Tag Archives: indonesia

7 Tanaman Hias yang Irit Air, Seminggu Nggak Disiram Masih Segar


Jakarta

Merawat tanaman sebenarnya mudah asalkan pintar memilih tanaman yang sesuai. Kebanyakan orang enggan menanam banyak tanaman di rumah karena repot untuk menyiramnya. Padahal jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram banyak jenisnya.

Tanaman-tanaman ini memiliki mekanisme penyimpanan air dalam waktu lama karena minim penguapan. Biasanya tanaman-tanaman ini memang tumbuh di kawasan tropis atau iklim yang ekstrem.

Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Melansir dari Better Homes and Garden, Kamis (1/8/2024), berikut di antaranya.


1. Lidah Buaya

tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

Tidak perlu diragukan lagi, tanaman lidah buaya memiliki segudang kegunaan. Mulai dari dekorasi yang pas di rumah, bermanfaat untuk kesehatan serta kecantikan. Kelebihan lainnya adalah lidah buaya ini adalah tanaman yang irit air. Kamu tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Kamu bisa menyiram tanaman ini jika dirasa tanah di sekitarnya terlihat kering. Selain itu, kamu harus meletakkan lidah buaya di lokasi yang sejuk, tidak terpapar sinar matahari.

2. Sirih Gading

Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

Tanaman rambat satu ini memiliki warna hijau muda yang indah. Tanaman satu ini mudah ditemukan di Indonesia, tetapi jangan sampai kamu memakan tanaman ini karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

Tanaman yang juga disebut dengan Pothos ini adalah tanaman yang irit air, bahkan dia bisa hidup tanpa bantuan tanah dan sinar matahari langsung. Asalkan dalam ruangan tersebut memiliki cahaya dan air, sirih gading dapat tumbuh.

3. Howarthia

HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

4. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

5. Pohon Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

6. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Kaktus adalah tanaman paling terkenal memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

7. Nolina

Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Ada yang Cukup ‘Dicelup’ hingga Kuat Seminggu Tanpa Air


Jakarta

Meletakkan tanaman di dalam rumah adalah cara mendekorasi rumah yang tidak pernah gagal karena bukan hanya mempercantik ruangan, melainkan juga bermanfaat bagi kesehatan. Ada berbagai jenis tanaman yang bisa tumbuh di dalam ruangan dan ada pula yang bagus jika diletakkan di luar ruangan. Kamu bisa mencari jenis tanaman yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Jika kamu sibuk dan tidak ada waktu untuk menyiram tanaman, ada tanaman yang tidak perlu disiram atau tidak memerlukan tanah untuk hidup. Jenis tumbuhan ini cocok untuk ditanam di rumahmu. Kira-kira jenis tanaman apa saja yang memenuhi kriteria tersebut?

Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (1/8/2024), berikut detikcom rangkum.


1. Chinese Evergreen

Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

Tanaman pertama yang bisa tumbuh tanpa tanah adalah chinese evergreen atau cemara cina. Tumbuhan ini memiliki dedaunan yang lebat dengan bentuk seperti lidah. Warna daunnya pun beragam, ada yang hijau tua dan hijau muda, atau ada yang corak merah jambu dan hijau kekuningan. Tanaman satu ini harus diletakkan di area yang teduh dan tidak tersorot matahari langsung. Jika ingin dibuat merambat, kamu bisa memotong batangnya dengan panjang minimal 4 inci atau 10 cm.

Perlu diketahui chinese evergreen tidak cocok untuk dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, artinya ini bisa berbahaya untuk gangguan pencernaan.

2. Sirih Gading

selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

Tanaman sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa.

3. Lucky Bamboo

Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

Layaknya anakan bambu, lucky bamboo adalah tanaman berbentuk batang panjang berwarna hijau yang dapat tumbuh dengan dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Lucky bamboo ini ukurannya tidak sebesar bambu pada umumnya sehingga cocok untuk menjadi tanaman hias, kamu bisa memotong batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air. Tanaman ini bisa diletakkan di dalam rumah yang jauh dari matahari asalkan terkena sinar lampu.

Bagi yang memiliki hewan peliharaan, perlu berhati-hati dengan tanaman satu ini karena memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan.

4. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Sudah jadi rahasia umum jika kaktus adalah tanaman hias yang tidak perlu sering disiram. Kaktus sudah terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

Perawatannya, kamu perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

5. Spider Plant (Lili Paris)

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Meskipun tidak memiliki bunga, tanaman spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini dapat bertahan lama. Ternyata di balik tampilannya, tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

Perawatannya juga mudah, kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau. Daunnya tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali dengan cara disiram. Selain itu, tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi tetap berada di tempat yang teduh.

6. Tanaman Ivy

Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

Tanaman ivy termasuk jenis tanaman hias yang menyukai tanah kering. Tanaman ini hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Lokasi yang pas untuk meletakkan tanaman Ivy adalah tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung, tetapi tidak teduh. Ivy juga bagus diletakkan di rak yang lebih tinggi sehingga batangnya menjuntai ke bawah.

7. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Tanaman satu ini terkenal berkhasiat untuk rambut. Selain itu, lidah buaya mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Di samping itu, lidah buaya juga mudah perawatannya, tidak perlu sering disiram dan menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu cukup menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

8. Tillandsia (Tanaman udara)

Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

Bagi kamu yang menginginkan tanaman hias yang tidak butuh media tanah, bisa merawat tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara). Tanaman ini tidak memiliki akar. Mereka bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Maka dari itu, tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

Cara merawat tillandsia adalah memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap seminggu sekali. Tillandsia dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

9. Tanaman Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Selanjutnya, ada tanaman lidah mertua yang tidak membutuhkan banyak perawatan, tetapi dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini hanya perlu disiram dua kali sebulan. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

10. Howarthia

HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

11. Pohon Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

12. Nolina

Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

13. Bougenville

Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Kisaran Harga Plafon PVC dan Gypsum, Beserta Perbedaannya


Jakarta

Plafon adalah material penutup rangka atap dan pembatas antara ruangan di bawahnya dengan bagian atap. Plafon membuat tampilan atap lebih rapih dan jika pemilihan atapnya benar, plafon juga bisa membuat rumah lebih sejuk. Bagi kamu yang baru ingin pasang plafon atau menggantinya ketahui dahulu harga pasaran plafon rumah.

Harga plafon rumah atau langit-langit rumah cukup beragam tergantung pada jenis, ukuran, dan mereknya. Salah satu jenis plafon yang banyak digunakan di Indonesia adalah PVC dan Gypsum. Mengutip dari berbagai sumber, Jumat (2/8/2024), berikut kisaran harga plafon PVC dan Gypsum.

Harga Plafon PVC dan Gypsum

Sebelum kamu membeli salah satu plafon di atas, ada baiknya kamu mengetahui harganya. Hal ini bertujuan agar kamu dapat menghitung anggaran yang dibutuhkan.


Harga Plafon PVC

Mengutip dari Lamudi, berikut perkiraan harga plafon PVC.

1. Plafon PVC motif kayu: Rp 85.000 – Rp 110.000 per meter persegi
2. Plafon PVC motif marmer: Rp 90.000 – Rp 120.000 per meter persegi
3. Plafon PVC motif kain: Rp 95.000 – Rp 125.000 per meter persegi
4. Plafon PVC motif alam: Rp 100.000 – Rp 130.000 per meter persegi
5. Plafon PVC motif polos: Rp 75.000 – Rp 95.000 per meter persegi

Harga Plafon Gypsum

Berikut harga plafon gypsum dari situs Agasi.

1. Gypsum jayaboard 12mm 1200×2400 berkisar Rp 97.500
2. Gypsum Ysohino 9mm atau 1,2 x 2,4 M berkisar Rp 47.000
3. Merek Shunda ukuran 4M1/lembar berkisar Rp 150.000
4. Merek Shunda ukuran 5M1/Lembar berkisar Rp 185.000
5. Merek Wifon ukuran 4M1/lembar berkisar Rp 110.000
6. Merek Wifon ukuran 6M1/lembar berkisar Rp 165.000

Sebagai perbandingan, berikut harga plafon PVC dari situs Builder.id.

1. Shunda White Glossy KU20003 ukuran tebal 8 mm berkisar Rp24.000 per m2
2. Shunda White Glossy KU25003 ukuran Tebal 8 mm berkisar Rp25.500 per m2
3. Shunda Chessboard Pattern PL2507 ukuran tebal 7 mm berkisar Rp27.700 per m2
4. Plafon PVC Wifon ukuran 20 cm x 3-5 m x 7 mm berkisar Rp18.000 per m2
5. Kingfon K902 ukuran Lebar 30 cm dengan tebal 8 mm berkisarRp23.000 per m2

Perbedaan Plafon PVC dan Gypsum

Plafon PVC

Plafon PVC atau Polyvinyl Chloride merupakan sejenis plastik yang umum dipakai untuk pembuatan pipa air. Saat ini PVC juga sudah digunakan sebagai plafon atau kanopi di rumah.

