Tag: hewan

  • 10 Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ada sejumlah kasus ular masuk ke dalam rumah penduduk. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa manusia maupun ular itu sendiri.

    Agar kamu aman dari serangan reptil tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang diklaim ampuh mencegah ular masuk ke rumah.

    Lantas, apa saja tanaman yang dapat mencegah ular masuk ke rumah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Rumah

    Ular merupakan salah satu hewan yang tidak suka aroma menyengat. Maka dari itu, kamu bisa mencegah ular masuk ke rumah dengan menanam beberapa tanaman yang beraroma tajam. Dilansir situs Homes and Gardens, Kamis (22/5/2025) berikut rekomendasi tanamannya:

    1. Lavender

    Tanaman yang pertama adalah lavender. Selain ampuh mengusir nyamuk dan serangga, tanaman ini juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena mengeluarkan aroma yang menyengat, sehingga dapat mengganggu indra penciuman ular.

    “Lavender punya bau menyengat yang tidak disukai ular dan lebih suka menghindarinya daripada melaluinya untuk masuk ke halaman Anda. Tanaman ini bisa dijadikan pagar anti ular yang bagus,” kata Nicole Carpenter, pakar pengendalian hama Black Pest Prevention.

    2. Rosemary

    Aroma kuat yang keluar dari rosemary ternyata juga dapat membantu mengusir ular. Agar tidak menarik perhatian ular, sebaiknya rosemary ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot.

    “Rosemary memiliki dedaunan lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung bagi ular,” ujar Nicole.

    3. Serai

    Serai atau disebut juga sereh bisa jadi opsi alternatif guna mencegah ular masuk ke rumah. Aroma segar dan wangi dari serai ternyata juga tidak disukai ular sehingga mereka lebih memilih menghindarinya.

    “Seperti tanaman lainnya yang mengeluarkan aroma kuat, serai bisa membingungkan ular dan mempersulit mereka untuk berburu karena indra penciumannya terganggu,” ungkap Nicole.

    4. Kaktus

    Meski tidak mengeluarkan aroma menyengat, kaktus bisa digunakan untuk mencegah ular masuk ke pekarangan rumah. Hal ini berkat duri pada kaktus yang bisa menyulitkan ular saat melata di antara tanaman-tanaman.

    5. Lidah Mertua

    Tanaman yang satu ini cukup banyak ditanam di rumah-rumah warga. Selain menambah asri, lidah mertua dinilai ampuh untuk mencegah ular memasuki halaman rumah.

    Lidah mertua memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang bikin ular merasa tidak nyaman. Namun, belum diketahui pasti apa yang membuat ular tidak menyukai lidah mertua, entah tepi daunnya yang tajam atau merasa terancam saat melalui tanaman ini.

    6. Marigold

    Tanaman berikutnya adalah marigold. Selain dapat mencegah ular, tanaman ini juga ampuh mengusir serangga dan nyamuk di dalam rumah.

    Marigold dapat mengeluarkan aroma tajam yang mengganggu indra penciuman ular. Akar tanaman ini juga tumbuh agresif sehingga dapat menjangkau lokasi persembunyian ular di dalam tanah.

    7. Allium

    Allium merupakan salah satu tanaman yang mengandung sulfonat dan aroma menyengat. Genus tanaman allium dinilai efektif untuk mengusir ular dan berbagai hama lainnya. Adapun jenis-jenis tanaman allium di antaranya bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    8. Basil

    Biasanya, basil digunakan sebagai bumbu masak agar menciptakan aroma lezat. Ternyata, aroma yang kuat dari basil tidak disukai ular sehingga dapat mengusirnya agar tak masuk ke rumah.

    Sebagai catatan, basil membutuhkan sinar matahari langsung agar tumbuh subur dan jangan ditanam di kompos basah. Jika dibiarkan maka basil akan cepat membusuk.

    9. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat digunakan untuk mencegah ular masuk ke hunian kamu. Tanaman ini mengeluarkan aroma kuat yang tidak disukai ular.

