Tag: hikmah

  • Doa Sujud Syukur, Kapan Waktu Membacanya?


    Jakarta

    Sujud syukur merupakan amalan yang dilakukan oleh kaum muslimin sebagai wujud terima kasih atas nikmat Allah SWT. Sujud dilakukan sambil membaca doa sujud syukur.

    Dijelaskan dalam kitab Manhajus Salikin, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimullah berkata:

    “Begitu pula ketika seseorang mendapatkan nikmat baru atau terselamatkan dari suatu musibah, ia bersujud kepada Allah dalam rangka syukur. Hukum sujud syukur sama dengan hukum sujud tilawah.” tulisnya.


    Adapun, dalil mengenai sujud syukur bersandar dalam sebuah hadits dari Abdurrahman bin Auf RA, ia berkata Nabi SAW keluar menuju bangunan tinggi lalu masuk ke dalam, menghadap kiblat, dan bersujud. Ia memanjangkan sujudnya lalu mengangkat kepalanya.

    Beliau bersabda,

    “Jibril telah mendatangiku dengan membawa kabar gembira; ‘Sesungguhnya Allah telah bersabda untukmu: siapa saja yang bershalawat kepadamu, maka ia akan memaafkannya dan siapa saja bersalam kepadamu, maka ia akan menyelamatkannya.’ Maka aku bersujud sebagai ungkapan terima kasihku kepada-Nya.” (HR Ahmad)

    Mengutip dari buku Rahasia Dahsyat di Balik Kata Syukur susunan Yana Adam, hukum sujud syukur sendiri adalah sunnah saat mendapat nikmat dan selamat dari musibah. Ketetapan hukum sujud syukur ini mengacu pada pendapat mazhab Syafi’i dan Hanbali.

    Doa Sujud Syukur: Arab, Latin dan Artinya

    Berikut bacaan doa sujud syukur yang dinukil dari buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh Dr KH M Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha, berikut bacaannya:

    سُبْحَانَ اللهِ والْحَمْدُ لِلَّهِ ولا إِلَهَ إِلَّا اللهُ واللهُ أَكْبَرُ

    Arab latin: Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar.

    Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha besar.”

    Selain itu, dalam buku Doa dan Zikir Harian Nabi karya Imam Abu Wafa, dikatakan bahwa doa sujud syukur juga bisa membaca doa seperti sujud saat salat.

    سُبحانَ ربِّيَ الأعلَى وبحمدِه

    Arab latin: Subhaana rabbiyal a’la wa bihamdihi

    Artinya: “Maha Suci Tuhanku yang tinggi dan pujian-Nya.”

    Atau bisa dengan doa berikut,

    سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

    Arab latin: Subhaanaka allahumma rabbanaa wa bihamdika allahummaghfirli

    Artinya: “Maha Suci Engkau ya Allah, wahai tuhan kami, dengan memuji-Mu ya Allah, ampunilah aku.”

    Cara Melakukan Sujud Syukur

    Cara melakukan sujud syukur ialah dengan satu kali sujud. Sebelum melaksanakan sujud syukur, seorang muslim harus dalam keadaan suci, menghadap ke arah kiblat, dan bertakbir.

    Setelahnya, lakukan sekali sujud dengan membaca doa seperti yang telah dipaparkan pada pembahasan sebelumnya. Kemudian, bertakbir lagi dan mengangkat kepala.

    Perlu dipahami, dalam sujud syukur tidak ada tasyahud dan tidak diakhiri dengan salam.

    (aeb/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Upacara Hari Pramuka pada 14 Agustus 2023



    Jakarta

    Hari Pramuka di Indonesia diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Untuk memperingatinya, biasanya digelar upacara bendera yang juga mencakup pembacaan teks doa upacara Hari Pramuka.

    Tahun ini, Gerakan Pramuka Indonesia memasuki usia yang ke-62 tahun. Adapun tema yang diusung tahun ini yaitu. “Sumber Daya Manusia yang Profesional dan Proporsional” yang menyatu dengan logo angka 62 dan tunas kelapa.

    Tema dan logo tersebut diharapkan dapat membangun citra positif Gerakan Pramuka ke depannya. Salah satunya dengan mempersiapkan dan melibatkan sumber daya manusia yang profesional dan proporsional.

    Pelaksanaan upacara Hari Pramuka diselenggarakan dengan khidmat sesuai susunan upacaranya. Adapun petunjuk pelaksanaan susunan upacara Hari Pramuka tercantum dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 178 Tahun 1979.


    Menurut susunan upacara tersebut, pembacaan doa dipimpin oleh pembina upacara. Tahapan doa dilakukan setelah sesi mengheningkan cipta.

    Adapun contoh bacaan doa upacara Hari Pramuka 2023 dapat dinukil dari contoh pembacaan teks doa yang pernah dibacakan pada upacara Hari Pramuka di SMK YPPP Wonomulyo melalui lamannya.

    Contoh Teks Doa Upacara Hari Pramuka 2023

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh,
    Lakalhamdu ya ma’bud hamdan yuafini ‘amahu wayukafi’u majidah

    Segala puji kami panjatkan kepada Allah, Dzat Yang Maha Abadi. Dzat yang telah menciptakan alam semesta, Dzat yang mengatur siang dan malam, Dzat yang telah memberikan kemerdekaan kepada bangsa ini.

    Sholawat teriring salam semoga senantiasa tercurah kepada baginda Rasulullah SAW dan kepada kita selaku umatnya hingga akhir zaman. Aamiin.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa,
    Di hari yang amat berbahagia bagi kami Anggota Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia ini dan SMK YPPP Wonomulyo khususnya. Kami satukan rasa, satukan jiwa seraya meminta kepada-Mu, Dzat Yang Maha Mulia.

    Ya Rabb,
    Di yang penuh berkah ini. Kami seluruh Anggota Gerakan Pramuka SMK YPPP Wonomulyo
    menengadahkan kedua tangan memanjatkan doa.

    Ya Allah, Yang Maha Pengasih, Yang tentu tak pilih kasih,
    Karuniakan kasih sayang-Mu kepada kami melalui Gerakan Pramuka, jadikan ia sebagai sumber ilmu dan sumber pengalaman bagi kami.

