Tag: housekeeping

  • 5 Bahan Sederhana Ampuh Usir Tawon yang Bersarang di Rumah



    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang berbahaya bagi manusia. Mereka akan menyengat jika merasa terganggu. Sengatannya inilah yang berbahaya bagi manusia maupun hewan peliharaan.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Parahnya lagi tawon terkadang membuat sarang di sekitar rumah. Jika sudah parah sering kali orang memilih untuk memanggil bantuan seperti anggota pemadam kebakaran.

    Sebenarnya selain memanggil bantuan, kamu bisa saja mencoba untuk mengusir tawon sendiri. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Dibersihkan Setiap Hari Agar Rumah Tetap Nyaman


    Jakarta

    Rumah yang bersih dan rapi memberikan kenyamanan bagi penghuni rumahnya. Nah, ada baiknya membersihkan rumah secara rutin kalau mau rumah selalu bersih.

    Membersihkan seisi rumah setiap hari bisa cukup melelahkan. Namun, kamu sebenarnya tidak harus membersihkan semuanya setiap hari kok. Hanya ada beberapa hal yang sebaiknya kamu pastikan bersih setiap hari.

    Dengan membersihkan bagian-bagian ini setiap hari, maka kamu bisa mengurangi beban bersih-bersih ke depannya. Yuk, simak apa saja yang perlu dibersihkan setiap hari, dikutip dari Good Housekeeping.


    5 Hal yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari di Rumah

    Inilah beberapa hal yang harus sering kamu bersihkan supaya rumah selalu terlihat kinclong.

    1. Meja Dapur

    Meja dapur biasanya cepat kotor lantaran jadi tempat buat masak dan menyimpan makanan. Tak jarang ada tumpahan atau remah-remah makanan yang terjatuh ke meja dapur. Nah, sebaiknya bersihkan meja dapur setiap hari supaya bebas dari sisa makanan dan bahan masakann.

    2. Piring Kotor

    Jika kamu setiap hari makan di rumah, piring kotor bekas digunakan perlu segera dibersihkan. Sebab, sisa makanan yang menempel pada piring bisa mengundang serangga. Langsung mencuci piring kotor setelah digunakan akan mencegah pekerjaan menumpuk di kemudian hari.

    3. Wastafel Dapur

    Meski sering tersiram air dan sabun, wastafel dapur juga harus dibersihkan setiap hari lho. Sebenarnya ada kotoran yang tertinggal dan bakteri yang menempel pada dinding wastafel.

    4. Lantai yang Cepat Kotor

    Ada ruangan yang lebih cepat kotor dibandingkan ruangan lainnya, misalnya di dapur atau ruang makan. Saat memasak, mungkin kamu menjatuhkan atau meneteskan bahan makanan. Lalu, bisa kemungkinan kamu menjatuhkan makanan ketika makan malam di ruang makan.

    Tak perlu repot, kamu bisa membersihkan lantai dengan cepat. Kamu cukup menyapu lantai setelah selesai makan atau memasak.

    5. Dinding Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan ruangan yang sering digunakan oleh penghuni rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan kamar mandi setiap hari, terutama pada area dinding.

    Disarankan untuk membersihkan ubin dinding menggunakan alat pembersih kaca setiap kali selesai mandi. Langkah ini membantu mengeringkan dinding, sehingga mencegah timbulnya noda jamur serta mengurangi waktu bersih-bersih ke depannya.

    Itulah hal yang perlu kamu bersihkan setiap hari supaya rumah selalu terlihat bersih. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips agar Kamar Tidur Tetap Harum Sepanjang Waktu


    Jakarta

    Kamar tidur yang harum dan bersih membuat tubuh serta pikiran rileks saat beristirahat. Namun ada kalanya menyemprotkan pengharum ruangan saja tidak cukup karena terkadang kamar masih tetap berbau tak sedap.

    Jika demikian, sejumlah kiat dapat diikuti agar kamar tidur bebas bau dan senantiasa wangi sepanjang hari. Tipsnya mudah dan dapat dilakukan rutin.

    Tips agar Kamar Tidur Tetap Wangi Sepanjang Waktu

    Dilansir Good Housekeeping dan Real Simple, berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan supaya kamar terus harum setiap harinya:


    1. Bersihkan Kamar dari Sampah dan Debu

    Tong sampah yang berada di dalam kamar dapat menjadi sumber bau tak sedap. Usahakan buang sampahnya setiap hari meski wadahnya belum penuh. Tidak hanya sampahnya yang dibuang, wadah termasuk tutupnya juga mesti rutin dibersihkan setidaknya sebulan sekali.

    Debu yang menumpuk di sejumlah sudut juga menyebabkan kamar tidur berbau. Bersihkan debu secara teratur menggunakan lap basah atau kain mikrofiber, dilanjut dengan mengepel lantai. Pastikan membersihkan debu menyeluruh bahkan di tempat-tempat yang sering terlupakan.