    “Eucalyptus mengeluarkan bau yang kuat sepanjang tahun sehingga jadi solusi tahan lama dibandingkan tanaman lain untuk mengusir ular, seperti marigold atau lavender,” papar Nicole.

    10. Alder Kuning

    Selain bunganya yang cantik, alder kuning ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengusir hama, serangga, dan reptil di halaman rumah. Kamu bisa menanam alder kuning di bawah sinar matahari dan disiram secara rutin.

    “Alder kuning dapat menjadi pengusir hama alami yang ampuh karena bisa memengaruhi ular secara tidak langsung dengan mengusir hama lain dan hewan pengerat yang menjadi sumber makanan ular,” pungkas Nicole.

    Benarkah Tanaman Ampuh Mencegah Ular Masuk Rumah?

    Sejumlah tanaman di atas disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Namun, benarkah efektif?

    Dikutip dari Envynature, menanam tanaman tidak bisa dikatakan 100 persen berhasil mencegah ular masuk ke rumah. Soalnya, ular tertarik dengan area yang banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan.

    Jadi, tanaman tersebut hanya membuat ular merasa tidak nyaman karena mencium aroma tajam. Dalam beberapa kasus, ular mampu menoleransi bau tersebut ketika merasa terancam atau terdapat sumber makanan di sana.

    Meski begitu, tak ada salahnya menanam tanaman tersebut di pekarangan. Namun, pastikan juga merawat halaman rumah secara rutin untuk mencegah kedatangan ular dengan cara berikut:

    • Memangkas rumput yang sudah tinggi
    • Membersihkan daun-daun atau ranting yang berserakan di halaman
    • Memasang pagar yang cukup tinggi agar ular tak bisa melaluinya
    • Sebaiknya jangan menanam tanaman semak-semak rapat karena sering dijadikan tempat persembunyian ular.

    Itulah 10 tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Lintah Bisa Masuk ke Rumah? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Lintah merupakan hewan parasit yang sering muncul di halaman rumah. Hewan pengisap darah ini juga menyukai tempat yang lembap agar bisa bertahan hidup, misalnya di kamar mandi.

    Beberapa orang merasa takut dan khawatir ketika ada lintah di rumah. Sebenarnya, detikers tak perlu panik karena ada sejumlah cara mudah mengusir lintah.

    Selain itu, penting juga untuk mengetahui apa penyebab lintah bisa muncul di rumah. Agar lebih jelas, simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Lintah Muncul di Rumah

    Meski ukurannya kecil dan bergerak lambat, banyak orang yang takut dan jijik ketika melihat lintah. Sayangnya, hewan ini kerap masuk ke rumah-rumah penduduk tanpa disadari penghuninya.

    Dilansir situs We Are Explorers, Jumat (23/5/2025) berikut penyebab lintah bisa muncul di rumah:

    1. Rumah Berlokasi di Dekat Tempat Lembap

    Penyebab yang pertama karena lokasi rumah yang berdekatan dengan tempat lembap, seperti di dekat sungai, rawa, atau selokan. Lintah memang suka berada di tempat lembap agar bisa hidup dan berkembang biak.

    2. Setelah Hujan dan Banjir

    Setelah turun hujan, biasanya lintah muncul di pekarangan rumah atau menempel di dinding. Selain itu, lintah juga bisa muncul saat banjir melanda. Hal ini dapat terjadi karena lintah terbawa arus banjir sehingga bisa menempel di kendaraan, dinding rumah, atau bahkan tubuh manusia.

    3. Kamar Mandi Sangat Lembap

    Selain di halaman rumah, lintah juga bisa tiba-tiba muncul di kamar mandi khususnya yang sangat lembap. Hewan parasit ini bisa muncul di toilet dengan dua cara, melalui saluran air atau sela-sela kamar mandi.

