Tag: hewan

  • Pelihara Kucing Bisa Cegah Ular Masuk Rumah, Mitos atau Fakta?



    Jakarta

    Kucing merupakan hewan yang sering dijadikan peliharaan di rumah. Selain menggemaskan, memelihara kucing ternyata punya banyak manfaat seperti mengusir tikus, bahkan mencegah ular masuk rumah.

    Konon, ular takut dengan kucing, makanya enggan masuk ke dalam rumah yang ada kucingnya.

    Benarkah demikian? Simak penjelasan berikut ini ya!


    Kucing merupakan seekor predator yang akan menyerang hewan lain di sekitar rumah, termasuk ular. Bahkan, menurut penelitian ilmiah yang ditulis oleh Jennie Wright dan Paul J. Weldon yang berjudul Responses by Domestic Cats (Felis Catus) to Snake Scent Gland Secretation yang dikeluarkan oleh Journal of Chemicals Ecology, kucing bereaksi terhadap aroma kelenjar sekresi ular dan mengaktifkan naluri predatornya. Tak heran kucing kerap memburu ular.

    Kucing yang sudah dilatih maupun kucing liar bisa menangkap tikus dan ular. Walau demikian, ada juga kucing-kucing yang tidak berani memburu ular karena setiap kucing memiliki karakter yang berbeda.

    Dilansir dari Fauna Facts, Selasa (30/7/2024), seekor kucing bisa saja menyerang ular karena insting, rasa takut, atau marah meskipun ia tidak ingin memakannya. Bagi kucing, berburu adalah sebuah permainan.

    Dikutip dari Hepper, memelihara kucing mempunyai 2 cara untuk menghalau ular masuk rumah. Pertama, memburu dan membunuh makanan ular seperti tikus. Sebab, ular tidak akan berada di area dengan suplai makanan yang terbatas.

    Kemudian, membunuh ular itu sendiri. Ular cenderung lebih sulit ditangkap dibandingkan mangsa lainnya, namun kucing merupakan predator andal.

    Meski demikian, terdapat beberapa risiko ketika kucing berburu ular. Apabila kucing digigit ular berbisa, dapat berakibat fatal, tergantung dari jenis luarnya dan seberapa cepat pengobatan dilakukan.

    Adapun tanda-tanda kucing digigit ular yaitu terlihat luka tusuk, bengkak, memar, nyeri, lesu, dan perubahan pernapasan. Namun, apabila kucing digigit oleh ular tidak berbisa juga bisa menimbulkan rasa sakit dan infeksi.

    Maka dari itu, pemilik kucing juga harus berhati-hati dalam menjaganya agar tidak tergigit oleh ular.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Gara-gara Ini Rumah Kamu Bisa Dimasuki Ular, Begini Cara Hadapinya


    Jakarta

    Kadang kala ada saja kejadian ular masuk rumah atau ditemukan di dalam rumah yang dialami warga Indonesia. Mulai dari kamar mandi, plafon rumah, atau bahkan lemari bisa menjadi tempat persembunyian ular.

    Hal ini bisa menimbulkan kepanikan penghuni rumah, mengingat ular tergolong hewan yang berbahaya. Adapun ular cenderung menyukai tempat yang gelap dan lembab karena ular adalah hewan berdarah dingin.

    Lantas, kenapa ular masuk rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Ketua Sioux Snake, Sioux One menjelaskan alasan ular masuk ke rumah adalah untuk mencari makan dan mencari tempat berlindung. Meskipun kejadian ular masuk rumah sudah sering terjadi, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular mendekat ke rumah.

    Oleh karena itu, cara mencegah ular masuk rumah adalah dengan mengurangi makanannya dan menjaga kebersihan rumah.

