Tag: hewan

  • 4 Cara Efektif Usir Nyamuk dari Depan Pintu dan Halaman Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang mudah ditemukan di Indonesia. Biasanya nyamuk bersembunyi di sudut-sudut rumah yang jarang dilalui atau tumpukan barang di rumah juga adalah spot aman bagi nyamuk. Namun, bukan berarti nyamuk takut berada di ruang terbuka karena hewan ini juga sering ditemukan di depan pintu atau halaman rumah.

    Menurut Real Simple, Kamis (22/8/2024), nyamuk juga menyukai area depan rumah. Penyebabnya cukup beragam mulai dari adanya genangan air di depan rumah, banyak puing-puing bangunan atau barang menumpuk, hingga ditemukan banyak karbon dioksida berlebihan di depan rumah.

    Biasanya nyamuk lebih mudah ditemukan di depan pintu masuk atau halaman rumah karena bergerombol.


    Jika di rumahmu mengalami hal tersebut, mengutip dari Homes and Gardens, berikut cara untuk mengusir nyamuk dari depan rumah.

    1. Tambahkan Tanaman Pengusir Nyamuk

    Lokasinya yang berada di luar ruangan, lebih baik mencegah nyamuk dengan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah meletakkan tanaman pengusir nyamuk. Tanaman-tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Beberapa tanaman yang bisa ditanam di dekat pintu masuk adalah serai, lavender, serai, marigold, basil, mint, dan catnip.

    2. Bersihkan Genangan Air

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk menyukai genangan air. Maka, agar nyamuk tidak berkumpul di depan pintu, pastikan setelah hujan tidak ada genangan air di depan rumah. Adanya genangan air hanya membantu nyamuk berkembang biak. Selain genangan air, tanah yang terlalu lembap juga dapat menarik nyamuk untuk datang.

    3. Pakai Lampu yang Cahayanya Lembut

    Pencahayaan ternyata dapat mengundang nyamuk datang. Semakin terang cahaya yang dihasilkan justru menarik nyamuk datang. Sementara, jika kamu memakai lampu kuning tidak begitu menarik bagi nyamuk. Hal ini dikarenakan panjang gelombang lampu kuning kurang terlihat oleh hama, sehingga kecil kemungkinannya mereka tertarik pada cahaya tersebut.

    Selain itu, lampu LED tidak begitu memancarkan panas sehingga tidak begitu menarik bagi serangga. Nyamuk tertarik pada panas, kelembapan, dan karbon dioksida, sehingga mereka berkerumun di sekitar tubuh yang hangat.

    4. Semprotkan Obat nyamuk

    Untuk cara instan, kamu bisa menyemprotkan aroma yang tidak disukai nyamuk di sekitar pintu atau halaman rumah. Beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk antara lain lavender, lemon, serai, kayu putih, peper mint, cengkeh, dan pohon teh.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek dan Basmi! Ini 6 Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah hewan yang bisa ditemukan di mana saja baik di dalam maupun di luar rumah. Bahkan kedatangannya tidak menentu, terkadang rumah sama sekali tidak diganggu nyamuk, ada suatu waktu nyamuk banyak sekali di rumah. Maka dari itu, minimal kita harus tau tempat-tempat apa saja yang disukai oleh nyamuk agar di waktu apa pun, nyamuk tidak bisa datang lagi ke rumah.

    Sebelum itu, kamu harus mengetahui dahulu apa yang disukai nyamuk untuk tempat tinggalnya. Nyamuk adalah hewan yang menyukai genangan air. Di sana, dia bisa berkembang biak dengan baik. Maka dari itu, saat marak terjangkit penyakit DBD, salah satu pencegahannya adalah dengan menutup genangan.

    Lalu, nyamuk mudah mendeteksi berbagai senyawa, salah satunya karbondioksida, maka dari itu, dia suka menghampiri manusia dan berada di halaman rumah.


    “Karbon dioksida adalah sinyal terbaik bagi hewan berdarah panas, dan mereka dapat merasakannya dari jarak hingga 9 meter, jarak yang cukup jauh,” kata Peneliti Universitas Washington, Jeff Riffell seperti yang dikutip dari The Christian Science Monitor.

