Tag: homes & gardens

  • Mudah! Bersihkan Noda Membandel di Kompor Bisa Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda sisa-sisa makanan setelah memasak terkadang mengering dan menempel di kompor. Apalagi jika tidak langsung dibersihkan, bisa-bisa noda sulit dihilangkan.

    Apabila sudah kejadian ada noda membandel di kompor, penghuni rumah tak perlu khawatir karena masih bisa membersihkannya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan noda membandel di kompor.


    1. Baking Soda

    jar of baking soda and spoon on the white backgroundbaking soda. Foto: Istimewa

    Soda kue atau baking soda biasa dipakai untuk membuat kue, tetapi kegunaannya juga bisa untuk membersihkan noda membandel hingga jamur. Caranya dengan campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di meja dapur, wastafel, dan kompor. Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya.

    2. Air Perasan Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon yang dicampur ke dalam air sudah dikenal sebagai senjata ampuh untuk membersihkan noda membandel. Hal ini dikarenakan dalam lemon terdapat kandungan bahan pembersih alami dengan tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya.

    Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon. Caranya dengan meneteskan dua tetes minyak esensial lemon ke kapas. Lalu, letakkan di tempat di mana ditemukan bau tak sedap. Apabila muncul dari kulkas, letakkan di belakang kulkas agar baunya dapat terserap.

    Selain minyak esensial lemon, kulit lemon juga bisa menghilangkan bau tak sedap pada tempat sampah. Caranya cukup membuang beberapa kulit lemon ke dalam tempat sampah.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena asamnya dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Cuka putih merupakan pembersih alami yang ampuh karena keasamannya yang membantu melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara untuk membuat bahan pembersih dari larutan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Kemudian, semprotkan campuran cuka dan air ke permukaan kompor, biarkan selama sekitar 10 menit, lalu gosok dengan air sabun menggunakan sabut gosok non-abrasif.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda membandel di kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Bikin Bau, Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Membersihkan Dapur


    Jakarta

    Membersihkan dapur perlu dilakukan, apalagi jika sering digunakan. Jika tidak, tentunya dapur akan menjadi sangat kotor dan penghuni rumah enggan menggunakannya.

    Membersihkan dapur sebaiknya tidak dilakukan secara asal-asalan. Bukannya bersih, nanti malah bikin dapur makin kotor bahkan bau.

    Ada beberapa kesalahan yang harus dihindari saat membersihkan dapur. Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini informasinya.


    1. Tidak Bersihkan Tempat Sampah

    In de zorgtempat sampah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anne van der Veer

    Jangan salah lho, tempat sampah juga harus dibersihkan. Kalau tidak dibersihkan bisa menimbulkan bau hingga menampung bakteri.

    Untuk mencegahnya, penghuni rumah harus mencuci bagian dalam tempat sampah seminggu sekali dengan air sabun hangat dan taburkan baking soda di bagian bawah tempat sampah untuk menyerap bau.

    “Kosongkan tempat sampah secara teratur dan bilas bagian dalam tempat sampah dengan sabun lembut dan air panas untuk menghilangkan sisa-sisa makanan. Gunakan semprotan desinfektan dan biarkan tempat sampah mengering sepenuhnya untuk mencegah penumpukan kelembapan,” ujar pendiri Fresh Tech Maid, Wells Ye, dikutip dari Homes & Gardens.

    2. Tidak Bersihkan Bagian Belakang Perabotan Dapur

    ilustrasi kulkasilustrasi kulkas Foto: Getty Images/asbe

    Penghuni rumah jangan sampai terlewat untuk membersihkan bagian belakang perabotan dapur, seperti kulkas, oven, maupun microwave. Sebab, tumpukan debu, sisa makanan, maupun minyak lama-lama bisa susah dihilangkan jika didiamkan terlalu lama bahkan meningmbulkan bau.

    Penghuni rumah bisa membersihkan debu terlebih dahulu lalu bersihkan minyak atau kotoran dengan kain dan semprotan pembersih. Jangan lupa, saat membersihkan kulkas periksa kumparan dan bersihkan debu yang menumpuk untuk mengurangi konsumsi energi.

