Tag: hewan

  • Wajib Tahu! 8 Bau yang Dibenci Tikus, Auto Kabur



    Jakarta

    Tikus merupakan hama rumah tangga yang sangat mengganggu dan juga menyebalkan, namun mengusir tikus cukup sulit dilakukan. Tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam, sehingga bau dapat digunakan sebagai pengusir tikus dari rumah.

    Tikus bisa sangat terganggu dengan sejumlah bau rumah tangga yang kuat. Tetapi cara mengusir tikus dengan bau yang tidak disukai, hanya akan bersifat sementara namun efektif untuk dicoba.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa bau yang tidak akan disukai oleh tikus sehingga dapat menjadi cara untuk mengusirnya dari rumah.


    Kayu Manis

    Hidung tikus yang tajam akan sangat sensitif dengan bau seperti kayu manis, sehingga tikus akan menjauhkan area yang terdapat kayu manis karena aromanya yang kuat. Pertimbangkan untuk menaburkan bubuk kayu manis di area yang sering terdapat tikus.

    Cuka

    Aroma cuka yang menyengat dapat menutupi bau feromon tikus, sehingga tikus tidak akan datang ke rumah lagi. Tuangkan cuka putih ke dalam botol semprot dengan beberapa tetes sabun cuci piring, lalu semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

    Minyak Kayu Putih

    Minyak kayu putih terbukti dapat mengusir tikus berkat aroma herbalnya yang menyengat. Untuk menggunakannya pada tikus, encerkan dengan sedikit alkohol isopropil dan semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

    Bawang Putih

    Tidak diragukan lagi bahwa aroma bawang putih bersifat persisten, sehingga sangat ampuh untuk mengusir tikus. Namun, jangan gunakan bawang putih segar atau yang diiris untuk mengusir tikus.

    Gunakan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah diawetkan, sehingga akan bertahan jauh lebih lama daripada bawang putih segar.

    Minyak Kayu Cedar

    Bau khas minyak kayu cedar dapat bertindak sebagai pencegah tikus, sehingga tikus tidak masuk ke rumah kamu. Akan tetapi, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minyak kayu cedar sebenarnya beracun bagi tikus dalam jangka waktu lama.

    Hal ini menyebabkan lesi dan tumor hati yang lambat, tetapi pasti membunuh tikus. Pertimbangkan untuk menggunakan metode yang lebih manusiawi untuk membunuh tikus di rumah.

    Bunga Lavender

    Minyak lavender dapat mengusir tikus, begitu pula dengan lavender yang ditanam dalam pot di sekitar rumah kamu. Cobalah untuk menanam lavender di musim yang hangat dan tambahkan minyak lavender di sekitar tepi rumah di musim dingin.

    Cabe Rawit

    Bau pedas dapat mengusir semua jenis hewan pengerat, termasuk juga tikus. Taburkan bubuk cabai rawit di sekitar loteng untuk mengusir tikus.

    Garam Epsom

    Garam epsom mengeluarkan bau pahit yang tidak disukai tikus. Taburkan di tepi atau tempat-tempat yang sering dihinggapi tikus, tetapi jangan gunakan terlalu banyak di luar ruangan. Garam dapat merusak tanah jika digunakan dalam jumlah banyak.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Harus Pakai Sarung Tangan, Begini 3 Cara Aman Bersihkan Kotoran Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Namun, kehadirannya tidak diinginkan karena hewan ini kerap mengotori rumah seperti membuang kotoran sembarangan yang biasanya berbau tidak sedap.

    Biasanya tikus menyukai tempat-tempat di pojok ruangan saat membuang kotoran atau tempat yang lembap. Bentuk kotoran tikus sendiri ada dua macam yakni yang padat dan cair. Untuk yang padat, bentuknya silinder padat, berwarna hitam, berukuran kecil seperti beras. Sementara itu, untuk yang cair biasanya terdeteksi dari baunya.

