Tag: hewan

  • Tanpa Bahan Kimia, Ini Cara Ampuh Usir Kutu Busuk dari Rumah



    Jakarta

    Kutu busuk atau kutu kasur adalah serangga parasit yang biasanya memakan darah manusia. Mereka tertarik pada tubuh manusia yang hangat serta udara karbondioksida yang dikeluarkan oleh manusia atau hewan peliharaan. Mereka juga suka lingkungan yang gelap, itulah mengapa mereka biasa ditemukan di celah-celah kasur, furnitur, dan pakaian.

    Kutu busuk termasuk salah satu serangga yang berbahaya karena mereka bisa merusak barang-barang di rumah. Selain itu, mereka dapat lebih berbahaya lagi karena bisa menggigit manusia sebab mereka mengisap darah.

    Biasanya, cara tercepat membasmi kutu busuk adalah dengan menyemprotkan cairan khusus pengusir serangga yang memiliki kandungan bahan kimia. Namun, sebelum melakukan cara itu, terdapat beberapa cara yang bebas bahan kimia serta lebih aman digunakan seperti dikutip dari Angi, Selasa (3/6/2025) di bawah ini.


    Menyingkirkan Barang yang Sudah Terkena Kutu Busuk

    Melakukan pembersihan rumah menjadi salah satu hal yang harus dilakukan untuk mencegah keberadaan kutu busuk. Jika terdapat barang rumah tangga yang sudah lama dan sudah rusak, sebisa mungkin membuang barang-barang tersebut. Kemudian, jika menemukan pakaian atau benda yang terdapat kutu busuk sebaiknya jangan digunakan lagi untuk mencegah mereka menyebar ke area atau benda lain.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Cara termudah selanjutnya adalah menggunakan vacuum cleaner atau alat penyedot debu. Lakukan hal ini secara rutin di setiap inci lantai, di sela-sela furnitur, di celah-celah kasur, dan di area lainnya. Pastikan untuk selalu membersihkan tabung vacuum cleaner dengan campuran air panas dan sabun untuk membunuh semua kotoran dan bakteri termasuk kutu busuk. Hal ini dapat mengurangi keberadaan telur kutu busuk yang sulit dilihat jika tidak dibersihkan secara rutin.

    Perawatan Uap

    Ternyata, udara panas merupakan cara yang jauh lebih baik untuk membunuh kutu busuk daripada menggunakan insektisida karena serangga ini justru tahan terhadap bahan kimia. Namun, mereka mudah mati karena udara panas sekitar 45 derajat hingga 46 derajat celcius.

    Maka dari itu, membersihkan kasur dengan pembersih uap merupakan cara atasi serangan kutu busuk yang minim risiko. Walau prosesnya berlangsung lambat tetapi jika dilakukan secara stabil dan menyeluruh dapat membunuh kutu busuk beserta telurnya.

    Udara Panas

    Jika melakukan uap panas terlalu merepotkan, bisa juga menjemur barang-barang yang terkena serangan kutu busuk, seperti pakaian, bantal, sarung bantal, bantal sofa, dan lain-lain di bawah sinar matahari yang panas. Tindakan ini dapat membunuh kutu busuk yang masih hidup beserta telurnya. Jemur selama minimal 1 jam sampai benda-benda tersebut kering dan terasa panas.

    Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membasmi kutu busuk tanpa bahan kimia. Kutu busuk adalah serangga yang kuat terhadap zat-zat bahan kimia. Mereka juga suka bersembunyi di bagian tak terlihat terutama tempat tidur. Maka, penggunaan bahan kimia bisa berisiko terhadap manusia. Oleh karena itu, gunakan cara-cara aman terlebih dahulu untuk menghindari efek racun dari bahan kimia.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Ampuh Hilangkan Bau Bangkai Tikus di Rumah



    Jakarta

    Hewan pengerat seperti tikus memang kerap membuat jengkel penghuni rumah. Mereka akan merusak barang-barang dan makanan apa saja yang ada di rumah. Tak hanya itu, tikus dapat menularkan penyakit berbahaya karena tikus merupakan salah satu hewan yang hidup dalam lingkungan kotor.