    3. Mengabaikan Saluran Pembuangan Wastafel

    Water flowing out of a kitchen stainless steel tap into the sink. Wasting water by leaving a chrome faucet tap runningIlustrasi wastafel. Foto: Getty Images/vovashevchuk

    Jangan salah lho, saluran pembuangan wastafel yang tidak dirawat bisa jadi tempat perkembangbiakan bakteri dan menimbulkan bau. Hal itu karena sampah makanan, minyak, maupun buih sabun yang menumpuk bisa membuat saluran pembuangan wastafel tersumbat.

    Untuk membersihkannya, penghuni rumah bisa menggunakan menuangkan setengah cup baking soda dan satu cup cuka putih ke dalam saluran pembuangan. Biarkan selama 5-10 menit untuk memecah kotoran dan menghilangkan bau, lalu bilas dengan air mendidih untuk membuang residu.

    4. Tidak Ganti Spons Cuci Piring

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewIlustrasi spons. Foto: Istock

    Penghuni rumah disarankan untuk mengganti spons cuci piring setiap 1-2 minggu sekali atau jika sudah menimbulkan bau. Kalau digunakan terlalu lama, khawatir bisa menjadi tempat menampungnya bakteri.

    5. Terlalu Banyak Pakai Sabun Cuci Piring

    Close up of woman hands  washing a plate with a cleaning sponge in a kitchen sink. A faucet with flowing water and a dish washing soap are visible. The sink is full of water and soap sud. High resolution 42Mp indoors digital capture taken with SONY A7rII and Zeiss Batis 25mm F2.0 lensIlustrasi cuci piring. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Biasanya, menggunakan banyak sabun cuci piring dianggap bisa membuat peralatan makan bersih kinclong. Akan tetapi, terlalu banyak penggunaan sabun cuci piring justru bisa menimbulkan residu tipis pada peralatan makan dan wastafel.

    Residu itu bisa membuat piring tampak keruh. Untuk menghilangkan residu bisa dengan mencuci pakai beberapa tetes sabun cuci piring dan dibilas dengan air panas.

    Perlu diketahui bahwa membersihkan dapur bukan hanya lap-lap saja tetapi juga harus memperhatikan perabotan sekitar. Hindari kesalahan-kesalahan tersebut agar dapur tidak mengeluarkan bau tak sedap.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bolehkah Meletakkan Kasur Langsung di Lantai? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Banyak orang yang tidur langsung menggunakan kasur yang terletak di lantai. Biasanya, kasur tersebut langsung diletakkan begitu saja di lantai tanpa alas apa pun.

    Memangnya boleh ya menaruh langsung kasur di lantai tanpa alas apa pun?

    Sebenarnya boleh-boleh saja menaruh kasur langsung di lantai. Toh tidak ada aturan baku yang mengaturnya juga.


    Hanya saja, ada beberapa kekurangan dari menaruh kasur langsung di lantai. Dilansir dari Tom’s Guide, berikut ini informasinya.

    Kekurangan Menaruh Kasur di Lantai

    Memicu Perkembangan Jamur

    Kasur kemungkinan besar menjadi tempat bertumbuhnya jamur jika diletakkan langsung di lantai, apalagi kalau tempat atau ruangan kamar kamu lembap atau hangat. Tanpa adanya pembatas antara kasur dan lantai maka tidak ada sirkulasi udara yang menyebabkan area tersebut menjadi lembap yang cocok bagi serangga dan makhluk lainnya masuk ke dalam kasur.

    Rentan Terasa Panas

    Karena tidak ada sirkulasi udara, panas tubuh akan terperangkap di dalam kasur jika benda tersebut diletakkan langsung di lantai. Apabila panas tubuh terperangkap di dalam kasur, kasur akan terasa hangat yang bisa saja membuatmu gerah saat tidur.

    Jadi Sarang Serangga dan Debu

    Kutu kasur bisa saja langsung masuk ke dalam kasur dengan mudah jika diletakkan di lantai tanpa pelindung apapun, misalnya jika kasur tak memakai seprai. Selain itu, debu juga akan terkumpul dengan cepat jika kasur diletakkan langsung di lantai.

    Kelebihan Menaruh Kasur di Lantai

    Walau demikian, ada kelebihannya juga lho menaruh kasur langsung di lantai. Berikut ini informasinya.