    Ya Rabb, Tuhan Yang Maha Pemberi,
    Baguskanlah agama kami yang akan menjadi kehormatan bagi segala urusan kami. Berikan kami kebaikan di dunia sebagai tempat kami menjalani hidup. Berikan kami kebaikan di akhirat yang akan menjadi tempat kami kembali.

    Ya Allah,
    Jadikan hidup kami ini penuh manfaat seperti Pramuka yang telah banyak berbuat mendidik dan menjadikan generasi muda Indonesia menjadi generasi yang bermartabat.

    Ya Allah, Ya Ghaffar, Ya Hadi, Ya Ghaniy.
    Kami tahu, tidaklah Engkau sisakan sebuah dosa bagi kami kecuali Engkau memupusnya. Tidaklah Engkau sisakan kegelisahan pada hati kami melainkan Engkau memberi jalan keluarnya. Tidaklah Engkau berikan utang bagi bangsa kami melainkan Engkau melunasinya.

    Ya Allah, jadikanlah ia menjadi organisasi yang besar. Bukan hanya besar nama tapi besar pula
    kebaikannya bagi masyarakat, bangsa dan negara. Jangan Engkau tundukkan kami pada orang-orang atau pemimpin-pemimpin yang tidak menyayangi kami juga bangsa ini.

    Ya Allah, Yang mempunyai Keagungan dan Kemuliaan
    Jadikanlah Gerakan Pramuka Indonesia sebagai garda terdepan pelaku perubahan dalam pembentukan karakter kaum muda.

    Engkau Dzat Yang Maha Menerima dan Mengabulkan segala doa. Semoga Engkau menerima dan mengabulkan segala harap dan pinta kami, Ya Allah.

    Robbana aatina fiddunia hasanah, wafil akhiroti hasanah waqina adzaa bannar. Aamiin yaa rabbal’alamin.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa agar Dagangan Laris dan Rezeki Mengalir, Yuk Dibaca!



    Jakarta

    Doa agar dagangan laris bisa dibaca bagi semua muslim yang berjalan ataupun bekerja. Doa ini dapat dipanjatkan sebagai bentuk ketakwaan.

    Mencari rezeki halal merupakan satu kewajiban bagi umat muslim. Alangkah baiknya jika ikhtiar mencari rezeki diiringi dengan doa memohon kepada Allah SWT Yang Maha Kaya.

    Mengutip buku Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah oleh Abdullah Zaedan disebutkan bahwa doa merupakan ‘senjata’ bagi umat muslim dalam menghadapi masalah serta mewujudkan impian kehidupan di dunia ataupun di akhirat. Dia juga memiliki fungsi sebagai media untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT.


    Doa dapat dipanjatkan kapanpun, bahkan Allah SWT menganjurkan untuk senantiasa berdoa. Sebagaimana tercatat dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’min ayat 60,

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

    Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.

    Doa Mohon Dagangan Laris

    Dikutip dari buku berjudul Kumpulan Doa Pembuka Rezeki karya Ust. Fayumi Al-Maliki, berikut adalah beberapa doa yang bisa dipanjatkan untuk memohon agar dagangan laris dan juga mengalir rezeki.

    اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ صِحَّةً فِى اِيْمَانٍ وَ اِمَانًا فِى حُسْنِ خُلُقٍ وَنَجَاحَا يَتْبَعُهُ فَلاَحٌ وَرَحْمَةٌ مِنْكَ وَعَافِيَةً وَمَغْفِرَةً مِنْكَ وَرِضْوَانًا

    Allaahumma inni as’aluka shihhatan fii iimaanin wa iimaanan fii husni khulukin wa najaahan yatba’uha falaahun warahmatan minka wa’aafiyatan wa maghfiratan minka wa ridhwaanan

    Artinya: Ya Allah, sungguh diriku memohon kepada-Mu, kemurnian iman dan akhlak terpuji, dan kesuksesan yang disertai keberuntungan, serta aku mohon rahmat, kesehatan pengampunan, dan keridhaan dari-Mu.

    Doa Dimudahkan Mendapat Rezeki

    اَللَّهُمَّ اِنِّي أَسْئَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنَى رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ اِنَّكَ

    عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

    Allahumma innii as’aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’bin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir

    Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar engkau melimpahkan rezeki kepadaku rezeki yang halal, luas, tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan, dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.

    Doa agar Usaha Lancar

    Salah satu doa agar usaha bisa lancar juga tertuang dalam Surat Al Maidah ayat 114, Allah SWT berfirman:

    قَالَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللهم رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

    Qāla ‘īsabnu maryamallāhumma rabbanā anzil ‘alainā mā`idatam minas-samā`i takụnu lanā ‘īdal li`awwalinā wa ākhirinā wa āyatam mingka warzuqnā wa anta khairur-rāziqīn

    Artinya: Isa putra Maryam berdoa, “Ya Tuhan, turunkanlah kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami, maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau. Berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baiknya pemberi rezeki”.

    Doa Memohon Keluasan Rezeki

    Umat muslim juga bisa membaca doa untuk memohon keluasan rezeki. Doa ini termaktub dalam Al-Qur’an Surah At Talaq ayat 3,

    وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

    Arab Latin: “Wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja’alallāhu likulli syai`ing qadrā”

    Artinya: “dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Barangsiapa bertawakal kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya, Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”

    (dvs/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Doa ketika Turun Hujan, Tergolong sebagai Waktu Mustajab


    Jakarta

    Hujan merupakan rahmat yang Allah SWT berikan kepada makhluk hidup. Rasulullah SAW dalam sejumlah riwayat bahkan membaca doa ketika hujan turun.

    Menurut buku Indahnya Doa Rasulullah Bagiku susunan Masriyah Amva, hujan adalah salah satu tanda atas kebesaran dan rahmat Allah SWT untuk semua makhluk-Nya yang ada di bumi. Ketika hujan turun, pikiran dan perasaan seseorang bisa mengalami perubahan seperti mengingat Tuhan, kebesaran-Nya, dan menjadi lebih banyak bersyukur.