    “Ular mendekat ke rumah karena mencari makan dan mencari tempat berlindung. Cara agar ular tidak mendekat adalah kurangi makanannya dengan cara buang sisa makanan di tempat sampah dan jangan sampai keluar ke selokan, khawatir mengundang tikus. Lalu, jangan menumpuk barang terlalu lama, pohon yang sudah menjulang ke arah rumah dipangkas,” ujar Sioux One kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Cara-cara tersebut bisa dilakukan untuk menghindari ular masuk ke rumah. Namun, apa yang harus dilakukan jika ular sudah terlanjur masuk rumah? Pertanyaan ini seringkali muncul di benak orang-orang saat pertama kali melihat ular di rumah. Biasanya karena takut dan panik, kebanyakan orang akan berlari.

    Padahal, hal pertama yang harus dilakukan saat bertemu ular di rumah adalah tenang dan waspada. Ular yang masuk ke rumah belum tentu menyerang penghuninya. Akan tetapi, ular akan mudah terprovokasi saat melihat gerakan-gerakan yang mengagetkan, jadi sangat disarankan untuk meminimalisir gerakan.

    “Kalo sudah terlanjur ular masuk ke dalam rumah, tenang. Gunakan metode STOP, pantau ular geraknya ke mana, jika ke dalam kamar, lebih baik ditutup agar tidak keluar. Jika terlihat tidak masuk ruangan, usahakan ruangan yang bisa di jangkau tutup pintu nya. Call Sioux Snake Rescue atau Damkar terdekat,” kata Sioux menjelaskan.

    Sempat disebutkan apabila ular masuk rumah gunakan metode STOP. Metode STOP adalah Silent, Thinking, Observe, dan Prepare. Berikut ini caranya.

    Cara Hadapi Ular Masuk Rumah

    1. Silent

    Ketika menemukan ular di dalam rumah, kamu harus diam sejenak. Meski berdiam, bukan berarti kamu tidak boleh bersuara. Kamu masih bisa memanggil orang lain asalkan tidak bergerak.

    2. Thinking

    Lalu, coba berpikir dengan jernih deskripsi ular ang dilihat dan di mana lokasinya.

    3. Observe

    Lihat dan perhatikan lingkungan sekitar untuk mencari alat atau tempat yang aman untuk menghindar.

    4. Prepare

    Kemudian, persiapkan diri untuk langkah selanjutnya, baik menjauh atau tindakan lainnya. Sebaiknya menjauh sambil memantau ke mana ular pergi.

    Selain itu, Sioux juga mengatakan tidak ada bahan yang bisa untuk mengusir atau mencegah ular masuk rumah, termasuk penggunaan garam. Namun, ular bisa diusir dengan menggunakan sapu, gagang pel, atau obat nyamuk.

    “Untuk mengusir apabila ular sudah masuk, bisa pakai sapu bergagang, kain pel bergagang, dorongan air bergagang, atau semprotkan obat nyamuk atau pewangi ruangan,” pungkasnya.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Jitu Mencegah Ular Masuk Rumah buat Jaga Keamanan Penghuni


    Jakarta

    Ular bisa sewaktu-waktu masuk dalam rumah dan menimbulkan keramaian. Wajar saja kalau penghuni rumah merasa kaget dan khawatir karena melihat ular masuk rumah.

    Pasalnya, ular termasuk hewan berbahaya karena bisa menggigit dan mengeluarkan bisa. Lalu, bagaimana cara mencegah ular masuk rumah?

    Berikut ini tips mencegah ular masuk rumah yang dikutip dari detikJatim Selasa(30/7/2024).


    Tips Cegah Ular Masuk Rumah

    1. Tutup Lubang Sekitar Rumah

    Perhatikan kembali keadaan rumah seperti plafon, saluran air, genteng, dinding, dan bagian lain yang berlubang. Pastikan tidak ada celah untuk ular masuk dengan segera menutup lubang-lubang sekitar rumah.

    2. Gunakan Aroma Menyengat

    Ular tidak suka aroma menyengat seperti cuka dan cabai. Kamu bisa mencegah ular masuk ke rumah dengan cukup mudah, yakni menyemprotkan cairan cuka. Jika tak ada cuka, kamu bisa menggunakan jeruk dan cabai.

    Selain itu, kamu dapat coba menggunakan bau menyengat lainnya seperti belerang yang dapat membuat iritasi pada ular. Aroma wangi pada kapur barus juga cukup efektif dalam mengusir ular.

