Tag: hewan

  • Cara Ampuh Mengusir Cicak dari Rumah dengan Bahan Sederhana



    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di sekitar rumah. Hewan ini memang tidak mengganggu, tapi bagi sebagian orang merasa risih dengan hadirnya cicak. Apalagi kotorannya bisa mengenai perabot rumah.

    Nah jika kamu salah satu yang merasa terganggu dengan hadirnya cicak di rumah, cobain cara berikut ini.

    Dikutip dari situs Livspace, berikut ini cara ampuh mengusir cicak dari rumah:


    1. Bubuk kopi

    Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi. Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, kamu dapat mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Kamu juga dapat menaburkan bubuknya saja.

    2. Aneka bawang

    Selain bubuk kopi, hal lain yang dibenci cicak adalah bawang-bawangan yang menyengat. Simpanlah beberapa siung bawang putih mentah atau irisan bawang merah di berbagai sudut rumah.

    Seiring berjalannya waktu, bau dari bawang akan membuat cicak menjauh. Jika kamu tidak ingin menggunakan potongan bawang, kamu juga dapat menggunakan air bawang dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

    3. Kapur barus

    Kapur barus adalah cara yang baik untuk membasmi cicak di dalam rumah. Namun, kapur barus hanya boleh digunakan oleh rumah yang tidak memiliki hewan peliharaan atau bayi karena dapat membahayakan kesehatan mereka.

    Cicak tidak tahan dengan bau yang menyengat dari kapur barus. Oleh karena itu, mereka akan menghindarinya. Usir cicak dengan meletakkan kapur barus di lemari dapur, rak penyimpanan, dan di bawah wastafel.

    4. Atur suhu ruangan

    Cicak merupakan hewan yang tidak mampu mengatur suhu tubuh sesuai dengan lingkungan. Oleh karena itu, mereka sering mencari ruangan yang memiliki suhu yang hangat. Suhu ruangan yang dingin dapat menghindari cicak masuk ke dalam rumah. Kamu dapat mengatur AC dan menurunkan suhu rumah menjadi 22 derajat celcius.

    5. Lada dan cabai

    Salah satu cara untuk mengusir adalah menggunakan lada dan cabai. Kamu dapat mencampurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area yang sering didatangi oleh cicak. Apabila hal tersebut tidak memungkinkan, kamu dapat menggantung cabai kering.

    6. Cangkang telur

    Kamu dapat menggunakan cangkang telur untuk mengusir cicak dari rumah. Caranya yaitu bersihkan cangkang telur dan taruh di tempat yang sering didatangi cicak, terutama di dekat pintu atau jendela. Kamu perlu membuang cangkang telur keesokan harinya untuk menjaga kebersihan.

    7. Obat nyamuk

    Semprotan pengusir nyamuk kimiawi dapat membasmi cicak dan nyamuk. Selain itu, jumlah cicak di rumah akan berkurang secara alami ketika kamu membasmi nyamuk atau serangga lain di rumah. Hal ini karena cicak datang untuk mencari makanan. Jika kamu memotong sumber makanan mereka, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tinggal.

    8. Air dingin

    Kamu dapat memilih cara ini jika kamu tidak ingin menggunakan alternatif bau yang telah disebutkan sebelumnya. Seperti yang kita ketahui, cicak menyukai tempat yang lebih hangat. Jika kamu menyiramkan air dingin atau air es pada mereka, maka mereka menjadi tidak bisa bergerak.

    9. Memasang jaring jendela

    Memasang jaring jendela adalah solusi jangka panjang yang praktis. Dengan jaring, kamu tidak perlu menutup jendela sepanjang waktu dan membiarkan semua cahaya alami masuk. Kamu dapat memilih jaring yang berwarna putih agar rumah lebih terang.

    10. Menjaga kebersihan

    Cicak dan jenis hama lainnya bersembunyi di dalam rumah untuk mencari makanan. Jadi, disarankan untuk tidak menyimpan makanan di tempat terbuka. Simpan semua makanan dalam wadah yang tertutup. Apabila kamu memiliki sisa makanan yang tidak dapat dikonsumsi, pastikan untuk membuangnya.

    Membersihkan rumah secara rutin adalah cara ampuh utama yang dapat kamu melakukan untuk mengusir cicak. Dengan menjaga rumah tetap bersih, hewan pengganggu lain juga akan berkurang. Jadi, jangan malas bersih-bersih ya detikers.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Serangga Kapok Masuk Rumah, Ini 6 Tanaman Ampuh Pengusir Hama!