    Kotoran ini harus segera dibersihkan agar tidak terinjak atau terkena di pakaian atau sepatu. Cara membersihkan tidak bisa sembarangan karena kotoran tikus mengandung virus, bakteri, dan parasit. Melansir dari Public Health Inside salah satu virus yang terdapat di dalamnya bernama hantavirus yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kotoran tikus juga termasuk najis yang bisa mengurangi sahnya ibadah seperti salat jika berada di ruang ibadah.


    Berikut cara membersihkan kotoran tikus yang benar.

    1. Buka Jalan Angin atau Ventilasi

    Kotoran tikus mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika kotoran tersebut berada di dalam ruangan, buka pintu atau ventilasi di ruangan tersebut. Tunggu hingga baunya tidak begitu tercium atau sekitar 30 menit. Jika kamu menemukan di halaman, kamu bisa langsung membersihkannya menggunakan sarung tangan dan menyemprotkan dengan cairan pembersih dan pewangi.

    2. Selalu Pakai Sarung Tangan

    Jangan sekali-kali membersihkan kotoran tikus langsung dengan tangan. Kotoran tikus mengandung virus. Lebih aman kamu memakai sarung tangan atau tisu saat akan membuang kotoran tersebut. Kemudian, buang kotoran di dalam sarung tisu atau masukkan ke dalam kertas. Bungkus dan pastikan tidak berceceran saat di tempat sampah. Jika kamu memakai sarung tangan yang bisa dipakai berkali-kali, cuci sarung tangan tersebut agar tidak mengotori benda lain.

    3. Semprotkan Cairan Pembersih

    Setelah kotoran bersih, tugas selanjutnya adalah membersihkannya dengan pembersih instan. Cara ini untuk memastikan tidak ada virus atau bakteri yang tertinggal.

    Kamu bisa memakai cairan pemutih yang disemprotkan di tempat bekas kotoran tersebut. Diamkan selama 10 menit kemudian gosok sedikit. Setelah itu, biarkan bagian tersebut kering. Jika kotoran tikus mengenai kain seperti seprai, baju, tempat tidur, jok kursi, gunakan sampo atau detergen dan rendam dalam air panas.

    Cara Cegah Tikus Masuk ke Rumah

    Agar tikus tidak kembali ke rumah atau untuk mencegah mereka buang kotoran sembarangan, begini cara mencegah tikus masuk.

    1. Tutup Pintu yang Rapat

    Tikus adalah salah satu hewan yang pintar terutama saat dia menemukan sumber makanan. Dia pasti mencari celah agar bisa masuk ke dalam rumah, salah satunya melalui pintu. Maka dari itu, pastikan pintu tidak terlalu lama dibuka tanpa penjagaan. Minimal harus ada satu orang yang sedang beraktivitas di dekat pintu agar bisa mencegah hewan ini masuk. Kamu juga bisa membuat pintu dapat tertutup otomatis seperti pintu di supermarket.

    2. Pasang Penghalang di Area Pagar

    Selain pintu masuk, tikus juga bisa masuk ke rumah melalui saluran air. Saluran air di rumah pasti ada yang langsung mengarah ke bagian dalam. Apabila menutup lubang terluar tidak bisa karena takut mampet, sebagai gantinya pastikan lubang-lubang pembuangan di dalam rumah ditutup. Model penutup ini seperti penutup yang hanya bisa dilalui oleh air.

    3. Tutup Tempat Sampah Saat Malam

    Tikus suka mencari makanan di tempat sampah dari bekas makanan rumah tangga. Agar mereka tidak masuk ke rumah, kamu harus memastikan tempat sampah di rumah dalam keadaan tertutup dan sampahnya tidak berceceran. Lebih baik lagi jika kamu bisa membuang sampah sebelum malam datang sehingga lebih tenang selama tidur.

