Tag: ideal home

  • Bunga Es Numpuk di Freezer? Ini Penyebab dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Freezer berfungsi untuk membekukan makanan dan membuat es. Terkadang permukaan freezer muncul lapisan es tebal yang menumpuk sampai disebut bunga es.

    Meski terkesan sepele, bunga es sebenarnya mengganggu fungsi freezer, lho. Lapisan tebal itu membuat freezer sempit dan proses pembekuan makanan lebih sulit.

    Namun, kenapa bunga es bisa menumpuk di freezer ya? Temukan penyebab dan cara membersihkan bunga es berikut ini.


    Inilah beberapa hal yang membuat bunga es menumpuk di freezer, dikutip dari Ideal Home.

    1. Termostat Rusak

    Kemunculan bunga es bisa disebabkan oleh termostat yang rusak. Komponen ini berfungsi untuk mengatur suhu freezer tetap stabil.

    Termostat yang tidak bekerja dengan baik membuat pendinginan freezer berlebihan sehingga terbentuk bunga es. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan suhu freezer sesuai rekomendasi produsen.

    2. Sering Buka Pintu Freezer

    Pembentukan bunga es bisa disebabkan oleh udara hangat dan lembap yang masuk ke freezer. Udara tersebut dapat masuk kalau pintu freezer sering dibuka.

    Hal itu membuat freezer mengembun dan membeku sampai menimbulkan bunga es. Kalau ingin mencegah bunga es, penghuni perlu meminimalisir frekuensi dan durasi membuka pintu freezer.

    3. Pintu Tidak Tertutup Rapat

    Jika pintu freezer tidak tertutup rapat, udara hangat bisa masuk dan memicu bunga es. Penghuni perlu memastikan pintu tertutup rapat dan memeriksa segel pintu.

    4. Cara Simpan Makanan Kurang Tepat

    Terakhir, cara menyimpan makanan di freezer juga menjadi faktor pembentuk bunga es. Menyimpan makanan hangat dengan wadah terbuka akan menambah kelembapan di dalam freezer.

    Pastikan makanan dalam wadah tertutup dan adem sebelum dimasukkan ke freezer. Lalu, jangan memasukkan terlalu banyak makanan ke freezer sampai penuh karena membuat sirkulasi udara tidak lancar.

    Cara Bersihkan Bunga Es di Freezer

    Jika bunga es menumpuk di freezer, penghuni perlu membersihkannya. Berikut ini cara membersihkan bunga es, dikutip dari Reader’s Digest.

    1. Matikan dan cabut aliran listrik freezer atau kulkas dari stopkontak.

    2. Buka pintu freezer atau kulkas dan biarkan seluruh es meleleh.

    3. Lap semua cairan di dalam freezer atau kulkas dan biarkan mengering sempurna.

    Itulah penyebab dan cara membersihkan bunga es di freezer. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Posisi Kipas Angin yang Harus Dihindari, Bisa Picu Ruangan Tambah Panas


    Jakarta

    Kipas angin merupakan perangkat elektronik yang dapat mengusir hawa panas dan bisa ditempatkan di mana saja. Kipas angin juga tidak ada aturan ruangan harus dipakai di ruangan tertutup atau terbuka.

    Meski begitu, ada beberapa posisi pemakaian kipas angin yang harus dihindari. Hal ini dikarenakan kipas bisa mendorong hawa panas ke dalam ruangan apabila salah meletakkannya. Dilansir Ideal Home, berikut posisi yang harus dihindari ketika memakai kipas.

    1. Permukaan Tinggi

    Biasanya kita meletakkan kipas yang memiliki kaki di lantai dan tingginya tidak lebih dari tinggi manusia dewasa. Ada pula kipas yang diletakkan di atas. Ternyata meletakkan kipas di permukaan tinggi kurang disarankan karena bisa mengeluarkan udara panas. Hal ini tentunya bisa membuat ruangan terasa makin panas.