    Kamu harus menghaluskannya terlebih dahulu. Lalu menaburkannya di area sudut rumah.

    3. Menyemprotkan Wewangian

    Selain cuka dan cabai, wewangian ruangan seperti bau parfum, kayu manis, dan minyak cengkeh juga dapat mencegah masuknya ular ke dalam rumah. Semprotkan wewangian tersebut ke area yang rawan datangnya ular.

    4. Beri Makan Hewan Peliharaan di Dalam Rumah

    Supaya tidak mengundang ular datang, beri makan hewan peliharaan di dalam rumah. Lalu, segera bersihkan sisa makanan tersebut dan simpan makanan hewan peliharaan di dalam kaleng yang tertutup rapat.

    5. Jauhkan Burung dan Usir Tikus

    Selanjutnya, kurangi mangsa yang bisa menarik perhatian ular. Bagi kamu yang memelihara burung, gantungkan rumah burung di tempat yang tinggi. Kamu juga patut membasmi tikus agar tak menjadi incaran ular.

    Pentingnya menjaga kebersihan agar rumah kamu tak didatangi tikus. Ular adalah hewan pemangsa tikus, maka basmi tikus yang bisa memancing datangnya ular.

    6. Tutup Tumpukan Kayu

    Ular menyukai tumpukan barang. Kayu bakar yang menumpuk, sisa puing bangunan, batu bata hingga bebatuan pembangunan dapat menjadi tempat yang sempurna untuk ular bersembunyi.

    Segera tutup atau jauhkan dari rumah Kamu, bila tak mau ular datang ke rumah.

    7. Potong Rumput dan Bersihkan Area Rumah

    Selain gelap dan kotor, tempat rimbun juga digemari ular. Apabila sekitar kalau rumah kamu ditumbuhi rumput yang lebat.

    Segera potong agar ular tak datang ke rumah. Kamu juga harus rajin membersihkan teras, taman, dan sudut-sudut rumah agar tak mengundang datangnya ular.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Kucing Sering BAB di Depan Rumah? Cegah Pakai 5 Tanaman Ini


    Jakarta

    Keberadaan kucing liar biasanya hanya berkeliaran dan jarang mengganggu orang di sekitarnya. Namun, seperti tabiat hewan pada umumnya, kucing kerap membuang kotoran sembarangan, misalnya seperti di depan rumah. Alhasil bau tidak sedap tercium sampai ke dalam rumah. Bagaimana ya cara mencegah kucing BAB sembarangan di halaman rumah?

    Jika memasang perangkap, rasanya hanya membuang-buang uang karena jika itu hanya kucing liar, mereka tidak akan setiap hari datang. Lalu, jika menutup akses masuk, bisa saja, tetapi lagi-lagi hanya menghabiskan uang dan mempersulit akses keluar masuk rumah. Salah satu cara yang ampuh cegah kucing liar BAB sembarangan di halaman rumah adalah menanam tanaman.

    Dengan tanaman, kamu tidak perlu keluar banyak uang, justru halaman rumah kamu jadi menarik, dan beberapa tanamannya bisa bermanfaat untuk penghuni rumah. Kira-kira tanaman apa saja yang tidak disukai kucing hingga tidak mau BAB di halaman rumah?


    Dikutip dari Tom’s Guide, Sabtu (3/8/2024), berikut 5 jenis tanaman yang dibenci kucing.

    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Memiliki bau yang menyegarkan, ternyata tanaman satu ini dibenci kucing. Bunga ini memiliki aroma, berbentuk cantik, berwarna ungu, dan tangkainya panjang. Aromanya ini yang dibenci oleh kucing karena di balik aroma tersebut terdapat senyawa tidak beracun yang disebut linalool, yang merupakan komponen penting yang biasanya ditemukan dalam penolak serangga.

    Dengan adanya lavender kucing akan jauh-jauh dari halaman rumah kamu. Selain itu, tanaman toleran kekeringan ini dapat bertahan dalam waktu lama tanpa air, dan bahkan dapat bertahan saat musim dingin di luar negeri.

