Tag: hewan

  • Awas! 4 Hal Ini Bisa Bikin Tikus Betah di Rumah



    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah tentu bikin jengkel. Sebab, tikus akan mengotori isi rumah, membuat rumah berantakan, hingga membahayakan kesehatan penghuninya. Walau sering diusir berulang kali, tikus masih sering masuk ke rumah. Nah, sebenarnya apa sih hal-hal yang bisa mengundang tikus-tikus masuk ke dalam rumah?

    Mengutip dari situs The Spruce, terdapat 4 hal yang bisa mengundang tikus masuk ke rumah, yaitu sebagai berikut.

    Sumber Makanan

    Tikus akan pergi kemana saja yang ada makanannya bahkan mereka juga tidak pilih-pilih soal makanan. Namun, yang paling mereka sukai adalah biji-bijian, sereal, dan apapun yang manis. Tikus cenderung lebih menyukai makanan yang mudah diakses, jadi berhati-hatilah terhadap sisa makanan ringan, makanan hewan peliharaan, makanan di dapur, hingga sampah makanan.


    Selain itu, tikus juga bisa mencemari makanan manusia dan hewan. Jika punya sisa makanan sebaiknya simpan ke dalam plastik untuk menghindari kontaminasi. Pastikan juga menyimpan semua makanan dalam wadah kedap udara yang terbuat dari kaca atau plastik tebal.

    Kehangatan dan Perlindungan

    Sama seperti manusia, tikus lebih suka udara hangat dan jika sedang musim hujan maka mereka akan bermigrasi ke dalam ruangan. Tikus juga tertarik pada perabotan rumah yang menghasilkan panas, terutama kulkas, pemanas air, pengering, dan oven.

    Ketersediaan Air

    Pada umumnya tikus juga mencari air, seperti tempat minum hewan peliharaan, air keran yang menetes, tanaman hias yang terlalu banyak air, hingga embun pada peralatan dapur. Mereka mencari air untuk minum. Namun, jika tidak ada air, mereka tetap mencari kelembapan di ruangan yang lembap seperti ruang bawah tanah dan loteng.

    Kebun Rumah

    Jika kamu punya kebun di pekarangan rumah, hal ini menjadi anugerah bagi tikus. Kebun menyediakan tempat persembunyian, makanan segar, hingga bahan bersarang yang potensial. Lebih bahayanya lagi, tikus menyukai biji-bijian dan akan memakan biji-bijian yang baru ditanam.

    Itu dia hal-hal yang bisa mengundang tikus masuk ke dalam rumah. Tetap berhati-hati!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Selain Loteng, Ini Jalan Masuk Tikus ke Rumah



    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu di rumah. Selain bisa merusak barang-barang di rumah, tikus juga bisa mengkontaminasi makanan hingga mengancam kesehatan penghuninya.

    Tentunya, tikus menjadi hama yang sangat mengganggu. Tikus juga sering masuk ke rumah tanpa disadari penghuninya. Sebab, tikus dapat mudah bersembunyi dan menyelinap sehingga tahu-tahu ada di dalam rumah.

    Untuk itu, kamu perlu tahu lewat mana tikus-tikus ini masuk ke rumah. Melansir dari situs The Spruce, pada Selasa (22/04/2025), terdapat 5 jalan masuk tikus ke dalam rumah sebagai berikut.


    Celah dan Lubang

    Tikus memiliki kemampuan sensorik yang luar biasa dalam hal penciuman dan mengenali suhu. Mereka dapat dengan mudah mendeteksi celah tempat udara hangat yang mengalir keluar dari dalam ruangan. Pada celah ini, tikus akan menyelinap dengan mudah karena tubuhnya fleksibel.

    Lebih parahnya lagi, tikus bahkan bisa menggerogoti dinding kayu dengan giginya yang kuat dan tajam. Hal ini dapat menciptakan lubang baru untuk masuk ke dalam rumah.

    Pintu dan Jendela

    Pintu dan jendela juga bisa menjadi akses masuk bagi tikus. Pintu yang tidak dibersihkan dengan benar, jendela yang tidak tertutup rapat, bahkan celah di bawah pintu bisa menjadi jalan tikus masuk rumah.

