Tag: hewannya

  • 9 Cara Usir Kucing Liar Biar Nggak Datang Lagi ke Halaman Rumah


    Jakarta

    Kedatangan kucing liar ke pekarangan kerap membuat penghuni rumah jengkel. Karena kadang mereka senang mengacak-acak barang maupun tanaman. Bahkan buang kotoran sembarangan sehingga bikin area halaman rumah jadi beraroma tak sedap.

    Meski sudah diusir, tak jarang kucing liar datang lagi dan kembali membuat onar. Tapi tenang, ada kok cara usir kucing liar agar tidak datang lagi. Sederet cara ini aman, tidak menyakiti kucing, dan tanpa menggunakan racun. Bagaimana caranya? Cek uraian di bawah.

    Cara Usir Kucing Liar dari Rumah Tanpa Racun

    Mengutip The Spruce, berikut cara mengusir kucing liar agar tidak kembali lagi ke rumah.


    1. Bersihkan Sisa Makanan

    Kucing liar biasa datang ke tempat yang ada banyak makanannya. Mereka akan terus-menerus datang bahkan bisa menetap di tempat tersebut. Karena itu, bersihkan sampah makanan yang dibuang lalu tutup rapat tempat sampah agar tidak mengundang kucing liar.

    Jika punya alat pemanggang, bersihkan pula sisa makanan yang menempel agar aromanya tidak menggoda kucing maupun hewan liar datang.

    2. Pasang Pagar Anti Kucing

    Pagar yang ada celahnya dapat dengan mudah dilewati kucing. Tapi ketika cat-free fence (pagar anti kucing) dipasang, kucing akan kesulitan melewatinya. Sebab, pagar khusus ini memiliki paku penghalang seperti kawat berduri. Walau begitu, pagar anti kucing ini tidak akan menyakiti kucing liar kok karena pakunya tidak terlalu tajam.

    3. Sebar Cangkang Telur

    Ternyata cangkang telur bisa mengusir kucing liar yang datang lho. Caranya dengan meremukkan cangkang telur menjadi potongan kecil, tapi tidak terlalu kecil juga ya. Lalu sebarkan di pekarangan rumah.

    Cangkang telur cukup efektif lantaran permukaannya yang cenderung tajam. Sehingga membuat kucing liar tidak nyaman berjalan di atasnya. Untuk jumlah cangkang telurnya dapat disesuaikan dengan luas halaman rumah ya.

    4. Tanam Tanaman Pengusir Kucing

    Beberapa tanaman mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing, seperti lavender dan rosemary. Kamu bisa menanamnya di halaman rumah agar kucing liar tidak kembali datang.

    Walau kucing tidak senang dengan baunya, tapi aroma tumbuhan tersebut tidak sampai mengganggu manusia kok. Bahkan aroma tanaman ini bisa cukup disukai manusia. Selain itu, tanaman mint juga dapat dipilih karena sama-sama punya bau yang tidak disukai hewan.

    5. Taburkan Bubuk Kopi

    Produk yang dapat ditemukan di dapur seperti bubuk kopi juga dapat digunakan. Kamu dapat menyebarkannya di area halaman rumah yang sering didatangi kucing.

    Bubuk kopi bisa dimanfaatkan karena aromanya yang menyengat bisa mengganggu hewan liar. Di sisi lain, bubuk ini tergolong aman bagi tanaman di pekarangan tetapi dapat mengubah tanah menjadi asam dengan kadar tinggi.

    6. Pasang Penyemprot Air Otomatis

    Penyemprot air otomatis cukup berhasil untuk mengusir kucing liar. Alat ini umumnya dilengkapi pemancar inframerah yang jika ada hewan melewatinya akan mengeluarkan semburan air. Cara ini cukup efektif untuk menakuti kucing liar sehingga mencegah mereka untuk masuk ke halaman rumah.

    7. Semprotkan Air Cuka

    Cuka punya aroma kecut yang kuat. Untuk manusia saja, bau cuka cukup menyengat dan bisa mengganggu, terlebih untuk hewan. Karenanya, cuka dapat dimanfaatkan untuk mengusir kucing liar.

    Caranya mudah, cukup larutkan cuka ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Gunakan rasio 1:1 agar lebih gampang. Kemudian air cuka ini dapat disemprotkan ke area pekarangan yang kerap didatangi kucing. Baunya bisa bertahan lama dan membuat kucing liar tidak tahan.

    8. Gunakan Tusuk Gigi

    Tusuk gigi kayu dapat digunakan pula untuk mengusir kucing liar. Caranya bukan untuk dicolok-colokkan ke tubuh hewannya ya, tapi untuk diletakkan di area halaman yang kucing sering kunjungi. Dengan begitu, kucing tidak akan ke tempat itu kembali karena membuat tidak nyaman.