    Selain kucing, lavender juga efektif mencegah hama yang paling umum termasuk laba-laba, tikus, lalat, dan semut.

    2. Sereh/Serai

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman satu ini bukan hanya bermanfaat mengusir kucing, melainkan bisa untuk cadangan bumbu dapur. Benar, tanaman ini adalah tanaman herbal yakni serai. Tanaman tropis seperti rumput yang dikenal dengan aroma jeruknya yang segar.

    Meskipun wewangian ini menyenangkan, ini bisa terlalu kuat untuk kucing dan akan bikin mereka menjauh. Kebanyakan tukang kebun menggunakan serai di kebun mereka untuk mengusir kucing.

    Termasuk tanaman tropis, serai bisa tumbuh subur di lingkungan yang panas dengan sinar matahari penuh dan suhu tidak pernah turun di bawah 40 derajat Fahrenheit atau 4,4 derajat Celcius.

    Tanaman ini tergolong minim perawatan, cukup disiram teratur di bulan-bulan panas. Saat menanam dalam pot, disarankan untuk mencari ukuran yang berukuran minimal 12 inci dan menggunakan tanah pot berkualitas tinggi.

    3. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Lagi-lagi jenis tanaman dapur nih. Rosemary juga cukup dikenal sebagai tanaman yang dibenci kucing. Sementara ramuan aromatik ini mungkin menjadi hiasan yang lezat untuk hidangan kita, kucing akan mengangkat hidungnya karena aroma yang luar biasa.

    Selain itu, rosemary mudah ditanam di dalam ruangan dalam pot kecil, dan termasuk tanaman abadi yang kuat. Cukup siram, ganti sesekali, dan tanaman pot kamu akan bertahan lama. Sebaiknya tempatkan ini di sekitar halaman, balkon, atau lokasi lain tempat kamu melihat kucing masuk.

    4. Oregano

    Ilustrasi oreganoIlustrasi oregano Foto: Getty Images/wingedwolf

    Tanaman selanjutnya yang dibenci aromanya oleh kucing adalah oregano. Oregano mengandung senyawa kimia alami bernama carvacrol yang dikenal dapat mengiritasi sistem pernapasan kucing. Nggak heran kalau kucing cenderung menjauhi area di mana oregano tumbuh. Kamu tidak akan repot juga merawat Oregano karena tanaman ini mudah tumbuh, dan bekerja dengan baik di jenis dan kondisi tanah yang bebas pengeringan.

    5. Geranium

    Bunga geranium.Bunga geranium. Foto: iStock/ph2212

    Apa kamu pernah mendengar tanaman geranium? Tanaman satu ini juga tidak disukai oleh kucing. Saat tanaman ini mekar, aroma bunganya yang menurut kita menyenangkan ternyata mengganggu bagi kucing. Selain itu, geranium juga memiliki daun yang berduri sehingga tidak nyaman untuk dilewati.

    Geranium yang cerah mudah tumbuh di semua jenis tanah (kecuali basah), dan tumbuh subur di bawah sinar matahari atau sebagian/teduh. Tanaman ini juga mudah dirawat sehingga layak untuk dipertimbangkan.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik Saat Temukan Ular di Sekitar Rumah, Segera Lapor ke Nomor Ini



    Jakarta

    Terkadang ada saja kejadian ular masuk rumah atau ditemukan di sekitar pekarangan. Meski hewan ini tidak bermaksud mengganggu, tetap saja dapat membahayakan penghuni rumah.

    Kejadian ini bisa dialami oleh siapa saja, sehingga penting untuk mengetahui cara menghadapi kondisi tersebut. Seperti yang terjadi di Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Seekor ular sanca dilaporkan masuk ke saluran air di pemukiman warga. Ular tersebut berukuran sekitar 2,5 meter.


    “Kurang lebih 2,5 meter panjangnya,” kata Danru 1 Rescue Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto dikutip dari detikNews, Minggu (4/8/2024).

    Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/8) siang. Warga yang merasa khawatir melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar).

    “Warga melaporkan kepada petugas bahwa terdapat ular yang cukup besar berada di buangan air depan rumah dan dikhawatirkan membahayakan,” ungkapnya.

