Tag: housekeeping

  • Campuran 3 Bahan Ini Ampuh Bersihkan Jendela Sampai Kinclong


    Jakarta

    Pada umumnya, banyak pemilik rumah yang membersihkan jendela dengan cairan khusus pembersih kaca. Cairan ini punya zat yang dapat mengikis kotoran dan membuat jendela terlihat lebih bersih dan kinclong.

    Meski begitu, harga cairan tersebut terkadang cukup mahal. Apabila membeli cairan yang harganya murah terkadang kurang efektif untuk membasmi kotoran membandel di jendela.

    Namun jangan khawatir, kamu dapat menggunakan tiga bahan sederhana yang disebut ampuh membersihkan jendela. Penasaran apa saja bahan tersebut? Simak dalam artikel ini.


    3 Bahan Sederhana yang Ampuh Bersihkan Jendela

    Dikutip dari Good Housekeeping, Jumat (4/7/2025), tiga bahan sederhana yang ampuh membersihkan jendela adalah cuka, sabun cuci piring, dan air. Kombinasi ketiganya dinilai ampuh untuk mengatasi debu dan noda di jendela.

    Sejumlah penelitian mengungkapkan kandungan asam pada cuka dapat mengangkat noda dan kotoran, sedangkan air dapat melarutkan kotoran serta zat asam agar tidak menempel di jendela. Untuk jenis cuka yang dipilih bisa menggunakan cuka putih atau cuka apel.

    Jika jendela sudah sangat kotor dan ada noda yang sulit hilang, kamu bisa menambahkan cairan pembersih cuci piring. Bagi kamu yang tidak suka aroma cuka dapat menambahkan minyak esensial seperti jeruk, serai, lavender, atau papermin.

    Ingin tahu cara menggunakan ketiga bahan tersebut untuk membersihkan jendela? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • 2 gelas air
    • 1/2 cangkir cuka putih atau cuka apel
    • 2 tetes sabun cuci piring
    • 1-2 tetes minyak esensial sesuai keinginan (opsional)
    • Setelah itu, campurkan semua bahan ke dalam wadah dan tuang ke dalam botol semprot
    • Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprotkan ke seluruh permukaan jendela.

    Apabila kamu tinggal di lingkungan yang airnya mengandung kadar mineral tinggi, disarankan memakai air suling untuk membersihkan jendela. Selain itu, air suling bisa digunakan dalam jangka waktu lama sehingga kamu tak perlu repot-repot membuatnya lagi.

    Kamu juga bisa menambahkan alkohol dengan kandungan 70% ke dalam botol semprot. Kandungan alkohol yang tinggi dinilai efektif mengangkat kotoran dan debu yang menempel di jendela dengan cepat.

    Demikian tiga bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membersihkan jendela secara ampuh. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Perangkap Lalat dari Bahan Sederhana, Bisa Pakai Botol Bekas


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sangat mengganggu. Soalnya, lalat kerap membawa penyakit karena mereka sering hinggap di tempat-tempat kotor dan bau, seperti tempat sampah hingga bangkai hewan.

    Jika ada banyak lalat di rumah, kamu bisa membasminya dengan semprotan serangga yang dijual bebas. Meski begitu, kandungan zat di dalamnya dinilai berbahaya bagi kesehatan jika dihirup dalam jumlah banyak.

    Kalau ragu menggunakan semprotan serangga, kamu dapat membuat perangkap lalat dari bahan sederhana. Untuk lebih jelasnya, simak dalam artikel ini.


    Cara Buat Perangkap Lalat dari Bahan Sederhana

    Ada sejumlah bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membuat perangkap lalat. Dikutip dari Good Housekeeping, Selasa (8/7/2025), berikut sejumlah caranya:

    1. Botol Soda Bekas

    Botol soda bekas sebaiknya jangan langsung dibuang ke tempat sampah. Kamu bisa membuat perangkap lalat yang efektif dari benda ini. Berikut cara membuatnya:

    • Ambil 1 botol soda bekas ukuran 1 liter
    • Potong botol menjadi 2 bagian dengan gunting atau pisau
    • Isi bagian bawah botol soda dengan cuka apel tapi jangan sampai penuh. Sisakan sedikit ruang agar bisa meletakkan bagian atas botol
    • Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam botol
    • Lalu, masukkan bagian atas botol secara terbalik sehingga ujung botol ada di bagian dalam atau terlihat seperti corong.

