Tag: hias

  • Punya Banyak Manfaat, 5 Tanaman Hias Ini Cocok Diletakkan di Kamar Mandi


    Jakarta

    Bukan hanya di halaman rumah, tanaman hias juga ada yang bisa diletakkan di kamar mandi. Fungsinya bukan hanya sebagai filter udara dan menyedot kelembapan, melainkan bisa pula mempercantik tampilan kamar mandi.

    Perlu kamu ketahui, tidak semua tanaman bisa diletakkan di kamar mandi, terutama tipe tanaman yang membutuhkan sinar matahari langsung dan memiliki akar yang besar.

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa tanaman yang bisa tumbuh dan diletakkan di kamar mandi.


    1. Sirih Gading

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Sirih gading atau pothos adalah tanaman yang bisa tumbuh tanpa tanah. Tanaman ini bisa tumbuh di dalam ruangan yang minim cahaya matahari. Perawatannya yang sederhana cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

    Bahkan kamar mandi yang lembap, tanaman ini bisa tumbuh asalkan kamu rajin untuk mengganti air dan memotong batang paling bawah setiap minggu.

    Perlu diingat, sirih gading merupakan tanaman rambat, kamu bisa meletakkannya di dinding kemudian membuat media rambatan. Kamu tidak perlu membeli banyak tanaman, sirih gading yang tumbuh subur bisa merambat lebat.

    2. Lidah Mertua

    Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny daySansevieria (snake plant) in ceramic pots Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

    Lidah mertua merupakan tanaman yang kerap dijumpai di Indonesia. Tanaman ini memiliki sejuta manfaat, salah satunya bisa sebagai filter udara kotor dan kelembapan pada suatu ruangan. Lidah mertua juga bisa hidup di tempat yang terang maupun minim cahaya. Kamu hanya perlu menyiramnya saat tanahnya mengering.

    3. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Satu lagi tanaman yang sering ditemukan di Indonesia, yakni spider plant. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang dan pipih. Semakin besar, jumlah daunnya akan semakin banyak dan menunduk.

    Selain tampilannya yang menarik, spider plant dikenal sebagai tanaman ‘tahan banting’ alias bisa tumbuh di lingkungan apapun, salah satunya kamar mandi. Spider plant mampu tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan di tempat minim cahaya.

    Pastikan kamu menggunakan pot dengan drainase yang baik agar udara juga bisa masuk ke dalam akar. Kamu cukup menyiramnya ketika tanahnya sudah mengering, mungkin seminggu atau dua minggu sekali.

    4. Peace Lily

    Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily in white flower pot on wood with black background. Foto: Dok. Istock

    Jika kamu ingin kamar mandi ditemani dengan tanaman yang memiliki bunga, kamu bisa membeli tanaman peace lily. Tanaman satu ini memiliki beberapa bunga lancip yang warnanya kontras dengan daunnya. Meskipun terkadang tidak tumbuh, tetapi sekalinya bunga peace lily muncul tampilannya akan berkali-kali lipat indahnya. Untuk perawatannya, kamu cukup menyiramnya setiap minggu dan memberi pupuk sekitar bulan April-Agustus.

    Peace lily bisa diletakkan di kamar mandi. Tanaman ini bisa hidup di tempat dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan minim cahaya, sangat cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

    5. Aloe Vera

    Aloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the rightAloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the right Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Carruthers

    Tanaman ajaib berikutnya pasti kamu sudah tidak asing. Betul, tanaman ini bernama aloe vera atau lidah buaya. Selain bagus untuk perawatan diri dan obat, aloe vera cocok diletakkan di kamar mandi. Perawatannya pun mudah tidak harus sering disiram atau diberi pupuk.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh Kipas Angin di Tempat Ini, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kipas angin merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan untuk membuat ruangan terasa adem. Biasanya, kipas angin ditaruh di dalam kamar tidur atau ruang tamu.

    Akan tetapi, ada beberapa tempat yang sebaiknya tidak ditaruh kipas angin. Di mana saja kah itu? Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.

    Di Dekat Jendela

    Menaruh kipas angin di dekat jendela tidak disarankan karena justru bisa membawa udara yang panas alih-alih menyalurkan udara dingin dari luar rumah. Namun, akan berbeda jika kamu menaruh 2 kipas angin di dekat jendela, satunya menghadap luar jendela dan yang satunya menghadap ke dalam ruangan untuk mendapatkan udara sejuk.