    Menerima laporan tersebut, petugas Damkar segera menuju lokasi. Petugas Damkar segera melakukan evakuasi setibanya di lokasi menggunakan sejumlah peralatan.

    “Situasi akhir ular berhasil dievakuasi, evakuasi dilakukan selama 1 jam,” jelasnya.

    Bagi warga yang membutuhkan pertolongan, pihaknya mengimbau warga agar melapor kepada petugas. Ia menyebutkan laporan bisa ke kantor Damkar terdekat maupun call center 112.

    “Jika membutuhkan pertolongan dan bantuan perihal kebakaran atau non-kebakaran, dapat menghubungi kantor pemadam kebakaran terdekat atau dapat menghubungi @bogorsiaga112 di call center darurat 112,” pungkasnya.

    Artikel ini sudah tayang di detikNews.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Cacing Muncul di Kamar Mandi? Begini Cara Cegah dan Basminya


    Jakarta

    Terkadang cacing bisa muncul di kamar mandi melalui saluran air. Hewan melata satu ini memang menyukai tempat lembap, sehingga wajar saja kalau ditemukan di kamar mandi atau saluran air.

    Kalau dibiarkan, cacing dapat berkembang biak dan semakin banyak. Oleh karena itu, kamu harus segera membasmi cacing di kamar mandi.

    Lantas, bagaimana cacing bisa masuk kamar mandi? Gimana cara membasmi cacing?


    Nah, bagi kamu yang geli dengan cacing tidak perlu khawatir! Berikut ini penjelasan mulai dari alasan hingga cara mencegah cacing muncul di kamar mandi, dikutip dari Germany Brilliant, Senin (5/8/2024).

    Alasan Cacing Masuk ke Kamar Mandi

    Sebelum membasmi cacing, kamu harus tahu penyebab cacing bisa masuk ke kamar mandi. Cacing yang biasa muncul di kamar mandi biasanya terbawa karena aliran air yang berada di bawah rumah.

    Cacing akan muncul pada rumah yang menggunakan aliran air tanah atau sumur bor yang belum diolah. Penyebab lainnya adalah sistem drainase rumah yang buruk juga bisa menyebabkan cacing masuk ke kamar mandi yang lembab.

    Apalagi jika sela-sela lantai keramik memiliki celah. Oleh karena itu, sangat penting untuk merawat setiap jalur aliran masuk dan keluar air untuk meminimalisir kemunculan cacing ke dalam rumah.

    Cara Membasmi Cacing di Kamar Mandi

    Kalau menemukan cacing di kamar mandi, kamu bisa dengan mudah membuangnya ke lubang pembuangan dengan menyiram menggunakan air. Sebab mereka bisa muncul kembali ke kamar mandi lewat celah-celah yang ada.

    Maka dari itu, disarankan untuk menggunakan cairan khusus yang dapat mematikan cacing. Dengan membersihkan kamar mandi dengan karbol atau detergen secara rutin terbukti ampuh membantu membasmi pertumbuhan cacing di kamar mandi.

    Jika menggunakan cairan pembersih kimia, cukup tuangkan ke sela-sela lantai keramik yang terbuka. Kamu juga bisa langsung menuangkan cairan tersebut ke atas tubuh cacing saat menemukannya.

    Jika Kamu tidak suka dengan pembersih berbahan kimia, terdapat juga solusi alternatif dengan menggunakan bahan alami.

    Untuk menghilangkan cacing di kamar mandi dengan bahan alami, gunakan cara berikut ini:

    1. Siapkan racikan larutan garam dengan perbandingan 500 gram garam dengan 5 liter air sabun
    2. Kocok hingga tercampur merata
    3. Setelah semuanya tercampur dengan rata, siramkan air tersebut pada dinding dan juga lantai kamar mandi.
    4. Setelah itu, sikat kamar mandi dengan merata lalu siram kembali dengan air bersih.

    Cacing pun dijamin tidak akan kembali masuk lagi ke rumah jika cara ini dilakukan secara berkala. Campuran ini juga efektif untuk memancing cacing keluar dari persembunyian dan juga langsung mati jika masih berada dalam saluran.