    Jika tidak ada cuka apel, kamu bisa menggantinya dengan madu, sisa buah, atau air gula. Fungsinya adalah untuk memancing lalat agar masuk ke dalam perangkat. Sabun cuci piring berguna untuk menenggelamkan lalat agar tidak bisa kabur dari perangkap.

    2. Stoples Bekas

    Jika kamu memiliki stoples bekas di rumah, jangan dibuang dulu. Kamu bisa mengubahnya menjadi perangkap lalat yang ampuh dan efektif. Ini cara membuatnya:

    • Ambil satu stoples bekas di rumah yang ukurannya sekitar 600 ml.
    • Tuang cuka apel ke dalam stoples secukupnya. Bisa ditambahkan juga umpan lainnya seperti gula, madu, atau sisa buah agar lalat makin tertarik
    • Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring agar lalat tidak bisa kabur
    • Gunakan paku dan palu untuk melubangi bagian tutup stoples. Lakukan secara hati-hati agar tidak membuat lubang yang terlalu besar.
    • Jika sudah, pasang tutup stolpes dan taruh perangkap di tempat yang sering didatangi lalat.

    Apabila lalat yang terkumpul di dalam perangkap sudah banyak, segera buang lalat dengan cara dimasukkan ke dalam kantong plastik dan masukkan ke tempat sampah. Pastikan juga kamu menempatkan perangkap tersebut di area yang sering dilalui lalat, seperti meja makan dan dapur.

    Itu dia dua perangkap lalat dari bahan sederhana yang efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bikin Kamar Tidur Selalu Harum Sepanjang Hari


    Jakarta

    Kamar tidur yang harum membuat penghuni merasa nyaman tinggal di rumah. Akan tetapi, terkadang hanya menyemprotkan pengharum tidak cukup membuat ruangan wangi

    Sebab, menyemprotkan pengharum ruangan bisa cepat hilang, sehingga tak lagi wangi. Bau tak sedap di kamar pun tidak dapat ditutupi.

    Bagaimana cara membuat kamar tidur harum sepanjang waktu? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Bikin Kamar Tidur Harum

    Inilah beberapa tips untuk membuat kamar wangi sepanjang hari, dikutip dari Good Housekeeping dan Real Simple.

    1. Rapikan Barang

    Penghuni sebaiknya merapikan barang-barang di kamar tidur. Rapikan barang atau buang barang yang sudah tidak digunakan agar kamar lebih lega.

    Sebab, kamar yang dipenuhi barang akan membatasi sirkulasi udara dan menyebabkan panas berlebih. Hal tersebut bisa menimbulkan bau apek.

    2. Bersihkan Kamar dari Sampah

    Bau tak sedap di kamar tidur bisa berasal dari tempat sampah. Nah, penghuni sebaiknya membuang sampah setiap hari meski wadahnya belum penuh. Selain buang sampah, tempatnya pun perlu dibersihkan setidaknya sebulan sekali.

    3. Rutin Cuci Sarung Bantal dan Seprai

    Sarung bantal dan seprai lama-lama akan kotor karena digunakan. Mengingat, keringat hingga residu produk perawatan diri dapat menempel di kasur.

    Oleh karena itu, dianjurkan untuk mencuci seprai dan sarung bantal setidaknya dua minggu sekali. Penghuni sebaiknya mengganti seprai dan sarung lebih sering kalau memiliki hewan peliharaan atau alergi. Kemudian, cuci bantal, selimut, dan kasur setidaknya 2 kali dalam setahun.

    4. Semprotkan Pengharum Ruangan

    Penghuni bisa menyemprotkan pengharum ruangan ke kamar tidur. Ada berbagai bentuk pengharum ruangan, seperti yang dijual bebas

    di pasaran, elektrik, ataupun buatan sendiri. Penghuni bisa menggunakan bahan alami seperti larutan minyak esensial atau rempah-rempah.

    5. Buka Jendela dan Pintu

    Pastikan ada sirkulasi udara yang baik di dalam kamar dengan membuka jendela dan pintu. Buka jendela atau pintu beberapa jam di pagi hari. Cara ini membantu menghilangkan sisa kelembapan dan bau apek.

    6. Pajang Tanaman atau Bunga

    Tanaman dan bunga tak hanya memperindah kamar tetapi juga membuat udara kamar segar, lho. Penghuni bisa memajang tanaman yang harum, seperti begonia, melati, gardenia, atau rosemary tuscan di sudut kamar.

    Lalu, memajang bunga harum dalam vas juga dapat membuat kamar wangi. Letakkan bunga lavender, mawar, lilac, atau peony di dalam kamar.