    Ruangan Lebih Luas

    Dilansir dari Homes & Gardens, Mary Love dari Simba Sleep mengatakan menaruh kasur langsung di lantai bisa membuat ruangan terasa lebih luas, apalagi jika ukuran ruangan kecil. Sebab, tidak perlu menaruh dipan tempat tidur lagi.

    Selain itu, lantai juga menyediakan alas yang stabil sehingga menghindari risiko rangka tempat tidur berderit yang bisa membangunkan penghuni rumah di malam hari.

    Manfaat Ergonomis

    Menurut ilmuwan tidur dari Emma Mattress, Theresa Schnorbach, ada manfaat ergonomis saat menaruh kasur langsung di lantai. Sebab, seluruh permukaan lantai rata sehingga kasur mendapat topangan yang sama kuatnya.

    “Hal ini sangat berbeda dengan rangka tempat tidur berpalang, di mana celah di antara bilah-bilahnya menciptakan ketidakkonsistenan dalam topangan,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens.

    Tips Menaruh Kasur Langsung di Lantai

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menaruh kasur langsung di lantai. Dilansir dari Sleep Foundation, berikut ini informasinya.

    Jaga Kebersihan

    Sangat penting untuk menjaga kebersihan karena kasur langsung ditaruh di lantai. Penghuni rumah harus rutin menyapu dan mengepel lantai dan biarkan kering sebelum menaruh kasur.

    Jaga Kelembapan

    Karena kasur rentan lembap jika ditaruh di lantai, sebaiknya dirikan kasur dan sandarkan ke tembok agar ada sirkulasi udara.

    Beri Pembatas antara Kasur dan Lantai

    Jika lantai di rumah berupa kayu atau keramik sebaiknya tambahkan alas sebelum menaruh kasur di atas lantai. Ini akan membantu melindungi kasur serta menjaga suhu lebih nyaman di malam yang dingin. Metode ini juga memiliki manfaat tambahan karena kasur tidak langsung menyentuh lantai tanpa perlu menggunakan rangka atau fondasi tempat tidur.

    Itulah kekurangan dan kelebihan menaruh kasur langsung di lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Kendor Nggak Usah Beli yang Baru, Pakai 4 Cara Ini Biar Kenceng Lagi


    Jakarta

    Kasur dibuat lembut dan empuk agar nyaman digunakan meskipun mendapat beban seberat apa pun. Untuk memberikan rasa nyaman tersebut, kasur zaman sekarang kebanyakan bervolume, tidak lagi setipis karpet.

    Di dalamnya ada per yang bisa menyusut dan kembali, busa, hingga rangka kasur. Bagian dalam ini dibuat kokoh dan fleksibel agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama. Namun, bagian dalam kasur ini tetap berpotensi rusak apabila cara menggunakannya salah atau sudah terlalu lama dipakai.

    Tanda-tanda kasur yang sudah tidak nyaman dipakai adalah permukaannya kendur atau turun. Hal ini membuat beberapa bagian tubuh terasa lebih rendah daripada bagian lain. Meskipun kesannya sepele, tetapi lama kelamaan hal tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan terutama bagian tulang.


    Apabila terjadi seperti ini, apakah kasur harus segera diganti? Iya, sebaiknya segera membeli kasur baru dengan permukaan yang lebih nyaman. Namun, apabila tidak mampu membeli baru, ada kok solusi yang bisa dilakukan.

    Dilansir Homes & Gardens, berikut beberapa tips dan trik yang dapat membantu mengembalikan bentuk permukaan kasur.

    1. Membalik Kasur

    Menurut ahli urusan masalah tidur Hafiz Shariff mengatakan bahan kasur bisa memadat dan rusak seiring waktu. Hal ini yang membuat permukaannya terasa kendur. Cara mengatasinya dengan cara membalik permukaan atau memutar kasur tersebut. Dengan begitu terjadi pergerakan di dalam kasur dan mengembalikan kekencangannya.

    Apabila sulit untuk membalik permukaan kasur, coba dengan mengganti posisi tidur. Beban badan yang selalu berada di tempat yang sama bisa menyebabkan area tersebut kendur.

    2. Pakai Pelapis Kasur yang Kuat

    Pelapis kasur berbeda dengan seprai. Pelapis kasur terbuat dari lateks alami atau busa memori dengan kepadatan tinggi. Pelapis kasur dibedakan dari kepadatan busa di dalamnya. Semakin padat busa di dalamnya, tentu terasa lebih padat dan tidak begitu lentur. Namun, bisa menyebabkan kasur terasa lebih hangat. Jadi untuk pengguna yang tidak memakai kipas angin atau AC sebaiknya jangan memakai busa yang terlalu padat.