    Cara Ampuh Mengusir Lintah di Rumah

    Kalau ada lintah di rumah, detikers tak perlu khawatir dan panik berlebihan. Sebenarnya lintah dapat diusir dengan mudah dan cepat. Dikutip dari How To Repel, berikut cara ampuh mengusir lintah di rumah:

    1. Garam

    Garam jadi salah satu cara yang paling ampuh dan efektif untuk mengusir lintah di rumah. Kamu bisa menabur garam secukupnya ke area yang sering dilalui lintah. Namun, jika lintah sudah mengisap darah kamu jangan sekali-kali menaburkan garam di bekas luka gigitannya, ya.

    2. Bawang Putih dan Cengkeh

    Selain digunakan untuk bumbu masak, bawang putih dan cengkeh ternyata bisa digunakan untuk mengusir lintah. Untuk cara pakainya, hancurkan 2-3 siung bawang putih dan 1-2 batang cengkeh. Setelah itu, sebarkan di ruangan yang lembap atau kerap dilalui lintah.

    3. Jus Lemon

    Tak hanya menyegarkan badan, jus lemon juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir lintah di rumah. Cara penggunaannya cukup peras 2 buah lemon, lalu campurkan dengan air dan tuang ke dalam wadah semprot. Setelah itu, semprot lemon pada area dinding dan tanaman agar lintah tak datang lagi ke rumah.

    4. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri atau essential oil bisa jadi pilihan alternatif untuk mengusir lintah karena aromanya yang menyengat. Untuk cara pakainya cukup dengan semprotkan ke lintah atau tempat yang kerap dilalui lintah.

    Itulah penyebab lintah bisa masuk ke rumah dan cara mengusirnya. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior, atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Basmi Kecoak di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Kehadiran kecoak sangat dibenci manusia karena kotor dan bentuknya menggelikan. Serangga cokelat ini suka masuk ke rumah untuk mencari makan dan tempat berlindung.

    Sayangnya, kecoak berkembang biak dengan cepat dan dapat menyebarkan penyakit ke penghuni rumah. Jika menemukan kecoak di rumah, kemungkinan ada kecoak lainnya tersembunyi.

    Lantas, bagaimana cara membasmi kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Membasmi Kecoak di Rumah

    Inilah beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membasmi kecoak, dikutip dari Insight Pest Management.

    1. Soda Kue

    Soda kue adalah bahan yang berbahaya bagi kecoak. Campurkan soda kue dengan gula, lalu taruh di area yang rawan kecoak sebagai perangkap.

    Ketika soda kue tertelan, perut kecoak akan dipenuhi gas yang tidak dapat dikeluarkan. Hal ini bisa membuat perut kecoak pecah.

    2. Sabun Cuci Piring

    Jika menemukan kecoak dan ingin cepat membasminya, larutan air dan sabun cuci piring bisa jadi bahan yang efektif. Semprotkan larutan itu pada kecoak. Larutan tersebut akan menyumbat pori-pori pernafasan kecoak dan membuat mereka kesulitan bernapas, sehingga mati lemas.

    3. Minyak Pepermin

    Minyak peppermint sangat efektif untuk mengusir kecoak. Campurkan 15 tetes minyak pepermin dengan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Cara ini akan menghalau kecoak masuk rumah.

    4. Lemon

    Kecoak tidak menyukai aroma lemon dan buat sitrus lainnya. Sebarkan jus lemon atau kulit lemon di sekitar rumah sebagai pengusir kecoak alami, sehingga mereka ogah enggan masuk.

    5. Tanah Diatom

    Tanah diatom merupakan insektisida alami yang terbuat dari alga yang telah dihaluskan dan menjadi fosil. Bahan ini berupa bubuk yang tajam, sehingga bisa mengeringkan rangka luar kecoa. Jika terkena tanah diatom, kecoak akan mengalami dehidrasi.

    Cukup taburkan tanah diatom food grade di area yang sering didatangi kecoa. Metode ini aman digunakan di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

    Cara Bikin Rumah Bebas Kecoak

    Selain dibasmi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar rumah bebas kecoak. Berikut ini caranya.

