Tag Archives: hias

7 Jenis Tanaman yang Cocok Mempercantik Taman Depan Rumah


Jakarta

Tanaman adalah elemen penting yang harus ada di halaman rumah. Biasanya tanaman yang ditanam di sana adalah tanaman hias karena untuk tanaman berkayu butuh waktu untuk rimbun dan berisiko akarnya merusak lantai rumah. Lantas, tanaman hias apa yang cocok untuk ditanam di halaman rumah?

Melansir dari berbagai sumber, Rabu (31/7/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di luar rumah.

1. Pakis

A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

Tanaman satu ini jarang yang mengira bisa menjadi tanaman hias karena salah satu jenis yang biasa ditemukan berada di selokan. Tanaman paku yang bisa ditanam di pekarangan rumah berbentuk lebih panjang, mengkilat, dan warnanya hijau tua. Pakis satu ini harus berada di wilayah yang memiliki kelembapan tinggi dan mendapat cahaya matahari.


2. Sirih Gading

Sirih gadingSirih gading Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

Sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini pun bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa. Daunnya sangat tajam dan dapat merobek kulit, sehingga kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

3. Bougenville

Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

4. Peace Lily

Peace Lily.Peace Lily. Foto: Yana Iskayeva/Getty Images

Menurut Gardeners World, tanaman peace lily atau biasa disebut juga dengan Spathiphyllum wallisii adalah tanaman rumah yang populer dengan perawatan yang mudah. Bentuk tanaman peace lily memiliki lengan daun hijau mengkilap dan bunga putih di tengahnya yang disebut spathes.

Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan memang hidup di lingkungan yang hangat dan lembab. Peace lily cocok diletakkan di kamar mandi yang terang. Selain cantik, tanaman ini juga dipercaya bisa membawa hoki dan mampu menyerap zat kimia beracun di dalam ruangan, seperti senyawa kimia pada cat dinding dan peralatan rumah tangga.

5. Paku Tanduk Rusa

Platycerium, staghorn fernPlatycerium, staghorn fern Foto: Getty Images/iStockphoto/chaiyon021

Melansir dari The Spruce, paku tanduk rusa merupakan tumbuhan epifit, yakni tumbuhan yang harus tumbuh dengan tumbuhan lain sebagai penyangga, tetapi tidak bersifat parasit. Tanaman ini juga termasuk jenis pakis.

Pakis ini memiliki dua bentuk daun yang berbeda. Pertama, daun kecil dan pipih (dikenal sebagai daun pelindung) yang menutupi dan melindungi struktur bola akar serta menyerap air dan nutrisi. Kemudian daun tanduk bercabang berwarna hijau yang muncul dari pangkalnya dan dapat mencapai hingga 91 cm. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di lingkungan yang hangat, sangat lembab, sinar matahari terang.

6. Hydrangea

Hydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensiaHydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensia Foto: Getty Images/iStockphoto/Rott70

Seperti namanya, tanaman ini sangat haus air sehingga jika kamu ingin menanamnya di pekarangan rumah perlu sering-sering menyiramnya. Hydrangea tidak bisa tumbuh di daerah yang terlalu panas atau terlalu dingin. Dia hanya cocok di suhu yang sedang dengan air serta nutrisi yang cukup. Apabila nanti kamu sudah menanam tanaman ini di depan rumah, perlu berhati-hati ketika hendak memotongnya.

7. Daun Kuping Gajah

fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

Bukan telinga gajah sungguhan, daun ini memiliki bentuk yang lebar seperti kuping gajah. Ukurannya yang besar, tanaman ini bisa merimbunkan area taman dan cocok untuk iklim tropis di sini.

Syarat perawatan daun kuping gajah adalah harus berada di luar ruangan agar terkena sinar matahari. Kamu perlu sering menyiramnya dan memastikan tanahnya tetap lembap. Selain itu, beri pupuk tinggi nitrogen.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

7 Tanaman Hias yang Irit Air, Seminggu Nggak Disiram Masih Segar


Jakarta

Merawat tanaman sebenarnya mudah asalkan pintar memilih tanaman yang sesuai. Kebanyakan orang enggan menanam banyak tanaman di rumah karena repot untuk menyiramnya. Padahal jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram banyak jenisnya.

Tanaman-tanaman ini memiliki mekanisme penyimpanan air dalam waktu lama karena minim penguapan. Biasanya tanaman-tanaman ini memang tumbuh di kawasan tropis atau iklim yang ekstrem.

Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Melansir dari Better Homes and Garden, Kamis (1/8/2024), berikut di antaranya.


1. Lidah Buaya

tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

Tidak perlu diragukan lagi, tanaman lidah buaya memiliki segudang kegunaan. Mulai dari dekorasi yang pas di rumah, bermanfaat untuk kesehatan serta kecantikan. Kelebihan lainnya adalah lidah buaya ini adalah tanaman yang irit air. Kamu tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Kamu bisa menyiram tanaman ini jika dirasa tanah di sekitarnya terlihat kering. Selain itu, kamu harus meletakkan lidah buaya di lokasi yang sejuk, tidak terpapar sinar matahari.

2. Sirih Gading

Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

Tanaman rambat satu ini memiliki warna hijau muda yang indah. Tanaman satu ini mudah ditemukan di Indonesia, tetapi jangan sampai kamu memakan tanaman ini karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

Tanaman yang juga disebut dengan Pothos ini adalah tanaman yang irit air, bahkan dia bisa hidup tanpa bantuan tanah dan sinar matahari langsung. Asalkan dalam ruangan tersebut memiliki cahaya dan air, sirih gading dapat tumbuh.

3. Howarthia

HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

4. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

5. Pohon Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

6. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Kaktus adalah tanaman paling terkenal memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

7. Nolina

Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Tangguh! 5 Tanaman Ini Bisa Hidup Tanpa Sinar Matahari


Jakarta

Tanaman biasanya membutuhkan banyak sinar matahari agar tetap bisa tumbuh maksimal. Namun, ada juga beberapa tanaman yang bisa hidup tanpa banyak memerlukan sinar matahari.

Beberapa tanaman ini sangat cocok ditaruh di dalam rumah yang minim sinar matahari. Jadi, bagi kamu yang sibuk bekerja tidak perlu repot-repot untuk mengeluarkan tanaman agar mendapat sinar matahari.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Sansevieria Trifasciata atau biasa dikenal dengan sebutan lidah mertua adalah salah satu tanaman hias yang sudah umum dan banyak dijumpai di Indonesia.

Dilansir dari Homes Pursuit, tanaman ini bisa tetap tumbuh dengan kondisi minim cahaya. Cara perawatannya juga cukup mudah, cukup diberikan air 2-3 kali seminggu.

Spider Plant

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Kemampuan beradaptasi tanaman ini membuatnya sangat mudah untuk tumbuh, tetapi suhu yang terasa terlalu panas atau dingin dapat menyebabkan kematian pada tanaman ini. Selain itu, kamu harus memastikan tanahnya selalu sedikit lembab.

Dilansir dari Real Simple, jika ada daun mati sebaiknya segera dibuang agar bisa menumbuhkan daun-daun yang baru.

Pothos

Ilustrasi pothosIlustrasi pothos Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

Photos juga merupakan salah satu tanaman yang cocok untuk ruangan yang minim mendapatkan sinar matahari. Justru, jika terlalu banyak mendapat sinar matahari bisa membunuh tanaman ini.

Aglaonema

Siam Aurora or Aglaonema Red Lipstick This ornamental plant has a beautiful red color on the edge of the leaf. Close-up photos from top view.Siam Aurora or Aglaonema Red Lipstick This ornamental plant has a beautiful red color on the edge of the leaf. Close-up photos from top view. Foto: Getty Images/iStockphoto/nakorn tannonngiw

Tanaman ini juga menjadi salah satu yang mampu hidup meskipun tidak banyak mendapat sinar matahari. Bahkan, tanaman ini bisa tetap tumbuh di tempat yang gelap.

ZZ Plant

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Tanaman Zamioculcas zamiifolia atau ZZ plant juga tahan banting alias bisa tumbuh di tempat yang tidak ada cahaya alami. Bahkan, tanaman ini juga bisa tetap tumbuh tanpa air.

Itulah beberapa tanaman yang bisa tetap hidup dengan sinar matahari yang minim. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Menata Tanaman Bunga di Teras Biar Rumah Segar dan Menawan


Jakarta

Tanaman bunga menjadi hiasan rumah alami yang banyak disukai orang-orang. Rumah yang tampak biasa saja, bisa terlihat lebih indah dan segar dengan bunga.

Namun, jangan sembarangan menaruh tanaman bunga di teras rumah. Penampilan rumah menjadi lebih estetik kalau kamu menata tanaman bunga dengan memerhatikan komposisinya.