    Pemilik rumah dapat mendeteksi keberadaan tikus, misalnya ada kotoran, bekas minyak, barang atau sesuatu hasil gigitan, dan adanya lubang-lubang kecil sebagai akses keluar masuk tikus. Biasanya tempat itu berada di bawah lemari, di loteng, atau di bagian pojok yang tersembunyi.

    Namun, ada kalanya tikus dapat mati tanpa sepengetahuan pemilik rumah. Tandanya adalah bau yang sangat menyengat akibat bangkai tikus yang masih ada. Bau bangkai ini benar-benar dapat mengganggu kenyamanan di dalam rumah, untuk itu dilansir dari Apartment Therapy, pada Sennin (02/06/2025), terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan membasmi bau bangkai tikus di rumah


    Cari dan Buang Bangkai

    Hal pertama adalah cari asal bau yang pasti berasal dari bangkai tikus itu sendiri. Jangan lupa kenakan sarung tangan dan masker saat mengambil bangkai tikus. Ambil dengan kantong plastik lalu lapisi lagi dengan kantong plastik sebanyak dua atau tiga kali. Lalu, buang bangkai tikus di luar ruangan.

    Desinfeksi Area Bekas Bangkai

    Setelah tidak ada bangkai, maka bersihkan area tersebut dengan larutan pemutih. Campurkan pemutih dengan air. Semprotkan lalu diamkan selama minimal 10 menit. Kemudian, lap menggunakan tisu pada area tersebut untuk menghilangkan residu yang masih menempel.

    Netralkan Bau

    Selanjutnya hilangkan bau menggunakan soda kue atau bubuk kopi. Cukup taburkan salah satu di antara bahan tersebut di area bekas bangkai yang sudah dibersihkan. Selain soda kue dan bubuk kopi, bisa juga gunakan semprotan yang terbuat dari larutan air dan cuka.

    Berikan Udara

    Buka jendela di rumah dan nyalakan kipas angin untuk mengalirkan udara segar. Hal ini dapat membantu menghilangkan bau yang tersisa lebih cepat.

    Itulah tips untuk membantu menghilangkan bau bangkai tikus di rumah lebih cepat. Jadi, tidak hanya sekedar membuang bangkainya, tetapi perlu pembersihan total. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Baju Kena Darah Kurban? Ini Cara Bersihkannya Tanpa Merusak Kain


    Jakarta

    Jelang perayaan Idul Adha, kemungkinan besar pakaian bisa terkena noda darah saat proses penyembelihan hewan kurban seperti sapi dan kambing. Sebaiknya, hindari pakaian berwarna cerah dan bahan pakaian yang sulit dibersihkan.

    Noda darah merupakan bercak yang terkadang sulit dibersihkan jika menempel pada pakaian, terutama yang kondisinya sudah mengering. Sebab, noda darah adalah noda organik yang berisi penuh protein. Makromolekul ini bersifat dapat saling mengikat saat dipanaskan.

    Oleh karena itu, cara pencuciannya tidak bisa direndam dengan air panas atau hangat, cara ini justru membuat nodanya semakin sulit dibersihkan. Lantas, bagaimana cara yang benar untuk membersihkan noda darah?


    Cara Membersihkan Darah yang Belum Kering

    Dilansir Good Housekeeping, berikut cara membersihkan noda darah pada pakaian.

    1. Rendam di Air Dingin

    Seperti yang disebut sebelumnya, pakaian yang terkena darah sebaiknya tidak direndam di air panas atau hangat karena akan semakin sulit dibersihkan. Sebagai gantinya rendam darah di air dingin.

    2. Gosok dengan Sabun Batangan

    Setelah itu, gosok noda darah dengan sabun batangan. Kemudian gosok menggunakan tangan, ulangi hingga warnanya hilang. Setiap membilas, tuang air dingin atau air biasa agar noda cepat hilang.

    Ada juga yang menyarankan menggunakan hidrogen peroksida. Namun, bahan ini lebih keras dan dapat mempengaruhi kualitas dari kain pakaian sehingga lebih baik dibersihkan dengan sabun terlebih dahulu.