    • Periksa dan tutup celah, bukaan, dan retakan di sekitar rumah.
    • Atasi kelembapan di rumah, seperti memperbaiki kebocoran pipa atau wastafel.
    • Pastikan rumah bersih dari tumpahan makanan, piring kotor, serta rajin kosongkan tempat sampah.

    Itulah cara membasmi dan mencegah kecoak di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Rumah Diserbu Banyak Nyamuk? Ini Penyebab dan Cara Basminya


    Jakarta

    Nyamuk kerap kali ditemukan berterbangan di dalam rumah, terutama saat musim hujan. Serangga penghisap darah ini memang sangat mengganggu karena gigitannya membuat kulit jadi gatal.

    Lebih dari itu, nyamuk juga bisa membawa penyakit dan menularkannya ke manusia. Belum lagi suara nyamuk cukup bising ketika berlalu-lalang dekat telinga. Nggak heran kalau kehadiran nyamuk dibenci oleh penghuni rumah.

    Namun, kenapa bisa ada banyak nyamuk masuk rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Nyamuk Masuk di Rumah

    Inilah beberapa alasan nyamuk menyerbu dan berkembang biak di rumah, dikutip dari Recon Pest Services.

    1. Mencari Tempat Berlindung

    Nyamuk akan mencari tempat berlindung dari cuaca dan angin. Nyamuk menyukai tempat yang hangat, gelap, dan lembap.

    Nah, salah satu tempat yang nyaman bagi mereka bisa jadi di dalam rumah. Beberapa tempat persembunyian nyamuk seperti di dapur, kamar mandi, dan lemari.

    2. Ada Celah Masuk Rumah

    Serangga bersayap ini pandai mencari celah untuk masuk rumah. Mereka bisa menyelinap melalui celah-celah kecil, retakan, dan bukaan pada pintu, jendela, kasa, dan garasi.

    Nyamuk juga tertarik dengan cahaya dari lampu. Mereka bisa saja masuk rumah di malam hari karena tertarik dengan lampu yang menyala.

    3. Ada Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak dan bertelur. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got dapat menarik nyamuk untuk mendekat.

    Sementara di dalam rumah, tanaman pot, minuman hewan, dan genangan air lainnya juga menjadi tempat nyamuk bertelur.

    4. Ada Sumber Makanan

    Tahukah kalau nyamuk betina lah yang biasa menghisap darah? Ya, nyamuk betina membutuhkan darah untuk bertelur. Dengan begitu, nyamuk tertarik bisa tertarik masuk rumah karena manusia dan hewan piaraan, yakni sumber makanan mereka.

    Selain itu, nyamuk juga memakan nektar tanaman. Kalau ada tanaman hias di dalam rumah, hal itu dapat menarik hama ini.

    Cara Agar Rumah Bebas Nyamuk

    Berikut ini beberapa cara untuk mengusir dan mencegah nyamuk masuk rumah.

    1. Tutup Akses Masuk

    Periksa celah dan bukaan di sekitar rumah yang bisa jadi titik masuknya nyamuk. Pastikan pintu dan jendela tertutup rapat.

    Memasang kasa nyamuk pada pintu dan jendela adalah cara efektif untuk mencegah nyamuk masuk rumah. Perbaiki atau ganti layar penghalau nyamuk ini kalau rusak.

    2. Basmi Nyamuk

    Jika menemukan nyamuk di sekitar rumah, penghuni rumah bisa menepuk untuk membunuhnya. Namun, cara lain yang lebih efektif adalah menggunakan menyemprot cairan pembasmi nyamuk.

    3. Musnahkan Sarangnya

    Temukan dan musnahkan tempat yang berpotensi jadi sarang nyamuk di dalam dan di luar rumah. Periksa genangan air seperti tatakan pot tanaman dan mangkuk air hewan peliharaan.

    Jaga agar talang tetap bersih dan tidak tersumbat. Lalu, hindari menyiram tanaman di dalam ruangan secara berlebihan.