    7. Rebus Campuran Rempah dan Buah

    Rebusan buah dan rempah juga bisa membuat kamar tidur wangi. Caranya dengan merebus buah-buahan atau rempah. Aroma rebusan itu akan menyebar ke seluruh ruangan.

    Kombinasi bahan yang dapat direbus bersamaan yaitu:

    • Jeruk, rosemary, dan vanili.
    • Jahe, kayu manis, adas manis, pala, dan kapulaga.
    • Apel, jeruk, kayu manis, dan cengkeh.

    Itulah beberapa cara membuat kamar tidur selalu wangi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Empuk Nggak Jamin Nyaman Dipakai, Begini Cara Pilih yang Benar


    Jakarta

    Cara memilih kasur yang nyaman dan tepat, tidak melulu diukur dari rasa empuk pada permukaannya saja. Saat ini banyak sekali kasur yang empuk, tetapi justru tidak nyaman digunakan karena membuat badan terasa tenggelam.

    Selain itu, banyak produsen kasur yang hanya menawarkan produk terbaru yang disebut banyak kelebihan tetapi belum tentu memenuhi kebutuhan pemakainya.

    Dilansir Good Housekeeping, berikut beberapa cara untuk mencari kasur yang cocok.


    1. Kualitas Struktur Kasur

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengecek struktur kasur yakni tinggi, area tepi kasur, minim gerakan, dan kekencangan.

    Biasanya kasur yang lebih tinggi memiliki kenyamanan yang lebih daripada kasur yang pendek. Area tepi kasur sangat berpengaruh pada bentuk dari kasur. Apabila patah, kasur bisa turun sebelah. Selain itu, banyak orang sering duduk di samping kasur sehingga area tepi ini harus aman dan tidak ada kerangka yang menonjol keluar.

    Kasur yang nyaman adalah yang tidak akan bergerak meski orang di atasnya bergerak. Lalu, kasur juga harus kencang agar setiap beban yang ada di atasnya tidak akan mudah mengubah bentuk kasur.

    2. Sesuaikan dengan Kebutuhan Fisik Pengguna

    Setiap benda yang kita gunakan sebisa mungkin memang aman dipakai. Begitu pula dengan kasur yang digunakan.

    Untuk orang yang mudah berkeringat, cari kasur yang tidak menyerap panas, biasanya yang tidak memiliki banyak busa di dalamnya. Kalau memiliki masalah tulang punggung, solusinya cari kasur yang bisa membuat nyaman ketika tidur dalam posisi apa pun. Lalu, apabila ada masalah seperti asma atau alergi, bisa mencari kasur yang memakai bahan yang aman.

    3. Sesuaikan Berat Badan

    Tidak semua kasur empuk cocok untuk berbagai berat badan. Asal memilih kasur justru bisa berpengaruh pada kualitas tidur karena posisi tidur yang kurang baik. Disarankan apabila memiliki berat badan yang besar memakai kasur yang padat dan tidak begitu empuk. Hal ini untuk menjaga kondisi tulang punggung tetap sejajar.

    Biasanya orang yang memiliki berat badan lebih dan memakai kasur empuk yang terjadi justru badang terasa tenggelam.

    Untuk orang yang memiliki berat badan ringan, bisa memakai kasur dengan permukaan yang empuk karena badan tidak membuat tekanan berlebih. Apabila memakai kasur yang keras dikhawatirkan menekan bagian sendi.

    4. Posisi Tidur

    • Tidur menyamping: Ini adalah posisi yang paling disukai dan biasanya direkomendasikan dokter untuk menghindari sakit punggung. Kasur terbaik untuk tidur menyamping adalah yang tidak terlalu agar tulang belakang tetap sejajar. Jika terlalu keras, justru menyebabkan hal tak nyaman pada pinggul dan bahu.
    • Tidur tengkurap: Sebenarnya cara tidur seperti ini tidak disarankan. Namun, agar bagian rusuk dan tulang bahu tidak menerima tekanan berlebih, pakai kasur yang yang keras. Kasur keras juga mencegah badan terasa tenggelam.
    • Tidur telentang: Kasur yang sebaiknya dipakai adalah yang tidak terlalu keras atau empuk.
    • Tidur kombinasi: Pilih kasur yang tidak begitu keras atau empuk agar semua posisi tidur terasa nyaman.

    Itulah cara memilih kasur supaya nyaman digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lama-lama Simpan 5 Barang Ini di Kamar Mandi, Bisa Picu Penyakit!