    Sebaiknya, letakkan kipas angin di posisi yang lebih rendah ke untuk membantunya mengambil udara dingin yang telah turun dan mendorongnya ke penghuni ruangan.

    Namun, menurut arsitek Denny Setiawan, tidak masalah jika ingin memakai kipas angin di plafon. Model kipas angin tersebut seperti baling-baling helikopter. Model kipas angin seperti ini justru dapat menggerakkan udara panas keluar sehingga rumah jadi lebih adem.

    2. Dekat Jendela

    Lokasi selanjutnya yang harus dihindari adalah meletakkan kipas angin di dekat jendela karena bisa membawa udara yang panas dari luar rumah. Penempatan yang tepat apabila ingin lokasi di dekat jendela adalah terdapat dua kipas angin di dekat jendela. salah satunya menghadap luar jendela dan yang satunya menghadap ke dalam ruangan untuk mendapatkan udara sejuk. Selain itu, meletakkan kipas angin di dekat jendela juga bisa membawa masuk serbuk sari sehingga memicu risiko terjadinya alergi.

    3. Tempat Berdebu

    Jangan mencoba meletakkan kipas angin di area yang berdebu, kamar yang jarang dibersihkan, atau area yang sedang dibersihkan dan penuh debu. Angin dari kipas angin hanya akan menerbangkan debu dan bisa terhirup oleh penghuni rumah. Bagi yang alergi debu bisa menyebabkan mereka bersih sepanjang hari dan hidung gatal.

    Aturan ini juga berlaku untuk kipas angin yang sudah mulai berdebu, sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu agar angin yang dikeluarkan lebih banyak dan terasa lebih adem.

    4. Dekat Tanaman

    Terakhir, kipas angin sebaiknya tidak dihidupkan di dekat tanaman karena bisa membuat daun-daun kering dan merusak daun yang rapuh. Tanaman cukup mendapat hembusan dari angin yang alami.

    Itulah beberapa area yang sebaiknya dihindari untuk menyalakan kipas angin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Pohon Berbahaya Jika Ditanam Dekat Rumah, Bikin Fondasi Rusak


    Jakarta

    Selama ini kita tahu bahwa menanam pohon di rumah banyak sekali manfaatnya. Mulai dari membuat rumah lebih rindang, teduh, tempat cadangan air, hingga membantu pasokan oksigen.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan jenis pohon yang disarankan ditanam di dekat rumah adalah yang memiliki akar tunggal karena tidak akan merusak bangunan, contohnya pohon pule, tabebuya, dan kamboja.

    Sementara itu, ada beberapa jenis pohon yang memiliki akar perusak. Akar tersebut kuat dan menjalar ke mana-mana bahkan bisa sampai ke properti. Sebagai contoh, jika pernah melihat pohon di pinggir jalan, jalan trotoar ada yang rusak seperti terangkat karena akar pohon di sana. Gambarannya seperti itu jika akar merusak rumah.


    Jenis Pohon yang Memiliki Akar Perusak

    1. Pohon Alpukat

    Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

    Menurut California Polytechnic State University, pohon buah satu ini disebut memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Pohon ini tumbuh dengan sistem akar tunggang atau bercabang. Pohon satu ini sangat mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Selain memiliki struktur pohon yang besar, buah yang dihasilkan pun menguntungkan dan menyehatkan.

    Apabila menginginkan pohon alpukat di depan rumah, sebaiknya tanam sejak 7,5 meter dari depan bangunan rumah. Selain itu, buat penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

    2. Pohon Mangga

    Bunch of green mango on tree in garden. Selective focusPohon mangga. Foto: Getty Images/iStockphoto/jantroyka

    Jenis kedua juga berasal dari pohon-pohon penghasil buah, yakni pohon mangga. Menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Pohon ini pun memiliki jenis akar tunggang yang bercabang. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

    Sama seperti pohon alpukat, pohon mangga mudah untuk ditanam di Indonesia dan berbuah. Batangnya juga keras dan daunnya cukup tebal untuk membuat daerah sekitarnya sejuk.