    Jakarta

    Rumah bukan cuman dihuni oleh manusia, tetapi kerap kali jadi tempat tinggal berbagai serangga. Beberapa jenis serangga yang suka muncul di rumah seperti lalat, nyamuk, kecoak, hingga semut.

    Meski berukuran kecil, kehadiran serangga ini cukup mengganggu penghuni rumah. Cara paling mudah membasmi serangga tersebut adalah dengan menggunakan semprotan berbahan kimia.

    Selain itu, penghuni rumah bisa bikin serangga nggak betah berada di rumah menggunakan tanaman. Ada beberapa tanaman yang dibenci serangga, bisa mencegah mereka masuk rumah.


    Lantas, tanaman apa saja yang dibenci serangga? Simak daftarnya berikut ini.

    Tanaman yang Dibenci Serangga

    Inilah tanaman yang bisa bikin serangga ogah masuk ke rumah, dikutip dari berbagai sumber.

    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari The Spruce, Lavender adalah salah satu tanaman yang tidak disukai serangga seperti lalat dan kecoa. Lavender mengeluarkan aroma yang dibenci oleh serangga. Sementara jika tercium oleh manusia, aroma ini tidak masalah sama sekali. Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga kamu membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

    Pernah mendengar tanaman catnip? Tanaman ini disukai oleh kucing karena aromanya. Namun, aroma ini justru dibenci oleh lalat, lho.

    3. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Mint adalah tanaman yang apabila dimakan akan memberikan efek dingin pada setiap gigitannya. Selain itu, tanaman ini ternyata memiliki aroma yang segar yang tidak disukai lalat.

    Cara penanamannya juga cukup mudah bisa di wadah kecil. Kamu bisa meletakkan mint di dapur rumah agar mudah diambil.

    4. Daun Salam

    daun salam Foto: iStock

    Selain menjadi tanaman herbal, menurut Tom’s Guide, daun salam bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya.

    Namun, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing. Penghuni rumah harus berhati-hati kalau menanam tanaman ini kalau memiliki hewan peliharaan di rumah.

    5. Kemangi (Basil)

    Kemangi Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi dapat mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawatnya adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak matahari.

    6. Serai

    Ilustrasi Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman herbal lain yang ampuh mengusir serangga adalah serai. Tanaman satu ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan biasa menjadi bahan dapur. Serai dapat menjadi bahan alami untuk mengusir nyamuk di rumah, lho.

    Itulah deretan tanaman yang dibenci serangga, sehingga mencegah mereka masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Remeh! Begini Cara dan Waktu Tepat Mencuci Selimut



    Jakarta

    Selimut merupakan salah satu kain tebal yang digunakan untuk menghangatkan tubuh terutama ketika sedang tidur. Kain yang tebal dan jarang terlihat noda membuat orang selalu mengira selimut tetap bersih sehingga lupa untuk mencuci. Padahal, walau kelihatan bersih, selimut justru menyimpan banyak debu di dalamnya.

    Untuk itu, selimut juga perlu dicuci secara rutin seperti kain yang lain. Namun, kapan sebaiknya selimut harus dicuci?

    Menurut pakar binatu di SudShare, Laurie Fulford, seperti dikutip dari situs Homes and Gardens, waktu mencuci selimut tergantung dengan seberapa sering selimut tersebut menyentuh dengan tubuh manusia atau hewan.


    “Jika selimut tidak sering menyentuh tubuh manusia apalagi hewan peliharaan, maka aman untuk mencuci selimut setiap satu bulan sekali. Namun, jika sering bersentuhan dengan tubuh manusia atau hewan peliharaan maka perlu dicuci setiap satu hingga dua minggu sekali,” ujar Fulford.

    Mencuci selimut memang hal yang penting untuk menjaga selimut tetap bersih guna mencegah timbulnya gejala alergi terutama pada kulit. Bahkan, selimut tetap kotor jika tidak digunakan dan hanya disimpan di dalam lemari. Sebab, debu-debu akan menempel terutama pada lapisan selimut terluar. Debu inilah yang akhirnya dapat beterbangan dan menempel di udara, rambut, hingga kulit manusia.

    Walau mencuci selimut terdengar sulit karena bahannya yang tebal, kamu bisa gunakan jasa binatu. Akan tetapi, mencuci selimut sendiri sebetulnya tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut terdapat 3 tips untuk mencuci selimut.