    3. Cuci Bersih

    Setelah noda darah hilang, beri detergen cair yang mengandung enzim. Cuci pakaian dengan sikat atau mesin cuci. Kali ini air yang digunakan adalah air hangat yang dicampur dengan pemutih. Namun, sebelum itu, cek dahulu apakah pakaian tersebut aman jika memakai pemutih. Jika tidak aman, cukup gunakan detergen cair lalu langsung cuci hingga pakaian bersih.

    Cara Membersihkan Darah yang Sudah Kering

    Tips membersihkan noda darah yang sudah kering sebenarnya sama dengan noda darah yang masih basah, tetapi ada tahapan perendaman yang jauh lebih lama. Untuk lebih jelasnya, berikut langkah-langkahnya.

    1. Rendam di Air Dingin

    Pakaian yang terdapat noda darah kering sebaiknya direndam di dalam air dingin yang telah ditambahkan detergen cair. Biarkan pakaian direndam dalam beberapa jam atau bahkan semalaman. Lamanya perendaman tergantung pada banyak noda yang menempel.

    2. Gosok dengan Sabun Batangan

    Setelah itu, gosok noda darah dengan sabun batangan. Kemudian gosok menggunakan tangan, ulangi hingga warnanya hilang. Setiap membilas, tuang air dingin atau air biasa agar noda cepat hilang.

    3. Rendam Lagi jika Noda Darah Tak Hilang

    Apabila noda darah yang kering susah dibersihkan, pakaian tersebut perlu direndam lebih dari satu kali. Sama seperti proses sebelumnya, rendam pakaian dalam air dingin yang telah dicampurkan dengan detergen cair.

    4. Cuci Bersih

    Setelah noda darah hilang, beri detergen cair yang mengandung enzim. Cuci pakaian dengan sikat atau mesin cuci. Kali ini air yang digunakan adalah air hangat yang dicampur dengan pemutih. Namun, sebelum itu, cek dahulu apakah pakaian tersebut aman memakai pemutih. Jika tidak aman, cukup gunakan detergen cair lalu langsung cuci bersih pakaian.

    Bahan-bahan yang Kurang Cocok untuk Bersihkan Noda Darah

    Menurut ahli, bahan-bahan yang sering dipakai untuk pembersih noda seperti cuka, odol, dan garam ternyata kurang efektif untuk menghilangkan noda darah pada pakaian. Namun, jika ingin mencoba menggunakan baking soda. Bahan satu ini masih memungkinkan untuk mengangkat bekas noda yang membandel. Caranya dengan mengoleskan cairan tersebut ke noda dan biarkan selama 30 menit sebelum dicuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Suara Berisik di Loteng Bisa Jadi Ulah Musang, Ini Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Musang merupakan hewan liar yang jarang menampakkan dirinya namun masih sering kita temukan di sekitar rumah kita. Nah loteng rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi musang untuk bersarang.

    Masalahnya, musang yang bersarang di loteng rumah akan sangat mengganggu. Sebab aktivitas musang di loteng mengeluarkan suara berisik. Hewan ini juga bisa menggigit atau mencakar pemilik rumah.

    Untuk mengusir hewan ini dari loteng rumah ada 7 cara, salah satunya menggunakan kemenyan. Berikut penjelasannya:


    Pasang Lampu di Loteng

    Memasang lampu pada loteng membantu kamu memahami apa yang ditakuti oleh hewan ini. Musang tidak menyukai silau cahaya seperti lampu karena musang adalah hewan yang tergolong nokturnal atau berkeliaran hanya saat malam hari.

    Menaruh Belerang

    Belerang memiliki bau yang tidak sedap juga tajam, hal ini membuat musang benci karena hewan ini memiliki penciuman yang tajam sehingga tidak tahan terhadap bau belerang. Kamu bisa menaruh ini di dekat loteng. Tidak hanya musang, kamu bisa memakai belerang untuk mengusir hewan liar lainnya, seperti tikus dan kelelawar. Belerang ini bisa kamu temukan dan beli di situs belanja.

    Tutup Celah Plafon

    Celah plafon harus kamu tutup bahkan jika celah tersebut berukuran kecil agar tidak ada jalur yang bisa dilewati oleh musang. Sebab tidak hanya loteng adalah lokasinya untuk bersembunyi karena gelap dan lembab, area plafon juga menjadi tempat berlindung saat siang hari sebelum keluar pada malam hari.

