikus di rumah, penghuni bisa membasminya dengan perangkap maupun racun. Di samping itu, penghuni rumah bisa melakukan langkah pencegahan dengan menghalau tikus mendekati rumah.


    Mulai dari pekarangan, penghuni rumah bisa menanam atau menaruh tanaman yang dibenci tikus. Pakar hewan dari Glenlivet Wildlife, Sam Bryant, ada tumbuhan yang bisa mengusir tikus karena aromanya tidak disukai yakni bunga lily, marigold, dan mint.

    “Menambahkan tanaman pengusir tikus ke dalam taman dapat berfungsi sebagai pencegah alami. Tanaman ini memiliki bau atau rasa yang tidak disukai tikus,” kata Sam Bryant seperti yang dikutip dari Mirror.

    Bunga lily dan bunga marigold adalah spesies tanaman hias yang memiliki bentuk dan warna yang indah. Keduanya juga memiliki harum yang lebih wangi dari mawar. Siapa sangka keduanya bisa untuk mengusir tikus dari rumah dan taman.

    “Marigold mengeluarkan bau yang tidak sedap bagi tikus. (bunga lily) karena wanginya yang kuat. Dengan menanamnya di samping sayuran atau bunga dapat memberikan perlindungan tambahan (pada tanaman),” jelas Sam.

    Ada satu lagi tanaman yang ampuh untuk mengusir tikus yakni mint. Tumbuhan ini memang hanya berwarna hijau dengan daun kecil, tetapi memiliki segudang khasiat untuk tubuh dan biasa dicampurkan di dalam makanan karena memiliki sensasi rasa yang menyegarkan.

    Tanaman mint juga ampuh mengusir tikus karena mengeluarkan aroma yang tajam yang mengganggu bagi hewan ini.

    “Tanam tanaman mint di sekeliling taman atau di dekat tanaman yang rentan untuk mengusir tikus dengan aromanya yang kuat. Aroma mint yang kuat dapat menutupi aroma tanaman lain, sehingga kurang menarik bagi tikus,” tambahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com