    Bukan hanya tempat sampah, tikus juga bisa merusak perabotan dari kayu, plastik, kain, hingga kabel listrik di rumah apabila berhasil masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat! Ini Penyebab Munculnya Kecoa di Rumah



    Jakarta

    Mendapati satu atau dua kecoa berkeliaran di sekitar rumah, akan sangat mengganggu dan membuat takut penghuni rumah. Peningkatan jumlah kecoa secara tiba-tiba dapat terjadi setelah hujan deras atau pipa pembuangan yang terbuka.

    Kecoa adalah ahli dalam bertahan hidup, karena kecoa dapat hidup di celah-celah rumah tanpa makanan selama sebulan. Hal ini akan membuat kecoa berkembang biak dan menimbulkan serangan secara tiba-tiba.

    Dilansir dari Cockroach Facts, berikut beberapa penyebab munculnya kecoa di rumah sehingga sangat mengganggu penghuni rumah.


    Makanan yang Disukai Kecoa

    Indra penciumannya yang sangat peka untuk mendeteksi apapun yang dapat dimakan. Kecoa akan memakan apa saja yang organik, termasuk kertas, lem, kotoran hewan peliharaan, dan sampah.

    Kecoa bahkan akan memakan bulu hewan peliharaan yang terkumpul di bawah furniture dan kotoran yang menempel di tempat pembuangan sampah.

    Penting untuk selalu membersihkan rumah secara menyeluruh untuk menghindari kecoa muncul ke dalam rumah.

    Adanya Kelembapan

    Kebanyakan kecoa sangat sensitif terhadap dehidrasi dan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sehingga itulah yang menyebabkan kecoa hidup di tempat lembap dan seringkali ditemukan di bawah wastafel atau di kamar mandi.

    Seperti beberapa tetes air dari pipa bocor, kran yang menetes, atau keset kamar mandi yang basah akan menjadi tempat yang cocok untuk kecoa berkembang biak.

    Akses Pipa Pembuangan Terbuka

    Melansir Cockroach Savvy, sistem pembuangan limbah biasanya dipenuhi berbagai kecoa sehingga tidak mengherankan jika menemukan satu atau dua kecoa ditemukan di sekitar rumah kamu.

    Kamu dapat menghindari masalah ini dengan memastikan semua pipa pembuangan tetap tertutup rapat. Memasang kasa-kasa di titik masuk juga merupakan ide yang bagus untuk mencegah serangga masuk.

    Tempat Berlindung

    Saluran pembuangan dan selokan yang terenda air karena hujan, hal ini akan membuat kecoa untuk mencari tempat yang lebih tinggi sebelum air menyapu. Kemungkinan kecoa merangkak masuk ke dalam rumah melalui akses kecil yang tidak terlihat.

    Alasan lain kecoa berlindung ke rumah adalah untuk mencari perlindungan dari suhu yang sangat panas di luar ruangan. Kecoa memang menyukai panas, tetapi metahari langsung dapat membuat tubuh kecoa menjadi sangat kering.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Coba 7 Trik Cegah Cacing Muncul di Kamar Mandi


    Jakarta

    Cacing adalah salah satu hewan yang sering muncul di kamar mandi. Padahal biasanya hewan satu ini berada di luar rumah, tepatnya di dalam tanah.

    Penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi karena kondisi kamar mandi yang kotor. Tempat yang kotor banyak dihinggapi sumber makanan yang dibutuhkan oleh cacing. Cacing juga bisa muncul karena kamar mandi yang lembap. Mereka masuk melalui pipa saluran air atau sisi keramik.

    Keberadaannya memang tidak mengganggu karena cacing tidak melukai atau mengancam manusia. Namun, ada beberapa orang yang merasa geli melihat bentuk tubuhnya yang menggeliat.


    Jika kamu salah satu dari mereka, melansir dari The Guardian, berikut cara mencegah cacing muncul di kamar mandi.

    1. Pastikan Kamar Mandi Selalu Bersih

    Penyebab utama cacing muncul di kamar mandi adalah kondisi kamar mandi yang kotor. Tidak ada cara lain, selain kamu perlu rutin membersihkan kamar mandi bahkan hingga ke sudut-sudutnya dan area yang tinggi. Pastikan pula tidak ada bagian di kamar mandi yang lembap dan tergenang.