    Minyak Kemenyan

    Jika kamu tidak memiliki belerang, minyak kemenyan memiliki bau yang menyengat dan tidak disenangi oleh musang sehingga minyak ini bisa dijadikan cara untuk mengusir hewan liar ini.

    Tebang Dahan Pohon

    Musang yang berkeliaran di sekitar rumah kemungkinan terjadi karena berpindah dari pohon-pohon di sekitar rumah kamu. Agar tidak mendekati area perumahan, kamu bisa menebang dahan atau ranting pohon sehingga musang tidak bisa berpindah ke setiap pohon dan mendekati lingkungan kamu.

    Perangkap Hewan

    Memasang perangkap adalah alternatif yang bisa kamu pakai jika musang terus berkeliaran atau kamu gagal untuk menghalau hewan ini di sekitar perumahan kamu. Kamu bisa memakai cara ini dengan memancing musang keluar apabila hewan ini bersembunyi terus di suatu tempat.

    Pasang Material Baja Pada Rumah

    Alternatif ini bisa diperuntukkan jika rumah kamu dalam masa pembangunan atau renovasi dan terdapat fenomena dimana kamu sering mendengar musang berkeliaran sekitar rumah. Material baja ini bisa menjadi pilihan untuk kamu sebab musang akan sulit mencengkram material baja sehingga rumah kamu bebas dilewati oleh hewan liar ini. Misalnya untuk kasus pengaplikasian material baja bisa kamu terapkan pada kanopi.

    Inilah 7 cara yang bisa kamu terapkan untuk mengusir musang dari sekitar rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 6 Hal Ini Kalau Nggak Mau Kadal Masuk Rumah


    Jakarta

    Adanya kadal di rumah terkadang membuat penghuni di dalamnya tidak nyaman. Tak heran, mereka melakukan berbagai cara untuk mengusirnya.

    Sebelum kadal masuk ke dalam rumah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan lho. Apa saja itu?

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Mencegah Kadal Masuk Rumah

    1. Jaga Kelembapan

    Kadal menyukai suasana lembap. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan dehumidifier agar rumah tidak terlalu lembap dan kadal enggan masuk ke dalam.

    2. Buang Sampah di Tempat Tertutup

    Buang makanan yang sudah tidak dimakan atau kaleng yang sudah dibuka ke dalam tempat sampah tertutup. Dengan begitu, kadal tidak akan bisa masuk.

    3. Singkirkan Sumber Makanan Kadal

    Penghuni rumah bisa menyingkirkan hama yang menjadi sumber makanan kadal, seperti agas atau serangga kecil lainnya.

    4. Bereskan Barang-barang

    Bersihkan barang-barang yang berserakan bisa mencegah kadal masuk rumah. Sebab, barang-barang yang berserakan bisa menjadi tempat berlindung dan bersembunyi kadal.

    5. Tutup Rapat Lubang yang Ada

    Selanjutnya adalah tutup titik masuk dekat ventilasi, pintu, maupun jendela.

    6. Singkirkan Sumber Air

    Selanjutnya adalah singkirkan sumber air. Misalnya air di dalam mangkuk hewan peliharaan atau perbaiki keran dan pipa yang bocor.

    Penyebab Kadal Ada di Rumah

    1. Sumber Air

    Kadal tertarik untuk masuk ke dalam maupun pekarangan rumah karena adanya sumber air. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan selama berbulan-bulan.

    2. Adanya Tempat Perlindungan

    Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Tak heran jika hewan yang satu ini bisa ditemukan di balik lemari atau di balik semak-semak, bahkan kursi taman.

    3. Sumber Makanan

    Selain sumber air dan tempat perlindungan, adanya sumber makanan bisa membuat kadal datang ke pekarangan rumah. Beberapa makanan yang dikonsumsi kadal di antaranya semut, cacing tanah, hingga sayur.

    Itulah cara mencegah kadal masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Ada Kadal di Rumah dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Kadal merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya tidak berbahaya bagi penghuni rumah.

    Terkadang keberadaannya bisa menguntungkan karena berperan sebagai pengusir hama. Walau demikian, adanya kadal di rumah bisa membuat penghuni gelisah dan berusaha untuk mengusirnya.

