Tag Archives: hindari

Hindari Tanam 7 Pohon Ini Dekat Rumah, Akarnya Bisa Bikin Dinding Retak


Jakarta

Rumah akan terasa lebih hidup dan nyaman dihuni apabila di sekitarnya terdapat pohon atau tanaman. Sebab, tanaman dapat memasok oksigen dan menyerap karbondioksida.

Dedaunan yang rimbun juga bisa menghalau cahaya matahari masuk ke dalam rumah sehingga rumah tidak terlalu panas. Beberapa pohon juga bisa mengubah tampilan rumah jadi lebih estetik karena bentuknya yang indah, layaknya membingkai atau mengelilingi area rumah.

Ketika hendak menanam pohon, pilih tanaman yang paling cocok dengan kebutuhan dan selera. Sebagai contoh pohon berbunga, pohon dengan bentuk daun unik, atau pohon yang batangnya pendek.


Di luar itu semua, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan kondisi akar tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang akarnya bisa menembus tanah bahkan bangunan sehingga menyebabkan bentuknya miring atau retakan pada fondasi. Bukan hanya bangunan pohon yang memiliki bentuk akar yang besar dan menembus tanah juga bisa menghancurkan aspal, paving block, hingga penutup jalan lainnya.

Dilansir dari Jimstrees.com berikut beberapa jenis pohon yang dapat merusak fondasi rumah.

Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

1. Pohon Pepaya

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

Pohon pepaya merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Jika kita lihat, tanaman ini tidak seperti pohon pada umumnya karena batangnya tidak begitu tebal dan keras. Namun, akar pohon pepaya dapat menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan membahayakan struktur bangunan.

Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

2. Pohon Jambu

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

Pohon jambu merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Banyak rumah menanam pohon ini, baik yang jenis jambu air ataupun jambu bangkok. Namun, hati-hati, pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak diperhitungkan lokasi penanamannya, akar pohon jambu bisa menjangkau hingga ke area rumah dan merusak bagian bawah fondasi atau pagar.

3. Pohon Mangga

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

Akar pohon mangga akar juga salah satu yang berpotensi dapat merusak fondasi rumah. Bahkan jika di sekeliling pohon tersebut dibuat pembatas dari semen, batu, atau paving block, beberapa tahun kemudian pasti ada sisi yang pecah dan retak. Oleh karena itu, perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

4. Pohon Beringin

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

Pasti detikers sudah tidak asing dengan pohon beringin. Tanaman ini memiliki akar yang berukuran besar dan timbul ke permukaan. Bahkan beberapa pohon ada yang akarnya menjalar cukup jauh dari lokasi batasnya tumbuh. Oleh karena itu, jarang ada orang yang mau menanam pohon beringin di dalam perumahan atau cluster kecil karena berpotensi merusak bangunan.

5. Pohon Ketapang

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

Pohon satu ini sering ditemukan di rumah-rumah masa kini. Tampilan batangnya yang ramping, daun-daun yang melebar layaknya piring membuat tampilan pohon ini tampak indah. Namun, hati-hati tanaman ini memiliki akar yang merusak. Jadi sebaiknya hindari tanaman ini.

6. Pohon Bidara

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

Pohon bidara merupakan tanaman obat yang biasa tumbuh subur di daerah kering. Namun, tanaman ini tidak direkomendasikan ditanam di dekat rumah karena akarnya dapat merusak fondasi.

7. Pohon Durian

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

Jarak yang masih aman untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

  • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus untuk Kaum Mager

Jakarta

Menurunkan berat badan seringkali identik dengan olahraga rutin yang melelahkan. Tapi, ada cara diet selain olahraga yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan efektif.

Dengan sedikit perubahan pola makan dan kebiasaan sehari, hari, seseorang bisa berupaya untuk menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus Buat Kaum Mager

Beberapa cara diet tanpa olahraga yaitu mengurangi porsi makan, konsumsi lebih banyak serat, hingga mengonsumsi probiotik


1. Kurangi Porsi Makan

Tidak perlu sepenuhnya menghindari makanan yang disukai, baik itu karbohidrat atau lemak. Cukup kurangi porsi makan dan seimbangkan makanan tidak sehat dengan makanan sehat yang mengandung lebih sedikit kalori dan lebih banyak serat.

2. Konsumsi Lebih Banyak Serat

Serat bisa ditemukan dalam buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Mengonsumsi serat bisa membantu menurunkan berat badan dengan memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan meningkatkan kesehatan usus.

Serat bisa didapat dengan mengonsumsi buah setiap hari, memasukan biji-bijian utuh ke dalam pola makan, seperti beras merah, sera mengonsumsi banyak sayuran. Sebuah studi menunjukkan, meningkatkan asupan serat bisa membantu orang mempertahankan diet.

3. Kunyah Makanan dengan Perlahan

Otak membutuhkan waktu untuk memproses bahwa tubuh sudah cukup makan. Penelitian menunjukkan mengunyah makanan dengan seksama dan lebih lambat berkaitan dengan faktor-faktor yang mungkin berkaitan dengan penurunan berat badan, seperti meningkatkan rasa kenyang dan penurunan asupan makanan.