    2. Rutin Cuci Sarung Bantal dan Seprai

    ilustrasi bersihkan kasurIlustrasi mencuci seprai, sarung bantal, dan selimut kasur Foto: iStock

    Seberapa pun bersihnya kamar dan dirimu sendiri, seprai kasur dan sarung bantal akan kehilangan aroma segarnya serta menjadi kotor setelah digunakan. Mengingat keringat hingga residu produk perawatan diri yang dipakai akan menempel di kasur setiap malamnya.

    Karena itu, seprai hingga sarung bantal mesti dicuci setidaknya 2 minggu sekali atau lebih sering jika memiliki hewan peliharaan atau alergi. Jangan lupa untuk mencuci bantal, selimut, dan kasur itu sendiri. Lakukan setidaknya 2 kali dalam setahun.

    3. Rapikan Barang-barang

    Kamar dipenuhi barang akan membatasi sirkulasi udara dan menyebabkan panas berlebih, alhasil akan tercium bau apek.

    Rapikan barang atau buang jika sudah tidak digunakan lagi agar kamar lebih lega dan terbuka. Barang yang sedikit pun membuat kamar lebih mudah dibersihkan ke depannya.

    4. Buka Jendela dan Pintu

    Membuka jendela dan pintu berguna agar sirkulasi udara di dalam kamar bagus. Ini bantu menghilangkan sisa kelembapan dan bau apek yang menumpuk sehingga udara segar masuk. Bukalah jendela atau pintu selama beberapa jam di pagi hari.

    5. Semprotkan Pengharum Ruangan

    Pengharum ruangan dapat disemprotkan ke kamar tidur agar harum. Bisa gunakan pengharum ruangan yang dijual bebas, elektrik, atau DIY dari bahan alami seperti larutan minyak esensial atau rempah-rempah.

    6. Letakkan Tanaman atau Bunga

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Tidak hanya mempercantik kamar, tanaman dapat bantu membuat udara kamar segar. Bisa letakkan tanaman begonia, melati, gardenia, atau rosemary tuscan di sudut kamar atau tempat yang berbau tak sedap.

    Meletakkan bunga harum dalam vas juga dapat membuat kamar wangi. Misalnya, letakkan bunga lavender, mawar, lilac, atau peony.

    Pengikat bau tak sedap juga dapat dibuat sendiri. Caranya dengan membungkus baking soda dengan kain dan tambahkan 5 tetes minyak esensial apa saja lalu ikat. Letakkan di laci atau area kamar mana saja yang ingin tercium wangi, udara akan bantu menyebarkan aromanya ke seluruh ruangan. Jika harumnya sudah hilang, tambahkan 10-20 tetes minyak esensial.

    7. Rebus Campuran Rempah dan Buah

    Buah-buahan dan rempah juga dapat digunakan untuk membuat kamar tidur wangi, bahkan seluruh hunian. Caranya dengan merebus sejumlah buah atau rempah beraroma harum dalam panci berisi air. Aroma menenangkan yang dihasilkan akan bertahan beberapa waktu.

    Kombinasi bahan yang dapat direbus bersamaan yaitu:

    • Jeruk, rosemary, dan vanili.
    • Jahe, kayu manis, adas manis, pala, dan kapulaga.
    • Apel, jeruk, kayu manis, dan cengkeh.

    Itulah tips agar kamar tidur tetap harum. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Tawon Sering Bersarang di Lampu dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Tawon sering kali ditemukan bersarang di sekitar lampu, baik di dalam maupun luar rumah. Keberadaan mereka tentu dapat mengganggu, apalagi jika jumlahnya semakin banyak.

    Tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tawon juga bisa menjadi ancaman karena sengatannya yang menyakitkan. Lalu, kenapa tawon sering bersarang di lampu? Bagaimana cara mengusirnya?

    Penyebab Tawon Sering Bersarang di Lampu

    Tawon merupakan serangga yang cenderung agresif dan dapat menyengat jika merasa terancam. Kehadirannya di sekitar rumah bisa menjadi ancaman bagi manusia, terutama karena tawon tidak hanya menyengat sekali, tetapi berulang kali.


    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, seorang ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.

    Dalam laman Martha Stewart, dijelaskan bahwa tawon memiliki kecenderungan tertarik pada cahaya dan panas yang dihasilkan oleh lampu. Inilah yang membuat mereka sering terbang di sekitar lampu pada malam hari atau bahkan membangun sarang di tempat-tempat yang memiliki pencahayaan terang.

    Selain itu, beberapa jenis tawon juga mencari tempat yang aman dan hangat untuk berlindung, terutama menjelang musim dingin. Tak cuma ‘numpang’ tinggal dan membuat sarang, serangga penyengat ini juga bakal berkumpul di halaman saat bunga mulai bermekaran.

    Tapi selain di lubang lampu, tawon juga dapat membangun sarang di berbagai tempat, termasuk di bawah tanah, pohon, semak, atap, tiang listrik, ban bekas, rumah, gudang, serta bangunan lainnya.