    Bahkan waktu turunnya hujan dianggap mustajab. Imam Syafi’i dalam Kitab Al-Umm meriwayatkan sebuah hadits namun dengan sanad mursal bahwa turunnya hujan termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa, Rasulullah SAW bersabda,


    اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ

    Artinya: “Carilah oleh kalian doa yang dikabulkan: di saat kedua pasukan bertemu (di jalan Allah), ketika sholat diiqamahkan, dan ketika hujan turun.”

    Berikut sejumlah doa yang dapat dibaca ketika hujan turun sebagaimana dinukil dari buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit susunan H Hamdan Hamedan dan arsip detikHikmah.

    Doa yang Bisa Dipanjatkan ketika Hujan

    1. Doa saat Turun Hujan

    اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَيِّبًا نَافِعًا

    Arab latin: Allahummaj’alhu shayyiban naafi’an.

    Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hujan ini bermanfaat.”

    2. Doa setelah Hujan Turun

    مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

    Arab latin: Muthirnaa bi-fadhlillaahi wa rahmatih.

    Artinya: “Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.”

    3. Doa ketika Hujan disertai Petir

    سُبْحاَنَ الَّذِي يُسْبِحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ والْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

    Arab latin: Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

    Artinya: “Maha Suci Allah, petir dan para malaikat memuji Allah dan menyucikan-Nya karena takut kepada-Nya.” (HR Imam Malik)

    4. Doa ketika Hujan Lebat

    اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

    Arab latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

    Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

    5. Doa agar Hujan Berhenti

    اللَّهُمّحَوَالَيْنَاوَلَاعَلَيْنَا,اللَّهُمَّعَلَىالْآكَامِوَالْجِبَالِوَالظِّرَابِوَبُطُونِالْأَوْدِيَةِوَمَنَابِتِالشَّجَر

    Arab latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

    Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR Bukhari)

    Itulah sejumlah doa yang dapat dibaca ketika hujan. Jangan lupa diamalkan ya!

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Doa Menjenguk Orang Sakit: Arab, Latin, dan Arti


    Jakarta

    Menjenguk orang sakit termasuk ke dalam anjuran Nabi Muhammad SAW. Bahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, beliau bersabda:

    “Hak muslim atas muslim lainnya ada lima, yaitu: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiring jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Dikatakan bahwa Nabi SAW menjenguk orang yang sedang sekarat. Kemudian beliau memberi salam dan bertanya mengenai keadaan orang tersebut: “Bagaimana kondisimu?” Ia menjawab, ‘Baik, wahai Rasulullah. Pada satu sisi, aku sangat berharap kepada Allah SWT, tetapi di sisi lain aku takut terhadap dosa-dosaku.’


    Rasulullah berkata, “Ketika kedua pemikiran itu menyatu dalam hati seseorang yang dalam keadaan seperti ini, pasti Allah SWT akan memenuhi harapannya serta memberinya rasa aman dari yang ditakutkannya,”

    Menurut buku Rahasia Doa Mustajab susunan Ibnu Qayyim, menjenguk orang sakit sambil mendoakan umur panjang dan kesembuhan bagi yang bersangkutan akan membuatnya terhibur sekaligus senang.

    Lantas, bagaimana doa yang dapat dipanjatkan ketika menjenguk orang sakit?

    Bacaan Doa Menjenguk Orang Sakit

    1. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Pertama

    Mengutip dari Kitab Miftah al-Falah wa Mishbah al-Arwah tulisan Ibn Athaillah al-Sakandari, berikut doa yang dapat dilafalkan ketika menjenguk orang sakit.

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

    Arab latin: Allaahumma rabban naasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa’an lā yughaadiru saqaman

    Artinya: “Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah penyembuh. Tidak ada penawar selain dari penawar-Mu, penawar yang menghabiskan sakit dan penyakit.”

    2. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Kedua

    Dalam buku Kitab Induk Doa dan Dzikir oleh Imam Nawawi, ada juga doa lainnya yang bisa dibaca saat menjenguk orang yang sakit.

    اللَّهُمَّ اشْفِ عَبْدَكَ يَنْكَأُ لَكَ عَدُوّاً أَوْ يَمْشِيْ لَكَ إِلَى صَلَاةٍ

    Arab latin: Allaahummasy fii ‘abdaka yanka-u laka ‘aduwwan au yamsyii laka ilaa shalaatin

    Artinya: “Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu ini, sehingga dia bisa menyembuhkan musuh untuk-Mu atau dapat berjalan untuk menunaikan shalat.”

    3. Doa Menjenguk Orang Sakit Versi Ketiga

    Dalam sebuah riwayat dikatakan Nabi SAW pernah menjenguk orang badui yang sakit ringan, ia memanjatkan doa berikut.

    لاَ بَأْسَ، طَهُورٌ إِنْ شَاءَ الله

    Arab latin: Laa ba’sa thahur insyaa Allah

    Artinya: “Tidak apa, semoga menjadi penghapus (dosa), jika Allah menghendakinya.” (HR Bukhari)

    Demikian doa menjenguk orang sakit yang bisa dibaca. Jangan lupa diamalkan ya!

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa agar Hujan Deras, Mencontoh Rasulullah SAW di Masa Kekeringan


    Jakarta

    Doa agar hujan deras bisa diamalkan bila hujan tak kunjung turun. Bacaan doanya dapat mencontoh dari Rasulullah SAW yang beberapa kali mengamalkannya.

    Dikutip dari buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit karya H. Hamdan Hamedan, dikisahkan dalam sebuah hadits, ada sekelompok orang yang datang sambil menangis kepada Rasulullah SAW. Mereka meminta beliau berkenan berdoa agar turun hujan.

    Setelahnya, Rasulullah SAW melafalkan sebuah doa dan hujan pun turun. Berikut ini adalah bacaan doa agar hujan deras yang dicontoh Rasulullah SAW.