    “Dan kemudian mereka mulai menggunakan penglihatan dan bau badan lainnya untuk membedakan apakah kita anjing, rusa, sapi, atau manusia. Mungkin itulah cara mereka membeda-bedakan calon inang darah,” lanjutnya.

    Lantas, tempat-tempat mana saja yang sering jadi tempat persembunyian nyamuk? Melansir dari berbagai sumber pada Jumat (23/8/2024), berikut di antaranya.

    1. Genangan Air

    Menurut USA Today, seperti yang disebutkan sebelumnya, nyamuk sangat menyukai genangan air karena dijadikan sebagai tempat berkembang biak. Genangan air ini tidak hanya di tanah atau lantai yang cekung. Nyamuk juga bisa memanfaatkan sisa air di bawah pot, air yang menggenang di benda yang tahan air, dan ember di rumah.

    Maka dari itu, usahakan tidak ada air yang bersisa di ember atau wadah yang letaknya di luar ruangan atau ruang terbuka.

    2. Tumpukan Barang dan Area yang Gelap

    Di rumah pasti ada sudut rumah digunakan untuk menyimpan barang yang tidak terpakai. Sudut ini juga biasanya jarang dibersihkan karena jarang dilalui atau tertutup. Ternyata area seperti ini penuh dengan barang adalah tempat yang disukai oleh nyamuk.

    3. Bagian Bawah Sudut Dinding

    Dikutip dari Best Life, penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal PNAS Nexus menemukan bahwa menyemprot bagian bawah dinding dengan insektisida dapat membasmih nyamuk di rumah. Hal ini dikarenakan adanya panas, sementara lebih suka tinggal di tempat yang lebih dingin.

    4. Dapur

    Selain halaman depan dan kamar mandi, dapur adalah tempat yang juga bisa banyak genangan karena ada wastafel.

    5. Dekat Tanaman

    Tanaman dalam ruangan yang terlalu banyak air dapat menarik nyamuk, terutama di dekat jendela yang terbuka. Coba selalu cek bagian bawah pot apakah ada genangan air atau tidak, selain itu cek juga kondisi tanah terlalu berair atau tidak.

    6. Kamar Mandi

    Salah satu sumber air di rumah, kamar mandi merupakan tempat yang disukai oleh nyamuk untuk bersembunyi.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Dinding yang Bikin Nyamuk Tak Mau Datang


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk terkadang membuat siapa pun tidak nyaman karena hewan satu ini bisa menimbulkan gatal di kulit dan suara bising di dekat telinga. Selain itu, beberapa spesies nyamuk juga dapat menularkan penyakit berbahaya seperti malaria dan demam berdarah. Kamu tidak perlu khawatir, sebenarnya ada cara sederhana agar nyamuk tidak datang ke rumah yakni memakai warna yang dibenci nyamuk.

    Menurut Hyperallergic, sebuah studi baru melaporkan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penciuman nyamuk sangat peka terhadap warna jika ada karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.


    Meskipun begitu, tetap tidak ada salahnya jika kita memakai warna-warna yang tidak disukai nyamuk agar dia tidak mendekat. Berikut ini beberapa warna yang tidak disukai nyamuk yang bisa kamu pakai pada dinding rumah.

    1. Putih

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat CO2 yang disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas. Maka, kamu bisa menggunakan cat dinding berwarna putih di rumah agar nyamuk tidak sering datang. Warna putih juga dapat membuat rumah lebih cerah, bersih, dan elegan. menjadikan putih sebagai pencegah nyamuk yang ideal.

    2. Hijau

    Penelitian menunjukkan nyamuk menghindari warna hijau. Hal ini terbukti saat seorang peneliti meletakkan tangan kosong mereka di luar ruang uji, tempat nyamuk tertarik. Namun, ketika peneliti yang sama memasukkan tangan mereka ke dalam ruang uji dengan mengenakan sarung tangan hijau, nyamuk mengabaikannya, dan terbang melewatinya. Bahkan saat disemprot dengan CO2 untuk menarik mereka lebih banyak, nyamuk tetap tidak tertarik dengan warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah dan tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    3. Biru

    Sama seperti reaksi pada warna putih, warna biru tua, warna biru yang lebih terang yang memantulkan lebih banyak panas dan cahaya, tidak disukai nyamuk. Kamu bisa menggunakan biru pada dinding untuk mengurangi nyamuk bersarang di rumah.