    1. Pisahkan selimut dari pakaian lain. Hindari mencuci selimut dan seprai bersamaan.
    2. Jangan gunakan air panas saat mencuci karena dapat membuat selimut menyusut dan bahannya menjadi rusak.
    3. Pilih siklus halus pada mesin cuci agar selimut tetap lembut dan bebas serat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rayap! Ini 5 Tanda Rumah Diserang Semut Kayu



    Jakarta

    Pernahkah mengalami perabotan, pintu, atau jendela dari kayu di rumah terkikis? Penghuni rumah pasti berpikir bahwa ini adalah ulah rayap yang memakan kayu. Namun, ternyata tak hanya rayap, terdapat hewan bernama semut kayu yang juga menjadi penyebab mengapa bahan-bahan kayu di rumah menjadi terkikis.

    Melansir dari situs The Spruce, terdapat 5 tanda adanya semut kayu di rumah.

    Jejak Semut di Malam Hari

    Semut kayu umumnya berwarna hitam dan sedikit lebih besar daripada spesies semut lainnya. Ciri paling mencolok adalah mereka punya area perut yang berbentuk hati. Mereka aktif pada malam hari untuk mencari makanan. Jika penghuni rumah melihat semut kayu berjalan di malam hari artinya mereka sudah menemukan jalan masuk ke dalam rumah.


    Serbuk Kayu Berceceran

    Tanda lain adanya semut kayu adalah tumpukan serbuk atau serutan kayu. Uniknya, semut kayu tidak memakan kayu seperti rayap, tetapi mereka hanya menggali kayu untuk membuat sarang. Inilah yang membuat sisa-sisa serbuk kayu ditemukan di sekitar perabotan kayu atau pintu dan jendela.

    Pada Dinding

    Semut kayu ternyata tidak hanya berjalan di lantai rumah, tetapi juga mereka dapat merayap dinding. Jika melihat banyak semut bersayap di dinding bisa jadi mereka adalah semut kayu yang mencari sarang di rumah.

    Suara Gemerisik

    Terdapat suara-suara yang bisa jadi tanda kehadiran semut kayu, seperti gemerisik atau suara garukan pada dinding. Suara ini bisa jadi adalah suara semut kayu yang sedang menggerogoti kayu di rumah. Mereka biasanya aktif pada malam hari.

    Kayu Rusak atau Membusuk

    Semut kayu umumnya tertarik pada kayu yang lembap atau lapuk, yang dapat terjadi seiring waktu karena adanya air merembes ke celah-celah dinding. Jika ada bahan kayu yang lembap maka itu menjadi target utama semut kayu membangun sarangnya.

    Oleh karena itu, jika penghuni rumah menemukan salah satu dari kelima tanda tersebut, segera cek keberadaan semut kayu. Cek bagian perabotan kayu termasuk jendela dan pintu. Selain itu, cek juga pohon atau tanaman di halaman rumah karena semut kayu juga sering membuat terowongan atau sarang dari kayu-kayu yang mati.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal Sepele yang Mengundang Lalat ke Rumah Tanpa Disadari



    Jakarta

    Lalat masuk ke dalam rumah memang sangat mengganggu. Apalagi jika mereka masuk ke bagian dapur dan menghinggapi makanan membuat kita merasa jijik untuk memakannya. Sebab, lalat memang dikenal sebagai hewan yang kotor.

    Biasanya untuk mengusir lalat cukup dengan membiarkan pintu atau jendela terbuka sehingga mereka bisa keluar dengan sendirinya. Namun, penghuni rumah juga harus mencegah lalat masuk dengan memperhatikan hal-hal yang bisa mengundang kehadiran lalat.

    Melansir dari situs The Spruce, berikut terdapat 6 hal yang dapat mengundang lalat ke rumah.


    Cairan Manis

    Tidak hanya semut, lalat juga tertarik dengan cairan manis, seperti kaleng minuman ringan yang ada di atas meja. Mereka juga menyukai botol sirup yang tidak tertutup atau menetes.

    Makanan yang Tidak Tertutup

    Membiarkan makanan terbuka yang segar atau setengah dimakan bisa menarik lalat. Hal ini karena bau makanan akan membuat lalat mendekat.

    Buah Busuk

    Saat buah busuk maka buah mengalami fermentasi dan menghasilkan senyawa seperti etanol dan asam asetat yang bisa menarik lalat. Apalagi, lalat betina sangat tertarik dengan buah busuk sebagai tempat bertelur. Sebab, gula dan lingkungan lembap merupakan tempat ideal bagi larva lalat untuk berkembang.