    2. Perbaiki Pipa dan Keramik yang Bocor

    Pipa bocor dapat menjadi akses cacing masuk ke rumah. Bahkan lantai yang retak juga bisa memberikan celah kepada cacing. Solusinya adalah menutup celah yang mempermudah cacing masuk ke dalam rumah.

    3. Tambah Ventilasi dan Siram Secara Teratur

    Kamar mandi tidak boleh terlalu lama lembap. Ruangan yang lembap memicu pertumbuhan bakteri dan organisme yang disukai oleh cacing. Dengan adanya ventilasi di kamar mandir berupa bolongan atau kipas dapat membantu mengurangi kelembapan dan bau di kamar mandi.

    4. Cuka dan Soda Kue

    Cara satu ini cukup efektif karena memakai bahan instan. Caranya cukup mudah yakni campurkan soda kue dan cuka. Setelah itu, tuangkan ke seluruh kamar mandi, gosok setiap sudut, dan bilas.

    5. Gunakan Larutan Garam

    Selain soda kue dan cuka, garam juga ampuh untuk mencegah cacing muncul di kamar mandi. Caranya sama dengan cuka dan soda kue yakni tinggal ditaburkan pada area cacing sering muncul. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu lalu siram.

    6. Lemon

    Air lemon bisa menjadi disinfektan alami yang dapat membantu menghilangkan bau dan mencegah cacing datang. Caranya dengan menuangkan secangkir jus lemon ke toilet dan diamkan semalaman. Setelah itu bilas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Dinding Ini Dibenci dan Dijauhi Nyamuk tapi Bikin Sejuk Ruangan


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang kehadirannya tidak diinginkan. Hewan ini suka menghisap darah manusia untuk mendapat protein dan nutrisi yang mereka butuhkan. Selain itu, mereka juga kerap membuat suara yang mengganggu di dekat telinga dan beberapa di antaranya membawa virus dengue yang dapat menyebabkan penyakit DBD.

    Saat ini sudah banyak yang menciptakan cara instan untuk memusnahkan atau mengusir nyamuk. Mulai dari yang modelnya dibakar, disemprot, hingga yang bisa menyetrum. Harga alat-alat ini pun terjangkau di pasaran sehingga banyak dipakai oleh masyarakat.

    Namun, kamu juga bisa lho menggunakan skema pengecohan warna agar nyamuk tidak masuk ke kamar. Sebab, ada beberapa warna disukai oleh nyamuk karena perbedaan warna yang kontras. Meskipun kecil, nyamuk memiliki indra penglihatan yakni mata yang sangat sensitif terhadap perubahan warna dan cahaya. Maka dari itu, kamu bisa mengecoh nyamuk dengan memakai cat warna dinding tertentu yang tidak disukai nyamuk.


    Menurut Hyperallergic, cara ini terbukti lewat sebuah studi yang menuliskan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

    Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penglihatan nyamuk sangat peka terhadap warna dari karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.

    Mengutip dari Family Handyman berikut beberapa warna cat dinding yang tidak disukai nyamuk.

    1. Biru

    Cabinets for TV in a room, blue wall,3D renderingCabinets for TV in a room, blue wall,3D rendering Foto: Getty Images/iStockphoto/Vanit Janthra

    Biru memiliki banyak warna mulai dari yang terang hingga yang tua. Dalam sebuah penelitian, tidak banyak nyamuk yang melirik warna cat biru. Tipsnya saat memakai cat biru, pilihlah warna yang terang. Warna biru yang gelap khawatirnya membuat rumah lebih panas karena tidak dapat memantulkan panas.

    2. Ungu

    interior warna  ungu.interior warna ungu. Foto: dok Glidden

    Warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak. Oleh sebab itu, nyamuk tidak tertarik pada warna ini dan tidak ingin mendekat. Sementara itu, warna yang memiliki gelombang terpanjang pada spektrum warna ada merah dan oranye.