Seberapa cepat seseorang menghabiskan makanan juga bisa memengaruhi berat badan. Sebuah tinjauan di tahun 2021 menunjukkan, orang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang jauh lebih rendah dibandingkan orang yang makan cepat.

Untuk membiasakan diri untuk makan lebih lambat, menghitung berapa kali kunyahan setiap suapan bisa membantu.

4. Konsumsi Banyak Protein

Protein bisa berkontribusi pada penurunan berat badan dan manajemen kalori dalam beberapa cara, seperti, meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Jadi, pertimbangkan untuk meningkatkan kandungan protein dalam makanan.

5. Minum Air Putih secara Teratur

Minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan, terutama jika diminum sebelum makan. Sebuah studi di tahun 2018 menemukan, minum air putih sebelum makan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan.

6. Makan Tanpa Gangguan

Fokus pada makanan yang dimakan bisa membantu mengurangi asupan kalori, sehingga mendukung penurunan berat badan. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menemukan, makan sambil menonton TV atau mengobrol bisa membuat seseorang cenderung makan lebih banyak. Hal ini karena perhatian yang teralihkan bisa memengaruhi sensasi saat makan.

7. Hindari Konsumsi Minuman Manis

Sering mengonsumsi minuman manis, seperti soda atau jus kemasan bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan, menaikkan indeks massa tubuh (BMI), dan memicu masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Kalori dari minuman manis sangat mudah menumpuk, sebab tidak memberikan rasa kenyang seperti makanan padat. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menunjukkan, mengganti minuman manis dengan minuman rendah kalori atau tanpa kalori bisa membantu menurunkan berat badan, BMI, dan persentase lemak tubuh.

8. Seimbangkan Karbohidrat

Dikutip dari laman Prevention, keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak merupakan kunci untuk membuat tubuh merasa kenyang. Sehingga, hal ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil dan makan berlebihan.

Menurut The Dietary Guidelines for Americans, karbohidrat membentuk 45%-65% dari total kalori harian. Artinya jika seseorang mengonsumsi 2.000 kalori sehari, 900-1.300 kalorinya harus berasal dari karbohidrat.

9. Konsumsi Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang berperan penting dalam pencernaan. Bakteri ini bermanfaat bagi usus dan kesehatan umum seseorang,

Penelitian menunjukkan bahwa probiotik bisa membantu mencegah atau mengelola obesitas, sebagai bagian dari pola makan seimbang. Probiotik secara alami ada dalam berbagai makanan fermentasi, seperti:

  • Yoghurt
  • Kimchi
  • Kefir
  • Kombucha

(elk/suc)



Sumber : health.detik.com

9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus untuk Kaum Mager

Jakarta

Menurunkan berat badan seringkali identik dengan olahraga rutin yang melelahkan. Tapi, ada cara diet selain olahraga yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan efektif.

Dengan sedikit perubahan pola makan dan kebiasaan sehari, hari, seseorang bisa berupaya untuk menurunkan berat badan. Bagaimana caranya?

9 Cara Diet Tanpa Olahraga, Tips Kurus Buat Kaum Mager

Beberapa cara diet tanpa olahraga yaitu mengurangi porsi makan, konsumsi lebih banyak serat, hingga mengonsumsi probiotik


1. Kurangi Porsi Makan

Tidak perlu sepenuhnya menghindari makanan yang disukai, baik itu karbohidrat atau lemak. Cukup kurangi porsi makan dan seimbangkan makanan tidak sehat dengan makanan sehat yang mengandung lebih sedikit kalori dan lebih banyak serat.

2. Konsumsi Lebih Banyak Serat

Serat bisa ditemukan dalam buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Mengonsumsi serat bisa membantu menurunkan berat badan dengan memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan meningkatkan kesehatan usus.

Serat bisa didapat dengan mengonsumsi buah setiap hari, memasukan biji-bijian utuh ke dalam pola makan, seperti beras merah, sera mengonsumsi banyak sayuran. Sebuah studi menunjukkan, meningkatkan asupan serat bisa membantu orang mempertahankan diet.

3. Kunyah Makanan dengan Perlahan

Otak membutuhkan waktu untuk memproses bahwa tubuh sudah cukup makan. Penelitian menunjukkan mengunyah makanan dengan seksama dan lebih lambat berkaitan dengan faktor-faktor yang mungkin berkaitan dengan penurunan berat badan, seperti meningkatkan rasa kenyang dan penurunan asupan makanan.

Seberapa cepat seseorang menghabiskan makanan juga bisa memengaruhi berat badan. Sebuah tinjauan di tahun 2021 menunjukkan, orang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang jauh lebih rendah dibandingkan orang yang makan cepat.

Untuk membiasakan diri untuk makan lebih lambat, menghitung berapa kali kunyahan setiap suapan bisa membantu.