    3. Pohon Karet

    Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Ilustrasi pohon karet. Foto: Antara Foto

    Jika diperhatikan, pohon karet jarang ditemui berada di dekat permukiman, biasanya berada di lahan khusus yang memang ditumbuhi oleh pohon sejenis. Selain untuk mempermudah pemanenan, pohon karet juga ternyata memiliki akar yang berisiko dapat merusak rumah. Jenis akar pohon satu ini adalah tunggang atau bercabang dan berserabut untuk membantunya menopang batang yang tinggi dan berat.

    4. Pohon Bambu

    Pohon Bambu Tanaman yang Disukai Ular, Sebaiknya Jangan Ditanam di RumahPohon Bambu Foto: freepik/Freepik

    Pohon bambu merupakan tanaman yang sering ditanam dekat dinding agar dapat berdiri dengan sempurna. Perlu diketahui, tanaman satu ini memiliki akar yang dapat menyebar luas di bawah tanah. Akar ini dapat merusak dan membuat dinding di belakangnya miring karena tanah di bawahnya tidak lagi padat seperti semula.

    “Bambu yang menjalar umumnya lebih invasif dibandingkan bambu yang berumpun, meskipun bambu apa pun bisa menjadi invasif jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik,” kata ahli perkebunan di LeisureBench, Steve Chilton, dikutip dari Ideal Home, Selasa (2/9/2025).

    Bambu juga tanaman yang kuat dan tangguh sehingga tidak ada yang bisa menghentikan laju pertumbuhannya. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengendalikan pertumbuhan bambu tersebut apabila ingin ditanam di rumah agar tidak menjadi invasif.

    5. Pohon Dedalu

    pohon willow atau dedalupohon willow atau dedalu Foto: Photo by ROMAN ODINTSOV via pexels

    Pohon willow atau yang dikenal juga sebagai dedalu merupakan tanaman yang biasa ditemui di daerah yang dekat dengan perairan karena senang sekali hidup di tempat yang lembap. Akarnya berbentuk serabut dan besar untuk menyerap air. Tanaman ini memiliki bentuk bagian atas yang unik dan indah karena seperti pita-pita berjatuhan. Daun-daun tersebut bisa menutupi seluruh batangnya jika juntaian daun sudah terlalu panjang.

    Tanaman ini kurang cocok ditanam di dekat rumah atau bangunan, terutama yang sulit untuk mencari sumber air. Sebab, mereka akan terus memanjang untuk mencari air dan sumber kelembapan. Pohon dedalu memiliki akar yang tumbuh cepat dan dapat tumbuh dekat dengan permukaan tanah.

    “Saya sarankan untuk memasang penghalang akar, memangkas cabang yang lebih rendah, dan menyiram pohon yang lebih jauh dari rumah untuk mengarahkan pertumbuhan akar menjauh dari pondasi,” kata pemilik Boston Landscape Co, Steve Schumacher, dikutip dari Real Simple.

    Itulah beberapa pohon yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di dekat rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Benda yang Tidak Boleh Dibuang ke Lubang Kloset, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu alat penting kamar mandi yang digunakan untuk buang air besar maupun kecil. Fungsinya memang sudah jelas, tapi kadang-kadang masih ada orang yang membuang benda yang tidak seharusnya dibuang ke lubang toilet.

    Memang kesannya langsung beres setelah membuang benda ke lubang toilet lalu disiram karena langsung tidak terlihat. Namun hal itu justru bisa membuat kloset jadi mampet lho!

    Kalau sudah mampet mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk memanggil profesional guna memperbaiki salurannya. Nah, sebelum hal itu terjadi sebaiknya ketahui benda-benda yang tidak boleh dibuang ke dalam toilet.


    Dilansir dari berbagai sumber berikut ini informasinya.