    Tidak hanya lewat bawah, ternyata tikus juga bisa memanjat pintu dan jendela yang tinggi. Hal ini karena tikus adalah pemanjat yang pintar dan mampu memanjat permukaan bertekstur apapun.

    Saluran Pembuangan dan Pipa

    Tikus juga bisa merangkak melalui pipa dan masuk melalui wastafel, pancuran, bahkan bak mandi di kamar mandi. Jika kamu menemukan tikus masuk melalui saluran pembuangan, maka sebaiknya periksa pipa secara menyeluruh dan tutup semua retakan, celah, dan sambungan yang rusak. Sebab, tikus juga bisa berkembang biak di selokan.

    Atap dan Ventilasi

    Siapa sangka tikus bisa berjalan di sepanjang kabel, memanjat talang, bahkan melompat dari dahan pohon untuk bisa naik ke atap. Sebab, atap menjadi salah satu jalur potensial bagi tikus, seperti ventilasi, celah, hingga jendela atap.

    Begitu berada di atap loteng, tikus akan membangun sarang, menggerogoti langit-langit rumah, hingga menggigit kabel. Jika kamu mendengar suara aneh dari loteng pada malam hari, kemungkinan ada tikus di atas. Sebagai pencegahan, kamu bisa tutupi talang air atau ventilasi dengan kawat untuk mencegah tikus menyelinap.

    Perabotan

    Tanpa disadari, tikus juga suka bersarang di kotak kardus, furnitur berlapis kain, dan kasur yang disimpan di gudang atau garasi. Maka sebaiknya, periksa kembali perabotan rumah tersebut untuk melihat tempat persembunyian tikus.

    Itu dia beberapa jalan tikus masuk ke rumah yang seharusnya kamu tahu. Tetap waspada dan semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Panjang Umur! 3 Tanaman Ini Bisa Hidup Hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah bisa membuat hunian terasa asri dan sejuk. Biasanya, tanaman memiliki masa hidupnya, ada yang singkat ada juga yang bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Masa hidup dari setiap tanaman ini bisa jadi pilihan penghuni rumah untuk memilikinya. Beberapa tanaman ini bisa hidup selama bertahun-tahun bahkan hingga puluhan tahun.

    Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasi tanaman yang bisa hidup dalam waktu yang lama


    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designLidah mertua. Foto: Getty Images/M.photostock

    Tanaman yang satu ini merupakan favorit banyak orang. Tak hanya bentuknya yang menarik, perawatannya juga cukup mudah.

    Tergantung dari jenisnya, masa hidup lidah mertua bisa mencapai lebih dari 20 tahun. Tanaman itu juga bisa tumbuh hingga 4 kaki di dalam ruangan dan 8 kaki di luar ruangan.

    Saat memindahkan tanaman ini ke pot atau repotting, pastikan terdapat lubang drainase untuk mencegah pembusukan akar. Sebaiknya repotting dilakukan 2-3 tahun sekali.

    “Kesalahan terbesar adalah menyiram tanaman secara berlebihan. Masukkan jari Anda ke dalam tanah, dan jika dua inci bagian atas tanah kering, saatnya menyiram,” kata ahli perkebunan dan pendiri Gardenuity, Donna Letier, dikutip dari Real Simple, Senin (21/4/2025).

    Namun hati-hati ya kalau penghuni rumah memiliki hewan peliharaan karena tanaman ini beracun bagi kucing dan anjing.

    Tanaman Giok

    Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldTanaman giok. Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman giok atau jade plant ini juga tanaman yang ‘tahan banting’ dan mudah dirawat. Tanaman ini juga bisa hidup dalam waktu yang lama.

    Tanaman giok menyukai area dengan banyak sinar matahari dan tak butuh terlalu banyak air. Daunnya yang menyimpan air memungkinkannya untuk bertahan ketika penghuni rumah lupa menyiramnya.

    Parlor Palm

    Parlor PalmParlor Palm Foto: Vesna/Pexels

    Parlor Palm atau palem yang tumbuh di dalam ruangan ini juga memiliki masa hidup yang lama. Umurnya bahkan bisa mencapai lebih dari 50 tahun.