    3 Versi Bacaan Doa agar Hujan Deras

    • Doa agar Hujan Deras Versi Pertama

    Menurut buku 5 Shalat Pembangun Jiwa karya Nasrudin Abd Rohim, terdapat beberapa doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon turunnya hujan deras kepada Allah SWT. Salah satu doa tersebut adalah sebagai berikut,

    اَللَّهُمَّ أَسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا سرِيْعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ

    Arab Latin: Allahummasqinaa ghoitsan mughiitsan mariyyan sarii’an naafi’an ghoiro dhoorrin, ‘aajilan ghoiro aajilin

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kepada kami hujan yang deras, yang membawa berkah, yang menyuburkan, bermanfaat, dan tidak membahayakan, yang datang dengan cepat dan tidak ditunda-tunda.”

    • Doa agar Hujan Deras Versi Kedua

    Selain itu, ada juga doa lain yang mengacu pada hadits Rasulullah SAW.

    اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

    Arab Latin: Allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa

    “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.”

    • Doa agar Hujan Deras Versi Ketiga

    اللهمَّ اسْقِ عِبَادَكَ وَبَهَائِمَكَ وَانْشُرْ رَحْمَتَكَ وَأَحْيِ بَلَدَكَ الْمَيِّتَ

    Bacaan latin: Allahummasqi ‘ibaadaka wa bahaa-imika wansyur rohmataka wa ahyi baladakal mayyit

    Artinya: “Ya Allah, berilah hujan kepada hamba-hambaMu, hewan ternak, berilah rahmatMu dengan merata, dan suburkan bumiMu yang tandus,”

    Menurut Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab yang dikutip dari buku Syama’il Rasulullah tulisan Ahmad Mustafa Mutawalli, Hadi Rahman, dan Muflih Kamil, ada beberapa cara yang dilakukan beliau dalam melafalkan doa meminta hujan. Berikut ini 5 cara yang dilakukan Rasulullah SAW dalam meminta hujan.

    • Saat sedang khutbah di atas mimbar pada hari Jumat
    • Menjadwalkan suatu hari khusus agar orang-orang keluar bersama ke tempat sholat. Beliau keluar ketika matahari terbit dengan merendahkan diri, khusyuk, berwasilah, dan dalam keadaan tunduk
    • Membaca doa meminta hujan di atas mimbar Madinah pada hari selain Jumat. Tidak diketahui bahwa saat itu beliau melakukan sholat
    • Membaca doa Istisqa dengan posisi duduk di dalam masjid seraya mengangkat tangan
    • Berdoa meminta hujan di Ahjar Zait yang berdekatan dengan Dzuwara. Tepatnya di luar pintu masjid yang sekarang dikenal dengan nama Babussalam (kira-kira seukuran lemparan batu balok ke kanan dari luar masjid)

    Ketentuan mengamalkan doa agar hujan deras menurut Ustaz Enjang Burhanudin Yusuf dalam bukunya yang bertajuk Panduan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Shalawat, dianjurkan untuk dibaca sebanyak-banyaknya setelah melaksanakan sholat Istisqa atau sholat meminta hujan. Doa agar hujan deras juga dibaca pada saat waktu-waktu mustajab doa.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Berdoa Pakai Bahasa Indonesia setelah Salat, Begini Hukumnya


    Jakarta

    Rasulullah SAW mengajarkan berdoa dengan bahasa Arab. Bolehkah jika menggantinya dengan bahasa Indonesia?

    Dalam Al-Qur’an, Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa kepada-Nya. Allah SWT berfirman,

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ ٦٠


    Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS Ghafir: 60)

    Imam ahli tafsir, Ibnu Katsir, dalam kitabnya menjelaskan, ayat tersebut berisi anjuran Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya untuk meminta kepada-Nya dan Dia menjamin akan memperkenankan permintaan mereka, seperti yang dikatakan oleh Sufyan Ats-Tsauri.

    Dalam menjelaskan ayat ini, Ibnu Katsir turut menukil hadits Imam Al-Hafiz Abu Ya’la alias Ahmad ibnu Ali ibnul Musanna Al-Mausuli dalam kitab musnadnya, dari Anas bin Malik RA bahwa Nabi SAW bersabda dalam hadits qudsi,

    “Ada empat perkara, yang satu darinya untuk-Ku dan yang satu untukmu, dan yang satunya lagi antara Aku dan kamu, sedangkan yang terakhir antara kamu dan hamba-hamba-Ku. Adapun mengenai yang untuk-Ku ialah hendaknya engkau menyembah-Ku, tidak mempersekutukan Aku dengan sesuatu pun. Adapun yang untukmu dari-Ku ialah amal kebaikan apa pun yang engkau lakukan, Aku akan membalasnya untukmu. Dan adapun yang antara Aku dan kamu ialah engkau berdoa dan Aku yang memperkenankannya. Adapun yang antara engkau dan hamba-hamba-Ku ialah retakanlah untuk mereka apa yang engkau relakan untuk dirimu sendiri.”

    Imam Ahmad juga meriwayatkan dari An-Nu’man ibnu Basyir RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya doa itu ibadah.”

    Kemudian beliau SAW membaca firman-Nya: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina. (QS Ghafir: 60)

    Rasulullah SAW mengajarkan berdoa pada setiap kesempatan, termasuk setelah salat. Doa yang diajarkan nabi menggunakan bahasa Arab. Lantas, bagaimana hukumnya jika berdoa menggunakan bahasa sesuai daerah tempat tinggal, seperti bahasa Indonesia?

    Hukum Berdoa Menggunakan Bahasa Indonesia

    Para ulama telah menjelaskan hukum berdoa menggunakan bahasa Indonesia. Imam Abu Wafa menjelaskan dalam buku Panduan Shalat Rasulullah, berdoa menggunakan bahasa Indonesia dalam pandangan ulama Syafi’iyah terbagi ke dalam dua hukum, yakni doa yang berasal dari Al-Qur’an dan hadits, dan yang bukan dari Al-Qur’an dan hadits.

    Pertama, doa yang berasal dari Al-Qur’an dan hadits boleh dipanjatkan bagi orang yang tidak mampu berbahasa Arab dan tidak boleh bagi orang yang mahir berbahasa Arab. Pendapat lain memperbolehkan bagi siapa saja, dan lainnya mengatakan tidak boleh bagi siapa pun karena tidak darurat.