    Jakarta

    Ada sejumlah barang yang diletakkan di kamar mandi, seperti sabun, shampoo, sikat gigi, hingga sikat lantai. Terkadang, ada beberapa barang yang tak sengaja tertinggal selama berbulan-bulan di kamar mandi, padahal sudah tidak dipakai lagi.

    Kebiasaan menyimpan barang tak terpakai membuat kamar mandi terlihat sumpek dan berantakan. Di sisi lain, barang-barang tersebut bisa saja memicu berbagai penyakit jika digunakan kembali.

    Maka dari itu, ada beberapa barang yang sebaiknya segera dibuang jika sudah habis atau tidak digunakan lagi. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang di Kamar Mandi yang Perlu Segera Dibuang

    Ada beberapa barang di kamar mandi yang perlu segera dibuang. Dilansir situs Good Housekeeping, berikut daftar barang-barangnya:

    1. Kemasan Produk

    Kemasan produk seperti plastik pembungkus toilet, kotak pasta gigi, hingga botol sabun yang tidak dipakai sebaiknya segera dibuang dari kamar mandi. Terkadang, banyak orang yang sering meninggalkan kotak kemasan di dalam kamar mandi dan lupa untuk membuangnya setelah habis.

    2. Sikat Gigi Bekas

    Meninggalkan sikat gigi bekas selama berbulan-bulan di kamar mandi tentu tidak baik karena dapat merusak pemandangan. Di sisi lain, sikat gigi tersebut juga bisa menjadi sarang bakteri dan dapat mengganggu kesehatan.

    “Bakteri di kamar mandi menyebar lebih banyak dan cepat daripada yang kita bayangkan,” kata Melissa Klug pemilik Home By Eleven.

    Agar sikat gigi tersebut tidak digunakan lagi oleh orang lain, segera buang dari kamar mandi. Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

    3. Sampel Kosmetik Gratis yang Tidak Terpakai

    Sering mendapatkan sampel kosmetik gratis dan menyimpannya di kamar mandi? Cobalah cek sampel kosmetik tersebut. Kalau sudah kedaluwarsa atau tidak bisa digunakan lagi, sebaiknya segera dibuang dari kamar mandi.

    “Sering kali barang-barang tersebut berakhir disimpan di lemari atau laci lebih lama dari yang seharusnya, dan kemungkinan besar Anda tidak akan menggunakannya,” ujar pemilik VS Organized Interiors, Violetta Elezovic.

    Jika mendapatkan banyak sampel kosmetik dan tidak ingin digunakan, kamu bisa menyumbangkannya ke teman atau saudara yang membutuhkan.

    4. Produk Perlengkapan Mandi yang Terbengkalai

    Ada sejumlah produk perlengkapan mandi yang mungkin tidak digunakan lagi, tapi masih tersimpan di kamar mandi. Menyimpan botol produk tersebut dapat memenuhi ruangan dan akhirnya terlihat sumpek.

    “Daripada membiarkannya begitu saja, cobalah untuk bertukar produk lainnya dengan teman,” kata pendiri Thee Tailored Life, Ashley.

    5. Handuk Bekas

    Handuk punya fungsi penting untuk mengeringkan tubuh setelah dari kamar mandi. Namun, seiring waktu handuk akan kehilangan daya serapnya karena digunakan hampir setiap hari.

    Jackie Pittman selaku pakar dari Chez Nous Organizing menyarankan agar rutin mengganti handuk dengan yang baru minimal setahun sekali. Cara ini dilakukan agar kamu dapat mengeringkan badan dengan maksimal.

    “Handuk akan kehilangan daya serapnya seiring waktu dan jika ditaruh di kamar mandi yang lembap, hal ini dapat menjadi sarang bakteri dan mengeluarkan bau,” papar Pittman.

    Itulah lima barang di kamar mandi yang perlu segera dibuang jika sudah habis. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Indoor yang Mudah Dirawat dan Cocok Jadi Hiasan Kamar Tidur


    Jakarta

    Hiasan kamar tidur tidak harus berupa barang mahal. Tanaman hidup juga bisa mengubah tampilan kamar jauh lebih indah, sejuk, dan tentunya bermanfaat bagi kesehatan.

    Tanaman yang harus diletakkan di kamar tidur sebaiknya yang bisa tumbuh tanpa sering terpapar sinar matahari. Bagi yang tidak punya waktu untuk menyiram tanaman setiap hari, tidak perlu khawatir, banyak sekali jenis tanaman yang tetap bisa hidup tanpa perlu disiram setiap hari.