4. Konsumsi Banyak Protein

Protein bisa berkontribusi pada penurunan berat badan dan manajemen kalori dalam beberapa cara, seperti, meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Jadi, pertimbangkan untuk meningkatkan kandungan protein dalam makanan.

5. Minum Air Putih secara Teratur

Minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan, terutama jika diminum sebelum makan. Sebuah studi di tahun 2018 menemukan, minum air putih sebelum makan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan.

6. Makan Tanpa Gangguan

Fokus pada makanan yang dimakan bisa membantu mengurangi asupan kalori, sehingga mendukung penurunan berat badan. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menemukan, makan sambil menonton TV atau mengobrol bisa membuat seseorang cenderung makan lebih banyak. Hal ini karena perhatian yang teralihkan bisa memengaruhi sensasi saat makan.

7. Hindari Konsumsi Minuman Manis

Sering mengonsumsi minuman manis, seperti soda atau jus kemasan bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan, menaikkan indeks massa tubuh (BMI), dan memicu masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Kalori dari minuman manis sangat mudah menumpuk, sebab tidak memberikan rasa kenyang seperti makanan padat. Sebuah tinjauan pada tahun 2022 menunjukkan, mengganti minuman manis dengan minuman rendah kalori atau tanpa kalori bisa membantu menurunkan berat badan, BMI, dan persentase lemak tubuh.

8. Seimbangkan Karbohidrat

Dikutip dari laman Prevention, keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak merupakan kunci untuk membuat tubuh merasa kenyang. Sehingga, hal ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil dan makan berlebihan.

Menurut The Dietary Guidelines for Americans, karbohidrat membentuk 45%-65% dari total kalori harian. Artinya jika seseorang mengonsumsi 2.000 kalori sehari, 900-1.300 kalorinya harus berasal dari karbohidrat.

9. Konsumsi Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang berperan penting dalam pencernaan. Bakteri ini bermanfaat bagi usus dan kesehatan umum seseorang,

Penelitian menunjukkan bahwa probiotik bisa membantu mencegah atau mengelola obesitas, sebagai bagian dari pola makan seimbang. Probiotik secara alami ada dalam berbagai makanan fermentasi, seperti:

  • Yoghurt
  • Kimchi
  • Kefir
  • Kombucha

(elk/suc)



Sumber : health.detik.com

Saudi Bagikan Tips Pilih Waktu Umrah untuk Hindari Kepadatan



Jakarta

Jemaah dari berbagai negara tengah berbondong-bondong menunaikan umrah di Tanah Suci. Untuk menghindari kepadatan, ada tips yang bisa dilakukan.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengimbau jemaah memanfaatkan waktu yang tidak ramai untuk memudahkan ibadah umrah. Pihaknya menyebut jemaah bisa melihat indikator warna yang tertera pada aplikasi Nusuk.

“Aplikasi #Nusuk menggunakan kode warna untuk menunjukkan waktu optimal menunaikan umrah,” kata kementerian dalam unggahannya di media sosial X seperti dikutip, Senin (30/9/2024).


“Gunakan indikator warna untuk memilih momen yang ideal,” tulisnya.

Nusuk adalah platform resmi dari otoritas Arab Saudi untuk pelayanan ibadah haji dan umrah. Menurut informasi yang tertera pada situsnya, izin umrah, tawaf, hingga masuk Raudhah akan dikeluarkan oleh Nusuk.

Nusuk juga memberikan sejumlah informasi untuk memudahkan jemaah, salah satunya indikator warna yang menunjukkan tingkat kerumunan jemaah di Dua Masjid Suci.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyebut, ada tiga warna pada indikator Nusuk, yaitu hijau menunjukkan kerumunan ringan, kuning menunjukkan kerumunan sedang, dan merah kerumunan berat atau sangat padat. Jemaah bisa memilih waktu dengan tingkat kerumunan ringan atau pada lampu indikator hijau.

Selain menggunakan indikator warna untuk memilih waktu umrah, kementerian menegaskan agar jemaah tiba pada tanggal dan waktu yang telah ditentukan.

Berikut tips dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi secara rinci:

  1. Pilihlah waktu yang tidak terlalu ramai saat mengajukan izin umrah
  2. Pastikan Anda tiba pada tanggal dan waktu yang ditentukan
  3. Gunakan indikator warna untuk memilih momen yang ideal. Hijau menunjukkan kerumunan ringan, kuning sedang, dan merah berat atau sangat padat.

Diketahui, musim umrah 1446 H resmi dibuka setelah berakhirnya musim haji 1445 H yang dihadiri lebih dari 1,8 juta umat Islam. Otoritas Umum Statistik Arab Saudi (GASTAT) melaporkan total jemaah haji 2024 mencapai 1.833.164 orang dengan 1.611.310 berasal dari luar kerajaan dan 221.854 adalah jemaah berasal dari dalam negeri.

Arab Saudi menargetkan jutaan umat Islam dari berbagai negara untuk datang menunaikan umrah dan kunjungan ke wilayahnya.

(kri/lus)



Sumber : www.detik.com