    4. Ungu

    Meskipun ungu lebih gelap warnanya daripada biru, hijau, atau putih, warna ini tidak menarik perhatian nyamuk. Alasannya, warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak.

    Warna yang Dapat Menarik Banyak Nyamuk

    Untuk warna-warna yang dapat menarik kehadiran nyamuk di antaranya merah, oranye, hitam, dan cyan atau warna yang mirip dengan kulit telur asin. Hal ini dikarenakan warna-warna tersebut menimbulkan gambaran visual dan gelombang yang panjang. Mereka terbang lebih cepat dan tinggal lebih lama di sekitar warna tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya! Begini 7 Cara Ampuh Bikin Rumah Bebas Nyamuk



    Jakarta

    Salah satu hewan yang kerap dijumpai di rumah adalah nyamuk. Hewan kecil ini selalu mendapat celah untuk dapat masuk ke dalam rumah. Pada saat musimnya tiba, di mana banyak orang merasa rumah mereka banyak nyamuk, hewan ini dapat berhari-hari bahkan lebih dari satu bulan mengganggu penghuni rumah. Sebelum kamu jadi rumah berikutnya yang akan dikerumuni nyamuk, kamu harus mencegah terlebih dahulu. Lantas, bagaimana caranya?

    Sebelum itu, kamu harus tau alasan nyamuk sering ditemukan di rumah biasanya dikarenakan mereka mendeteksi karbondioksida dan panas dari tubuh seseorang. Kemudian, jika mereka melihat banyak genangan di rumah sehingga mereka berkumpul di sana untuk berkembang biak.

    Setelah kamu mengetahui 2 hal tersebut, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut yang efektif mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.


    1. Pasang Kasa Jendela

    Kasa jendela adalah lapisan yang dapat menutupi akses binatang kecil masuk ke rumah. Namun, kasa jendela ini masih dapat dilalui oleh angin sehingga tidak membuat rumah panas. Maka dari itu, memasang kasa jendela cukup efektif mencegah nyamuk masuk ke rumah.

    2. Letakkan Pengusir Nyamuk Elektrik

    Nyamuk cukup peka terhadap aroma. Kamu bisa menggunakan cara instan yakni menggunakan pengusir nyamuk elektrik yang otomatis bisa menguarkan aroma, panas dan cahaya ultraviolet yang menarik nyamuk. Kemudian, lama-kelamaan mematikan mereka saat mereka mendekat.

    3. Memakai Warna Cat Dinding yang Tidak Disukai Nyamuk

    Agar nyamuk tidak tertarik mendekat, kamu bisa mengubah warna cat rumah dengan warna-warna seperti hijau, biru, putih, dan ungu. Sebab, warna-warna tersebut menghasilkan cahaya yang terang dan memudarkan karbondioksida yang dikeluarkan manusia.

    4. Hindari Air Tergenang:

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sebaiknya tidak ada genangan air di rumah agar nyamuk tidak ada kesempatan untuk berkembang biak. Biasanya genangan air ini banyak ditemukan di kamar mandi, dapur, dan halaman depan. Namun, tempat-tempat seperti vas bunga dan dekat pot bunga juga bisa jadi sarang nyamuk.

    5. Gunakan Kelambu di Tempat Tidur:

    Bagi kamu yang sudah terganggu tidurnya karena suara nyamuk di telinga, kamu bisa menggunakan kelambu. Cara kerjanya sama dengan kasa jendela yakni hewan tidak dapat masuk tetapi udara masih dapat mengalir ke dalam dan ke luar.

    6. Bersihkan Area yang Jarang Digunakan

    Nyamuk sering bersembunyi di tempat-tempat gelap dan lembap seperti lemari atau laci. Pastikan untuk membersihkan dan mengorganisir area ini secara teratur sehingga nyamuk tidak memiliki tempat persembunyian.