    1.Tisu Basah

    Rekomendasi Tisu Basah Non Alkohol dan Parfum untuk BayiIlustrasi Tisu Basah untuk Bayi Foto: Getty Images/wing-wing

    Tisu basah yang dibuat khusus untuk bayi sebaiknya tidak dibuang ke dalam lubang toilet. Dilansir dari The Spruce, menurut tukang ledeng, dari semua hal yang tidak boleh dibuang ke kloset, tisu basah bayi berada di urutan teratas.

    “Saya terus-menerus mengeluarkan tisu bayi dari saluran air yang tersumbat,” kata seorang tukang dan pemilik Full Flow Plumbing and Drainage Sam Chmielarski. “Tisu bayi tidak terurai seperti kertas.”

    Meskipun tisu bayi lembut dan terasa seperti kertas, tisu bayi sebenarnya bukan kertas. Tisu bayi kebanyakan terbuat dari plastik atau serat semi-sintetis seperti rayon.

    2. Pembalut

    Pembalut juga merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke lubang toilet. Padahal, apabila pembalut dibuang ke dalam lubang kloset bisa menyerap air dan ketika di-flush bisa menghambat saluran pipa yang menyebabkan toilet meluap.

    3. Obat-obatan

    Ilustrasi antibiotikIlustrasi obat Foto: Freepik/freepik

    Jangan pernah membuang obat-obatan ke lubang kloset. Dilansir dari House Digest, membuang obat-obatan ke dalam kloset bisa memengaruhi sumber air dan pasokan air. Efeknya bisa berbahaya dan beracun.

    4. Air Sabun

    Dilansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.

    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    5. Rambut

    Girl holding her hair in her hand. Hair care concept. Shampoo. Haircut needed.Ilustrasi rambut. Foto: Getty Images/iStockphoto/Cristalov

    Dilansir dari Martha Stewart, rambut juga tidak boleh dibuang ke dalam kloset. Rambut itu seperti tali dalam sistem perpipaan, bisa melilit kotoran lain dan membentuk gumpalan padat yang menjebak kotoran hingga menjadi penyumbatan. Kalau mau buang rambut sebaiknya ke tempat sampah.

    6. Lemak dan Minyak

    Lemak dan minyak yang dibuang ke dalam kloset bisa mengeras di dalam sistem perpipaan. Lemak yang membeku dan menempel di dinding pipa bisa menjebak kotoran hingga terjadi penyumbatan.

    Itulah beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam kloset.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Area Paling Rawan di Dapur, Hindari Simpan 5 Barang Ini di Bawah Bak Cuci Piring


    Jakarta

    Saat ini sebagian besar rumah sudah menggunakan kitchen set sebagai ruang penyimpanan yang efisien. Bentuknya seperti lemari dan rak sering dipasang di bawah dan di atasnya kompor.

    Lemari bagian atas biasanya diisi oleh peralatan masak, minyak, hingga piring dan cangkir yang jarang dipakai. Lalu, di bawah kompor biasanya bumbu-bumbu dapur dan peralatan makan yang sering dipakai. Sementara di bawah bak cuci piring atau wastafel dapur barang yang disimpan jauh lebih beragam karena biasanya ruang di bawahnya jauh lebih luas dari lemari lainnya.

    Meskipun begitu, ternyata area bawah bak cuci piring ini tidak bisa menyimpan sembarangan benda karena rentan sekali lembap mengingat lokasinya dekat dengan pipa.


    Dilansir Ideal Home, berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di bawah bak cuci piring.

    1. Cairan Pembersih Kimia

    Siapa di sini yang menyimpan bahan pembersih lantai, pembersih toilet, atau pembersih kaca di bawah bak cuci piring? Lily Cameron dari Fantastic Services mengatakan lokasi tersebut tidak cocok untuk menyimpan cairan-cairan pembersih tersebut. Alasannya ternyata bukan karena lokasinya yang lembap, melainkan tempatnya mudah sekali dijangkau oleh anak-anak dan anabul.