    9. Sebarkan Kulit Jeruk

    Mirip seperti bubuk kopi, kucing tidak suka aroma dari kulit jeruk. Ini karena baunya dapat membuat mereka terganggu dan tidak betah.

    Cara menggunakan kulit jeruk ini mudah, kamu cukup menyebar atau menguburnya di tempat yang didatangi kucing liar. Nantinya mereka tidak akan kembali dan cara ini juga terbilang aman untuk tumbuhan di sekitarnya.

    Nah, itu tadi sederet cara ampuh mengusir kucing liar agar tidak datang lagi ke pekarangan rumah.

    (inf/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai Racun, Ini 9 Cara Usir Kucing Liar dari Halaman Rumah


    Jakarta

    Keberadaan kucing liar yang masuk ke halaman sering kali membuat penghuni rumah jengkel. Sebab, kucing tersebut kerap membuang kotoran sembarangan bahkan mengacak-acak tanaman.

    Mengusir kucing liar dari halaman tidak benar-benar membuatnya pergi. Mereka bisa saja kembali ke halaman rumah pada waktu yang berbeda.

    Alasan dan Cara Mencegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    Dilansir dari The Spruce, alasan masuknya kucing liar ke dalam halaman terjadi karena adanya makanan dan minuman yang dibutuhkan serta tempat untuk berlindung. Bagi pemilik rumah yang memiliki burung dan rumah burung, bisa saja hal tersebut menarik kucing liar untuk memburu kucing dan masuk ke pekarangan rumah.


    Kamu bisa mencegah kucing liar masuk ke dalam halaman rumah dengan membuat area yang membuatnya takut. Kamu bisa menanam tanaman yang tajam atau berbau menyengat sehingga membuat kucing enggan masuk ke pekarangan rumah.

    Cara Usir Kucing Liar dari Rumah Tanpa Racun

    Jika kucing liar masih terus masuk ke halaman rumah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusirnya. Berikut informasinya.

    1. Bersihkan Sisa Makanan

    Kucing liar biasa datang ke tempat yang ada banyak makanannya. Mereka akan terus-menerus datang bahkan bisa menetap di tempat tersebut. Karena itu, bersihkan sampah makanan yang dibuang lalu tutup rapat tempat sampah agar tidak mengundang kucing liar.

    Jika punya alat pemanggang, bersihkan pula sisa makanan yang menempel agar aromanya tidak menggoda kucing maupun hewan liar datang.

    2. Pasang Pagar Anti-Kucing

    Pagar yang ada celahnya dapat dengan mudah dilewati kucing. Akan tetapi, ketika cat-free fence (pagar anti kucing) dipasang, kucing akan kesulitan melewatinya. Sebab, pagar khusus ini memiliki paku penghalang seperti kawat berduri. Walau begitu, pagar anti kucing ini tidak akan menyakiti kucing liar kok karena pakunya tidak terlalu tajam.

    3. Sebar Cangkang Telur

    Ternyata cangkang telur bisa mengusir kucing liar yang datang lho. Caranya dengan meremukkan cangkang telur menjadi potongan kecil, tapi jangan terlalu kecil juga ya. Lalu sebarkan di pekarangan rumah.

    Cangkang telur cukup efektif lantaran permukaannya yang cenderung tajam. Hal itu membuat kucing liar tidak nyaman berjalan di atasnya. Untuk jumlah cangkang telurnya dapat disesuaikan dengan luas halaman rumah ya.

    4. Tanam Tanaman Pengusir Kucing

    Beberapa tanaman mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing, seperti lavender dan rosemary. Kamu bisa menanamnya di halaman rumah agar kucing liar tidak kembali datang.

    Walau kucing tidak senang dengan baunya, tapi aroma tumbuhan tersebut tidak sampai mengganggu manusia kok. Bahkan aroma tanaman ini bisa cukup disukai manusia. Selain itu, tanaman mint juga dapat dipilih karena sama-sama punya bau yang tidak disukai hewan.

    5. Taburkan Bubuk Kopi

    Produk yang dapat ditemukan di dapur seperti bubuk kopi juga dapat digunakan. Kamu dapat menyebarkannya di area halaman rumah yang sering didatangi kucing.

    Bubuk kopi bisa dimanfaatkan karena aromanya yang menyengat bisa mengganggu hewan liar. Di sisi lain, bubuk ini tergolong aman bagi tanaman di pekarangan tapi dapat mengubah tanah menjadi asam dengan kadar tinggi. Jadi, hati-hati ya saat menggunakannya.

    6. Pasang Penyemprot Air Otomatis

    Penyemprot air otomatis cukup berhasil untuk mengusir kucing liar. Alat ini umumnya dilengkapi pemancar inframerah yang jika ada hewan melewatinya akan mengeluarkan semburan air. Cara ini cukup efektif untuk menakuti kucing liar sehingga mencegah mereka untuk masuk ke halaman rumah.