    4. Pelihara Tanaman Pengusir Nyamuk

    Ada beberapa tanaman yang tidak disukai nyamuk. Penghuni rumah bisa memelihara tanaman pengusir nyamuk seperti serai, rosemary, dan peppermint di sekitar rumah.

    5. Rawat Pekarangan Rumah

    Rawatlah pekarangan rumah agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk. Pangkas semak dan rumput yang terlalu tinggi secara teratur. Lalu, singkirkan daun-daun yang berserakan.

    Itulah penyebab dan cara mengusir nyamuk masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada 5 Tanda Sarang Tawon di Rumah Sebelum Terlambat



    Jakarta

    Tawon merupakan salah satu jenis serangga yang berbahaya karena sengatannya. Oleh karena itu banyak orang tak ingin berurusan dengan hewan ini.

    Namun tawon bisa membuat sarang diberbagai tempat, termasuk di dalam rumah. Jika tidak ingin berurusan dengan tawon, penting untuk diketahui tanda-tanda adanya sarang tawon di dalam rumah.

    Melansir Fast Action Pest Control, berikut beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan apakah di rumah ada sarang tawon atau tidak.


    Sering Melihat Tawon Berkeliaran

    Saat kamu sedang bersantai di rumah dan melihat tawon berkeliaran, kemungkinan ada sarang tawon di rumah. Tawon meninggalkan sarangnya beberapa kali sehari untuk mengumpulkan makanan.

    Jika melihat tawon, cobalah ikuti jalur terbang tawon untuk mencari kemungkinan lokasi sarang. Tetap berhati-hati dalam pencarian, karena tawon akan menyerang jika merasa terancam.

    Sarang tawon biasanya berada di loteng, ruang sempit, atau dinding rumah. Jangan mencoba membasmi sarang tawon sendiri.

    Kayu yang Rusak

    Beberapa spesies tawon mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas guna membangun sarang. Proses ini menciptakan lubang pada permukaan luar kayu. Biasanya kayu akan rusak karena rayap atau tikus, namun bisa jadi tawon adalah penyebabnya.

    Tawon mengunyah kayu, pohon, ranting, pagar kayu, dan lantai kayu . Besarnya kerusakan yang disebabkan oleh tawon tergantung pada ukuran sarang. Hal ini karena tawon akan terus merusak kayu sampai serangan tawon ditangani dengan tepat.

    Adanya Suara Berdengung

    Saat tawon membangun sarang, tawon akan mengeluarkan suara ketukan atau dengungan. Terutama jika kamu mendengar suara di dalam rumah semakin keras dan semakin sering, kemungkinan semakin besar pula kawanan tawon.

    Daya Tarik Tawon

    Tumpukan kayu atau material kayu di rumah menjadi daya tarik bagi tawon kertas. Spesies ini mengunyah kayu untuk menghasilkan bubur kertas guna membangun sarang di rumah kamu.

    Akses terhadap makanan tidak hanya menarik tawon, tetapi juga hama lainnya. Tawon menyukai sampah yang mengandung serpihan kaya protein. Pastikan semua sampah berada dalam wadah yang tertutup rapat.

    Tawon tidak menggunakan kembali sarang yang sama. Tawon akan membangun sarang baru sehingga penting untuk menyingkirkan tawon secara keseluruhan yang ada di rumah.

    Menemukan Adanya Sarang

    Tawon membuat sarang dari lumpur atau kayu, sehingga sarang tawon akan bertambah besar seiring waktu. Disarankan untuk memanggil profesional agar tidak mendapatkan resiko yang besar.

    Tawon tersebut kemungkinan akan keluar dan menyerang jika kamu mengganggu sarangnya. Jauhi area tersebut jika melihat tawon keluar agar tidak mendapatkan serangan yang berbahaya.

    Itulah 5 tanda ada sarang tawon di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Tokek di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Pernah lihat tokek ada di dinding rumah? Hewan reptil ini memang sekilas mirip dengan cicak namun memiliki ukuran yang lebih besar.