    3. Hijau

    Contoh cat tembok warna hijau.Contoh cat tembok warna hijau. Foto: Unsplash

    Dalam sebuah penelitian memperlihatkan tangan yang memakai sarung tangan hijau justru tidak menarik perhatian nyamuk. Mereka justru menghindari dan terbang di sisi lain. Bahkan setelah karbondioksida disemprotkan ke kamar pun hasilnya tetap sama, nyamuk tersebut menghindar. warna hijau.

    Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah. Hal ini dikarenakan di dekat tanaman tersebut tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

    4. Putih

    Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko.Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko. Foto: Johnson, Lucy Interior Design via The Spruce

    Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat karbondioksida disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Bisa Mengusir Laba-laba dari Rumah, Ampuh!


    Jakarta

    Sarang laba-laba yang berada di sudut-sudut rumah membuat ruangan terlihat kurang menarik dan sangat kotor. Tak heran banyak orang yang berusaha untuk mengusir laba-laba dari rumah.

    Mengusir laba-laba memiliki banyak cara, salah satunya adalah dengan menyimpan tanaman yang tidak disukai oleh laba-laba. Tanaman ini paling efektif ditanam di lokasi ‘kritis’ seperti di dekat pintu, jendela, dan pintu masuk lainnya.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa pilihan tanaman yang efektif untuk mengusir laba-laba di rumah.


    Daun Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/La_vanda

    Tanaman pertama yang menjadi pilihan untuk mengusir laba-laba di rumah, adalah tanaman peppermint. Peppermint merupakan tanaman mint yang paling tahan dingin dan memiliki aroma yang paling kuat.

    Hal ini menjadi paling cocok untuk mengusir laba-laba. Tanaman ini memiliki ukuran 30-45 cm dan lebar 45-60 cm.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Di sebagian besar iklim, rosemary hanya akan bertahan hidup sebagai tanaman tahunan, hal ini apabila dibiarkan melewati musim dingin di dalam ruangan. Namun, jika tanaman ini mendapatkan cukup cahaya sehingga tanaman ini bisa memiliki umur yang panjang.

    Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Jika kamu menggunakan lavender, terutama untuk mengusir laba-laba pilih lavender Inggris karena memiliki aroma yang paling kuat dari semua jenis lavender.

    Lavender adalah tanaman tahunan, tetapi harus disimpan di dalam ruangan. Namun harus hati-hati, karena bunga lavender dapat beracun bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

    Lemon Balm

    lemon balm (melissa) herb in flowerpot with name taglemon balm Foto: iStock

    Lemon balm membutuhkan banyak sinar matahari agar tumbuh subur di dalam ruangan. Namun perlu diperhatikan karena pemupukan dapat mengurangi kekuatan aromanya untuk mengusir laba-laba.

    Sage

    Ilustrasi daun sageIlustrasi daun sage Foto: Getty Images/hsvrs

    Semua jenis sage harum, tetapi jika ingin menanamnya karena aromanya sage Cleveland adalah pilihan yang paling aromatik. Jika kamu menanamnya, jangan beri pupuk karena akan melemahkan aromanya.

    Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldBunga Marigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Aroma kuat marigold menjadikan bunga yang berwarna cerah ini sebagai pengusir serangga dan laba-laba yang ampuh. Marigold Meksiko memiliki aroma yang paling kuat dan merupakan yang tertinggi dari semua varietas marigold.

    Perhatikan bahwa aromanya ada di seluruh dedaunan, sementara bunganya hampir tidak memiliki aroma. Hal ini menjadi bagian tanaman yang bertindak sebagai pengusir, walaupun saat bunga sedang mekar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Perabotan Kayu Digerogoti Rayap dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Memakai furniture atau material bangunan dari kayu, risikonya adalah rayap. Hewan kecil ini, terkadang tanpa disadari sudah menggigit kayu di rumah hingga menimbulkan lubang-lubang kecil.