Kelebihan Plafon PVC

  • Anti rayap
  • Anti bocor
  • Tidak mudah lapuk
  • Saat terbakar tidak akan merambat
  • Tak perlu finishing
  • Pemasangan cepat dan praktis
  • Kuat, ringan, dan memiliki struktur kuat
  • Biaya perawatan relatif murah

Kekurangan Plafon PVC

  • Buat panas karena tidak menghalau sinar matahari langsung
  • Tampilan kurang menarik karena masih terlihat ada sambungan
  • Motif yang terbatas

Plafon Gypsum

Plafon gypsum memiliki bahan utama gypsum. Dikutip dari Arsitag, Gypsum merupakan bahan yang terbuat dari material sedimen. Plafon gypsum lebih banyak digemari karena mudah untuk dipasang dan memiliki harga yang relatif murah.

Kelebihan Plafon Gypsum

  • Harga yang murah
  • Pemasangan relatif mudah
  • Banyak variasi dan motif
  • Awet dan tahan lama
  • Lebih sejuk daripada PVC

Kekurangan Plafon Gypsum

  • Mudah rusak jika terendam air
  • Rentan terhadap benturan
  • Mudah pudar dan kusam

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Nggak Sampai Rp 100 Juta, Segini Kisaran Biaya Bikin Kolam Renang di Rumah



Jakarta

Kolam renang adalah salah satu fasilitas pendukung yang biasa ditemukan di rumah-rumah mewah di Indonesia atau vila. Dengan adanya kolam renang di rumah, kamu tidak perlu repot ke kolam renang umum yang mahal biayanya, kamu bisa berenang kapan saja, dan lebih aman kebersihannya.

Selain itu, rumah dengan kolam renang nilai propertinya akan jauh lebih tinggi dibandingkan rumah biasa. Sebab, di Indonesia rumah dengan kolam renang memiliki luas tanah yang cukup besar dan mempunyai fasilitas hiburan tambahan.

Jika kamu ingin membuat kolam renang di rumah, kamu harus memperkirakan biayanya terlebih dahulu agar tidak boncos. Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat sebuah kolam renang di rumah?


Menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat, saat ingin membuat kolam renang, harga yang perlu dikeluarkan tergantung pada kedalaman kolam, ukuran kolam, keramik yang digunakan, aksesoris yang digunakan, dan lainnya.

“Biaya yang udah pasti bisa dihitung adalah volume beton sama kalau finishingnya pakai keramik. Itu saja yang bisa dihitung. Kedalamannya (kolam) juga akan beda (harganya),” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Dia memperkirakan, biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat kolam renang di rumah sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta.

“Ya sekitar Rp 1,5-3 juta per meter. Nanti kan ada aksesoris, mesin sirkulasinya bagaimana, itu sih sudah konstruksi sama pipa-pipanya. Kalau Finishingnya tergantung keramik mau modelnya kayak gimana, mau yang pola atau apa, biasanya pabrik keramik mengeluarkan tipe dengan ketebalan khusus untuk kolam,” jelasnya.

Kemudian, untuk lama pembuatannya tergantung luas dan material yang digunakan. Faktor mempercepat pembuatan kolam renang berasal dari bahan yang digunakan. Menurutnya beton salah satunya.

“Ketika beton dicor sampai dibuka bekistingnya, itu kekuatan optimum yang dihasilkan oleh beton itu setelah umur 28 hari,” paparnya.

Sementara itu, Kontraktor Kolam Renang dari Mulia Jaya Pool, Darmin mengatakan hal tak jauh berbeda. Kisaran biaya untuk membuat kolam renang di rumah sekitar Rp 3,5 juta per meter persegi. Bedanya, dia mengatakan biaya tersebut sudah termasuk keramik, pompa sirkulasi air dan peralatan lain.

“Itu sudah semuanya. Termasuk air juga,” ujarnya saat dihubungi.

Sebagai contoh, untuk kolam renang di rumah dengan ukuran terkecil yaitu lebar 2 meter, panjang 5 meter dan kedalaman 1,2 meter, biaya yang dibutuhkan tak sampai Rp 100 juta. Dengan waktu pengerjaan sekitar 40 hari untuk membuat kolam renang ukuran 2×5 meter.