    Hewan yang satu itu memiliki ciri khas berupa suara yang berbunyi ‘tokek’. Jika mendengar suara tersebut, sudah pasti ada tokek di rumah.

    Nah, tokek rumah atau yang biasa disebut tokek ini memang kerabat dekat dari cicak. Hanya saja, hewan dengan nama latin Gecko gecko ini berukuran lebih besar.


    Tapi, kenapa ya bisa ada tokek di rumah?

    Pada Maret 2025 lalu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi sempat mengatakan bahwa tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Lalu, bagaimana kalau mengusirnya?

    Keberadaan tokek memang tidak mengancam manusia. Namun, ada saja penghuni yang ingin mengusirnya. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi rumah.

    “Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itu tadi penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ampuh Usir Lalat di Rumah, Bisa Pakai Cuka Apel


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang dapat mengganggu kenyamanan. Soalnya, lalat sering dianggap hewan kotor dan bisa membawa penyakit kepada manusia.

    Lalat biasanya tertarik pada makanan dan minuman yang dihidangkan di meja makan. Selain itu, serangga ini juga banyak ditemukan di tempat sampah ataupun saluran pembuangan.

    Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengusir lalat di rumah adalah dengan semprotan serangga. Namun, zat yang terkandung di dalamnya bisa membahayakan manusia jika dihirup dalam waktu lama.


    Nah, ada sejumlah cara alami dan ampuh untuk mengusir lalat di rumah. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Ampuh Mengusir Lalat di Rumah

    Apabila ada banyak lalat berterbangan di dalam rumah, jangan khawatir. Dilansir situs Real Simple, Selasa (27/5/2025) berikut cara ampuh mengusir lalat di rumah:

    1. Cuka Apel dan Sabun Cuci Piring

    Cara yang pertama adalah menggunakan dua bahan, yakni cuka apel dan sabun cuci piring. Cuka apel berfungsi untuk menarik lalat, sedangkan sabun cuci piring bertugas untuk membasminya.

    Simak cara pembuatan cairan cuka apel dan sabun cuci piring di bawah ini:

    • Tuang sabun cuci piring dan cuka apel dengan perbandingan 50:50 ke dalam wadah
    • Aduk kedua bahan sampai merata
    • Lalu, tuang cairan ke dalam mangkuk atau toples bekas
    • Taburkan gula di atas wadah untuk menarik lalat.

    Apabila tidak punya cuka apel di rumah, kamu bisa menggunakan anggur atau bir kedaluwarsa di rumah.

    2. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri atau dikenal juga sebagai minyak esensial bisa digunakan untuk mengusir lalat dan berbagai serangga di rumah. Sejumlah minyak atsiri yang dinilai ampuh membasmi lalat ada lavender, peppermint, eucalyptus, dan serai.

    Berikut cara pakai minyak atsiri untuk mengusir lalat:

    • Tuang minyak esensial ke dalam diffuser
    • Tempatkan diffuser di area yang terdapat banyak lalat atau rawan didatangi berbagai serangga.

    Apabila tidak memiliki diffuser, kamu bisa mencampurkan minyak atsiri dengan air, lalu tuang ke wadah semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tadi ke area yang banyak didatangi lalat.

    3. Lem Kertas Lalat

    Cara lain untuk membasmi lalat di rumah dengan ampuh adalah menggunakan lem kertas. Cara pakainya cukup mudah, yakni letakkan lem kertas di area yang sering dilalui lalat, seperti dapur dan meja makan.

    Ketika lalat terperangkap di lem kertas, maka ia tak bisa terbang ke mana-mana. Jika sudah menangkap cukup banyak serangga kecil itu, kini tinggal dibuang ke tempat yang jauh dari hunian detikers.

    4. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Selain digunakan untuk hiasan rumah, tanaman lavender juga bisa dipakai untuk mengusir lalat atau serangga lain. Hal ini berkat konsentrasi tinggi linalool pada minyak alami di dalam lavender. Zat tersebut mengeluarkan aroma kuat yang dapat mengganggu indra penciuman lalat, nyamuk, hingga kutu.