    Belum lagi, menaruh kipas angin di dekat jendela juga bisa membawa masuk serbuk sari sehingga memicu terjadinya alergi.

    Di Samping Tanaman

    Jika kamu memiliki tanaman indoor, sebaiknya tidak menaruh kipas angin di dekatnya. Sebab, udara yang keluar dari kipas angin bisa membuat daun tanaman kering.

    “Meskipun beberapa tanaman menyukai angin sepoi-sepoi, aliran udara yang kuat dan konstan dapat mengeringkan atau merusak daun yang rapuh. Jauhkan kipas angin dari tanaman hias, terutama yang membutuhkan kelembapan tinggi,” kata ahli instalasi alat-alat rumah tangga dari London Electricians 247, Andrai Carcu.

    Di Permukaan Tinggi

    Meletakkan kipas angin di permukaan yang tinggi bisa mengeluarkan udara yang panas. Sebaiknya letakkan kipas angin di posisi yang lebih rendah ke tanah untuk membantunya mengambil udara dingin yang telah turun dan mendorongnya ke penghuni ruangan.

    Di Tempat Berdebu

    Meletakkan kipas di tempat berdebu justru akan menerbangkan debu-debu ke penjuru rumah dan bisa memicu alergi. Jika kipas angin berdebu, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu agar angin yang dikeluarkan lebih banyak.

    Itulah beberapa tempat yang sebaiknya dihindari untuk meletakkan kipas angin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Cara Efektif Kurangi Kelembapan di Dapur



    Jakarta

    Kelembapan di rumah tentunya tidak bisa dihindari, salah satunya di dapur. Adanya kelembapan yang berlebih akan menimbulkan masalah-masalah yang tidak diinginkan, seperti masalah pada interior dapur.

    Dapur berkontribusi hingga 25% terhadap tingkat kelembapan di rumah, terutama dengan ventilasi yang buruk dan tanpa kipas angin. Sehingga penting untuk menjaga kelembapan di dapur.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa cara mengurangi kelembapan di dapur yang berlebih.


    Buka Jendela Dapur

    Ventilasi yang tepat sangat membantu dalam upaya mengurangi tingkat kelembapan. Apabila cuaca di luar cerah, buka jendela agar udara segar masuk dan mengurangi kelembapan.

    Hal ini akan membantu menciptakan aliran udara dan menurunkan tingkat kelembapan berlebih.

    Masak dengan Panci Tertutup

    Perubahan kecil seperti memasak dengan tutup panci dapat membuat perbedaan untuk dapur kamu. Menahan uap air saat memasak akan mengurangi pelepasan kelembapan sekaligus mempercepat waktu memasak.

    Disarankan untuk menggunakan tutup panci agar uap berkurang. Begitu juga saat makanan sudah matang, menutup makanan akan menjaga tetap hangat dan dapur bebas lembap.

    Mencuci Piring dengan Benar

    Kebiasaan mencuci piring yang benar akan membantu dalam mengurangi kelembapan. Disarankan untuk tidak menjemur piring di dapur, karena hal ini akan menambah kelembapan yang tidak perlu di udara.

    “Gunakan rak pengering di dekat jendela atau di bawah kipas langit-langit untuk mempercepat penguapan,” kata Josh Wilson, pendiri Wilson Plumbing & Heating.

    Ventilasi dapur sangat penting, tetapi mengatur kelembapan di tempat ini bisa jadi sulit apabila hal ini tidak dilakukan.

    Hiasi dengan Tanaman Hias

    Pertimbangkan untuk menggunakan tanaman penyerap air seperti bunga lili atau pakis Boston sebagai dekorasi dapur. Selain menghadirkan dedaunan yang cantik di dalam ruangan, pemilihan tanaman dapur yang tepat akan membantu mengurangi kelembapan.

    “Tanaman ini dapat mengurangi tingkat kelembapan secara alami dengan menyerap uap air melalui daunnya. Pastikan untuk tidak menyiramnya terlalu banyak, karena kelembapan tanah yang berlebihan dapat memberikan efek sebaliknya,” kata Josh

    Namun disarankan untuk tidak meletakkan terlalu banyak tanaman, hal ini justru akan dapat menambah kelembapan sehingga harus dibatasi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kondisi Cahaya Redup



    Jakarta

    Menemukan tanam terbaik yang sedikit membutuhkan cahaya matahari langsung cukup sulit untuk ditemukan. Kombinasi ruangan yang gelap dan cahaya yang redup dapat menciptakan lingkungan yang membuat banyak tanaman dalam ruangan sulit tumbuh.