    Tanaman yang satu ini mudah dirawat dan aman untuk anabul di rumah. Tanaman ini bisa tumbuh hingga 6 kaki namun biasanya hanya setinggi 3 kaki saja.

    Palem ini menyukai kelembapan dan sinar matahari langsung bisa merusak daunnya. Maka dari itu, simpan tanaman ini di tempat yang tidak terkena matahari langsung.

    Gunakan pot dengan lubang drainase untuk mencegah penumpukan air. Siram tanaman seminggu sekali. Jangan terlalu sering menyiram tanaman ini karena bisa membuat akar busuk jika tanah terus dalam keadaan basah.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup lama bahkan sampai puluhan tahun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Karpet di Rumah Bisa Jadi Sarang Hama Berbahaya! Ini Cara Menanggulanginya



    Jakarta

    Karpet merupakan salah satu elemen untuk melapisi lantai rumah. Menggunakan karpet bisa membuat nyaman penghuninya. Namun, perlu diwaspadai sebab pada karpet terdapat kumbang karpet yang merupakan hewan berbahaya.

    Kenapa berbahaya? Hal ini karena kumbang karpet merupakan serangga kecil berbentuk oval yang bisa terbang ke dalam rumah dan meninggalkan larva pada karpet atau permukaan lain. Kumbang karpet dan larvanya dapat menyebabkan iritasi kulit dan gejala alergi pada manusia. Selain itu, mereka juga bisa merusak bahan serat alami, seperti bulu, kulit, katun, sutra, dan wol.

    Namun, tidak hanya pada karpet. Dilansir dari situs The Spruce, kumbang karpet juga bisa ditemukan pada area berikut ini:


    Bunga Alami

    Jika kamu mau membawa masuk bunga segar yang baru dipetik. Coba goyangkan bunga itu untuk mengetahui apakah ada kumbang karpet di dalamnya. Biasanya, kumbang karpet bersembunyi di dalam untuk memakan serbuk sari.

    Jendela

    Kumbang karpet dewasa sangat memungkinkan terbang ke dalam. Oleh karena itu, usahakan menutup rapat jendela dan pintu khususnya pada musim panas.

    Makanan di Karpet

    Singkirkan makanan apapun dari karpet, sebab larva yang bersembunyi pada karpet merupakan pemakan yang rakus. Singkirkan juga pada bulu hewan peliharaan dan buku.

    Pakaian Kotor

    Pakaian kotor yang terbuat dari sutra, wol, bulu, kulit, dan kain felt juga bisa menjadi sumber makanan bagi kumbang karpet terutama jika kondisinya sangat kotor atau ada noda makanan. Jaga kebersihan pakaian dan cucilah secara teratur untuk memastikan bahwa pakaian kotor tidak mengundang kumbang karpet.

    Perabotan Bahan Serat

    Jika kamu ada kursi atau karpet berbahan serat alami, sutra, atau wol maka perhatikan baik-baik. Apalagi jika perabotan itu sudah berusia lama, maka bisa dihinggapi oleh larva kumbang karpet.

    Kumbang karpet yang muncul biasanya tidak diketahui, maka terdapat ciri-ciri adanya kumbang karpet di rumah, yakni:

    • Cacing kecil berburu di lantai, lemari, atau di sekitar dapur.
    • Lubang pada barang atau pakaian berserat alami
    • Kumbang dewasa yang berkumpul di sekitar jendela.

    Untuk menghindari munculnya kumbang karpet, kamu bisa beli karpet atau furnitur yang terbuat dari kain sintetis dan bersihkan dengan penyedot debu secara teratur. Kamu juga harus membersihkan bagian bawah furnitur terutama jika ada bulu hewan peliharaan. Selain itu, jaga dapur tetap bersih dan bebas dari tumpahan biji-bijian dan tepung.

    Itu dia cara mengetahui serta mencegah munculnya kumbang karpet di rumah. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jurus Jitu Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah, Auto Nggak Betah


    Jakarta

    Kucing adalah hewan berbulu menggemaskan yang sering dipelihara di rumah. Namun, berbeda hal dengan kucing liar yang terkadang bikin geram karena suka masuk halaman rumah dan buang kotoran.