    Agar tumbuh subur, pastikan kamu meletakkan lavender di bawah sinar matahari. Selain itu, jangan tempatkan tanaman ini di area yang terlalu lembap.

    5. Rosemary

    Cara berikutnya adalah menggunakan tanaman rosemary. Tanaman ini diklaim ampuh untuk mengusir lalat maupun serangga lain di dalam rumah.

    Merawat rosemary juga tidak sulit, cukup ditanam di bawah sinar matahari langsung dan siram dengan air secara rutin. Memberikan pupuk secara teratur juga membantu tanaman ini tumbuh subur.

    6. Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Foto: iStock

    Selain digunakan untuk bahan masakan, daun mint juga efektif mengusir lalat di rumah. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis tanaman mint yang punya aroma paling kuat, sehingga cocok untuk membasmi lalat.

    Pastikan kamu meletakkan daun mint di tempat yang cukup sinar matahari. Tanaman ini juga perlu dipangkas secara rutin agar membantu merangsang pertumbuhan daun yang baru.

    Demikian enam cara ampuh mengusir lalat di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Lengkap Basmi Curut di Rumah


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus yang terkadang terlihat di sekitar rumah. Biasanya curut muncul di halaman, dapur, atau tempat penyimpanan makanan.

    Keberadaan curut jangan dianggap sepele ya. Sebab, kotoran hewan ini bisa membawa penyakit, sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    Lantas, bagaimana cara agar rumah bebas curut agar tetap bersih dan nyaman. Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Basmi Curut dari Rumah

    Inilah cara mebasmi curut di rumah menurut laman Do My Own, Madsenpest, laman penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama berikut di antara cara mengusir curut dari rumah.

    1. Tutup Celah Masuk Curut

    Tutup dan perbaiki lubang dan celah di sekitar rumah. Curut bisa masuk dengan mudah ke rumah melalui celah-celah yang sangat kecil di dinding atau lantai.

    2. Bersihkan Halaman

    Bersihkan halaman dengan membuang genangan air dan menutup rapat tempat sampah. Langkah ini untuk mengendalikan aktivitas serangga yang disukai curut.

    3. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan Peliharaan

    Jangan meninggalkan makanan hewan peliharaan atau biji-bijian burung di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan peliharaan setelah selesai memberikan makan. Hal ini bisa memancing curut dan serangga yang menjadi makanannya.

    4. Gunakan Perangkap Tikus

    Curut tidak mudah terpikat ke dalam perangkat tertutup. Sebaiknya gunakan perangkap jepit tikus yang diberi potongan kecil daging atau ikan dan ditempatkan di area di mana ada curut.

    5. Gunakan Lem Tikus

    Selain itu, memanfaatkan lem tikus yang dijual di pasaran. Cara ini dinilai aman karena tidak mengandung racun atau bau.

    6. Gunakan Minyak Esensial

    Curut juga bisa diusir menggunakan minyak esensial seperti peppermint yang tidak disukai curut. Caranya bisa dengan menggunakan kapas pada minyak esensial dan oleskan ke beberapa area yang sering dilalui curut.

    7. Gunakan Bawang Putih

    Bahan alami seperti bawang putih juga bisa mengusir curut. Aroma ini bisa membuat curut menjauh dan mencegah mereka masuk rumah.

    Jika masalah curut masih berlanjut, sebaiknya minta bantuan kepada ahlinya. Panggil tim profesional untuk mengusir curut dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Kaki Seribu Tiba-tiba Masuk Rumah dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Pernahkah menemukan tiba-tiba kaki seribu muncul di kamar mandi, merayap hingga ruang tengah atau bahkan kamar? Jika iya, bisa jadi ini beberapa alasan binatang melata itu bisa masuk ke rumah.

    Kaki seribu adalah binatang melata yang cukup menggelikan. Bahkan, tak jarang kaki seribu bisa menggigit bila kondisinya terancam. Kuilit manusia yang tergigit akan merasakan sensasi seeprti digigit semut atau tersengat.