    Jika kamu sering berkeringat di malam hari atau merasa gerah, sebaiknya fokus pada pelapis kasur pendingin terbaik. Kamu dapat menemukan pelapis kasur busa memori yang dilengkapi dengan gel pendingin untuk mengurangi panas dan menyerap kelembapan.

    Untuk jenis pelapis kasur yang terasa lebih dingin adalah berbahan dasar lateks, menurut pendiri Coop merek tempat tidur mewah, Jin Chon. Namun, lateks membuat badan terasa seperti tenggelam karena busa memorinya tidak sebanyak jenis busa biasa.

    “Lateks adalah bahan pelapis kasur yang bagus karena memiliki dukungan yang responsif,” ujar Jin Chon, dalam kutipannya di Homes & Gardens, Kamis (17/7/2025).

    Untuk lebih amannya pilih pelapis kasur yang lebih tebal. Idealnya, kamu sebaiknya memilih pelapis kasur dengan ketebalan 3 inci atau lebih.

    3. Cek Fondasinya

    Faktor yang membuat kasur terasa kendur bisa juga disebabkan karena fondasi yang tidak rata. Sebelum tidur bisa cek struktur dipan apakah ada bagian yang kendur atau miring. Dipan yang tidak rata juga bisa bahaya ketika menerima beban secara tiba-tiba.

    4. Letakkan Papan Kayu Lapis

    Trik lain yang bisa digunakan adalah memasang kayu tipis seperti tripleks di atas kasur. Kemudian, kayu tersebut ditutup lagi dengan pelapis kasur dan seprai. Dengan begitu ada satu lapisan tambahan yang dapat menopang beban di atas dan tidak terasa seperti tenggelam ketika tidur di kasur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Bunuh Kelabang dengan Diinjak, Lebih Aman Pakai 5 Bahan Ini


    Jakarta

    Kemunculan kelabang di rumah sering membuat penghuni kebingungan sekaligus khawatir. Muncul pertanyaan, kenapa tiba-tiba ada serangga ini di rumah?

    Biasanya serangga yang sering muncul di rumah sebatas kecoak, lalat, nyamuk, atau semut. Penghuni rumah bisa tau pasti apa penyebab mereka datang. Namun, jika yang muncul kelabang, sangat tidak biasa.

    Serangga berkaki banyak ini biasanya hidup di lokasi lembap, gelap, dan terpencil. Mereka lebih menyukai lingkungan lembap untuk mencegah tubuh mereka mengering. Oleh karena itu, untuk rumah-rumah yang selalu bersih dan tidak banyak barang, tetapi tetap ditemukan kelabang, bisa menjadi hal aneh apabila melihat kelabang berkeliaran di rumah.


    Penyebab Muncul Kelabang

    Better Homes & Gardens dan The Spruce penyebab Kelabang muncul di rumah biasanya disebabkan ada area rumah yang memenuhi kriteria tempat tinggalnya. Ciri-cirinya adalah tempat yang lembap, hangat, dan gelap.

    Keberadaan kelabang juga bisa menjadi tanda-tanda ada serangga lain di rumah seperti lalat, ngengat, kecoa, hingga rayap. Sebab, kelabang biasanya tidak menampilkan wujudnya. Sementara serangga dengan sumber makanan yang sama seperti lalat, kecoa, dan lain-lain masih sering berkeliaran.

    Cara Basmi Kelabang

    Kalau menemukan kelabang di rumah, coba pakai bahan-bahan ini buat basminya. Lebih aman daripada menginjak serangga tersebut.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Kandungan cuka yakni asam asetat bisa untuk memusnahkan kelabang. Caranya cukup dengan menyemprotkan ke badan mereka. Kandungan dari cuka putih juga bersifat antimikroba.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Daun pandan biasanya digunakan untuk masakan atau keperluan peribadatan. Ternyata bau dari daun pandan ternyata membuat kelabang kabur karena aromanya yang menyengat. Gabungan bahan yang tak ampuh juga adalah daun pandan dan serai. Cara menggunakannya dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Setelahnya, letakkan di lokasi kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Cara paling mudah dan praktis adalah memakai minyak esensial. Minyak esensial tersebut perlu dicampurkan dalam air yang sudah berada di dalam botol semprot. Aroma yang disarankan adalah tea tree dan peppermint mempunyai aroma menyengat yang tidak disukai hama rumah.