    “Tempat ini mudah diakses. Jika tertelan, bahan kimia ini bisa berbahaya. Hindari simpan pembersih kimia di sana. Lebih baik simpan di tempat yang lebih tinggi di dapur, kamar mandi, atau lemari serbaguna yang jauh dari jangkauan,” kata Lily.

    2. Makanan Hewan Peliharaan

    Beberapa makanan hewan peliharaan dijual dalam ukuran besar. Untuk rumah yang kecil sulit untuk meletakkan di lemari. Apabila diletakkan sembarangan, khawatir mudah dijangkau oleh hewan tersebut. Area di bawah wastafel terkadang jadi pilihan karena luas dan mudah dijangkau.

    Namun, area ini sebenarnya tidak cocok karena mudah terkena air sehingga menjadi lembab dan berjamur. Lokasi yang tepat adalah area yang agak tinggi dari hewan, kering, dan sejuk.

    3. Tekstil

    Bagian bawah bak cuci piring juga nggak cocok untuk meletakkan barang yang terbuat dari kain, contohnya kain lap, keset, hingga handuk. Area ini cukup lembap sehingga dapat membuat bahan kain rusak karena jamur mudah sekali tumbuh. Lebih baik simpan barang kain di wadah tertutup di tempat yang kering dan jauh dari dapur.

    4. Peralatan Elektronik Dapur

    Bagi yang ingin membuat rak khusus barang elektronik di bawah wastafel sebaiknya konsultasikan dahulu ke ahlinya. Area ini berpotensi mengalami kebocoran dan cukup lembap sehingga membutuhkan ruang yang cukup agar terjadi pertukaran udara. Terlalu banyak rak dapat mempersempit jalur udara di bawah. Selain itu, lembap juga bisa memicu muncul karat pada peralatan elektronik.

    5. Bumbu dapur

    Bumbu dapur sebaiknya diletakkan di area bawah kompor karena lebih aman dan mudah dijangkau. Area bawah bak cuci piring terlalu lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur dan membuat bahan dapur busuk.

    Itulah 5 barang yang tak boleh disimpan di bawah rak cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Furniture Outdoor? Perhatikan Hal Ini Dulu Agar Tidak Menyesal


    Jakarta

    Ketika memiliki area outdoor, seperti teras belakang atau taman belakang, tentu diperlukan perabotan tambahan agar lebih nyaman. Perabotan itu pun beragam, mulai dari meja hingga sofa.

    Nah, sebelum membelinya, penghuni rumah harus memperhatikan beberapa hal ini agar tidak menyesal. Kalau salah pilih perabotan, bisa-bisa justru lebih cepat rusak.

    Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.


    Ukur Area Outdoor

    Mengetahui ukuran ruangan yang tepat tentu sangat membantu saat memilih furniture. Hal itu supaya furniture yang dibeli tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

    Jika ingin memiliki area kumpul yang lebih luas, bisa pilih bangku dengan area penyimpanan di bagian bawahnya untuk menghemat ruang.

    Pilih Material yang Pas

    Selanjutnya adalah pilih material yang tepat. Sebab, furniture outdoor akan lebih sering terpapar panas ataupun hujan.

    Berikut ini beberapa material yang bisa menjadi pilihan.

    Rotan

    Lampu gantung rotan di teras.Lampu gantung rotan di teras. Foto: James McDonald Photography via Homes and Gardens

    Rotan merupakan salah satu material yang tepat untuk diletakkan di luar ruangan. Hal itu karena bahan tersebut cukup kuat dan tahan air selain itu juga tidak mudah pudar warnanya.

    Kayu

    Area outdoor dengan bangku kayu unikArea outdoor dengan bangku kayu unik Foto: Azril Shiva

    Bahan yang satu ini sering dipakai untuk area taman belakang karena tahan lama. Salah satunya adalah kayu jati.