    Kalau kamu sering melihat banyak tawon berkumpul, kemungkinan besar ada sarang tawon di sekitar rumahmu. “Mendengar suara dengungan atau menemukan tawon mati menunjukkan adanya sarang tawon potensial di suatu tempat di dalam ruangan, biasanya di rongga dinding atau loteng,” kata Timothy Wong, direktur teknis di M&M Pest Control (MMPC) dalam laman Martha Stewart.

    Berikut sederet penyebab tawon tertarik untuk membangun sarang di dekat rumahmu.

    1. Ketersediaan Makanan dan Minuman

    Tawon kerap tertarik pada makanan dan minuman yang tertinggal. Tawon bisa mendapatkan karbohidrat yang mereka butuhkan dari buah-buahan, minuman manis, dan makanan manis lainnya.

    Jadi, mereka juga bisa mencari makanan di sekitar meja makan, tong sampah, dan apapun makanan yang terbuka di area rumahmu terutama yang sifatnya manis. Untuk menghindarinya, pastikan untuk membersihkan sisa makanan, remah-remah, atau tumpahan minuman, serta menutup tempat sampah dengan rapat.

    2. Ada Bunga

    Nektar dari bunga juga merupakan bagian penting dari pola makan mereka. Apalagi kalau kamu menanam bunga dengan warna-warna cerah dan beraroma manis, pasti mereka bakal senang untuk bersarang di sana.

    3. Mencari Cahaya dan Kehangatan

    Tawon juga menyukai cahaya dan kehangatan. Mereka sering masuk ke dalam rumah melalui celah atau jendela yang terbuka untuk mencari tempat berlindung.

    “Banyak spesies memiliki siklus hidup di mana mereka mencari tempat bersarang yang terlindungi untuk melewati musim dingin, lalu muncul kembali pada musim semi untuk membangun sarang baru,” ujar Wong.

    Cara Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah

    Parahnya lagi, Wong menyebut tawon lambat laun dapat mengunyah kayu dan menggunakannya sebagai bahan dasar sarang mereka. Jika ada potongan kayu yang hilang pada pagar, furnitur, atau struktur kayu lain di sekitar rumah, itu bisa menjadi tanda adanya aktivitas tawon.

    Tentunya, hal ini bakal bikin perabotan rumahmu jadi tak cantik lagi. Tawon paling aktif selama paruh kedua musim panas. Dilansir dari laman Martha Stewart dan Good Housekeeping, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut guna mencegah mereka bersarang di dekat rumah:

    1. Matikan Lampu di Malam Hari

    Tawon cenderung tertarik pada cahaya, sehingga memadamkan lampu pada malam hari dapat mengurangi kemungkinan tawon mendekati rumah. Gunakan lampu LED atau lampu berwarna kuning kalau ingin menyalakannya.

    Sebab, lampu LED memancarkan lebih sedikit panas dibandingkan lampu pijar, sehingga tidak terlalu menarik perhatian tawon. Lampu berwarna kuning dirancang khusus untuk menghalau serangga terbang, karena spektrum cahayanya membuat mereka kesulitan melihat sumber cahaya.

    2. Hindari Menanam Bunga Beraroma Kuat

    Menanam bunga memang mempercantik taman, tetapi juga berisiko menarik tawon. Jika kamu ingin mengurangi jumlah tawon di sekitar rumah, batasi tanaman berbunga yang harum dan berwarna cerah. Selain itu, hindari tanaman dengan dedaunan lebat seperti keladi, pakis, dan sukulen.

    3. Jaga Kebersihan Halaman

    Menjaga halaman tetap bersih sangat penting dalam pencegahan datangnya tawon. Tawon tertarik mampir ke area yang memiliki banyak sampah makanan dan wadah daur ulang yang tidak dicuci dengan baik. Pastikan untuk menutup makanan sebelum dan sesudah memasak dan menyimpan minuman manis dalam wadah tertutup.

    4. Gunakan Minyak Peppermint

    Minyak peppermint merupakan pengusir tawon alami yang efektif. Campurkan beberapa tetes ekstrak peppermint dengan air dalam botol, semprot dan gunakan di area yang mungkin didatangi tawon.

    5. Cegah Tawon Masuk ke Rumah

    Tawon bisa masuk ke rumah melalui celah kecil di fondasi atau retakan. Menyegel celah ini dengan kasa pada pintu atau jendela, akan membuat tawon susah masuk.

    6. Semprot dengan Sabun dan Air

    Campurkan dua sendok makan sabun cuci piring dengan air dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sarang tawon. Larutan ini dapat menyumbat pori-pori pernapasan tawon dan membunuhnya hampir seketika.

    7. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka merupakan bahan yang umum ditemukan di rumah karena memiliki banyak kegunaan, mulai dari memasak hingga membersihkan perabotan. Selain itu, cuka juga bisa dimanfaatkan sebagai pengusir tawon yang ampuh.

    Kandungan asam asetat dalam cuka memiliki aroma khas yang tidak disukai tawon. Dengan mencampurkan cuka (baik cuka masak maupun cuka apel) dengan air dan gula, dapat dibuat larutan perangkap yang efektif.