    Tempat Sampah

    Sudah menjadi hal umum bahwa lalat akan mendekati tempat sampah. Mereka sangat menyukai cairan dan bau yang ada di tempat sampah.

    Saluran Wastafel Kotor

    Jarang membersihkan saluran wastafel di dapur maupun saluran pembuangan di kamar mandi secara teratur membuat lumpur akan terkumpul di sekitar tepi saluran. Nah, lumpur inilah yang disukai lalat sebagai makanan.

    Hewan Mati

    Waspada terhadap hewan yang mati misalnya ada tikus mati di loteng, maka itu pasti akan menarik ratusan lalat ke rumah.

    Untuk mencegah masuknya lalat, maka ikuti langkah berikut.

    • Bersihkan tempat sampah secara teratur.
    • Tutupi semua makanan dan segera bersihkan tumpahan apapun.
    • Bersihkan saluran pembuangan dan wastafel secara teratur.
    • Bersihkan dapur setiap habis memasak.
    • Buang makanan busuk ke tempat sampah di luar. Ikat kantong sampah dengan erat untuk mengurangi bau.
    • Tutup makanan hewan peliharaan dan cuci piring makanan secara teratur.

    Itu dia seputar lalat masuk ke rumah dan cara mencegahnya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Gagal Rawat Tanaman? Mungkin Saatnya Beralih ke Tanaman Palsu


    Jakarta

    Banyak orang suka memajang atau memelihara tanaman di dalam rumah agar terasa asri dan sehat. Sayangnya, terkadang tanaman tidak terurus dengan baik, hingga akhirnya kering dan mati.

    Selain itu, ada saja kondisi yang bikin penghuni rumah nggak cocok pelihara tanaman. Misalnya penghuni punya riwayat alergi atau hewan peliharaan.

    Namun, penghuni rumah masih bisa memajang tanaman palsu, kok! Tanaman palsu dapat memberi kesan asri tanpa perlu repot-repot dirawat.


    Lantas, apa saja pertanda lebih baik pajang tanaman palsu ketimbang yang asli ya? Simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes and Gardens.

    7 Pertanda Lebih Baik Pajang Tanaman Palsu di Rumah

    Inilah beberapa ciri-ciri hunian yang sebaiknya memajang tanaman palsu daripada yang asli.

    1. Tanaman Sulit Dipelihara

    Ada tanaman yang kurang cocok dipelihara indoor karena memerlukan intensitas cahaya dan kelembapan tertentu yang hanya ada di luar ruangan. Namun, kalau sangat menyukai tanaman itu, pemilik rumah bisa beralih ke versi palsunya, lho.

    2. Penghuni Jarang di Rumah

    Jika penghuni jarang berada di rumah, sebaiknya memilih tanaman palsu. Penghuni rumah tetap bisa mendapatkan suasana rumah yang asri dari tanaman palsu tanpa perlu repot-repot merawatnya.

    3. Ada Hewan Peliharaan

    Beberapa tanaman indoor populer ternyata beracun bagi hewan peliharaan, lho. Daripada hewan peliharaan keracunan atau mengalami iritasi kulit, ada baiknya memilih tanaman palsu saja.

    4. Penghuni Tidak Pandai Merawat Tanaman

    Jangan bersedih kalau mendapati tanaman sering mati di rumah, pemilik bisa coba beralih ke tanaman palsu. Gunakan tanaman palsu untuk memberi kehijauan pada rumah selagi masih belajar merawat tanaman.

    5. Penghuni Punya Riwayat Alergi

    Sejumlah tanaman indoor dapat memicu alergi pada penghuni rumah. Jika punya riwayat alergi terhadap tanaman tertentu tapi masih ingin memeliharanya, gunakan tanaman palsu saja. Namun jangan lupa untuk rajin membersihkannya dari debu ya.

    6. Penghuni Tidak Suka Kotor dan Serangga

    Tanaman bisa mengundang serangga masuk rumah, lalu media tanam seperti tanah bisa mengotori rumah. Kalau penghuni rumah nggak suka kotor-kotoran dan serangga, tanaman palsu bakal lebih cocok buat dipelihara.

    7. Masih Sewa Tempat Tinggal

    Bagi yang masih menyewa tempat tinggal, mungkin memiliki tanaman asli bakal lebih merepotkan. Sebab, memindahkan tanaman dari satu tempat ke tempat lainnya akan menambah beban bawaan. Selain itu, tanaman asli bisa mengotori rumah sewaan milik orang lain.