“Isinya (alat pelengkap) Rp 80 jutaan. Itu kedalaman 1,20 meter isinya mesin sama alat operasional, lalu keramik yang bagus untuk kebutuhan kolam renang. Termasuk air,” tutur Darmin.

Air yang dibutuhkan untuk kolam renang seluas 2×5 meter adalah 1.600 liter. Darmin menyarankan jangan menggunakan air ledeng. Yang paling baik kualitasnya adalah air mineral.

“Air PAM juga bisa,” tuturnya.

Biaya tersebut berlaku untuk pembuatan kolam renang yang digali atau tanah yang dikeruk. Biaya untuk membangun kolam renang yang konstruksinya bertingkat tanpa menguruk tanah yaitu 2 kali lipat lebih mahal.

“Karena konstruksinya lebih susah dan tambah konstruksi,” pungkasnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Keliru, Ini 4 Perbedaan Keramik Lantai dan Keramik Dinding


Jakarta

Keramik adalah salah satu material bangunan yang biasa digunakan sebagai finishing atau letaknya di paling luar. Keramik terkenal akan ketahanannya terhadap air, api, hingga beban. Pemasangannya pun tidak hanya di lantai, melainkan bisa di dinding pula sehingga seluruh bagian rumah sebenarnya bisa dilindungi dengan keramik.

Namun, jangan salah, meskipun keramik bisa dipasang di lantai dan dinding, tetapi ternyata ada perbedaan di antara keduanya. Lantas, apa saja perbedaannya? Apakah keramik lantai bisa dipasang di dinding? Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan antara keramik lantai dan keramik dinding berikut.

Definisi Keramik Lantai dan Keramik Dinding

Keramik yang biasa dipakai di Indonesia, biasanya terbuat dari tanah liat. Maka dari itu, bagian bawah keramik berwarna agak kemerahan. Melansir Klopmart, Sabtu (3/8/2024), pembuatan keramik melalui proses pembakaran pada suhu sekitar 600℃ hingga lebih dari 1.300℃.


Dikutip dari Porcelain Superstore, keramik lantai, sesuai namanya, dirancang khusus untuk dipasang di lantai. Bahannya dibuat kokoh dan tahan terhadap beban berat. Hal ini menyesuaikan fungsi dari keramik lantai karena lantai sebagai tempat beraktivitas penghuni rumah di mana pasti menerima tekanan hampir setiap hari.

Sementara itu, keramik dinding merupakan jenis keramik yang dirancang untuk dipasang di dinding, seperti dinding kamar mandi, dinding splashback, hingga dinding luar rumah. Area dinding biasanya tidak begitu sering menerima tekanan, pemasangan keramik di dinding biasanya untuk mencegah pertumbuhan jamur karena area tersebut lembap sehingga rating kekuatannya lebih rendah.

Perbedaan Keramik Lantai dan Keramik Dinding

Dari sana, sudah diketahui jika keramik lantai dan keramik dinding sebenarnya memiliki perbedaan. Namun, untuk lebih rincinya lagi, melansir Livspace.com, berikut penjelasannya.

1. Ketahanan Terhadap Tekanan

Pertama, keramik lantai dirancang untuk kuat menahan tekanan, tahan aus, dan tahan lama. Sementara itu, keramik dinding tidak harus sekuat keramik lantai dalam menahan tekanan. Keramik lantai umumnya lebih kuat dibandingkan dengan keramik dinding. Maka dari itu, memasang kedua jenis lantai berkebalikan tidak disarankan.

2. Skema Peringkat PEI

Jika dilihat dari Porcelain Enamel Institute (PEI) yakni skema pemeringkatan yang mengukur tingkat kekuatan dan daya tahan keramik, Keramik dengan skala PEI 0 hanya bisa dipasang di dinding. Sementara, di lantai harus memiliki skala di atas 5.

Dalam PEI keramik ketahanan keramik dinilai dengan skala 1 hingga 5 bisa adalah keramik lantai karena ketahanannya rendah. Lalu untuk skala 5 ke atas maka keramik tersebut memiliki ketahanan yang kokoh dan bisa digunakan pada lantai rumah.