    Namun, ada pilihan tanaman yang pastinya cocok untuk interior rumah, dengan cahaya yang sedikit namun tanaman tetap tumbuh dengan subur.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan tanaman yang cocok untuk cahaya redup sehingga dapat disimpan di dalam rumah.


    Snake Plant

    Tanaman snake plant dapat tumbuh dalam berbagai kondisi, mulai dari cahaya redup hingga sinar matahari langsung yang terang. Tanaman ini adalah tanaman yang sempurna untuk menghidupkan ruangan atau sudut yang gelap.

    Tanaman ini berasal dari Afrika Barat sehingga berevolusi untuk mengatasi cahaya yang buruk dan kondisi kering, sehingga cocok untuk ruangan yang redup. Menurut NASA, tanaman snake plant juga merupakan pembersih udara alami.

    Bunga Lili Perdamaian

    Untuk tanaman berbunga dalam ruangan terbaik yang membutuhkan sedikit atau tidak sama sekali sinar matahari adalah bunga lili perdamaian. Dengan dedaunan hijau yang rimbun dan bunga putih kontras , bunga lili perdamaian sangat cocok untuk cahaya rendah.

    Bunga lili perdamaian sangat mudah dirawat dan dikenal dengan kemampuannya memurnikan udara. Tanaman ini menjadi pilihan yang tepat untuk kamar tidur yang sering mengalami kondisi cahaya redup.

    Bunga Philodendron

    Tanaman Philodendron adalah tanaman hias klasik, tanaman ini juga merupakan salah satu varietas tanaman dalam ruangan dengan cahaya redup terbaik dan sangat toleran terhadap kondisi cahaya redup.

    Tanaman ini dapat ditanam sebagai tanaman merambat pada tiang, sehingga mudah untuk menjaga tanaman untuk diatur. Bunga Philodendron tahan terhadap kekeringan. Hindari tanaman ini dari sinar matahari langsung.

    Pohon Cemara China

    Dikenal sebagai salah satu tanaman hias terbaik dengan daun berwarna-warni, cemara China menjadi pilihan tanaman yang tumbuh subur di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.

    Tanaman tropis yang cantik dengan corak khas yang indah pada daunnya. Tanaman berdaun elegan ini dapat digunakan sebagai titik fokus untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Sehingga tanaman ini cocok ditanam di ruangan yang jarang terkena sinar matahari. Tanaman ini menyukai campuran tanah yang memiliki drainase baik dengan tambahan kerikil.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Dipercaya Bisa Bawa Keberuntungan, Cocok buat di Rumah


    Jakarta

    Tanaman di rumah tidak hanya menambah estetika maupun menciptakan suasana yang asri saja. Ada beberapa tanaman yang dianggap bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.

    Dalam konsep Feng Shui beberapa tanaman dipercaya dapat membawa energi positif di dalam rumah. Tanaman melambangkan salah satu elemen dasar Feng Shui yakni kayu. Elemen kayu kerap diartikan sebagai sesuatu yang bertumbuh, fleksibel, tahan banting, dan menyembuhkan.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan tanaman yang dipercaya bisa membawa keberuntungan menurut Feng Shui.


    1. Peace Lily

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavespeace lily. Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Melansir Homes and Gardens, peace lily dikenal dapat menjaga energi rumah tetap positif dan ceria. Lokasi yang tepat untuk menempatkan tanaman ini adalah jendela rumah yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

    2. Aloe Vera

    an aloe vera plantaloe vera plant Foto: iStock

    Selain bagus untuk wajah dan rambut, aloe vera juga dipercaya dapat menangkal nasib dan energi buruk serta menciptakan positif untuk rumah tersebut. Lokasi yang tepat untuk meletakkan tanaman ini adalah di dekat pintu.

    3. Anthurium

    Tanaman Hias Anthurium Magnificum HybridTanaman Hias Anthurium Foto: Dokumentasi Pribadi HaiBunda

    Tanaman berdaun lebar ini dapat menyerap energi baik. Lokasi yang tepat untuk meletakkan Anthurium clarinervium adalah kamar mandi dan dapur.