    “Jati adalah pilihan kayu keras yang sangat diminati untuk furnitur taman, karena penampilannya yang indah, hangat, dan mewah. Seiring waktu, kayu jati akan menghasilkan patina abu-abu keperakan yang menarik jika tidak dirawat,” kata Rikke dari JYSK, dikutip dari Ideal Home, Rabu (8/10/2025).

    Karena kandungan minyaknya yang tinggi, kayu keras ini sangat tahan lama dan secara alami tahan terhadap kerusakan, serangan serangga, kelembapan, dan pelapukan.

    Metal

    Bahan selanjutnya adalah metal seperti aluminium dan baja. Kedua bahan tersebut juga sering dipakai untuk furniture outdoor.

    Baja bisa sangat menawan pada desain minimalist dan juga tangguh. Namun, baja rentan karatan dan cukup berat.

    Sementara itu, aluminium juga pilihan yang baik namun agak sedikit lebih mahal dibanding baja.

    “Furniture aluminium ringan, bebas karat, dan mudah dirawat,” ujar kepala sales dan marketing di Bramblecrest, Tim Penell.

    Tetapkan Budget

    Selanjutnya adalah tetapkan budget. Jangan sampai membeli furniture di luar kemampuan ya.

    Meski membeli dengan harga terjangkau, jangan sampai mengabaikan bahan yang dipakai karena bisa mempengaruhi ketahanan furniture. Biasanya kalau harganya lebih mahal sedikit, bahan yang digunakan lebih bagus serta lebih tahan lama yang tentunya bisa menghemat pengeluaran ke depan.

    “Furnitur premium dirancang untuk tahan lama. Material yang digunakan dalam produksinya tidak hanya bersumber dari sumber yang lebih berkelanjutan, tetapi juga dipilih karena daya tahannya, memastikan furnitur tersebut awet hingga bertahun-tahun mendatang,” kata brand manager di Bridgman, Caron Grant.

    Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli furniture outdoor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Simpel Cek Kemiringan Lantai Kamar Mandi, Cuma Butuh 1 Benda



    Jakarta

    Bentuk lantai kamar mandi berbeda dengan lantai di ruangan lain. Jika lantai di ruangan lain dibuat rata, lantai kamar mandi justru dibuat agak miring sekian derajat.

    Fungsinya adalah agar tidak ada genangan di dalam kamar mandi. Air yang bercecer di kamar mandi bisa langsung mengalir ke lubang air atau floor drain. Lantai yang miring juga membantu sisa-sisa sabun, rambut, dan kotoran di kamar mandi bisa langsung terbuang terbawa air.

    Secara kasat mata, lantai yang miring ini biasanya tidak akan terlihat karena kemiringinnya tidak ekstrem. Namun, calon pemilik rumah tetap dapat mengecek bagian ini dengan cara yang sederhana.


    Menurut Profesional Kontraktor di PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky cara mengeceknya adalah dengan memakai kelereng. Benda kecil yang kerap dipakai sebagai mainan anak kecil ini, sangat mudah bergerak pada permukaan yang miring. Apabila lantai kamar mandi benar-benar dibuat miring, kelereng bisa bergerak ke sisi yang sama.

    Cara mengeceknya hanya membutuhkan beberapa kelereng yang dibiarkan bergerak dari berbagai sisi. Kemudian, lihat apakah arah gerakannya ke ara yang sama, yakni floor drain. Apabila benar berarti kemiringinnya sudah tepat.

    “Sebar kelereng di lantai kamar mandi. Nantinya kelereng akan menuju arah floor drain. Jika semua kelereng menuju titik yang sama, dapat disimpulkan bahwa aliran air sudah sesuai menuju titik yang dituju dan pemasangan keramik bisa dikatakan sudah benar.” Kata Panggah saat dihubungi detikcom, Kamis (14/9/2023).

    Apabila kelereng tidak menuju ke titik floor drain, terdapat kesalahan pada pemasangan keramik dan harus segera diperbaiki sebelum rumah tersebut benar-benar dihuni. Proses perbaikan sendiri dimulai dari pengecekan leveling keramik lalu jika ada bagian yang tidak sesuai maka dilakukan pembongkaran dan pemasangan kembali.