    4. Taburkan Garam

    Bahan paling mudah didapat untuk mengusir kelabang adalah garam. Lebih ampuh lagi jika garam disebar di sarang persembunyian kelabang. Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kelabang. Aroma yang kuat tidak disukai oleh hama ini sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Sebagai catatan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Bau Apek karena Kelembapan? Ini Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pernah mencium bau apek dari dinding rumah saat baru pulang dari liburan panjang atau rumah lama tak ditinggali? Waspada, bau tersebut bisa jadi tanda adanya kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Bau apek memang umum terjadi di rumah yang lama tidak dihuni. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi udara yang buruk, membuat ruangan menjadi lembap dan pengap. Kondisi seperti ini sangat disukai jamur, dan saat mereka berkembang biak, spora yang dilepaskan menimbulkan aroma khas yang tidak sedap.

    Menurut situs The Spruce, jamur biasanya tumbuh di area seperti pojok ruangan, plafon, kamar mandi, perabotan, hingga dinding rumah. Tak hanya mengganggu kenyamanan, spora jamur juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Gejalanya bisa berupa mata gatal, bersin, ruam kulit, atau hidung tersumbat jika terpapar terlalu lama.


    Selain jamur, tumpukan debu yang tidak dibersihkan juga bisa memicu bau apek. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pembersihan menyeluruh saat rumah mulai tercium bau tak sedap.

    Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau apek karena kelembapan, terutama di dinding rumah:

    1. Buka Semua Ventilasi

    Langkah pertama, buka semua jendela, pintu, dan ventilasi rumah agar udara segar masuk dan mendorong udara lembap keluar. Hindari menyalakan AC karena hal ini akan menutup sirkulasi udara. Jika ada, gunakan kipas angin atau dehumidifier untuk membantu menurunkan tingkat kelembapan.

    2. Bersihkan Debu secara Menyeluruh

    Debu yang menumpuk juga bisa memicu bau tak sedap. Gunakan vacuum cleaner untuk menjangkau sudut-sudut yang sulit dibersihkan. Lakukan pembersihan dalam kondisi rumah tetap terbuka agar debu dan udara kotor bisa langsung keluar.

    3. Basmi Jamur dari Dinding

    Jamur yang menempel di dinding bisa dibersihkan dengan campuran air hangat, sabun cuci piring, dan pemutih klorin. Jika ingin alternatif alami, cuka juga cukup ampuh. Oleskan cuka ke permukaan yang berjamur, diamkan sejenak, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak lapisan dinding atau perabotan.

    “Jika kamu menemukan jamur di rumah, pastikan bahan seperti wallpaper atau furnitur bisa dicuci. Coba dulu di satu titik kecil sebelum membersihkan seluruh permukaan. Gunakan cuka secara perlahan, jangan menggosok terlalu kuat,” ujar James Mellan-Matulewicz, Creative Director Bobbi Beck, dikutip dari Homes & Gardens.

    Dengan langkah-langkah tersebut, bau apek di dinding rumah akibat kelembapan bisa diatasi. Jangan tunda membersihkannya, karena semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko jamur menyebar dan mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda Air di Furniture Kayu? Hilang Cuma Pakai Pasta Gigi dan Mayones!


    Jakarta

    Furniture yang terbuat dari bahan kayu kerap menjadi pilihan penghuni rumah. Furniture berbahan kayu dipilih karena memiliki warna alami yang indah dan juga awet.

    Furniture kayu juga perlu dibersihkan meski hanya ada tumpahan air. Jika tidak segera dibersihkan, bisa-bisa akan ada noda air di furnitue kayu.

    Walau demikian, penghuni rumah nggak perlu khawatir kalau ada noda air di furniture kayu. Sebab, masih ada cara untuk membersihkannya.


    Cara Menghilangkan Noda Air

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.

    1. Pakai Mayones atau Minyak Zaitun

    Dilansir dari The Spruce, untuk membersihkan noda air bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayones ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Pakai Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Hair Dryer

    Cara selanjutnya adalah menggunakan hair dryer atau pengering rambut. Khusus cara ini, harus segera dilakukan saat furniture kayu masih lembap.