    Kedua, orang boleh berdoa dengan bahasa non Arab jika doa yang dipanjatkan bukan berasal dari Al-Qur’an dan hadits, asalkan doa tersebut adalah doa yang mubah dan tidak mengandung kata-kata permusuhan atau mengandung dosa dan tidak pula kata-kata yang memutus hubungan kerabat.

    Kebolehan memanjatkan doa dengan bahasa Indonesia turut dijelaskan M. Quraish Shihab dalam buku Shihab & Shihab. Selain itu, Abu Aunillah Al-Baijury dalam Buku Pintar Agama Islam menerangkan, jika tidak bisa menggunakan bahasa Arab, boleh menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah masing-masing, sebab Allah Maha Mengetahui terhadap semua bahasa hamba-hamba-Nya.

    Namun, jika doa yang dimaksud dalam hal ini adalah doa-doa yang berada dalam salat, maka tidak boleh jika menggantinya dengan bahasa Indonesia. Ini merupakan pendapat Imam an-Nawawi dan para ulama lainnya.

    Imam an-Nawawi mengatakan dalam al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab sebagaimana dinukil Ustaz Abdul Somad dalam buku 77 Tanya-Jawab Seputar Shalat,

    “Tidak boleh membuat-buat doa yang tidak ma’tsur (bukan dari Al-Qur’an dan sunnah), kemudian diucapkan dalam bahasa asing (bukan Arab), tidak ada perbedaan pendapat dalam masalah ini, salat menjadi batal disebabkan perbuatan tersebut.”

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Contoh Doa 17 Agustus 2023 dalam Islam untuk Upacara HUT RI


    Jakarta

    Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) digelar pada Kamis, 17 Agustus 2022. Sesuai dengan pedoman dari Kementerian Sekretariat Negara, pelaksanaan upacara disisipi dengan pembacaan doa upacara bendera.

    Pedoman pelaksanaan upacara itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-761 /M/S/TU.00.04/08/2023 tentang Pedoman Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tahun 2023. Edaran tersebut berisikan pedoman upacara di tingkat pusat hingga daerah.

    Sebelum teks doa dibacakan, petugas pembaca doa diimbau menjelaskan bahwa doa upacara dibacakan secara agama Islam dan mempersilakan kepada peserta upacara yang tidak beragama Islam untuk berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.


    Adapun teks bacaan doa upacara bendera 17 Agustus 2023 dalam Islam dapat menggunakan naskah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Berikut bacaan doa selengkapnya.

    5 Contoh Naskah Doa 17 Agustus 2023 dalam Islam

    1. Naskah Doa 17 Agustus 2023 Versi Pertama

    Bismillaahirrahmaanirrahiim… Alhamdulillaahi Rabbil’aalamiin…

    Wassholaatu wassalaamu’ala asyrofil ambiyaa’i walmursaliin wa’ala aalihi sahbihi ajma’iin…

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,

    Dengan penuh kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia mempersembahkan puji syukur kehadirat-Mu. Engkaulah Sang Pencipta alam semesta ini, Engkaulah Dzat yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pulalah yang menentukan segala-galanya. Oleh karena itu, hanya kepada-Mu kami berserah diri dan memohon pertolongan.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Rahim,

    Atas segala rahmat dan karunia-Mu, hari ini kami seluruh bangsa Indonesia, kembali dapat memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78. Tambahkanlah curahan kasih sayang-Mu sebagai berkah bagi kami mengisi kemerdekaan menuju negeri yang adil dan makmur di bawah Ridho-Mu.

    Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,

    Jadikanlah peringatan upacara Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah bangsa kami dari buruk sangka, percekcokan, perselisihan, dan perpecahan.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

    Masih panjang perjuangan bangsa kami dan masih jauh pula perjalanan sejarah bangsa kami, oleh karena itu hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya. Mantapkanlah tekad kami untuk membangun negara dan bangsa, agar menjadi bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, adil, makmur, dan sejahtera.

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun,

    Ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, para pemimpin dan para pejuang kami. Terimalah amal dan perjuangan mereka, karena Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang,

    Kabulkanlah permohonan dan doa kami, agar kami semua tergolong hamba-hambaMu yang beruntung.

    Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, waqina ‘adzabannar…

    Rabbana taqabbal minna innaka anta sami’ul alim wa tub alaina innaka antat tawwaburrahim…

    Walhamdulillahirabbil ‘alamin.

    2. Naskah Doa 17 Agustus 2023 Versi Kedua

    Ya Allah, ya Tuhan kami, ampunilah kami, para pemimpin kami, dan segenap rakyat kami; Engkaulah sebaik-baik pengampun.

    Ya Allah, ya Tuhan kami, rahmatilah kami, para pemimpin kami, dan segenap rakyat kami; Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat.

    Ya Allah, ya Tuhan kami ilhamilah kami para pemimpin kami dan rakyat kami untuk mensyukuri nikmat anugerah-Mu.

    Ilhamilah kami untuk mensyukuri nikmat negeri indah anugerah-Mu dengan menjaga keindahannya.

    Ilhamilah kami untuk mensyukuri nikmat bangsa ramah anugerahmu dengan menjaga keramahannya.

    Ilhamilah pemimpin-pemimpin kami untuk mensyukuri nikmat anugerah-Mu dengan memahami dan mengayomi rakyat yang mereka pimpin.

    Ilhamilah kami dan pemimpin-pemimpin kami untuk mensyukuri nikmat anugerah-Mu dengan menyadari tanggung jawab masing-masing kami.

    Ilhamilah kami untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan anugerah-Mu secara tulus mengisinya dengan kerja nyata bagi kemaslahatan bangsa dan negara.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuat, berilah kami kekuatan untuk pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Menatap masa depan, menyongsong Indonesia maju bermartabat.

    Ya Allah, ya Tuhan kami, ampunilah dan rahmatilah kami dan kabulkanlah doa kami.