    Dilansir dari Good Housekeeping, berikut daftar tanaman yang cocok diletakkan di kamar.


    1. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman satu ini pasti sudah tidak asing dari penglihatan kita. Tanaman berwarna hijau dengan pinggiran kuning ini disebut dengan lidah mertua. Perawatan tanaman satu ini juga tidak sulit karena lidah mertua tidak butuh sering terpapar sinar matahari dan tidak perlu disiram terlalu sering.

    Manfaat lidah mertua salah satunya adalah bisa menyerap polusi, membuat udara jauh lebih bersih, meningkatkan kualitas tidur, hingga menyerap bau tak sedap.

    2. Lidah Buaya

    Aloe vera indoor plant in pink pot white room with small cactus plantsAloe vera indoor plant in pink pot white room with small cactus plants Foto: Getty Images/iStockphoto/Tanya Paton

    Masih dengan bentuk yang runcing-runcing, lidah buaya cocok untuk diletakkan di kamar tidur. Tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Untuk dipajang juga tidak masalah karena tampilan yang unik cocok untuk diletakkan di sekitar kamar.

    Soal perawatannya, juga sama mudahnya dengan lidah mertua. Sukulen tropis dengan daun berdaging dan tepi runcing ini tidak perlu sering disiram cukup diletakkan di area yang terdapat cahaya terang seperti jendela.

    3. Anggrek

    Ilustrasi tanaman hias anggrek di ruang tamuIlustrasi tanaman hias anggrek di ruang tamu Foto: Getty Images/iStockphoto/Aleksandra Zlatkovic

    Bagi yang mencari tanaman hias yang lebih cantik, tinggi, dan mudah dirawat, pilihannya adalah anggrek. Tempat yang cocok untuk meletakkan anggrek adalah di atas meja di samping tempat tidur atau meja belajar. Manfaat dari tanaman ini adalah mencegah terjadinya alergi dan membersihkan udara.

    Cara perawatannya adalah dengan meletakkan anggrek di lokasi yang sejuk, disiram secukupnya jangan sampai terlalu becek, dan sering berikan pupuk khusus anggrek.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman satu ini memiliki bentuk daun panjang ramping yang daunnya seperti membentuk janur, melengkung ke bawah. Warnanya hijau, tetapi ada beberapa yang pinggirannya berwarna putih. Spider plant dapat menghasilkan oksigen di malam hari sehingga baik untuk kesehatan karena tidur bisa jauh lebih nyenyak.

    Spider plant tidak hanya bagus saat diletakkan di meja, melainkan bagus juga jika dipajang dengan cara digantung. Perawatannya pun tidak susah, cukup siram saat tanah terlihat agak kering, arahnya ke sumber cahaya, letakkan di ruangan dengan suhu yang sejuk.

    5. Anthurium

    Ilustrasi anthuriumIlustrasi anthurium Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Bukreev

    Anthurium merupakan tanaman hias yang bagian bunganya memiliki warna berbeda dengan daun. Bagian bunga ini sering dijual per tangkai untuk dipakai sebagai bunga hias bouquet.

    Letakkan anthurium di tempat yang terang dan lembap. Semakin banyak cahaya yang diterimanya, semakin sering harus menyiramnya. Jeda antara jadwal menyiram adalah saat melihat tanahnya agak kering.

    6. Pohon Dolar atau Tanaman ZZ

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Tanaman pohon dolar bisa menjadi referensi jenis tanaman yang terlihat kokoh dan elegan. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di dalam ruangan dan bisa bertahan di lingkungan yang kering.

    Itulah deretan tanaman hias yang cocok diletakkan di dalam kamar, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Jitu Usir Tawon yang Bersarang di Rumah, Bisa Pakai Air Sabun


    Jakarta

    Tawon merupakan salah satu serangga yang bisa menyerang manusia apabila merasa terancam. Sengatan tawon dapat menyebabkan bengkak pada kulit, rasa gatal, dan kemerahan.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Selain sengatan, bahaya dari tawon juga apabila mereka membuat sarang di dekat rumah. Kawanan tawon akan sering terlihat di sekitar rumah sehingga harus berhati-hati saat di dekat sarang mereka.