    Caranya, campurkan bahan-bahan tersebut dalam mangkuk dan letakkan di dekat sarang tawon. Aroma manis dari larutan akan menarik tawon untuk mendekat, lalu mereka akan terperangkap dan tenggelam di dalamnya.

    8. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai efektif dalam mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, campurkan beberapa tetes minyak cengkeh, geranium, dan serai dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, larutan ini tetap bisa digunakan. Campurkan minyak cengkeh dengan sedikit sabun cuci piring dan air, lalu aduk rata sebelum disemprotkan ke sarang tawon.

    Aroma kuat dari minyak cengkeh bertindak sebagai pengusir alami yang membuat tawon enggan untuk tetap bersarang.

    9. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyaknya, cengkeh dalam bentuk utuh juga bisa digunakan untuk mengusir tawon. Cukup letakkan atau gantungkan beberapa biji cengkeh di sekitar area yang sering didatangi tawon atau di dekat sarangnya.

    Salah satu cara efektif adalah dengan menempelkan cengkeh pada potongan lemon, lalu meletakkannya di lokasi yang strategis. Aroma dari kombinasi ini akan membuat tawon menjauh.

    10. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi juga bisa menjadi solusi alami untuk mengusir tawon. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi, sehingga ketika bedak ditaburkan di sekitar sarangnya atau area yang sering dilalui tawon, mereka akan segera pergi.

    Nah, itulah tadi penyebab dan cara mengusir tawon yang bersarang di rumah. Dengan menggunakan cara-cara ini, rumah dapat terbebas dari gangguan tawon tanpa perlu menghadapi risiko tersengat.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! 7 Cara Efektif Cegah Maling Bobol Rumah


    Jakarta

    Rumah merupakan tempat bagi penghuni untuk menyimpan barang, bahkan terkadang ada benda berharga. Salah satu kekhawatiran penghuni adalah rumah dibobol maling sewaktu ditinggalkan.

    Rumah kemalingan tentu merupakan mimpi buruk bagi pemiliknya. Oleh karena itu, penting sekali memastikan rumah tidak bisa diterobos oleh maling.

    Lantas, bagaimana cara efektif menghalau maling masuk ke rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Cegah Maling Bobol Rumah

    Inilah beberapa upaya yang bisa penghuni rumah lakukan buat mencegah maling masuk rumah.

    1. Kunci Pintu Ganda

    Dilansir dari Good Housekeeping, penghuni rumah bisa memasang kunci ganda pada pintu supaya maling kesulitan menerobosnya. Nggak cuma dipasang, pastikan untuk selalu mengunci pintu rumah.

    2. Pasang Gorden dengan Benar

    Sebaiknya halangi pandangan ke dalam rumah menggunakan gorden. Pasang gorden dan tutup jendela dengan benar agar maling tidak bisa mengintip keadaan di dalam rumah.

    3. Kunci Jendela

    Selain pintu, maling akan mencoba masuk melalui jendela. Pastikan untuk memasang kunci jendela dan jangan lupa untuk menggunakannya.

    4. Jangan Asal Simpan Kunci

    Terkadang ada penghuni rumah yang menyembunyikan atau menaruh kunci di sekitar pintu depan. Maling punya banyak akal untuk menemukan dan raih kunci tersebut, baik di luar atau dalam rumah. Untuk itu, kunci mesti ditaruh di tempat yang sulit diraih dan ditemukan maling.

    5. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Dikutip dari situs South Australia Police, penghuni bisa mengelabui maling dengan cara membuat rumah seakan ramai. Nyalakan radio atau TV supaya maling mengira ada banyak orang di rumah, sehingga mengurungkan niatnya.

    6. Pasang Sistem Keamanan

    Gunakan sistem keamanan di rumah untuk menakuti maling. Misalnya memasang lampu otomatis bisa menyorot gerakan pelakunya.

    7. Rapikan Pekarangan

    Pangkas pohon dan semak-semak untuk memastikan pengawasan yang baik dari jalan. Singkirkan tempat yang berpotensi jadi tempat persembunyian maling. Semak-semak yang tumbuh terlalu tinggi dapat memudahkan pencuri masuk ke rumah.

    Itulah beberapa cara efektif menjaga rumah dari maling. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Membersihkan Toilet Duduk, Seberapa Sering Perlu Disikat?


    Jakarta

    Toilet, sebagai bagian dari fasilitas sebuah properti, wajib dijaga kebersihannya. Tak terkecuali toilet duduk yang banyak bersentuhan langsung dengan kulit.

    Jika tidak dibersihkan menyeluruh, berbagai jejak usai buang air besar dan buang air kecil berisiko tertinggal di toilet duduk. Jejak berupa bakteri, virus, dan noda inilah yang berisiko mengganggu kesehatan pengguna toilet duduk lainnya.

    Tips Membersihkan Toilet Duduk dengan Benar

    Sejumlah hal perlu diperhatikan saat membersihkan toilet duduk. Simak tips yang dibagikan ahli kebersihan, yang dikutip dari Good Housekeeping dan Martha Stewart:


    1. Kenakan Sarung Tangan

    Sarung tangan perlu dikenakan saat membersihkan toilet duduk untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Gulung lengan baju dan kenakan sarung tangan karet panjang selama membersihkan toilet.