    3. Naskah Doa 17 Agustus 2023 Versi Ketiga

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa

    Segala puji kami panjatkan ke hadirat-Mu atas nikmat tidak terhingga yang Engkau berikan kepada bangsa kami. Atas rida dan kuasa-Mu, Engkau bebaskan kami dari belenggu penjajahan.

    Karenanya, perkenankanlah kami pada hari ini dengan penuh rasa syukur dan suka cita, memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan bangsa kami.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana

    Dengan semangat proklamasi kemerdekaan ini, berikanlah rida-Mu yang tak terputus pada kami, untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju, sejajar, dan berkompetisi dengan bangsa-bangsa maju lainnya di dunia.

    Teguhkan persatuan dan kesatuan kami, agar kami dapat menapak dengan kokoh kuat dalam membangun bangsa tercinta ini.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih

    Curahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada para pahlawan kami yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia

    Ampunilah segala kesalahan mereka dan terimalah budi baik dan keikhlasan pengorbanan mereka, serta tinggikan derajat dan muliakan mereka, dalam golongan hamba-hamba-Mu yang syuhada

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun

    Dengan sifat ‘Afuwwun Ghafuur-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para pahlawan kami, serta dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Perkenankan doa kami, Ya Allah.

    4. Naskah Doa 17 Agustus 2023 Versi Keempat

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih,
    Pagi ini, kami,
    Para pemimpin dan seluruh rakyat bangsa ini,
    Bersimpuh, tengadahkan tangan, persembahkan puja-puji,
    Kami bersyukur, atas 78 tahun kemerdekaan bangsa dan negara kami, serta anugerah yang tak terbilang dan tercurah di bumi pertiwi

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,
    Beri kami petunjuk agar peringatan proklamasi kemerdekaan ini bisa menjadi
    momentum merekatkan kesatuan dan persatuan.
    Anugerahi kami kebeningan hati dan kejernihan pikir, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah
    Negeri ini punya cita, mudahkanlah dalam menggapainya
    Hindarkanlah nusantara kami dari bencana dan marabahaya

    Teguhkan rasa cinta tanah air, tumbuh-suburkan tenggang rasa, solidaritas antar sesama, dan gotong royong dalam membangun bangsa. Sehingga, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dapat diwujudkan segera

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa
    Jangan tinggalkan kami dalam kesendirian dan ketidakberdayaan
    Beri kami petunjuk serta kekuatan untuk membawa negeri ini ke arah kemajuan

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun
    Ampunilah semua dosa kami
    Dosa orangtua dan guru-guru kami.
    Ampuni para tokoh bangsa dan para pemimpin kami
    Terimalah amal dan perjuangan para syuhada bangsa kami,
    Mereka yang telah korbankan jiwa raga, darah dan air mata dalam upaya memerdekakan negeri ini,
    Masukkan mereka ke surga-Mu, muliakan kedudukan mereka di sisi-Mu

    Ya Allah
    Kami terus berharap limpahan rahmat-Mu
    Kami terus meminta keluasan ampunan-Mu
    Kiranya Engkau juga mengabulkan doa hamba-hambaMu
    Aamiin

    5. Naskah Doa 17 Agustus 2023 Versi Kelima

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
    حَمْدًا شَاكِرِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ
    يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِ
    اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Esa,

    Dengan penuh kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia mempersembahkan puji syukur kehadirat-Mu. Engkaulah Sang Pencipta alam semesta ini, Engkau-lah Dzat yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pulalah yang menentukan segala-galanya. Oleh karena itu, hanya kepada-Mu kami berserah diri dan memohon pertolongan.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Rahim,

    Atas segala rahmat dan karunia-Mu, hari ini kami seluruh bangsa Indonesia, kembali dapat memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.

    Tambahkanlah curahan kasih sayang-Mu sebagai berkah bagi kami mengisi kemerdekaan menuju negeri yang adil dan makmur di bawah ridho-Mu.

    Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,

    Jadikanlah peringatan upacara proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah bangsa kami dari buruk sangka, percekcokan, perselisihan, dan perpecahan.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Bijaksana,

    Masih panjang perjuangan bangsa kami dan masih jauh pula perjalanan sejarah bangsa kami, oleh karena itu hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya. Mantapkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa, agar menjadi bangsa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, adil, makmur, dan sejahtera.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengampun,

    Ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, para pemimpin dan para pejuang kami. Terimalah amal dan perjuangan mereka, karena Engkau dzat Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang,

    Kabulkanlah permohonan dan doa kami, agar kami semua tergolong hamba-hamba-Mu yang beruntung. Aamiin

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
    وَصَلَى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    (rah/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Malam Tirakatan 17 Agustus, Ini Contoh Bacaannya


    Jakarta

    Tirakatan adalah tradisi masyarakat Indonesia, khususnya Jawa, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI). Tradisi ini digelar pada malam 17 Agustus setiap tahunnya untuk mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa yang salah satunya melalui pembacaan doa malam tirakatan 17 Agustus.

    Dikutip dari laman Repository Universitas Gadjah Mada (UGM), malam tirakatan 17 Agustus dapat mencakup serangkaian kegiatan seperti doa bersama, ceramah sejarah, pertunjukan seni, hingga momen untuk pemberian hadiah kepada pemenang lomba-lomba 17 Agustus yang telah diselenggarakan sebelumnya. Pada dasarnya, rangkaian acara sesuai dengan kesepakatan panitia yang menggelar.

    Menurut tulisan ilmiah dari Indonesia Moslem Tradition and Nationality (Case Study of Malam Tirakatan in Yogyakarta) yang terbit dalam Jurnal Al Qalam UIN Banten, malam tirakatan adalah bentuk akulturasi antara tradisi muslim di Indonesia dan rasa nasionalisme.


    Berdasarkan studi tersebut, melalui malam tirakatan, umat Islam Indonesia dan masyarakat senantiasa menjaga negaranya dan mengingat sejarah nenek moyang mereka yang telah mengorbankan diri untuk kemaslahatan.

    Doa yang bisa diamalkan ketika melakukan doa bersama salah satunya adalah doa seperti yang dikutip dari laman MTSN 2 Kudus, laman Kementerian Agama Karanganyar, dan situs Pemerintah Kota Salatiga.