    Meski sudah sering diusir, kucing liar terkadang kembali lagi. Kalau menemukan kondisi seperti ini, diperlukan langkah strategis buat mencegah kucing masuk halaman rumah.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan buat menghalau kucing liar? Yuk, simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    Inilah cara mencegah kucing liar masuk ke halaman rumah, dikutip dari The Spruce.

    1. Hilangkan Sumber Makanan

    Kucing liar akan tinggal di daerah yang ada banyak sumber makanan. Hindari memberi makan kucing agar mereka tidak merasa betah. Kemudian, tutup tempat sampah dengan rapat supaya nggak jadi tempat kucing mencari makan.

    2. Hilangkan Tempat Berlindung

    Tutup lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu. Langkah ini guna menghindari adanya tempat tinggal bagi kucing liar.

    3. Beri Tekstur pada Permukaan Tanah

    Kucing suka berjalan di halaman rumah. Coba tabur kerikil, pecahan kulit telur, atau lapisan kawat ayam agar kucing liar merasa tidak nyaman berjalan di sana.

    4. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Taburkan bahan pengusir kucing liar di kebun. Misalnya menaruh kamper, kain lap yang dibasahi amonia, bubuk mustard, cabai rawit, bubuk kopi, dan semprotan berbahan jeruk. Ingatlah untuk menaruh kembali pengusir kucing tersebut setelah hujan lebat.

    5. Buat Pagar Anti Kucing

    Halangi kucing masuk ke area rumah dengan mengamankan pagar. Pagar anti-kucing meliputi pemasangan jaring anti-kucing yang tidak dapat dipanjat kucing dan palang beroda di bagian atas pagar, sehingga kucing tidak dapat memanjatnya.

    Jika kucing melompati pagar di satu area, coba taruh kaleng kosong yang diisi dengan kelereng. Letakkan kaleng di area yang diinginkan agar ketika jatuh, kucing yang melompat ke pagar ketakutan.

    Pilihan lainnya adalah menggunakan bel atau lonceng angin yang sensitif. Benda ini akan mengeluarkan suara saat kucing menimbulkan getaran.

    Itulah tips mencegah kucing masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Sebaiknya Dijauhkan dari Anabul dan Anak-anak, Bisa Keracunan!


    Jakarta

    Terdapat beberapa tanaman hias yang berbahaya bagi hewan peliharaan dan anak-anak. Penyebabnya bukan hanya karena tampilan atau bau dari tanaman tersebut, melainkan apabila tanaman tersebut dikonsumsi.

    Seperti yang kita tahu, anak-anak seperti balita suka meraih benda apa pun di sekitarnya. Jika mereka mencabut daun tanaman yang disebut berbahaya ini, dapat akan timbul gejala-gejala yang membuat tubuh tak nyaman. Lalu, hewan peliharaan seperti kucing dan anjing tidak hanya memakan daging, terkadang mereka kerap memakan atau menggigit tanaman.

    Khawatirnya apabila tanaman-tanaman berbahaya ini berada di jangkauan hewan dan anak-anak, kemudian tanpa pengawasan dapat membahayakan keselamatan mereka.


    Lantas, tanaman apa saja yang sebaiknya dijauhkan dari anak-anak dan hewan? Dilansir Real Simple berikut daftarnya.

    1. Palem Sagu

    beautiful green tropical palm tree in a potbeautiful green tropical palm tree in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Tanaman palem sagu atau sikas sagu (Cycas revoluta) memiliki bentuk dahan yang melebar. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi orang dewasa. Oleh karena itu, banyak yang memajang tanaman ini di dalam ruangan karena cukup besar tetapi mudah perawatannya.

    Namun, hati-hati tanaman satu ini beracun bagi hewan dan manusia. Bagian yang harus dihindari adalah bijinya. Di dalamnya terdapat zat bernama sitosin yang apabila dimakan bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, atau gejala yang lebih parah.

    Apabila hewan peliharaan atau anak-anak memakan bagian apapun dari tanaman, bukan bijinya, tetap harus periksa ke dokter untuk segera mendapat penanganan.