    7. Semprotkan Air Cuka

    Cuka punya aroma kecut yang kuat. Untuk manusia saja, bau cuka cukup menyengat dan bisa mengganggu, terlebih untuk hewan. Karenanya, cuka dapat dimanfaatkan untuk mengusir kucing liar.

    Caranya mudah, cukup larutkan cuka ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Gunakan rasio 1:1 agar lebih gampang. Kemudian air cuka ini dapat disemprotkan ke area pekarangan yang kerap didatangi kucing. Baunya bisa bertahan lama dan membuat kucing liar tidak tahan.

    8. Gunakan Tusuk Gigi

    Tusuk gigi kayu dapat digunakan pula untuk mengusir kucing liar. Caranya bukan untuk dicolok-colokkan ke tubuh hewannya ya, tapi untuk diletakkan di area halaman yang kucing sering kunjungi. Dengan begitu, kucing tidak akan ke tempat itu kembali karena membuat tidak nyaman.

    9. Sebarkan Kulit Jeruk

    Mirip seperti bubuk kopi, kucing tidak suka aroma dari kulit jeruk. Ini karena baunya dapat membuat mereka terganggu dan tidak betah.

    Cara menggunakan kulit jeruk ini mudah, kamu cukup menyebar atau menguburnya di tempat yang didatangi kucing liar. Nantinya mereka tidak akan kembali dan cara ini juga terbilang aman untuk tumbuhan di sekitarnya.

    Nah, itulah sederet cara ampuh mengusir kucing liar agar tidak datang lagi ke pekarangan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Sekadar Bumbu, Bawang Putih Ampuh buat Usir Tikus-Cicak


    Jakarta

    Bawang putih kerap digunakan sebagai bahan masakan andalan untuk menambah cita rasa dan wangi. Di luar itu, bawang putih juga memiliki keunggulan lain, yakni bisa menjadi senjata sakti pengusir hewan-hewan yang tak diinginkan di rumah.

    Hal ini dikarenakan bawang putih memiliki aroma yang khas dan kuat yang dapat mengganggu indra penciuman hewan yang hendak berburu makanan di rumah. Lantas, hewan apa saja yang takut dengan bau bawang putih dan bagaimana cara memasang perangkapnya? Berikut penjelasannya.

    Cara Mengusir Hama di Rumah Pakai Bawang Putih

    1. Tikus

    Siapa di sini rumahnya sering didatangi tikus. Terus mereka sering bikin berisik dan rusak barang-barang di rumah. Daripada pasang perangkat berbahan kimia, coba pakai bawang putih saja. Dilansir detikFood, aroma bawang putih yang menyengat juga bisa mengalihkan perhatian tikus. Cara memasang perangkapnya adalah dengan bungkus bawang putih di dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi. Sebagai catatan, kamu juga harus kasih akses jalan untuk tikus keluar dan tutup akses tersebut agar mereka tidak kembali lagi.


    2. Nyamuk

    Hewan kedua adalah nyamuk. Hewan yang kerap menghisap darah manusia ini bukan hanya membuat gatal-gatal, melainkan bisa mengganggu orang dengan suaranya dan bisa menularkan penyakit berbahaya seperti DBD. Dikutip dari Architectural Digest India, nyamuk ternyata tidak suka dengan bau bawang putih. Baunya terlalu menyengat sehingga mereka enggan mendekat.

    Cara pasang perangkapnya adalah dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    3. Ulat Bulu

    Bagi rumah yang dekat kebun, biasanya ulat bulu mudah sekali ditemukan. Hewan ini kerap berkamuflase sehingga berbahaya jika tersentuh karena bisa menyebabkan gatal-gatal. Mengutip dari Cleanipedia, bawang putih yang dicampurkan dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi cairan ajaib yang tidak disukai ulat bulu.

    Cara membuatnya dengan merendam bahan-bahan tersebut. Kemudian, cairan tersebut dimasukkan ke dalam botol semprotan. Cairan ini ampuh untuk mengusir ulat bulu di batang tanaman dan daun. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    4. Cicak

    Hewan yang pasti ada di rumah adalah cicak. Hewan ini sebenarnya tidak pernah menyerang, tetapi keberadaan cukup mengganggu dan sering buang kotoran sembarangan. Bawang putih ternyata ditakuti oleh cicak berdasarkan catatan detikJabar. Cicak diketahui tidak menyukai bau bawang putih, merah, atau bombai. Aneka bawang yang memiliki aroma tajam tersebut dapat ditaruh di sejumlah area rumah.

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya, detikers perlu membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    Itulah cara mengusir berbagai hama di rumah. Semoga bermanfaat!

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com