    4. Philodendron

    house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron. Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    Dalam konsep Feng Shui tanaman ini dapat meningkatkan energi positif. Philodendron cocok diletakkan di ruangan kerja.

    6. Lidah Mertua

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Lidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Lidah mertua merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman ini dipercaya menawarkan rasa perlindungan menurut Rana Kashiwabara.

    Penempatan terbaik untuk lidah mertua adalah di kedua sisi pintu depan untuk menciptakan ‘pintu gerbang’ guna meningkatkan aliran positif Chi ke dalam rumah. Selain itu, isa juga diletakkan di kamar tidur untuk melindungi dari hal-hal buruk dan menjaga ketenangan pikiran.

    6. Sirih Gading

    Indoor Golden pothos houseplant next to a watering can in a beautifully designed home interior.pothos. Foto: Getty Images/iStockphoto/Grumpy Cow Studios

    Tanaman hias sirih gading atau photos dipercaya dapat memperlancar rezeki dan menenangkan hati. Penempatan yang baik menurut Feng Shui adalah di dekat jendela ruang tamu.

    7. Tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai

    Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae)Blooming Bird of Paradise Plant (Strelitzia reginae) Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

    Dalam konsep Feng Shui, tanaman Bird of Paradise atau Strelitzia nicolai dipercaya mendorong energi positif. Tanaman ini bisa diletakkan di dekat jendela atau area yang memudahkan Bird of Paradise atau Strelitzia Nicolai mendapatan sinar matahari.

    8. Pachira atau Money Plant

    Pachira Aquatica - Guiana Chestnut from Central and South America, commonly sold as a Money plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/LindasPhotography

    Seperti Namanya, pachira atau money plant dipercaya dapat menarik rezeki berlimpah dan nasib baik, kata pakar berkebun Bloomscape, Lindsay Pangborn. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada lokasi yang pencahayaan bagus.

    9. Bunga Peony

    Summer moodBunga peony. Foto: Getty Images/Eva-Katalin

    Menurut Feng Shui, bunga peony melambangkan cinta, kemakmuran, dan keindahan. Konon, bunga peony berwarna pink cerah atau merah mampu mendatangkan keberuntungan besar.

    Mengutip Garden Design, peony tidak membutuhkan air yang banyak. Siram bunga peony setiap minggu di musim panas dan saat bunga peony mekar. Ketika sedang dorman, peony tidak perlu disiram.

    Rubber Plant

    Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Rubber plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

    Ciri khas tanaman ini adalah daunnya yang gelap, lebar, dan mengilap. Daunnya melambangkan kebahagiaan dan kekayaan yang melimpah.

    Mengutip Bloombox Club, rubber plant sangat mudah dirawat. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air, tidak memerlukan pupuk, dan bisa beradaptasi dengan kondisi cahaya di sekitar. Jadi, rubber plant cocok untuk detikers yang belum pernah merawat tanaman.

    Itulah beberapa tanaman yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Ribet! Ini Jenis Tanaman Hias yang Minim Perawatan di Rumah


    Jakarta

    Tanaman hias sering menjadi pilihan dekorasi karena membuat suasana rumah lebih cantik dan asri. Namun kalau tidak dirawat dengan baik, tanaman bisa layu dan justru merusak estetika rumah.

    Hal ini sangat mungkin terjadi kalau penghuni rumah kurang rajin atau terlalu sibuk untuk merawat tanaman. Jika khawatir kesulitan merawat tanaman hias, kamu bisa pilih tanaman yang minim perawatan lho.

    Lalu, tanaman apa saja yang mudah dirawat dan nggak pakai ribet, sehingga tak mudah layu atau mati? Yuk, simak daftarnya berikut ini.


    Jenis Tanaman Hias yang Minim Perawatan

    Inilah deretan tanaman hias yang mudah dirawat seperti yang dikutip dari The Plan Collection.

    1. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Kaktus adalah tanaman hias yang sempurna untuk orang yang sibuk karena kaktus hanya membutuhkan sedikit perhatian dan perawatan. Kaktus terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

    Saat menyiram kaktus, siramlah dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

    2. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Banyak orang yang menanam lidah buaya di rumah karena tanaman ini mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Akan tetapi, selain manfaatnya yang sangat banyak, lidah buaya juga merupakan tanaman hias yang mudah dirawat.