    Setelah pembersihan toilet duduk selesai, jangan lupa menggosok tangan yang bersarung tangan dengan sabun dan air panas di wastafel atau keran. Upaya ini adalah cara terbaik untuk membersihkan tangan sekaligus sarung yang telah dipakai.

    Kemudian, buang sarung tangan sekali pakai atau biarkan sarung tangan tak sekali pakai mengering dengan sendirinya. Sarung tangan bisa dikenakan kembali saat toilet duduk dibersihkan kembali.

    2. Baca Petunjuk Penggunaan Pembersih

    Periksa petunjuk penggunaan cairan pembersih yang dipakai sebelum membersihkan toilet. Setiap produk punya metode pemakaian yang berbeda. Cek cara penggunaan dan lama waktu rekomendasi cairan perlu didiamkan. Biasanya pembersih perlu dibiarkan terlebih dahulu selama 5-10 menit.

    3. Buat Larutan Pembersih Sendiri

    Cairan pembersih toilet juga dapat dibuat sendiri jika kehabisan. Diperlukan cuka dan soda kue. Cuka digunakan sebagai pembersih pertama dan soda kue dapat ditambahkan jika noda tidak sepenuhnya hilang.

    Cuka perlu dibiarkan meresap selama 30-60 menit dan barulah disikat. Biarkan soda kue sekitar 10 menit untuk pembersihan lebih lanjut. Bisa juga menggunakan pemutih, gosok dan biarkan selama 5 menit sebelum disiram.

    4. Bersihkan Bagian Dalam Toilet Terlebih Dahulu

    Pembersihan toilet duduk dapat dimulai dengan bagian dalam alias mangkuknya. Tuang seluruh bagian mangkuk toilet dengan cairan pembersih. Biarkan selama beberapa menit lalu sikat menyeluruh. Siram menggunakan air bersih atau tekan tombol flush.

    5. Bersihkan Bagian Luar Toilet Lebih Sering

    Bagian luar toilet dapat disikat berikutnya menggunakan sikat dan cairan pembersih. Bisa juga dibersihkan dengan tisu, kain, atau tisu disinfektan.

    Toilet umumnya digunakan setiap hari. Jika tak sempat membersihkan toilet harian secara menyeluruh, setidaknya bersihkan bagian luar lebih sering termasuk penutup dan dudukan. Dengan begitu toilet akan tetap bersih.

    6. Jangan Lupa Bersihkan Dudukan Toilet

    Dudukan toilet juga jangan sampai terlewat untuk dibersihkan. Gunakan cairan pembersih yang sama lalu siram ke kedua sisi dudukan. Gosok menyeluruh dan semprot disinfektan agar semakin bersih. Jangan lupa turunkan kembali dudukan setelah selesai pembersihan.

    7. Rutin Bersihkan Alat Pembersih

    Penting juga untuk membersihkan alat pembersih yang digunakan. Ini karena alat tersebut bersentuhan langsung dengan kotornya toilet duduk. Peralatan dapat dibersihkan menggunakan larutan pembersih yang sama.

    Termasuk membersihkan sarung tangan, spons, atau perlengkapan pembersih plastik lainnya. Rendam selama 5 menit dalam larutan 1 liter air yang dicampur 3 sdm pemutih untuk memastikannya bebas kuman.
    Gantung agar kering secara alami dengan angin-angin. Selain sarung tangan, pastikan sikat benar-benar kering sebelum menyimpannya kembali ke dalam tabung agar tidak mendorong pertumbuhan bakteri.

    Seberapa Sering Perlu Membersihkan Toilet Duduk?

    Toilet yang digunakan setiap hari harus sering dibersihkan menyeluruh, setidaknya seminggu sekali. Jika ada orang sakit di rumah, toilet harus dibersihkan dan didisinfeksi lebih sering sebanyak 2-3 hari sekali.

    Sementara toilet duduk yang jarang digunakan tidak perlu dibersihkan secara menyeluruh setiap minggu. Namun perlu disiram secara teratur untuk mencegah penumpukan mineral air yang dapat menjadi noda.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanda Mesin Cuci Perlu Segera Dibersihkan, Cek Sekarang!


    Jakarta

    Mesin cuci merupakan salah satu perangkat pembersih yang mudah sekali kotor. Terutama ketika pakaian yang dibersihkan terdapat noda membandel, kotoran padat, dan lainnya.

    Mesin cuci tidak dapat membersihkan dirinya sendiri. Kebanyakan mesin cuci juga tidak memiliki tombol untuk membersihkan secara otomatis. Kita perlu memeriksa sendiri dan membersihkannya secara teratur.

    Mesin cuci yang kotor dapat berpengaruh pada hasil cucian, dari yang biasanya wangi dan pengerjaannya cepat, justru bisa sebaliknya.


    Lantas, kapan kita harus membersihkan mesin cuci?