Lalu, bagaimana cara menata tanaman bunga di teras? Yuk, simak caranya berikut ini yang dilansir dari Cleanipedia, Senin (12/8/2024).


Cara Menata Tanaman Bunga di Teras

1. Kelompokkan Berdasarkan Jenis

Cara pertama, Kamu dapat mengelompokkan tanaman bunga berdasarkan jenisnya. Susun tanaman sejenis di satu sudut atau bagian teras, dan beri jarak dengan jenis tanaman yang lain. Penataan seperti ini akan menciptakan kesan serasi dan tidak berantakan.

Bila luas taman Kamu terbatas, Kamu dapat memanfaatkan rak untuk memajang tanaman secara lebih rapi. Dengan cara ini, taman Kamu tetap dapat diramaikan oleh beraneka jenis tanaman, meski lahan sempit. Terdapat juga pilihan rak estetik, mulai dari rak susun, gantung, dinding, dan lain sebagainya, yang tentu dapat memperindah area teras Kamu.

2. Tentukan Tatanan Tanaman

Kamu dapat menata tanaman bunga kamu sesuai keinginan kamu. Kamu bisa dengan cara disejajarkan, dikumpulkan dalam bentuk lingkaran, dikumpulkan dalam bentuk persegi, atau diletakkan secara acak.

Kamu juga bisa menerapkan penataan campuran, misalnya di satu area tanaman ditata secara melingkar, sementara di area lain tanaman cukup dibariskan.

Cara menata bunga di teras rumah yang juga dapat Kamu coba adalah memakai pot gantung. Pot gantung berukuran kecil dan berwarna-warni dapat menghidupkan sekaligus menyegarkan suasana teras yang asri.

3. Ciptakan Titik Pusat

Kamu dapat memilih satu jenis tanaman bunga yang terlihat menonjol dibandingkan tanaman lainnya. Letakkan tanaman tersebut di tengah taman atau hiasi sekelilingnya dengan batu hias atau ornamen hias lain.

Cara lainnya adalah meletakkan tanaman tersebut di pot berbentuk unik yang menarik perhatian. Dengan adanya titik pusat ini, pandangan orang akan langsung tertuju pada tanaman tersebut saat melihat taman teras kamu.

4. Atur Posisi Tanaman

Pengaturan ini bisa berdasarkan ukuran tanaman. Misalnya, tanaman yang berukuran kecil jangan ditaruh di belakang tanaman berukuran besar karena nanti jadi tidak kelihatan.

Cara menata bunga di teras rumah yang lain yaitu dengan meletakkan tanaman pot kecil di atas batu tinggi sehingga sejajar dengan tanaman yang berukuran besar. Kamu juga dapat meletakkan tanaman pot di atas bangku kayu atau besi untuk menciptakan variasi.

5. Bersihkan Teras dari Daun Kering atau Layu

Dalam merawat tanaman, kamu juga perlu rajin membersihkannya dari daun atau bunga yang sudah layu, kering, atau mati. Kumpulkan rontokan daun dan bunga di satu tempat untuk kemudian dijadikan kompos yang dapat menyuburkan tanah halaman kamu.

Jangan dibiarkan berserakan karena akan mengurangi nilai estetika pada tampilan rumah kamu.

Demikian cara menata tanaman bunga di teras. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

6 Tanaman yang Tahan Saat Musim Kemarau


Jakarta

Memasuki musim kemarau, biasanya banyak tanaman yang mulai kering bahkan mati jika tidak mendapat cukup air. Namun, ada juga beberapa tanaman yang tahan cuaca panas sehingga tidak butuh banyak air.

Ada beberapa jenis tanaman biasanya memiliki mekanisme khusus sehingga cadangan air dapat bertahan lama dan tidak cepat menguap.

Melansir dari berbagai sumber, Jumat (23/8/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim kemarau.


1. Bougenville

Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

2. Kaktus

Group of cactus in a pot in the garden. Small decorative plant.Group of cactus in a pot in the garden. Small decorative plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/yod67

Menurut detikEdu, kaktus adalah tumbuhan yang terkenal dapat hidup di daerah yang memiliki curah hujan yang rendah dan tandus. Cara menyesuaikan dirinya dengan memfungsikan batang sebagai tempat menyimpan air. Pada setiap batang kaktus terdapat daun kecil yang terlihat seperti duri. Bentuknya ini disesuaikan dengan mekanisme bertahan hidup kaktus yakni butuh menghemat penguapan air.