    Itulah beberapa pertanda sebaiknya penghuni memajang tanaman palsu daripada memelihara tanaman asli di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ngengat Kain Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari



    Jakarta

    Sering menemukan lubang-lubang kecil pada pakaian? Bisa jadi itu tanda pakaian digigit oleh ngengat. Walau ada serangga lain yang bisa jadi pelakunya, yakni kumbang karpet, tetapi ia lebih mudah dibasmi daripada ngengat.

    Namun, tidak semua ngengat dapat menggerogoti pakaian karena sebetulnya mereka makan tanaman. Jadi, yang menggerogoti pakaian hanyalah ngengat kain atau clothes moth.

    Dilansir dari situs NY Times, ngengat kain berukuran sekitar 1 cm dan memiliki warna kuning atau keabu-abuan. Ngengat kain akan mencari tempat yang gelap, hangat, dan lembap untuk bertelur, seperti pakaian kotor apalagi jika ada noda keringat dan noda makanan.


    Clothes moths (T. bisselliella )/ngengat kainClothes moths (T. bisselliella )/ngengat kain Foto: via Michigan State University

    Larva ngengat berukuran sangat kecil dan tertutup oleh lapisan perekat. Larva-larva ini yang akan memakan kain. Mereka juga sangat menyukai serat yang berasal dari hewan, seperti wol, bulu halus, dan kasmir. Salah satu mengetahui adanya larva ngengat kain yaitu terdapat jaring seperti ingus kering.

    Hal yang Harus Dilakukan Jika Ada Ngengat Kain di Lemari

    Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

    Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

    Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

    Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

    Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Dikutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

    Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bedak Bayi Ternyata Bisa Usir Tawon, Begini Caranya



    Jakarta

    Tawon sering membuat sarang di tempat-tempat yang tak terduga, salah satunya rumah. Adanya sarang tawon di rumah tentu sangat mengganggu, karena hewan ini bisa menyengat dan berbahaya.

    Oleh karena itu jika mendapati tawon di rumah ada baiknya diusir. Namun mengusir tawon apa lagi yang sudah bersarang tidak bisa sembarangan. Mereka akan menyengat balik sebab Kamu berusaha untuk merusak rumahnya. Lalu, bagaimana mengusir tawon dengan aman?

    Mengutip dari House Digest, tawon sangat menjaga area teritorialnya, sehingga jika terdapat ancaman mereka nggak segan langsung untuk menyengat orang yang mengusik rumahnya. Nah, ternyata bedak bayi bisa jadi solusi ampuh untuk usir tawon lho!


    Kamu juga perlu tahu bahwa tawon tertarik pada bau manis dan sampah. Karena hal tersebut, Kamu dapat menemukan mereka berterbangan di sekitar tanaman dan pepohonan yang memiliki bunga, mereka juga berkerumun di sekitar tong sampah berbau tidak sedap.

    Untuk menebang semua pohon yang ada untuk mengusir tawon sangatlah tidak mungkin. Namun, Kamu pasti bisa memastikan tempat sampah tetap tertutup.

    Cara Usir Tawon Pakai Bedak Bayi

    Tahu nggak kamu, tawon bisa diusir menggunakan bedak bayi. Meskipun tawon menyukai aroma manis, mereka tidak menyukai aroma yang terkandung dalam bedak bayi. Aroma ini malah akan membuat tawon kabur. Kamu dapat menaburkan bedak bayi di area yang pernah Kamu lihat tawonnya agar mereka tidak berkeliaran di sekitarnya.

    Aroma yang dimiliki bedak bayi juga dapat digunakan untuk menghilangkan sarang tawon. Untuk melakukannya harus berhati-hati untuk mendekati dan membongkar sarangnya. Selalu kenakan alat pelindung diri, termasuk sarung tangan dan pelindung kepala.

    Lebih baik melakukannya setelah gelap ketika Kamu dapat menangkap tawon yang tertidur setelah hari yang melelahkan. Untuk mencegah tawon masuk ke pekarangan atau luar rumah, Kamu bisa rutin menaburkan bedak bayi di sekitar rumah. Saat angin bertiup, bedak bayi menjadi tersebar dan membuat tawon kabur dari sarangnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Basmi Kamitetep di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Pernah dengar hewan kamitetep? Serangga yang yang satu ini kerap ditemukan di Indonesia.