    “Gunakan hair dryer pada pengaturan terendah, lalu arahkan ke noda air. Gerakkan pengering rambut untuk memastikan tidak ada panas langsung yang mengenai kayu, yang dapat menyebabkan kayu terlalu panas,” ujar ahli kebersihan Sarah Dempsey, dikutip dari Homes & Gardens, Rabu (6/8/2025).

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Pemilik furniture bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap furniture kayu bisa membuatnya lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari bisa menggunakan tirai di dalam rumah.

    3. Tutupi Furniture

    Menutup bagian permukaan furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Pemilik furniture bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan furniture.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda air dan cara merawat furniture kayu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Ampuh Hilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Perabotan hingga Pakaian


    Jakarta

    Memelihara hewan seperti kucing dan anjing di rumah bisa membuat penghuni merasa memiliki teman. Keberadaannya memang menyenangkan, namun terkadang bulu-bulunya menempel di perabotan rumah hingga pakaian.

    Tentunya hal ini tidak diinginkan bagi pemilik hewan dan juga penghuni rumah lainnya, ‘kan? Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan dari perabotan rumah dan pakaian.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Seprai hingga Handuk

    Dilansir dari Martha Stewart, untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari seprai maupun handuk bisa menggunakan sarung tangan karet. Caranya, basahkan sarung tangan karet dengan air dan usapkan ke atas seprai maupun selimut.

    “Bulu akan menempel di sarung tangan dan Anda bisa lebih mudah mengumpulkan bulu dan membuangnya,” kata Brian Sansoni dari American Cleaning Institute.

    Setelah itu cuci barang-barang tersebut. Sebelum dicuci, masukkan barang ke dalam pengering dan gunakan siklus pengering tanpa panas selama 10 menit untuk melonggarkan bulu hewan peliharaan yang seringkali tersangkut.

    “Masukkan juga lembaran pengering, karena penumpukan listrik statis dapat membuat bulu tetap menempel pada kain,” ujar Sansoni.

    Keluarkan pakaian dari pengering, kibaskan sisa bulu hewan peliharaan (sebaiknya di luar ruangan), lalu masukkan ke dalam mesin cuci untuk dibersihkan secara menyeluruh.

    Karpet

    Untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari karpet bisa dengan penyedot debu atau vacuum cleaner. Sebaiknya, bersihkan karpet dengan vacuum cleaner setiap minggu.

    “Setelah menyedot debu, Anda dapat menggulung [karpet] dengan lint roller atau sikat pembersih khusus bulu hewan peliharaan setiap satu atau dua hari, tergantung pada berapa banyak hewan peliharaan yang Anda miliki dan seberapa parah kerontokannya,” tutur direktur operasi franchise Two Maids, Kathy Cohoon.

    Permukaan Meja

    Bulu hewan peliharaan bisa terbang dan mendarat di berbagai permukaan, termasuk meja. Tentunya permukaan meja harus tetap dijaga kebersihannya karena terkadang dipakai untuk menaruh makanan.

    Cohoon menyarankan untuk membersihkan bulu hewan peliharaan menggunakan sapu atau penyedot debu. Bisa juga bersihkan dengan lap basah pada area yang masih terdapat bulu hewan peliharaan. Selanjutnya, bersihkan area dengan pembersih serbaguna atau larutan khusus material.

    “Jika hewan peliharaan berjalan di atas meja dapur, ingatlah untuk sering-sering mendisinfeksi area tersebut,” kata Cohoon.

    Pakaian

    Lint Roller

    Bulu hewan terkadang suka menempel pada pakaian. Untuk menghilangkannya, bisa pakai lint roller. Caranya dengan meletakkan pakaian pada permukaan yang halus dan rata lalu roll lint roller ke atas dan ke bawah sampai bulu hilang.

    Pakai Cuka

    Dilansir dari Homes & Gardens, Co-Founder dari Stripped Down Laundry, Joshua dan Ashlie Waterman, menggunakan cuka saat mencuci pakaian bisa membantu menghilangkan bulu hewan peliharaan. Caranya, tambahkan 1/2 cangkir cuka ke dalam tumpukan cucian di dalam mesin cuci untuk membantu mengendurkan serat pakaian, mengurangi pH cucian sehingga mengurangi daya melekat statis pada pakaian.