3. Rosemary

rosemaryrosemary Foto: Getty Images/Tom Merton

Rosemary adalah tanaman herbal yang baik untuk kesehatan. Selain itu, tanaman tersebut juga sering digunakan dalam masakan. Asal tumbuhan ini dari wilayah Mediterania yang hangat sehingga dia dapat bertahan di musim kemarau.

4. Bunga Matahari

A field of blossoming sunflowers is pictured in the outskirts of Frankfurt, Germany, before sunrise on Monday, July 24, 2023. (AP Photo/Michael Probst)A field of blossoming sunflowers is pictured in the outskirts of Frankfurt, Germany, before sunrise on Monday, July 24, 2023. (AP Photo/Michael Probst) Foto: AP/Michael Probst

Bunga satu ini sangat menyukai matahari menurut House Digest. Bunga yang lebar dengan warna yang cerah membuat tampilannya banyak disukai orang-orang. Di luar negeri, tanaman ini juga banyak berbunga saat musim panas.

5. Lavender

Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

Bunga lavender terkenal dengan warna ungunya. Bunga satu ini memiliki aroma yang menenangkan. Bentuknya mirip dengan bunga snapdragon. Ternyata selain tampilannya yang indah, bunga lavender cocok untuk ditanam di musim kemarau menurut Good House Keeping.

6. Lidah Mertua

Ilustrasi tanaman lidah mertuaIlustrasi tanaman lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Takut! 4 Jenis Tanaman Hias Ini Cocok di Ruang Ber-AC


Jakarta

Rumah memang sebaiknya memiliki tanaman hias di dalamnya. Selain sebagai pajangan, tetapi bagus juga untuk mengurangi polusi dan menambah harum ruangan. Namun, saat ini kebanyakan rumah sudah memakai pendingin ruangan seperti AC. Hal ini membuat pemilik rumah ragu untuk meletakkan tanaman di dalam rumah karena takut tanaman tidak dapat bertahan di ruangan ber-AC.

Biasanya ruangan ber-AC suhunya di bawah 30 derajat sekitar 28-16 derajat. Sementara ada tanaman yang tidak bisa tumbuh di suhu terlalu dingin dan ada pula tanaman yang tidak bisa terlalu lama di dalam ruangan.

Untuk menyiasati hal ini, kamu perlu mencari tanaman hias yang bisa bertahan di ruangan ber-AC. Dilansir dari Simplify Plants, Jumat (30/8/2024), berikut ini beberapa tanaman yang cocok berada di ruangan ber-AC.


1. Lidah Mertua

Ilustrasi lidah mertuaIlustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

Tanaman yang cukup mudah ditemukan di Indonesia dan mudah tumbuh di dalam ruangan adalah lidah mertua atau snake plant. Tanaman ini cukup sesekali saja dikeluarkan. Selain itu lidah mertua cukup mendapatkan cahaya matahari selama 6-8 jam. Bahkan tanaman ini terkenal tidak butuh sering-sering disiram, cukup tunggu tanahnya kering saja. Jika tanah terlalu lembab, maka bisa cepat busuk.

2. Monstera

Monstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wallMonstera Monkey Mask houseplant against the gray brick wall Foto: Getty Images/iStockphoto/Oksana Chaun

Daya tarik dari tanaman monstera adalah daunnya yang lebar dan bolongan di permukaannya. Ini bukan karena ulat, melainkan ini adalah pola dari daun tersebut. Monstera cocok ditaruh di ruangan ber-AC karena mudah beradaptasi. Tanaman ini juga tidak perlu terkena cahaya matahari langsung dan dapat tumbuh di tempat dengan cahaya yang redup.

Untuk perawatannya, kamu bisa siram tanaman ini seminggu sekali untuk menjaga kadar air di dalam tanah. Jika terlalu sering disiram, justru bisa membunuh monstera.

3. Peace Lily

Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundSpathe flower in flowerpot on wooden background Foto: iStock

Jika kamu ingin tanaman yang berbunga, kamu bisa meletakkan peace lily di dalam ruangan. Berbeda dengan tanaman lily pada umumnya, peace lily tidak memiliki wangi. Namun, dari segi tampilan tanaman ini menarik. Bahkan bisa bertahan di ruangan ber-AC, bahkan menyukai hidup di suhu yang dingin. Namun, pastikan tanaman ini tidak mendapat angin langsung dari AC.