    Cara Mencegah Cacing Kembali

    Setelah membasmi cacing di kamar mandi dan saluran air, lakukan langkah pencegahan agar cacing tidak muncul lagi di kamar mandi. Caranya cukup dengan menambal ulang pada sela-sela lantai keramik yang berlubang.

    Perawatan dan perbaikan dinding serta lantai kamar mandi yang retak dan bolong juga merupakan sebuah tindakan pencegahan yang sangat penting agar cacing tak datang kembali.

    Apalagi, cacing bisa masuk dari celah-celah lubang kecil di dinding dan lantai kamar mandi. Kombinasi antara tindakan pencegahan dan perbaikan ini dijamin dapat menjadi cara membasmi cacing yang efektif dan efisien.

    Semoga tips membasmi cacing di kamar mandi dan saluran air bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Garam Lebih Ampuh Basmi Cacing Ketimbang Ular, Ini Alasannya



    Jakarta

    Banyak orang mengira ular takut dan bisa diusir dengan menaburkan garam di sekitar rumah. Padahal, garam lebih cocok dipakai untuk membasmi cacing, lho.

    Seperti yang diketahui, beberapa masyarakat kerap menaburkan atau menaruh bahan-bahan dapur tertentu untuk mencegah hewan masuk ke dalam lingkungan rumah. Termasuk salah satunya, garam yang dipercaya dapat menangkal hewan, termasuk ular.

    Lantas, bagaimana sebenarnya kemampuan garam menghalau hewan-hewan? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


    Melansir dari detikEdu, Senin (5/8/2024), ular merupakan hewan yang bersisik, sehingga tidak mengalami efek dari garam. Justru ular cenderung menghindar jika mencium aroma menyengat dan kuat seperti bawang merah & putih, cengkeh, kayu manis, dan bubuk belerang.

    Faktanya, cacing lebih terpengaruh dengan garam. Garam bisa menjadi ancaman serius bahkan mematikan cacing.

    Berdasarkan Science Focus, hewan-hewan berlendir seperti cacing bisa mati karena garam bertindak sebagai “kryptonite”. Artinya, cacing bisa dehidrasi pada bagian luarnya yang berlendir.

    “Garam pada dasarnya mengeluarkan air dari kulit mereka (efek osmosis) dan mereka mati dalam beberapa menit karena dehidrasi,” kata dosen senior di Universitas Newcastle Dr Gordon Port.

    Dr Gordon menerangkan hewan berlendir sangat bergantung pada kandungan air yang tinggi di tubuhnya. Oleh karena itu, mereka akan kesakitan jika bersentuhan dengan garam.

    “Mereka selalu membutuhkan air untuk mengisi kembali semua yang hilang,” ucapnya.

    Namun, di sisi lain, hewan berlendir seperti cacing akan mengeluarkan banyak lendir untuk berusaha keluar dari perangkap garam.

    “Yang terperangkap dalam butiran akan mencoba untuk pergi sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulit mereka,” ujar Dr Gordon.

    Dengan demikian, garam bisa menjadi senjata andalan untuk membasmi cacing di sekitar rumah. Semoga bermanfaat!

    Artikel ini sudah tayang di detikEdu.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diinjak! Ini 3 Cara Mudah Membasmi Kaki Seribu di Rumah


    Jakarta

    Ada saja hewan yang ditemukan di dalam rumah yang biasanya hama seperti kaki seribu. Meski tidak begitu mengganggu, hewan melata satu ini dianggap menggelikan bagi beberapa orang.

    Melansir dari Australia Plus ABC, Senin (5/8/2024), hewan kaki seribu ini disebut millipede dalam Bahasa Inggris yang artinya juga ‘kaki seribu’. Namun, ternyata invertebrata unik ini bisa memiliki hingga 350 pasang kaki.

    Meski paling aktif di malam hari, kaki seribu tertarik terhadap cahaya. Hal ini yang menjelaskan mengapa kaki seribu kerap terlihat di dinding berwarna terang.