3. Jenis Pelapis Terluarnya

Untuk keramik lantai umumnya dilapisi dengan glasir yang tahan aus untuk menanggung tekanan dan gesekan. Sementara itu, keramik dinding seringkali dilapisi dengan glasir keras yang membuatnya tahan air dan memiliki finishing glossy atau mengkilap.

4. Cara Perawatannya

Berbeda jenis, maka berbeda cara perawatannya. Keramik lantai dipasang di lantai yang memiliki lalu lintas tinggi. Keramik lantai umumnya mudah dibersihkan dan tahan terhadap tekanan serta zat korosif.

Sementara itu, keramik dinding biasanya digunakan untuk dinding, mudah dibersihkan, dan ideal untuk area yang sering terkena air dan kelembaban, seperti kamar mandi dan dapur.

Apakah Keramik Dinding Bisa Dipasang di Lantai?

Dapat disimpulkan, keramik lantai bisa dipasang di dinding. Namun, tidak sebaliknya. Keramik dinding sebaiknya tidak dipasang di lantai karena sifatnya yang rapuh sehingga rawan pecah atau retak. Selain itu, keramik dinding yang mengkilap tidak cocok dipijak karena bisa licin saat lembap atau ada genangan air. Pada dasarnya, keramik dinding dirancang untuk keperluan estetika dan perlindungan dinding, serta tidak cukup kuat menahan tekanan di lantai.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Tangguh! 5 Tanaman Ini Bisa Hidup Tanpa Sinar Matahari


Jakarta

Tanaman biasanya membutuhkan banyak sinar matahari agar tetap bisa tumbuh maksimal. Namun, ada juga beberapa tanaman yang bisa hidup tanpa banyak memerlukan sinar matahari.

Beberapa tanaman ini sangat cocok ditaruh di dalam rumah yang minim sinar matahari. Jadi, bagi kamu yang sibuk bekerja tidak perlu repot-repot untuk mengeluarkan tanaman agar mendapat sinar matahari.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Sansevieria Trifasciata atau biasa dikenal dengan sebutan lidah mertua adalah salah satu tanaman hias yang sudah umum dan banyak dijumpai di Indonesia.

Dilansir dari Homes Pursuit, tanaman ini bisa tetap tumbuh dengan kondisi minim cahaya. Cara perawatannya juga cukup mudah, cukup diberikan air 2-3 kali seminggu.

Spider Plant

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Kemampuan beradaptasi tanaman ini membuatnya sangat mudah untuk tumbuh, tetapi suhu yang terasa terlalu panas atau dingin dapat menyebabkan kematian pada tanaman ini. Selain itu, kamu harus memastikan tanahnya selalu sedikit lembab.

Dilansir dari Real Simple, jika ada daun mati sebaiknya segera dibuang agar bisa menumbuhkan daun-daun yang baru.

Pothos

Ilustrasi pothosIlustrasi pothos Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

Photos juga merupakan salah satu tanaman yang cocok untuk ruangan yang minim mendapatkan sinar matahari. Justru, jika terlalu banyak mendapat sinar matahari bisa membunuh tanaman ini.

Aglaonema

Siam Aurora or Aglaonema Red Lipstick This ornamental plant has a beautiful red color on the edge of the leaf. Close-up photos from top view.Siam Aurora or Aglaonema Red Lipstick This ornamental plant has a beautiful red color on the edge of the leaf. Close-up photos from top view. Foto: Getty Images/iStockphoto/nakorn tannonngiw

Tanaman ini juga menjadi salah satu yang mampu hidup meskipun tidak banyak mendapat sinar matahari. Bahkan, tanaman ini bisa tetap tumbuh di tempat yang gelap.

ZZ Plant

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Tanaman Zamioculcas zamiifolia atau ZZ plant juga tahan banting alias bisa tumbuh di tempat yang tidak ada cahaya alami. Bahkan, tanaman ini juga bisa tetap tumbuh tanpa air.

Itulah beberapa tanaman yang bisa tetap hidup dengan sinar matahari yang minim. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Becermin dari Kasus Tom Hanks, Begini 9 Cara Cegah Rumah Dibobol Maling


Jakarta

Keamanan rumah adalah hal penting yang perlu dipersiapkan terutama saat hendak ditinggal pergi. Sebab, salah satu kejadian tidak mengenakkan terjadi di rumah Tom Hanks, pengisi suara Woody di Toy Story yang menjadi target perampokan minggu lalu. Pada saat kejadian, Tom Hanks dan istrinya Rita Wilson tidak berada di rumah karena keluar kota.