    Sebelum bicara cara mengusir kadal, sebenarnya kenapa bisa sampai ada hewan reptil tersebut di rumah? Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini penyebabnya.


    Penyebab Adanya Kadal di Rumah

    1. Adanya Tempat Perlindungan

    Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Tak heran jika hewan satu ini bisa ditemukan di balik lemari atau di balik semak-semak, bahkan kursi taman.

    2. Sumber Air

    Kadal tertarik untuk masuk ke dalam maupun di sekitar pekarangan rumah karena adanya sumber air. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan selama berbulan-bulan.

    3. Sumber Makanan

    Selain sumber air dan tempat perlindungan, adanya sumber makanan bisa membuat kadal datang ke pekarangan rumah. Beberapa makanan yang dikonsumsi kadal di antaranya semut, cacing tanah, hingga sayur.

    Cara Mengusir Kadal

    Jika penghuni rumah ingin mengusir kadal, bisa lakukan beberapa hal berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce.

    1. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

    parsley, sage, thyme, mint and chives grow in a wooden self built raised bed on a terracedaun mint. Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menanam tanaman yang tidak disukai kadal, contohnya seperti eucalyptus, serai, dan peppermint. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

    2. Bubuk Cabai

    bubuk cabaibubuk cabai Foto: iStock

    Cara lain yang bisa dilakukan yaitu membuat ramuan semprot. Penghuni rumah bisa membuatnya dengan mencampurkan air dan cabai bubuk ke dalam botol semprot.

    Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area dekat pintu masuk atau area tersembunyi lainnya agar tidak mengganggu penghuni lainnya. Bau menyengat yang menguar dari cabai akan membuat kadal berpikir dua kali sebelum masuk ke area rumah.

    3. Ampas Kopi

    Jangan Dibuang! Ini 5 Manfaat Ampas Kopi untuk Keperluan Dapurampas kopi. Foto: Getty Images/Larisa Stefanuyk

    Penghuni rumah juga bisa menggunakan ampas kopi untuk mengusir kadal. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar rumah, misalnya di taman atau di dekat titik masuk untuk mencegah kadal ke dalam rumah.

    Kadal tidak menyukai bau kopi yang kuat serta teksturnya yang kasar.

    Nah, kalau sudah dilakukan cara-cara tersebut tapi masih belum ampuh mengusir kadal, saatnya menggunakan jasa profesional. Mereka akan memeriksa rumah dan menutup jalur masuk kadal atau bahkan menggunakan produk pengusir kadal.

    Itu dia penyebab dan cara mengusir kadal dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Cacing merupakan salah satu hewan melata yang bisa muncul di berbagai tempat, salah satunya di dalam kamar mandi. Sebagian orang merasa geli dan takut dengan kehadiran cacing karena khawatir bisa masuk ke dalam tubuh.

    Ada sejumlah penyebab mengapa cacing bisa muncul di kamar mandi, salah satunya karena kondisi kamar mandi yang lembap dan basah. Kondisi itu jadi tempat yang cocok bagi hewan melata tersebut untuk berkembang biak.

    Namun jangan khawatir, ada beberapa cara ampuh untuk mengatasi cacing di kamar mandi. Bagaimana caranya? Simak tipsnya dalam artikel ini.


    Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan cacing bisa muncul di kamar mandi rumah. Dikutip dari DIY Home Comfort, Minggu (8/6/2025), berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Pipa Air Bocor

    Faktor yang pertama karena terjadi kebocoran pipa air. Hal itu menyebabkan kamar mandi sangat lembap sehingga jadi tempat ideal bagi cacing untuk tumbuh. Sayangnya, kebocoran pipa air sering tidak terlihat seperti di balik dinding atau di bawah atap.

    2. Drainase Buruk

    Kondisi drainase di rumah yang buruk juga bisa menyebabkan cacing muncul di kamar mandi. Hewan ini bisa masuk lewat saluran pembuangan yang mampet atau kotor.

    3. Kamar Mandi Kotor

    Selain karena drainase yang buruk, kondisi kamar mandi yang kotor juga menjadi tempat yang disenangi cacing. Bahkan, kotoran hingga jamur bisa tumbuh di kamar mandi sehingga membahayakan kesehatan penghuni.