Taruh Peace Lily di ruangan yang bisa terkena cahaya matahari tidak langsung pada pagi hari. Terlalu banyak cahaya justru kurang bagus bagi tanaman ini. Siram Peace Lily beberapa hari sekali untuk menjaga kelembaban tanah.

4. Spider Plant

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Spider plant meskipun terlihat seperti rumput, tetapi jika dia lebat, bagus sekali untuk mempercantik rumah. Tanaman ini kuat hidup di ruang ber-AC dan mudah dirawat. Ada baiknya, kamu menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung. Sebab, jika terkena sinar matahari langsung dapat membakar daunnya dan membuat pertanamannya melambat. Kamu bisa menyiram tanaman ini seminggu sekali atau ketika tanahnya mulai kering.

5. Aglaonema Merah

Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae.Colorful Aglaonema plants in the garden.Common name: Aglaonema Scientific name: Aglaonema sp. Family: Araceae. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

Jika kamu butuh warna di ruangan, coba letakkan aglaonema merah. Tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh di bagian manapun di rumah atau kantor. Tanaman ini bisa ditempatkan di ruangan ber-AC, namun jangan terlalu dekat dengan tempat keluarnya angin dari AC.

Pastikan tanaman ini mendapatkan cahaya matahari tidak langsung untuk menjaga daunnya tetap berwarna pink ke merah-merahan. Aglaonema menyukai tanah yang lembab, maka kamu bisa menyiramnya setiap beberapa hari sekali dan pastikan sisa airnya kering.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Tanaman Hias yang Wangi, Cocok Jadi Pengharum Ruangan Alami


Jakarta

Tanaman hias sering kali di taruh di dalam rumah untuk menambah estetika dan kesegaran ruangan. Selain bisa menghiasi ruangan, beberapa tanaman juga mengeluarkan aroma yang wangi, lho.

Kamu bisa memanfaatkan tanaman ini sebagai pengharum ruangan alami. Cara ini cocok bagi kamu yang mencari alternatif dari pengharum ruangan yang terbuat dari bahan kimia.

Lalu, apa saja tanaman hias yang wangi dan cocok jadi pengharum ruangan? Yuk, simak daftarnya berikut ini, dikutip dari Living.etc, Senin (9/9/2024).


Tanaman yang Cocok Jadi Pengharum Ruangan

1. Melati (Jasminum officinale)

Close up of jasmine flowersBunga melati (jasmine). Foto: Getty Images/iStock/dtimiraos

Selain keindahan bunganya, melati juga dikenal sangat wangi. Tanaman ini cocok sebagai tanaman dalam ruangan.

Tanaman melati putih yang paling menarik yaitu yang terlihat segar, muda, dan hijau. Melati putih biasa (J. officinale) juga tersedia secara luas hampir sepanjang tahun.

Penulis buku Dr Houseplant, William Davidson membagikan cara untuk merawat melati jika ditaruh dalam ruangan.

“Potong batang yang telah berbunga sejauh diperlukan, tetapi tidak seluruhnya. Mereka (tanaman melati) berbunga berdasarkan pertumbuhan yang terjadi pada musim sebelumnya, jadi beberapa tunas baru tidak boleh dipangkas,” ujar Davidson dikutip dari laman Livingetc (9/9/2024).

Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari tanaman melati harus berada pada posisi yang menerima sinar matahari langsung.

“Saat tanaman ini (melati) tumbuh dan berbunga, beri mereka banyak air, cukup untuk menjaga kelembapannya setiap saat. Saat mereka beristirahat, berikan mereka air secukupnya saja agar tanah pot tidak mengering sepenuhnya,” paparnya.

2. Tanaman Kopi (Coffee Arabica)

Tanaman Kopi (Coffee Arabica).Tanaman Kopi (Coffee Arabica). Foto: Mikroman6/Getty Images

Tanaman kopi akan tumbuh subur di ruangan dengan kelembapan tinggi, dengan cahaya tidak langsung yang terang.

“Tanaman kopi adalah tanaman yang menyenangkan untuk ditanam. Tanaman ini benar-benar menghasilkan biji kopi, tapi kemungkinan besar tidak akan menghasilkan cukup untuk membuat secangkir kopi untuk kamu,” kata pakar tanaman hias Lisa Eldred-Steinkopf.

Ketika ditanam di pot dalam ruangan, pastikan disiram dengan baik tetapi tidak tergenang air.