    Lidah buaya tidak perlu sering disiram dan ia juga menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu bisa menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

    3. Tillandsia (Tanaman Udara)

    Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

    Tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara) adalah tanaman yang cukup unik. Pasalnya tanaman ini tidak memiliki akar, melainkan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

    Kamu cukup mengumpulkan tanaman udara seminggu sekali dan memasukkannya ke dalam bak cuci, kemudian rendam sepenuhnya di dalam air selama dua puluh menit. Tillandsia ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

    4. Spider Plant (Lili Paris)

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider Plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini juga susah mati. Tanaman ini juga menjadi salah satu tanaman terbaik untuk menghilangkan polusi udara dalam ruangan.

    Kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau jika menginginkan tanaman sehat yang tumbuh dengan kecepatan stabil. Jika kamu lupa menyiramnya, daunnya tidak akan layu dan bisa dihidupkan kembali. Tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi juga senang berada di tempat teduh.

    5. Tanaman Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Tanaman lidah mertua ini hanya memerlukan sedikit perawatan, dan tumbuh dengan baik dengan penyiraman yang sangat moderat. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali.

    Pada musim kemarau atau cuaca panas, lidah mertua hanya perlu disiram dua kali dalam sebulan. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

    6. Echeveria

    Kaktus EcheveriaKaktus Echeveria Foto: Getty Images/Warunporn Thangthongtip

    Sama seperti kaktus, echeveria hanya membutuhkan sedikit penyiraman karena terbiasa dengan kondisi gurun yang ekstrim. Tanaman ini menyukai cahaya, jadi pastikan untuk menempatkan nya di tempat yang terang dan di dalam pot yang memiliki drainase yang baik.

    Kamu hanya perlu menyiram echeveria sekitar sebulan sekali, atau saat tanahnya sudah benar-benar kering.

    7. Tanaman Ivy

    Epipremnum Aureum plant in a garden.Common names including Golden pothos,Ceylon creeper,Hunter's robe,Ivy arum,Money plant and Silver vine.Epipremnum Aureum plant in a garden.Common names including Golden pothos,Ceylon creeper,Hunter’s robe,Ivy arum,Money plant and Silver vine. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alohapatty

    Tanaman ivy sangat bagus untuk ditempatkan di rak yang lebih tinggi dan membiarkan batangnya menjuntai ke bawah. Tanaman ini biasanya ditempatkan di dapur, atau di atas nakas.

    Meskipun ivy membutuhkan penyiraman secara teratur, mereka lebih menyukai tanah yang kering dan hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Ivy menyukai sinar matahari tidak langsung dan tidak boleh ditempatkan di sudut yang teduh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Cantik, 7 Tanaman Ini Mudah Dirawat dan Bikin Asri Halaman Rumah


    Jakarta

    Menanam tanaman di halaman memiliki banyak manfaat. Mulai dari penghijauan, membuat area rumah lebih sejuk, membuat area serapan air, untuk estetika, hingga berdampak positif bagi kesehatan.

    Tanaman yang ditanam tidak harus pepohonan besar, kamu bisa menghias halaman dengan tanaman hias. Bagi kamu yang tengah butuh rekomendasi tanaman yang cocok. Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di halaman rumah.

    1. Paku Tanduk Rusa

    Platycerium, staghorn fernPlatycerium, staghorn fern Foto: Getty Images/iStockphoto/chaiyon021

    Tanaman paku tanduk rusa adalah salah satu tanaman yang cocok ditanam di halaman karena mereka membutuhkan cahaya matahari, lingkungan yang hangat, dan lembab. Tanaman ini biasanya digantung karena daunnya cukup lebat dan jatuh ke bawah. Dilansir The Spruce, tanaman paku tanduk rusa merupakan tumbuhan epifit, yakni tumbuhan yang harus tumbuh dengan tumbuhan lain sebagai penyangga, tetapi tidak bersifat parasit. Tanaman ini juga termasuk jenis pakis.


    Terdapat dua bentuk daun dari tanaman paku tanduk rusa. Pertama, daun kecil dan pipih (dikenal sebagai daun pelindung) yang menutupi dan melindungi struktur bola akar serta menyerap air dan nutrisi. Kemudian daun tanduk bercabang berwarna hijau yang muncul dari pangkalnya dan dapat mencapai hingga 91 cm.