    4. Suhu Lembap di Kamar Mandi

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kondisi lembap pada kamar mandi juga bisa menyebabkan cacing bermunculan. Ventilasi udara yang buruk membuat toilet jadi lembap secara terus-menerus, sehingga jadi tempat yang cocok bagi cacing berkembang biak.

    Cara Ampuh Mengatasi Cacing di Kamar Mandi

    Jika menemukan cacing di kamar mandi, jangan panik dan khawatir. Ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi hewan tersebut. Simak beberapa tipsnya di bawah ini:

    1. Cairan Pemutih

    Cara yang pertama adalah menggunakan cairan pemutih. Zat kimia tersebut dapat membunuh telur dan juga cacing-cacing yang bersembunyi di kamar mandi. Untuk cara pakainya, kamu bisa menuangkan cairan pemutih ke saluran air atau sela-sela di kamar mandi yang jadi tempat bersembunyi cacing.

    2. Baking Soda dan Cuka Putih

    Kombinasi baking soda dan cuka putih dinilai ampuh untuk membasmi cacing di kamar mandi. Untuk cara pakainya, campurkan baking soda dan cuka putih dengan perbandingan 50:50, lalu tuang air secukupnya dan aduk hingga merata.

    Jika sudah tercampur rata, siram cairan tersebut ke area yang terdapat cacing dan saluran pembuangan air di kamar mandi.

    3. Garam dan Air Sabun Mandi

    Cara berikutnya adalah dengan menggunakan garam dan sabun mandi. Campurkan 500 gr garam dengan 5 liter air sabun mandi, setelah itu kocok hingga merata.

    Kemudian siram air tersebut pada dinding, lantai, dan saluran pembuangan air di kamar mandi. Jangan lupa untuk menyikat kamar mandi dan siram kembali dengan air bersih.

    Itulah empat penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi dan cara ampuh untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Bulu Kucing yang Menempel di Karpet? Ini Cara Atasinya


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang lucu dan menggemaskan. Namun, bulunya yang suka berterbangan di udara kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah.

    Apalagi jika bulu kucing sudah menempel di karpet. Sebab, membersihkan bulu-bulunya cukup sulit sehingga harus dikerjakan secara ekstra.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan bulu kucing yang menempel di karpet. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Bahaya Bulu Kucing bagi Kesehatan

    Bagi kamu yang memelihara kucing di rumah, sebaiknya tetap hati-hati agar tidak menghirup bulu kucing. Soalnya, bulu ini dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

    Dilansir situs Interior Design, Minggu (8/6/2025), berikut sejumlah penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing:

    1. Alergi

    Bagi sebagian orang, bulu kucing bisa menyebabkan alergi. Air ludah dan urine yang tertinggal pada bulu kucing ini dapat mengandung zat yang memicu alergi pada kulit manusia.

    2. Toksoplasmosis

    Penyakit yang satu ini dinilai cukup berbahaya karena disebabkan oleh parasit yang terdapat pada feses kucing yang telah terinfeksi dan sisa feses yang menempel pada bulu kucing. Apabila parasit berpindah ke manusia maka bisa memicu cacat pada bayi lahir hingga rentan keguguran.

    3. Kurap

    Seseorang juga bisa mengalami kurap ketika terkena bulu kucing. Hal ini terjadi karena bulu kucing yang menempel di kulit dan tidak dicuci secara bersih.

    Cara Mengatasi Bulu Kucing di Karpet

    Ada beberapa cara sederhana dan ampuh untuk mengatasi bulu kucing di karpet. Berikut sejumlah tipsnya:

    1. Selotip Polos

    Selain membersihkan di karpet, selotip polos juga bisa digunakan untuk mengangkat bulu kucing di pakaian. Caranya mudah, cukup potong selotip menggunakan gunting atau menyobek langsung dengan ukuran sekitar 10 cm sampai 15 cm.

    Kemudian, tempelkan bagian perekat pada selotip pada permukaan karpet atau barang yang terdapat bulu. kamu dapat melakukannya berulang kali sampai bersih.