    Bila menemukan kaki seribu, mungkin kamu ingin menginjaknya agar musnah. Namun, kaki seribu yang tergencet akan ingat bau khas mereka, yakni bau menyengat yang dirancang untuk mengusir predator.

    Lantas, bagaimana cara yang tepat membasmi kaki seribu di rumah? Yuk, simak caranya berikut ini menurut pengendali hama di Australia Selatan, Michael Cutting.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    1. Semprotan Kimia

    Michael mengatakan, hambatan kimia dan fisik dapat mengatasi masalah kaki seribu yang dengan relatif mudah. Kamu bisa memakai semprotan pembasmi serangga untuk mematikan kaki seribu.

    Namun, pastikan menutup semua celah dan retakan eksternal kecil untuk menahan laju gerakan kaki seribu di dalam rumah.

    2. Singkirkan Sumber Makanan

    Supaya kaki seribu nggak masuk rumah lagi, sebaiknya singkirkan sampah-sampah daun yang bisa menjadi sumber makanan yang menarik bagi kaki seribu.

    3. Usir Menggunakan Sapu

    Selanjutnya, ia menyarankan untuk menggunakan sapu ketimbang kaki buat mengusir kaki seribu. Jika kamu tak sengaja menginjak kaki seribu, maka akan menimbulkan bau menyengat yang cukup lama.

    Itulah beberapa cara mudah membasmi kaki seribu di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia Alasan Kaki Seribu Masuk Rumah dan Cara Membasminya Secara Alami


    Jakarta

    Keberadaan kaki seribu di dalam rumah terkadang cukup meresahkan. Selain merupakan hama, hewan ini juga cukup ditakuti beberapa orang.

    Bagi kamu yang tidak suka kaki seribu, perlu tahu alasan hewan ini masuk rumah. Lalu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.

    Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    1. Rumah Lembap

    Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

    Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

    2. Ada Tanaman Membusuk

    Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

    3. Ada Celah di Rumah

    Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

    Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Penyebab Ada Semut di Rumah dan Tempat Persembunyian yang Disukainya



    Jakarta

    Semut adalah serangga kecil yang biasa ditemukan berkerumun pada suatu objek atau tempat. Hewan kecil ini mudah ditemukan di rumah, baik rumah dalam kondisi bersih ataupun kotor. Hewan kecil ini selalu bisa menemukan sumber makanan dan tanpa disadari sudah berkerumun di suatu tempat, salah satunya di sekitar makanan. Sebenarnya selain makanan, ada banyak penyebab semut datang.

    Masalahnya, kehadiran semut terkadang mengganggu karena mereka menargetkan makanan yang sebenarnya masih layak dimakan. Apabila sudah menjadi santapan semut, makanan tersebut harus dibersihkan dahulu atau parahnya harus dibuang.

    Jika kamu tidak menyukai kehadiran semut, maka kamu harus mengetahui lokasi yang disukai semut atau tempat persembunyiannya.


    Mengutip dari Natural Green System, Rabu (7/8/2024), para ahli mengatakan semut mudah ditemukan apabila di rumah terdapat sumber makanan, tempat lembab, dan celah-celah persembunyian yang terlindung seperti di bawah tempat penyimpanan, di bawah lantai, dan di dinding.

    Penyebab Semut Datang ke Rumah

    Dikutip dari detikBali, berikut beberapa penyebab adanya semut di rumah.

    1. Dinding retak atau lantai berlubang merupakan tempat paling disukai semut untuk membangun sarang.
    2. Cuaca hujan membuat kondisi menjadi lembap, yang membuat semut-semut di dalam tanah akhirnya keluar untuk mencari tempat kering.
    3. Sisa makanan di atas meja atau jatuh ke lantai.
    4. Makanan atau minuman manis yang dibiarkan terbuka.
    5. Cuaca yang sangat panas membuat semut masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat lebih sejuk.
    6. Kondisi rumah dalam keadaan kotor dengan banyaknya sampah, sisa makanan berserakan, hingga bangkai hewan membuat semut datang.

    Nah, itulah penyebab masuknya semut ke dalam rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com