    Dilansir Good Housekeeping, berikut beberapa tanda mesin cuci yang kotor dan perlu dibersihkan.

    1. Filter Bau

    Mesin cuci memiliki filter yang fungsinya sebagai menangkap serat dan kotoran agar tidak masuk dan menyumbat saluran air dan pembuangan. Filter ini biasanya berada di depan tabung mesin cuci.

    Tanda bahwa filter perlu dibersihkan adalah muncul bau tak sedap dari mesin cuci seperti bau telur busuk. Bau ini muncul dari pertumbuhan bakteri.

    Cara membersihkannya dengan menyiapkan wadah kecil sebagai penampung kotoran atau air agar ketika filter dibuka tidak tumpah ke lantai. Kemudian, buang semua kotoran di filter ke dalam wadah tersebut, termasuk yang masih berada di dalam mesin cuci. Gosok area di sekitar filter dengan sikat gigi untuk membersihkan noda membandel. Setelah bersih pasang kembali filter tersebut.

    2. Pertumbuhan Jamur

    Mesin cuci mudah sekali lembap karena dari yang semula basah, tiba-tiba kering dan biasanya dalam keadaan tertutup. Kondisi bagian dalam mesin cuci ini rentan menjadi area pertumbuhan jamur. Periksa area sekitar tutup tabung, dinding tempat meletakkan pakaian, hingga buih-buih di dasar mesin cuci.

    Apabila ditemui ciri-ciri seperti noda yang sulit hilang, ambil bahan pembersih anti jamur khusus untuk mesin cuci, lalu gosok secara perlahan.

    3. Terdapat Sisa Detergen di Mesin Cuci

    Bagi yang menggunakan pelembut atau pewangi cair, pasti ada kejadian penuangan cairan tersebut sembarangan dan tidak rapi, alhasil ada sisa-sisa cairan yang menempel di mesin cuci.

    Hal ini bisa memicu pertumbuhan jamur. Cara mengatasinya dengan keluarkan laci deterjen dan bersihkan dengan air sabun hangat. Pakai sikat gigi bekas untuk menggosok celah-celahnya. Kemudian biarkan hingga kering sebelum dipasang kembali.

    Untuk bagian yang tidak bisa dibuka atau dipisahkan dari mesin cuci, coba pakai kain mikrofiber lembap. Saat membersihkan bagian ini, pastikan mesin cuci tidak sedang terhubung ke listrik.

    4. Panel Kontrol Berdebu

    Sebenarnya hal wajar apabila bagian luar mesin cuci berdebu karena letaknya berada di luar. Namun, jangan sampai dibiarkan debu menumpuk karena debu tersebut bisa masuk ke dalam tabung pakaian dicuci.

    Cara membersihkannya mudah dengan diusap memakai kain mikrofiber atau setelah digunakan cukup ditutup.

    5. Pakaian Bau Apek dan Kasar

    Mesin cuci yang sudah mengeluarkan bau seperti telur busuk tentu akan mempengaruhi kualitas air di dalam mesin cuci. Hal ini juga akan berdampak pada hasil cucian.

    Kemudian, mesin cuci yang jarang dibersihkan juga bisa menjadi tempat yang penuh dengan kerak kapur. Air yang sudah terkontaminasi bisa merusak bahan pakaian sehingga setelah dicuci terasa kasar. Apabila dibiarkan efeknya bisa membahayakan kulit pemakai yang sensitif.

    Waktu yang Tepat Membersihkan Mesin Cuci

    Mesin cuci sebaiknya dicek dan dibersihkan setiap sebulan sekali pada suhu 60°C atau lebih tinggi untuk mengatasi bakteri. Gunakan pembersih khusus mesin cuci setiap 3-6 bulan untuk pembersihan menyeluruh, sekaligus membersihkan area deterjen dan filter.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman Hias yang Mudah Dirawat, Cocok buat Pemula


    Jakarta

    Memajang tanaman hias bisa menambah estetika dan kesegaran di dalam rumah. Bukan cuma dipajang, tanaman itu perlu dirawat agar tumbuh subur dan asri ya.

    Akan tetapi, sebagian orang mungkin belum punya banyak waktu atau keterampilan untuk merawat tanaman. Tanaman yang nggak terawat bakal layu, kering, bahkan mati.

    Jangan khawatir, penghuni rumah yang baru mencoba menanam tanaman di rumah, bisa merawat tanaman dengan mudah kok. Caranya, pilih jenis tanaman yang mudah buat dirawat.


    Kira-kira tanaman hias apa saja ya yang cocok buat pemula? Berikut detikcom rangkumkan beberapa tanaman dari berbagai sumber.

    Jenis Tanaman Hias yang Mudah Dirawat

    Inilah beberapa tanaman hias yang mudah dirawat oleh pemula.

    1. Bunga Peace Lily

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Dilansir dari Gardeners World, tanaman peace lily merupakan tanaman rumah yang populer dengan perawatan yang mudah. Tanaman ini terbiasa hidup di lingkungan yang hangat dan lembab, sehingga cocok diletakkan di kamar mandi.