    Keberadaan hewan ini apabila dibiarkan lama kelamaan akan membuat kayu keropos yang bisa membuat furniture atau material dari kayu ini patah lalu menimpa penghuni rumah. Maka dari itu, keberadaan rayap ini tidak diinginkan.

    Namun, tidak semua kayu dapat menjadi sasaran rayap karena saat ini furniture dan material kayu sudah dilindungi dengan cat khusus yang tahan dari lembap, jamur, hingga rayap.


    Untuk mengetahui apakah ada rayap di rumah, dilansir Business Insider India, berikut beberapa tandanya.

    Tanda Ada Rayap di Perabotan Kayu

    1. Banyak Lubang di Permukaan Kayu

    Bekas gigitan rayap pada kayu terlihat pada permukaan yakni berbentuk lubang-lubang kecil. Biasanya lubang tersebut lebih dari satu. Untuk mengetahui lokasinya, di sekitar lubang ada kotoran seperti pasir berserakan yang jumlahnya cukup banyak. Itu bukan sisa dari kayu yang digigit, melainkan kotoran dari rayap tersebut.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Rayap menyukai tempat yang lembap. Hal ini berlaku pula pada kayu yang lembap karena mereka lebih mudah untuk bergerak di dalam kayu. Ciri-ciri kayu yang lembap adalah muncul noda warna yang tidak biasa, seperti hitam, hijau, putih, dan warna lainnya yang sebelumnya tidak ada di sana. Warna tersebut merupakan jamur yang sudah berkembang.

    3. Terdengar Suara Ketukan di Kayu

    Meskipun tubuhnya kecil, rayap saat menggerogoti pintu kayu menimbulkan suara lho karena mereka bergerombol. Suara yang timbul seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Muncul Butir Serpihan di Dekat Kayu

    Seperti yang disebut sebelumnya, untuk mengetahui ada rayap, kamu bisa menemukan serpihan seperti pasir di dekat kayu yang mereka incar. Serpihan ini adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Ditemukan Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Rayap sering membuat jalur yang sering disebut sebagai mud tubes. Warnanya coklat muda seperti kacang mentah, teksturnya seperti pasir yang menggumpal, menempel di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah.

    Mud tubes ini ada yang panjang dan ada pula yang kecil-kecil seperti kacang. Fungsinya sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi akan meninggalkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Apabila pintu digerogoti rayap saat dibuka atau ditutup akan jadi lebih sulit dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak lagi sesuai seperti di awal.

    Cara Mengatasi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar kayu di rumah dapat bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, berikut cara mengatasinya.

    1. Pakai Kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus bisa untuk mencegah rayap datang. Kamper atau kapur baru adalah zat berbentuk padat yang memiliki aroma yang kuat, kamu bisa membelinya di market terdekat.

    Cara menggunakannya pun mudah cukup dengan meletakkan di dekat kayu atau di area yang pernah ditemukan rayap. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    2. Cairan Garam dan Sabun

    Cara kedua bisa dengan campuran garam dan sabun. Dua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun. Apabila terkena rayap dapat mengganggu sistem pencernaannya. Caranya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    Itulah tanda adanya rayap pada perabotan kayu di rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Semut Suka Tiba-tiba Muncul? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada banyak semut yang berbaris memasuki rumah? Agak mengherankan mengapa mereka masuk rumah berbondong-bondong.

    Lantas, apa yang membuat semut-semut masuk rumah?

    Dilansir dari Eco Care Pest Control, kedatangan semut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, bagi sebagian besar rumah, penyebabnya adalah 1 dari 2 faktor, yakni mencari sumber makanan atau tempat bersarang.


    Semut selalu dalam pencarian untuk menemukan sumber makanan. Begitu mereka menemukan persediaan makanan, mereka tak akan pergi sampai persediaan habis. Serangga satu ini biasanya menyerbu makanan hewan peliharaan, makanan manis, hingga remah-remah makanan.

    Selain itu, rumah bisa didatangi semut untuk membangun sarang. Lalu, semut akan sering berlalu-lalang di rumah selama sarang itu masih ada.