    3 Contoh Bacaan Doa Malam Tirakatan 17 Agustus

    1. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Versi Pertama

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

    الحمدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ * حَمْداً شَاكِرِيْنَ حَمْدًا حَمْدًا النَّاعِمِيْنَ يُ وَافِي

    نِعَمَوُ وَ يُكَافِئُ مَزِيْدَهُ * يَا رَبَّ نَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَ نْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَ

    عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ * اللّّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِوِ

    وَصَحْبِوِ اَجْمَعِيْن

    Arab Latin: “Bismillāhirraḥmānirraḥīm Alḥamdu lillāhi rabbilʿālamīn * ḥamdan shākhirīn ḥamdan ḥamdan an-nāʿimīn yu wāfīniʿamahu wa yukāfīʾu mazīdahu * yā rabbana lakal-ḥamdu kamā yanbaghī lijālali wajhika waʿaẓīmi sulṭānik * Allāhumma ṣalli wa sallim ʿalā sayyidinā Muḥammadin wa ʿalā ālihi wa ṣaḥbihi ajmaʿīn”

    Ya Allah Tuhan yang Maha Kuasa

    Puji syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu, atas nikmat tidak terhingga yang Engkau berikan pada bangsa kami. Atas rida dan kuasa-Mu Engkau bebaskan kami dari belenggu penjajahan.

    Karenanya, perkenankanlah kami pada hari ini dengan penuh rasa syukur dan suka cita, memperingati hari proklamasi kemerdekaan bangsa kami yang ke-78.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Bijaksana

    Dengan semangat proklamasi kemerdekaan yang ke-78 ini, berikanlah inspirasi yang tak terputus pada kami, untuk mengiringi langkah kami, dalam membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju, sejajar dan berkompetisi dengan bangsa-angsa maju lainnya di dunia.

    Teguhkan persatuan dan kesatuan kami, agar kami dapat menapak dengan kokoh kuat dalam membangun bangsa tercinta ini.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih

    Curahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada para pahlawan kami, yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi tegaknya negara kesatuan republik indonesia.

    Ampunilah segala kesalahan mereka, dan terimalah budi baik dan keikhlasan pengorbanan mereka, serta tinggikan derajat dan muliakan mereka, dalam golongan hamba-hamba-Mu yang syuhada.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Melindungi

    Pasca diterjang wabah COVID-19 yang pernah merajalela, semakin menyadarkan kami, bahwa betapa lemahnya kami tanpa pertolongan-Mu.

    Karenanya ya Allah, dengan qudrat dan iradah-Mu mohon Engkau berkenan mengangkat segala wabah yang mungkin akan datang dari negeri tercinta ini. Sehat, kuatkan, dan tabahkan kami dalam menghadapinya.

    Ya Tuhan yang Maha Pengampun

    Dengan sifat afuwun ghofur-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para pahlawan kami, serta dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Perkenankan doa kami.

    رَبَّ نَا اَتِناَ فِى الدُّنْ يَا حَسَنَةً وَفِى الَْْخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ * وصَلَّى

    اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِوِ وَصَحْ بِوِ اَجْمَعِيْنَ * بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ

    رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عِلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Arab Latin: “Rabbana atina fid-dunya yā ḥasanatan wa fil-ākhirati ḥasanatan wa qinā ʿadhāba an-nār * waṣalla Allāhu ʿalā sayyidinā Muḥammadin wa ʿalā ālihi wa ṣaḥbihi ajmaʿīn * bifaḍli subḥāna rabbika rabbil-ʿizzati ʿammā yaṣifuun * wa salāmun ʿalal-mursalīn wa al-ḥamdu lillāhi rabbil-ʿālamīn.”

    2. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Versi Kedua

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Bismillahirrohmanirrohim, alhamdulillahi robbil ‘alamin wash-sholatu wassalamu ‘ala asrofil anbiya wal mursalin wa’ala alihi washohbihi ajma’iin. Warhamnaa ma’ahum birohmatika ya arhamar rohimiin.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa pada saat ini kami seluruh bangsa Indonesia sedang bertafakur, memuji kebesaran-Mu memanjatkan doa syukur kehadirat-Mu atas nikmat kemerdekaan yang telah Engkau anugerahkan kepada bangsa kami yang telah genap berusia 78 tahun. Untuk itu terimalah doa dan rasa syukur kami ini.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa

    Berkat rahmat dan karunia-Mu serta semangat persatuan dan kesatuan yang membara, bangsa kami dapat mengusir penjajah dari bumi pertiwi Indonesia, untuk itu Ya Allah, dengan kekuasaan-Mu jua, berilah kemampuan kepada bangsa Indonesia untuk mampu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana

    Hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya, jauhkan kami dari permusuhan dan perpecahan. Sadarkanlah kepada seluruh bangsa kami akan pentingnya persatuan dan kesatuan, kuatkan jiwa kami untuk tetap bersatu padu dalam kebersamaan dan jauhkan kami dari sifat iri dan dengki serta mementingkan diri sendiri, yang akan dapat menumbuhkan benih perpecahan dan disintegrasi.

    Ya Allah, Tuhan Penentu Masa Depan

    Masa depan adalah milik anak cucu kami. Jadikanlah generasi masa kini dan generasi mendatang sebagai generasi yang penuh Iman dan Taqwa, generasi yang hormat kepada orang tua dan menghargai jasa para pahlawan. Jadikanlah kami dan anak cucu kami manusia yang dapat membawa bangsa dan negara kami ke tingkat kemajuan dan keadilan yang kami cita-citakan, serta terciptanya masyarakat yang saling menghormati dan penuh sayang.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun

    Ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Para pahlawan dan syuhada yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah. Terimalah doa permohonan kami.

    Rabana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqinaa ‘azzabannar.