    Pakai Bola Pengering

    Jika tidak ingin mencuci pakai cuka, penghuni rumah bisa menggunakan bola pengering untuk menghilangkan bulu hewan pada pakaian.

    “Kami menyarankan untuk menambahkan lembaran pengering, atau lebih baik lagi menggunakan bola pengering, ke dalam mesin pengering untuk mengurangi listrik statis – bola pengering wol yang dibasahi sedikit dengan air sebelum ditambahkan adalah yang terbaik untuk ini. Dan merupakan salah satu yang terbaik. cara menghilangkan kerutan pada pakaian juga!” kata Joshua dan Ashlie Waterman.

    Tak hanya itu, Joshua dan Ashlie menyarankan untuk memasukkan pakaian ke dalam mesin pengering dengan siklus ‘dry air cycle’ selama 10 menit sebelum dicuci.

    “Siklus awal ini membantu mengendurkan dan menghilangkan bulu hewan peliharaan sehingga lebih mudah dihilangkan saat proses pencucian,” tuturnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bulu kucing dari perabotan hingga pakaian. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kucing Liar Suka Masuk Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Kucing liar merupakan salah satu hewan yang kerap masuk ke pekarangan rumah. Kenapa ya?

    Keberadaan kucing liar terkadang mengganggu penghuni rumah, apalagi kalau mereka takut dengan hewan tersebut. Kucing liar juga sering kali buang air sembarangan sehingga membuat penghuni rumah jengkel.

    Ada beberapa kemungkinan alasan kucing liar sering masuk ke pekarangan rumah. Dilansir dari Best Life, berikut ini infromasinya.


    Penyebab Kucing Liar Masuk Pekarangan Rumah

    Sumber Makanan dan Air

    Makanan bisa menjadi alasan utama kucing liar masuk ke pekarangan rumah. Walaupun makanannya sudah tidak ada, kucing bisa kembali lagi karena ingat di tempat itu sempat ada sumber makanan.

    “Ini mungkin termasuk sisa makanan di mangkuk hewan peliharaan jika Anda memberi mereka makan di luar, atau bisa juga tempat sampah, panggangan, dan sisa makanan piknik,” kata CEO Black Pest Prevention Nicole Carpenter.

    Sumber makanan kucing liar beragam, mulai dari serangga hingga tikus.

    Selain sumber makanan, adanya air juga sama pentingnya bagi kucing. Rumah yang ada mangkuk air hewan peliharaan maupun genangan air bisa menarik kucing masuk ke dalam pekarangan rumah.

    Tanaman Tertentu

    Menurut Carpenter, tanaman tertentu dapat membuat kucing mendekati rumah. Kucing biasanya tertarik pada tanaman yang kaya vitamin dan mineral. Tanaman yang disukai kucing antara lain peterseli hingga rumput gandum.

    Tempat Bersembunyi

    Kucing liar suka bersembunyi yang nyaman dan hangat untuk mereka berlindung. Mereka biasanya masuk ke gudang, sudut-sudut pekarangan, mesin mobil, dan semak-semak.

    Kucing Lain

    Jika kamu memelihara kucing di rumah, kucing liar mungkin tertarik untuk masuk halaman rumah. Hewan ini tertarik pada jejak bau yang ditinggalkan kucing lain. Mereka mungkin saja sedang mencari pasangan kawin.

    Cara Usir Kucing Liar

    Ada beberapa tanaman yang tidak disukai kucing. Dilansir dari Tom’s Guide dan Homes & Gardens berikut ini informasinya.

    Serai

    Serai merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai kucing. Wangi serai memang disukai banyak orang, tetapi tidak dengan kucing.

    Serai termasuk tanaman tropis dan tumbuh subur di lingkungan yang panas dengan sinar matahari penuh, serta suhu tidak pernah turun di bawah 4 derajat Celcius. Tanaman ini juga tergolong minim perawatan sehingga cukup disiram secara teratur saat cuaca panas.

    Lavender

    Lavender memiliki aroma khas yang ternyata tidak disukai kucing. Hal ini tentu cocok untuk kamu yang ingin mencegah kucing masuk rumah.