    Tanaman peace lily memiliki lengan daun hijau mengkilap dan bunga putih di tengahnya yang disebut spathes. Selain cantik, tanaman ini juga dapat menyerap zat kimia beracun di dalam ruangan, seperti senyawa kimia pada cat dinding dan peralatan rumah tangga.

    2. Tanaman Lidah Mertua

    Sansevieria plant in big metal potTanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Tanaman lidah mertua cocok disimpan di dalam ruangan karena tidak membutuhkan banyak perawatan, cahaya, dan air. Tanaman ini bisa jadi pilihan utama bagi penghuni rumah yang pertama kali merawat tanaman. Selain itu, lidah mertua mampu menyaring udara di rumah menurut laman The Stem.

    3. Memelong atau Philodendron

    Philodendron xanaduPhilodendron xanadu Foto: Getty Images/iStockphoto/Jummie

    Dikutip dari The Spruce, memelong adalah tanaman hias mudah dirawat dan cocok ditaruh di dalam ruangan. Pastikan tanaman berada di tempat yang terang, tetapi tidak terkena matahari langsung.

    Memelong bermanfaat untuk menyaring udara di rumah. Namun, sebaiknya jauhkan tanaman ini dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan karena terdapat kristal kalsium oksalat yang cukup berisiko jika terkonsumsi.

    4. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Selanjutnya, ada lidah buaya yang bisa dirawat di tanaman kebun ataupun tanaman dalam ruangan. Lidah buaya dapat menghancurkan senyawa benzena. Senyawa benzena itu biasanya terkandung di dalam cat dinding rumah, sehingga bisa mengganggu kesehatan.

    Menurut Good Housekeeping, lidah buaya boleh jarang disiram, misalnya dua minggu sekali. Namun, pastikan meletakkan tanaman di area yang mudah terkena sinar matahari ya.

    Itulah beberapa tanaman hias yang mudah dirawat di dalam rumah, sehingga cocok bagi pemula. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Aman dan Ampuh Usir Tawon di Rumah, Ini Rekomendasi Ahli!


    Jakarta

    Tawon merupakan serangga terbang yang kerap masuk ke dalam rumah. Kehadiran tawon bikin sebagian orang merasa khawatir dan takut karena bisa disengat secara tiba-tiba.

    Sengatan tawon tak bisa dianggap remeh. Dalam banyak kasus, sengatan tawon dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri, kemerahan, bengkak, hingga gatal pada kulit.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” kata ahli pengendalian hama Ray Hess, dikutip dari Real Simple.


    Apabila kamu melihat tawon di dalam rumah, sebaiknya segera usir sebelum mereka membuat sarang dan berkembang biak. Namun, mengusir tawon tak bisa sembarangan karena bisa saja mereka terganggu dan akhirnya menyerang detikers.

    Namun tenang saja, sejumlah ahli memaparkan pendapatnya tentang cara mengusir tawon yang ampuh dan aman. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Ampuh Usir Tawon di Rumah

    Ada sejumlah cara ampuh untuk mengusir tawon di rumah dengan mudah dan aman. Dilansir situs Good Housekeeping, Rabu (2/7/2025), berikut beberapa tipsnya:

    1. Air Sabun

    Tips yang pertama adalah menggunakan air sabun. Cara buatnya juga mudah, yakni dengan mencampur 2 sendok makan sabun cuci piring ke dalam wadah berisi air, setelah itu tuang ke dalam botol semprot.

    Sebelum menyemprotkan ke tawon, pastikan kocok botol terlebih dahulu. Agar lebih aman dan mencegah tersengat, semprotkan cairan tersebut dari jarak agak jauh.

    Larutan sabun diklaim ampuh untuk mengusir tawon di rumah karena bisa membuatnya keracunan hingga mati. Sebab, zat yang terkandung pada sabun dapat menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel tawon.

    “Sabun dapat menyumbat pori-pori pernapasan mereka dan mereka dapat mati seketika,” ujar seorang pakar tawon, Chris Walker.

    2. Cuka

    Selain digunakan sebagai bahan masakan, cuka ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir tawon. Kandungan asam asetat pada cuka memiliki aroma yang khas sehingga dapat mengusir tawon dari rumah.

    Untuk membasmi tawon beserta sarangnya, kamu dapat mencampurkan cuka putih atau cuka apel, gula, dan air ke dalam wadah, setelah itu aduk hingga merata. Kemudian letakkan larutan tersebut di dekat sarang. Seiring waktu tawon bisa terperangkap dan tenggelam ke dalam larutan tersebut.

    3. Cengkeh Utuh

    Menanam cengkeh utuh ternyata dapat mengusir tawon dari dalam rumah. Kamu bisa meletakkan atau menggantung cengkeh di dekat sarang atau area yang kerap dilalui tawon.

    Agar efektif membasmi tawon, kamu dapat memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik. Selain itu, kamu bisa menggabungkan cengkeh dan lemon ke dalam wadah, setelah itu digantung di area yang kerap dilalui serangga tersebut.