    Semut menyukai kayu yang basah dan lapuk. Jika rumah baru saja mengalami kerusakan akibat air atau saat ini mengalami kebocoran, rumah kamu sangat rentan jadi sarang semut.

    Tempat Persembunyian Semut

    1. Dapur

    Mengingat semut selalu mencari makanan, tidak heran jika dapur menjadi tempat berkumpulnya semut di rumah. Hal ini terutama kalau ada makanan tertinggal di luar, piring menumpuk, atau makanan tidak disimpan dengan baik.

    2. Kamar mandi

    Kamar mandi merupakan tempat berkumpulnya semut. Air yang bocor dan kelembapan yang terbentuk dari pancuran menjadi tempat tinggal yang ideal bagi semut.

    3. Bingkai Jendela Lapuk

    Bingkai jendela lapuk adalah tempat andalan semut untuk masuk rumah. Hal ini menjadi tempat berkembang biaknya sarang dan juga cara bagi semut untuk masuk ke dalam rumah.

    Cara Atasi Semut Masuk Rumah

    Memerangi koloni semut di rumah memang membutuhkan banyak ketekunan. Langkah pencegahan terbaik adalah rajin membersihkan. Namun, ada beberapa cara untuk mencegah jejak semut sebagai berikut.

    1. Bersihkan Permukaan di Rumah

    Bersihkan permukaan seperti di dapur dengan cairan pembersih. Kamu bisa menggunakan pemutih atau cuka tergantung pada jenis permukaannya. Kamu juga dapat membunuh semut dengan campuran Boraks dan pengobatan rumahan lainnya.

    2. Tutup Celah di Rumah

    Tutup semua titik masuk yang dapat diakses semut. Jika menemukan semut di rumah, telusuri jalur semut untuk melihat dari mana mereka berasal dan tutup aksesnya.

    3. Bersihkan Sisa Makanan

    Pastikan lantai dan permukaan di rumah bebas dari sisa makanan yang berjatuhan. Cara ini pasti akan mengurangi jumlah semut yang mencari makanan di dapurmu.

    4. Tutup Rapat Sumber Makanan

    Simpan makanan dalam wadah tertutup di dapur. Lalu, sebaiknya wadah tersebut disimpan di tempat lebih tinggi dari lantai.

    Jika kamu memiliki hewan peliharaan, pastikan mangkuk makanan bersih dan tidak menyentuh lantai saat tidak digunakan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Diserbu Kaki Seribu? Jangan Diinjak, Ini Cara Basminya



    Jakarta

    Kaki seribu merupakan salah satu hewan kecil yang suka masuk ke dalam rumah. Bahkan terkadang kaki seribu yang masuk ke rumah dalam jumlah yang banyak. Meski tidak begitu mengganggu, hewan melata satu ini dianggap menggelikan bagi beberapa orang.

    Melansir dari Australia Plus ABC, hewan kaki seribu ini disebut millipede dalam Bahasa Inggris yang artinya juga ‘kaki seribu’. Namun, ternyata invertebrata unik ini bisa memiliki hingga 350 pasang kaki.

    Kaki seribu sebenarnya paling aktif di malam hari, namun hewan ini tertarik terhadap cahaya. Itu lah mengapa kaki seribu kerap terlihat di dinding berwarna terang.


    Bila menemukan kaki seribu, mungkin kamu ingin menginjaknya agar musnah. Namun, kaki seribu yang tergencet akan ingat bau khas mereka, yakni bau menyengat yang dirancang untuk mengusir predator.

    Lantas, bagaimana cara yang tepat membasmi kaki seribu di rumah? Yuk, simak caranya berikut ini menurut pengendali hama di Australia Selatan, Michael Cutting.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    1. Semprotan Kimia

    Michael mengatakan, hambatan kimia dan fisik dapat mengatasi masalah kaki seribu yang dengan relatif mudah. Kamu bisa memakai semprotan pembasmi serangga untuk mematikan kaki seribu.