    2. Hydrangea

    Hydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensiaHydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensia Foto: Getty Images/iStockphoto/Rott70

    Hydrangea merupakan tanaman berbunga dengan warna yang beragam. Tanaman ini senang tumbuh di daerah yang lembap dan kaya akan air. Jika kamu ingin menanam Hydrangea pastikan kamu sering menyiramnya.

    Lalu, Hydrangea tidak bisa tumbuh di daerah yang terlalu panas atau terlalu dingin. Apabila nanti kamu sudah menanam tanaman ini di depan rumah, perlu berhati-hati saat memotongnya.

    3. Daun Kuping Gajah

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Tanaman satu cocok sekali dengan iklim tropis di Indonesia. Daunnya yang lebar membuat halaman tampak asri. Tanaman daun kuping gajah harus ditanam di luar ruangan agar terkena sinar matahari. Jangan lupa untuk sering menyiramnya dan memastikan tanahnya tetap lembap. Selain itu, beri pupuk tinggi nitrogen.

    4. Pakis

    A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

    Jika kamu suka tanaman yang bisa diletakkan di dalam wadah atau pot, tanaman pakis cocok untuk itu. Tanaman satu ini perlu mendapat kelembapan yang cukup dan cahaya matahari. Satu fakta menarik dari pakis adalah tanaman ini dapat menyaring udara.

    5. Sirih Gading

    Sirih gadingSirih gading Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Apabila kamu mencari tanaman rambat, kamu bisa menanam sirih gading atau pothos. Tanaman ini tidak sulit untuk dirawat. Tidak butuh banyak sinar matahari, tidak butuh tanah, dan bisa tumbuh di air.

    Namun, kamu perlu hati-hati jika memiliki hewan peliharaan karena tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya. Racun ini tidak sampai membahayakan nyawa. Ujung daunnya agak tajam, kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

    6. Bougenville

    Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

    Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini sering juga disebut dengan bunga kertas. Selain tampilannya yang menarik karena memiliki bunga berwarna warni, tanaman ini juga bisa menyaring udara kotor.

    7. Peace Lily

    Peace Lily.Peace Lily. Foto: Yana Iskayeva/Getty Images

    Menurut Gardeners World, tanaman peace lily atau biasa disebut juga dengan Spathiphyllum wallisii adalah tanaman rumah yang populer dengan perawatan yang mudah. Bentuk tanaman peace lily memiliki lengan daun hijau mengkilap dan bunga putih di tengahnya yang disebut spathes.

    Peace lily cocok diletakkan di kamar mandi yang terang. Tanaman ini suka di tempat yang lembap. Dalam Feng Shui, tanaman ini dipercaya bisa membawa hoki dan mampu menyerap zat kimia beracun di dalam ruangan, seperti senyawa kimia pada cat dinding dan peralatan rumah tangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Efektif Basmi Ulat Bulu di Rumah Tanpa Merusak Tanaman



    Jakarta

    Ulat bulu bisa menjadi hama yang mengganggu di rumah. Hewan ini memang tidak tergolong berbahaya, namun ulat bulu bisa menyebabkan rasa gatal yang luar biasa.

    Rasa gatal ini yang membuat orang-orang merasa terganggu jika ada ulat bulu di rumah. Alasan lainnya yaitu ulat sangat mengganggu tanaman, terutama bagi yang memiliki tanaman hias di rumahnya. Mereka bisa menghabiskan banyak dedaunan tanaman tersebut hanya dalam hitungan hari atau bahkan dalam hitungan jam saja.

    Alasan Ulat Bulu Masuk Rumah

    Mengutip dari pestpointers.com, ini beberapa penyebab ulat bulu masuk ke dalam rumah.


    1. Tanaman di Sekitar Rumahmu

    Ulat bulu sebenarnya tidak sering bergerak, mereka hanya datang ke tempat yang hangat dan memiliki banyak sumber makanan. Jika kamu memiliki pohon atau tanaman hias di rumahmu, tempat itu biasanya akan dijadikan tempat bertelur oleh kupu-kupu.