Rumah Tom Hanks berada di lereng bukit batu kapur dan berdiri eksklusif tidak berdempetan dengan rumah lainnya. Namun, rumah tersebut tetap menjadi target perampokan. Menurut TMZ, pelaku berusaha membobol rumah dengan memecahkan kacanya. Sayangnya, alarm rumah berbunyi dan mereka pun kabur tanpa sempat masuk ke bangunan utama serta mengambil barang berharga Tom Hanks.

Bercermin dari kasus Tom Hanks, lantas bagaimana cara memastikan rumah tetap aman saat ditinggal pergi?


Melansir dari CNET, Selasa (6/8/2024), berikut ini cara mencegah maling masuk rumah saat ditinggal pergi.

Cara Cegah Maling Masuk ke Rumah

1. Amankan Pintu dan Jendela

Seperti kasus pencurian di rumah Tom Hanks, pencuri menargetkan jendela atau kaca rumah sebagai akses masuk. Maka, sebelum meninggalkan rumah, pastikan jendela sudah terkunci. Apabila takut jendela dipecahkan, kamu bisa memasang gorden atau membuat jendela lebih tinggi atau tidak bisa diakses. Di Indonesia sendiri, biasanya jendela memiliki teralis pembatas. Dengan pemasangan tersebut dapat mencegah akses masuk pencuri ke dalam rumah.

Selain jendela, kamu juga harus mengunci pintu masuk dan lubang pintunya tidak mudah dibobol. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk.

2. Pakai Kunci Tambahan

Pencuri memiliki banyak cara agar dapat masuk ke dalam rumah. Maka, pastikan saat rumah ditinggal dan dalam keadaan kosong kamu perlu memakai pengaman ekstra seperti kunci pengaman tambahan. Bentuknya bisa smart lock yang bisa diatur dari jarak jauh karena memiliki aplikasi. Selain itu, pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan.

3. Tambahkan Sistem Keamanan

Untuk sebagai barang bukti dan kamu bisa melihat pergerakan pencuri, coba pasang CCTV di tempat-tempat penting seperti pintu masuk, lorong kecil di samping rumah, atau akses tersembunyi di rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

4. Simpan Barang Berharga

Cara mengelabui maling lainnya adalah dengan menyulitkan mereka menemukan barang berharga. Bila nanti pelaku berhasil lolos masuk ke rumah, setidaknya dia tidak dapat mengambil barang paling berharga di rumah seperti perhiasan, alat elektronik penting seperti laptop, uang tunai, dan lainnya.

Kamu bisa sediakan tempat penyimpanan seperti deposit box atau di tempat sembunyi lainnya yang hanya kamu tahu dan dijamin aman.

5. Tambahkan Lampu Luar

Untuk mempermudah CCTV melihat pergerakan manusia, pastikan depan rumah telah terpasang lampu. Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap karena gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan. Pilihan lainnya, kamu bisa memasang lampu yang menyala otomatis setiap terdeteksi pergerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

6. Kunci Garasi

Bagi kamu yang membuat garasi terhubung dengan bagian dalam rumah, perlu memastikan pintu garasi tidak mudah dibobol. Keamanan garasi juga juga mengamankan kendaraan yang ditinggal di rumah.

7. Hindari Menyimpan Kunci di Halaman Rumah

Orang Indonesia sering menyimpan kunci rumah di halaman rumah. Namun, hal ini justru menjadi celah bagi pencuri dengan mudah masuk ke dalam rumah. Jika kamu khawatir kunci hilang apabila dibawa kemana-mana, kamu bisa menyimpannya di tempat yang lebih aman dan hanya orang rumah yang mengetahuinya. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat yang dipercaya.

8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

Dari kasus Tom Hanks, pencuri berani datang karena rumah tersebut terlihat kosong. Maka, kamu bisa membuat rekayasa rumah tersebut sedang ditempati.

Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

9. Lapor ke Petugas Keamanan

Untuk kamu yang tinggal di kompleks atau lingkungan padat penduduk, tidak ada salahnya melaporkan jika rumah sedang kosong dalam beberapa hari. Hal ini juga untuk mempermudah pihak lain menangani masalah seperti kebakaran atau musibah lainnya.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Kenali Jenis-jenis Keramik Lantai Rumah, Ini Ciri-ciri dan Keunggulannya


Jakarta

Lantai merupakan salah satu bagian rumah yang mencolok. Ke mena pun kita pergi, tentu akan menginjak lapisan lantai. Kebanyakan rumah-rumah di Indonesia pun melapisi lantai dengan keramik.