“Kelembapan yang tinggi diperlukan untuk mencegah tepi daun berubah warna menjadi coklat, jadi letakkan tanaman Anda di atas nampan kerikil,” kata Lisa yang juga dikenal sebagai The Houseplant Guru.

3. Kumquat (Citrus japonica)

Pohon kumquat.Pohon kumquat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kurzumkin

Citrus japonica bisa melakukan penyerbukan sendiri. Makanya, mereka bisa menghasilkan buah yang berbau harum di dalamnya.

Pakar tanaman di Fast-Growing Trees, Bethany Lakatos, mengatakan bahwa beberapa varietas kumquat bisa mekar lebih dari sekali dalam setahun. Bunga mekarnya memiliki keharuman yang manis dan bersih.

Sejatinya, kumquat akan paling menyenangkan di luar ruangan pada musim semi-musim gugur, saat tidak ada ancaman embun beku, dan bisa dialihkan ke dalam ruangan untuk musim dingin.

“Jika tidak, letakkan kumquat di jendela yang menghadap ke Selatan atau Barat, tempat ia akan menerima banyak cahaya. Jika kamu tidak memiliki pencahayaan yang baik di rumah, pertimbangkan untuk menggunakan lampu tumbuh 12-14 jam sehari, dengan waktu istirahat 8 jam,” papar Lakatos.

4. Gardenia (Kacapiring Wangi)

A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Bunga Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

Gardenia adalah tanaman wangi yang terkenal dengan bunga putih indah dan baunya yang sangat manis. Dikenal juga dengan sebutan Kacapiring Wangi. tanaman hias ini hidup di dalam maupun di luar ruangan.

“Sebagai tanaman hias, kacapiring membutuhkan tanah yang asam dan kehati-hatian saat menyiram,” ujar Bethany yang dikutip oleh situs Fast Growing Trees.

Ia menyarankan untuk memilih varietas kecil seperti Radicans atau Veitchii. Pasalnya, jenis tersebut bisa diipajang dalam pot elegan dengan lubang drainase.

Tempatkan kacapiring di tempat yang terang. Sirami air saat tanah di potnya terlihat kering, atau keringkan sekitar dua inci atau sekitar 5 cm ke dalam tanah.

5. Rosemary Tuscan

Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary. Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

Keharuman rosemary kerap dipakai untuk menambahkan citarasa pada makanan. Pasalnya, tanaman ini memiliki aroma yang sangat kaya.

Itulah alasan rosemary masuk dalam daftar tanaman berbau harum yang bisa jadi pengharum ruangan alami.

“Beberapa tanaman hanya berbau harum saat sedang mekar, tetapi sapukan tangan kamu di atas dedaunan rosemary dan aroma gurihnya akan menyertai kamu sepanjang hari,” kata Bethany.

Bethany menyarankan untuk memilih varietas tegak seperti Tuscan Blue, yang memiliki bunga kecil berwarna biru tua seperti beludru aromatik.

“Tempatkan tanaman ini di bawah sinar matahari langsung di jendela dapur yang menghadap selatan atau barat. Campuran pot dengan drainase yang baik dan pot dengan lubang drainase sangat penting untuk kesehatan akar,” tambahnya.

Itu tadi pilihan tanaman, baik itu tanaman hias, bunga, herbal, maupun yang berbuah yang bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan alami. Jangan lupa untuk menerapkan cara untuk merawatnya berdasarkan saran pakar tanaman juga ya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Awet! 5 Tanaman Ini Bisa Hidup Hingga Puluhan Tahun


Jakarta

Merawat tanaman dari benih hingga tubuh subur tentunya memiliki rasa bangga tersendiri. Apalagi, kalau tanaman tersebut bisa hidup lama.

Saat kamu merawat tanaman dengan baik, bukan tidak mungkin tanaman tersebut bisa hidup lama bahkan hingga puluhan tahun. Nah, beberapa tanaman di rumah ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

Dilansir dari Martha Stewart, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.


Rubber Plant

Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

Tanaman ini memiliki daun lebar, mengilap, dan berwarna hijau tua. Di alam liar, tanaman ini bisa tumbuh hingga 100 kaki. Jika dirawat di dalam ruangan, tanaman ini bisa hidup sampai 25 tahun lamanya. Namun perlu diingat, getah dari tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan.