    2. Kaktus Pensil

    Ilustrasi kaktusIlustrasi kaktus pensil. Foto: Getty Images/Jobrestful

    Tanaman kaktus terkadang dihindari dari anak-anak karena permukaannya yang berduri. Di samping itu, ada lho jenis kaktus yang lain, lebih kecil dan ramping batangnya tetapi tak kalah berbahaya. Tanaman ini memang tidak memiliki daun hanya batang yang ramping. Nama tanaman ini adalah kaktus pensil.

    Di balik tampilannya yang unik, hati-hati dengan getahnya yang muncul dari ujung batang. Getah ini berwarna putih yang apabila terkena di tangan akan terasa kesat dan lengket. Untuk kulitnya sensitif getah ini dapat menimbulkan iritasi bagi manusia dan hewan. Jauhnya getah ini dari area wajah karena jika terkena di mata dapat menimbulkan kebutaan.

    3. Kuping Gajah

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Kuping gajah juga sering disebut dengan anthurium. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang lebar dan berserat mirip telinga gajah. Daunnya pun tidak hanya hijau, melainkan banyak warna, seperti merah, pink, hingga coklat kemerahan.

    Di balik keindahannya ternyata kuping gajah mengandung asam oksalat, asparagin, dan asam amino yang bisa menyebabkan sensasi terbakar pada kulit, rasa gatal, gangguan pernapasan, hingga menutup jalur napas.

    4. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Philodendron adalah tanaman yang perawatannya cukup mudah dan cocok untuk diletakkan di dalam rumah. Namun, di dalam tanaman ini terdapat kandungan kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi apabila dikonsumsi. Selain itu, bisa juga bereaksi pada kulit dengan menimbulkan bengkak.

    5. Tanaman Ivy

    Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantIvy Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

    Tanaman Ivy memiliki bentuk daun yang cantik yakni seperti bintang. Tanaman ini termasuk tanaman rambat. Hati-hati ketika memegangnya karena tanaman ivy dapat mengeluarkan getah. Di dalam mengandung falcarinol yang bisa berdampak dermatitis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Pakai Bahan Kimia, Begini 6 Cara Cegah Lalat Buah Datang ke Rumah


    Jakarta

    Lalat buah adalah hewan kecil yang ukurannya sama dengan lalat biasa. Lalat ini sering ditemukan di sekitar buah atau tanaman lainnya. Keberadaan lalat buah bisa membawa bakteri bagi makanan yang dihinggapi, sama seperti lalat pada umumnya.

    Meskipun sering disebut sebagai lalat buah, hewan satu ini tidak hanya mengincar buah dan tanaman sejenis. Mengutip dari detikEdu, Profesor di University of Sydney Tanya Latty mengatakan lalat buah justru lebih tertarik pada bakteri, ragi, serta hal-hal yang tumbuh pada buah busuk.

    “Mereka sebenarnya tidak banyak mengonsumsi buahnya,” kata Latty dikutip dari WGBH, Rabu (23/4/2025), “Lalat ini sebenarnya lebih tertarik pada ragi dan bakteri serta hal-hal yang tumbuh pada buah busuk.”


    Latty menuturkan bau adalah sinyal yang dapat menarik kedatangan lalat buah. Bau dari cuka, buah, asam asetata adalah bau-bau yang disukai oleh hewan kecil ini terutama untuk lalat buah betina.

    Lokasi yang mudah ditemukan lalat buah adalah dapur dan tempat sampah karena di sini pasti ditemukan buah atau makanan yang sudah basi. Lalat buah juga bisa masuk ke dalam minuman beralkohol, cuka, saus, serta makanan yang mengandung ragi seperti roti. Kemudian, sampah kompos, sisa makanan di wastafel, sampah saluran pembuangan juga bisa ditemukan lalat satu ini.

    Cara Usir Lalat Buah dari Rumah

    Dilansir The Spruce, terdapat cara efektif untuk mengusir lalat buah agar tak muncul di rumah, berikut di antaranya.

    1. Bersihkan Wastafel dan Saluran Air Dapur

    Banyak ahli telah melarang kita untuk membuang sisa makanan yang susah terurai ke dalam wastafel atau bak cuci piring karena bisa membuat wastafel tersumbat. Selain itu, tumpukan sisa makanan yang terjebak di saluran juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan akhirnya menarik lalat mendekat.