    2. Banyak Ngengat di Rumah

    Biasanya yang bertelur di dalam rumah adalah ngengat, karena terkadang ulat bulu dari ngengat tidak membutuhkan makan sama sekali. Oleh karena itu, ulat bulu yang biasa kamu jumpai di dalam rumah adalah ulat bulu dari ngengat.

    Namun, sebelum menggunakan tips membasmi ulat di dalam rumah secara permanen seperti ini, sebaiknya kamu mengurangi kupu-kupu dan ngengat dari rumahmu saja. Sebab, walaupun ulat bulu sangat merugikan, tetapi kupu-kupu dan ngengat sangat baik untuk membantu penyerbukan tanaman di rumahmu.

    Tips Mencegah Ulat Bulu Masuk Rumah

    1. Keluarkan dan Cegah Ngengat Agar Tidak Masuk Rumah

    Kamu bisa mencegah ulat bulu masuk ke dalam rumah dengan mencegah ngengat untuk bersarang di dalam rumahmu. Hal ini cukup dilakukan dengan membersihkan rumahmu dengan rutin.

    Ngengat hanya tertarik pada rumah yang berantakan dan memiliki sumber makanan seperti di dapur. Biasanya ulat bulu ngengat tertarik dengan buah-buahan, biji-bijian, sereal, dan remah-remah sisa makanan.

    2. Pindahkan Ulat Bulu yang Masuk

    Kamu bisa mengeluarkan ulat bulu yang masuk secara manual. Selain rasa gatal yang mengganggu dari ulat bulu, mereka memiliki peran yang baik untuk tanaman ketika sudah menjadi kupu-kupu atau ngengat.

    Daripada kamu membasminya, akan lebih baik bila kamu memindahkannya ke tempat yang jauh dari permukiman.

    3. Gunakan Air Sabun

    Kamu bisa membuat insektisida sendiri menggunakan sabun ramah lingkungan dan air secukupnya. Kamu cukup menyemprotkannya kepada ulat bulu yang masuk atau pada tanaman di sekitar rumahmu secara rutin hingga mereka hilang.

    4. Gunakan Semprotan Cabai Buatan

    Bila kamu merasa air sabun kurang efektif, kamu bisa membuat semprotan cabai. Selain bahannya yang alami, semprotan cabai terbukti lebih ampuh untuk membasmi ulat bulu.

    Selain itu, ada juga penelitian yang membuktikan bahwa tanaman yang disemprot dengan air yang dicampur dengan bubuk cabai bisa menghasilkan tanaman yang lebih baik.

    5. Gunakan Insektisida

    Bila kamu menginginkan hasil yang lebih ampuh lagi untuk membasmi ulat bulu, kamu bisa menggunakan insektisida Piretrum, Bacillus Thuringiensis Var. Kurstaki, atau insektisida komersial lainnya.

    Namun, kamu perlu berhati-hati ketika menggunakan insektisida komersial, karena akan berbahaya jika kamu menggunakannya pada tanaman yang dikonsumsi.

    6. Pasang Penghalang

    Kamu bisa memasang penghalang pada celah yang memungkinkan untuk ngengat atau kupu-kupu untuk masuk ke dalam rumah, sehingga rumahmu bebas dari serangga dan ulat bulu.

    Itulah beberapa tips untuk mencegah ulat bulu masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tanaman Hias yang Diramal Nggak Ngetren Lagi Tahun Ini


    Jakarta

    Keberadaan tanaman bisa membuat rumah terasa adem, asri, dan enak dipandang. Pemilihan tanaman di rumah juga tergantung dari selera pemilik, kebutuhan, atau bahkan tren.

    Ada masanya tanaman tertentu menjadi tren atau diburu orang banyak, misalnya seperti janda bolong atau monstera serta aglaonema. Beberapa tahun lalu, tanaman tersebut sempat ramai diburu karena keindahan dan keunikannya.

    Di sisi lain, ada juga beberapa tanaman yang dinilai tidak ngetren lagi. Tanaman apa saja yang diprediksi tidak ngetren lagi pada tahun ini? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Calathea

    calatheacalathea Foto: Pinterest

    Tanaman ini memang indah. Namun, perawatannya dinilai cukup melelahkan.

    Calathea butuh tingkat kelembapan yang cukup tinggi dan sifatnya yang ‘rewel’ ini telah menyebabkan penurunan popularitas.