Monstera

Tanaman Hias Monstera DeliciosaTanaman Hias Monstera Deliciosa Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

Tanaman monstera atau janda bolong juga bisa hidup untuk waktu yang lama. Perawatannya yang mudah juga menjadi salah satu hal yang membuat banyak orang merawatnya di rumah. Tanaman ini bisa hidup hingga 50 tahun lamanya jika dirawat dengan benar.

Lidah Mertua

Ilustrasi tanaman lidah mertuaIlustrasi tanaman lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

Snake Plant atau lidah mertua menjadi tanaman selanjutnya yang tahan lama. Dengan perawatan yang baik dan benar, tanaman ini bisa hidup hingga puluhan tahun.

Spider Plant

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Tanaman ini juga banyak disukai orang karena perawatannya yang mudah. Meski perawatannya mudah, tanaman ini bisa hidup hingga 20 tahun lamanya.

“Spider Plant sangat mudah beradaptasi dan dapat hidup hingga 20 tahun sebagai tanaman hias,” kata Ahli Horikultural di Colorado State University, Linda Langelo, dikutip dari Martha Stewart.

Philodendron

house plant heart leaf Philodendron vine in white pothouse plant heart leaf Philodendron vine in white pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

Philodendron merupakan keluarga tanaman yang sangat beragam dengan banyak varietas. Tanaman ini bisa hidup hingga 25 tahun atau lebih. Bahkan, philodendron bisa bertahan di musim kemarau. Namun, kalau daunnya sudah mulai menguning hal itu menandakan tanaman itu butuh air.

Itulah beberapa tanaman yang bisa hidup hingga puluhan tahun. Semoga bermanfaat!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Trik Bikin Dapur di Rumah Tampak Mewah


Jakarta

Merenovasi dapur agar tampak mewah tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal itu karena harga perabotan dapur, mulai dari alat-alatnya, keramik, hingga lemari dapur harganya cukup mahal.

Walau demikian, kamu masih bisa lho renovasi kecil dapur agar tampak mewah tanpa biaya yang mahal. Kamu bisa melakukannya mulai dari yang kecil terlebih dahulu, misalnya ganti warna cat dinding.

Selain itu, masih ada cara-cara lainnya agar dapur kamu tampak mewah. Dilansir dari The Spruce, Jumat (6/9/2024), berikut ini informasinya.


1. Ganti Warna Cat Dinding dengan Warna Klasik

Ilustrasi DapurIlustrasi dapur warna netral Foto: Shutterstock

Untuk dapur yang mewah, hindari menggunakan warna-warna yang mencolok. Seorang interior desainer, Kerrie Kelly menyarankan untuk memilih palet warna yang tak lekang oleh waktu, misalnya warna netral atau yang agak sedikit gelap.

Kamu bisa mempertimbangkan warna-warna gelap seperti midnight blue atau forest green untuk bagian backsplash dapur yang berwarna-warni atau lemari yang elegan. Kamu juga bisa menggunakan warna abu-abu, putih, hitam, atau krem untuk lanskap netral.

2. Beri Perhatian pada Jendela

Jika di dapur kamu ada jendela, bisa dipertimbangkan untuk memakai tirai tipis untuk menutupinya. Jendela yang kosong tampak seperti belum selesai, tetapi jendela yang memakai tirai memberikan kesan mewah pada ruangan manapun, termasuk dapur.

Dengan menggunakan tirai, kamu juga bisa memberikan privasi sekaligus menyaring sinar matahari yang masuk ke dalam.

3. Ganti Lampu Dapur

+++NOTE TO INSPECTOR: Photo artwork on the counter is taken by me, see property release.+++A contemporary kitchen with open concept design and bar counter in a modern home.A contemporary kitchen with open concept design and bar counter in a modern home. Foto: Getty Images/YinYang

Pencahayaan yang menarik perhatian adalah cara yang pasti untuk meningkatkan nilai dapur kamu. Pilih lampu hias bergaya vintage atau lampu gantung agar dapur tampak mewah dan anggun.

Kelly menyarankan untuk menambahkan sentuh kemewahan lewat lampu yang tersembunyi. Lampu-lampu itu akan meningkatkan suasana sekaligus menambah pencahayaan.

4. Perluas Lemari Dapur hingga ke Langit-langit

Kalau anggaran kamu tidak memungkinkan untuk renovasi dapur secara menyeluruh, mulailah dengan memperbarui lemari. Misalnya ganti warna cat lemari dapur. Kamu juga bisa menambah tinggi lemari hingga ke langit-langit untuk memberikan kesan mewah.