    Oleh karena itu, hindari membuang sisa makanan langsung ke wastafel. Lalu, gosok saluran air secara teratur, dan jaga agar wastafel dan saluran air tetap bersih dari penyumbatan.

    2. Tutup Rapat Kompos

    Membuat kompos di rumah merupakan hal bagus dan dapat membantu mengurangi sampah. Namun, perlu diingat kompos tersebut sebisa mungkin tidak menimbulkan bau atau ledakan agar tetap aman dan tak mengganggu siapa pun.

    3. Simpan Makanan agar Tak Dihinggapi Lalat Buah

    Setelah membeli buah atau sayuran, sebaiknya langsung cuci dan simpan di lemari es daripada dibiarkan di meja. Cek secara berkala kesegaran buah dan sayuran tersebut. Apabila terlihat mulai membusuk buang dengan benar atau langsung singkirkan ke luar rumah agar lalat buah tak masuk ke dalam.

    4. Simpan Bumbu dan Saus dalam Wadah yang Tepat

    Jika di rumah terdapat cuka atau saus hasil fermentasi, simpan di tempat yang rapat dan kering.

    5. Daur Ulang Botol dan Kaleng Alkohol

    Biasakan untuk membuang botol atau kaleng alkohol dengan kondisi tertutup. Apabila ingin memakai kembali kedua benda tersebut, langsung bersihkan agar sisa air atau baunya tidak mengundang lalat buah. Sebab, mereka menyukai bau fermentasi.

    6. Buat Perangkap Lalat Buah

    Perangkap lalat buah saja tidak akan menyelesaikan masalah lalat buah, namun setelah sumber lalat buah diatasi, perangkap dapat membantu mengurangi jumlah lalat buah yang masih ada.

    Dikutip dari Healthline, Anda juga bisa mencoba menarik perhatian lalat buah dengan membuat perangkap cuka. Begini caranya:

    – Isi wadah sekali pakai dengan air.
    – Tambahkan beberapa sendok makan cuka dan gula ke dalam air dan aduk.
    – Tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam larutan dan aduk.
    – Setelah larutan tercampur, letakkan wadah di tempat berkumpulnya lalat buah.

    Lalat buah seharusnya tertarik pada larutan ini dan akan tenggelam begitu menyentuh air. Lanjutkan cara ini sampai Anda tidak lagi melihat lalat buah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada Malaria! Ini 4 Cara Ampuh Cegah Nyamuk Masuk ke Rumah



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu hewan pengganggu yang sering ada di rumah. Bahkan ada salah satu jenis nyamuk yaitu anopheles menjadi penyebab penyakit malaria yang berbahaya dan bisa muncul di rumah. Oleh karena itu, diperlukan pencegahan agar nyamuk tidak lagi masuk ke rumah.

    Mengutip dari situs NSW Health Pathology, upaya pencegahan nyamuk bisa dilakukan dari luar rumah. Sebelum masuk ke rumah, halaman atau area luar rumah menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Untuk itu, terdapat 4 tips berikut membasmi nyamuk di area luar rumah.

    Buang Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan air untuk melengkapi siklus hidupnya. Air yang ada di sekitar halaman rumah bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Misalnya air di talang atap yang tersumbat atau saluran air menjadi tempat paling mungkin bagi nyamuk untuk berkembangbiak.


    Selain itu, hal yang jarang disadari juga bisa menjadi tempat bersemayam nyamuk. Seperti botol plastik bekas minuman yang masih ada airnya, tempat minum di kandang burung peliharaan, dan kolam taman yang jarang dibersihkan. Untuk itu, buang semua genangan air yang ada agar tidak dihinggapi nyamuk.

    Pasang Jaring

    Untuk menghindari nyamuk masuk ke rumah, bisa juga memasang jaring pada bagian rumah yang memiliki celah atau lubang, misalnya jendela, pintu, dan tangki air hujan.

    Pilih Tanaman

    Hati-hati jika kamu suka menanam tanaman di halaman rumah. Hal ini dikarenakan nyamuk dapat tertarik dengan tanaman tertentu yang justru mengundang mereka untuk masuk ke rumah. Tanaman yang harus dihindari di sekitar rumah adalah tanaman yang membantu nyamuk berkembang biak karena sifatnya memerangkap air, seperti bromelia.