    “Mereka menarik dan ada begitu banyak jenis calathea, tetapi komunitas tanaman hias sepakat bahwa tanaman ini sulit dan tidak cocok dengan kondisi rumah tangga yang normal,” kata kepala penanam di pembibitan tanaman hias dan penjual Plant Proper, Matt Alton.

    2. Sukulen

    Young woman planting flower.Ilustrasi tanaman sukulen. Foto: Getty Images/agrobacter

    Tanaman yang ramah bagi pemula ini lama-lama kehilangan popularitasnya seiring dengan berjalannya waktu. Tanaman ini ternyata tidak benar-benar beginner friendly.

    “Banyak pemilik tanaman kesulitan meniru kondisi kering yang mereka sukai, yang mengakibatkan masalah penyiraman berlebihan dan hasil yang mengecewakan,” tutur ahli tanaman dan pencipta Plant Kween, Christopher Griffin.

    3. Crawling Philodendron

    Philodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpotPhilodendron Gloriosum. Foto: Getty Images/Jobrestful

    Philodendron merupakan salah satu tanaman yang banyak dimiliki pemilik rumah. Namun, philodendron rambat atau crawling philodendron diprediksi tidak akan ngetren lagi.

    Philodendron yang merambat, seperti Philodendron gloriosum dan mamei, cantik tetapi tidak praktis untuk ditanam dalam pot, karena cenderung tumbuh keluar dari pot.

    “Pot persegi panjang sering digunakan untuk jenis tanaman ini, tetapi saya pikir karena kebiasaan pertumbuhannya, orang-orang menjauh dari menanamnya di rumah mereka,” kata Aulton.

    Itulah beberapa tanaman yang diprediksi nggak ngetren lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tempat Ini Nggak Cocok buat Taruh Kipas Angin, Pindahin Aja Ya



    Jakarta

    Kipas angin adalah alat elektronik penyejuk ruangan alternatif selain AC. Kamu bisa menaruh kipas di kamar tidur atau ruang keluarga agar lebih adem.

    Namun, tempat menaruh kipas angin tidak boleh asal-asalan. Ada beberapa tempat yang sebaiknya tidak ditaruh kipas angin karena justru menimbulkan ketidaknyamanan.

    Lantas, di mana saja tempat yang tidak cocok buat taruh kipas angin? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dilansir dari Ideal Home.


    5 Tempat yang Nggak Cocok buat Kipas Angin

    Inilah beberapa tempat yang sebaiknya kamu hindari menaruh kipas angin.

    1. Dekat Jendela

    Menaruh kipas angin di dekat jendela tidak disarankan karena justru bisa membawa udara yang panas alih-alih menyalurkan udara dingin dari luar rumah. Namun, akan berbeda jika kamu menaruh dua kipas angin di dekat jendela, satunya menghadap luar jendela dan yang satunya menghadap ke dalam ruangan untuk mendapatkan udara sejuk.

    Belum lagi, menaruh kipas angin di dekat jendela juga bisa membawa masuk serbuk sari sehingga memicu terjadinya alergi.

    2. Samping Tanaman

    Jika kamu memiliki tanaman indoor, sebaiknya tidak menaruh kipas angin di dekatnya. Sebab, udara yang keluar dari kipas angin bisa membuat daun tanaman kering.

    “Meskipun beberapa tanaman menyukai angin sepoi-sepoi, aliran udara yang kuat dan konstan dapat mengeringkan atau merusak daun yang rapuh. Jauhkan kipas angin dari tanaman hias, terutama yang membutuhkan kelembapan tinggi,” kata ahli instalasi alat-alat rumah tangga dari London Electricians 247 Andrai Carcu.

    3. Permukaan Tinggi

    Meletakkan kipas angin di permukaan yang tinggi bisa mengeluarkan udara yang panas. Sebaiknya letakkan kipas angin di posisi yang lebih rendah ke tanah untuk membantunya mengambil udara dingin yang telah turun dan mendorongnya ke penghuni ruangan.

    4. Tempat Berdebu

    Meletakkan kipas di tempat berdebu justru akan menerbangkan debu-debu ke penjuru rumah dan bisa memicu alergi. Jika kipas angin berdebu, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu agar angin yang dikeluarkan lebih banyak.

    Itulah beberapa tempat yang sebaiknya dihindari untuk meletakkan kipas angin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com