    Namun, pastikan menutup semua celah dan retakan eksternal kecil untuk menahan laju gerakan kaki seribu di dalam rumah.

    2. Singkirkan Sumber Makanan

    Supaya kaki seribu nggak masuk rumah lagi, sebaiknya singkirkan sampah-sampah daun yang bisa menjadi sumber makanan yang menarik bagi kaki seribu.

    3. Usir Menggunakan Sapu

    Selanjutnya, ia menyarankan untuk menggunakan sapu ketimbang kaki buat mengusir kaki seribu. Jika kamu tak sengaja menginjak kaki seribu, maka akan menimbulkan bau menyengat yang cukup lama.

    Itulah beberapa cara mudah membasmi kaki seribu di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Banyak Sarang Laba-laba di Rumah? Coba Bersihkan Pake Cara Ini


    Jakarta

    Laba-laba memiliki keunikan yakni dapat membuat sarangnya sendiri. Bentuknya menyerupai jaring dengan pola yang rapih, ukurannya lebih besar dari tubuhnya sendiri. Sarang ini kerap ditemukan di bangunan termasuk di dalam rumah.

    Pernahkah kamu berfikir kenapa laba-laba membuat sarang di sudut bangunan? Meskipun laba-laba tidak mengganggu manusia, tetapi secara tidak langsung keberadaan sarang laba-laba tidak terlihat menarik saat dipandang. Bahkan adanya laba-laba menempel di dinding terkadang dikaitkan karena jarang membersihkan bangunan.

    Menurut situs Best Life, ada beberapa alasan laba-laba membuat sarang di sudut bangunan, seperti bangunan tersebut kotor, tidak terurus, dan dekat dengan sumber makanan mereka yakni serangga. Bahkan tumbuhan di rumah yang tidak terurus dan dibiarkan tumbuh menjulang juga bisa jadi spot mereka membuat sarang.


    Ada pun tempat favorit laba-laba bersarang menurut situs Angi, di antaranya sebagai berikut.

    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Di belakang dan di Bawah Perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

    Meskipun terlihat kokoh, sarang laba-laba sangat mudah dibersihkan. Bahkan dengan tarikan sedikit, sarang tersebut bisa terlepas dari dinding dan tidak menyisakan noda. Namun, agar lebih aman dan higienis, kamu bisa menggunakan cara berikut untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah.

    1. Pakai Sapu atau Kuas Halus

    Pakai sapu, kuas halus, atau barang panjang dan keras di rumah kamu. Barang-barang ini sebagai pengganti jari atau tangan kamu. Nantinya, sarang laba-laba akan langsung menempel pada sapu tersebut. Kemudian, ambil tisu atau plastik untuk membuang sarang laba-laba tersebut.

    2. Gunakan Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner yang biasa digunakan untuk menyedot debu juga ampuh membersihkan sarang laba-laba. Namun, perlu diingat vacuum cleaner tidak memiliki pipa yang begitu panjang sehingga tidak dapat menjangkau hingga langit-langit rumah. Pakai alat ini untuk membersihkan sarang laba-laba di belakang pintu, di sudut jendela, atau bawah kursi.

    3. Gunakan Campuran Pemutih dan Air

    Jika kamu menemukan sarang tersebut di rumah dihinggapi laba-laba yang ukuran besar dan membahayakan, kamu bisa membasmi laba-labanya dahulu. Caranya dengan mencampur pemutih dan air. Kemudian, semprotkan campuran tersebut ke laba-laba dan sarangnya. Biarkan sejenak, baru bersihkan dengan kain bersih. Pastikan area sarang menempel aman, seperti tidak dekat dengan perangkat elektronik dan peralatan.

    4. Tutup Semua Celah

    Setelah semua sarang laba-laba dibersihkan, jangan lupa menutup setiap celah agar laba-laba tidak kembali. Hewan kecil ini biasanya masuk melalui celah kecil di rumah. Selain itu, tutup juga makanan dan tempat sampah agar aman dari laba-laba.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com