    7. Letakkan Tanaman yang Tidak Disukai Nyamuk

    Jika kamu tidak ingin menggunakan aroma yang bercampur dengan bahan kimia, kamu bisa menggunakan tanaman yang memang aromanya tidak disukai nyamuk yakni serai, lavender, bawang putih, hingga seledri.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Aroma yang Dibenci Semut, Ada Kopi Hingga Lada Hitam


    Jakarta

    Semut adalah hewan yang mudah sekali ditemukan di rumah. Biasanya dia muncul dengan kawanannya jika mendeteksi sumber makanan. Semut memiliki indra penciuman yang bagus sehingga dengan mudah menemukan makanan dengan hanya menilai dari aromanya.

    Menurut situs Tom’s Guide, aroma yang disukai dari semut cukup beragam, mulai dari bau makanan, lilin, dan bunga. Namun, yang paling umum ditemui adalah semut bisa dengan cepat berkumpul apabila menemukan makanan manis.

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mendapatkan hasil bahwa semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi cepat.


    Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semut di daerah tropis tertarik terhadap gula dibandingkan dengan makanan lain seperti garam, minyak, atau asam amino.

    Lantas, adakah aroma yang tidak disukai semut agar hewan ini tidak datang lagi ke rumah? Tentu saja ada. Melansir dari beberapa sumber, Sabtu (24/8/2024), berikut beberapa aroma yang tidak disukai semut.

    1. Lada Hitam

    manfaat lada hitam untuk kesehatanmanfaat lada hitam untuk kesehatan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Aroma dari lada hitam terkenal pedas dan cukup menyengat. Aroma lada hitam biasanya digunakan sebagai obat mengurangi stres pada manusia, tetapi pada semut aromanya justru dibenci.

    Jika kamu mau mengusir semut di rumah dengan lada hitam, caranya dengan menaburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut atau di dekat sarang-sarang semut. Tunggu beberapa waktu, kamu akan melihat jumlah semut yang berkeliaran di rumah akan berkurang.

    2. Cuka

    cukacuka Foto: Istimewa

    Cuka juga terkenal memiliki aroma yang tajam dan kuat. Aroma seperti ini tidak disukai oleh semut. Kamu bisa mencampurkan cuka dengan air dengan perbandingan yang sama, lalu letakkan di tempat yang sering didatangi oleh semut.

    3. Bubuk Soda Kue

    5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue Foto: Getty Images

    Soda kue biasanya digunakan untuk membersihkan suatu noda. Cara menggunakannya adalah mencampurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Letakkan di tempat semut berkumpul. Kamu juga bisa menyemprotkan pada kapas lalu tinggalkan saja di tempat semut suka berkumpul

    4. Jeruk dan Lemon

    A peeled orange on the wooden backgroundA peeled orange on the wooden background Foto: Getty Images/iStockphoto/Qwart

    Kamu pasti sering mendengar kulit jeruk atau lemon ampuh mengusir nyamuk, ternyata semut juga membenci aroma dari 2 buah ini. Dilansir dari Planet Natural, Kamis (22/2/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut. Kamu bisa meletakkan kulit jeruk atau lemon di tempat semut suka berkumpul.

    5. Bubuk Kopi

    lebih baik biji kopi atau kopi bubuklebih baik biji kopi atau kopi bubuk Foto: iStock

    Dilansir dari Pest Pointers, bubuk kopi ampuh untuk mengusir semut di rumah. Caranya dengan menaburkan bubuk kopi di tempat-tempat semut sering terlihat atau sarang semut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Banyak Semut di Rumah, Salah Satunya Karena Baju Kotor!


    Jakarta

    Semut adalah salah satu hewan yang bisa tiba-tiba muncul di rumah. Mereka kerap ditemukan di dapur, tempat sampah, dekat pintu, jendela, hingga di sudut-sudut rumah. Lantas, sebenarnya dari mana semut datang dan apa penyebabnya?

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org yang menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mengatakan semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi yang cepat bagi mereka.

    Dari laman Tom’s Guide, Sabtu (24/8/2024) penyebab adanya semut di rumah cukup beragam, berikut beberapa di antaranya.


    1. Dinding Retak atau Berlubang

    Seperti hewan lainnya, semut juga pasti butuh tempat tinggal atau tempat berlindung. Semut tidak menyukai tempat di luar ruangan. Mereka membutuhkan tempat yang hangat, terang, dan dekat dengan makanan serta air. Salah satu lokasi yang tepat adalah dinding yang retak atau berlubang atau celah fondasi rumah.