    Apabila kawanan tawon sudah mengganggu, tidak masalah untuk mengusirnya, tetapi caranya tidak seperti mengusir kucing. Lebih baik mengusirnya langsung dari sarangnya agar mereka tidak kembali.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Dilansir laman Good Housekeeping berikut agar tawon tidak datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Mengusir tawon ternyata bisa menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Salah satunya adalah air sabun. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Setelah itu semprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Jika khawatir tawon akan menyerang, gunakan pakaian yang tertutup dari atas hingga bawah. Pastikan tidak ada celah pada pakaian tersebut yang bisa ditembus tawon.

    Jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya. Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Taburkan Bedak Bayi

    Bahan kedua yang bisa digunakan adalah bedak bayi. Aroma bedak bayi yang disukai oleh manusia ternyata dibenci oleh serangga satu ini. Cara menggunakannya agak sulit karena harus ditaburkan di sarang tersebut. Sebelum mencoba, pertimbangkan keselamatan diri dulu atau gunakan bahan lain.

    3. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka merupakan bahan yang bisa membersihkan noda membandel. Di luar itu, cuka juga bermanfaat untuk mengusir tawon. Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas.

    Cara membuat bahan perangkapnya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya. Lalu siapkan campuran cuka masak atau cuka apel, gula, dan air dan letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    4. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    5. Pakai Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    Itulah bahan-bahan yang ampuh mengusir tawon, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman Hias Ini Bikin Kamar Tidur Jadi Asri dan Nyaman


    Jakarta

    Menata kamar tidur tidak harus dengan furniture mewah dan modern, tapi juga bisa dengan meletakkan tanaman hias. Selain membantu menyegarkan ruangan, hadirnya tanaman hias juga dapat mempercantik kamar tidur.

    Namun, tidak semua tanaman hias bisa diletakkan di kamar tidur. Ada beberapa tanaman hias yang harus terkena sinar matahari langsung. Jika ditanam di ruangan malah layu dan mati karena kurang terpapar cahaya matahari.

    Ingin tahu apa saja tanaman hias yang cocok di kamar tidur agar terasa asri dan nyaman? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Cocok di Kamar Tidur

    Ada beberapa tanaman hias yang cocok untuk kamar tidur agar menambah kesan asri dan nyaman. Dilansir situs Good Housekeeping, berikut daftarnya:

    1. Lidah Mertua

    Apabila kamu termasuk orang yang sering lupa menyiram tanaman hias, maka lidah mertua sangat cocok ditanam di rumah. Sebab, tanaman ini tak harus disiram setiap hari, cukup 1-2 kali dalam sebulan.

    Meski membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh, tetapi lidah mertua tidak harus terkena cahaya setiap hari. Tanaman ini juga dapat menyaring udara kotor di dalam ruangan saat siang maupun malam hari.

    2. Lidah Buaya

    Lidah buaya jadi salah satu tanaman hias yang populer. Tanaman ini sangat mudah dirawat karena tidak perlu disiram setiap hari. Kalau terlalu sering disiram justru bisa menyebabkan layu dan mati.

    Lidah buaya juga membutuhkan sinar matahari agar bisa tumbuh subur. Namun sebaiknya diletakkan di area yang tidak terlalu banyak terkena cahaya matahari.

    3. Pakis Boston

    Pakis boston bisa menjadi pilihan menarik untuk tanaman hias di kamar tidur. Sama seperti lidah buaya, tanaman ini juga tidak perlu disiram secara rutin, cukup dua kali dalam seminggu.

    Pakis boston juga dapat hidup di area yang lembap, terutama di kamar tidur dan kamar mandi. Menanam pakis boston akan menambah kesan asri di ruangan.

    4. Melati

    Ingin menanam tanaman hias yang dapat mengharumkan ruangan? Melati bisa menjadi pilihan terbaik. Aroma wangi melati dapat memberikan efek rileks saat beristirahat.

    Warna putih dari bunga melati juga dapat mempercantik kamar tidur. Agar melati tumbuh subur, sebaiknya diletakkan di dekat jendela agar terkena sinar matahari dan jangan ditaruh di bawah AC.

    5. Sirih Gading

    Sirih gading atau disebut juga pothos emas merupakan salah satu tanaman hias yang mudah dirawat. Selain dapat memperindah kamar tidur, sirih gading juga dapat menyaring udara kotor di dalam ruangan.

    Sirih gading dapat dirawat dengan cara disiram secara teratur. Tanaman ini juga membutuhkan sinar matahari, tapi dalam jumlah sedang.

    6. Janda Bolong

    Monstera atau disebut janda bolong bisa menjadi pilihan terbaik untuk tanaman hias di kamar tidur. Sebab, tanaman ini dapat tumbuh subur di tempat yang minim cahaya dan cukup disiram seminggu sekali saja.