    3. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Versi Ketiga

    Bismillahirrahmanirrahim

    Alhamdulillahirobbil ‘alamin washolatu wassalamu ala asrofil anbiyai wal mursalin sayyidina muhammadin waala alihi wasohbihi ajmain,

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah

    Dengan segala kerendahan hati, kami mempersembahkan puji syukur kehadirat-Mu, karena Engkaulah Maha Pencipta Alam Semesta ini, Engkaulah yang mengatur dan Engkau pulalah yang menentukan segala-galanya, kepada-Mu kami berserah diri dan kepada- Mu kami tawakal, kehadirat-Mu semua akan kembali.

    Atas segala rahmat dan karunia-Mu, pada hari ini kami dapat berkumpul di tempat ini untuk menyambut peringatan Kemerdekaan Ke- 78 Republik Indonesia Tahun 2022.

    Ya Allah, Ya Tuhan Kami,

    Dengan semangat Proklamasi 1945, berikanlah kepada kami hidayah-Mu, sehingga dapat memperkokoh persatuan dan kebersamaan menuju Indonesia yang aman, demokratis dan sejahtera.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

    Perjuangan bangsa kami belum selesai, perjalanan sejarah bangsa kami masih jauh, oleh sebab itu, Ya Allah, hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya.

    Jauhkanlah kami dari perpecahan dan permusuhan, berilah kami jalan keluar atas segala krisis, dan mantapkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami.

    Jadikanlah bangsa kami bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu,

    Jadikanlah peringatan menyambut Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia ini, sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa kesatuan, persatuan dan kegotong-royongan di antara kami.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun,

    Ampunilah para syuhada pahlawan bangsa kami, serta terimalah amal perjuangannya, karena Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mengetahui.

    Ampuni pula semua kesalahan dan dosa kami, dosa orang tua kami, dan kabulkanlah permohonan dan doa kami. Aamiin ya rabbal alamin.

    Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina adzabannar.

    Demikian pembahasan mengenai contoh doa malam tirakatan 17 Agustus. Semoga bermanfaat dan selamat merayakan Hari Kemerdekaan.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Rakaat sebelum Subuh Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya, Ini Haditsnya


    Jakarta

    Salat dua rakaat sebelum Subuh memiliki keutamaan lebih baik dari dunia dan seisinya. Amalan sunnah ini diterangkan dalam sejumlah hadits shahih.

    Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadhus Shalihin menyebut hadits yang berasal dari Aisyah RA, bahwa Nabi SAW bersabda,

    رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا رَوَاهُ الدُّنْيَا مُسْلِمٌ. وَفِي رِوَايَةٍ: «لَهُمَا أَحَبَّ إِلَيَّ مِنَ جميعا


    Artinya: “Dua rakaat sebelum salat Subuh itu lebih baik daripada dunia dan segala isinya.” (HR Muslim) Dalam riwayat lain dikatakan, “Dua rakaat sebelum Subuh itu lebih aku sukai daripada dunia dengan segala isinya.”

    Imam Bukhari dan Muslim turut meriwayatkan masing-masing dalam Shahih-nya dengan redaksi,

    كَانَ رَسُولُ اللهِ يُصَلِّى مِنَ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى وَيُوَترُ برَكْعَة مِنْ آخر اللَّيْلِ وَيُصَلِّى الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاةِ الْغَدَاةِ وَكَأَنَّ الْأَذَانَ بِأَذْنَيْهِ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

    Artinya: “Rasulullah SAW biasa salat malam dua rakaat dua rakaat salam, dan pada akhir malam beliau salat Witir satu rakaat. Dan beliau juga biasa salat dua rakaat sebelum salat Subuh, seolah-olah beliau telah mendengar iqamah.” (Muttafaq ‘Alaih)

    Makna dari hadits tersebut, kata Imam an-Nawawi, bahwa Rasulullah SAW bersegera melaksanakan dua rakaat salat sunnah sebelum Subuh (salat Fajar) seperti orang yang mendengar iqamah karena khawatir terlewat di awal waktu.

    Dalam hadits lain, Aisyah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW senantiasa menjaga amalan salat 2 rakaat sebelum Subuh itu. Aisyah RA berkata,

    لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ عَلَى شَيْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ تَعَاهُدًا مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَي الْفَجْرِ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

    Artinya: “Nabi SAW tidaklah lebih menjaga suatu shalat sunnah melebihi dua rakaat sebelum salat Subuh.” (Muttafaq ‘Alaih)

    Salat dua rakaat sebelum Subuh ini dikerjakan dengan pendek agar dapat melaksanakan salat fardhu dengan waktu yang luas, sebagaimana dijelaskan Imam an-Nawawi dalam Syarah Riyadhus Shalihin. Salat ini dikerjakan setelah muncul fajar shadiq (cahaya yang muncul di ufuk) dengan jelas.

    Lebih lanjut Imam an-Nawawi menjelaskan, Nabi SAW bersegera mengerjakan salat sunnah dua rakaat sebagai bukti bahwa salat ini sangat penting untuk diperhatikan dan dilaksanakan.

    Amalan setelah Salat Subuh

    Ada sejumlah amalan sunnah berpahala besar lain yang bisa dikerjakan umat Islam setelah salat Subuh. Mengutip Al-arba’uunal muniiratu fil ajuuril Kabiirati’alal ‘amaalil yasiirati karya Iyadah bin Ayyub al-Kubaisi, berikut beberapa amalan sunnahnya:

    • Berdzikir dengan bacaan doa pagi dan sore sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW, seperti istighfar, membaca doa sayyidul istighfar, tasbih, tahlil, dan tahmid, serta doa-doa lain yang mencakup bentuk syukur atas nikmat
    • Membaca doa mohon ampunan untuk umat Islam dan seluruhnya
    • Melanjutkan dengan i’tikaf di masjid jika sebelumnya melaksanakan salat Subuh berjamaah
    • Salat Dhuha semampunya asalkan konsisten
    • Menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif dan selaras dengan syariat Islam

    Salat Dhuha sendiri termasuk amalan yang bernilai sedekah. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Dzar, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

    يُصْبِحُ علَى كُلِّ سُلَامَى مِن أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بالمَعروفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْيٌ عَنِ المُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِن ذلكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُما مِنَ الضُّحَى

    Artinya: “Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan salat Dhuha dua rakaat.” (HR Muslim

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com