    Pelihara Hewan Pemakan Nyamuk

    Tanpa disadari, hewan pemakan nyamuk menjadi pengendalian biologis yang baik. Kamu bisa memelihara burung, kadal, hingga capung karena mereka pemakan serangga. Jika kamu punya kolam, maka bisa pelihara katak. Namun, kamu juga jangan terlalu berharap karena mereka tidak akan makan nyamuk sebanyak yang dipikirkan hingga berhasil mengusir seluruh nyamuk.

    Nah itu lah 4 al yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Hal yang paling penting adalah menjaga lingkungan sekitar rumah agar bebas nyamuk dan terhindar dari penyakit malaria. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau-Bauan Ini Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah, Yuk Coba!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu hewan yang sering ada di rumah. Keberadaannya merugikan manusia sebab nyamuk dapat menggigit dan mengisap darah dari kulit manusia. Efeknya kulit akan terasa gatal, memerah, dan timbul bentol. Bila tidak dibasmi, nyamuk dapat memberikan risiko yang lebih besar yaitu penyakit malaria.

    Besarnya bahaya akibat gigitan nyamuk membuat kita harus sadar untuk mengusir nyamuk dari rumah. Berbagai cara bisa dilakukan, misalnya membersihkan rumah, membuang genangan air, memasang kelambu, hingga menyemprotkan obat nyamuk. Namun, selain hal tersebut, kita juga bisa melakukan beberapa cara alami untuk mengusir nyamuk.

    Melansir dari situs The Spruce, ternyata nyamuk tidak suka terhadap bau-bau tertentu. Nah, untuk mendapatkan bau atau aroma ini dapat kamu temukan pada bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut selengkapnya.


    Serai

    Serai merupakan bahan alami yang sudah populer sebagai bahan pengusir nyamuk. Sebab, nyamuk tidak menyukai aroma herbal yang datang dari serai dan akan menjauhinya jika bau serai berhembus di udara. Kamu bisa letakkan lilin beraroma serai di luar ruangan atau di meja yang strategis untuk mengusir nyamuk.

    Bunga Mawar

    Selain itu, nyamuk juga membenci aroma segar dan herbal dari bunga mawar. Kamu bisa menanam mawar di dalam pot dan meletakkannya di sekitar rumah.

    Lemon

    Nyamuk juga tidak menyukai aroma jeruk yang menyegarkan, apapun jenis jeruknya mau itu lemon atau jeruk bali.

    Kopi

    Kopi yang baru diseduh dan beraroma kuat itu ternyata tidak disukai nyamuk lho. Mereka akan menjauh saat mencium bau kopi. Kamu bisa menyebarkan bubuk kopi di sekitar rumah seperti di halaman.

    Bunga Lavender

    Ingat lotion nyamuk yang sering kamu pakai biasanya ada yang memiliki aroma lavender? Nah, memang lavender menjadi salah satu aroma yang tidak disukai nyamuk. Lavender suka digunakan oleh para tukang kebun untuk mengusir nyamuk. Kamu bisa menanam lavender di teras menggunakan vas agar lebih cantik.

    Bawang Putih

    Bawang putih juga bisa mengusir nyamuk karena punya aroma yang menyengat. Caranya potong bawang putih menjadi beberapa siung lalu letakkan di sekitar luar halaman rumah.

    Kayu Putih

    Selain menenangkan dan segar, aroma kayu putih juga bisa mengusir nyamuk karena nyamuk tidak menyukainya. Kamu bisa tanam pohon kayu putih, lilin kayu putih, atau produk semprotan yang beraroma kayu putih.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk sehingga bisa mengusir nyamuk dengan mudah. Silakan dicoba, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hewan Ini Suka Muncul di Kamar Mandi, Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Hewan atau serangga seperti kecoak dan kelabang kerap kali muncul di kamar mandi. Meski kecil, kehadiran hewan ini cukup mengganggu penghuni rumah.

    Kamar mandi adalah tempat yang lembap dan mempunyai sejumlah lubang pembuangan. Nggak heran, kalau menjadi tempat berbagai serangga betah untuk bersarang di sini.