    Kamu bisa mengeceknya jika penasaran. Jika kamu ingin mengusirnya, maka kamu perlu menutup akses masuk semut atau menjauhkan lokasi makanan, tempat sampah, dan aroma yang disukai semut dari tempat mereka berlindung.

    2. Sumber Air

    Semut tidak dapat hidup tanpa air. Maka dari itu, selain mencari makanan, mereka juga harus mencari sumber air. Area yang lembap juga mereka menyukainya karena itu lokasi yang tepat untuk mendapatkan air.

    Jadi, jika kamu melihat semut di wastafel atau kamar mandi, kemungkinan besar mereka sedang mencari kelembapan. Untuk mengatasi semut yang datang karena ada sumber air, kamu bisa mencegahnya dengan meletakkan alat untuk menurunkan kelembapan dalam ruangan. Selain itu, pastikan tidak ada air menggenang atau pipa yang bocor.

    3. Sisa Makanan

    Gula bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dikonsumsi semut. Mereka membutuhkan garam untuk menjaga keseimbangan air dan mendukung otot dan saraf mereka. Protein juga diperlukan untuk pertumbuhan, untuk ratu dan larva di kawanan mereka. Maka dari itu, kamu harus menyimpan dengan benar daging dan telur. Lalu, Bahkan minyak dan lemak pun dapat menarik perhatian beberapa spesies semut. Bisa disimpulkan semut adalah hewan yang tidak pilih soal makanan.

    4. Ada Tumpukan Baju Kotor

    Siapa yang pernah melihat baju dikerumuni semut? Ternyata semut menyukai bau keringat yang menempel di baju kotor lho. Hal ini dikarenakan di dalam keringat terdapat garam yakni natrium klorida, kalium, dan kalsium. Selain itu, keringat juga mengandung gul,

    Oleh karena itu, cucian kotor yang berlebihan di rumah, mudah menarik perhatian semut saat mereka berada di rumah. Jadi sebaiknya baju kotor di rumah tidak lama-lama dibiarkan.

    5. Tanaman

    Bunga sebenarnya menarik perhatian semut dan serangga untuk penyerbukan. Namun, jika tanaman itu berada di dalam rumah, justru penghuni rumah yang repot. Semut-semut ini datang karena mencium aroma dari tanaman. Tanaman yang bisa memanggil semut adalah bunga peony dan mawar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Repot! Semut Auto Kabur Kalau Dekat-dekat 6 Bahan Alami Ini


    Jakarta

    Rumah kamu banyak semut? Bahkan baru saja meletakkan semut beberapa menit, semut langsung berkerumun di piring? Tenang, ada beberapa cara agar semut tidak datang lagi ke rumah. Caranya juga cukup mudah hanya dengan meletakkan bahan-bahan yang tidak disukai oleh semut.

    Bahan-bahan ini kamu bisa mendapatkannya dari dapur karena ini adalah bahan alami jadi tidak akan berbahaya dengan manusia. Namun, kamu perlu bersabar karena cara membasminya juga perlu waktu.

    Dalam catatan detikcom, berikut bahan-bahan alami yang dapat mengusir semut dari rumah.


    1. Mengusir Semut Menggunakan Gula

    Lho kok gula? Tenang, meskipun semut sangat menyukai gula, tetapi menurut pakar kebersihan rumah, gula cukup efektif untuk mengusir semut. Caranya dengan meletakkan gula di luar rumah dapat membantu memindahkan koloni semut yang semula membuat sarang di dalam rumah. Gula bekerja sebagai pemancing untuk semut agar keluar dari sarangnya. Setelah itu, kamu bisa membasminya dengan membuang ke tempat sampah atau menutup sarangnya.

    2. Pakai Campuran Lemon dan Air

    Lemon yang bersifat asam memiliki aroma yang kuat dan tidak disukai oleh semut. Kamu bisa memcampurkan lemon dan air, kemudian tambahkan sedikit cuka. Masukkan cairan tersebut ke botol dan semprot pada area yang sering didatangi semut.

    3. Letakkan Daun Mint

    Menurut The Spruce Eats aroma dari daun mint cukup menyengat dan mengganggu untuk semut. Mengusir semut dengan daun mint akan sangat efektif jika kondisi daunnya masih segar sehingga kandungan minyak alaminya maksimal.