    “Pertama yang harus dilakukan adalah pengecekan leveling keramik menggunakan alat waterpass, leveling laser. Jika ada bagian yang tidak sesuai, area tersebut dapat dibongkar dan dipasang kembali dengan menyesuaikan kemiringan area yang sudah benar,” terangnya.

    Apabila tidak memiliki kelereng, coba gunakan air yang disiram agak jauh dari floor drain. Kemudian, lihat ke mana air tersebut mengalir atau area mana yang menggenang.

    Dilansir Ideal Home, kemiringan lantai kamar mandi yang ideal menurut Direktur Bathroom Mountain Shamila Iqbal adalah 1,5-2 persen menuju floor drain.

    Begitu cara untuk mengecek kondisi kemiringan lantai dan memastikan tidak ada genangan di kamar mandi. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar Bocorkan Trik Cuci Seprai Putih yang Benar agar Tetap Terlihat Bersih


    Jakarta

    Seprai berwarna putih memberikan tampilan kamar yang bersih, elegan, dan sederhana. Sayangnya, memakai seprai putih mudah sekali kotor karena warnanya yang terang.

    Kasur dengan seprai putih juga sulit dibersihkan apalagi jika sudah ada noda yang menempel. Selain itu, warnanya bisa berubah menjadi agak kekuningan. Hal ini yang membuat banyak orang ragu untuk memakai seprai putih dan memilih warna yang agak gelap.

    Sebelum benar-benar memutuskan beralih dari seprai putih, ada lho trik membuat seprai tetap bersih dan warnanya tidak memudar. Dilansir Ideal Home, berikut tips yang bisa diikuti.


    1. Atur Suhu Air

    Seorang pakar sekaligus pemilik White House Hideaway Richard Edwards mengatakan kebanyakan orang salah kaprah bahwa seprai putih harus direndam di air yang panas dan sangat dingin. Padahal ketentuan yang paling tepat adalah rendam seprai putih di air bersuhu yang hangat seperti 40 derajat.

    Air panas dapat membuat noda menempel dan menguning. Sementara itu, air dingin membuat detergen tidak dapat bekerja dengan baik.

    2. Pakai Detergen Bubuk

    Richard mengatakan untuk mempertahankan warna dan tekstur seprai putih layaknya produk baru adalah dengan mencucinya menggunakan detergen bubuk.

    Syaratnya adalah jumlah detergen yang dipakai sesuai. Sebab, jika terlalu sedikit tidak akan membuat seprai bersih dan apabila terlalu banyak justru membuat kainnya kaku dan berubah warna jadi abu-abu.

    3. Hati-hati Saat Memakai Pemutih Pakaian

    Pemakaian pemutih pada pakaian yang asal-asalan dapat merusak serat kain dan membuat pakaian lebih kusam.

    Richard menegaskan hindari menggunakan pemutih klorin. Ganti produk tersebut dengan pemutih oksigen pada saat mencuci. Jenis pemutih tersebut lebih aman bagi kain.

    4. Jangan Cuci Seprai dengan Pakaian Lain

    Ketika mencuci seprai sebaiknya tidak digabung dengan pakaian lain. Seprai membutuhkan ruang yang besar agar semua sisinya benar-benar bersih. Selain itu, memisahkan seprai putih dari pakaian lain agar seprai tidak luntur karena pakaian lain.

    5. Jemur di Luar Ruangan

    Richard menyarankan untuk menjemur seprai putih di luar ruangan yang sedang panas. Hal ini agar tidak muncul bau apek atau lembap. Selain itu, sinar UV matahari juga menawarkan sifat pemutih alami yang dapat membantu menjaga kecerahan warna. Hal ini juga berlaku untuk semua pakaian putih.

    Itulah tips agar seprai putih tetap bisa tampak bersih dan baru, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com