    Lantas, kenapa hewan tersebut muncul di kamar mandi? Bagaimana cara mangatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    6 Hewan yang Suka Muncul di Kamar Mandi

    Inilah deretan hewan yang kerap ditemukan di kamar mandi beserta cara mengatasinya, dilansir dari az Animals.

    1. Kecoak

    susu kecoaKecoak Foto: iStock

    Kecoak bisa terkadang ditemukan di bawah wastafel, di dalam kabinet, dan di belakang WC. Serangga cokelat ini tertarik dengan kamar mandi yang ada pipa bocor, kelembapan, dan masalah perpipaan.

    Supaya nggak ada kecoak lagi, tutup lubang, celah, dan lubang pembuangan di kamar mandi. Lalu, perbaiki keran-keran yang bocor. Taburkan campuran soda kue dan gula di sekitar area bermasalah.

    2. Nyamuk

    Aedes aegypti mosquito larvae are examined at the entomology department of the Health Ministry, in Guatemala City, Guatemala, July 22, 2024. REUTERS/Josue DecaveleNyamuk Foto: REUTERS/Josue Decavele

    Nyamuk suka muncul dari saluran pembuangan kamar mandi dan wastafel, tempat mereka dapat bertelur. Hama ini tertarik dengan kehangatan dan area lembap dekat keran.

    Basmi nyamuk dengan menyemprotkan campuran cuka, gula, dan detergen. Selain itu, hilangkan air yang menggenang di kamar mandi.

    3. Lalat Limbah

    Lalat LimbahLalat Limbah Foto: lucaspezeta/pexels

    Lalat limbah bisa ditemukan dekat saluran pembuangan, kamar mandi tak terpakai, pipa bocor, dan genangan air. Lalat kecil ini menyukai genangan air, terutama pada saluran pembuangan yang wastafel dan pancuran punya aliran air yang lambat.

    Serangga tersebut bisa diatasi dengan memperbaiki saluran air yang tersumbat dan pipa bocor, serta menyingkirkan genangan air. Lalu, siapkan perangkap berupa semangkuk berisi campuran cuka apel dan detergen pencuci piring di dekat area yang bermasalah.

    4. Laba-laba

    Cara Mengusir Laba-laba di Rumah Tanpa Membunuh dan Obat PembasmiLaba-laba Foto: Christian Cagni/Unsplash

    Laba-laba dapat muncul di berbagai area kamar mandi, termasuk celah kecil, jendela, lubang ventilasi, pojokan, hingga wastafel. Laba-laba juga bisa bersembunyi di handuk atau pakaian basah. Laba-laba bisa masuk kamar mandi karena mencari sumber air.

    Tutup retakan dan celah di kamar mandi kalau nggak mau ada laba-laba masuk. Angkat barang-barang di lantai dan semprotkan campuran cuka dan air di sekitar sudut-sudut.

    5. Kalajengking

    Kalajengking masuk rumah bikin resah warga Cianjur.Kalajengking Foto: Ikbal Selamet/detikJabar

    Kalajengking masuk kamar mandi melalui lubang pembuangan, terutama di wastafel. Kalajengking tertarik pada air dan menemukan jalan masuk ke kamar mandi melalui sistem perpipaan.

    Oleh karena itu, rawat saluran pembuangan kamar mandi dengan menyiram pemutih setiap minggu dan pasang perangkap lengket di sekitar area bermasalah.

    6. Kelabang

    KelabangKelabang Foto: Pixabay/Alexas_Fotos

    Kelabang biasanya ditemukan merayap di lantai, bersembunyi di celah-celah, atau berdiam di dekat saluran pembuangan kamar mandi. Mereka menyukai tempat yang hangat dan lembap, seperti tempat kebocoran dan air yang tergenang.

    Untuk mengatasi kemunculan kelabang, perbaiki kebocoran air, gunakan dehumidifier, dan nyalakan kipas ventilasi. Menuang cuka ke saluran pembuangan juga bisa mengatasi mencegah kelabang masuk kamar mandi.

    Itulah sejumlah hewan yang suka muncul di kamar mandi serta cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com