    Caranya cukup merobek atau meremas daun mint hingga keluar aromanya dan letakkan dekat sarang semut di rumah. Jika ingin cara yang lebih mudah kamu dapat menggunakan essential oil dengan aroma daun mint.

    4. Gunakan Tepung

    Bahan padat ini ternyata bisa mengusir serangga kecil di rumah termasuk semut. Jenis tepung yang disarankan adalah tepung terigu. Tepung memiliki fungsi untuk menghalau koloni semut masuk lebih jauh dan menyebar di dalam rumah. Cara memerangkapnya dengan menaburkan tepung terigu secara memanjang pada bagian bawah pintu rumah atau di tepat di dekat sarang semut.

    5. Pakai Cengkeh

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dengan cengkeh untuk mengusir semut. Pertama, masukkan cengkeh pada toples gula atau lemari penyimpanan agar semut tidak mengganggu makanan.

    Kedua, cengkeh bisa dihancurkan untuk ditaburkan di dekat pintu masuk atau sudut rumah tertentu. Aroma cengkeh yang menyebar ke seluruh ruangan di rumah akan membuat semut minggir dan enggan kembali.

    6. Pakai Merica

    Semut tidak menyukai bau lada hitam, asal mula dari merica. Maka dari itu, menyebarkan merica di daerah yang sering didatangi semut dapat membantu kamu mencegah semut berkeliaran di rumah. Butiran merica perlu dihaluskan dahulu, tetapi bisa juga langsung menggunakan bubuk merica.

    Itulah beberapa bahan alami untuk mengusir semut. Semoga bermanfaat!

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Usir Kecoa Pakai Kopi Bubuk biar Kapok Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Kecoa adalah salah satu hewan yang meresahkan orang-orang ketika ada di rumah. Biasanya, kecoa ditemukan di kamar mandi maupun dapur.

    Gimana ya biar kecoa nggak ada lagi di dalam rumah? Begini cara mengusir kecoa di rumah

    Dilansir dari Homes & Gardens, Senin (19/6/2023), terdapat 5 cara alami untuk mengusir kecoa dari rumah. Menurut Entomolog dan Direktur Teknis Braman Termite & Pest Elimination, Natasha Wright, untuk membasmi kecoa tidak perlu menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya. Ada 5 metode alami yang dapat dicoba, yaitu:


    1. Gula dan Boraks

    Entomolog tersebut menyarankan untuk mencampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat yang ada kecoanya. Wright mengatakan, boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoa, memengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    2. Minyak daun mint atau peppermint oil

    Menyemprotkan peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah dengan cara yang aman. Wright menyarankan untuk menyampurkan 15 tetes peppermint oil dengan 10 ons air atau sekitar 295 ml sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoa.

    3. Sabun cuci

    Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campuran tersebut efektif untuk membasmi kecoa Jerman. Biasanya, kecoa Jerman dapat ditemui di celah atau retakan sebuah bangunan.

    Campurkan 4 sendok makan dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang ada kecoanya.

    4. Kopi Bubuk

    Kopi bubuk dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

    “Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil dan taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoa,” ujar Wright.

    Wangi kopi tersebut akan mengantarkan kecoa ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

    5. Perasan Lemon

    Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut.

    “Lemon memiliki anti-patogen secara alami yang dapat membuat kecoa menjauh,” tutur Wright.

    Di sisi lain, kalian juga harus membersihkan rumah secara teratur, khususnya bagian dapur. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

    Kalian harus membuang sampah secara teratur atau menutup tempat sampah agar tidak mengundang kecoa. Jangan tinggalkan cucian piring di westafel, jangan tinggalkan makanan hewan yang tidak habis, bersihkan lantai setelah makan, dan jangan sampai ada genangan air.

    Demikian tips untuk mengusir kecoa dari rumah. Semoga infonya bermanfaat ya detikers!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Kecoa di Rumah



    Jakarta

    Kecoa merupakan salah satu hewan yang tidak disukai penghuni rumah. Selain bisa membawa penyakit, adanya kecoa juga bisa jadi pertanda rumah kamu kotor.