    Pada lavender juga ada senyawa tidak beracun yang disebut linalool di dalam lavender yang tidak disukai serangga. Maka dari itu, lavender juga ampuh untuk mencegah beberapa hama, mulai dari tikus, lalat, nyamuk, dan semut.

    Merawat lavender juga terbilang mudah. Tanaman ini dapat bertahan hidup dalam waktu lama meski tidak disiram air.

    Lemon

    Kucing tidak menyukai lemon karena aromanya yang kuat. Selain itu, pohon lemon mengandung banyak minyak seperti limonene dan citral yang juga tidak disukai para kucing.

    Untuk menanam pohon lemon, sebaiknya ditanam di pot yang berukuran besar. Hal ini agar pohon lemon bisa tumbuh lebih tinggi. Cara merawatnya juga harus hati-hati, pastikan tanahnya memiliki drainase yang baik dan sebaiknya menggunakan tanah organik.

    Itulah penyebab dan cara mengusir kucing menggunakan tanaman yang tak disukainya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Seprai yang Jarang Diganti Bisa Sekotor Dudukan Toilet



    Jakarta

    Seprai mirip seperti pakaian yang harus rutin dibersihkan karena cepat kotor walau tidak dibawa ke luar rumah. Oleh karena itu, ada anjuran untuk sering mengganti seprai kasur.

    Dilansir dari BBC, sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan tempat tidur Amerika Amerisleep pada 2013 mengungkapkan gambaran seprai yang kotor ternyata mirip dengan kotornya dudukan toilet. Gambaran ini juga berlaku pada sarung bantal dan guling yang jarang diganti. Permukaannya menjadi tempat hidup bagi jutaan koloni bakteri atau colony-forming unit (CFU) per inci persegi. Jumlah ini setara dengan kotornya dudukan toilet dan mangkuk hewan peliharaan.

    Studi tersebut menguji penumpukan bakteri pada sarung bantal dan seprai yang tidak diganti selama empat minggu. Dalam satu minggu pertama, pada sarung bantal ditemukan sekitar 3 juta CFU bakteri per inci persegi. Jumlah ini 17.000 kali lebih banyak daripada jumlah yang ditemukan pada dudukan toilet. Lalu, pada seprai rata-rata ditemukan 5 juta CFU atau 25.000 kali lebih banyak daripada penemuan bakteri di gagang pintu kamar mandi.


    Bisa terbayang bagaimana jumlah koloni bakteri yang ditemukan pada minggu keempat? Benar, jumlahnya lebih banyak. Pada sarung bantal ditemukan 12 juta CFU, sementara seprai mengandung rata-rata hampir 11 juta CFU. Lebih banyak dari penemuan bakteri pada pada mangkuk hewan peliharaan dan tempat sikat gigi.

    Jenis bakteri yang ditemukan pada seprai, sarung bantal, dan sarung guling adalah bakteri Staphylococcus. Bakteri ini juga umum ditemukan pada kulit manusia. Sifat bakteri ini jinak, tetapi dapat menyebabkan infeksi kulit, jerawat, dan pneumonia pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Lantas, seberapa sering kita harus mengganti seprai?

    Dilansir dari Homes & Gardens, ahli menyarankan seprai diganti setidaknya dua minggu sekali. Waktu penggantian seprai ini bisa lebih sering apabila pemakainya banyak dan orang tersebut sering keluar rumah.

    “Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift.

    Selain itu, seprai harus lebih sering diganti apabila orang tersebut mudah berkeringat terutama saat cuaca sedang panas. Waktu penggantian seprai sebaiknya 3-4 hari sekali. Seprai yang lembap bukan hanya dapat memicu munculnya bakteri saja, melainkan jamur juga.

    Tips lain untuk menjaga permukaan seprai tidak lembap adalah setelah bangun tidur biarkan seprai selama beberapa menit. Jangan dipakai dahulu dan tertimpa selimut hingga bantal dan guling. Sebaiknya bantal, guling, dan selimut dijemur di bawah sinar matahari untuk memusnahkan jamur. Alasan kasur dibiarkan kosong adalah untuk mengeringkan kelembapan.

    Apabila kamu jarang menggunakan kasur atau lebih banyak bepergian, tidak apa-apa jarang mengganti seprai, tetapi pastikan jika kasur tersebut dilapisi penutup agar debu tidak menempel.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com