    2. Sarung Tangan Karet

    Sarung tangan karet dapat digunakan untuk mengangkat sisa-sisa bulu kucing yang menempel di karet. Bahan karet saat digesekkan dengan permukaan kasar seperti karet mampu menghasilkan listrik statis. Hasilnya, bulu kucing yang ada di permukaan karpet dapat terangkat.

    3. Rol Rambut

    Cara berikutnya adalah menggunakan rol rambut. Soalnya, permukaan rol yang bertekstur kasar dan bercabang dapat mengangkat bulu dan rambut rontok dari karpet.

    4. Balon

    Balon juga bisa dimanfaatkan untuk mengangkat bulu-bulu kucing di karpet. Tekniknya sama seperti memakai sarung tangan karet, yakni dengan menggesekkan balon ke permukaan karpet dan voila! Bulu kucing yang menempel dapat terangkat berkat listrik statis.

    5. Lap Basah

    Kain lap basah juga bisa dipakai untuk mengangkat bulu kucing, lho. Caranya cukup menggunakan kain atau lap yang dibasahi dengan air bersih untuk mengangkat bulu kucing di karpet. Cara ini juga bisa diterapkan pada permukaan lain, seperti dinding atau papan.

    Itu dia lima cara mengatasi bulu kucing yang menempel di karpet dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Pertanda Ada Serangan Rayap di Rumah, Segera Basmi Pakai Cara Ini



    Jakarta

    Material kayu sering digunakan di rumah, mulai dari struktur, kusen, pintu hingga perabotan. Meski menjadi bahan andalan, kayu bisa rusak kalau diserang rayap.

    Rayap merupakan serangga pemakan kayu yang bisa ditemui di dalam rumah. Jika menemukan benda kayu dalam keadaan kopong, kemungkinan besar rayap biang keroknya.

    Serangan rayap nggak boleh dianggap sepele karena dapat merugikan penghuni rumah. Perabotan ataupun struktur rumah yang rusak gegara rayap bisa membahayakan penghuninya. Misalnya kursi kayu yang diduduki tiba-tiba ambruk karena bagian dalamnya rapuh digerogoti rayap.


    Lantas, bagaimana caranya tahu kalau rumah diserang rayap? Simak penjelasannya berikut ini.

    Pertanda Rumah Diserang Rayap

    Inilah ciri-ciri rumah yang sedang diserang oleh rayap seperti yang dikutip dari Better Homes and Gardens.

    1. Jalur Tanah

    Salah satu pertanda keberadaan koloni rayap adalah adanya alur tanah di sekitar rumah. Jalur ini digunakan oleh rayap untuk berpindah dari tanah ke kayu tujuan dengan aman.

    2. Kayu Berlubang

    Ciri paling mudah ditemui penghuni adalah banyak lubang pada benda terbuat dari kayu. Kayu yang berlubang menandakan ada rayap yang menggerogoti bagian dalamnya. Kayu kopong biasanya mengeluarkan suara yang nyaring ketika dipukul.

    3. Bekas Sayap Serangga

    Selain itu, beberapa rayap akan meninggalkan jejak seperti sayap yang patah. Patahan sayap tersebut juga dijadikan sebagai tanda sarang oleh rayap.

    4. Suara Klik atau Benturan

    Apabila mendengar suara klik atau benturan di dalam tembok, berarti ada rayap yang sedang mengirimkan sinyal pada koloninya. Rayap sengaja membenturkan kepala pada kayu untuk menunjukkan jalan pada rayap lainnya.

    5. Cat Mengelupas

    Serangan rayap pada dinding jenis drywall dapat diidentifikasi dari kondisi catnya. Cat mengelupas bisa menandakan ada rayap yang melubangi tembok tersebut. Udara lembap akan masuk ke sela dalam drywall, sehingga mengakibatkan cat mengelupas.

    6. Residu Kayu

    Lalu, penghuni rumah juga bisa menemukan residu kayu berupa bola-bola berwarna cokelat. Residu tersebut biasanya disebabkan oleh rayap.

    Cara Basmi Rayap

    Setelah mengidentifikasi keberadaan rayap, penghuni bisa membasminya dengan beberapa cara berikut ini.