    Kecoa biasanya tidak langsung masuk ke rumah begitu saja. Mungkin saja kecoa memiliki ‘sarang’ di rumah kamu

    Di mana tempat persembunyian kecoa?


    Kecoa biasanya akan bersembunyi di tempat yang terdapat bahan makanan dan minum. Tempat-tempat yang lembab, seperti kamar mandi, tempat cucian, hingga tempat yang gelap dan redup juga menjadi favorit kecoa.

    Dilansir dari repository UM Surabaya, kecoa biasanya bersembunyi pada malam hari. Tempat yang biasa menjadi tempat persembunyian nya ada di sela-sela dinding, lemari, kamar mandi, selokan, bahkan alat elektronik.

    Sementara itu, dilansir dari Pest World, kecoa bisa saja bersembunyi di dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Bagian-bagian dapur yang biasanya menjadi tempat persembunyian adalah alat elektronik seperti di balik kulkas, oven, microwave, hingga tempat sampah.

    Di ruang keluarga, biasanya kecoa bersembunyi di balik jam, bingkai foto, dan di bawah perabotan. Lalu, untuk di kamar mandi biasanya mereka bersembunyi di wastafel, pipa, tempat drainase, toilet, bahkan di bawah keramik.

    Cara Mencegah Kecoa Bersembunyi di Rumah

    – Buang sampah secara teratur di tempat tertutup, jangan sampai berceceran
    – Jaga kebersihan dapur dengan mengelap meja dapur dan menyuapi lantai untuk menghilangkan sisa remah-remah makanan
    – Simpan makanan di tempat tertutup
    – Rutin periksa bagian bawah wastafel untuk mencari area yang lembab dan perbaiki pipa yang bocor
    – Jika ada ‘serangan’ kecoa dan tidak bisa dikendalikan, segera hubungi profesional

    Itulah tempat-tempat persembunyian kecoa yang ada di rumah. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan rumah ya detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awet! 5 Tanaman Ini Bisa Hidup Hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Merawat tanaman dari benih hingga tubuh subur tentunya memiliki rasa bangga tersendiri. Apalagi, kalau tanaman tersebut bisa hidup lama.

    Saat kamu merawat tanaman dengan baik, bukan tidak mungkin tanaman tersebut bisa hidup lama bahkan hingga puluhan tahun. Nah, beberapa tanaman di rumah ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Dilansir dari Martha Stewart, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.


    Rubber Plant

    Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

    Tanaman ini memiliki daun lebar, mengilap, dan berwarna hijau tua. Di alam liar, tanaman ini bisa tumbuh hingga 100 kaki. Jika dirawat di dalam ruangan, tanaman ini bisa hidup sampai 25 tahun lamanya. Namun perlu diingat, getah dari tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan.

    Monstera

    Tanaman Hias Monstera DeliciosaTanaman Hias Monstera Deliciosa Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

    Tanaman monstera atau janda bolong juga bisa hidup untuk waktu yang lama. Perawatannya yang mudah juga menjadi salah satu hal yang membuat banyak orang merawatnya di rumah. Tanaman ini bisa hidup hingga 50 tahun lamanya jika dirawat dengan benar.

    Lidah Mertua

    Ilustrasi tanaman lidah mertuaIlustrasi tanaman lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

    Snake Plant atau lidah mertua menjadi tanaman selanjutnya yang tahan lama. Dengan perawatan yang baik dan benar, tanaman ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman ini juga banyak disukai orang karena perawatannya yang mudah. Meski perawatannya mudah, tanaman ini bisa hidup hingga 20 tahun lamanya.

    “Spider Plant sangat mudah beradaptasi dan dapat hidup hingga 20 tahun sebagai tanaman hias,” kata Ahli Horikultural di Colorado State University, Linda Langelo, dikutip dari Martha Stewart.

    Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white pothouse plant heart leaf Philodendron vine in white pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Philodendron merupakan keluarga tanaman yang sangat beragam dengan banyak varietas. Tanaman ini bisa hidup hingga 25 tahun atau lebih. Bahkan, philodendron bisa bertahan di musim kemarau. Namun, kalau daunnya sudah mulai menguning hal itu menandakan tanaman itu butuh air.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup hingga puluhan tahun. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com