    7. Peace Lily

    Selain melati, kamu bisa menanam peace lily di kamar tidur. Bunganya yang indah bisa memberikan mood bahagia dan menenangkan.

    Merawat peace lily cukup dengan menjaga kelembapan pada tanah agar tidak terlalu kering. Pastikan tanaman ini tidak terpapar sinar matahari langsung.

    8. Lavender

    Lavender sudah dikenal sebagai salah satu tanaman yang ampuh mengusir serangga seperti nyamuk dan lalat. Selain itu, lavender juga cocok diletakkan di kamar tidur karena dapat mempercantik ruangan.

    Disarankan untuk meletakkan lavender di dekat jendela agar terpapar sinar matahari langsung. Tanaman ini juga tidak perlu disiram setiap hari, cukup seminggu sekali saja.

    Itu dia delapan tanaman hias yang cocok untuk kamar tidur. Tertarik menanam yang mana?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Manfaat Menanam Lidah Buaya di Rumah dan Cara Merawatnya, Simpel!


    Jakarta

    Lidah buaya merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dikoleksi di rumah. Sebab, tanaman ini memiliki sejumlah manfaat bagi makhluk hidup.

    Di sisi lain, menanam lidah buaya juga dapat memperindah ruangan di rumah. Dengan begitu, suasana di dalam rumah jadi terasa asri dan bisa memberikan efek menenangkan.

    Jangan khawatir lidah buaya cepat mati, karena tanaman ini sangat mudah dirawat. Ingin tahu manfaat dari menanam lidah buaya dan cara merawatnya yang tepat? Simak dalam artikel ini.


    Manfaat Menanam Lidah Buaya

    Dilansir Good Housekeeping, lidah buaya mengandung banyak khasiat bagi tubuh. Kandungan gel di dalamnya dapat digunakan untuk mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari.

    Gel lidah buaya juga dapat melembapkan kulit kering sehingga terasa lebih halus. Selain itu, mengoleskan gel lidah buaya ke wajah dapat mengatasi jerawat dan bekas luka gores.

    “Lidah buaya adalah tanaman hias yang bagus karena tidak membutuhkan banyak perawatan. Kandungan gelnya telah digunakan sejak zaman Mesir untuk membantu menyembuhkan kulit akibat sengatan matahari serta menyembuhkan dan melembapkan kulit kering,” kata Christopher Satch, profesor di bidang botani dan CEO NYC Plant Help.

    Selain berkhasiat untuk pengobatan, tanaman lidah buaya juga dapat memberikan sentuhan pada ruangan. Tanaman hias ini sangat cocok diletakkan di dalam ruangan, terutama di ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, atau meja kerja.

    Cara Merawat Lidah Buaya di Rumah

    Alasan utama lidah buaya banyak dipilih sebagai tanaman hias karena dapat dirawat yang mudah. Bagaimana cara merawat lidah buaya dengan benar?

    1. Tanah yang Cukup

    Aly Stoffo selaku pemilik Glam Gardener NYC menyebut tanah yang digunakan untuk menanam lidah buaya harus memiliki drainase yang baik. Hal ini agar tanah tidak menahan terlalu banyak air ketika disiram sehingga bisa membusukkan akar.

    “Cara terbaik adalah mencampur pasir dan tanah pot dengan perbandingan yang sama atau membeli campuran khusus untuk sukulen,” ujar Stoffo.

    2. Sinar Matahari yang Cukup

    Agar tumbuh subur, pastikan lidah buaya diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Jika minim mendapatkan cahaya, maka tanaman ini bisa berhenti tumbuh dan akhirnya mati.

    “Lidah buaya dapat tumbuh di lingkungan yang sangat panas. Semakin banyak panas dan sinar matahari maka semakin baik,” papar Stoffo.

    Meski begitu, jangan langsung meletakkan lidah buaya di tempat yang panas dan terpapar sinar matahari langsung. Letakkan secara bertahap di tempat yang sejuk, lalu perlahan ke area yang lebih terang setiap beberapa hari.

    3. Tak Perlu Sering Disiram

    Tanaman ini disebut ‘tahan banting’ karena bisa hidup tanpa disiram air selama beberapa hari. Satch menyarankan lidah buaya disiram sekitar dua minggu sekali atau menunggu tanaman benar-benar kering.