    1. Diatomit (Tanah Diatom)

    Penghuni rumah dapat membasmi rayap menggunakan diatomit. Bahan ini aman terhadap anak-anak dan hewan peliharaan. Caranya dengan menaburkan diatomit pada tanah atau area tempat rayap menyerang.

    2. Asam Borat

    Semprotkan asam borat langsung pada kayu yang diserang rayap. Namun, pastikan untuk mengamankan hewan peliharaan dan anak-anak dari lokasi tersebut karena zat dari asam borat sangat berbahaya bagi mereka.

    3. Insektisida

    Kemudian, insektisida juga menjadi bahan andalan untuk membasmi populasi rayap. Penghuni bisa beli sendiri insektisida atau menggunakan jasa profesional.

    Sebagai catatan, jangan menggunakan insektisida dalam jumlah yang terlalu banyak.

    4. Minyak Jeruk atau Minyak Nimba

    Terakhir, penghuni dapat mencoba mengusir rayap menggunakan minyak jeruk atau minyak nimba. Kedua bahan tersebut merupakan insektisida organik yang dapat mengatasi serangan rayap dalam skala kecil.

    Caranya dengan mencampurkan 2 gelas air, beberapa tetes sabun cuci piring, dan sekitar 9-12 tetes minyak jeruk atau minyak neem. Selanjutnya, semprotkan larutan pada lokasi yang diserang oleh rayap.

    Itulah ciri-ciri rumah yang diserang rayap dan cara membasminya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Hilangkan Bau Kucing biar Nggak Ganggu Penghuni Rumah


    Jakarta

    Kucing adalah hewan menggemaskan yang banyak dipelihara orang. Namun, kehadiran kucing di rumah nggak selalu indah, salah satunya karena bau kotorannya mengganggu.

    Penghuni rumah lama-lama bisa saja terbiasa dengan bau kucing. Akan tetapi, aroma tersebut dapat mengganggu tamu yang berkunjung ke rumah.

    Dilansir dari The Spruce, kotoran kucing mengeluarkan bau kuat dan busuk. Nah, ternyata aroma ini berasal dari kandungan urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik pada kotoran. Selain dari kotoran, bau kucing bisa disebabkan oleh muntahan atau rontokan bulu kucing.


    Jika masalah kotoran tidak ditangani dengan tepat, baunya bisa tercium ke seantero rumah. Oleh karena itu, pemilik harus tau cara menghilangkan bau kucing agar aroma rumah tetap segar.

    Tips Hilangkan Bau Kucing

    Inilah cara menghilangkan bau kucing di dalam rumah.

    1. Rawat Kucing

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi bau kucing adalah mengatasi dari sumbernya. Pemilik perlu merawat kucing seperti dengan memastikan makanan yang dikonsumsi aman untuk pencernaan. Lalu, memeriksa kesehatan kucing, terutama saat mengalami gangguan pencernaan atau susah makan. Kemudian, bulu kucing juga perlu dirawat agar wangi dan tidak mudah rontok.

    2. Bersihkan Kotak Pasir

    Kucing biasanya buang kotoran di dalam kotak pasir khusus. Nah, kotak pasir tersebut harus dibersihkan secara rutin. Jangan biarkan kotoran kucing terlalu lama didiamkan.

    Kalau pemilik sibuk dan tak sempat membersihkannya, ada kotak pasir modern yang dapat mengganti pasir kotor secara otomatis, lho. Dengan begitu, pemilik rumah cukup membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    3. Bersihkan Pakai Cuka

    Walau sudah rajin dibersihkan, terkadang kotak pasir tetap mengeluarkan bau tak sedap. Solusinya, coba tambahkan cuka ke dalam air, lalu semprotkan pada noda di kotak pasir. Cara ini juga bisa diaplikasikan pada noda kotoran kucing di bagian rumah lainnya.

    Diamkan bekas semprotan itu selama 15-30 menit dan basuh dengan kain bersih. Lalukan langkah-langkah ini secara berulang sampai noda benar-benar hilang.

    4. Rajin Bersihkan Rumah

    Memelihara kucing di rumah, berarti pemilik harus siap menemukan rontokan bulu kucing di mana-mana. Bulu kucing bisa jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan rumah setiap hari terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bau kucing di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com