    Kamitetep atau Phereoeca uterella memiliki bentuk seperti larva yang biasanya hinggap di ruangan dengan suhu lembap. Selain itu, hewan ini juga kerap hinggap di tempat-tempat yang jarang dibersihkan, seperti gudang dan kolong tempat tidur.

    Serangga ini bisa membuat badan gatal-gatal atau iritasi jika bulu halusnya kontak dengan manusia. Tak heran, banyak penghuni rumah yang ingin membasminya.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tips membasmi kamitetep di rumah.

    1. Bersihkan Rumah

    Hewan ini biasa ditemukan di dinding atau menggantung di atap rumah. Kamitetep biasanya memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau hewan ini ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

    Dilansir dari Bugwiz, penghuni rumah bisa membersihkan ruangan agar tidak menjadi habitat kamitetep di rumah. Bersihkan debu-debu dan sarang laba-laba di rumah, termasuk sampah-sampah organik yang ada.

    2. Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

    Kamitetep menyukai tempat dengan kelembapan tinggi. Nah, penghuni rumah bisa menjaga kelembapan rumah rendah agar tidak menjadi tempat bernaung kamitetep.

    Salah satu caranya bisa membuka jendela untuk sirkulasi udara yang lancar atau menggunakan dehumidifier. Buat rumah terasa sejuk dan kering.

    3. Pakai Sabun Cuci Piring

    Kamitetep bisa dibasmi pakai sabun cuci piring. Ini merupakan salah satu langkah yang mudah untuk membasmi kamitetep tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

    Caranya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Campurkan namun jangan sampai banyak busa.

    Sebaiknya jangan langsung menyemprotkan cairan tersebut ke kamitetep karena mereka memiliki lapisan pelindung di tubuhnya. Caranya, bisa menusuk selubung hewan tersebut agar tidak bergerak dan buat lubang kecil agar cairan sabun cuci piring yang sudah dibuat bisa masuk ke dalam tubuhnya untuk membasmi kamitetep.

    4. Tutup Pintu Masuk Kamitetep

    Dilansir dari The Pest Informer, retakan dan celah di dinding, jendela, dan pintu bisa menjadi pintu masuk bagi kamitetep. Penghuni rumah bisa menutup titik masuk ini untuk mencegah kamitetep masuk ke dalam rumah. Apabila ada retakan di dinding, segera ditambal agar tidak menjadi tempat penampungan serangga.

    5. Gunakan Pestisida

    Jika menggunakan cara-cara di atas masih belum bisa membasmi kamitetep, bisa mempertimbangkan penggunaan pestisida. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

    6. Panggil Jasa Profesional

    Jika keberadaan kamitetep di rumah sangat banyak dan sulit dikendalikan atau dibasmi, sudah saatnya memanggil jasa profesional.

    Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kelabang dan Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Alasan dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Rumah bisa dimasuki makhluk-makhluk kecil, seperti kelabang dan kaki seribu. Kehadiran dua hewan melata ini bisa membuat penghuni rumah tak nyaman.

    Kelabang dan kaki seribu sebenarnya tidak menyerang manusia. Akan tetapi, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang kalau sampai tergigit.

    Kalau mau rumah bebas kelabang dan kaki seribu, penghuni rumah perlu tahu alasan mereka masuk ke rumah. Simak penjelasan soal kelabang dan kaki seribu berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Kelabang dan kaki seribu menyukai tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hewan ini di rumah, bisa jadi rumah memiliki kondisi demikian.

    Selain itu, keberadaan hama ini juga dapat menandakan ada serangga seperti kecoak, ngengat, lalat, serta rayap. Serangga tersebut merupakan sumber makanan bagi kelabang dan kaki seribu.

    Oleh karena itu, penting menjaga rumah tetap kering kalau nggak mau kelabang dan kaki seribu masuk rumah. Penghuni rumah bisa memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap.

    Lalu, pastikan menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding. Langkah ini untuk menutup akses masuk hama ke dalam rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau menemukan kelabang dan kaki seribu di rumah, coba usir dengan cara berikut ini.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka mengandung air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kelabang dan kaki seribu, semprotkan cuka langsung ke dua hewan itu. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Untuk mengusir kelabang dan kaki seribu, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka. Essential oil seperti tea tree dan peppermint mempunyai aroma menyengat yang tidak disukai hama rumah.

    4. Taburkan Garam

    Kelabang dan kaki seribu menyukai lingkungan yang lembap untuk berkembang biak. Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan.

    Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kelabang dan kaki seribu kalau terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu, sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Sebagai catatan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com