    Nah, secara khusus, kaki seribu kerap muncul saat musim hujan, meski tak jarang kaki seribu juga muncul di musim kemarau.


    Bila sudah cukup mengganggu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.

    Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    1. Rumah Lembap

    Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

    Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

    2. Ada Tanaman Membusuk

    Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

    3. Ada Celah di Rumah

    Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

    Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Tahu Belum? 3 Tanaman Ini Bisa Tumbuh Subur Tanpa Tanah


    Jakarta

    Untuk bisa tumbuh subur, biasanya tanaman ditanam di tanah. Namun, ada juga lho beberapa tanaman yang bisa tumbuh tanpa tanah.

    Memang, tanah merupakan salah satu media tanam yang umum dipakai agar tanaman bisa tumbuh subur. Akan tetapi, ada juga tanaman yang bisa tumbuh dengan media tanam air.

    Tanaman-tanaman tersebut akan menyedot air untuk mengambil larutan nutrisi mineral agar bisa berkembang. Pemilik tanaman tak perlu khawatir jika akar atau batang busuk karena beberapa tanaman memang bisa direndam lama di dalam air.


    Tanaman apa saja itu? Berikut ini informasinya dilansir dari Wild Plantage.

    Lucky Bamboo

    money plant leafs in the sunLucky bamboo/bambu keberuntungan. Foto: iStock

    Lucky bamboo atau bambu keberuntungan merupakan salah satu tanaman hias yang bisa hidup di media tanam air. Kunci untuk merawat tanaman itu adalah ada media yang dapat menahan bentuknya, seperti beberapa batu kecil di dasar wadah. Potong sedekat mungkin dengan batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air.

    Tanaman ini hanya memerlukan matahari secara tidak langsung dan cukup ditaruh di ruangan yang terang agar tanaman bisa tumbuh subur. Namun, tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan apabila tertelan, maka dari itu pastikan hewan peliharaan tidak dekat-dekat dengan lucky bamboo.

    Sirih Gading

    Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar in Palm Beach, Florida.Also known as the Epipremnum aureum. The Pothos Plant is a trailing, leafy vine that can reach lengths of up to 40 feet in tropical jungles. Its genus name is derived from the Greek words epi (meaning upon) and premnon (meaning a trunk) in reference to its growing on tree trunks.Indoors, the pothos plant usually confines itself to about six to 10 feet. Its leaves are bright and waxy with a noteworthy pointed heart shape, and are often green or variegated in white, yellow, or pale green. It is rare for them to flower or produce berries, especially indoors, but certain varietals can have tiny, petal-less white flowers that feature small berries.Also called devil's ivy, pothos can be grown in hanging baskets or as a potted plant on a desk. They are excellent at helping to purify the air and tolerant of fluorescent light, making them a popular choice for office environments. These plants can also help cleanse the air when grown in your home or office, as well.Sirih gading atau pothos. Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Tanaman selanjutnya ada sirih gading atau pothos. Pemilik tanaman bisa menanamnya di dalam air dan ditempel ke dinding atau media lain karena sirih gading adalah tanaman rambat.

    Untuk perawatan sirih gading, pemilik cukup rajin memotong bagian ujung batang sekitar 13 cm dan letakkan di jendela untuk mendapatkan sinar matahari alami.

    Begonia atau Hariang

    begoniabegonia Foto: dok. Wisnu Ardi

    Tanaman hias selanjutnya adalah begonia atau kerap disebut hariang. Tumbuhan ini tumbuh subur ditanam di dalam ruangan, terutama untuk jenis wax, tuberous, dan rex.

    Untuk merawat tanaman ini, perlu menyertakan akar simpulnya sehingga selama di air akan tetap segar. Agar tetap subur, tanaman ini tetap harus mendapat sinar matahari, lokasinya bisa diletakkan di jendela yang menghadap ke timur atau utara untuk mendapatkan cahaya tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com