“Hal itu langsung membuat ruangan tampak lebih tinggi, sehingga tampak lebih megah dan mahal,” kata desainer interior Kate Dawson.

Ada beberapa cara untuk mengatasi ruang antara bagian atas lemari dan langit-langit yaitu isi dengan lis sederhana, tambahkan baris kedua lemari, atau tambahkan crown molding.

Itulah beberapa trik agar dapur di rumah kamu tampak mewah. Semoga bermanfaat ya detikers!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Tanaman yang Cocok untuk Rumah Minim Cahaya


Jakarta

Merawat tanaman di dalam rumah membawa manfaat yang banyak untuk penghuni rumah, seperti mengurangi stres dan membantu memurnikan udara. Menata tanaman dengan benar juga meningkatkan estetika desain rumah.

Seringkali merawat tanaman dalam ruangan memiliki tantangan dalam hal ruang dan cahaya matahari. Memilih tanaman yang cocok untuk hal tersebut memang cukup sulit, karena biasanya tanaman harus mendapatkan cahaya secara rutin.

Ada banyak pilihan tanaman yang dapat kamu pilih untuk memulai merawat tanaman dalam ruangan. Dilansir dari The Spruce, Sabtu (14/09/2024), berikut beberapa rekomendasi tanaman dalam ruangan yang cocok untuk kamu.


1. Monstera Deliciosa

Concept of urban jungle, growing plants at homeMonstera Foto: Getty Images/iStockphoto/Damian Lugowski

Monstera Deliciosa merupakan tanaman berdaun besar dan berjenjang, tanaman ini memberikan kesan tropis dan dapat tumbuh hingga 10 kaki saat dewasa.

Meskipun tanaman ini menyukai cahaya terang dan tidak langsung, terlalu banyak sinar matahari langsung dapat membakar dedaunannya yang mengagumkan. Jauhkan tanaman ini dari hewan peliharaan kamu, karena tanaman ini beracun untuk hewan peliharaan jika tertelan.

2. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Tanaman ini menjadi tanaman favorit bagi penyuka tanaman dalam ruangan. Tanaman hias klasik, serbaguna, dan mudah dirawat. Tanaman laba-laba atau spider plant ramah untuk hewan peliharaan, cukup kompak jika ditempatkan dalam satu ruangan.

Tanaman ini mudah untuk diperbanyak dari tunas. Tanaman laba-laba retro dengan dedaunannya yang halus, seperti rumput, dan menjuntai, sangat cocok untuk ditambahkan ke gantungan tanaman kamu.

3. Snake Plant (Dracaena trifasciata)

Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny dayCozy home interior decor, snake plant in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny day Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

Jika kamu tidak yakin dengan kemampuan merawat tanaman hias, tetapi kamu ingin memiliki tanaman untuk membuat kesan struktural di ruangan kamu, tanaman ini cocok untuk kamu pilih.

Dedaunannya yang memiliki bentuk seperti pedang biasanya berwarna hijau tua dengan tepi berwarna kuning, menjadi titik fokus yang minimalis dan modern. Dengan kebiasaan tumbuh tegak, tanaman ini dapat masuk ke dalam ruang kecil.

Penyiraman berlebih membuat tanaman ini cepat mati. Untuk menyiram tanaman lidah mertua atau snake plant, tunggu hingga tanah benar-benar kering.

4. Cast Iron Plant (Aspidistra elatior)

A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

Sesuai namanya, tanaman ini lebih tahan kekeringan dan lebih sulit mati. Hindari dari sinar matahari langsung dan jangan menyiram secara berlebihan.

Tanaman ini tumbuh dengan lambat, hal ini cocok untuk kamu yang memiliki ruangan kecil. Daunya yang gelap dan mengkilap dapat mencapai panjang lebih dari setengah meter setelah dewasa.

5. Pohon Naga (Dracaena marginata)

Four dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sillFour dracanea marginata indoor plants in flowerpots on window sill Foto: Getty Images/iStockphoto/janzwolinski

Pohon naga tahan di lingkungan yang kering. Tanaman ini cukup tinggi dan tegak serta dedaunan yang memanjang dan tipis.

Tanaman yang anggun dan menonjol ini memiliki semburat merah pada tepi daunnya. Tanaman ini tumbuh subur di tempat yang terkena cahaya terang tetapi tidak langsung.

Itulah rekomendasi lima tanaman dalam ruangan yang cocok untuk rumah kamu.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com