    “Lidah buaya tidak masalah jika sedikit terabaikan dan kering di antara waktu penyiraman, tetapi saat Anda menyiramnya, pastikan disiram dengan sangat baik,” imbuh Satch.

    Kondisi tanah yang lembap membuat akar lidah buaya jadi membusuk. Daun yang layu atau berwarna cokelat juga menandakan kalau lidah buaya terlalu banyak disiram.

    Itulah manfaat menanam lidah buaya dan cara merawatnya dengan benar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan Saat Bebersih Rumah, Jangan Diulangi!


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara rutin. Tak hanya menyapu dan mengepel lantai, tapi juga membersihkan jendela hingga meja dapur.

    Namun, tak semua orang melakukan kegiatan bersih-bersih rumah dengan teknik yang benar. Misalnya, membersihkan cermin di kamar dengan cara menyemprotkan langsung cairan pembersih ke cermin.

    Meski tujuannya untuk membersihkan debu dan kotoran, tapi jika tekniknya salah malah justru bisa merusak permukaan kaca. Alih-alih cermin terlihat kinclong, tapi justru tambah kusam dan muncul goresan halus.


    Agar perabotan di rumah tidak rusak saat dibersihkan, penting untuk mengetahui teknik membersihkannya yang benar. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan saat Bebersih Rumah

    Menurut pakar kebersihan, banyak orang yang belum tahu teknik yang tepat dalam membersihkan rumah. Dikutip dari Good Housekeeping, berikut sejumlah kebiasaan buruk saat bebersih rumah yang masih sering dilakukan:

    1. Membersihkan Lantai Kayu Pakai Pel Basah

    Pakar kebersihan dari Good Housekeeping Institute Carolyn Forte menyebut masih banyak yang membersihkan lantai kayu dengan kain pel basah. Padahal, terlalu banyak air dapat menyebabkan kayu cepat rusak hingga berubah warna.

    “Hal terburuk dalam mengepel lantai kayu adalah membiarkan air menggenang di lantai. Hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan jamur,” kata Forte.

    Cara yang benar adalah menggunakan pel microfiber lembap atau kain pel dengan semprotan. Cara ini lebih efektif untuk membersihkan debu dan kotoran di lantai kayu tanpa merusaknya.

    2. Semprot Cairan Pembersih Langsung ke Cermin

    Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyemprotkan langsung cairan pembersih ke cermin. Forte menilai cara ini kurang efektif karena cairan pembersih dapat menetes ke bawah dengan cepat dan ikut membawa debu yang menempel. Alhasil, kaca akan tetap kotor meski sudah dibersihkan.

    Untuk membersihkan cermin tanpa menimbulkan goresan, semprotkan cairan pembersih ke kain. Setelah itu, baru membersihkan cermin dengan gerakan membentuk huruf ‘S’ dari atas ke bawah.

    3. Produk Stainless Steel

    Ada banyak peralatan rumah tangga yang terbuat dari material stainless steel. Jika dibersihkan secara asal maka bisa muncul goresan pada perabotan tersebut.

    Untuk mencegah hal itu terjadi, Forte menyarankan untuk memakai cairan pembersih khusus untuk produk stainless steel.

    “Untuk menghindari goresan, gunakan pembersih yang dibuat khusus untuk membersihkan stainless steel. Pakai kain microfiber dan bersihkan perlahan,” paparnya.

    4. Membersihkan Jendela Saat Siang

    Forte menyebut ada satu kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan jendela dan pintu kaca, yakni dibersihkan ketika cuaca sedang cerah. Ia menyarankan untuk melakukan kegiatan ini saat cuaca cenderung mendung.

    “Membersihkan jendela dan pintu kaca di bawah terik matahari menyebabkan cairan akan mengering dengan cepat sebelum Anda sempat mengelapnya, sehingga meninggalkan goresan yang sulit dihilangkan,” ujarnya.

    5. Pakai Bahan Kimia Keras Saat Bersihkan Meja Dapur dari Batu Alam

    Hindari penggunaan bahan kimia keras saat membersihkan meja dapur dari batu alam, seperti penggunaan cairan pemutih. Selain itu, hindari juga penggunaan pembersih yang mengandung asam tinggi, seperti cuka atau air perasan lemon.

    Sebab, meja dapur yang terbuat dari batu alam akan mudah rusak dan permukaannya dapat terkikis jika menggunakan bahan-bahan tersebut. Dianjurkan memakai cairan pembersih khusus dengan pH netral.

    Itulah lima kebiasaan salah yang ternyata masih sering dilakukan banyak orang saat bersih-bersih rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com