    4. Bedak Bayi

    Tips mengatasi tawon berikutnya adalah dengan memakai bedak bayi. Sebab, serangga terbang ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi yang menyengat, sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu bisa menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau berada di area yang sering dilaluinya agar tidak datang kembali.

    5. Minyak Cengkeh

    Aroma minyak cengkeh tak hanya memberikan efek menenangkan, tapi juga bisa mengusir tawon. Untuk membuat cairan pengusir tawon, campurkan beberapa tetes minyak cengkeh dengan sabun cuci piring, lalu ditambah sedikit air dan masukkan ke dalam botol semprot.

    Cengkeh memiliki aroma yang kuat sehingga bisa digunakan sebagai obat pengusir serangga alami. Dengan menyemprotkan ke sarang atau area yang sering dilaluinya, tawon dipastikan tidak akan datang lagi.

    6. Geranium dan Cengkeh

    Kombinasi antara minyak geranium dan cengkeh ternyata juga dapat membasmi tawon di rumah. Untuk cara pakainya, campurkan beberapa tetes minyak geranium dan cengkeh dengan perbandingan yang sama, lalu tambahkan dengan air secukupnya.

    Jika sudah tercampur rata, kamu tinggal mengoleskan cairan tersebut ke area yang sering dilalui tawon, seperti ventilasi, kusen pintu, dan jendela. Kamu juga bisa mengoleskan cairan tersebut di dekat sarang agar tawon bisa pergi.

    Itulah enam cara ampuh mengusir tawon di rumah dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersihkan Jendela Nggak Bisa Asal, Ini Cara yang Tepat Menurut Ahli


    Jakarta

    Membersihkan jendela merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Hal ini agar rumah terlihat rapi dan bersih sekaligus merawat jendela agar tetap kinclong.

    Meski begitu, masih ada sejumlah orang yang tak tahu cara membersihkan jendela dengan benar. Alhasil, jendela bukan tampak kinclong tapi malah makin terlihat kotor dan kusam.

    Jika masih bingung bagaimana cara membersihkan jendela yang benar, jangan khawatir. Simak tips bersihkan jendela dengan tepat menurut ahli dalam artikel ini.


    Membersihkan jendela tak sekadar menyemprotkan air dan mengelapnya dengan kain kering. Jika salah dalam prosesnya, jendela bisa tampak semakin kusam.

    Direktur eksekutif Home Care & Cleaning Lab Carolyn Forte membagikan sejumlah cara membersihkan jendela yang tepat. Dilansir situs Good Housekeeping, Rabu (2/7/2025), berikut tipsnya.

    Cara Bersihkan Jendela

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan jendela.

    1. Bersihkan Debu di Jendela

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan debu yang menempel di kaca, bingkai, hingga sudut-sudut jendela. Kamu bisa membersihkannya dengan kemoceng, kain kering halus, atau vacuum cleaner.

    Jika detikers memakai gorden, lepas gorden tersebut dan segera cuci dengan air dan pewangi.

    2. Bersihkan Kasa Jendela

    Apabila detikers memakai kasa jendela, lepas kasa tersebut dan bersihkan dengan vacuum cleaner atau kemoceng untuk mengangkat seluruh debu. Kasa yang terlihat sangat kotor dapat dicuci dengan air hangat dan sabun, lalu bilas hingga seluruh kotoran yang menempel hilang secara menyeluruh.

    3. Semprot Jendela dengan Cairan Pembersih

    Setelah debu dibersihkan secara menyeluruh, kini saatnya membersihkan jendela dengan cairan pembersih. Semprot cairan dari bagian atas hingga bawah jendela agar bisa bersih secara maksimal.

    4. Bersihkan Jendela Pakai Kain

    Langkah selanjutnya adalah membersihkan jendela menggunakan kain microfiber atau tisu bebas serat. Bersihkan jendela dari bagian atas hingga bawah jendela secara perlahan. Jika ditemukan ada noda membandel, bersihkan lagi dengan cara menyemprotkan cairan dan lap menggunakan kain.

    5. Bersihkan Jendela Bagian Luar

    Membersihkan jendela rumah tak hanya bagian dalamnya saja, tapi juga area luar. Untuk tahapannya tetap sama, yakni bersihkan debu yang menempel, semprot dengan cairan pembersih, kemudian lap kaca dengan kain microfiber secara menyeluruh.

    Kotoran dan debu yang menempel biasanya lebih banyak di bagian jendela luar. Jadi, detikers harus membersihkannya dengan tenaga ekstra.

    6. Keringkan Jendela

    Setelah membersihkan bagian jendela luar dan dalam, keringkan dengan kain microfiber. Cek kembali untuk memastikan tidak ada sisa cairan atau noda yang menempel di jendela.

    7. Pasang Kembali Gorden dan Kasa

    Setelah semuanya dibersihkan, langkah terakhir adalah pasang kembali gorden dan kasa ke jendela dengan tepat.

    Demikian tips membersihkan jendela yang tepat menurut ahli. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com