Terdapat banyak jenis keramik yang bisa kamu pilih. Setiap jenis keramik memiliki cirikhas dan keunggulannya masing-masing.

Lantas, apa saja jenis keramik dan seperti apa cirinya? Simak ulasan berikut ini yang dikutip dari Mulia Ceramic, Rabu (6/8/2024).


Jenis-jenis Keramik

1. Keramik Porselen

Keramik porselen memiliki tekstur yang mengkilap karena terbuat dari bahan tanah liat putih dan dilapisi kaca pada permukaannya. Selain putih, keramik ini juga ada warna abu-abu dan keramik ini juga memiliki jenis doff porselen. Tetapi jenis ini umumnya sering dipakai pada teras dan kamar mandi.

2. Keramik Marmer

Keramik marmer memberikan kesan alami karena bahannya dari batu alam dan mineral yang solid dan memberikan kesan natural sehingga cocok untuk dipadukan dengan material kayu. Selain itu, perawatan cukup mudah hanya dengan lap dan campuran air sabun. Keramik ini juga berfungsi untuk lantai kamar mandi dan tergolong keramik yang mudah dirawat.

3. Keramik Semen

Keramik semen tergolong cukup kuat dan sering dipakai untuk pabrik dan garasi rumah. Bahan ini memiliki ketahanan yang awet dan dinilai efektif dengan biaya pemasangan yang cukup murah. Keramik semen ini direkomendasikan untuk memperkaya tekstur dan desain.

4. Homogeneous Tile

Keramik yang biasa disebut homogeneous tile biasanya dipakai untuk kamar mandi karena memiliki ketahanan kondisi ubin yang mampu tidak terangkat karena dorongan air dari bawah tanah. Ketahanannya bisa sampai 450 kilo newton dan kuat pijakannya

5. Keramik Andesit

Keramik andesit sangat tahan cuaca dan tidak berpotensi jamuran atau lumut yang dapat menyebabkan ruangan lembap. Bahan andesit ini sangat cocok untuk area garasi dan ruangan outdoor.

6. Keramik Motif Kayu

Keramik motif kayu terbuat dari material yang memiliki motif seperti kayu yang dapat mempercantik hunian kamu. Sebab material kayu asli itu membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan menghadapi cuaca yang ekstrem dan membuat bahan kayu mudah lapuk dan tidak awet.

Oleh karena itu, keramik motif kayu ini bisa menjadi opsi.

7. Keramik Granit

Keramik granit memiliki desain yang terbuat dari bahan alami ini mudah ditemukan dan biayanya sangat terjangkau. Keramik jenis ini memberikan kesan natural dan dapat diterapkan pada dinding.

8. Keramik Kaca

Keramik kaca memberikan nuansa cerah dan kemilau dan sering diterapkan pada area kamar mandi maupun ruangan dapur.

9. Keramik Motif Mozaik

Keramik motif mozaik kedap terhadap air dan memiliki kepadatan pijakan yang tinggi sehingga saat cocok untuk area kamar mandi. Motif mozaik memiliki lapisan kaca tanpa glasir.

10. Keramik Digital Printed

Keramik digital printed sangat modern karena menggunakan metode printing sehingga mudah untuk dicari motif yang sesuai dengan kekinian. Keramik ini cocok diaplikasikan di ruang tamu maupun teras depan rumah.

Nah, itulah informasi tentang tips, jenis keramik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin bangun rumah dan sulit untuk memutuskan jenis keramik.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Cegah Genteng Bocor Saat Hujan Mengguyur di Tengah Kamarau



Jakarta

Warga Jakarta dan sejumlah wilayah lain mungkin tengah bingung. Hujan mengguyur cukup deras, padahal harusnya saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi cuaca di Indonesia. Di tengah musim kemarau, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

Selain itu, cuaca akhir-akhir ini juga terasa lebih dingin, terutama saat malam dan dini hari. Hal ini juga terjadi saat musim kemarau di Indonesia masih berlangsung.


Hujan yang terjadi tentu bikin pemilik rumah was-was. Ada kekhawatiran rumah bocor dan bikin kondisi rumah berantakan.

Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya biar bagian-bagian rumah tidak bocor saat hujan turun?

Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

1. Bersihkan Talang Air

Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

2. Ganti Atap yang Rusak

Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

5. Cek lokasi bocor

Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Dapur di Rumah Lembap dan Panas? Bisa Jadi Ini 4 Penyebabnya


Jakarta

Dapur adalah salah satu tempat yang paling lembap di rumah karena saat memasak pasti menimbulkan panas dan ada air yang menguap. Selain itu, di dapur juga terdapat wastafel listrik, pasti ada cipratan air yang mengenai benda sekelilingnya. Rata-rata ukuran dapur di Indonesia juga tidak begitu besar. Faktor ini yang membuat dapur mudah panas dan lembap.

Jika kamu berpikir, kebersihan dapur adalah faktor penting untuk mengatasi kondisi ini, benar tetapi tidak cukup. Dapur memang harus higienis dan nyaman saat digunakan. Namun, apa jika masalahnya adalah lembap dan panas bisa dirasakan bahkan saat tidak digunakan. Sebab, panas disebabkan karena udara panas terperangkap di dalam ruangan. Sementara kelembapan disebabkan oleh suhu, tekanan udara, pergerakan angin, kuantitas dan kualitas penyinaran yang tidak seimbang pada sebuah ruangan.

Apabila dibiarkan, kondisi dapur yang panas dan lembap dapat berbahaya bagi kesehatan. Kamu juga jadi tidak nyaman saat masak karena terasa sesak dan panas. Dilansir dari Europe Enchanting, Minggu, (11/8/2024), berikut beberapa penyebab dapur panas dan lembap dan cara mengatasinya.


1. Ventilasi Udara

Selain menjaga kebersihan, dapur juga perlu dilengkapi dengan ventilasi udara. Tanpa ada ventilasi udara di dapur, dampaknya adalah jamur akan tumbuh dengan subur karena udara yang terperangkap di dalam dapur. Selain itu, dapur yang sudah ditumbuhi banyak jamur di dinding atau plafon dapat memicu alergi seperti reaksi gatal-gatal pada kulit, dan napas jadi sesak.

Untuk mengatasinya kamu bisa gunakan kipas angin dan AC untuk memperlancar sirkulasi udara. AC akan menghisap udara di dalam ruangan dan membuangnya keluar lewat mesin belakang. Bisa pula menggunakan ventilasi alami contohnya seperti jendela yang bisa dibuka tutup atau celah lubang di mana udara dari luar bisa lewat.

2. Curah Hujan

Faktor luar yang menjadi penyebab dapur panas dan lembap adalah hujan. Suhu di luar akan menurun dan lebih dingin serta kandungan air di udara jadi lebih tinggi. Apabila bagian dapur terdapat pintu area belakang, ini dapat menyebabkan udara dingin tersebut mudah masuk ke area dapur.

Untuk menjaga dapur tetap kering, Kamu bisa pilih untuk menggunakan cat tahan air pada dinding rumah bagian luar. Pastikan cat tersebut tahan terhadap jamur, lumut, dan bisa mencegah air hujan meresap ke dalam dinding.

Kamu juga perlu melakukan waterproofing pada atap rumah, supaya air hujan tidak merembes masuk melalui atap. Dengan mengantisipasi dampak dari musim hujan, Kamu bisa mengurangi dan bahkan menghindari kemungkinan terciptanya dapur yang lembap karena air hujan.

3. Lantai Tidak Tahan Air

Selain dari bagian atas rumah, lantai juga bisa menjadi penyebab dapur lembap. Kalau lapisan adukan pada lantai tidak kedap air, air tanah bisa naik dan merembes ke lantai. Solusinya dengan membongkar lantai sampai ke dasar fondasinya. Hal ini dilakukan hanya jika kondisi lantai sudah sangat buruk. Kamu bisa menuangkan pasir tebal ke dasar fondasi dan lapisi dengan plastik.

4. Kamar Mandi

Jika dapur berada dekat dengan kamar mandi, kamu perlu curiga panas dan lembap di dapur bisa disebabkan karena hal ini. Sebab, kondisi kamar mandi yang sering terpapar air dan kamar mandi jarang kering serta minim ventilasi udara, mempengaruhi kelembapan sekitar.

Cara praktis untuk mengatasinya salah satunya seperti memasang exhaust fan. Exhaust fan adalah kipas angin yang dirancang untuk mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar rumah. Kamu juga bisa menaruh kapur barus atau kamper untuk mengurangi kelembapan pada kamar mandi.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com